Anda di halaman 1dari 1

Tanaman Padi (Oryza sativa L)

Akar
Kira-kira 5-6 hari setelah berkecambah, dari batang yang masih pendek itu keluar akar-akar serabut yang
pertama dan dari sejak ini perkembangan akar-akar serabut tumbuh teratur. Pada saat permulaan batang mulai
bertunas (kira-kira umur 15 hari), akar serabut berkembang dengan pesat. Dengan semakin banyaknya akar-akar
serabut ini maka akar tunggang yang berasal dari akar kecambah tidak kelihatan lagi. Letak susunan akar tidak
dalam, kira-kira pada kedalaman 20-30 cm. karena itu akar banyak mengambil zat-zat makanan dari bagian
tanah yang di atas. Akar tunggang dan akar serabut mempunyai bagian akar lagi yang disebut akar samping
yang keluar dari akar serabtu disebut akar rambut dan yang keluar dari akar tunggang, bentuk dan panjangnya
sama dengan akar serabut.Berdasarkan literatur Aak (1992) akar adalah bagian tanaman yang berfungsi
menyerap airdan zat makanan dari dalam tanah, kemudian diangkut ke bagian atas tanaman. Akar tanaman padi
dapat dibedakan atas : Radikula, Akar serabut (akaradventifc), Akar rambut, Akar tajuk (crown
roots)

Batang
Batang padi tersusun dari rangkaian ruas-ruas dan antara ruas yang satu dengan yang lainnyadipisah oleh
sesuatu buku/ padi termasuk golongan tumbuhan Graminae .Ruas batang padi di dalamnya beringga dan
bentuknya bulat. Dari atas ke bawah, ruas batang itu makin pendek. Ruas-ruas yang terpendek terdapat di
bagian bawah dari batang dan ruas-ruas ini praktis tidak dapat dibedakan sebagai ruas-ruas yang berdiri sendiri.
Tinggi tanaman diukur dari permukaan tanah sampai ujung daun tertinggi bila malai belum keluar, dan sesudah
malai keluar tingginya diukur dari permukaan tanah sampai ujung malai tertinggi. Tinggi tanaman adalah suatu
sifat baku (keturunan). Adanya perbedaan tinggi dari suatu varietas disebabkan oleh suatu pengaruh keadaan
lingkungan. Bila syarat-syarat tumbuh baik, maka tinggi tanaman padi sawah bisaanya 80-120 cm.Pada tiap-tiap
buku, duduk sehelai daun. Di dalam ketiak daun terdapat kuncup yang tumbuh menjadi batang. Pada buku-buku
yang terletak paling bawah mata-mata ketiak yang terdapat antara ruas batang-batang dan upih daun, tumbuh
menjadi batang-batang sekunder yang serupa dengan batang primer. Batang-batang sekunder ini pada gilirannya
nanti menghasilkan batang-batang tersier dan seterusnya. Peristiwa ini disebut pertunasan atau
menganak. Pertumbuhan batang tanaman padi adalah merumpun, dimana terdapat satu batang tunggal/batang
utama yang mempunyai 6 mata atau sukma, yaitu sukma 1, 3, 5 sebelah kanan dan sukma 2, 4, 6 sebelah
kiri. Dari tiap-tiap sukma ini timbul tunas yang disebut tunasorde pertama.Tunas orde pertama tumbuhnya
didahului oleh tunas yang tumbuh dari sukma pertama, kemudian diikuti oleh sukma kedua, disusul oleh tunas
yang timbul dari sukma ketiga dan seterusnya sampai kepad apembentukan tunas terakhir yang keenam pada
batang tunggal.Tunas-tunas yang timbul dari tunas orde pertama disebu ttunas orde kedua. Biasanya dari tunas-
tunas orde pertama ini yang menghasilkan tunas-tunas orde kedua ialah tunas orde pertama yang terbawah
sekali pada batang tunggal/ utama. Pembentukan tunas dari orde ketiga pada umunya tidak terjadi,oleh karena
tunas-tunas dari orde ketiga tidak mempunyai ruang hidup dalam kesesakan dengan tunas-tunas dari orde
pertama dan kedua.

Daun
Daun terdiri dari : helai daun yang berbentuk memanjang seperti pita dan pelepah daun yang menyelubungi
batang. Pada perbatasan antara helai duan dan upih terdapat lidah daun. Panjang dan lebar dari helai daun
tergantung kepada varietas padi yang ditanam dan letaknya pada batang. Daun ketiga dari atas bisaanya
merupakan daun terpanjang. Daun bendera mempunyai panjang daun terpendek dan dengan lebar daun yang
terbesar. Banyak daun dan besar sudut yang dibentuk antara daun bendera dengan malai, tergantung kepada
varietas-varietas padi yang ditanam. Besar sudut yang dibentuk dapat kurang dari 900 atau lebih dari 900

Manfaat :
Padi merupakan makanan pokok dari 40% penduduk dunia serta makanan pokok seluruh penduduk Asia
Tenggara. Biji padi dimasak dengan air mendidih atau dengan cara tim, dan dimakan sebagian besar dengan
sayuran, ikan atau daging. Seringkali merupakan sumber utama energi. Tepung dari beras digunakan untuk
makan pagi, makanan bayi, roti, campuran kue dan kosmetika. Tepung beras yang kenyal mempunyai kualitas
tinggi sebagai pengenyal saus putih, puding dan makanan ringan orang-orang timur (oriental). Beras ketan
digunakan untuk membuat gula-gula. Pati dibuat dari beras yang ditumbuk dan digunakan sebagai pati
pencucian, dalam makanan dan pabrik tekstil. Bir, anggur dan alkohol secara industri dibuat dari beras. Sekam
atau kulitnya digunakan sebagai bahan bakar, papan pembenihan, penyerap, papan dinding dan pembawa
vitamin, obat, racun dan lain-lain. Dalam lingkungan rumah tangga kulit beras digunakan untuk menyaring air,
media hidroponik dan pabrik briket arang. Dedak beras atau tepung diperoleh seperti proses dalam mutiara yang
digosok dan berharga untuk makanan ternak dan unggas. Dedak tersebut mengandung perikarp, lapisan aleuron,
embrio dan banyak endosperma. Dedak mengandung 14-17% minyak. Minyak kotor dedak beras digunakan
untuk memproduksi minyak beku, asam stearat dan oleat, gliserin dan sabun. Minyak dedak yang dihasilkan
digunakan untuk memasak, bahan anti karat dan anti korosi, proses akhir pembuatan tekstil dan kulit dan dalam
obat-obatan. China, India, Jepang, Vietnam dan Thailand merupakan produsen utama minyak dedak beras.
Jerami padi digunakan untuk makanan hewan dan papan pembenihan. Juga digunakan untuk pabrik papan
jerami dan pulp untuk kertas, media pertumbuhan jamur, produksi pupuk organik, untuk memupuk pertanian
bawang, timun dan jarang untuk tali dan atap rumah.