Anda di halaman 1dari 7

1

Keragaman Komunikasi



4.1. Pendahuluan
Dalam dunia komunikasi, peranan
perangkat pendukung dan media sangat
menentukan efisiensi komunikasi, terutama
yang berkaitan dengan fungsinya sebagai
pengirim atau penerima informasi. Peranannya
tidak hanya sebagai perangkat yang dapat
mendefinisikan informasi dari pengguna kepada
sistem komunikasi atau sebaliknya, akan tetapi
mempengaruhi performa dan teknologi dari jenis
komunikasi yang digunakan.
Komunikasi yang dilakukan secara
konvensional, hanya dapat mengirimkan
informasi yang terbatas, tidak jarang kondisi
jarak pun menjadi hal yang penting untuk
dipertimbangkan. Komunikasi dengan
menggunakan perangkat telepon analog,
informasi yang dikirimkan hanya berupa suara
(komunikasi audio) atau teks dengan media
faximille. Akan tetapi dengan menggunakan
perangkat dan teknologi digital, contohnya
komputer, maka informasi yang dikirimterimakan
tidak hanya dalam bentuk audio, tetapi informasi
dalam bentuk video dan data pun dapat
ditumpangkan.
Beberapa komunikasi dapat dibedakan
berdasarkan informasi yang ditumpangkannya,
diantaranya :
1. Komunikasi Audio, yaitu jenis komunikasi
dengan infomasi yang ditumpangkannya
berupa suara, contoh komunikasi pada radio
broadcast.
2. Komunikasi Video, yaitu jenis komunikasi
dengan informasi yang ditumpangkannya
berupa gambar, contoh penayangan iklan
pada big screen yang terdapat di tempat
umum.
3. Komunikasi Audio Video, jenis komunikasi
dengan informasi yang dikirim terimakan
merupakan percampuran antara informasi
suara dan gambar, contoh pengiriman
informasi melalui televisi.
4. Komunikasi Data, yaitu jenis komunikasi
dengan informasi yang dikirim terima kan
berupa data digital, contohnya aplikasi
internetworking pada Jaringan Komputer.
Jaringan komputer sebagai salah satu
aplikasi komunikasi data, dapat mengirimkan
informasi dalam bentuk apapun (teks, suara
maupun gambar) dari suatu komputer (host)
dengan terlebih dahulu mengubahnya ke dalam
bentuk digital untuk selanjutnya dikirimkan ke
komputer lain yang terhubung secara fisik
maupun logika dengan komputer lain.
Banyak kelebihan yang ditawarkan oleh
jaringan komputer sebagai solusi komunikasi,
diantaranya :
- Efisiensiwaktudalam proses komunikasinya.
- Dapat memuat banyak komunikasi pada satu
proses.
- Interkoneksi antar jaringan kecil yang semua
bermuara pada internetworking,
memudahkan untuk membentuk komunikasi
antar jaringan kecil tersebut, tanpa harus
membangun jaringan sendiri.
- Dan banyak kelebihan lain yang ditawarkan
oleh jaringan komputer sebagai solusi
komunikasi.

Jaringan komputer ini selanjutnya di
klasifikasikan pada tiga jenis berdasarkan
cakupan komunikasinya, yaitu Local Area
Network (LAN), Metropolitan Area Network
(MAN) dan Wide Area Network (WAN).
Infrastruktur ini dapat dimuati content
komunikasi yang sepenuhnya dapat
dimanfaatkan oleh pengguna komunikasi
melalui jaringan komputer tersebut, meliputi
aplikasi komunikasi langsung antar user
maupun pertukaran content komunikasi data,
seperti aplikasi :
- file sharing
- Pencetakan (Print sharing)
- dan lain-lain.

Jaringan komputer merupakan kumpulan
terminal komunikasi (komputer personal) yang
saling terintegrasi melalui media fisik tertentu
dalam satu kendali teknis untuk keperluan
aplikasi komunikasi tertentu.
Beragam keperluan/aplikasi komunikasi
yang dalam prosesnya memanfaatkan jaringan
komputer ini, diantaranya pertukaran data,
informasi, pencetakan pada printer yang sama,
bahkan keperluan untuk bersama-sama
menggunakan aplikasi atau devais yang
terhubung dengan jaringan.
Komputer sebagai terminal komunikasi
data diatur bagaimana dia terhubung dengan
komputer lain secara fisik dengan aturan yang
dikenal dengan Topologi. Selanjutnya untuk
kepentingan pertukaran data, maka protokol
mengatur bagaimana sebuah komputer
berkomunikasi dengan komputer lainnya.
Banyak manfaat yang didapat dari
implementasi jaringan komputer, diantaranya
jaringan komputer dapat digunakan untuk
berbagai keperluan komunikasi dengan
2

beragam jenis informasi, baik suara, gambar
teks atau gabungan antara ketiganya.
Secara umum banyak aplikasi pada
jaringan komputer/ internet-working, diantaranya
layanan World Wide Web (browsing), Email,
Transfer File, Chatting atau layanan lain yang
menggunakan pertukaran satuan data.
Sebelum dikembangkan layanan World
Wide Web, layanan internet lebih banyak
digunakan oleh akademisi dan riset, dengan
layanan yang popular saat itu adalah Gopher.
World Wide Web pada tahun 1993 dikenalkan
oleh NCSA dengan mengeluarkan Mosaic,
browser WWW dengan Layanan yang banyak
diminati karena banyak faktor yang menunjang
kemudahan berkomunikasi, diantara-nya adalah
kemampuan grafik pada seluruh platform
komputer yang ditawarkan oleh layanan ini.
Pada tahun 1993 ini pengamatan terhadap
traffic WWW mencapai perkembangan sampai
300 kali lipat dari tahun sebelumnya yang
menggunakan gopher, Mosaic menjadi cikal
bakal perkembangan internet dari hanya
digunakan oleh kalangan akademisi dan riset
menjadi digunakan oleh banyak orang untuk
keperluan promosi, bisnis dan hiburan.
Perkembangan browser pun selanjutnya
mengalami peningkatan, saat ini sudah banyak
pilihan browser yang dapat digunakan,
Netscape, Internet Explorer, Mozilla Firefox, dll.
Layanan ini dapat digunakan untuk
keperluan promosi, bisnis dan hiburan baik
dalam bentuk layanan web statis, dinamis,
sampai bentuk portal. Aplikasi ini saat ini sudah
menjadi gaya hidup seseorang atau suatu
komunitas. Digunakan oleh pribadi, organisasi,
perusahaan yang berorientasi keuntungan
(provit oriented), sampai instansi pemerintah
sudah mewajibkan penggunaan website
sebagai media promosi atau sistem informasi.
Transfer informasi dalam bentuk lain dapat
dilakukan dengan menggunakan fasilitas
Electronic Mail (E-Mail), yaitu pengiriman surat
secara elektronika dalam bentuk digital.
Layanan ini dapat diakses dengan
menggunakan banyak cara bahkan dapat
digabungkan degan aplikasi jelajah (browser)
dengan istilah WebMail.
Saat ini banyak vendor yang menyediakan
fasilitas email secara bebas (Free Web Mail),
seperti yahoo mail, google mail, hotmail, dst.
Dengan adanya fasilitas email, pengiriman surat
dapat dilakukan dalam waktu yang relatif sangat
singkat, dapat juga ditumpangkan file digital lain
dalam pengiriman tersebut, sehingga fasilitas ini
menjadi layanan komunikasi digital yang efektif.
Pengiriman file antar komputer dapat
dilakukan pada internetworking dengan
memanfaatkan File Transfer Proocol baik
jaringan lokal maupun antar jaringan lokal.
Layanan komunikasi real time pada
jaringan komputer lebih dikenal dengan istilah
chatting, teknis yang dilakukan adalah antar
user pada masing-masing komputer yang
terkoneksi internet saling berkirim pesan, yang
dilakukan pada penyedia layanan yang sama.
Saat ini selain teks, dapat pula digabungkan
dengan informasi real time lain baik yang
berbentuk suara maupun video, bahkan
pengiriman file.
Selain dari itu masih banyak layanan dari
jaringan komputer yang dapat dimanfaatkan
untuk keperluan sehari-hari dalam menunjang
aktifitas, diantaranya :
- Penggunaan periferal secara bersama,
contoh penggunaan alat output secara
bersama, misalnya penggunaan printer
bersama baik dengan Printer Sharing ataupun
dengan Printer Server.
- Layanan data bersama (File Sharing)
- Pengontrolanjarakjauh,
saatinibanyakdigunakanselainsebagaitindaka
npreventif,
jugadigunakanuntukmelakukankonfigurasi/
monitoring terhadapperangkat
(device)tertentu,
misalnyadenganmenggunakan remote
terminal. Selanjutnyapemanfaatannya di
gunakanuntukmemonitorkeadaancontohnyad
enganaplikasi CCTV.
- Pembelajaranjarakjauhdapatdiimpelementasik
andenganmemanfaatkanjaringankomputer.
Banyaklayanan yang dapatdigunakan,
diantaranyaadalahfasilitas E-Larning,
teleconference, streaming,dll.
- Selaindariitumasihbanyakmanfaat yang
dapatdiperolehdariimplementasijaringankomp
uter.


4.2. Sistem Komunikasi Data
Komunikasi data merupakan bentuk
komunikasi yang dapat mengirimkan informasi
dalam bentuk data digital. Informasi ini awalnya
dapat berupa suara, gambar atau teks yang
kemudian di ubah kedalam satuan data digital
oleh perangkat komputer.
Implementasinya dari komunikasi data
dalam kehidupan sehari-hari, dapat dijumpai
pada banyak aplikasi komunikasi.

4.2.1 Komponen Komunikasi Data
Elemen-elemen yang terkandung dalam
proses komunikasi data, tidak terlepas dari
elemen-elemen dasar pada proses komunikasi
secara umum, dimana prosesnya dapat
digambarkan pada model komunikasi, seperti
3

yang terlihat pada gambar 4.1, yang
menunjukan konsep komunikasi secara umum,
menjelaskan pihak mana yang melakukan
pengiriman informasi, bagaimana informasi
tersebut disampaikan ke pihak lain yang
bertindak sebagai penerima informasi, serta
pihak mana yang bertindak sebagai komponen
penerima informasi.
Model Komunikasi ini terdiri atas lima
komponen yang saling melengkapi satu sama
lain ketika proses komunikasi terjadi, lima
komponen tersebut adalah Komponen Sumber,
Komponen Pengirim, Sistem Transmisi,
Komponen Penerima dan Tujuan pengiriman
informasi.

1. Sumber (source): Alat/komponen yang
membangkitkan data atau informasi yang
akan di transmisikan, dapat berupa alat input
pada komputer.
Alat ini dapat mengubah informasi audio,
video atau teks menjadi satuan data untuk di
proses pada sistem komputer.

2. Pengirim (transmitter): Alat untuk memproses
data atau informasi yang berasal dari sumber
(source) agar dapat di salurkan oleh
sistem/media transmisi.
Bentuk fisik nya dapat berupa komputer
personal yang dapat mengolah segala bentuk
informasi, atau secara khusus dapat berupa
pesawat telepon untuk komunikasi dengan
informasi berupa suara (voice).

3. Sistem Transmisi: Berupa jalur transmisi
tunggal(single transmission line) atau jalur
kompleks (complex network) yang
menghubungkan sistem sumber dengan
sistem tujuan, secara fisik dapat berupa
media wireline atau media wireless.
Jalur transmisitunggal, maksudnya adalah
antara perangkat pengirim dan penerima satu
jenis media dalam satu segmen jaringan.
Sedangkan maksud dari jalur kompleks
adalah perangkat pengirim dan
penerimadihubungkan oleh satu sistem
komunikasi yang terdiri dari banyak fungsi
komuikasi didalamnya (tidak hanya satu jenis
/ segmen komunikasi.



Gambar 4.1 Sistem Komunikasi Data


4. Penerima (receiver): Alat untuk menerima
sinyal dari sistem transmisi dan memproses
menjadi informasi yang dapat
ditangkap/diproses oleh tujuan. Fisiknya
dapat berupa komputer personal untuk fungsi
informasi secara umum.

5. Tujuan (destination): Menangkap informasi
yang dihasilkan oleh penerima, informasi
yang diterima oleh perangkat tujuan
selanjutnya diubah menjadi jenis informasi
yang sama dengan informasi yang dikirimkan,
Software aplikasi digunakan untuk
menjembatani informasi ini menuju pengguna
jaringan komputer.












































4

Standar Komunikasi




4.2.2 Protokol
Protokol merupakan sekumpulan aturan
yang menjembatani komunikasi antar terminal
komunikasi data.Secara singkat dapat pula
dikatakan sebagai bahasa yang mengatur
komunikasi antar terminal tersebut.Protokol
mengatur bagaimana sebuah komputer
berkomunikasi dengan komputer lainnya.
Protokol dalam fungsinya mirip dengan
fungsi dari bahasa komunikasi, dimana agar dua
orang dapat berkomunikasi, mereka harus
menggunakan dan dapat mengerti bahasa yang
sama. Secara teknis protokol dapat diartikan
sebagai prosedur yang mengatur interkoneksi
antar komputer (terminal).
Dalam jaringan komputer, pengguna dapat
menggunakan berbagai macam protokol sesuai
dengan tuntutan kebutuhan, dengan catatan
agar dua buah komputer dapat berkomunikasi,
maka keduanya harus menggunakan protocol
yang sama.
Apapun jenis dan model dari protokol yang
digunakan, secara fungsi mempunyai kesamaan
yaitu mengatur komunikasi antar host. Host
yang hendak melakukan komunikasi harus
menerapkan protokol yang sama pada masing-
masing host-nya.
Saat ini persepsi publik terhadap aplikasi
jaringan komputer tertuju pada Internet yang
merupakan kumpulan antar komputer dari
sejumlah jaringan lokal yang saling terkoneksi
satu dengan yang lain.
Seluruh komputer yang terhubung ke
Internet berkomunikasi dengan menggunakan
bahasa/ protocol jenis ini, karenanya perbedaan
spesifikasi antar komputer baik itu terkait jenis
maupun sistem operasi bukan suatu masalah
untuk saling berkomunikasi sepanjang masing-
masing komputer terhubung ke Internet.

4.2.3 Metode Komunikasi Data
Dalam menjalankan prosesnya, pertukaran
informasi dalam bentuk komunikasi antara pihak
pengirim dan penerima informasi dapat
dilakukan dengan tiga cara, yaitu :

1. Simplex, yaitu komunikasi yang dilakukan
hanya satu arah, contoh pengiriman
informasi yang dilakukan satu arah saja,
seperti pengiriman informasi yang terjadi
dengan melalui perangkat komunikasi radio
broadcast, televisi, dan sebagainya.
2. Half Duplex, yaitu komunikasi yang
dilakukan dua arah, akan tetapi proses
pengiriman informasi nya dilakukan secara
bergantian, misalnya pengiriman informasi
suara dengan menggunakan radio antar
penduduk, handy talky.
3. Full Duplex, yaitu komunikasi dimana
pengiriman datanya dilakukan dua arah dan
dapat dilakukan dalam waktu yang
bersamaan, misalnya telekomunikasi
dengan menggunakan telepone.



Gambar4.3 MetodeKomunikasiData



4.2.6 Model Referensi Komunikasi Data
Model referensi komunikasi data adalah
model referensi yang terdiri atas beberapa
lapisan, yang dijadikan sebagai standar dalam
implementasi komunikasi data, daripenggunaan
peripheral, sampai proses dalam implementasi
komunikasi nya.
Dengan adanya model referensi ini, maka
komunikasi data ini dapat distandarkan,
walaupun peropheral yang digunakannya baik
untuk fungsi pengirim, penerima maupun media
yang menghubungkannya diproduksi oleh
vendor yang berbeda-beda.
Saat ini terdapat dua model referensi yang
diakui untuk implementasi komunikasi data,
yaitu Model Referensi Open System
Interconnection (OSI) yang dikeluarkan oleh
International Standard Organization (ISO), dan
Model Referensi Transmission Control Protocol
(TCP/IP) yang pada awalnya dikemukakan oleh
Departemen Pertahanan Amerika Serikat.
Praktisi di lapangan lebih menyukai untuk
menggunakan model referensi TCP/IP, akan
tetapi dalam analisa lebih mudah untuk
menggunakan model referensi OSI, karena

Pengirim

Penerima

Pengirim

Penerima

Pengirim

Penerima
Simplex
Half Duplex
Full Duplex
5

struktur setiap lapisannya lebih detail dalam
menjelaskan komunikasi data.


4.2.6.1. OSI
International Standard Organization (ISO)
telah menetapkan suatu standard pertukaran
data (arsitektur komunikasi data) antar kompute
yang diberi nama Open System Interconnection
(OSI). OSI Reference Model merupakan model
referensi Standard yang merepresentasikan
komunikasi data antar peralatan jaringan dan
antar jaringan.
Keuntungan menggunakan OSI Reference
Model adalah:
- jaringan dibagi menjadi bagian-bagian yang
lebih kecil sehingga dapat lebih mudah untuk
diatur dan dipelajari.
- Standarisasi Interfaces yang digunakan
sehingga membantu vendor-vendor
perangkat jaringan yang berbeda dalam
membangun dan mendukung
pengembangan setiap perangkat
- Menjembatani perbedaan teknologi jaringan
yang digunakan dalam berkomunikasi.
- Mempercepat perkembangan teknologi
jaringan.

Arsitektur OSI ini mendefinisikan proses
pertukaran data antar komputer dalam tujuh
lapisan (layer) komunikasi, yang digambarkan
dibawah ini :



Gambar 4.8 Susunan Layer Model Referensi
OSI

Fungsi layer-layer pada model referensi OSI ini
tergambar pada gambar 4.9:



Gambar 4.9FungsiLayer-layer pada ModelOSI


Penjelasan 7 Layer OSI

Layer Osi Ke-1, Lapisan fisik (Physical Layer):
berada di dasar model jaringan data. Berkaitan
dengan data mentah dalam bentuk sinyal-sinyal
listrik. Data bit dikirim sebagai 1 dan 0. 0
berrhubungan dengan sinyal tegangan rendah
dan 1 berhubungan dengan sinyal tegangan
tinggi. Aspek-aspek mekanis pada komunikasi,
seperti kabel jaringan atau konektor beradai
bawah lapisan ini. layer osi ini juga berkaitan
dengan bagaimana kabel, konektor dan
tegangan sinyal-sinyal listrik bekerja. Selain itu,
proses yang diperlukan untuk aspek-aspek fisik
ini diperhitungkan dalam lapisan ini sendiri.

Layer Osi Ke-2 , lapisan Data-Link (The Data
Link Layer): transmisi data melalui media
komunikasi adalah tanggung jawab lapisan ini. 0
dan 1 yang digunakan dalam komunikasi
dikelompokkan ke dalam enkapsulasi logis.
Enkapsulasi ini disebut frame. Data diangkut
dalam frame. Tanggung jawab frame berada
pada lapisan data-link

Layer Osi Ke- 3 Lapisan jaringan(Network
Layer): ada banyak jenis-jenis Ethernet di
gunakan di dunia ini. Jaringan ini saling
terhubung satu sama lain melalui berbagai
media. Layer Data Link: Transmisi data melalui
media komunikasi adalah tanggung jawab
lapisan ini. 0 dan 1 digunakan dalam komunikasi
dikelompokkan ke dalam enkapsulasi logis.
Enkapsulasi ini disebut frame. Data tersebut
diangkut dalam frame. Tanggung jawab dari
frame ini adalah dari lapisan ke-3 ini. Ketika
sebuah paket data ingin mencapai tujuan
tertentu, maka harus melintasi melalui jaringan
ini. Pada dasarnya, ada banyak operasi yang
sedang berlangsung antara jaringan yang
terhubung. Selain itu, paket data yang melintasi
harus memilih rute yang optimal, dan
6

pengalamatan paket ini harus tepat. Berbagai
operasi antara jaringan, masalah paket data,
pengalamatan dan routing, ditangani oleh
network layer.

Layer Osi ke-4 : Lapisan Trasportasi (Transport
Layer): pada <strong>lapisan OSI</strong> ini,
memastikan kualitas dan keandalan komunikasi.
Switching paket data sepenuhnya ditangani oleh
lapisan transport. Pada dasarnya ada dua jenis
packet switching yaitu connectionless packet
switching dan connection oriented packet
switching, data paket diijinkan untuk memilih
rute di mana ia akan mencapai tujuan. Jelasnya
paket itu sendiri tidak bisa melakukannya.
Perangkat fisik seperti router terutama
bertanggung jawab atas perilaku paket, tetapi
paket-paket terbentuk dari acuan yang sama
dapat mencapai tujuannya dengan cara yang
berbeda. Sedangkan dalam connection oriented
packet switching, setelah rute tersebut telah
ditetapkan, maka semua paket harus mengikuti
rute yang sama. Contoh dari packet switching
connectionless adalah teks pesan dalam ponsel,
dan contoh connection oriented packet switching
adalah panggilan telepon langsung.

Layer Osi Ke-5 lapisan sesi (Sessions Layer):
Lapisan sesi terutama bertanggung jawab untuk
membuat, memelihara dan menghancurkan link
komunikasi. PDU (Protokol Data Unit), di mana
berbagai protokol yang ditetapkan harus diikuti
selama komunikasi, merupakan tanggung jawab
dari lapisan sesi. Aplikasi yang menggunakan
RPC (remote procedure call) diurus oleh lapisan
sesi.

Layer Osi ke-6 Lapisan presentasi
(Presentation Layer): ada berbagai teknik
kompresi data yang digunakan untuk mengirim
dan menerima data yang telah dioptimalkan.
Misalnya, jika data tertentu terulang beberapa
kali, maka secara logis hanya mengirimkan data
sekali, dan menentukan jumlah berapa kali
perulangan dilakukan
bundling data berulang adalah salah satu
teknik kompresi. Kompresi dan
dekompresi data ditangani oleh lapisan
presentasi. Teknik enkripsi dan dekripsi yang
digunakan untuk menggagalkan serangan
berbahaya ( malicious attacks) pada data akan
ditangani oleh lapisan presentasi.
Layer Osi Ke-7 Lapisan aplikasi (Application
Layer): ini adalah lapisan paling atas dari model
Referensi OSI . Menyediakan jasa untuk
aplikasi pengguna. Layer ini bertanggungjawab
atas pertukaran informasi antara program
komputer. Setiap kali pengguna memanggil
aplikasi, semua proses-proses terkait dijalankan.
sering kali, ketika aplikasi ingin berkomunikasi
dengan aplikasi lain, maka harus ada
komunikasi antara proses-proses terkait.
Lapisan aplikasi bertanggung
jawab untuk komunikasi antar proses.
7

Beri Nilai