Anda di halaman 1dari 11

SATUAN ACARA PENGAJARAN

TEKNIK MENYUSUI
Disusun untuk memenuhi tugas Praktek Maternitas

Disusun Oleh :
DYAH FARIA UTAMI
P 17420108050

PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN SEMARANG


POLITEKNIK KESEHATAN DEPKES SEMARANG
2010

SATUAN ACARA PENGAJARAN


Pokok Bahasan

: Teknik menyusui yang baik dan benar

Sasaran

: Ibu Post Partum

Tempat

: Di RS. Kota Semarang

Hari/tgl Pelaksanaan

: Kamis, 25 Maret 2010

A. LATAR BELAKANG
Kehadiran seorang bayi dalam sebuah keluarga adalah merupakan
dambaan setiap orang. Karena dengan kehadiran seorang bayilah mereka dapat
meneruskan garis keturunan mereka. Seorang bayi tentu saja masih punya nilai
ketergantungan yang tinggi kepada kedua ortunya harus ekstra cermat dan
penuh perhatian dalam merawat bayi mereka.
Untuk menunjang perawatan tersebut, seorang ibu sangat dianjurkan
untuk memberikan ASI (Air Susu Ibu) sebagai sumber makanan yang utama
seelum meraka diperbolehkan untuk mendapatkan sumber makanan yang
lainnya. Dalam prosese pemberian ASI tersebut, seorang ibu harus
memperhatikan gizinya dan harus cukup pengetahuan tentang cara merawat
seorang bayi dan cara/teknik menyusui bayi yang baik dan benar. Sehingga
bayi mereka bisa tumbuh dengan baik dan sehat. Sehingga kelak bisa menjadi
anak yang cerdas. Pengetahuan tentang teknik menyusui bayi yang baik dan
benar tidak hanya berguna bagi ibu-ibu yang telah berkeluarga. Tapi juga
berguna bagi remaja putri agar kelak mereka bisa menyusui anak-anak mereka
dengan baik dan benar.
B. TUJUAN

Tujuan Umum
Setelah dilakukan pendidikan kesehatan tentang teknik menyusui yang
baik dan benar, diharapkan masyarakat khususnya ibu-ibu memahami
tentang cara menyusui yang baik dan benar dari seorang ibu kepada
anaknya.

Tujuan Khusus
Setelah dilakukan pendidikan kesehatan tentang teknik menyusui yang
baik dan benar diharapkan peserta didik mampu:
1. Menentukan bagaimana posisi yang baik bagi ibu menyusui
2. Menjelaskan cara memasukan puting yang baik dan benar
3. Mengetahui cara melepaskan hisapan bayi
4. Menjelaskan cara menyendawakan bayi
5. Mengetahui apakah tanda-tanda menyusui telah baik dan benar
6. Mengetahui hal-hal yang perlu diingat pada ibu menyusui.

C. TARGET
Peserta didik, ibu post partum di RS. Kota Semarang.
D. METODE
1. Ceramah
2. Tanya jawab
E. MEDIA
1. Materi pengajaran
2. Transparan
3. Leaflet
F. MATERI
1. Posisi ibu menyusui
2. Memasukkan putting
3. Cara melepaskan hisapan bayi
4. Cara mnyendawakan bayi
5. Apa tanda-tanda teknik menyusui yang baik dan benar?
6. Hal-hal yang perlu diingat pada ibu yang menyusui

G. KRITERIA EVALUASI
1. Evaluasi struktur
Kesepakatan pertemuan dengan perangkat Desa dan seksi

kesehatan desa suka cita (tempat dan waltu)


Kesiapan tim kesehatan puskesmas Kec. It.

2. Evaluasi proses
Peserta

2/3 peserta didik ibu-ibu masyarakat Mijen

Pertemuan berjalan lancar

2/3 dari jumlah yang hadir, mengikuti kegiatan sampai selesai

Tim puskesmas Mijen

Bisa memfasilitasi jalannya penyuluhan

Bisa menjalankan perannya sesuai tugas dan tanggung jawab

3. Evaluasi hasil

Tes lisan diakhir ceramah

Penilaian
Sistem penilaian sesuai dengan masing-masing pertanyaan tiap
nomor.
No. 1. Bila benar semua nilai 1
2. Bila benar semua nilai 2
3. Bila benar semua nilai 2
4. Bila benar semua nilai 2
5. Bila benar semua nilai 2
6. Bila benar semua nilai 1
Jumlah nilai benar pada soal: 10 poin
Klasifikasi penilaian
o Bila nilai benar 0-3 : C berarti kurang memahami
o Bila nilai benar 4-6 : B berati cukup memahami
o Bila nilai benar 7-10: A berarti paham dan mengerti

H. DAFTAR PERTANYAAN
1.

Tanya :

Bagaimana posisi yang baik bagi ibu menyusui?

Jawab :

a) Duduklah dengan posisi enak dan santai (pakailah kursi


yang ada sandaran punggung dan lengan.
b) Gunakan bantal untuk mengganjal bayi agar jarak bayi
tidak terlalu jauh dari payu dara

2.

Tanya :

Bagaimana cara memasukkan putting agar bayi bisa

menyusui dengan nyaman?


Jawab :

a) bila dimulai dengan payu dara kanan, letakkan kepala


bayi pada siku bagian dalam lengan kanan, badan bayi
menghadap kebadan ibu.
b) Lengan kiri bayi diletakan diseputar pinggang ibu,
tangan kanan ibu memegang pantat/paha kanan bayi.
c) Sangga payu dara kanan ibu dengan keempat jari tangan
kiri di bawahnya dan ibu jari diatasnya tanpa menutupi
bagian yang berwarna hitam
d) Tunggu sampai bayi membuka mulutnya lebar-lebar
e) Masukkan putting susu secepatnya ke dalam mulut
sampai daerah yang berwarna hitam

3.

Tanya :

Sebutkan cara melepaskan hisapan bayi yang baik

Jawab :

a) Masukkan jari kelingking ibu yang bersih ke sudut mulut


bayi.
b) Tekan dagu bayi ke bawah
c) Dengan menutup lubang hidung bayi agar mulutnya
membuka
d) Jangan menarik putting susu untuk melepaskannya

4.

Tanya :

Bagaimana cara menyendawakan bayi setelah minum ASI?

Jawab :

a) Sandarkan bayi kepunggung ibu serta tepuklah


punggungnya dengan pelan-pelan sampai Ia bersenawa

b) Bayi ditelungkupkan dipangkuan ibu sambil digosok


punggungnya
5.

Tanya :

Apa criteria teknik menyusui setelah dilakukan dengan baik

dan benar? sebutkan 3 saja!


Jawab :

a) Bayi cukup tenang


b) Sebagian areola mamae tertutup mulut bayi
c) Bayi nampak pelan-pelan dengan kuat.

6.

Tanya :

Sebutkan 3 hal yang perlu diingat dalam menyusui bayi!

Jawab :

a) Berikan ASI dengan kedua payudara secara bergantian


b) Sebelum menyusui minumlah segelas air putih/teh
c) Selama menyusui berikanlah perhatian, belaian sebagai
tanda kasih sayang kepada bayi

MATERI
TEKNIK MENYUSUI YANG BAIK DAN BENAR
A. Pengertian
Teknik menyusui adalah suatu cara pemberian ASI yang dilakukan oleh
seorang ibu kepada bayinya, demi mencukupi kebutuhan nutrisi bayi tersebut.
B. Posisi yang tepat bagi ibu untuk menyusui
1. Duduklah dengan posisi yang enak atau santai, pakailah kursi yang ada
sandaran punggung dan lengan
2. Gunakan bantal untuk mengganjal bayi agar bayi tidak terlalu jauh dari
payudara ibu.
C. Cara memasukkan puting susu ibu kemulut bayi

Bila dimulai dengan payudara kanan, letakkan kepaada bayi pada siku
bagian dalam lengan kanan, badan bayi menghadap kebadan ibu.

Lengan kiri bayi diletakakan diseputar pinggang ibu, tangan kanan ibu
memegang pantat/paha kanan bayi.

Sangga payudara kanan ibu dengan empat jari tangan kiri, ibu jari
diatasnya tetapi tidak menutupi bagian yang berwarna hitam (areola
mamae).

Sentuhlah mulut bayi dengan puting payudara ibu

Tunggu sampai bayi membuka mulutnya lebar

Masukkan puting payudara secepatnya ke dalam mulut bayi sampai bagian


yang berwarna hitam.

D. Teknik melepaskan hisapan bayi


Setelah selesai menyusui kurang lebih selama 10 menit, lepaskan hisapan
bayi dengan cara:
1. Masukkan jari kelingking ibu yang bersih kesudut mulut bayi

2. Menekan dagu bayi ke bawah


3. Dengan menutup lubang hidung bayi agar mulutnya membuka
4. Jangan menarik putting susu untuk melepaskan.
E. Cara menyendawakan bayi setelah minum ASI
Setelah

bayi

melepaskan

hisapannya,

sendawanya

bayi

sebelum

menyusukan dengan payudara yang lainnya dengan cara:


1. Sandarkan bayi dipundak ibu, tepuk punggungnya dengan pelan sampai
bayi bersendawa
2. Bayi ditelungkupkan dipangkuan ibu sambil digosok punggungnya.
F. Tanda-tanda teknik menyusui sudah baik dan benar

Bayi dalam keadaan tenang

Mulut bayi terbuka lebar

Bayi menempel betul pada ibu

Mulut dan dagu bayi menempel pada payudara

Sebagian besar areola mamae tertutup oleh mulut bayi

Bayi nampak pelan-pelan menghisap dengan kuat

Kuping dan lengan bayi berada pada satu garis.

H. Hal-hal yang perlu diingat dalam menyusui seorang bayi

Berikan ASI pada bayi dengan kedua payudara secara bergantian

Sebelum menyusui, minumlah segelas air putih/teh

Selama manyusui berikan perhatian, belasan sebagai tanda kasih sayang


pada bayi.

DAFTAR PUSTAKA

Ebrahim, Gj.1984. Perawatan anak. Yayasan Esentia Medida: Yogyakarta.


Gilbert, Patricia. 1986. Payudara apa yang perlu diketahui wanita. ARCAN:
Jakarta
Neilson, Joan. 1985. Cara Menyusui Yang Baik Dan Baik. ARCAN: Jakarta.
Suharyono, 1989. ASI Tinjauan Daru Berbagai Aspek. FKUI: Jakarta

LEMBAR PENGESAHAN

Laporan ini telah diterima dan disahkan pada :


Hari / Tanggal :
Tempat: Puskesmas Karang Malang, Kec. Mijen

Pembimbing Klinik

Mahasiswa

__________________

___________________

Mengetahui
Pembimbing Akademik,

_______________________