Anda di halaman 1dari 14

Darah merupakan unit fungsi selular pada manusia yang berperanan untuk

membantu proses fisiologi. Darah terdiri dari dua komponen, iaitu plasma darah
dan sel-sel darah. Bahan interselular adalah cairan yang disebut plasma dan di
dalamnya terdapat unsur-unsur padat, iaitu sel darah. Volume darah secara
keseluruhan kira-kira merupakan satu perdua belas berat badan atau kira-kira 5
liter. Sekitar 55% adalah cairan, sedangkan 45% sisanya terdiri atas sel darah.
ngka ini dinyatakan dalam nilai hematokrit atau !olume sel darah yang
didapatkan berkisar antara 4" hingga 4#. $ungsi utama darah adalah
mengangkut oksigen yang diperlukan oleh sel-sel di seluruh tubuh. Darah %uga
menyerupai %aringan tubuh dengan nutrisi, mengangkut &at-&at sisa metabolisma,
dan mengandungi berbagai bahan penyusun sistem imun yang bertu%uan
mempertahankan tubuh dari berbagai penyakit. Darah %uga mengangkut bahan-
bahan sisa metabolisma, ubat-ubatan dan bahan kimia asing ke hati untuk
diuraikan dan ke gin%al untuk dibuang sebagai air seni. 'enurut ()!elyn,
*""+,pada -aktu normal !olume darah konstan dan sampai batas tertentu diatur
oleh tekanan osmotik dalam pembuluh darah dan dalam %aringan. Serum darah
atau plasma terdiri atas .
/abel 0. 1omposisi Darah
ir +0."%
2rotein 3."% lbumin, globulin,
protromblin, dan
fibrinogen
'ineral ".+% 4atrium klorida, natrium
bikarbonat, garam
kalsium, fosfor,
magnesium, besi.
Sisanya diisi se%umlah bahan organik, iaitu glukosa, lemak, urea, kolesterol,
dan asid amino. 2lasma %uga berisi gas (oksigen dan karbon dioksida, hormon-
hormon, en&im dan antigen,. Sel darah terdiri dari eritrosit atau sel darah merah,
leukosit atau sel darah putih, dan trombosit atau butiran pembeku. (Evelyn, 2009)
Sel darah merah atau eritrosit berupa bikonkaf, cekung pada dua sisinya,
sehingga dilihat berbentuk piringan pipih. 5ata-rata pan%ang hidup darah merah
kira-kira 005 hari. 45% darah tersusun atas sel darah merah yang dihasilkan di
sumsum tulang. 6arnanya yang merah cerah disebabkan oleh oksigen yang
diserap dari paru-paru. Sel men%adi usang dan dihancurkan dalam sistem retikulo-
endotelial, terutama dalam limfa dan hati. 7lobin dari hemoglobin dipecah men%adi
asid amino untuk digunakan sebagai protein dalam %aringan-%aringan, &at besi
dalam dari hemoglobin dikeluarkan untuk digunakan dalam pembentukan sel
darah merah lagi. (Evelyn, 2009)
Sisa hem dari hemoglobin diubah men%adi bilirubin (pigmen kuning, dan
bili!erdin yang ber-arna kehi%au-hi%auan dan dapat dilihat pada perubahan -arna
hemoglobin yang rosak pada luka memar iaitu hematoma. Bila ter%adi perdarahan,
sel darah merah dengan hemoglobinnya sebagai pemba-a oksigen hilang. Sel-
sel itu diganti dalam -aktu beberapa minggu berikutnya. /api bila kadar
hemoglobin turun sampai 4"% atau diba-ahnya, diperlukan pemindahan darah.
(Diah, 2007)
8emoglobin ialah protein pigmen yang memberi -arna merah pada darah.
Setiap hemoglobin kaya akan &at besi. 8emoglobin memiliki daya gabung
terhadap oksigen, dengan oksigen itu membentuk oksihemoglobin di dalam sel
darah merah. 'elalui fungsi ini maka oksigen diba-a dari paru-paru ke %aringan-
%aringan. 9ksihemoglobin beredar ke seluruh %aringan tubuh apabila kadar
oksigen dalam tubuh lebih rendah dari pada dalam paru-paru maka
oksihemoglobin dibebaskan dan oksigen digunakan dalam metabolisma sel.
8emoglobin %uga penting dalam pengangkutan karbondioksida dari %aringan ke
paru-paru. Selain itu hemoglobin berperanan dalam men%aga keseimbangan asid
(Evelyn, 2009)
Sel darah putih ber%umlah sekitar 5""" sampai 0"""" butir untuk setiap
mikroliter darah manusia. Sel darah putih (leukosit, berumur sekitar 0* hari.
:eukosit keluar dari pembuluh kapiler apabila ditemukan anti gen. 2roses
keluarnya leukosit disebut dengan diapedesis. :eukosit yang berperanan
mela-an penyakit yang masuk dalam tubuh disebut antibodi. (Evelyn, 2009)
Sel darah putih terdapat didalam darah manusia yang %auh lebih besar
daripada sel darah merah. Sel darah putih memiliki inti (nukleus,. Sebagian besar
sel darah putih bisa bergerak di dalam aliran darah, membuatnya dapat
melaksanakan tugas sebagai sistem ketahanan tubuh. Sel darah putih adalah
bagian dari sistem ketahanan tubuh yang terpenting. :eukosit dibagi dalam dua
kelompok iaitu granulosit dan agranulosit. 7ranulosit %ika plasmanya berglanuler
dan aglanurosit %ika plasmanya tidak berglanuler. :eukosit granurosit
dikelompokan men%adi ; %enis iaitu neutrofil, basofil, eusinofil. :eukosit agranulosit
dikelompokan men%adi *, yaitu monosit dan limfosit.
4eutrofil ber%umlah (< ="%, dalam sel darah putih. 4eutrofil memiliki nukleus
yang terdiri dari * sampai 5 lobus (ruang,. Sel-sel ini berukuran sekitar 3 milimikro
dalam keadaan segar. 4eutrofil bersifat fagosit dengan cara masuk ke %aringan
yang terinfeksi. 'ula-mula sel-sel neutrofil melekat pada reseptor yang terdapat
pada partikel> kemudian membuat ruang tertutup yang berisi partikel-partikel yang
berisi fagositosis. Sebuah sel neutrofil dapat menfagositosis 5 sampai *" bakteri a
sebelum sel neutrofil men%adi inaktif dan mati.
)osinofil berbentuk hampir seperti bola berukuran hampir + milimikro dalam
keadaan segar. 'emiliki nukleus yang terdiri dari dua lobus dan bersifat fagosit
dengan daya fagositosis yang lemah. $ungsi eosinofil dapat mendetoksifikasi
toksin penyebab radang. )osinofil dilepaskan oleh sel basofil atau %aringan yang
rosak.
Basofil memiliki nukleus berbentuk ?s@ yang bersifat fagosit. Basofil
melepaskan heparin ke dalam darah. 8eparin adalah mukupolisakarida yang
banyak terdapat di dalam hati dan paru-paru. 8eparin dapat mencegah
pembekuan darah. Selain itu basofil %uga melepaskan histamin. 8istamin adalah
suatu senya-a yang dibebaskan sebagai reaksi terhadap antigen yang sesuai.
'onosit memiliki satu nukleus besar yang berbentuk tapal kuda atau gin%al.
Berdiameter 0* sampai *" mikrometer. 'onosit dapat berpindah dari aliran darah
ke %aringan. Di dalam %aringan, monosit membesar dan bersifat fogosit yang
bersifat makrofag. 'akrofag ini bersama neutrofil merupakan leukosit fagosit
utama, paling efektif dan berumur pan%ang.
:imfosit berbentuk seperti bola dengan ukuran diameter = sampai 04
mikrometer. /erdapat dua %enis sel limfosit iaitu limfosit B dan limfosit /. :imfosit
yang tetap berada di sumsum tulang berkembang men%adi limfosit B, sedangkan
limfosit yang berda di sumsum tulang dan pindah ke timus berkembang men%adi
limfosit /. :imfosit B berperan dalam pembentukan antibodi. :imfosit / memiliki
berbagai fungsi, contohnya limfosit siktoksit-/ berfungsi menghancurkan sel yang
terserang !irus. (Diah, 2007)
1eping-keping darah atau trombosit (",= - 0,"%,. /rombosit adalah sel kecil
kira-kira sepertiga ukuran sel darah merah. /erdapat ;"".""" trombosit dalam
setiap milimeter kubik darah. /rombosit tidak memiliki inti. Dibentuk dalam
sumsum tulang dari megakariosit. 'egakariosit merupakan trombosit yang sangat
besar dalam sumsum tulang. 'asa hidupnya dalam darah sekitar 5 sampai + hari.
/rombosit bertanggung %a-ab dalam proses pembekuan darah atau
penggumpalan darah. /rombosit pada permukaan yang luka akan pecah dan
mengeluarkan en&im trombokinase. (Evelyn, 2009)
Serum adalah komponen yang bukan berupa sel darah, %uga bukan faktor
koagulasi. Serum adalah plasma darah tanpa fibrinogen, bererti bahagian tetap
cair. Serum terdiri dari semua protein (yang tidak digunakan untuk pembekuan
darah, termasuk cairan elektrolit, antibodi, hormon, dan semua substansi
eAogenous. 5umusan umum iaitu. serum B plasma - fibrinogen - protein faktor
koagulasi. ('enurut 6ikipedia,*"0*, serum disebut serologi. Serum digunakan
dalam berbagai u%i diagnostik termasuk untuk menentukan golongan darah.
Serum merupakan plasma darah yang dikeluarkan atau dipisahkan
fibrinogennya dengan cara memutar darah dalam sentrifuge. Serum tampak
sangat %ernih dan mengandung &at antibodi. ntibodi ini berfungsi untuk
membinasakan protein asing yang masuk ke dalam tubuh. 2rotein asing yang
masuk ke dalam tubuh disebut antigen seprti yang disebut oleh Alfiansyah, 2011.
Golongan darah, darah dibagi dalam berbagai golongan berdasarkan
pelbagai antigen yang terdapat didalam sel. 'embran eritrosit mengandungi dua
antigen, iaitu %enis- dan %enis-B. ntigen ini disebut aglutinogen. Sebaliknya
antibodi yang terdapat dalam plasma akan bereaksi spesifik terhadap antigen
%enis- atau antigen %enis- B yang dapat menyebabkan aglutinasi (penggumpalan,
eritrosit. ntibodi plasma yang menyebabkan penggumpalan aglutinogen disebut
aglutinin. da dua %enis aglutinin, iaitu aglutinin-a (&at anti-, dan aglutinin-b (&at
anti-B,.
Sistem , B, 9 menurut 1arl :andstenier (03=3-0+4;, didasarkan pada ada
atau tidaknya aglutinogen dalam darah. )mpat golongan darah dikelompokkan
men%adi golongan , golongan B, golongan B, golongan 9.
- 7olongan darah , iaitu %ika eritrosit mengandungi aglutinogen- dan
aglutinin-b dalam plasma darah.
- 7olongan darah B, iaitu %ika eritrosit mengandungi aglutinogen-B dan
aglutinin-a dalam plasma darah.
- 7olongan darah B, iaitu %ika eritrosit mengandungi aglutinogen- dan B,
dan plasma darah tidak memiliki aglutinin.
- 7olongan darah 9, yaitu %ika eritrosit tidak memiliki aglutinogen- dan B,
dan plasma darah memiliki aglutinin-a dan b. (Diah, 2007)
7ambar 0. ntibodi dan ntigen pada 7olongan Darah
(Sumber :Luisa, powerpoint)
salah satu hal pertama yang dicarinya adalah antigen golongan darah. Cika sistem
kekebalan tubuh bertemu salah satu &at yang mirip golongan darah yang berbe&a, ia
akan menciptakan antibodi untuk mela-annya. 5eaksi antibodi ini dikarakteristikkan
oleh proses yang disebut aglutinasi (penggumpalai sel,. Dni berarti antibodi melekat
pada antigen dan men%adikannya di plasenta. 1etika sel, !irus, parasit dan bakteria
digumpalkan, mereka melekat satu sama lain dan ?menggumpal@, yang men%adikan
tugas pembuangan mereka lebih mudah. glutinasi merupakan konsep penting
dalam analisis golongan darah. ntibodi golongan darah ini, yang seringkali disebut
isohemaglutinin, merupakan antibodi paling kuat dalam sistem kekebalan tubuh, dan
kemampuan mereka untuk menggumpalkan sel-sel golongan darah yang berbeda
sangat kuat sehingga bisa diamati dengan cepat di slide kaca dengan mata biasa
menurut Anonim, 2009.
Darah dari golongan yang tidak sama apabila dipindahkan akan
mengakibatkan bahan dalam plasma yang bernama aglutinin menggumpal dan %uga
ter%adi hemolisis (memecahnya, sel darah merah.
7ambar *. E%i Serum golongan darah , B, B, 9
(Sumber : Diah, Biologi 2)
Fara lain dalam mengelompokkan golongan darah adalah dengan
menggunakan metode 5hesus (5h,. $aktor 5h atau 5hesus dalam darah yang
penting untuk diketahui pada bayi yang baru lahir kalau ter%adi ketidaksaamaan
antara darah bayi dan darah ibunya. pabila darah 5h ter%adi penggumpalan, maka
golongan darah tersebut 5h positif, dam apabila darah 5h tidak ter%adi
penggumpalan maka darah tersebut dikatakan 5h negatif.
Dipandang dari penderma darah> golongan B dapat memberi darah pada
B, golongan kepada dan B, golongan B kepada B dan B, golongan 9 adalah
penderma umum untuk semua golongan. 7olongan B adalah penerima umum,
golongan dapat menerima dari golongan dan 9, golongan B dapat menerima
dari golongan B dan 9, dan golongan 9 dari 9 menurut Diah, 2007.
Komponen penyusun darah
1omponen penyusun darah terdiri atas sel-sel darah dan plasma darah .
Pada gelas benda

Darah beberapa saat di luar tubuh Darah setelah lama di luar tubuh
enis Sel Darah
Cenis-%enis sel darah yang di%umpai .
- Sel darah merahGeritrosit .
- Sel darah putihGleukosit .
Plasma
darah
Sel-
sel
darah


Penetapan golongan darah
Menurut Wulangi, 199 ditin%au dari golongan ini, manusia dikelompokkan
men%adi 4 golongan. 2engelompokan ini didasarkan atas ada tidaknya suatu &at
tertentu di dalam sel darah merah iaitu yang dikenal dengan nama aglutinogen
(antigen, dan ada tidaknya suatu &at tertentu di dalam plasma darah. da dua %enis
aglutinogen iaitu aglutinogen dan aglutinogen B, dan dua %enis aglutinin iaitu
aglutinin Galfa dan aglutinogen BGbeta.
Inti sel berlobus
3
Inti sel
bulat
Inti sel
berbentuk
kacang
Inti sel
berbentuk
S
Inti sel
berlobus
3
Sel
darah
merah
glutinogen merupakan polisakarida dan terdapat tidak sa%a terbatas di dalam
sel darah merah tetapi %uga di kelen%ar ludah, pankreas, hati, gin%al, paru-paru,
dan testis (Mi!hael, 2009)
Seseorang disebut mempunyai golongan darah , bila di dalam sel darah
merahnya terdapat aglutinogen dan aglutinin BGbeta > golongan darah B, bila
di dalam sel darah merahnya terdapat aglutinogen B dan agglutinin Galfa >
golongan darah B, bila mengandung aglutinogen dan aglutinogen B, tetapi
tidak memiliki agglutinin dan agglutinin B > golongan darah 9, bila di dalam
sel darah merahnya terdapat agglutinin dan agglutinin B, tetapi tidak memiliki
aglutinogen dan aglutinogen B.
2erlu dicatat disini bah-a golongan darah 9 yang tidak mempunyai
aglutinogen dan aglutinogen B, merupakan golongan darah yang paling
banyak di%umpai pada hampir 4#% penduduk dunia, sedangkan golongan
darah B adalah yang paling sedikit di%umpai, hanya sekitar ;% dari %umlah
penduduk dunia. ("ulangi, 199)
Bila suatu aglutinogen (misalnya , terdapat di dalam sel darah merah tertentu,
maka aglutinin yang bersangkutan (anti atau alfa, tidak boleh ada di dalam
plasma. Demikian pula, bila aglutinogen tidak terdapat di dalam sel darah
merah, aglutinin yang bersangkutan harus ada di dalam plasma.
pa yang telah di%elaskan ini merupakan hukum :andsteiner. 1alau
aglutinogen bertemu dengan aglutinin yang bersangkutan (misalnya,
aglutinogen bertemu dengan aglutininGanti atau aglutinogen B bertemu
dengan aglutininGanti B, maka ter%adilah aglutinasi, iaitu sel darah merah akan
berkelompok dan diikuti oleh ?hemolisa@. 8emolisa adalah peristi-a keluarnya
hemoglobin dari dalam sel darah merah menu%u ke cairan sekelilingnya.
1eluarnya hemoglobin ini disebabkan karena pecahnya membran sel darah
merah. (E!#ert, 197$)

%om&onen &enyusun 'arah
2lasma darah merupakan bagian darah yang cair. 2lasma darah tersusun
atas +"% air yang mengandung sari makanan, protein, hormon, dan endapan
kotoran selain sel-sel darah. Saat pertama darah dites di kaca benda, sel-sel
darah masih bergabung satu dengan yang lainnya (dapat menyebar merata, akan
tetapi setelah beberapa minit di diamkan darah mengalami perubahan, dimana
pada bagian tepi darah men%adi ber-arna merah kekuningan sedangkan pada
bagian tengah tampak merah pekat. 'erah kekuningan tersebut ialah plasma
darah dan merah pekat merupakan sel-sel darah. pabila diamati menggunakan
mikroskop, sel-sel darah tersebut tampak bergabung men%adi satuGberkumpul,
sedangkan plasma darah tampak merah bening dan tidak ada plasma darahnya.
pabila darah sudah berada di luar tubuh dalam -aktu yang cukup lama akan
membeku dan berubah -arna men%adi kehitaman. Selain itu akan nampak garis-
garis hitam disela-sela sel darah. 7aris-garis tersebut menun%ukan baha-a darah
telah mengalami kerosakan. 1omponen darah dari percubaan di atas, ditemukan
baha-a darah terdiri dari plasma dan sel darah di dalamnya.
(enis sel 'arah
Dibuat hapusan pada kaca benda, hapusan berupa lapisan tipis untuk
melihat %enis-%enis selGdarah. Setelah dibuat hapusan, didiamkan beberapa saat
hingga kering. Sediaan apus yang telah kering dites methanol hingga kering.
$ungsi dites methanol memfiksasi udara. Setelah kering sediaan apus dites
larutan 7iemsa, kemudian ditunggu selama ;"-45 menit. $ungsi pemberian
larutan 7iemsa untuk memberi -arna pada sel agar sel-sel darah mudah dilihat
dan dibedakan. Setelah ;" minit, sediaan dicuci kemudian dikeringkan lalu
diamati di ba-ah mikroskop. Dengan perbesaran yang kuat, di%umpai berbagai
macam sel-sel darah. Sel-sel yang berhasil kami amati adalah neutrofil, limfosit,
eusinofil, monosit, basofil, dan sel darah merahGeritrosit.
o )ritrosit merupakan sel darah merah yang berbentuk cakra bikonkaf
dan tidak memiliki nukleus.
o 4eutrofil merupakan sel darah putih yang memiliki nukleus yang
terdiri dari dua sampai lima ruang. Sel neutrofil yang kami %umpai
memiliki tiga ruang.
o :imfosit merupakan sel darah putih yang berbentuk seperti bola.
o )usinofil merupakan sel darah putih yang berbentuk hampir seperti
bola, memiliki nukleus yang terdiri dari dua ruang hingga tiga ruang.
Sel eusinofil memiliki kecenderungan untuk berkumpul dalam suatu
%aringan. Sel eusinofil yang kami %umpai memiliki tiga ruang dan
dikelilingi sel-sel darah merah.
o 'onosit merupakan sel darah putih yang memiliki satu nukleus
besar dan berbentuk seperti gin%al G seperti kacang. Sel monosit
memiliki inti sel yang ber-arna biru.
o Basofil merupakan sel darah putih yang memiliki nukleus seperti S.
%esim&ulan
0.Hemofilia adalah kelainan perdarahan yang diturunkan yang disebabkan
adanyakekurangan faktor pembekuan
*.Anemia (dalam bahasaHunani. /anpa darah, adalah keadaan dimana %umlah
sel darah merahatau %umlahhemoglobin( proteinpemba-aoksigen , dalam sel
darah merah beradadiba-ah normal.Sel darah merah mengandung
hemoglobin,
yang memungkinkan mereka mengangkutoksigen dari paru-parudan
mengantarkannya ke seluruh bagian tubuh.nemia menyebabkan berkurangnya
%umlah sel darah merah atau %umlah hemoglobindalam sel darah merah,
sehinggadarahtidak dapat mengangkut oksigen dalam %umlahsesuai yang
diperlukan tubuh.
Penyebab Anemia
Penyebab umum dari anemia:
2erdarahan banyak
1ecelakaan
2embedahan
2ersalinan
2ecahpembuluh darah
1ronik (menahun,
2erdarahan hidung
6asir (hemoroid,
/umor gin%al atau kandung kemih
2erdarahan menstrual yang sangat banyak
Berkurangnya pembentukan sel darah merah
1ekurangan &at besi
1ekurangan!itamin B
1ekurangan!itamin F
;.Leukemia meru%uk kepada satu kelompok penyakitdarahyang ditandai dengan
kanker pada %aringan-%aringan yang memproduksi darah. :eukemia adalah
kanker yang paling banyak menimpa kanak-kanak di negara industri. DiBritania
5aya, satu dari *""" kanak-kanak menderita penyakit ini.2ada abad ke
0+,leukemia dilihat sebagai satu penyakit mematikan tunggal yang homogen,
ditandai oleh penampakan sampel darah yang putih (
Jenis utama
:eukemia boleh dibahagikan secara klinikal dan patologikal
:eukemia kronik. penghasilan banyak sel darah de-asa yamg tak normal.
Biasanyamengambil masa beberapa bulan hingga tahun. Biasanya ter%adi
pada orang tua, tapi tidak mustahil pada orang muda. Selalunya dia-asi
untuk suatu tempoh sebelum dira-at untuk keberkesanan ra-atan yang
maksimum.:eukemia %uga boleh dikelaskan mengikut %enis sel tak normal
yang paling banyak di%umpai dalam darah.
Cika sel limfoid yang di%angkiti, ia dipanggil Ileukemia limfositI.
Cika sel mieloid yang di%angkiti, ia dipanggil Ileukemia mielogenusI.Cika dua
%enis kategori ini digabungkan, terdapat empat %enis utama leukemia.
:eukemia limfosit akut(::,, paling biasa men%angkiti kanak-kanak.
:eukemia mielogenus akut(':,, lebih biasa berlaku pada orang de-asa
berbanding kanak-kanak.
4.HIV adalah sebuah retro!irus yang menginfeksi sel sistem kekebalan
/ubuh manusia - terutama FD4J/ celldanmacrophage, komponen !ital dari
sistem sistem kekebalan tubuh Ituan rumahI - dan menghancurkan
atau merosak fungsi mereka. Dnfeksi dari 8DV menyebabkan pengurangan
cepat dari system kekebalan tubuh, yang menyebabkan kekurangan imun.
8DV merupakan penyebab dasar DDS.
)ergenalan
Dstilah 8DV telah digunakan se%ak 0+3= (Foffin et al., 0+3=, sebagai nama
untuk retro!irus yang diusulkan pertama kali sebagai penyebab DDS oleh
:uc 'ontagnier dari2erancis, yang a-alnya menamakannya :V
(lymphadenopathy-associated !irus, (Barre-Sinoussi et al., 0+3;, dan
oleh5obert 7allodari merika Serikat, yang a-alnyamenamakannya 8/:V-DDD
(human / lymphotropic !irus type DDD, (2opo!ic et al., 0+34,.
5.Hipertensi peningkatan abnormal pada tekanan sistolik 04" mm 8g atau
lebih dan tekanan diastolic 0*" mm8g (Sharon, :.5ogen, 0++=,.8ipertensi
adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 04" mm87dan tekanan
darah diastolic lebih dari +" mm87 (:uckman Sorensen,0++=,.8ipertensi
adalah suatu keadaan dimana ter%adi peningkatan tekanan darahsistolik 04"
mm8g atau lebih dan tekanan darah diastolic +" mm8g ataulebih. (Barbara
8earrison 0++#,Dari ketiga definisi diatas dapat disimpulkan bah-a hipertensi
adalah peningkatan tekanan darah yang abnormal dengan sistolik lebih dari
04"mm8g dan diastolic lebih dari +" mm8g.)tilogi.2ada umunya hipertensi
tidak mempunyai penyebab yang spesifik. 8ipertensi ter%adi sebagai respon
peningkatan kardiac output atau peningkatan tekanan perifer 4amun ada
beberapa faktor yang mempengaruhi ter%adinya hipertensi.a. 7enetik. 5espon
nerologi terhadap stress atau kelainan eksresi atautransport 4a.b. 9besitas.
terkait dengan le!el insulin yang tinggi yang mengakibatkan tekanan darah
meningkat. Stress :ingkungand. 8ilangnya )lastisitas %aringan and
arterisklerosis pada orang tua serta pelabaran pembuluh darah.Berdasarkan
etiologinya 8ipertensi dibagi men%adi * golongan iaitu.a. 8ipertensi )sensial
(2rimer,2enyebab tidak diketahui namun banyak faktor yang mempengaruhi
seperti genetik, lingkungan, hiperakti!itas, susunan saraf simpatik,
systemrennin angiotensin, efek dari eksresi 4a, obesitas, merokok dan stress.
1esimpulanya,1omponen-komponen sistem peredaran darah manusia terdiri
atas darah, pembuluh darah,serta %antung. Dan darah manusia terdiri dari plasma
darah dan sel-sel darah, yaitu sel darah merah (eritrosit,, sel darah putih (leukosit,
dan keping darah, (trombosit,. 1andungan didalam sel darah merah terdapat pigmen
protein pengikat oksigen dan karbondioksida, yaitu hemoglobin. Sel darah putih
terdiri dari loukesit gronulosit (4etrofil, eosinofil, basofil, dan leukosit agranulosit
(monosit, limfosit,. /rombosit berfungsi membekukan darah. Didalam serum terdapat
antibodi (kekebalan,. 2embuluh darah meliputi pembuluh nadi dan pembuluh balik.
2erbedaan darah manusia tergolong peredaran tertutup dan ganda
Fampbell, reece. *""4. Biologi !disi Kelima ilid ". Cakarta. )rlangga
Diah ryulina, dkk. *""#. Biologi 2. Cakarta. )sis
8andoyo, :uisa Diana.*"0*. Petun#u$ Pra$ti$um %natomi dan &isiologi 'anusia.
Hogyakarta. Eni!ersitas Sanata Dharma
2earce, )!elyn F. *""+. %natomi dan &isiologi untu$ Paramedis. Cakarta. 7ramedia
http.GGid.-ikipedia.orgG-ikiGSerumKdarah diakses * pril *"0* pukul *".;4
http.GG---.sentra-edukasi.comG*"00G"#Gfungsi-pengertian-komponen-plasma-
darah.html diakses * pril *"0* pukul *".45