Anda di halaman 1dari 7

1

SATUAN ACARA PENYULUHAN


SENAM KAKI PADA PENDERITA DIABETES MELITUS
Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Keperawatan Medikal Bedah IV


Disusun Oleh :
Mochamad Soeyoga Djaelani
NIM. P173 201 12 047









KEMENTRIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
POLITEKNIK KESEHATAN BANDUNG
JURUSAN KEPERAWATAN BANDUNG
2014

2
SATUAN ACARA PENYULUHAN
(SAP)

Masalah : Kurangnya pengetahuan tentang senam kaki untuk pasien
Diabetes Melitus
Pokok Bahasan : Penatalaksanaan penyakit DM
Sub Pokok Bahasan : Senam Kaki pada klien Diabetes Melitus
Sasaran : Ny. N
Waktu : 25 menit
Pertemuan ke : 1
Tanggal : 1 Juli 2014
Pelaksana : Mochamad Soeyoga Djaelani
Tempat : Ruang Fresia Lantai 2 RSUP. Dr. Hasan Sadikin Bandung

A. Tujuan Instruksional Umum
Setelah diberikan penyuluhan sasaran mampu memahami pentingnya latihan
olahraga dalam penatalaksanaan penyakit DM.

B. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah diberi penyuluhan selama 25 menit diharapkan sasaran mampu :
1) Mampu menyebutkan kembali pengertian dari senam kaki diabetik
2) Menjelaskan kembali manfaat senam kaki diabetik
3) Melakukan Senam kaki dibetes Mellitus di rumah.

C. Materi Penyuluhan
1) Pengertian senam kaki diabetik
2) Manfaat senam kaki diabetik
3) Langkah-langkah melakukan senam kaki diabetik.







3
A. Kegiatan Belajar Mengajar
1. Metode
Diskusi dan tanya-jawab
Demonstrasi
2. Langkah-langkah kegiatan
a). Kegiatan Pra Pembelajaran
1) Mempersiapkan materi, media dan tempat
2) Memberi salam
3) Perkenalan
4) Kontrak waktu
b).Membuka Pelajaran
1) Menjelaskan tujuan dari penyuluhan yang akan dilakukan
2) Menjelaskan pokok bahasan penyuluhan
3) Apersepsi tentang olahraga
c). Kegiatan Inti
1) Penyuluh menyampaikan pertanyaan tentang latihan olahraga bagi dalam
penatalaksanaan DM yang diketahui oleh sasaran
2) Sasaran menjawab pertanyaan tersebut
3) Penyuluh menyampaikan materi tentang praktik latihan olahraga dalam
penatalaksanaan DM
4) Sasaran menyimak
5) Penyuluh mendemontrasikan olah raga yang dapat dilakukan sasaran
6) Sasaran menyimak dan berperan serta dalam demontrasi olahraga yang
diperagakan penyuluh
7) Sasaran mengajukan pertanyaan tentang latihan olahraga yang dalam
penatalaksanaan DM
8) Sasaran menyimpulkan materi tentang latihan olahraga dalam penatalaksanaan
DM
d). Penutup
1) Melakukan post test lisan
2) Sasaran melakukan redemontrasi mandiri latihan olahraga pada penderita DM
3) Menyimpulkan materi bersama sasaran
4) Memberi salam

4
B. Media dan Sumber
Leaflet
C. Sumber
H.M.Sjaifoellah Noer, Prof. Dr.Ph.D, 1996 Buku Ajar ILMU Penyakit
Dalam FKUI, Jakarta.
Smeltzer, Suzzanne C.2001.Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner &
Suddarth Ed.8.Jakarta: EGC.
S,Sumosardjuno.1986.Manfaat dan macam olahraga bagi penderita diabetesd
melitus.Bandung.
D. Evaluasi
1) Prosedur : Pretest dan Post test
2) Bentuk : Pertanyaan secara lisan
Redemonstrasi terbatas

Bentuk pertanyaan lisan
1. Jelaskan kembali pengertian senam kaki diabetes mellitus ?
2. Sebutkan manfaat senam kakidiabetes mellitus?

















5
E. LAMPIRAN MATERI

1. Pengertian
Senam kaki adalah kegiatan atau latihan yang dilakukan oleh pasien diabetes melitus
untuk mencegah terjadinya luka dan membantu melancarkan peredaran darah bagian
kaki. (S,Sumosardjuno,1986)
Senam kaki dapat membantu memperbaiki sirkulasi darah dan memperkuat otot-otot
kecil kaki dan mencegah terjadinya kelainan bentuk kaki. Selain itu dapat
meningkatkan kekuatan otot betis, otot paha, dan juga mengatasi keterbatasan
pergerakan sendi.

2. Tujuan
a. Memperbaiki sirkulasi darah
b. Memperkuat otot-otot kecil
c. Mencegah terjadinya kelainan bentuk kaki
d. Meningkatkan kekuatan otot betis dan paha
e. Mengatasi keterbatasan gerak sendi

3. Langkah-langkah Senam Kaki :
a. Posisi kan pasien duduk tegak di atas bangku dengan kaki menyentuh lantai



b. Dengan meletakkan tumit dilantai, jari-jari kedua belah kaki diluruskan ke atas lalu
dibengkokan kembali ke bawah seperti cakar ayam sebanyak 10 kali


c. Dengan meletakkan tumit salah satu kaki dilantai, angkat telapak kaki ke atas. Pada
kaki lainnya, jari-jari kaki diletakkan di lantai dengan tumit kaki diangkat ke atas. Cara
ini dilakukan bersamaan pada kaki kiri dan kanan secara bergantian dan diulangi
sebanyak 10kali.
6


d. Tumit kaki diletakkan di lantai. Bagian ujung kaki diangkat ke atas dan buat
gerakan memutar dengan pergerakan pada pergelangan kaki sebanyak 10 kali.

e. Jari-jari kaki diletakkan dilantai. Tumit diangkat dan buat gerakan memutar dengan
pergerakan pada pergelangan kaki sebanyak 10 kali.



f. Angkat salah satu lutut kaki, dan luruskan. Gerakan jari-jari ke depan turunkan
kembali secara bergantian kekiri dan ke kanan. Ulangi sebanyak 10 kali.





7
g. Luruskan salah satu kaki di atas lantai kemudian angkat kaki tersebut dan gerakkan
ujung jari kaki ke arah wajah lalu turunkan kembali ke lantai. Ulangi sebanyak 10 kali.



h. Angkat kedua kaki dan luruskan, pertahankan posisi tersebut. Gerakan pergelangan
kaki ke depan dan ke belakang. Ulangi sebanyak 10 kali.

i. Luruskan salah satu kaki dan angkat, putar kaki pada pergelangan kaki,
tuliskan pada udara dengan kaki dari angka 0 hingga 9 lakukan secara bergantian.

j. Letakkan sehelai koran dilantai. Bentuk kertas itu menjadi seperti bola
dengan kedua belah kaki. Kemudian, buka bola itu menjadi lembaran seperti
semula menggunakan kedua belah kaki. Cara ini dilakukan hanya sekali saja :
1) Robek koran menjadi 2 bagian, pisahkan kedua bagian koran.
2) Sebagian koran di sobek-sobek menjadi kecil-kecil dengan kedua kaki
3) Pindahkan kumpulan sobekan-sobekan tersebut dengan kedua kaki lalu letakkan
sobek kan kertas pada bagian kertas yang utuh.
4) Bungkus semuanya dengan kedua kaki menjadi bentuk bola




(Atun. 2010. hlm, Kamariyahs. 2011. hlm 1-2)

Anda mungkin juga menyukai