Anda di halaman 1dari 12

(CEREBROSPINAL FLUID ENZYMES

IN ACUTE BRAIN INJURY, ANDREW IAN RAMSAY MAAS, 1977)


Kreat! K!a"e
Posted by Riswanto on Saturday, October 23, 2010
Kreatin kinase (CK) atau juga dikena dengan na!a kreatin "os"okinase (CPK) !eru#akan
en$i! yang dite!ukan daa! konsentrasi tinggi #ada otot jantung dan otot rangka, dan daa!
konsentrasi renda% #ada jaringan otak&
CK adaa% suatu !oeku di!erik yang terdiri dari se#asang !ono!er berbeda yang disebut
' (berkaitan dengan otot), dan ( (berkaitan dengan otak), se%ingga terda#at tiga isoen$i!
yang da#at terbentuk ) CK1 (((), CK2 ('(), dan CK3 ('')& *soenai!+isoen$i! tersebut
dibedakan dengan #roses eektro"oresis, kro!atogra"i #ertukaran ion, dan #resi#itasi
i!unoki!ia&
,istribusi isoen$i! CK reati" s#esi"ik jaringan& Su!ber jaringan uta!a CK adaa% otak dan
otot #oos (((), otot jantung ('( dan ''), dan otot rangka (''- otot rangka nor!a juga
!e!iiki seju!a% keci '(, kurang dari 1.)&
Pe!akaian uta!a CK untuk ke#entingan kinis adaa% untuk !endeteksi in"ark !iokardiu!
akut ('C*)& ,istribusi CK daa! !iokardiu! adaa% sekitar /0. '' dan 20 . '(,
sedangkan isoen$i! di otot rangka %a!#ir seuru%nya adaa% ''& ,engan de!ikian
ke!uncuan !endadak CK+'( daa! seru! !engisyaratkan asa dari !iokardiu!, teruta!a
#ada situasi kinis yang #asiennya !engaa!i nyeri dada dan #eruba%an eektrokardiogra!&
CK dan CK+'( seru! !eningkat daa! 0 1 2 ja! setea% 'C* akut, !enca#ai #uncaknya
daa! 1/ 1 20 ja! (3 2 kai kadar nor!anya) dan ke!bai nor!a daa! 3 1 0 %ari, kecuai
jika terjadi #eruasan in"ark atau rein"ark&
Sensiti4itas CK+'( sangat baik (%a!#ir 100.) dengan s#esi"isitas agak renda%& Peningkatan
CK+'( isoen$i! da#at !enandakan terjadinya kerusakan otot jantung& CK+'( juga da#at
!eninggi #ada kasus+kasus bukan 'C* atau non+coronary obstructi4e !yocardia necrosis,
se#erti #eradangan, trau!a, degenerasi&
5ntuk !eningkatkan keteitian #enentuan diagnosis 'C* da#at digunakan rasio antara CK+
'( dengan CK tota& 6#abia kadar CK+'( da! seru! !eebi%i 2 1 10 . dari CK tota,
dan tes+tes tersebut di#eriksa sea!a 32 ja! #erta!a setea% onset #enyakit, !aka diagnosis
'C* da#at diangga# %a!#ir #asti&
S#esi!en
S#esi!en yang digunakan untuk uji CK dan CK+'( adaa% seru! atau #as!a %e#arin dari
dara% 4ena& Penga!bian dara% untuk uji CK dan CK+'( sebaiknya diakukan sebeu!
diakukan injeksi intra !uscuar (*')& Sa!#e seru! atau #as!a %arus bebas dari %e!oisis
(untuk !encega% #ence!aran oe% adeniat kinase) dan disi!#an daa! keadaan beku
a#abia tidak angsung di#eriksa& Seru! atau #as!a da#at digunakan untuk i!unoassay CK+
'(- antigen stabi #ada su%u ka!ar sea!a bebera# ja! sa!#ai bebera#a %ari, waau#un
anisis %arus segera diakukan untuk !eng%asikan in"or!asi yang signi"ikan secara kinis&
7iai Rujukan
,896S6
+ Pria ) : 1 3: ;g<!, 30 1 1/0 *5<, :: 1 1=0 5< #ada su%u 3=oC (satuan S*)
+ Wanita ) : 1 2: ;g<!, 2: 1 1:0 *5<, 30 1 13: 5< #ada su%u 3=oC (satuan S*)
676K
+ Neonatus ) 2: 1 :/0 *5< #ada su%u 30oC,
+ Anak laki-laki ) 0 1 =0 *5< #ada su%u 30oC,
+ Anak perempuan ) 0 1 :0 *5< #ada su%u 30oC
Catatan ) niai rujukan tergantung !etode yang digunakan, konsutasikan dengan
aboratoriu! yang bersangkutan&
'asaa% Kinis
Keadaan yang !e!#engaru%i #eningkatan kadar kreatin kinase )
P87*7>K6?67 (8S6R (@ebi% dari : kai 7or!a) ) ,istro"i otot ,uc%enne, #oi!iositis,
der!ato!iositis, in"ark !iokardiu! akut ('C* akut)
P87*7>K6?67 R*7>67 1 S8,67> (2+0 kai 7or!a) ) *n"ark !iokardiu! akut ('C*
akut), cedera iske!ik berat- oa% raga berat, taru!a, cedera serebro4askuer (CA6), tindakan
beda%- deiriu! tre!ens, !io#atik ako%oik- in"ark #aru- ede!a #aru (bebera#a #asien)-
%i#otiroidis!e- #sikosis agitati" akut& Pengaruh obat ) *njeksi *', deksa!etason (,ecadron),
"urose!id (asiB), as#irin (dosis tinggi), a!#isiin, karbenisiin, ko"ibrat&
CK isoenzim )
CK+'' ) ,istro"i !uskuar, deiriu! tre!ens, cedera<trau!a re!uk, status beda%
dan #asca beda%, akti"itas berat, injeksi *', %i#okae!ia, %e!o"iia, %i#otiroidis!e&
CK+'( ) 'C* akut, angina #ektoris berat, beda% jantung, iske!ia jantung,
!iokarditis, %i#okae!ia, de"ibriasi jantung&
CK+(( ) CA6, #erdara%an subaraknoid, kanker #ada otak, cedera otak akut, sindro!
Reye, e!bois!e dan in"ark #aru, kejang&
Caktor yang 'e!#engaru%i ?e!uan @aboratoriu!
+ *njeksi *' da#at !enyebabkan #eningkatan kadar CK<CPK tota&
+ De!oisis #ada sa!#e
+ 6kti"itas berat da#at !enyebabkan #eningkatan kadar&
+ ?rau!a dan tindakan beda% da#at !eningkatkan kadar&
#eningkatan daa! seru! dan cerebros#ina
cairan ( CSC ) dari Creatine Kinase (( ( CK(( ) isoen$i!
yang diukur dengan radioi!!unoassay berikut akut
injury&1 otak Sejak itu, isoen$i! CK(( !e!iiki
tea% digunakan sebagai #enanda untuk kerusakan siste! sara" #usat
dan sebagai indikator #rognostik setea% trau!a ke#aa ,
2 E 3 cardio#u!onary #enangka#an dan resuscitation0 + : cardio#u!onary
o#erasi by#ass , 2= stroke akut , / dan
neonata #ara4entricuar %e!orr%age&F studi ini
digunakan berbagai teknik assay ter!asuk en$i!atik ,
eektro"oresis , "uoro!etric dan radioi!!unoanaytic &
2 G F Seain itu , studi terbaru !enggunakan i!!uno%istoogic
!etode tea% !enunjukkan ba%wa CK(( %adir daa!
astrosit dan neurones&10 #enga!atan ini !e!buat
ke!ungkinan ba%wa kenaikan CK(( !encer!inkan kerusakan #usat
siste! jaringan sara" tan#a re"erensi tertentu
daera% anato!i &
Creatine Kinase '( ( CK'( ) de#esi daa! !iokardiu!
dan #ena!#iannya daa! seru! tea% digunakan daa!
!ode !ate!atika untuk !e!#erkirakan in"ark !iokard
si$e & H H 10 ,engan !uncunya radioi!!unoassays ebi% sensiti"
untuk !endeteksi en$i! CK(( daa! seru!
dan CSC , ta!#aknya !ungkin ba%wa !etode yang seru#a
juga bisa digunakan untuk !engukur ukuran in"ark serebra
nonin4asi4ey & Iika %a ini !ungkin , !etodoogi ini
akan !e!inja!kan dirinya untuk #engujian berbagai !odaitas tera#i
untuk #engurangan ukuran in"ark serebra &
Oe% karena itu, ka!i !enge!bangkan radioi!!unoassay sensiti"
untuk anjing CK(( , !ode Stroke e!boik di
anjing , dan !ode !ate!atika untuk !e!#erkirakan
ju!a% nekrosis jaringan &
(#$a!t%&at'! '% Cere(ra) I!%ar&t S*e (+ Creat!e
K!a"e BB I"'e!*+,e
RODNEY D- BELL, M-D-, .UILLERMO M- ALE/ANDER, P 0 - D - , TUAN
N.UYEN, M-S-,
AND MAURICE S- ALBIN, M-D- 1912)
Otak +jenis creatine kinase isoen$i! ( CK + (( ) adaa%
diukur dengan radioi!!unoassay daa! seru! :0
#asien dengan cedera ke#aa & CK + (( tidak terdeteksi daa!
0=2 dari 1&002 kontro , sisanya :30 yang nor!a
sa!#e yang !engandung rata+rata 1: J S,0=: Kug < & itu
berarti konsentrasi CK + (( #ada #asien dengan ringan ,
cedera ke#aa sedang , dan "ata adaa% se!ua signi"ikan
ebi% tinggi dari niai kontro ( # L 0 01 daa! setia# conto% ) &
Pasien dengan cedera ke#aa serius !e!iiki konsentrasi seru!
berkai+kai niai nor!a, daa! dua kasus daa!
30 !enit setea% da!#ak & Pasien teruka #ara% terus
!e!iiki konsentrasi seru! yang tinggi bebera#a %ari
setea% cedera & ,aa! kasus niai kurang serius !endekati
nor!a daa! dua atau tiga %ari & Setia# #asien dengan
bukti aserasi otak , !e!ar , atau #e!bengkakan !e!iiki
konsentrasi CK + (( seru! di atas nor!a & !enonjo
Konsentrasi dite!ukan #ada 10 dari 22 #asien dengan
gegar otak saja&
Seru! konsentrasi CK + (( ta!#aknya !enjadi
*ndeks sensiti" kerusakan otak dan !ungkin berguna daa!
#engeoaan dan tindak anjut dari #asien cedera ke#aa &
Sebua% indeks bioki!ia dari tingkat kerusakan otak !ungkin dari
niai besar daa! !eniai dan !engeoa #asien dengan ke#aa
cedera & (ebera#a #rotein tea% diukur daa! seru! dan
cairan serebros#ina setea% trau!a , ter!asuk aktat de%idrogenase
isoen$i! , E isoen$i! creatine kinase , = dan !iein dasar
#rotein&F 10 'eski#un studi tersebut biasanya !enunjukkan koreasi
antara konsentrasi seru! #rotein #enanda dan
uasnya esi otak , !etode !ungkin tidak sensiti"
cuku# untuk !e!antau derajat !inor kerusakan otak , dan tidak ada
satu #rotein !arker tea% !enjadi didirikan #ada #erawatan #asien &
Otak +jenis creatine kinase isoen$i! ( CK + (( ) tea%
diukur daa! cedera ke#aa oe% "uorescence= dan secara s#ektro"oto!etri &
/ (e et a E diukur CK + (( oe% radioi!!unoassay
daa! seru! dan cairan serebros#ina dari #asien dengan
gangguan neuroogis dan !ene!ukan #eningkatan yang signi"ikan rata+rata
niai+niai #ada !ereka dengan keceakaan serebro4askuar akut , #asien
dengan #eruba%an berke#anjangan kesadaran , dan daa! satu
Pasien dengan cedera ke#aa & Ka!i !enge!bangkan radioi!!unoassay seru#a
untuk CK + (( dan !ene!ukan secara signi"ikan !eningkatkan rata+rata seru!
Konsentrasi #ada #asien dengan de!ensia dan juga terisoasi
!engangkat niai+niai #ada #asien dengan e#ie#si , !ieo#ati ser4ika , dan
degeneration&12 cerebear ?ere#as dari gangguan neuroogis
radioi!!unoassay tea% !enunjukkan konsentrasi CK + (( seru! !engangkat
#ada #enyakit ganas E3 &
Radioi!!unoassays untuk esti!asi isoen$i! creatine kinase
dia#orkan sekitar 1000 kai ebi% sensiti" dari kon4ensiona
s#ectro#%oto!etry10 dan seanjutnya !engakui en$y!icay
tidak akti" ta#i i!unoogis reakti" #rotein & Oe% karena itu kita %arus
radioi!!unoassay digunakan untuk !engukur CK + (( daa! seru! :0
#asien dengan cedera ke#aa untuk !ei%at a#aka% konsentrasi adaa%
*ndeks sensiti" kerusakan otak &
(Radioi!!unoassay o" seru! creatine kinase (( as indeB o"
brain da!age a"ter %ead injury
I P PD*@@*PS, D*@6RM ' IO78S, RO9876 D*?CDCOCK, 7 6,6'S, R I
?DO'PSO7 2002)
Iourna o" 7euroogy, 7eurosurgery, and Psyc%iatry, 1F=:, 3/, :=2+:=2
(rain creatine kinase in bood a"ter acute brain injury
D6775 SO'8RE, '6RKK5 K6S?8, D87RM ?RO5PP,
67, 66R78 KO7??*787
Kerusakan jaringan akut biasanya riis intraseuer
en$i! ke daa! sirkuasi & akut
kerusakan otak diikuti oe% #eningkatan creatine
kinase ( CK ) akti4itas daa! seru! ( 6c%eson et a & ,
1F2:- @angton et a , 1F2=- & 8isen dan S%erwin ,
1F2/- 9oint$ et a , 1F2F) & & 5#aya untuk !enentukan
su!ber #eningkatan akti4itas CK tea% !e!berikan
Dasi !engejutkan ) isoen$i! jaringan otak yang k%as ,
CK(( , beu! dite!ukan sa!a sekai daa! seru! &
Sebaiknya akti4itas CK tota !eningkat adaa%
terdiri dari isoen$i! dari otot rangka
dan %ati - CK'' dan CK'( ( ,ubo et a , 1F2=& -
Cao et a & , 1F2F) & ,iagnosis en$i! Seru! !e!iiki
Oe% karena diangga# tidak berguna untuk diagnosis
kerusakan otak &
(aru dan ebi% sensiti" CK isoen$i!
!etode tea% dike!bangkan ( Roe et a & ,
1F=2, So!er dan Konttinen , 1F=2) !enawarkan baru
ke!ungkinan untuk anaisis en$i! s#esi"ik organ
( Kein et a , 1F=3- & Konttinen dan So!er , 1F=3-
So!er et a & , 1F=3) & Oe% karena itu ka!i beajar
a#aka% !etode yang ebi% %aus ini akan !engungka#kan
#ee#asan CK(( ke daa! dara% setea% otak akut
cedera di kedua %ewan #ercobaan dan
kasus !anusia &
Pada keinci #ercobaan kenaikan tota CK
akti4itas daa! dara% 4ena serebra teruta!a disebabkan
untuk CK(( kegiatan, isoen$i! yang terjadi
teruta!a di otak & ,ara% #eri"er tidak
!enunjukkan kenaikan daa! akti4itas CK(( - !ungkin
ju!a% CK(( die#askan dari rusak
otak itu terau keci untuk !enyebabkan kenaikan yang cuku#
di CK(( daa! dara% #eri"er diku!#ukan & 'uncunya
CK(( daa! dara% 4ena serebra saja , dan tidak
dara% #eri"er diku!#ukan, tidak ter!asuk #aru+#aru , i!#a ,
ginja , otot !era% atau tiroid sebagai su!ber ini
CK(( , !eski#un daa! keinci organ ini !engandung
bebera#a CK(( ( (rody dan Datc%er , 1F2=-
S%erwin et a & , 1F2=) & ?ota akti4itas CK !eningkat
di bebera#a sa!#e dari kedua cerebra
dan !enggenang dara% #eri"er 12 ja! setea%
cedera , ta#i %a ini disebabkan oe% kenaikan atau CK''
CK'( , #ara isoen$i! !ungkin diriis oe%
trau!a beda% , anestesi , atau 4entiasi gangguan
( ,iBon et a , 1F=1- & & P%orn#%utku et a ,
1F=0)&
Dasi kinis cocok dengan eks#eri!enta
yang & (ebera#a CK(( die#askan dari otak ke
dara% segera setea% cedera otak #ara% & karena
#as!a !anusia nor!a tidak !enunjukkan a#a#un CK((
akti4itas , ju!a% keci da#at dengan !uda% dideteksi daa!
anaisis dara% #eri"er & 5ntuk !ene!ukan CK(( di
dara% #eri"er setea% cedera otak kinis !e!erukan
!etode yang sensiti" serta baik waktunya
sa!#ing& ?eknik "uoresensi ( So!er
dan Konttinen , 1F=2) jeas ebi% sensiti"
dibandingkan dengan !etode yang digunakan daa! #eneitian sebeu!nya ( ,ubo
et a , 1F2=- & Cao et a , 1F2F) & & Ketika %adir ,
CK(( isoen$i! biasanya da#at dideteksi ba%kan
daa! sa!#e awa yang diku!#ukan & ?idak ada %ubungan
antara ke%adiran CK(( dan ju!a% CK
kegiatan da#at dia!ati & *ni agi !enunjukkan
tidak berguna dari tota #engukuran CK sebagai
indikator kerusakan otak &
7iai kinis #as!a #enentuan CK((
sejau% ini beu! ditentukan & !eski#un
CK(( terjadi #ada bebera#a organ tubu% !anusia ainnya juga
( ,awson dan Cine , 1F2=) , beu! dite!ukan
sebeu!nya daa! #as!a !anusia daa! kinis ain
kondisi kecuai daa! bebera#a kasus ganas
%i#er#ireksia ( Nsig!ond dan Starkweat%er ,
1F=3) & ?a!#aknya cedera #ara% di#erukan untuk
!enyebabkan #ee#asan CK(( ke daa! dara% #eri"er
dan sebagainya , ketika itu terjadi , %a ini !ungkin da#at !enawarkan baru
kriteria untuk #eniaian awa ke#ara%an
kerusakan otak &