Anda di halaman 1dari 21

Afek merupakan suatu emosi yang terlihat dari luar dari seorang pasien yang berhubungan de

ngan suatu respon dari momen tertentu dan situasi tertentu . berbeda dengan mood yang
meruapakn suatu emosi yang berhubungan dengan status dari pkirann
Agoraphobia merupakan ketakutan pada tempat dan situasi yang bisa menyebabkan dirinya
menhadi sulit atau malu
Akathisia perasaan tidak enak untuk melakukan suatu gerakan dan diredakan dengan cara
mengulangi suatu gerakan ditmpat yang bersangkutan
Alogia hilangnya kemampuan untuk melakukan pembicaraan spontan
Amnesia gangguan dimana tidak bisa melakuakn recall memori dalam suatu wktu tertentu
Anergia merasa tidak memiliki energy dan tidak mampu melakukan suatu pekerjaan
Anhedonia merasa khilangan kesenangan pada hal yang biasa senangi
Anterograde amnesia amnesi diantara suatu event (cedera kepala) dan memori yang
selanjutnya
Aphonia hilanganya kemampuan untuk bebicara dengan nada(vocalize)
Pemikiran autistic merupakan suatu pekiran yang tidak bisa berhubungan dengan orang lain
Autotopagnosia kondisi dimana tidak bisa mendeskrispsikan atau menidentifikasi bagian
tubuh sendiri
Avoidance menghindar dari segala ssuatu yang bisa membuatnya cemas
Aphasia brocca aphasia mtorik yang diakibatkan kerusakan area broca, tidak bisa membuat
kata kata
!ulimia meningkatnya nafsu makan dan keinginan untuk makan
"atalepsy meningkatnya tonus otot untuk beristirahat
"atatonia bagian tubuh pasien diam dan jika digerakan maka akan tetap diposisi itu sampai
digerakan kembali
"horea gerakan tiba#tiba dari beberapa otot
"laustrophobia takut terhadap tempat yang sempit
"ompulsi pengulangan suatu kegiatan atau mental aktiitas yang sudah diketahui oleh pasien
tidak harus dilakukan dan tidak mempunyai arti yang penting
"raving merupakan kelainan dimana orang meminta sesuatu misalnya kecanduan alcohol
$elirium merupakan kelainan dari tingkat kesadaran yang ditandai dengan adanya ilusi visual
dan auditori dan disorientation
$%j& vu perasaan dimana pernah mangalai atau mersakan suatu kejadian yang sama
$elusi ' waham pikiran yang salah tidak konsisten dan tidak bisa dikoreksi dengan cara
apapun
( kategori waham)
*. Pasien percaya *++, pikirannya benar
-. !ersifat ego sentrik
.. /idak sesuai ratio dan logika
0. /dak bisa dikoreksi dengan cara apapun
(. Pasien hidup menurut wahamnya
$ementia kelainan otak yang ditandai dengan kelhilangan secara global fungsi otak
$erealization pikiran bahwa pasien merasakan dunia ini tidak nyata
$isorientasi kehilangan kemampuan untuk recall dan tidak bisa mengetahui, waktu tempa dan
orang1
$ysarthria kelainan dalam artikulasi bicara
$yskinesia gangguan pergerakan
$ysphasia kelainan berbicara yang berhubungan dengan kelainan organ dan perkembangan
neural
$ysphoria emosi yang tidak senang
$yspra2ia kelainan dimana tidak bisa melakuakn pekerjaan yang comple2
$ysprosody kelainan bicara yang ditandai gangguan irama dan intonasi
$ystimia kronik depressive mood
3cholalia mnegulang kata#kaa yang diucapkan pemeriksa
3chopra2ia kelainan dimana pasien mengikuti gerakan dari prang lain
3lation peningakatan mood yang berat dan terus menerus
3uphoria peningkatan keceriaan
4light of idea jalan pikiran lebih cepat dari normal, hubungan penbicaraan masih ada tetapi
tidak jelas
5lobal aphasia kehilagan semua kemampuan untuk berbicara
6alusinasi tidak ada impuls tapi ada persepsi
6ypersomnia tidur berlebihan
7lusi adanya impuls dengan kesalahan persepsi
7ritabilitas mudah untuk dibuat marah
8amais vu merasa kejadian tidak dikenal padahal pernah mersakan kejadian tersebut
9ogonia pengulangan kata atau bagian dari kata
9ogorhrrea berbicara sangat banyak
:acropsia melihat objek lebih besar dari yang normal
:alingering memalsukan gejala dari suatu penyakit
:ania gangguan mood yang ditandai ood yangmeningkat, insomnia. ;ehilngan nafsu makan ,
peningkatan libido
:annerism melakukan gerakan gerakan aneh secara berulang dalam kondisi tetentu
:icrographia tulisan kecil
:icropsia melihat objek lebih kecil dari yang sebenarnya
:otor aphasiagangguan berkata#kata dan menulis
:utism tidak ada kata#kata tapa kelainan kesadaran
<egativism tidak mau mengikuti instruksi
<eologisme membuat kata-kata yang tidak bisa dimengerti oleh orang lain
<oesis merasamendapat panggilan dari /uhan
Panic attack an2ietas berat yang paro2ysmal
Paraphasia penggatian kata#kata dengan suara#suara , kata, frasa yang tidak di maksud
=etrograde amnesia amnesia diatara kejadian dengan ingatan sebelum kejadian
>ensory aphasia bisa berkatakata tapi tidak bisa memahami pembicaraan
>tereotypy pengulangan gerakan tanpa tujuan
*. 5angguan persepsi
a. 7lusi
b. 6alusinasi
-. 5angguan proses fikir
a. !entuk
i. Autistic
ii. =ealistic
iii. <onrealistic
b. 7si
i. ?aham
ii. 4antasi
iii. @bsesi
iv. Phobia
c. Progresi' jalan pikiran
i. <eologisme
ii. 9ogorea
iii. 7nkoheren
iv. :utism
v. !locking
.. 5angguan kesadaran
a. "onfusion
b. $elirium
c. >omnolen
d. >opor
e. ;oma
0. 5angguan ingatan
a. Amnesia
b. 6iperamnesia
c. Paraamnesia
d. $%j& vu
e. 8amais vu
(. 5angguan psikomotoris
a. >tereotipi
b. Agitasi
c. <egativism
d. :annerism
A. 5angguan emosi.
a. Panic attack.
b. An2ietas
c. !erkabung
d. Apatis
B. 5angguan intelegensia
a. 7diot setingkat umurC. tahun
b. 7mbecile setingkat umur .#B tahun
c. $ebil setingkat B#*- tahun
D. 5angguan perhatian
a. 6ipovigilitasE pengendalian perhatian kurang dari biasa
b. 6ipervigilitas Epengen dalian perhatian lebih dari biasa
c. AvigilitasE pengendalian perhatian sama sekali tidak ada
F. 5angguan penampilan
*+. 5angguan tidur
a. 6ypersomnia
b. 9ate somnia
c. <arkolepsi
>;7G@4=3<7A
$efinisi menurut PP$58#777 adalah suatu deskripsi sindrom dengan variasi penyebab (banyak
belum diketahui) dan perjalanan penyakit tidak bersifat kronis atau deterioratingH) yang luas,
serta sejumlah akibat yang tergantung pada perimbangan pengaruh genetik, fisik, dan sosial
budaya.
Pada umunya ditandai dengan penyimpangan yang fundamental dan karakteristik dari pikiran
dan persepsi , serta oleh efek yang tidak wajar (inappropriate) atau tumpul (blunted). ;esadaran
yang jernih (clear conciousness) dan kemampuan intelektual biasanya tetap terpelihara,
walaupun kemunduran kognitif tertentu dapat berkembang kemudian.
$efinisi yang lain >kizofrenia adalah adalah suatu penyakit otak persisten dan serius yang
mengakibatkan perilaku psikotik, pemikiran konkret, dan kesulitan dalam memproses informasi,
hubungan interpersonal, serta memecahkan masalah (>tuart, -++A).
3pidemiologi
Prevalensi
o 3ropa Asia +,-#*,
o 7ndonesia +,+(#+,*(, (depkes) F+, penderita =>8
/idak ada perbedaan pada onset dan jalannya penyakit
9aki#laki
o @nset lebih cepatI hospitalisasi C -( tahun# (+, (wanita .+,)
o F+, berusia *(#(( tahun
o 9ebih banyak simptom negatif
o 4ungsi sosial J buruk daripada wanita
o @utcome J buruk daripada wanita
K penderita merokok
Aspek budaya dan sosek negara industri >= pada sosek rendah
Prevalensi meningkat pada imigran baru
3tiologi
4aktor yang berperan
o Psikologik
o Psikososial
o 3nviroment
8enis#jenis skizofrenia
*. >kizofrenia ;atatonik
-. >kizofrenia Paranoid
.. >kizofrenia 6ebefrenik
0. >kizofrenia /ak /erinci
(. $epresi pasca#skizofrenia
A. >kizofrenia residual
B. >kizofrenia simpleks
D. >kizofrenia lainnya
F. >kizofrenia L//
>kizofrenia paranoid ciri#ciri utamanya adalah waham yang sistematis atau halusinasi
pendengaran. 7ndividu ini dapat penuh curiga, argumentatif, kasar, dan agresif. Perilaku kurang
regresif, kerusakan social lebih sedikit, dan prognosisnya lebih baik dibanding jenis#jenis lain.
>kizofrenia hebefrenik ciri#ciri utamanya adalah percakapan dan perilaku yang kacau, serta afek
yang datar atau tidak tepat, gangguan asosiasi juga banyak terjadi. 7ndividu tersebut juga
mempunyai sikap yang aneh, menunjukkan perilaku menarik diri secara social yang ekstrim,
mengabaikan hygiene dan penampilan diri. Awitan biasanya terjadi sebelum -( tahun dan dapat
bersifat kronis. Perilakunya regresif, dengan interaksi sosial dan kontak dengan realitas yang
buruk.
>kizofrenia katatonik ciri#ciri utamanya adalah ditandai dengan gangguan psikomotor, yang
melibatkan imobilitas atau justru aktivitas yang berlebihan. >tupor katatonik. 7ndividu dapat
menunjukan ketidakaktifan, negativisme, dan kelenturan tubuh yang berlebihan (postur
abnormal). "atatonic e2citement melibatkan agitasi yang ekstrim dan dapat disertai dengan
ekolalia dan ekopraksia.
>kizofrenia yang tidak digolongkan ciri#ciri utamanya adalah waham, halusinasi, percakapan
yang tidak koheren dan perilaku yang kacau. ;lasifikasi ini digunakan bila kriteria untuk jenis
lain tidak terpenuhi.
>kizofrenia residu ciri#ciri utamanya adalah tidak adanya gejala#gejala akut saat ini, melainkan
terjadi di masa lalu. $apat terjadi gejala#gejala negative, seperti isolasi social yang nyata,
menarik diri dan gangguan fungsi peran.
4aktor !iologis
Teori Genetik
/idak ada gen skizofrenia yang teridentifikasi.
Para ahli memperkirakan pengaruh genetic ini bersifat poligenik, yaitu konfigurasi beberapa
gen yang abnormal.
Abnormalitas genetic tersebut yang menyebabkan seseorang menjadi lebih rentan
terkena skizofrenia.
!erikut ini adalah persentase besar keterkaitan antara skizofrenia dengan genetic.
Abnormalitas Struktur Otak
Pembesaran ventrikel
o Pasien skizofrenia menunjukkan adanya pembesaran ventrikel. Pembesaran ini
menyebabkan reduksi area prefrontal otak dan koneksi yang abnormal antara
korteks prefrontal dan amygdala serta hippocampus.
o Pasien tersebut cenderung menunjukkan perubahan social, emosional, dan perilaku jauh
sebelum gejala utama skizofrenia muncul. :ereka juga cenderung memiliki gejala
skizofrenia yang lebih berat dibanding pasien skizofrenia lain dan kurang responsive
terhadap pengobatan.
Area Prefrontal dan Area Kunci Lainnya
o Pasien skizofrenia menunjukkan adanya abnormalitas dalam volume,
densitas neuron, dan laju metabolic pada beberapa daerah di
otaknya, yaitu korteks frontal, lobus temporalis, ganglia basalis, dan
area limbic, termasuk hippocampus, thalamus, dan amygdala.
o >istem limbic berperan dalam fungsi kognisi dan emosi. 5anglia
basalis berperan dalam pergerakan motorik.
o 6ippocampus memiliki peran penting dalam pembentukan ingatan
jangka panjang. Pasien dengan skizofrenia menunjukkan abnormalitas
aktivasi hippocampus (beberapa ahli mengatakan adanya abnormalitas
volume dan bentuk seluler hippocampus) sehingga mereka sulit untuk
men#recall informasi dan mempergunakannya untuk percakapan atau
memahami situasi yang sedang terjadi.
o Area yang paling sering terkena adalah korteks prefrontal, di mana pada pasien
skizofrenia cenderung memiliki korteks prefrontal yang lebih kecil dan aktivitas
metaboliknya lebih rendah.
o ;orteks prefrontal sangat penting dalam kemampuan
berbahasa, ekspresi emosi, kemampuan untuk membuat
rencana dan mencetuskan ide, dan berinteraksi social.
Penyebab Abnormalitas
o Abnormalitas genetic
o 8ejas otak karena adanya jejas saat lahir
o 8ejas kepala
o 7nfeksi virus
o $efisiensi nutrisi
o $efisiensi stimulasi kognitif
Infeksi Virus Prenatal
>tudi epidemiologis menunjukkan angka kejadian skizofrenia yang tinggi pada ibu yang
terinfeksi virus influenza saat hamil.
/rimester kedua merupakan periode krusial untuk perkembangan otak fetus.
Neurotransmitter
Teori dopamine murni (the original dopamine theory) mengatakan
penyebab dari munculnya gejala skizofrenia adalah adanya kadar
dopamine yang berlebihan pada lobus frontal dan sistem limbic.
/etapi teori tersebut hanya dapat menjelaskan mengenai timbulnya
gejala positif skizofrenia, namun tidak dapat menjelaskan gejala
negative skizofrenia.
Teori dopamine yang lebih kompleks
*. /erdapat aktivitas dopamine yang berlebih pada mesolimbic
pathway yang terlibat dalam fungsi kognisi dan emosi. 6al ini
menyebabkan timbulnya gejala positif skizofrenia (halusinasi, delusi,
gangguan berpikir).
-. /erdapat aktivitas dopamine yang rendah pada area prefrontal
yang berperan dalam atensi (perhatian), motivasi, dan pengaturan perilaku. 6al ini
menyebabkan timbulnya gejala negative skizofrenia (motivasi kurang, tidak dapat
merawat diri sendiri dalam kehidupan sehari#hari, emosi tumpul).
Teori lain mengatakan bahwa gejala positif skizofrenia disebabkan oleh aktivitas dopamine
yang berlebihan di otak. <amun, gejala negative skizofrenia disebabkan karena adanya
abnormalitas structural dari lobus frontalis (bukan karena aktivitas dopamine yang rendah).
<eurotransmitter yang berperan ternyata bukan hanya dopamine, melainkan juga serotonin,
glutamate, dan !A"A.

4aktor Psikologis
Teori Psikodinamika
/eori psikodinamika mengatakan bahwa skizofrenia berasal dari pengalaman kecaman
negative saat masa kanak#kanak. 4reud (*F-0) berpendapat bahwa ketika ibu sangat
mengecam secara berlebihan kepada anak mereka, sang anak akan bergeser pada tahap
fungsional yang infantile, dan ego mereka akan kehilangan kemampuan untuk membedakan
antara kenyataan atau bukan.
Schizophrenogenic mother (ibu yang menyebabkan skizofrenia) pada saat yang sama akan
mengoverproteksi dan menolak anak mereka. :ereka mendominasi sang anak, tidak
membiarkan mereka berkembang untuk memiliki rasa otonomi dan secara simultan membuat
anak mereka menjadi merasa tidak berguna dan tidak dicintai.
Pola Komunikasi
#katan !anda
o ;onsep ini dirumuskan oleh 5regory !ateson.
o :enggambarkan suatu keluarga di mana anak$anak mendapatkan pesan yang
bertentangan dari orang tua tentang perilaku, sikap, dan perasaan anak. >ebagai
contoh, ibu secara fisik akan berusaha membuat anaknya menjadi nyaman ketika anak itu
jatuh dan terluka. /etapi saat yang bersamaan secara verbal menunjukkan permusuhan
dan mengkritik.
o Anak akan menarik diri ke dalam keadaan psikotik untuk melolorkan kebingungan ikatan
ganda yang tidak terpesahkan itu.
o <amun, belum terbukti keabsahan teori ini.
Keluarga yang saling mendukung secara semu dan bermusuhan semu
9ymann dan ?ynne menggambarkan keluarga di mana ekspresi emosional ditekan oleh
pemakaian konsisten komunikasi verbal yang saling mendukung secara semu
%pseudomutual& atau bermusuhan secara semu %pseudohostile&. Penekanan tersebut
menyebabkan perkembangan komunikasi verbal yang unik pada keluarga tersebut dan tidak
dimengerti oleh orang di luar keluarga.
'kspresi yang (iekspresikan (expressed emotion)
;eluarga dengan ekspresi yang diekspresikan yang tinggi memiliki keterlibatan yang
berlebihan (overinvolvement) satu sama lain, overprotektif terhadap anggota keluarga yang
memiliki diganggu atau memiliki masalah, dan menunjukkan perilaku bersedia
mengorbankan diri, sementara di sisi lain mengkritik, bermusuhan, dan kurang menghargai
anggota keluarga tersebut.
Teori Kognitif
$igagas oleh Aaron !eck dan <eil =ector.
:ereka berpendapat bahwa abnormalitas neurologis pada skizofrenia menyebabkan kesulitan
fundamental dalam perhatian, inhibisi, dan keterikatan pada aturan komunikasi.
$elusi timbul karena pasien skizofrenia berusaha untuk menjelaskan pengalaman perceptual
yang aneh. >edangkan halusinasi timbul karena hipersensitivitas terhadap input perceptual
yang digabungkan dengan kecenderungan untuk memperoleh pengalaman dari sumber
eksternal.
:enurut !leurer, gejala skizofrenia dibagi dua, yaitu )
a. 5ejala primer
*) 5angguan proses pikir (bentuk, langkah, dan isi pikir)
-) 5angguan afek dan emosi
.) 5angguan memori
0) 5ejala psiomotor ' gejala katatonik gangguan perbuatan
b. 5ejala sekunder
*) ?aham
-) 6alusinasi
0. /ipe#tipe >kizofrenia
$alam PP$58 777 skizofrenia terbagi menjadi )
a. >kizofrenia Paranoid
b. >kizofrenia 6ebefrenik
c. >kizofrenia ;atatonik
d. >kizofrenia tak terinci
e. $efrresi pasca skizofrenia
f. >kizofrenia =esidual
g. >kizofrenia >implek
h. >kizofrenia lainnya
i. >kizofrenia tak tergolongkan
;=7/3=7A $7A5<@>7> >;7G@4=3<7A
:inimal satu gejala berikut yg jelas atau dua gejala lebih bila gejalaMM itu krg jelas)
5g pikiran)
Nthought echoH isi pikiran dirinya sendiri yg berulang.
Nthought insertion or withdrawalH isi pikiran yg asing dari luar masuk ke dalam
pikirannya atau isi pikirannya di ambil keluar.
Nthought broadcastingH isi pikirannya tersiar keluar, sehingga orang lain m1tahuinya.
5g waham)
$elusion of control ttg dirinya dikendalikan dari luar.
$elusion of influence ttg dirinya dipengaruhi luar.
$elusion of passivity ttg dirinya tidak berdaya O pasrah thdp kekuatan dr luar.
$elusion perception pengalaman inderawi yg tidak wajar.
6alusinasi auditorik)
>uara halusinasi berkomentar terus menerus.
:endiskusikan perihal pasien diantara mereka sendiri.
8enis suara lain dari bagian tubuh lain.
?ahamMM menetap lainnya, yg menurut budaya setempat dianggap tidak wajar dan sesuatu yg
mustahil.
Atau minimal dua jenis gejala di bawah ini harus jelas)
6alusinasi dari panca indera apa saja.
Arus pikiran yg terputus (blocking), inkoheren, neologisme, atau sirkumstantiality.
;atatonik, spt gaduh gelisah (e2citement), fleksibilitas cerea, mutisme, dan stupor.
5ejalaMM negatif, spt alogia, asosial,att ention impairment, anhedonia, O lack of affect.
>emua gejala di atas telah berlangsung slma satu bulan atau lebih.
6arus ada suatu perubahan yg konsisten dan bermakna dlm kualitas keseluruhan (overall
Puality).
$imensi lain dari gejala skizofrenia)
5ejala positif' tipe 7)
Akibat gangguan regulasi dopamine onsetnya akut, berpotensi reversibel, intelektual
normal, respon antipsikosis baik.
6alusinasi (Q), waham (Q), gg proses berpikir (Q), perilaku aneh (Q).
5ejala negaif' tipe 77)
Akibat abnormalitas struktur otak alogia, afek terbatas (flat affect), asosial,attention
impairment, anhedonia, amotivation
>;7G@4=3<7A 63!34=3<7;
R :emenuhi kriteria umum skizofrenia.
R @nset biasanya *(#-( th. $iagnosis ditegakkann p1tama kali pd usia remaja muda atau
dewasa muda.
R ;epribadian premormid khas pemalu O senang menyendiri.
R Perlu pengamatan kontinu slma -#. bln, bahwa gejala khas berikut memang benar)
>olitary (menyendiri), mannerisme, perilaku tidak b1tanggungjwb, perilaku hampa
tujuan O hampa perasaan.
Afek dangkal Oinappropriate.
Proses pikir disorganisasi, inkoheren, pembicaraan tidak menentu (rambling).
Pem. P>7;@9@57
# 7S
# ;epribadian
Pem. P3<T<8A<5
# 335
# "/#>can
>;3<A=7@
:ira, U, *D thn
6eteroanamnesis (ibu) )
;.T. ) P2 sudah * bln, sering menyendiri, melamun, pandangan kosong, sulit tidur, tidak nafsu
makan dan kadang suka berbicara sendiri yang tidak dimengerti, tidak nyambung.
;et tamb ) awal sejak putus dari pacar V A bln yll. /idak dibawa ke psikiater
;epribadian P2 ) manja, sangat tergantung, kekanakan. :ira merupakan anak ke ((bungsu), di
keluarga tampak diperhatikan.
=iwayat fisik P2 ) pernah kecelakaan (jatuh dari motor) V - thn yll, sempat pingsan, menurut
keluarga tidak ada keluhan sampai sekarang.
Autoanamnesis )
P2 merasa mendengar suara#suara yang berbicara kepadanya dan melihat orang tersebut yang
tidak bisa dilihat orang lain, kadang berupa makhluk halus.
Prilaku P2 kekanakan, tertawa sendiri, senyum#senyum sendiri. 6al ini menganggu kegiatan
dalam perkuliahan dan sosialisasi.
Pem.4isik
;.Tmum ) sakit ringan
/! ) *(D cm, !! ) (+ kg
/$ ) **+'B+ mm6g
<adi ) B-2'menit, reguler
<apas ) -+2'menit
>uhu ) .A,F
o
"
;epala, /orak, Abdomen, 32termitas ) tidak ada kelainan
>tatus Psikikus
=oman muka ) silly
=apport ) Q'adekuat
@rientasi ) tempat ) buruk
waktu ) buruk
orang ) buruk
Perhatian ) distarktibilitas
Persepsi ) ilusi ) tidak ada
halusinasi ) auditorik Q, visual Q
7ngatan ) masa kini ) tidak baik
masa dulu ) tidak baik
daya ingat ) tidak baik
daya ulang ) tidak baik
Paraamnesia ) tidak ada
6iperminesia ) tidak ada
7ntelegensia ) ;esan ) tidak terganggu
Pikiran ) bentuk pikiran ) autistik
jalan pikiran ) inkoheren
isi pikiran ) tidak ada waham
organisasi pikiran ) disorganisasi proses berpikir tidak ada
Penilaian ) normo sosial ) kurang baik
waham ) tidak ada
?awasan penyakit ) buruk
Afek ) inappropiate
$ekorum ) sopan santun ) kurang
cara berpakaian ) kurang
kebersihan ) kurang
;ematangan jiwa ) tidak matur
/ingkah laku dan bicara )
tingkah laku ) autistik, infantilism
bicara ) inkoheren, flight of idea
Pem.Penunjang )
$arah rutin ) normal
Trin rutin ) normal
P3<A/A9A;>A<AA<
P3=A?A/A< $7 =T:A6 >A;7/
7ndikasi )
*. :enegakkan diagnosis
-. :enstabilkan medikasi
.. ;eamanan pasien
0. Perilaku sangat kacau
(. /idak mampu memenuhi kebutuhan dasar (pangan, sandang, papan)
:3$7;A:3</@>A
Pemeriksaan awal
o >ituasi gawat darurat ) dokter dapat member obat (kecuali clozapine) tanpa
melakukan pemeriksaan fisik maupun laboratorium
o Pemeriksaan biasa ) lakukan pemeriksaan hitung darah lengkap, fungsi hai dan
3"5
Prinsip medikamentosa )
o /entukan gejala saran yang akan diobati
o Antipsikotik yang bekerja baik pada masa lalu digunakan lagi
o 9ama minimal percobaan antipsikotik ) 0#A minggu disertai dosis yang adekuat
(bila tidak berhasil ) ganti dengan antipsikotik lain)
o ;ombinasi dengan obat lain jarang diindikasikan
o Pasien dipertahankan pada dosis efektif terendah
@!A/ A</7P>7;@/7;
o Antagonis reseptor dopamine
6anya sejumlah kecil pasien (kemungkinan -(,) yang dapat kembali
pada fungsi mental normal
3fek samping ) akatisia, gejala mirip parkinsonisme (rigiditas dan tremor)
3fek samping serius ) tardive dyskinesia, sindroma neuroleptik malignan
o =isperidon
Antagonis reseptor serotonin tipe - ((#6/-) dan dopamine tipe - ($-)
3fektif mengobati gejala Q dan
@!A/ 97<7 P3=/A:A
o "lozapine
Antagonis lemah reseptor $-, antagonis kuat reseptor $0
3fek samping ) agranulositosis (A#*D minggu setelah pengobatan)
sehingga harus dilakukan monitoring tiap minggu dan lama terapi tidak
lebih dari A minggu
:ahal
7ndikasi ) pasien schizophrenia berat yang gagal dengan obat lain, pasien
dengan tardive dyskinesia.
@!A/ 97<7 ;3$TA
;ontraindikasi Antipsikotik
o =espon alergi serius
o Pasien yang mungkin telah mengkonsumsi zat#zat yang akan berinteraksi dengan
antispikotik sehingga terjadi depresi >>P (mis.alkohol, opioid, barbiturate,
benzodiazepine)
o =esiko tinggi kejang akibat lesi organic ataupun idiopatik
o 5laukoma sudut sempit (untuk obat antipsikotik dengan aktivitas antikolinergik)
;35A5A9A< P3="@!AA< @!A/
o Adanya suatu lesi organic
o ;etidak patuhan
o ?aktu yang ridak mencukupi
5agal, bukan alasan di atas)
o /ambahkan obat lain )
9ithium
Antikonvulsan ( carbamazepine ' valproate)
(efektif untuk menurunkan episode kekerasan)
!enzodiazepine
/3=AP7 9A7<
3"/ (elektro konvulsif)
$iindikasikan untuk pasien kakatonik dan pasien yang tidak dapat menggunakan
antipsikotik
(M) yang paling mungkin merespon adalah pasien yang sakit C * tahun
/3=AP7 P>7;@>@>7A9
*. /erapi perilaku
a. :eningkatkan kemampuan social
b. :eningkatkan kemampuan untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri
c. ;omunikasi dan latihan perilaku adaptif
d. 9atihan keterampilan dengan menggunakan kaset video maupun permainan
simulasi (mengurangi ekspresi aneh, meningkatkan kontak mata, meningkatakn
respon, mengurangi persepsi yang tidak akurat)
-. /erapi orientasi keluarga ( penyuluhan terhadap keluarga tentang penyakit)
.. <A:7 (/he <ational Alliance for the :ental 7ll)
:erupakan suatu kelompok yang memberikan nasihat emosi dan praktis untuk keluarga
dan teman pasien
0. /erapi individual ) membina hubungan antara pasien dan dokter
/ujuan ) pasien tetap mengikuti psikoterapi dan patuh terhadap medikasi sehingga
dedapatkan hasil yang baik (selama follow#up - tahun)
P=@5<@>7>
Prognosis baik Prognosis buruk
@nset lambat
4actor pencetus jelas
@nset akut
=iwayat social, seksual dan pekerjaan
pramorbid yang baik
5ejala gangguan mood (terutama gangguan
depresi)
:enikah
=iwayat keluarga gangguan mood
>ystem pendukung yang baik
5ejala positif
@nset muda
/idak ada factor pencetus
@nset tidak jelas
=iwayat social, seksual dan pekerjaan
pramorbid yang buruk
Perilaku menarik diri, autistic
/idak menikah, bercerai
=iwayat keluarga schizophrenia
>ystem pendukung buruk
5ejala negative
/anda dan gejala neurologis
=iwayat trauma perinatal
/idak ada remisi dalam . tahun
!anyak relaps
=iwayat penyerangan