Anda di halaman 1dari 11

TUGAS BESAR PERANCANGAN MANAJEMEN KONSTRUKSI 20/11/2012

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belaka!
Keselamatan dan Kesehatan Kerja merupakan suatu masalah penting dalam
setiap proses operasional, baik di sektor tradisional maupun sektor modern.
Khususnya dalam masyarakat yang sedang beralih dari suatu kebiasaan lain,
perubahan-perubahan pada umumnya menimbulkan beberapa permasalahan yang jika
tidak ditanggulangi secara cermat dapat membawa berbagai akibat buruk bahkan
fatal.
Kini kita telah memasuki era industrial. Kita juga sudah mempunyai Menteri
Tenaga Kerja yang peka terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Serta Konstitusi
yang memberikan perlindungan hukum menyeluruh bagi rakyat Indonesia. asal !"
ayat ! dari ##$ %&'( yang menyatakan )
* Setiap warga +egara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak
bagi kemanusiaan,.
-erdasarkan pasal tersebut dikeluarkan #ndang-#ndang +o. %' Tahun %&.&
tentang okok-okok Tenaga Kerja dimana perlindungan atas keselamatan karyawan
dijamin dalam pasal &/
*Setiap Tenaga Kerja berhak mendapat perlindungan atas keselamatan,
kesehatan, pemeliharaan moral kerja, serta perlakuan yang sesuai dengan martabat
manusia dan moral agama,.
#ntuk menjabarkan jaminan tersebut, kemudian emerintah mengeluarkan
#ndang-#ndang Keselamatan dan Kesehatan Kerja +o.% Tahun %&"0. #ndang-
undang ini memberikan perlindungan hukum kepada tenaga kerja agar tempat dan
peralatan produksi senantiasa dalam keadaan selamat dan aman bagi mereka.
Secara #mum, kecelakaan selalu diartikan sebagai *kejadian yang tidak dapat
diduga,. Sebenarnya setiap kecelakaan kerja itu dapat diramalkan atau diduga, jika
perbuatan dan kondisi tidak memenuhi persyaratan. 1leh karena itu, kewajiban
berbuat secara selamat, dan mengatur peralatan serta perlengkapan harus sesuai
dengan standart ##.
MUHAMAD RID"AN # 10.21.0$1 % %
MUHAMAD RID"AN # 10.21.0$1 %
TUGAS BESAR PERANCANGAN MANAJEMEN KONSTRUKSI 20/11/2012
$engan demikian setiap tenaga kerja diwajibkan oleh undang-undang untuk
memelihara Keselamatan dan Kesehatan Kerja secara maksimal.Tenaga kerja harus
memperoleh perlindungan dari berbagai masalah disekitarnya dan pada dirinya yang
dapat menimpa dan mengganggu dirinya sendiri serta pelaksanaan pekerjaannya.
2al ini dimaksudkan agar setiap tenaga kerja berhak mendapat perlindungan
atas keselamatannya dalam melakukan pekerjaan untuk kesejahteraan hidup dan
meningkatkan produksi serta produktifitas nasional.
3elaslah bahwa keselamatan kerja adalah suatu segi penting dari perlindungan
tenaga kerja. 1leh karena itu dalam pelaksanaan proyek harus memperhatikan
keselamatan kerja.
+amun tidak jarang para kontraktor yang bergerak di bidang konstruksi
tersebut kurang memperhatikan keselamatan dan kesehatan kerja para tenaga
kerjanya. ara kontraktor tersebut lebih memperhatikan kuantitas pekerja daripada
hak tenaga kerjanya yaitu mendapatkan suatu pelayanan kesehatan dan keselamatan
kerja pada saat mereka beraktifitas dalam proyek konstruksi mengingat tenaga kerja
tersebut merupakan factor penting dari keberhasilan proyek tersebut.
1.2 R&'&(a Ma(ala)
$ari uraian diatas, maka dirumuskan masalah sebagai berikut )
%. 4pa tujuan dan usaha untuk mencapai penerapan system manajemen
keselamatan dan kesehatan kerja5
!. -agaimana enerapan Sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada
pembangunan proyek5
6. 4pa saja yang menjadi sebab dan akibat dari kecelakaan kerja5
'. -agaimana usaha pencegahan terjadinya kecelakaan kerja 5
MUHAMAD RID"AN # 10.21.0$1 % !
MUHAMAD RID"AN # 10.21.0$1 %
TUGAS BESAR PERANCANGAN MANAJEMEN KONSTRUKSI 20/11/2012
1.* Mak(&+ Da T&,&a
$alam penyusunan laporan ini penyusun bermaksud untuk )
%. #ntuk mengetahui tujuan dan usaha yang harus dicapai dalam sistem
manajemen keselamatan dan kesehatan kerja
!. #ntuk mengetahui bagaimana penerapan sistem manajemen keselamatan dan
kesehatan kerja dalam pembangunan proyek
6. #ntuk mengetahui permasalahan yang menjadi sebab dan akibat terjadinya
kecelakaan kerja
'. #ntuk mengetahui usaha pencegahan akibat dari kecelakaan kerja
$ari uraian diatas, maka tujuan dari penyusunan laporan ini yaitu agar tercapai
tingkat keselamatan dan kesehatan kerja di lapangan dan lingkungan sekitar lokasi
proyek yang baik sebagai bagian dari pencegahan dan penanggulangan kecelakaan di
tempat kerja.
1.- L.!k&/ Ba)a(a
4dapun ruang lingkup pembahasan dari makalah Keselamatan dan Kesehatan
Kerja ini adalah)
%. enyebab dan akibat dari kecelakaan kerja
!. #saha pencegahan kecelakaaan kerja
6. Manajemen keselamatan dan kesehatan kerja
MUHAMAD RID"AN # 10.21.0$1 % 6
MUHAMAD RID"AN # 10.21.0$1 %
TUGAS BESAR PERANCANGAN MANAJEMEN KONSTRUKSI 20/11/2012
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1. Pe!ert.a Maa,e'e
Manajemen adalah pencapaian tujuan yang sudah ditentukan sebelumnya,
dengan mempergunakan bantuan orang lain 78.Terry9. #ntuk mencapai tujuan
tersebut, dia membagi kegiatan atau fungsi manajemen menjadi )
a9 Planning 7perencanaan9
b9 Organizing 7organisasi9
c9 Actuating 7pelaksanaan9
d9 Controlling 7pengawasan9
2.2 0&!(. Maa,e'e
a1 Pere2aaa
:ungsi perencanaan adalah suatu usaha menentukan kegiatan yang akan
dilakukan di masa mendatang guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
31 Pe!4r!a.(a(.a
:ungsi pengorganisasian adalah tindakan mempersatukan kumpulan
kegiatan manusia, yang punya pekerjaan masing ; masing dan saling
berhubungan dengan tata cara tertentu dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar
dalam rangka mencapai tujuan .
21 Pelak(aaa
:ungsi pelaksanaan atau penggerakan adalah kegiatan mendorong semangat
kerja bawahan, mengerahkan akti<itas bawahan, mengkoordinasikan berbagai
akti<itas bawahan menjadi akti<itas yang kompak 7sinkron9, sehingga semua
akti<itas bawahan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan sebelumnya
+1 Pe!a5a(a
:ungsi pengawasan adalah akti<itas yang mengusahakan agar pekerjaan-
pekerjaan terlaksana sesuai dengan rencana yang ditetapkan atau hasil yang
dikehendaki
MUHAMAD RID"AN # 10.21.0$1 % '
MUHAMAD RID"AN # 10.21.0$1 %
TUGAS BESAR PERANCANGAN MANAJEMEN KONSTRUKSI 20/11/2012
BAB III
PEMBAHASAN
*.1 Ga'3ara U'&' Ke(ela'ata +a Ke(e)ata Ker,a
Sebagaimana diketahui bahwa keselamatan dan kesehatan kerja merupakan
suatu spesialisasi tersendiri, karena didalam pelaksanaannya disamping dilandasi oleh
perundang-undangan juga dilandasi oleh ilmu-ilmu tertentu, terutama ilmu teknik dan
medik, selain itu ilmu hukum dan sosial.
$ilihat dari perspektif sejarah perkembangannya terdapat beberapa pendapat
tentang masalah keselamatan dan kesehatan kerja ini, terutama tentang siapa yang
bertanggung jawab atas akibat terjadinya gangguan keselamatan dan kesehatan
tenaga kerja atau dalam hal ini apabila terjadi peristiwa kecelakaan di tempat kerja
dan penyakit akibat kerja.
#ntuk itu dapat diungkapkan beberapa teori sebagai berikut )
Kecelakaan timbul karena ada sebab, yaitu kerja 7perbuatan9 dan keadaan
atau kondisi yang tidak aman
Kerja 7perbuatan9 dan keadaan yang tidak aman itu ditimbulkan oleh
kesalahan manusia yang bersangkutan atau dalam hal ini tenaga kerja
Kesalahan manusia disebabkan oleh berbagai faktor seperti lingkungannya,
kondisi sosial ekonominya, tingkat pengetahuan dan keterampilannya serta
kebiasaannya.
Ini tidak hanya berlaku bagi mereka yang terlibat langsung, dalam hal ini
tenaga kerja atau karyawan, akan tetapi kepada semua pihak yang berkepentingan
dengan usaha berproduksi.
=ang terakhir tadi dianggap penting, karena dapat merubah pendapat
masyarakat yang menganggap bahwa kecelakaan itu merupakan tanggung jawab
tenaga kerja atas kelalaiannya, menjadi anggapan bahwa kecelakaan itu merupakan
peristiwa yang kejadiannya tidak dapat ditolak lagi, sehingga penanggulangannya
juga merupakan tanggung jawab pemerintah, pengusaha, dan semua pihak yang
terkait. endapat tersebut didukung pemikiran sebab dan akibat peristiwanya baik
secara langsung maupun secara tak langsung akan terkait pula pada kepentingan
pihak-pihak tadi.
MUHAMAD RID"AN # 10.21.0$1 % (
MUHAMAD RID"AN # 10.21.0$1 %
TUGAS BESAR PERANCANGAN MANAJEMEN KONSTRUKSI 20/11/2012
*.2 Se3a3 +a Ak.3at Ke2elakaa Ker,a
ada dasarnya sebab terjadinya kecelakaan kerja, yaitu )
Kondisi berbahaya, yaitu kondisi yang tidak aman dari )
- mesin, peralatan, bahan dan sebagainya
- lingkungan
- proses
- sifat pekerjaan
- cara kerja
erbuatan berbahaya, yaitu perbuatan dari manusia, yang dalam beberapa
hal dapat dilatarbelakangi antara lain oleh faktor-faktor sebagai berikut )
- kurangnya kemampuan dan keterampilan
- cacat tubuh yang tidak terlihat
- keletihan dan kelesuan
- sikap dan tingkah laku yang tidak aman
ada umumnya kecelakaan terjadi karena gabungan dari kedua faktor. +amun
demikian faktor perbuatan berbahaya merupakan faktor yang paling dominan. 2al ini
dibuktikan melalui penyelidikan-penyelidikan yang dilakukan oleh negara maju
dimana hasilnya menunjukkan bahwa kecelakaan, >0? disebabkan faktor perbuatan
manusia yang berbahaya, dan !0? disebabkan faktor kondisi berbahaya dan faktor
lainnya.
Kecelakaan sedikit banyak tentu akan membawa kerugian yang dapat
dikelompokkan menjadi dua kelompok, yaitu)
a. Kerugian yang bersifat ekonomis baik langsung maupun tidak langsung,
antara lain) rusaknya perlatan produksi, biaya perawatan , dsb.
b. Kerugian yang bersifat non ekonomis, yaitu berupa penderitaan pada
keluarga korban pada umumnya dan korban pada khususnya baik itu
merupakan kematian, luka@cidera berat maupun ringan, termasuk
penderitaan keluarga korban bila korban meninggal atau cacat.
Selain kecelakaan bahaya terhadap kesehatan juga merupakan masalah yang
harus diperhatikan, diantaranya seperti panas, radiasi, kebisingan, debu, kejutan dan
getaran serta Aat kimia beracun.
*.* Pe!ert.a Maa,e'e Ke(ela'ata +a Ke(e)ata Ker,a
MUHAMAD RID"AN # 10.21.0$1 % .
MUHAMAD RID"AN # 10.21.0$1 %
TUGAS BESAR PERANCANGAN MANAJEMEN KONSTRUKSI 20/11/2012
Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja adalah bagian dari sistem
manajemen secara keseluruhan yang meliputi struktur organisasi, perencanaan,
tanggung jawab, pelaksanaan, prosedur, pencapaian, pengkajian dan pemeliharaan
kebijakan K6 dalam rangka mengendalikan resiko, yang berhubungan dengan
kegiatan kerja yang aman, efisien dan produktif.
Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada umumnya
mengendalikan tiga unsur yang saling terkait, yaitu )
Manusia 7 tenaga kerja 9
eralatan teknis
Bingkungan kerja
*.- T&,&a Maa,e'e Ke(ela'ata +a Ke(e)ata Ker,a
Tujuan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja yaitu untuk
menciptakan suatu sistem K6 ditempat kerja dengan melibatkan struktur organisasi,
perencanaan, tanggung jawab, pelaksanaan, proses dan pekerjaan secara terintegrasi
dalam rangka tercapainya pencegahan dan pengurangan kecelakaan kerja serta
penyakit, tempat kerja yang nyaman dan sehat, tercapainya efisien dan produktifitas.
4dapun tujuan usaha Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang ditetapkan pada
pokok-pokok pertimbangan dikeluarkannya #ndang-#ndang +o. % Tahun %&"0
tentang keselamatan kerja, antara lain )
4gar tenaga kerja dan setiap orang lainnya yang berada di tempat kerja
selalu dalam keadaan selamat dan sehat.
4gar sumber-sumber produksi dapat dipakai dan digunakan secara efisien.
4gar proses produksi dapat berjalan secara lancar tanpa hambatan apapun.
Kondisi tersebut dapat dicapai antara lain bila kecelakaan termasuk kebakaran,
ledakan dan penyakit akibat pekerjaan dapat dicegah dan ditanggulangi. 1leh karena
itu setiap usaha keselamatan dan kesehatan kerja tidak lain adalah pencegahan dan
penanggulangan kecelakaan di tempat kerja.
*.6 Peera/a Maa,e'e K*
Kerangka tindakan yang dapat disusun untuk penerapan sistem Manajemen
Keselamatan dan Kesehatan Kerja, mencakup )
MUHAMAD RID"AN # 10.21.0$1 % "
MUHAMAD RID"AN # 10.21.0$1 %
TUGAS BESAR PERANCANGAN MANAJEMEN KONSTRUKSI 20/11/2012
Merencanakan tindakan ; tindakan pencegahan terjadinya kecelakaan atau
timbulnya penyakit pada pekerja
embentukan panitia keselamatan dan kesehatan kerja dibawah seorang
Manajer Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang professional
elaksanaan teknis program kesehatan dan keselamatan kerja proyek
sasarannya ialah tempat kerja yang aman dan sehat 7termasuk perlengkapan
keselamatan dan kesehatan kerja9. #ntuk itu setiap indi<idu yang bekerja
wajib mengetahui dan memahami semua hal yang diperkirakan akan dapat
menjadi sumber kecelakaan kerja, serta memiliki kemampuan dan
pengetahuan yang cukup untuk melaksanakan pencegahan dan
penanggulangan kecelakaan kerja tersebut. Kemudian mematuhi berbagai
peraturan atau ketentuan dalam bekerja dan menggunakan alat-alat.
engawasan berupa tindakan-tindakan antara lain )
%. Memantau dan mengarahkan secara berkala bekerja yang baik,
benar dan aman
!. Memastikan semua pekerja memahami cara-cara menghindari risiko
bahaya dalam laboratorium
6. Melakukan penyelidikan @ pengusutan segala peristiwa berbahaya
atau kecelakaan.
'. Mengembangkan sistem pencatatan dan pelaporan tentang
keamanan kerja proyek
(. Melakukan tindakan darurat untuk mengatasi peristiwa berbahaya
dan mencegah meluasnya bahaya tersebut
*.7 Pe2e!a)a Ter,a+.8a Ke2elakaa Ker,a
Kecelakaan kerja dapat dicegah dengan )
eraturan perundang-undangan
=aitu ketentuan-ketentuan wajib mengenai kondisi kerja pada umumnya,
konstruksi, perawatan dan pemeliharaan, pengawasan, pengujian dan cara
kerja peralatan konstruksi, tugas-tugas pengusaha dan buruh, pelatihan,
super<isi medis dan pemeriksaan kesehatan
Standarisasi
MUHAMAD RID"AN # 10.21.0$1 % >
MUHAMAD RID"AN # 10.21.0$1 %
TUGAS BESAR PERANCANGAN MANAJEMEN KONSTRUKSI 20/11/2012
=aitu penetapan standart resmi, setengah resmi atau tidak resmi, mengenai
misalnya konstruksi yang memenuhi syarat keselamatan kerja,jenis-jenis
peralatan, praktek keselamatan kerja dan alat pelindung diri.
engawasan
=aitu pengawasan akan dipatuhinya ketentuan perundangan yang
diwajibkan
enelitian bersifat teknik
=ang meliputi sifat dan ciri bahan yang berbahaya, penyelidikan tentang
pagar pengaman, pengujian alat-alat perlindungan diri, penelitian tentang
pencegahan peledakan gas dan debu
Ciset medis
=ang meliputi terutama penelitian tentang efek-efek fisiologis dan keadaan-
keadaan fisik yang mengakibatkan kecelakaan
enelitian psikologis
=aitu penyelidikan tentang pola-pola kejiwaan yang menyebabkan
terjadinya kecelakaan
enelitian secara statistik
#ntuk menetapkan jenis-jenis kecelakaan yang terjadi, banyaknya
kecelakaan yang terjadi, mengenai apa saja, dalam pekerjaan apa dan apa
sebabnya
endidikan
=ang menyangkut pendidikan keselamatan dalam kurikulum teknik, sekolah
perniagaan atau kursus pertukangan
Batihan-latihan
=aitu latihan praktek keselamatan kerja bagi tenaga kerja, khususnya bagi
tenaga kerja yang baru
4suransi
=aitu insentif finansial untuk meningkatakan pencegahan kecelakaan,
misalnya dalam bentuk pengurangan premi yang harus dibayar oleh
perusahaan jika tindakan keselamatan sangat baik
#saha keselamatan pada tingkat perusahaan
=ang merupakan ukuran utama efektif, setidaknya penerapan keselamatan
kerja pada perusahaan dapat mengurangi kecelakaan yang terjadi,
MUHAMAD RID"AN # 10.21.0$1 % &
MUHAMAD RID"AN # 10.21.0$1 %
TUGAS BESAR PERANCANGAN MANAJEMEN KONSTRUKSI 20/11/2012
sedangkan pola- pola kecelakaan pada suatu perusahaan sangat tergantung
kepada tingkat kesadaran akan keselamatan kerja oleh semua pihak yang
bersangkutan.
eningkatan giAi
$engn meningkatnya pemenuhan kebutuhan giAi pekerja maka daya tahan
tubuhnya pun meningkat sehingga tidak mudah terserang penyakit.
MUHAMAD RID"AN # 10.21.0$1 % %0
MUHAMAD RID"AN # 10.21.0$1 %
TUGAS BESAR PERANCANGAN MANAJEMEN KONSTRUKSI 20/11/2012
BAB I9
KESIMPULAN
Manajemen keselamatan dan kesehatan kerja proyek seperti proses manajemen
umumnya adalah penerapan berbagai fungsi manajemen, yaitu perencanaan,
organisasi, pelaksanaan dan pengawasan
Tujuan Manajemen K6 adalah usaha untuk mengurangi dan mencegah kecelakaan
kerja serta penyakit kerja, membangun tempat kerja yang nyaman dan sehat, serta
tercapainya efisien dan produktifitas kerja.
Kecelakaan kerja dapat terjadi dikarenakan faktor kondisi berbahaya maupun
perbuatan yang berbahaya. Selain itu dapat juga disebabkan panas , radiasi,
kebisingan , serta Aat kimia beracun.
-ahaya terhadap keselamatan kerja adalah bahaya yang tidak diduga sebelumnya dan
tidak diinginkan sehingga dapat menimbulkan kecelakaan dan menganggu proses
pekerjaan dan mengakibatkan kerugian fisik dan material.
#saha untuk mencegah atau mengurangi timbulnya kecelakaan kerja mencakup dalam
usaha pengawasan , perawatan dan pemeliharaan, pengawasan terhadap para
pekerja, penelitian bersifat teknik, riset medis, pendidikan dan usaha keselamatan
lainnya pada tingkat perusahaan.
MUHAMAD RID"AN # 10.21.0$1 % %%
MUHAMAD RID"AN # 10.21.0$1 %