Anda di halaman 1dari 47

KLIMAKTERIUM + MENOPAUSE

BAB I. PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
KEBERHASILAN PEMBANGUNAN BIDANG KESEHATAN | USIA
HARAPAN HIDUP =E WANITA MENOPAUSE |.
PROBLEMA: KELUHAN MASA MENOPAUSE + KUALITAS HIDUP

KELUHAN DINI SINDROMA VASOMOTOR (SV)
ESTRADIOL (E
2
) TERPENTING + TERBESAR + TERKUAT (ESTROGEN)
SUMBER UTAMA : ENDOGEN ADRENAL (ANDROSTENENDION)
AROMATISASI PERIFER ESTRON (E
1
) DIKONVERSI E
2


KELUHAN S. V :
50 75 % PERIMENOPAUSE
58 % 2 TAHUN SEBELUM HAID TERAKHIR
40 58 % (AS) DALAM 2 TAHUN SETELAH BERHENTI HAID
BERVARIASI = GEOGRAFI, TINGKAT PERKEMBANGAN NEGARA,
KARAKTERISTIK BIOLOGI DAN PRILAKU.
GEJOLAK PANAS = MENONJOL

1.2 PERMASALAHAN
BERAPA KADAR ESTRADIOL SERUM PADA WANITA MENOPAUSE
DENGAN DAN TANPA SINDROMA VASOMOTOR ?
1.3 KEASLIAN PENELITIAN
DI RSDK BELUM DITELITI .
DI RSCM (1981) : PENELITIAN SINDROMA KLIMAKTERIUM
GEJOLAK PANAS = 93,4%,
DI RSHS (1999) : KARAKTERISTIK , POLA HIDUP
MEMPENGARUHI KEJADIAN S. V DIALAMI = 88,3%
DI RSPM ( 2000) : HUB. BERMAKNA KADAR FSH DG. S. V

DI LUAR NEGERI: HUBUNGAN + (E) DG. S. V.


1.4 TUJUAN PENELITIAN
UMUM :
MENGETAHUI KADAR ESTRADIOL SERUM PADA WANITA MENOPAUSE
DENGAN DAN TANPA SINDROMA VASOMOTOR.
KHUSUS:
MENGETAHUI KARAKTERISTIK DAN POLA HIDUP

1.5 MANFAAT PENELITIAN
MEMBERIKAN GAMBARAN SECARA UMUM KADAR E
2
PD. WANITA
MENOPAUSE DG DAN TANPA S.V

DATA DASAR PENELITIAN LEBIH LANJUT.
BAB II.
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 MENOPAUSE
2.1.1 DEFINISI
KLINIS : WHO :
- PENGHENTIAN PERMANEN SIKLUS HAID
(FISIOLOGIS) FS. OVARIUM+
- DIAGNOSIS : AMENORRHEA >12 BULAN
BERTURUT-TURUT.

HORMONAL : + ESTROGEN + | GONADOTROPIN



Perimenopause


Fertil


Senil
Pre menopause Post menopause
Menopause
Periode klimakterium
Gambar 1. Skema periode produktif ke non produktif
2

Pusat
Siklik
Pusat
Tonik
Hipotalamus
Hipofisis
-Jumlah folikel berkurang
-Ovulasi dan korpus luteum (-)
Hilangnya
progesteron
Insufisiensi
Estrogen
menurun
Depresi
utuh
FSH LH
meningkat
Hilangnya
umpan balik
negative
Hilangnya
umpan balik
positif
Hilangnya
umpan balik
positif & negatif
Klimakterium
2.I.4 PATOFISIOLOGIS
Hilangnya
umpan balik
negative
GB 2 : Hub.Hipothalamus- Hipofisis dan Ovarium pd Masa Klimakterium
37

2.1.2 FAKTOR YANG MEMPENGARUHI USIA MENOPAUSE:

- MENOPAUSE DINI :
PARITAS + + SOSIAL + + PENDIDIKAN +,MENARS LAMBAT,
ALKOHOLIK, MEROKOK, GIZI KURANG, PENYAKIT (ANEMIA, TBC).

- USIA MENOPAUSE : - INDONESIA : 45 55 TH
- NEGARA MAJU : 50 51 TH
- DI NEG. BERKEMBANG >> 4 TH
2.I.3 ETIOLOGI
- M. FISIOLOGI, BUATAN , PREMATUR


PREMENOPAUSE POSTMENOPAUSE


GONADOTROPHINS
(FSH,LH)


MENOPAUSE





OESTROGEN

PROGRESTERONE

45 50 55
Age in years
Gambar 3. Perubahan kadar hormon pada masa klimakterium

39



POLA HIPERGONADOTROPIN HIPOGONADISME


2.2 HUBUNGAN PENURUNAN KADAR ESTROGEN DG MENOPAUSE
FUNGSI OVARIUM +
(-) / GAGALNYA PEMATANGAN FOLIKEL OVULASI + KORPUS LUTEUM (-)
- ESTROGEN + DARI 300 1000 Mcg/24 JAM 50-200 Mcg/24 JAM
- MENOPAUSE : 7-10 Mcg/24 JAM
- PASCA MENOPAUSE : +
2.3 MANIFESTASI KLINIS SINDROMA DEFISIENSI ESTROGEN
Latent phase
Phase manifestation
Climacteric symptoms: Hot flushes, etc
Vaginal atrophy
Urogenital symptoms: Vaginitis, coital pain, etc
Skin atrophy
Incontinencia
Osteoporosis
Atherosclerosis, cardiovascular disease
-5 0
+ 5 +10 +15 +20 +25
Years after menopause
Periode of estrogen depletion
Gambar 4. Gejala-gejala dan gangguan pada masa perimenopause.
Mulai fase laten dan manifestasi
1


- + (E) PENGARUHI SISTEM PARASIMPATIS REAKSI VASOMOTOR :
GEJOLAK PANAS, BERKERINGAT, PUSING, JANTUNG BERDEBAR-
DEBAR, INSOMNIA.

- + (E) TAK MENDADAK AROMATISASI

- E
2
= <30 TH : >1000 pg/ml PRAMENOPAUSE : 50 100pg/ml
MENOPAUSE 10 20 pg/ml S. V = DINI + (E)

2.4.1 HUBUNGAN KADAR E
2
SERUM DENGAN S. V
2.4. SINDROMA VASOMOTOR
+ E
2
PENGARUHI SISTEM PARASIMPATIS (+ KENDALI SIMPATO
HIPOTALAMIK, ADRENALIN |, NORADRENALIN + ) REAKSI
VASOMOTOR.

GEJOLAK PANAS DAN BERKERINGAT = KOMPENSASI
SINKRONISASI SUHU PERIFER DAN SENTRAL

GEJOLAK PANAS (tanda klasik) :
- ETIOLOGI : SPEKULATIF ( MALFUNGSI THERMOREGULATOR PD INTI
HIPOTHALAMUS ), KOMBINASI HORMONAL, METABOLIK, PSIKOGENIK.
- MANIFESTASI : MUNCUL TIBA-TIBA DADA, WAJAH, KEPALA
DISERTAI KEMERAHAN, + BERKERINGAT, BERDEBAR, CEMAS,
KEDINGINAN, INSOMNIA ( BERAT)
- BERAKHIR - 5 TH. STLH MENOPAUSE ALAMIAH (ADA S/D 15 TH)
2.4.2 MANIFESTASI DAN ETIOLOGI S. V
2.4.3 ANGKA KEJADIAN
- DI BANDUNG (1999)

= 88,3%
- EROPA+ AUSTRALIA = 80%, ASIA = 20%
- SUKU MAYAN = 0 10%, BELANDA = 80%

2.4.4 FAKTOR YG.MEMPENGARUHI KELUHAN S.V
- PENURUNAN ESTROGEN
- POLA HIDUP
- KARAKTERISTIK



Menopause
Pola Hidup

Rekreasi,
Tidur+Istirahat
Olah raga
Jenis konsumsi makanan
Merokok
Minum kopi
Alkohol
Karakteristik

Usia menopause
Usia menars
Lama menopause
Habitus
Status Pernikahan
Pendidikan
Pekerjaan
Habitus
Paritas
Jangka Pendek

Vasomotor, Psikologis
Urogenital, Kulit, Mata
Jangka Panjang
Osteoporosis
Penyakit Kardiovaskuler
Dementia Alzheimer
2.5 KERANGKA TEORI
+ Estrogen
(+E
1
,+ E
2
,+ E
3
+

)
Karakteristik

Usia menopause
Usia menars
Lama menopause
Habitus
Status pernikahan
Pendidikan
Pekerjaan
Paritas

Pola Hidup

Konsumsi makanan
Merokok
Minum alkohol
Tidur dan istirahat

2.6 KERANGKA KONSEP
+ Kadar Estradiol serum
Menopau
se
Vasomotor
Sindroma Vasomotor
(+)
Sindroma Vasomotor (-
)
BAB III.
HIPOTESIS
KADAR ESTRADIOL SERUM PADA WANITA MENOPAUSE
DENGAN SINDROMA VASOMOTOR LEBIH RENDAH DARI
PADA WANITA MENOPAUSE TANPA SINDROMA VASOMOTOR
BAB IV.
METODOLOGI PENELITIAN
1. RANCANGAN PENELITIAN
CROSS SECTIONAL PROSPEKTIF , DESKRIPTIF ANALITIK
2. TEMPAT PENELITIAN
- DI BAG. / SMF OBSGIN FK UNDIP RSDK SEMARANG
- LAB. GAKI FK.UNDIP SEMARANG.
3. WAKTU PENELITIAN
AGUSTUS 2002 NOVEMBER 2002.
4. SUBYEK PENELITIAN
WANITA MENOPAUSE DG DAN TANPA S.V= MEMENUHI KRITERIA
PENERIMAAN DAN TIDAK ADA KRITERIA PENOLAKAN

5. SYARAT PENERIMAAN SAMPEL
a. WANITA USIA 45 55 TH DG MENOPAUSE FISIOLOGIS.
b. BERHENTI HAID MIN. 12 BL 24 BL BERTURUT
2
DNG DAN TANPA S. V.
c. PENGOBATAN SULIH HORMON (-), INDUNG TELUR (-), RDTH &
/ SITOSTATIKA(-), HIPERTENSI (-)
d. PENDIDIKAN > 6 TAHUN.
e. BERSEDIA IKUT PENELITIAN

6. SYARAT PENOLAKAN SAMPEL
a. MENGUNDURKAN DIRI.
b. TIDAK DATANG U/ PEMERIKSAAN KADAR ESTRADIOL SERUM
7. BESAR SAMPEL
- DIPERHITUNGKAN SCR. STATISTIK PROPORSI MENOPAUSE DI
INDONESIA BERDASARKAN DATA BPS
1
= 7,1 %
JUMLAH SAMPEL DIHITUNG DENGAN RUMUS :
n = z o
2
. p. q
L
2

- TINGKAT KEMAKNAAN o = 0,05 DNG. INTERVAL KEPERCAYAAN 95%.,
DARI TABEL DIDAPATKAN Z o = 1,96
- L = TINGKAT KESALAHAN ( BIASANYA DIPAKAI 1,5 ATAU 10)
JUMLAH SAMPEL (N) = Z o
2
. P. Q
L
2

= (1,96 )
2
X 7,1 X 92,9 = 25,35 ( = 25 )
(10)
2

TOTAL= 50 S.V(+) =25, S.V(-) = 25
8. PROSES PENELITIAN
a. PENGAMBILAN SAMPEL
7 AGUSTUS 2002 - 25 OKTOBER 2002 69 SAMPEL =30 SV+, 39 SV- ( 9
DIKELUARKAN) 60 = 30 SV+,30 SV-

b. PEMERIKSAAN LABORATORIUM
- SERUM = 5 cc DARAH DARI V.MEDIANA CUBITI, DIPISAHKAN
SCR PEMUSINGAN
- PERINSIP PEMERIKSAN E
2
SERUM:
TABUNG + ANBODI COATED I
125
BERLABEL E
2
SBG. REAGEN YG.
BERKOMPETETIF DG. E
2
SAMPEL HASIL TERUKUR I
125
E
2

(HASILNYA BERBANDING TERBALIK)= pg/ml
SELESAI = 15 NOVEMBER 2002
9. VARIABEL PENELITIAN
a. V. BEBAS : MENOPAUSE S.V (+) / (-).
b. V. TERGANTUNG : KADAR ESTRADIOL SERUM
c. V. PENGGANGGU :
- KARAKTERISTIK = USIA MENOPAUSE,USIA MENARS,
LAMA MENOPAUSE, HABITUS, ST.PERNIKAHAN,
PENDIDIKAN, PEKERJAAN, PARITAS.
- POLA HIDUP UMUM : KONSUMSI MAKANAN,
TIDUR+ISTIRAHAT, MEROKOK, MINUM ALKOHOL


10. PENGOLAHAN DATA
STATISTIK DAN HIPOTESIS = SPSS ver. 10.0 FOR WINDOWS,1999 DAN
DIPERTIMBANGKAN BERDASARKAN JENIS DATA :
Jenis data

Uji
distribusi

Jenis analisis

Nominal nominal

-

Non
parametrik

X
2


Ordinal ordinal

-

Non
parametrik

Korelasi spearman

Interval interval

Normal

Parametrik

Korelasi pearson atau
Regresi


Tidak
normal

Non
parametrik

Korelasi spearman


Interval nominal
Atau
Interval - ordinal

Normal

Tidak
normal

Parametrik

Non
parametrik

- T- test
- Anova
-Wilcoxon / mann whitney
-Kruskal wallis


PENGUJIAN NORMALITAS DATA INTERVAL = UJI KOLMOGOROV SMI RNOV Z.

11. BATASAN OPERASIONAL
a. USIA MENOPAUSE: USIA SAAT BERHENTI HAID >12 BL BERTURUT-
TURUT
b. LAMA MENOPAUSE: USIA MENOPAUSE USIA SAAT INI
c. HABITUS : Q I = BB(KG) / TB(M
2
), GEMUK Q.I > 27,3
d. ST. PERNIKAHAN : TIDAK NIKAH, NIKAH, JANDA
e. KADAR ESTRADIOL SERUM : DR SERUM SAMPEL, YG DIPERIKSA
DG METODE RIA= pg/ml.
f. S. VASOMOTOR (SUBYEKTIF): GEJOLAK PANAS YG.DPT DISERTAI
>> KERINGAT , PUSING, BERDEBAR
2
, INSOMNIA
g. POLA HIDUP =UMUM,
PERTANYAAN INI HANYA DIJAWAB DENGAN YA ATAU TIDAK
12. ETIKA PENELITIAN

a. MENANDATANGANI PERSETUJUAN MENGIKUTI PENELITIAN.
b. BIAYA + KOMPLIKASI = TANGGUNGJAWAB PENELITI.
c. NAMA SUBYEK DIRAHASIAKAN.
13. ALUR PENELITIAN
WANITA MENOPAUSE
K. INKLUSI (+) K. EKSKLUSI (-)
SAMPEL PENELITIAN
S.V (+) S.V (-)
PEMERIKSAAN KADAR E
2
SERUM (pg/ml)
BAB V.
HASIL DAN PEMBAHASAN
5.1. HASIL PENELITIAN
1. KARAKTERISTIK SUBYEK
PADA TABEL 1 USIA MENOPAUSE, USIA MENARS, ST. PERNIKAHAN,
PENDIDIKAN, PEKERJAAN, PARITAS PERBEDAAN TIDAK BERMAKNA =
SAMA

PERBEDAAN BERMAKNA . LAMA MENOPAUSE ( P=0,039 ) = PD KEL. S.V
LAMA MENOPAUSE LEBIH LAMA.
. HABITUS (P=0,01) = WANITA GEMUK SEDIKIT
MENGALAMI S.V.
Tabel 1. Karakteristik wanita menopause dengan dan tanpa sindroma vasomotor

Karakteristik Wanita menopause
Non vasomotor
(n = 30)
Vasomotor
(n = 30)
Statistik
p
Usia: th 51,07 (2,13) 51,73 (2,66) Z = -1,378 0,140
Usia menars: th 13,87 (1,11) 13,90 (1,32) Z = -0,008 0,994
Usia menopause: th 49,67 (2,01) 50,19 (2,68) Z = -1,041 0,298
Lama menopause: bln 17,70 (4,79) 20,00 (3,57) t = -2,107
0,039*
Habitus:
-Tidak gemuk
-Gemuk

11
19

24
6
_
2
= 11,589
0,01*
Quetelets Index QI = 27,25 (2,78) QI =24,77(3,39)
Status pernikahan:
-Tidak nikah
-Nikah
-Janda

0
27
3

1
25
4
_
2
= 1,220 0,543
Pendidikan:
-SD
-SLTP
-SLTA
-PT

4
8
15
3

1
9
13
7
_
2
= 3,602 0,308
Pekerjaan:
-IbuRumah Tangga
-Swasta
-PNS

12
3
15

13
5
12
_
2
= 0,873 0,646
Paritas
-Nullipara
-Primipara
-Multipara
-Grandemultipara

1
1
25
3

2
1
16
11
_
2
= 6,880 0,76
5.1.2 KADAR ESTRADIOL SERUM
TABEL 2 : . R (SB) E
2
SERUM PD SELURUH SUBYEK 9,557 (8,536) pg/ml
. E
2
S.V (-)= 14,160 (9,922) pg/ml; S.V (+) = 4,953 (2,442) pg/ml ( p<0,01)



Kadar estradiol serum


R (SB) pg/ml

Statistik

p

Non Vasomotor (n = 30)

Vasomotor (n = 30)

14,160 (9,922)

4,953 (2,442)

Z = -5,800

< 0,01*

Total

9,557 (8,536)





Tabel 2. Kadar estradiol serum pada wanita menopause dengan dan tanpa sindroma
vasomotor
5.1.3 HUB. KARAKTERISTIK DG KADAR E
2
SERUM
TABEL 3: SECARA STATISTIK HUB. BERMAKNA ANTARA
KARAKTERISTIK DENGAN KADAR E
2

SERUM : USIA DAN LAMA
MENOPAUSE, HABITUS .
. USIA YANG LEBIH TUA DAN
MENOPAUSE LEBIH LAMA = E
2
SERUM
LEBIH RENDAH.
. WANITA GEMUK = E
2
LEBIH TINGGI.

Karakteristik


R (SB) n (%)

Kadar E
2
serum

R (SB) pg/ml

p

Usia (th)

51,40 (2,40)


9,557 (8,536)

0,001*


Usia menars (th)

13,85 (1,21)





0,093


Usia menopause (th)

49 (2,82)





0,003*


Lama menopause (bln)

18,85 (4,35)





0,028*


Habitus:

- Tidak gemuk
Gemuk







35 (58,33%)
25 (41,67%)


6,043 (3,000)
11,098 (11,098)



< 0,01*

Status pernikahan:

- Tidak nikah
- Nikah
- Janda








1 (1,66%)
52 (86,67%)
7 (11,67%)



4,4 (0,000)
9,998 (9,038)
7,014 (2,930)


0,536

Pendidikan:

- SD
- SLTP
- SLTA
- PT






5 (8,33%)
17 (28,33%)
28 (46,67%)
10 (16,67%)


16,500 (15,556)
10,271 (8,939)
7,439 (2,747)
10,800 (12,730)



0,594

Pekerjaan:

- Ibu Rumah Tangga
- Swasta
- PNS






25(41, 67 %)
8 (13,33%)
27 (45%)


10,112 (9,112)
10,112 (7,508)
8,878 (7,898)


0,525

Paritas:

- Nullipara
- Primipara
- Multipara
- Grandemultipara







3 (5%)
2 (3,33%)
41(68,34%)
14 (23,33%)


7,633 (2,811)
26,000 (22,627)
10,429 (2,231)
5,064 (2,231)



0,009*

Tabel 3. Hub. Karakteristik wanita menopause dg. Kadar e
2
serum
5.1.4 POLA HIDUP
POLA HIDUP PADA SELURUH RESPONDEN HOMOGEN
Tabel 4. Pola hidup wanita menopause dengan dan tanpa
sindroma vasomotor



Pola hidup

Kelompok

Non Vasomotor

Vasomotor

Makan sayur, tahu, tempe
- Ya
- Tidak





30
-


30
-

Merokok
- Ya
- Tidak




-
30


-
30

Minum alkohol
- Ya
- Tidak




-
30


-
30

Tidur 5 6 jam + cukup istirahat
- Ya
- Tidak




30
-


30
-

5.1.5 SINDROMA VASOMOTOR
TABEL 5 : BANYAK BERKERINGAT MERUPAKAN KELUHAN YANG
TERBANYAK YANG MENYERTAI GEJOLAK PANAS.
Tabel 5. Sebaran keluhan sindroma vasomotor (yang menyertai gejolak panas)

Keluhan n %

- - Keringat banyak (malam hari)
- -Keringat banyak (malam hari)+ jantung berdebar
- -Nyeri kepala + keringat banyak (malam hari)
- -Nyeri kepala + jantung berdebar
- - Nyeri kepala + keringat banyak (malam hari) + berdebar-
debar




6
1
14
1
8

20%
3,33%
46,67%
3,33%
26,67%

5.1.6 KADAR E
2
SERUM BERDASARKAN LAMA KELUHAN
KELUHAN TERBANYAK (63%) DIRASAKAN DALAM 1 2 TAHUN
SETELAH BERHENTI HAID DAN DIDAPATKAN PERBEDAAN YG TIDAK
BERMAKNA NILAI KADAR E
2
SERUM BERDASARKAN LAMA KELUHAN
(GB. 5 DAN TABEL 6)
7%
63%
30%
1 th setelah berhenti haid
1-2 th setelah berhenti haid
1-2 th sebelum berhenti haid
sampai 1-2 th setelah berhenti
haid
Gambar 5. Sebaran lama keluhan sindroma vasomotor

Tabel 6. Kadar estradiol serum berdasarkan lama keluhan sindroma
vasomotor
Lama keluhan

Kadar estradiol serum
R (SB) pg/ml

Statisti
k

p

-1 th setelah berhenti haid
-1-2 th setelah berhenti haid
-1-2 th sebelum berhenti haid s.d 1-2
th setelah berhenti haid



5,950 (0,212)
5,037 (2,210)
4,953 (3,191)


_
2
=
2,350

0,30
9

5.2 PEMBAHASAN
FAKTOR YG.MEMPENGARUHI KELUHAN S.V:
PENURUNAN ESTROGEN, POLA HIDUP, KARAKTERISTIK
R (SB) E
2
SERUM PD SELURUH SUBYEK= 9,557 (8,536) pg/ml ( 2 42 pg/ml ).
DIAGNOSIS MENOPAUSE SCR HORMONAL E
2
SERUM : < 20 pg/ml
40
,
PENELITIAN INI TIDAK MENDUKUNG ADA 5 SUBYEK YG > 20 pg/ml
(22 42 pg/ml).

ADA 4 MEKANISME YG DPT | KADAR ESTROGEN ENDOGEN
10,11,14
:
1. | PREKURSOR ANDROGEN
2. | AROMATISASI
3. | SEKRESI (E) SCR LANGSUNG
4. + SHBG.
PADA PENELITIAN INI :
POLA HIDUP PADA SEMUA SUBYEK HOMOGEN
PADA PENELITIAN INI POLA HIDUP YANG DINILAI ADALAH YANG
BERSIFAT UMUM :
KONSUMSI MAKANAN, MEROKOK, MINUM ALKOHOL, TIDUR DAN
ISTIRAHAT.

TIDUR DAN ISTIRAHAT YANG CUKUP ( 5 6 JAM /HARI) + DIET
TINGGI FITOESTROGEN ( 60-100 MG /HARI= SAYURAN, KEDELAI)
MENGURANGI KELUHAN S.V.
MEROKOK ( PEROKOK BERAT= 20 BATANG/HARI) + ALKOHOLIK
MEMICU S.V
34,45,49

KARAKTERISTIK
TIDAK ADA HUB. KELUHAN S.V DG USIA MENOPAUSE, USIA MENARS,
LAMA MENOPAUSE, ST. PERNIKAHAN, PENDIDIKAN, KELAS SOSIAL, DAN
PARITAS
28
SESUAI DENGAN PENELITIAN INI, KECUALI DALAM HAL
LAMA MENOPAUSE DIMANA PD KEL. S.V (+) MEMPUNYAI LAMA
MENOPAUSE YANG LEBIH LAMA YAITU 20,00 ( 3,57) BULAN DIBANDING
KEL. S.V (-) YAITU 17,70 (4,79) BULAN HAL INI MENARIK KARENA
PERBEDAAN DALAM BBRP BULAN TSB MENUNJUKAN ADANYA
PERBEDAAN KADAR E
2
SERUM YANG BERMAKNA.

USIA MENOPAUSE, USIA MENARS PADA PENELITIAN INI TIDAK
BERBEDA= PENELITI LAIN
1-3,25,52
BAB VI. SIMPULAN
KADAR E
2
SERUM PADA WANITA MENOPAUSE DENGAN S.V LEBIH
RENDAH DIBANDING WANITA MENOPAUSE TANPA S.V.


SELAIN ITU DARI PENELITIAN INI DIDAPATKAN :
1. WANITA MENOPAUSE GEMUK SEDIKIT MENGALAMI KEL. S.V = E
2

SERUM LEBIH TINGGI.
2. WANITA YG MENGALAMI MENOPAUSE LEBIH LAMA = E
2
SERUM
LEBIH RENDAH.
3. BANYAK BERKERINGAT ADALAH KELUHAN TERBANYAK YG
MENYERTAI GEJOLAK PANAS
BAB VII. SARAN
PERLU DILAKUKAN PENELITIAN EPIDEMIOLOGIK ANALITIK NON
EKSPERIMENTAL PADA WANITA MENOPAUSE DENGAN KELUHAN
SINDROMA VASOMOTOR + E
2
SERUM RENDAH + KADAR
ESTROGEN YG BERKELANJUTAN DAPAT MENIMBULKAN
KELUHAN JANGKA PANJANG = OSTEOPOROSIS, PJK, DEMENSIA
ALZHEIMER.


R
R


Asam Folat 400 g