Anda di halaman 1dari 6

A.

JUDUL PENELITIAN
Valuasi Ekonomi Dampak Pertambangan Galian Pasir Sungai Di Kecamatan
Noemuti Kabupaten TTU.

B. PENDAHULUAN
Latar Belakang Penelitian
Indonesia merupakan Negara yang sedang berkembang, baik itu dalam hal politik
maupun perkembangan ekonomi. Sumber daya alam yang terkandung di dalamnya
cukup banyak dan berpotensi. Termasuk didalamnya bahan galian industri yang
termasuk ke dalam sumber daya alam. Pemanfaatan sumberdaya alam khususnya
bahan galian industri yang berada di berbagai daerah mempengaruhi
perkembangan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Kegiatan pemanfaatan
sumberdaya alam secara besar-besaran memang berdampak baik terhadap
pertumbuhan ekonomi, namun sebaliknya terhadap efek lingkungan yang
ditimbulkan. Maka dari itu suatu kegiatan yang memanfaatkan unsur alam harus
dibarengi dengan suatu tidakan konservasi atau dengan melakukan kegiatan yang
berwawasan lingkungan agar lingkungan tersebut dapat berkelanjutan.

Pembangunan berkelanjutan merupakan pembangunan yang memenuhi
kebutuhan kita sekarang tanpa mengurangi kemampuan generasi yang akan
datang untuk memenuhi kebutuhan mereka. Syarat untuk dapat tercapainya
pembangunan berkelanjutan tidak hanya fisik saja, yaitu tidak terjadinya kerusakan
pada ekosistem tempat kita hidup melainkan juga harus adanya pemerataan hasil
dan biaya pembangunan di suatu daerah. Semua kekayaan bumi, baik biotik
maupun abiotik, yang dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan manusia merupakan
sumberdaya alam. Tumbuhan, hewan, manusia, dan mikroba merupakan sumber
daya alam hayati, sedangkan faktor abiotik lainnya merupakan sumber daya alam
nonhayati. Pemanfaatan sumber daya alam harus diikuti oleh pemeliharaan dan
pelestarian karena sumberdaya alam bersifat terbatas.

Pentingnya pelestarian lingkungan dilakukan, karena dengan kegiatan pelestarian
tersebut terjamin pula keajegan pasokan bahan baku industri sehingga
pertumbuhan ekonomi akan terus berlangsung. Masalah lingkungan akan timbul
dari adanya interaksi antara aktivitas ekonomi manusia dan sumberdaya alam, yang
berawal dari adanya permintaan penduduk akan barang dan jasa, selanjutnya
mengakibatkan meningkatnya permintaan sumber daya alam. Melalui kegiatan
ekonomi, sumberdaya alam tersebut dieksploitasi untuk menghasilkan sebuah
produk berupa barang atau jasa.

Jikalau yang terjadi adalah kegiatan eksploitasi sumberdaya alam yang semakin
meningkat dan dilakukan terus - menerus tanpa diikuti oleh usaha lain untuk
melestarikannya maka daya dukung lingkungan akan menjadi berkurang. Hasil
endapan sungai bisa menghasilkan berbagai jenis material, diantaranya pasir dan
kerikil. Sedimentasi pada sungai terjadi apabila daya angkut sungai sangat
berkurang akibat dari berkurangnya kecepatan pengaliran atau pengaliran terhenti
sama sekali, atau bisa karena beban yang harus diangkut terlalu banyak, hingga
melebihi daya angkut sungai yang bersangkutan. Dari hasil proses sedimentasi itu
banyak material yang bisa terendapkan misalnya bahan galian industri khususnya
pasir yang kemudian banyak dimanfaatkan untuk kegiatan pertambangan pasir.
Kekayaan potensi bahan galian industri di Kecamatan Noemuti merupakan produk
dari hasil sedimentasi yang terendapkan di Daerah Aliran Sungai yang melewati
batas administrasi Kecamatan Noemuti. Tercatat ada beberapa perusahaan
pertambangan pasir yang memanfaatkan hasil sedimentasi sungai tersebut, namun
seluruhnya tidak memiliki izin atau memiliki surat izin pertambangan daerah
(SIPD). Bahan galian industri ada beberapa jenis diantaranya pasir kuarsa, marmer,
batu apung, tanah liat dan kerikil, sedangkan bahan galian yang banyak
dimanfaatkan di Kecamatan Noemuti Kabupaten TTU adalah bahan galian industri
berupa pasir pluvial atau pasir sungai. Pasir tersebut tidak hanya mencukupi untuk
kebutuhan bahan galian industri di Kecamatan Noemuti saja melainkan juga untuk
daerah lainnya bahkan sampai keluar Kabupaten TTU.

Kebutuhan terhadap pasir untuk pembangunan properti mengakibatkan kerusakan
terhadap pola kehidupan masyarakat terutama pada lokasi pertambangan.
Kenyamanan masyarakat sekitar menjadi terganggu, antara lain oleh lalu lintas
angkutan bermuatan pasir yang melebihi ketentuan batas maksimal sehingga
mempercepat proses kerusakan jalan, kebisingan, debu dan perubahan topografi
yang berpengaruh juga kepada kondisi keselamatan lingkungan kedepanya. Hal
tersebut yang menimbulkan sikap pro dan kontra di kalangan masyarakat setempat.


Di samping banyaknya dampak negatif yang ditimbulkan dari kegiatan tersebut,
kegiatan pertambangan bahan galian pasir di wilayah Kecamatan Noemuti juga
memberikan keuntungan berupa lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat
seperti keikutsertaan masyarakat menjadi buruh tambang, membuka warung kecil-
kecilan di sekitar daerah pertambangan hingga masuknya uang kontribusi kepada
beberapa pihak tertentu. Kasus pertambangan pasir yang masuk kedalam bahan
galian industri memiliki situasi yang berbeda di bandingkan kasus pertambangan
semisal batubara dan mineral lainnya. Karena dalam pertambangan pasir biasanya
orang lokal terlibat pada semua kegiatan mulai dari menggali, mengangkut dan
sampai proses penjualan, sedangkan penambangan lainnya pada proses awal
dilakukan oleh orang luar daerah sehingga orang lokal tidak mendapatkan hasil
dari kekayaan alamnya. Teknik pertambangan pasir yang terdapat di kecamatan
Noemuti Kabupaten TTU bervariasi, sebagian sudah menggunakan alat modern
seperti Excavator sebagai pengeruk material/bahan galian dan adapula yang masih
menggunakan peralatan tradisional. Kegiatan tersebut memang tidak dapat
dihentikan, namun harus balance antara material yang di ambil dan yang
diendapkan sehingga terwujudnya kegiatan pertambangan yang berwawasan
lingkungan.

Kegiatan pertambangan pasir di Kecamatan Noemuti mengakibatkan berbagai
dampak. Baik itu dampak negatif maupun dampak positif yang sebagian
telah diuraikan diatas. Dari permasalahan lingkungan yang timbul sehingga
terjadinya ketidakseimbangan lingkungan hingga ke permasalahan sosial yang
terjadi akibat kegiatan pertambangan pasir di daerah tersebut. Identifikasi dampak
penting perlu dilakukan sebelum divaluasi, yakni pemberian nilai moneter terhadap
dampak penting tersebut. Dampak penting yang sudah terasa dari kegiatan
pertambangan bahan galian pasir yang ada di Kecamatan Noemuti diantaranya:
menurunnya kualitas udara akibat polusi dari kendaraan pengangkut bahan galian,
kerusakan infrastruktur jalan dan penurunan muka air tanah. Dampak - dampak
tersebut kemudian akan dikuantifikasi kedalam bentuk moneter. Namun tidak
semua barang lingkungan dapat dinilai ke dalam bentuk moneter. Sehingga disini
saya akan menggambarkan sebuah perhitungan valuasi ekonomi dari dampak
kegiatan pertambangan pasir. Sehingga hasilnya dapat diketahui seberapa besar
manfaat dan kerugian yang terjadi dengan adanya kegiatan pertambangan pasir
tersebut. Masyarakat akan tahu nilai cost and benefit yang diperoleh. Dengan
analisis valuasi ekonomi, suatu kegiatan pemanfaatan sumber daya alam akan
mempunyai batasan dalam hal pemanfaatannya sehingga tidak berlebihan.
Termasuk dalam kegiatan pertambangan pasir sungai ini, betapa pentingnya
melakukan analisis valuasi ekonomi terhadap suatu kegiatan proyek pertambangan.
Dalam tulisan ini yang akan diuraikannya adalah kondisi fisik daerah
pertambangan, aktivitas pertambangan, dampak lingkungan yang timbul dari
kegiatan pertambangan serta perhitungan nilai ekonomi terhadap dampak
lingkungan dalam bentuk moneter.

Dari latar belakang di atas yang telah telah diuraikan, saya tertarik untuk kemudian
mengkaji masalah dampak dari kegiatan pertambangan bahan galian industri
khususnya pasir sungai yang berada di Kecamatan Noemuti, dengan mengambil
judul:
VALUASI EKONOMI DAMPAK KEGIATAN PERTAMBANGAN GALIAN
PASIR SUNGAI DI KECAMATAN NOEMUTI KABUPATEN TTU


Rumusan Masalah
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1.Bagaimana aktivitas pertambangan galian pasir sungai di Kecamatan Noemuti
Kabupaten TTU?
2.Bagaimana dampak yang ditimbulkan dari kegiatan pertambangan galian pasir
sungai di Kecamatan Noemuti Kabupaten TTU?
3.Bagaimana valuasi ekonomi akibat pertambangan galian pasir sungai di
Kecamatan Noemuti Kabupaten TTU?


Tujuan Penelitian
Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini terutama untuk:
1.Mengidentifikasi aktivitas pertambangan pasir sungai di Kecamatan Noemuti
Kabupaten TTU.
2.Mengidentifikasi dampak pertambangan galian pasir sungai di Kecamatan
Noemuti Kabupaten TTU.
3.Menganalisis valuasi ekonomi dampak lingkungan akibat pertambangan
galian pasir sungai di Kecamatan Noemuti Kabupaten TTU.
Manfaat Penelitian
Setelah penelitian ini selesai, diharapkan sedikit banyaknya dapat memberikan
manfaat, diantaranya untuk:
1.Dapat dijadikan bahan masukan pada pelajaran geografi tingkat sekolah
menengah atas.
2.Dapat menjadi masukan untuk menambah kesadaran masyarakat terhadap
lingkungannya.
3.Menambah wawasan serta meningkatkan pemahaman konsep dan aplikasi teori
geografi bagi peneliti.
4.Sebagai bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah setempat dalam
menentukan kebijakan mengenai masalah pertambangan.
5.Dapat dijadikan sebagai salah satu sumber data bagi penelitian selanjutnya.


Evaluasi Masalah Penelitian

1. Menarik
Masalah ini menurut saya merupakan masalah yang menarik dan membuat
saya termotifasi untuk melakukan penelitian dengan serius, karena masalah
ini menggambarkan bagaimana aktifitas penambangan galian pasir sungai,
dampak positif dan negatif yang ditimbulkan, dan kondisi ekonomi
masyarakat sekitar yang terpengaruh akibat adanya aktifitas penambangan
galian pasir sungai tersebut.

2. Bermanfaat
Penelitian ini menurut saya bermanfaat karena penelitian ini menambah
pengetahuan saya tentang penambangan galian pasir sungai dan
meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan ikut serta menjadi buruh
tambang, membuka lapangan pekerjaan baru dan meningkatkan kualitas
hidup masyarakat serta membawa manfaat bagi masyarakat di sekitar area
penambangan.




3. Hal yang baru
Penelitian ini menurut saya tidak merupakan hal yang baru karena penelitian
tentang penambangan galian pasir sungai sudah banyak diteliti dan banyak
kita jumpai.

4. Dapat diuji (diukur)
Penelitian ini menurut saya dapat diuji dan diukur karena penelitian ini dapat
kita pantau langsung dan terjun ke lokasi penambangan untuk menguji
sendiri dan mengumpulkan informasi-informasi apa yang diperlukan dan
dibutuhkan.

5. Dapat dilaksanakan
Penelitian ini menurut saya dapat dilaksanakan karena penelitan ini dapat
kita laksanakan dengan terjun langsung ke lokasi penambangan dan secara
teknik penelitian dapat kita lakukan dan laksanakan.

6. Merupakan masalah yang penting
Penelitian ini menurut saya merupakan masalah yang penting karena
penelitian ini dapat memberikan gambaran pada kita tentang bagaimana
aktifitas penambangan dan apa saja peralatan-peralatan dan kegiatan yang
kita lakukan dilokasi penambangan.

7. Tidak melanggar etika
Penelitian ini menurut saya masih melanggar etika karena penelitian ini
banyak menemukan aktifitas penambangan ilegal yang tidak mempunyai
surat izin khusus penambangan dalam melakukan aktifitas penambangan.