Anda di halaman 1dari 4

BATU GINJAL

Disusun Oleh:
Mega Astyanti
01.207.552
!"#ANIT$AAN !LINI! ILMU B"DA%
$UMA% &A!IT I&LAM &ULTAN AGUNG &"MA$ANG
2012
BATU GINJAL
I. #"NDA%ULUAN
Batu ginjal adalah benda-benda padat yang terjadi di dalam ginjal yang terbentuk
melalui proses fisikokimiawi dari zat-zat yang terkandung di dalam air kemih. Batu
ginjal terbentuk secara endogen yaitu dari unsur-unsur terkecil dan dapat tumbuh
menjadi besar. Massa yang mula-mula lunak, misalnya jendalan darah, juga dapat
mengalami proses kalsifikasi. Terbentuknya batu pada ginjal diduga berhubungan
dengan gangguan aliran urin, gangguan metabolik, infeksi saluran kemih, dehidrasi,
dan keadaan-keadaan lain yang masih belum terungkap (idiopatik. !iperkirakan
peningkatan insidensi batu berkaitan dengan diet rendah protein nabati dan fosfat.
"danya perubahan pola hidup ke gaya modern, yang antara lain ditandai dengan
meningkatnya komsumsi protein hewani, insidensi batu saluran kemih cenderung
meningkat. Makanan yang mempengaruhi pembentukan batu adalah berbagai
makanan yang mengandung kalsium, tetapi sedikit mengandung serat.
II. ANAMN"&I&
$I'A(AT #"N(A!IT &"!A$ANG
#eluhan utama $
%nset
&okasi
#ronologi
#ualitas
#uantitas
'aktor yang memperberat dan memperingan
(ejala )enyerta, seperti mual, muntah dan tanda-tanda anemia
Tanyakan gejala batu ginjal
*yeri pinggang ringan sampai berat yang bersifat non kolik
*yeri yang menjalar sampai ke punggung
+ematuria
Mengeluarkan batu kecil saat berkemih
*yeri saat berkemih
!emam
$I'A(AT #"N(A!IT DA%ULU
"pakah pernah sakit seperti ini sebelumnya,
"pakah pernah menderita infeksi saluran kemih,
"pakah mempunyai riwayat asam urat,
-iwayat mengkonsumsi obat dalam jangka waktu yang lama
$I'A(AT !"LUA$GA
"pakah ada keluarga yang sakit seperti ini,
$I'A(AT &O&IAL ) "!ONOMI
)ekerjaan
)enghasilan per bulan
"suransi kesehatan
III. #"M"$I!&AAN *I&I!
.tatus internus $
/onjungti0a anemis $ ada1tidak
)emeriksaan "bdomen $
2nspeksi perut datar, gambaran usus (31-.
"uskultasi bising usus (31- normal1tidak, metalic sound (31-.
)erkusi timpani, pekak hepar (31- normal1tidak.
)alpasi pada regio abdomen$ nyeri tekan (31- di daerah hipokondria de4tra
dan sinistra, nyeri lepas (31-, defens muskular (31-.
)emeriksaan ginjal
Ballotement ginjal ka1ki $ ginjal kanan dan ginjal kiri teraba (bila terjadi
hidronefrosis
*yeri ketok costo0ertebra ka1ki (3
I+. #"M"$I!&AAN #"NUNJANG
#"M"$I!&AAN LABO$ATO$IUM
a. )emeriksaan sedimen urine
5ntuk mengetahui$
&eukositoria
Menunjukan adanya infeksi saluran kemih yang disebabkan oleh batu.
+ematuria
+ematuria biasanya terlihat secara mikroskopis dan derajad hematuria
bukan merupakan ukuran untuk memperkirakan besar batu atau
kemungkinan lewatnya suatu batu. Tidak adanya hematuria dapat
menyokong adanya suatu obstruksi komplit, dan ketiadaan ini juga
biasanya berhubungan dengan penyakit batu yang tidak aktif.
#ristal )embentuk Batu
6enis kristal yang ditemukan dapat memberi petunjuk jenis batu.
b. )emeriksaan kultur urine
5ntuk mengetahui adanya pertumbuhan kuman pemecah urea.
c. )emeriksaan p+ urine
p+ 7 8 menyokong suatu batu asam urat, sedangkan bila terjadi peningkatan p+ 9
: menyokong adanya organisme pemecah urea. .eperti )roteus sp., #lebsiella sp.,
)seudomonas sp., dan batu stru0it.
d. )emeriksaan faal ginjal, seperti ureum kreatinin
Bertujuan untuk mencari kemungkinan terjadinya penurunan fungsi ginjal dan
untuk mempersiapkan pasien menjalani pemeriksaan 2;).
e. )emeriksaan kadar elektrolit
5ntuk mengetahui faktor penyebab batu saluran ginjal (antara lain kadar$ kalsium,
oksalat, fosfat, maupun urat di dalam darah maupun urine
#"M"$I!&AAN $ADIOLOGI
a. 'oto )olos "bdomen
'oto polos abdomen dapat menentukan besar, macam, dan lokasi batu radioopa<.
Batu jenis kalsium, oksalat, dan kalsium fosfat bersifat radio opa< dan paling
sering dijumpai diantara batu jenis lain, sedangkan batu asam urat bersifat radio
lusen.
b. )ielografi 2ntra0ena
5ntuk melihat keadaan anatomi dan fungsi ginjal, mendeteksi batu semi opa<,
ataupun batu non opa< yang tidak dapat terlihat oleh foto polos abdomen. 6ika
)2; belum dapat menjelaskan keadaan sistem saluran kemih akibat adanya
penurunan fungsi ginjal sebagai penggantinya adalah pemeriksaan )ielografi
-etrogard.
Bila terdapat batu ginjal, maka pada )2; akan dijumpai$
'oto 8 menit post injeksi
Tampak kontras mengisi ginjal kanan dan kiri. )ada hidronefrosis dan
nefrolitiasis didapatkan keterlambatan pengisian kontras pada sistem );/.
'oto =8 menit post injeksi
Tampak kontras mengisi ginjal dan ureter. )ada hidronefrosis dan
nefrolitiasis didapatkan gambaran obstruksi. 6ika obstruksi parsial maka
terdapat gambaran penyempitan. 6ika obstruksi total, maka tidak terdapat
kontras yang masuk ke dalam ureter.
'oto >? menit post injeksi
Tampak 0esica urinaria terisi penuh oleh kontras. )ada hidronefrosis dan
nefrolitiasis, 0esica urinaria biasanya tidak terisi penuh dan mengalami
keterlambatan.
'oto )ost Miksi
Tampak 0esica urinaria yang telah kosong.
c. 5ltrasonografi
5.( dikerjakan bila pasien tidak mungkin menjalani )2;. @aitu pada keadaan
alergi terhadap bahan kontras, faal ginjal yang menurun, dan pada wanita yang
sedang hamil. )emeriksaan ultrasonografi dapat menilai adanya batu di ginjal
yang tampak sebagai suatu opasitas dengan reflektif yang tinggi di daerah sinus
renalis, yang disertai suatu acoustic shadow di distalnya.