Anda di halaman 1dari 30
IDENTITAS MATA KULIAH Nama mata kuliah Kode mata kuliah Dosen Pengampu Semester/SKS Kelompok mata kuliah
IDENTITAS MATA KULIAH
IDENTITAS MATA KULIAH
Nama mata kuliah Kode mata kuliah Dosen Pengampu Semester/SKS Kelompok mata kuliah Program studi Status
Nama mata kuliah
Kode mata kuliah
Dosen Pengampu
Semester/SKS
Kelompok mata kuliah
Program studi
Status mata kuliah
: Perencanaan Pengajaran
: OT/PP/RT 502
: Drs. Dadang Hidayat M.,MPd
: VII/2 SKS
: Mata Kuliah Keahlian Profesi
: Pendidikan Teknik Mesin
: Mata Kuliah Jenjang S1
Prasyarat mata kuliah
: MKDP dan MKPP
TUJUAN KURIKULER
TUJUAN KURIKULER
Setelah mengikuti perkuliahan Perencanaan Pengajaran, mahasiswa memiliki: kemampuan tingkat analisis dan keterampilan
Setelah mengikuti perkuliahan
Perencanaan Pengajaran, mahasiswa
memiliki: kemampuan tingkat analisis dan
keterampilan tingkat respon kompleks
serta memiliki sikap tingkat mewatak akan
pentingnya perencanaan pengajaran
dalam proses pembelajaran
DESKRIPSI ISI
DESKRIPSI ISI
 Konsep Desain Pembelajaran;
 Konsep Desain Pembelajaran;
 Analisis Kurikulum SMK;
 Analisis Kurikulum SMK;
 Penyusunan Desain Pembelajaran untuk Materi Teori;
 Penyusunan Desain Pembelajaran untuk Materi Teori;
 Penyusunan Desain Pembelajaran untuk Materi Praktek;
 Penyusunan Desain Pembelajaran untuk Materi Praktek;
 Penggunaan Instrumen Penilaian Kompetensi Guru (IPKG) untuk Desain Pembelajaran;
 Penggunaan Instrumen Penilaian Kompetensi Guru
(IPKG) untuk Desain Pembelajaran;
Penilaian Kompetensi Guru (IPKG) untuk Desain Pembelajaran;  Penggunaan Instrumen Penilaian Kompetensi Guru (IPKG)
 Penggunaan Instrumen Penilaian Kompetensi Guru (IPKG) untuk Penampilan Mengajar Berdasarkan Desain Pembelajaran
Penggunaan Instrumen Penilaian Kompetensi Guru
(IPKG) untuk Penampilan Mengajar Berdasarkan Desain
Pembelajaran yang Telah Dibuat.
PENDEKATAN PEMBELAJARAN Metode : Ekspositori;  Penugasan; Demonstrasi Tugas : Individual dan Kelompok  Media
PENDEKATAN PEMBELAJARAN
Metode : Ekspositori;
Penugasan;
Demonstrasi
Tugas
: Individual dan Kelompok
Media
: Visual (Dokumen-dokumen),
Transparansi
EVALUASI
EVALUASI
Kehadiran Presentasi Makalah (kelompok dan individual) UTS UAS
Kehadiran
Presentasi
Makalah (kelompok dan individual)
UTS
UAS
RINCIAN MATERI PERKULIAHAN TIAP PERTEMUAN
RINCIAN MATERI PERKULIAHAN TIAP PERTEMUAN

PertemuanRINCIAN MATERI PERKULIAHAN TIAP PERTEMUAN Pertemuan Pertemuan Pertemuan Pertemuan Pertemuan Pertemuan Pertemuan 1: Konsep

PertemuanRINCIAN MATERI PERKULIAHAN TIAP PERTEMUAN Pertemuan Pertemuan Pertemuan Pertemuan Pertemuan Pertemuan Pertemuan 1: Konsep

PertemuanRINCIAN MATERI PERKULIAHAN TIAP PERTEMUAN Pertemuan Pertemuan Pertemuan Pertemuan Pertemuan Pertemuan Pertemuan 1: Konsep

PertemuanPERKULIAHAN TIAP PERTEMUAN Pertemuan Pertemuan Pertemuan Pertemuan Pertemuan Pertemuan Pertemuan 1: Konsep Desain

PertemuanTIAP PERTEMUAN Pertemuan Pertemuan Pertemuan Pertemuan Pertemuan Pertemuan Pertemuan 1: Konsep Desain Pembelajaran

PertemuanPERTEMUAN Pertemuan Pertemuan Pertemuan Pertemuan Pertemuan Pertemuan Pertemuan 1: Konsep Desain Pembelajaran 2:

PertemuanPertemuan Pertemuan Pertemuan Pertemuan Pertemuan Pertemuan Pertemuan 1: Konsep Desain Pembelajaran 2: Model-model

PertemuanPertemuan Pertemuan Pertemuan Pertemuan Pertemuan Pertemuan 1: Konsep Desain Pembelajaran 2: Model-model desain

1: Konsep Desain Pembelajaran

2: Model-model desain pembelajaran

3: Langkah-langkah penyusunan desain

materi

teori

pembelajaran

4: Langkah-langkah penyusunan desain pembelajaran materi praktik

5: Analisis kurikulum SMK (Teknik Otomotif)

6: Prinsip-prinsip pembelajaran berbasis kompetensi

6: Prinsip-prinsip pembelajaran berbasis kompetensi 7: Aplikasi prinsip pembelajaran berbasis kompetensi dalam

7: Aplikasi prinsip pembelajaran berbasis kompetensi dalam DP

8: UTS

6: Prinsip-prinsip pembelajaran berbasis kompetensi 7: Aplikasi prinsip pembelajaran berbasis kompetensi dalam DP 8: UTS
6: Prinsip-prinsip pembelajaran berbasis kompetensi 7: Aplikasi prinsip pembelajaran berbasis kompetensi dalam DP 8: UTS
6: Prinsip-prinsip pembelajaran berbasis kompetensi 7: Aplikasi prinsip pembelajaran berbasis kompetensi dalam DP 8: UTS
RINCIAN MATERI PERKULIAHAN TIAP PERTEMUAN
RINCIAN MATERI PERKULIAHAN TIAP PERTEMUAN

PertemuanRINCIAN MATERI PERKULIAHAN TIAP PERTEMUAN 9: Latihan Penyusunan Desain Pembelajaran untuk Materi Teori Pertemuan 10:

9: Latihan Penyusunan Desain Pembelajaran untuk

Materi Teori

Pertemuan 10: Latihan Penyusunan Desain Pembelajaran untuk Materi Teori9: Latihan Penyusunan Desain Pembelajaran untuk Materi Teori Pertemuan 11: Latihan Penyusunan Desain Pembelajaran untuk

Pertemuan 11: Latihan Penyusunan Desain Pembelajaran untukLatihan Penyusunan Desain Pembelajaran untuk Materi Teori Materi Praktik Pertemuan 12: Latihan Penyusunan Desain

Materi Praktik

Pertemuan 12: Latihan Penyusunan Desain Pembelajaran untuk Materi PraktikLatihan Penyusunan Desain Pembelajaran untuk Materi Praktik Pertemuan 13: Penggunaan IPKG untuk Desain Pembelajaran

Pertemuan 13: Penggunaan IPKG untuk Desain PembelajaranLatihan Penyusunan Desain Pembelajaran untuk Materi Praktik Pertemuan 14: Penggunaan IPKG untuk Penampilan Mengajar

Pertemuan 14: Penggunaan IPKG untuk Penampilan MengajarPertemuan 13: Penggunaan IPKG untuk Desain Pembelajaran Pertemuan 15: Simulasi Mengajar berdasarkan DP yang

Pertemuan 14: Penggunaan IPKG untuk Penampilan Mengajar Pertemuan 15: Simulasi Mengajar berdasarkan DP yang
Pertemuan 14: Penggunaan IPKG untuk Penampilan Mengajar Pertemuan 15: Simulasi Mengajar berdasarkan DP yang

Pertemuan 15: Simulasi Mengajar berdasarkan DP yang dirancang13: Penggunaan IPKG untuk Desain Pembelajaran Pertemuan 14: Penggunaan IPKG untuk Penampilan Mengajar Pertemuan 16: UAS

Pertemuan 16: UASPertemuan 14: Penggunaan IPKG untuk Penampilan Mengajar Pertemuan 15: Simulasi Mengajar berdasarkan DP yang dirancang

Penggunaan IPKG untuk Penampilan Mengajar Pertemuan 15: Simulasi Mengajar berdasarkan DP yang dirancang Pertemuan 16: UAS
REFERENSI
REFERENSI
 Burden, P.R. and Byrd, D.M. (1999). Method for Effective Teaching: Second Edition, USA: Allyn
Burden, P.R. and Byrd, D.M. (1999). Method for Effective Teaching: Second
Edition, USA: Allyn and Bacon
Depdiknas. (2004) Kurikulum SMK Edisi 2004, Jakarta: Dikmenjur
(2003)
Penilaian Tingkat Kelas, Jakarta: Pusat Penilaian
Pendidikan
(2002)
Buku Panduan Ebtanas SMK, Jakarta: Dikmenti
Dick, W., and Carey, L. (1990). The Sistematic Design of Instruction : Third
Edition, Glenview, Illionis: Scott, Foresman and Company
Dick, W. dan Reiser, Robert A. (1989). Planning Effective Instruction, USA:
Allyn and Bacon.
Hamalik, O., (2003) Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan
Sistem, Jakarta: Bumi Aksara
Howell, KW. And Nolet, V. (1999) Curriculum-Based Evaluation, United
States: Peter Marshall
Reece, L. and Walker, S., (1997). Teaching Training and Learning: A
Practical Guide, Third Edition, Sunderland: Business Education Publishers
Stolovitch, Harold D. dan Keeps, Erica J., Engineering Effective Learning,
San Francisco: Pfeiffer An Imprint of Wiley
UNDANG-UNDANG NO. 20 TAHUN 2003 TENTANG SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL BAB XI – Pasal 39 –
UNDANG-UNDANG NO. 20 TAHUN 2003
TENTANG SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
BAB XI – Pasal 39 – Ayat (2)

PENDIDIK MERUPAKAN TENAGA PROFESIONAL YANG BERTUGAS:

MERENCANAKAN DAN MELAKSANAKAN PROSES PEMBELAJARAN(2) PENDIDIK MERUPAKAN TENAGA PROFESIONAL YANG BERTUGAS: MENILAI HASIL PEMBELAJARAN MELAKUKAN PEMBIMBINGAN DAN

MENILAI HASIL PEMBELAJARANBERTUGAS: MERENCANAKAN DAN MELAKSANAKAN PROSES PEMBELAJARAN MELAKUKAN PEMBIMBINGAN DAN PELATIHAN, SERTA MELAKUKAN

MELAKUKAN PEMBIMBINGAN DAN PELATIHAN, SERTAMELAKSANAKAN PROSES PEMBELAJARAN MENILAI HASIL PEMBELAJARAN MELAKUKAN PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT,

MELAKUKAN PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, TERUTAMA BAGI PENDIDIK PADA PERGURUAN TINGGIMERENCANAKAN DAN MELAKSANAKAN PROSES PEMBELAJARAN MENILAI HASIL PEMBELAJARAN MELAKUKAN PEMBIMBINGAN DAN PELATIHAN, SERTA

DAN PELATIHAN, SERTA MELAKUKAN PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, TERUTAMA BAGI PENDIDIK PADA PERGURUAN TINGGI
DAN PELATIHAN, SERTA MELAKUKAN PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, TERUTAMA BAGI PENDIDIK PADA PERGURUAN TINGGI
DAN PELATIHAN, SERTA MELAKUKAN PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, TERUTAMA BAGI PENDIDIK PADA PERGURUAN TINGGI
DAN PELATIHAN, SERTA MELAKUKAN PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, TERUTAMA BAGI PENDIDIK PADA PERGURUAN TINGGI
KONSEP DESAIN PEMBELAJARAN
KONSEP DESAIN PEMBELAJARAN
Stolovitch dan Keeps (2003:168) menyatakan: ‘A design document for learning program is analogous to the
Stolovitch dan Keeps (2003:168) menyatakan:
‘A design document for learning program is analogous to the
blueprint for a house. It defines and describes the final
products’.
R. Ibrahim dan Nana Syaodih (2003 : 55) mengungkapakan: Dalam pengajaran sebagai suatu sistem, langkah
R. Ibrahim dan Nana Syaodih (2003 : 55) mengungkapakan:
Dalam pengajaran sebagai suatu sistem, langkah perencanaan
program pengajaran memegang peranan yang sangat penting,
sebab menentukan langkah pelaksanaan dan evaluasi.
Burden dan Byrd (1999 : 19): Planning for instruction refers to decisions that are made
Burden dan Byrd (1999 : 19):
Planning for instruction refers to decisions that are made about
organizing, implementing, and evaluating instruction.
SIKLUS PEMBELAJARAN
SIKLUS PEMBELAJARAN
HASIL PEMBELAJARAN DESAIN PEMBELAJARAN PROSES PEMBELAJARAN
HASIL PEMBELAJARAN
DESAIN PEMBELAJARAN
PROSES PEMBELAJARAN
FUNGSI PERENCANAAN PENGAJARAN
FUNGSI PERENCANAAN PENGAJARAN
Perencanaan pengajaran (yang diwujudkan dalam bentuk Satuan Acara Pemelajaran/Rencana Pelaksanaan Pembelajaran)
Perencanaan pengajaran (yang diwujudkan dalam bentuk
Satuan Acara Pemelajaran/Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran) merupakan langkah utama yang penting, yang
harus dilakukan oleh guru. Dengan dibuatkannya
perencanaan pengajaran, paling tidak:
1. 2.
1.
2.
3. 4.
3.
4.
Arah dalam usaha-usaha pengajaran menjadi jelas. Dapat diketahui apakah tujuan tersebut telah dicapai atau
Arah dalam usaha-usaha pengajaran menjadi jelas.
Dapat diketahui apakah tujuan tersebut telah dicapai atau

belum. Dapat diidentifikasi hambatan-hambatan yang mungkin timbul dalam pelaksanaannya, dan Dapat dihindari dari pertumbuhan dan perkembangan yang muncul diluar perencanaan/tujuan.

timbul dalam pelaksanaannya, dan Dapat dihindari dari pertumbuhan dan perkembangan yang muncul diluar perencanaan/tujuan.
timbul dalam pelaksanaannya, dan Dapat dihindari dari pertumbuhan dan perkembangan yang muncul diluar perencanaan/tujuan.
timbul dalam pelaksanaannya, dan Dapat dihindari dari pertumbuhan dan perkembangan yang muncul diluar perencanaan/tujuan.
timbul dalam pelaksanaannya, dan Dapat dihindari dari pertumbuhan dan perkembangan yang muncul diluar perencanaan/tujuan.
timbul dalam pelaksanaannya, dan Dapat dihindari dari pertumbuhan dan perkembangan yang muncul diluar perencanaan/tujuan.
MODEL-MODEL DESAIN PEMBELAJARAN
MODEL-MODEL DESAIN PEMBELAJARAN
 MODEL BRIGGS  MODEL BENATHY  MODEL GERLACH & ELY  MODEL KEMP 
 MODEL BRIGGS
 MODEL BENATHY
 MODEL GERLACH & ELY
 MODEL KEMP
 MODEL IDI (Instructional Development Institute)
 MODEL PPSI
 MODEL DICK & CERY
 MODEL STOLOVITCH & KEEPS
PERBEDAAN DAN PERSAMAAN
PERBEDAAN DAN PERSAMAAN
PERBEDAAN:
PERBEDAAN:

ISTILAH YANG DIGUNAKANPERBEDAAN DAN PERSAMAAN PERBEDAAN: URUTAN KELENGKAPAN LANGKAHNYA PERSAMAAN: (DIGOLONGKAN DALAM TIGA KEGIATAN) KEGIATAN

URUTANPERBEDAAN DAN PERSAMAAN PERBEDAAN: ISTILAH YANG DIGUNAKAN KELENGKAPAN LANGKAHNYA PERSAMAAN: (DIGOLONGKAN DALAM TIGA

KELENGKAPAN LANGKAHNYADAN PERSAMAAN PERBEDAAN: ISTILAH YANG DIGUNAKAN URUTAN PERSAMAAN: (DIGOLONGKAN DALAM TIGA KEGIATAN) KEGIATAN YANG

ISTILAH YANG DIGUNAKAN URUTAN KELENGKAPAN LANGKAHNYA PERSAMAAN: (DIGOLONGKAN DALAM TIGA KEGIATAN) KEGIATAN YANG

PERSAMAAN: (DIGOLONGKAN DALAM TIGA KEGIATAN)

KEGIATAN YANG MEMBANTU MENENTUKAN MASALAH PENDIDIKAN DANLANGKAHNYA PERSAMAAN: (DIGOLONGKAN DALAM TIGA KEGIATAN) PENGORGANISASIAN ALAT UNTUK MEMECAHKAN MASALAH TERSEBUT

PENGORGANISASIAN ALAT UNTUK MEMECAHKAN MASALAH TERSEBUT

KEGIATAN YANG MEMBANTU MENGANALISIS DAN MENGEMBANGKAN PERSAMAAN PEMECAHAN MASALAHDAN PENGORGANISASIAN ALAT UNTUK MEMECAHKAN MASALAH TERSEBUT KEGIATAN YANG MELAYANI PELAKSANAAN EVALUASI PEMECAHAN

KEGIATAN YANG MELAYANI PELAKSANAAN EVALUASI PEMECAHAN MASALAH TERSEBUTALAT UNTUK MEMECAHKAN MASALAH TERSEBUT KEGIATAN YANG MEMBANTU MENGANALISIS DAN MENGEMBANGKAN PERSAMAAN PEMECAHAN MASALAH

DAN MENGEMBANGKAN PERSAMAAN PEMECAHAN MASALAH KEGIATAN YANG MELAYANI PELAKSANAAN EVALUASI PEMECAHAN MASALAH TERSEBUT
DAN MENGEMBANGKAN PERSAMAAN PEMECAHAN MASALAH KEGIATAN YANG MELAYANI PELAKSANAAN EVALUASI PEMECAHAN MASALAH TERSEBUT
DAN MENGEMBANGKAN PERSAMAAN PEMECAHAN MASALAH KEGIATAN YANG MELAYANI PELAKSANAAN EVALUASI PEMECAHAN MASALAH TERSEBUT
DAN MENGEMBANGKAN PERSAMAAN PEMECAHAN MASALAH KEGIATAN YANG MELAYANI PELAKSANAAN EVALUASI PEMECAHAN MASALAH TERSEBUT
LANGKAH PENYUSUNAN DESAIN PEMBELAJARAN
LANGKAH PENYUSUNAN DESAIN PEMBELAJARAN
LANGKAH PENYUSUNAN DESAIN PEMBELAJARAN DESKRIPSI PERUMUSAN KRITERIA TUJUAN PEMBELAJARAN KINERJA/ INDIKATOR REFERENSI

DESKRIPSI

PERUMUSAN

KRITERIA

TUJUAN

PEMBELAJARAN DESAIN PEMBELAJARAN DESKRIPSI PERUMUSAN KRITERIA TUJUAN KINERJA/ INDIKATOR REFERENSI LANGKAH/ &

KINERJA/ INDIKATOR
KINERJA/
INDIKATOR

REFERENSI

LANGKAH/

&

SKENARIO

MEDIA

PEMBELAJARAN

ALATKINERJA/ INDIKATOR REFERENSI LANGKAH/ & SKENARIO MEDIA PEMBELAJARAN HASIL EVALUASI PEMBELAJARAN

KINERJA/ INDIKATOR REFERENSI LANGKAH/ & SKENARIO MEDIA PEMBELAJARAN ALAT HASIL EVALUASI PEMBELAJARAN
KINERJA/ INDIKATOR REFERENSI LANGKAH/ & SKENARIO MEDIA PEMBELAJARAN ALAT HASIL EVALUASI PEMBELAJARAN

HASIL

KINERJA/ INDIKATOR REFERENSI LANGKAH/ & SKENARIO MEDIA PEMBELAJARAN ALAT HASIL EVALUASI PEMBELAJARAN
EVALUASI
EVALUASI

PEMBELAJARAN

KINERJA/ INDIKATOR REFERENSI LANGKAH/ & SKENARIO MEDIA PEMBELAJARAN ALAT HASIL EVALUASI PEMBELAJARAN

PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPETENSI

PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPETENSI  Tujuan pembelajaran jelas  Pembelajaran berfokus pada peserta
 Tujuan pembelajaran jelas  Pembelajaran berfokus pada peserta diklat  Menekankan pada penguasaan kompetensi
 Tujuan pembelajaran jelas
 Pembelajaran berfokus pada peserta diklat
 Menekankan pada penguasaan kompetensi
 Menekankan pada pencapaian performansi
 Menggunakan strategi pembelajaran yang dapat
mengakomodasi cara belajar yang bervariasi
 Menggunakan metode pembelajaran yang bersifat learning by
doing
 Pembelajaran bersifat individual dilakukan dengan
menggunakan modul
 Memperhatikan kebutuhan dan kecepatan belajar peserta diklat
secara individu
 Media dan materi yang digunakan didesain untuk membantu
pencapaian kompetensi
LANJUTAN…
LANJUTAN…
 Kegiatan pembelajaran hendaknya memperhatikan kemudahan proses pemonitoran untuk memudahkan pengaturan program
 Kegiatan pembelajaran hendaknya memperhatikan kemudahan
proses pemonitoran untuk memudahkan pengaturan program
belajar
 Kegiatan pembelajaran diadministrasikan
 Memanfaatkan sumberdaya internal dan eksternal sekolah
 Pembelajaran dapat dilakukan di dalam dan di luar sekolah
 Lingkungan belajar dikondisikan seperti di dunia kerja
 Melakukan penilaian hasil belajar untuk mendapatkan umpan
balik
 Penilaian dilakukan terhadap performansi yang dicapai dengan
cara demonstrasi
 Tingkat performansi peserta diklat ditentukan dengan
membandingkan kriteria unjuk kerja sesuai dengan kompetensi
yang akan dicapai
PENGERTIAN KOMPETENSI
PENGERTIAN KOMPETENSI
Menurut Majelis Pendidikan Kejuruan Nasional (1999) KOMPETENSI ADALAH: SUATU KEMAMPUAN YANG DIDASARI OLEH PENGETAHUAN,
Menurut Majelis Pendidikan Kejuruan Nasional (1999)
KOMPETENSI ADALAH:
SUATU KEMAMPUAN YANG DIDASARI OLEH PENGETAHUAN,
KETERAMPILAN, DAN DIDUKUNG OLEH SIKAP KERJA SERTA
PENERAPANNYA DALAM MELAKSANAKAN SUATU TUGAS/PEKERJAAN DI
TEMPAT KERJA MENGACU PADA KRITERIA UNJUK KERJA YANG
DIPERSYARATKAN
Menurut Metal Project & West Java Institutional Development Project IAPSD (2001) KOMPETENSI ADALAH: SPESIFIKASI DARI
Menurut Metal Project & West Java Institutional Development Project IAPSD (2001)
KOMPETENSI ADALAH:
SPESIFIKASI DARI PENGETAHUAN (KOGNITIF), KETERAMPILAN
(PSIKOMOTOR), DAN SIKAP (AFEKTIF) YANG DIMILIKI SESEORANG SERTA
PENERAPANNYA DIDALAM PEKERJAAN SESUAI DG. STANDAR KINERJA DI
INDUSTRI
KOMPETENSI ADALAH: PENGETAHUAN, KETERAMPILAN, DAN SIKAP KERJA YANG DIBUTUHKAN OLEH SESEORANG UNTUK MELAKUKAN SUATU
KOMPETENSI ADALAH:
PENGETAHUAN, KETERAMPILAN, DAN SIKAP KERJA YANG DIBUTUHKAN
OLEH SESEORANG UNTUK MELAKUKAN SUATU PEKERJAAN DI TEMPAT
KERJA SESUAI DENGAN TUNTUTAN STANDAR YANG BERLAKU
FORMULASI KOMPETENSI
FORMULASI KOMPETENSI

KOGNITIF

PSIKOMOTOR

FORMULASI KOMPETENSI KOGNITIF PSIKOMOTOR AFEKTIF

AFEKTIF

FORMULASI KOMPETENSI KOGNITIF PSIKOMOTOR AFEKTIF
FORMULASI KOMPETENSI KOGNITIF PSIKOMOTOR AFEKTIF
FORMULASI KOMPETENSI KOGNITIF PSIKOMOTOR AFEKTIF
FORMULASI KOMPETENSI KOGNITIF PSIKOMOTOR AFEKTIF
TAHAP ASPEK KOGNITIF
TAHAP ASPEK KOGNITIF
6. BERPIKIR KREATIF 5. EVALUASI 4. ANALISIS-SINTESIS 3. APLIKASI 2. PEMAHAMAN 1. PENGETAHUAN
6.
BERPIKIR KREATIF
5.
EVALUASI
4. ANALISIS-SINTESIS
3. APLIKASI
2. PEMAHAMAN
1. PENGETAHUAN
TAHAP ASPEK PSIKOMOTOR
TAHAP ASPEK PSIKOMOTOR
TAHAP ASPEK PSIKOMOTOR 5.ORIGINASI 4. ADAPTASI 3. RESPONS KOMPLEKS 2.MEKANISME 1. RESPONS TERBIMBING
TAHAP ASPEK PSIKOMOTOR 5.ORIGINASI 4. ADAPTASI 3. RESPONS KOMPLEKS 2.MEKANISME 1. RESPONS TERBIMBING

5.ORIGINASI

TAHAP ASPEK PSIKOMOTOR 5.ORIGINASI 4. ADAPTASI 3. RESPONS KOMPLEKS 2.MEKANISME 1. RESPONS TERBIMBING

4. ADAPTASI

TAHAP ASPEK PSIKOMOTOR 5.ORIGINASI 4. ADAPTASI 3. RESPONS KOMPLEKS 2.MEKANISME 1. RESPONS TERBIMBING

3. RESPONS KOMPLEKS

TAHAP ASPEK PSIKOMOTOR 5.ORIGINASI 4. ADAPTASI 3. RESPONS KOMPLEKS 2.MEKANISME 1. RESPONS TERBIMBING

2.MEKANISME

TAHAP ASPEK PSIKOMOTOR 5.ORIGINASI 4. ADAPTASI 3. RESPONS KOMPLEKS 2.MEKANISME 1. RESPONS TERBIMBING
TAHAP ASPEK PSIKOMOTOR 5.ORIGINASI 4. ADAPTASI 3. RESPONS KOMPLEKS 2.MEKANISME 1. RESPONS TERBIMBING
TAHAP ASPEK PSIKOMOTOR 5.ORIGINASI 4. ADAPTASI 3. RESPONS KOMPLEKS 2.MEKANISME 1. RESPONS TERBIMBING

1. RESPONS TERBIMBING

TAHAP ASPEK PSIKOMOTOR 5.ORIGINASI 4. ADAPTASI 3. RESPONS KOMPLEKS 2.MEKANISME 1. RESPONS TERBIMBING
TAHAP ASPEK PSIKOMOTOR 5.ORIGINASI 4. ADAPTASI 3. RESPONS KOMPLEKS 2.MEKANISME 1. RESPONS TERBIMBING
ASPEK TAHAP AFEKTIF
ASPEK TAHAP AFEKTIF
ASPEK TAHAP AFEKTIF 5. MEWATAK 4. MENGORGANISASI 3. MENILAI 2. MERESPON 1.MENERIMA

5. MEWATAK

ASPEK TAHAP AFEKTIF 5. MEWATAK 4. MENGORGANISASI 3. MENILAI 2. MERESPON 1.MENERIMA
ASPEK TAHAP AFEKTIF 5. MEWATAK 4. MENGORGANISASI 3. MENILAI 2. MERESPON 1.MENERIMA
ASPEK TAHAP AFEKTIF 5. MEWATAK 4. MENGORGANISASI 3. MENILAI 2. MERESPON 1.MENERIMA
ASPEK TAHAP AFEKTIF 5. MEWATAK 4. MENGORGANISASI 3. MENILAI 2. MERESPON 1.MENERIMA
ASPEK TAHAP AFEKTIF 5. MEWATAK 4. MENGORGANISASI 3. MENILAI 2. MERESPON 1.MENERIMA
ASPEK TAHAP AFEKTIF 5. MEWATAK 4. MENGORGANISASI 3. MENILAI 2. MERESPON 1.MENERIMA
ASPEK TAHAP AFEKTIF 5. MEWATAK 4. MENGORGANISASI 3. MENILAI 2. MERESPON 1.MENERIMA

4. MENGORGANISASI

ASPEK TAHAP AFEKTIF 5. MEWATAK 4. MENGORGANISASI 3. MENILAI 2. MERESPON 1.MENERIMA

3. MENILAI

ASPEK TAHAP AFEKTIF 5. MEWATAK 4. MENGORGANISASI 3. MENILAI 2. MERESPON 1.MENERIMA
ASPEK TAHAP AFEKTIF 5. MEWATAK 4. MENGORGANISASI 3. MENILAI 2. MERESPON 1.MENERIMA

2. MERESPON

ASPEK TAHAP AFEKTIF 5. MEWATAK 4. MENGORGANISASI 3. MENILAI 2. MERESPON 1.MENERIMA
ASPEK TAHAP AFEKTIF 5. MEWATAK 4. MENGORGANISASI 3. MENILAI 2. MERESPON 1.MENERIMA
ASPEK TAHAP AFEKTIF 5. MEWATAK 4. MENGORGANISASI 3. MENILAI 2. MERESPON 1.MENERIMA

1.MENERIMA

ASPEK TAHAP AFEKTIF 5. MEWATAK 4. MENGORGANISASI 3. MENILAI 2. MERESPON 1.MENERIMA
ASPEK TAHAP AFEKTIF 5. MEWATAK 4. MENGORGANISASI 3. MENILAI 2. MERESPON 1.MENERIMA
FORMAT MATRIK RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
FORMAT MATRIK
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
SMK PROGRAM KEAHLIAN STANDAR KOMPETENSI TUJUAN PEMBELAJARAN : : : :
SMK
PROGRAM KEAHLIAN
STANDAR KOMPETENSI
TUJUAN PEMBELAJARAN
:
:
:
:
LANGKAH KOMPETENSI KRITERIA KINERJA/ INDIKATOR HASIL PEMBELAJARAN EV. KET. DASAR PEMBELAJARAN (SKENARIO) A1:
LANGKAH
KOMPETENSI
KRITERIA KINERJA/
INDIKATOR
HASIL
PEMBELAJARAN
EV.
KET.
DASAR
PEMBELAJARAN
(SKENARIO)
A1:
PENGETAHUAN
GAMBARAN
GAMBARAN
(KOGNITIF):
KOMUNIKASI
PERUBAHAN
GURU-SISWA
TINGKAH LAKU
YANG BERPUSAT
SISWA DARI
KETERAMPILAN
(PSIKOMOTOR):
PADA SISWA
(STUDENT
CENTER) UNTUK
SETIAP
SASARAN
INDIKATOR
SIKAP KERJA
(AFEKTIF):
SETIAP INDIKATOR
A2:
DST.
PENGISIAN FORMAT RPP
PENGISIAN FORMAT RPP
• KOLOM KOMP. DASAR: DIISI DENGAN KOMP. DASAR YANG BERSANGKUTAN.
• KOLOM KOMP. DASAR: DIISI DENGAN KOMP. DASAR YANG BERSANGKUTAN.
• KOLOM KRITERIA KINERJA/INDIKATOR: (1) KOGNITIF>> CAKUPAN DAN URUTAN MATERI TEORI DARI TUNTUTAN KOMP. DASAR
• KOLOM KRITERIA KINERJA/INDIKATOR:
(1) KOGNITIF>> CAKUPAN DAN URUTAN MATERI TEORI DARI TUNTUTAN
KOMP. DASAR YANG BERSANGKUTAN.
(2) PSIKOMOTOR >> PERSIAPAN (ALAT DAN BAHAN); PROSES KERJA
(URUTAN LANGKAH KERJA); SIKAP KERJA (SOP); HASIL KERJA (BERUPA
SPESIFIKASI DAN AKURASI PEKERJAAN); WAKTU (ALOKASI STANDAR DARI
TUNTUTAN KOMPETENSI YANG BERSANGKUTAN).
(3) AFEKTIF>> IDENTIK DENGAN SIKAP KERJA.
• KOLOM LANGKAH PEMBELAJARAN/SKENARIO:
• KOLOM LANGKAH PEMBELAJARAN/SKENARIO:

(1) PRA KBM >> MENGGAMBARKAN AKTIVITAS AWAL KEGIATAN PEMBELAJARAN. (2) KBM INTI >> MENGGAMBARKAN AKTIVITAS GURU-SISWA DALAM MENCAPAI SETIAP INDIKATOR. DALAM RUMUSAN KBM INTI TERGAMBARKAN PENERAPAN “METODE” (SECARA IMPLISIT) DAN PENGGUNAAN “MEDIA” (SECARA EKSPLISIT). (3) PASCA KBM (PENUTUP) >> MENGGAMBARKAN AKHIR DARI SUATU PROSES PEMBELAJARAN UNTUK SATU PERIODE PERTEMUAN.

(3) PASCA KBM (PENUTUP) >> MENGGAMBARKAN AKHIR DARI SUATU PROSES PEMBELAJARAN UNTUK SATU PERIODE PERTEMUAN.
(3) PASCA KBM (PENUTUP) >> MENGGAMBARKAN AKHIR DARI SUATU PROSES PEMBELAJARAN UNTUK SATU PERIODE PERTEMUAN.
(3) PASCA KBM (PENUTUP) >> MENGGAMBARKAN AKHIR DARI SUATU PROSES PEMBELAJARAN UNTUK SATU PERIODE PERTEMUAN.
(3) PASCA KBM (PENUTUP) >> MENGGAMBARKAN AKHIR DARI SUATU PROSES PEMBELAJARAN UNTUK SATU PERIODE PERTEMUAN.
(3) PASCA KBM (PENUTUP) >> MENGGAMBARKAN AKHIR DARI SUATU PROSES PEMBELAJARAN UNTUK SATU PERIODE PERTEMUAN.

LANJUTAN …
LANJUTAN …
KOLOM HASIL PEMBELAJARAN: DIISI TARGET DARI SETIAP RUMUSAN LANGKAH PEMBELAJARAN, UNTUK SETIAP ASPEK (KOGNITF –
KOLOM HASIL PEMBELAJARAN: DIISI TARGET DARI SETIAP
RUMUSAN LANGKAH PEMBELAJARAN, UNTUK SETIAP ASPEK
(KOGNITF – PSIKOMOTOR – AFEKTIF).
KOLOM EVALUASI: DIISI DENGAN BENTUK DAN JENIS EVALUASI YANG AKAN DIGUNAKAN DALAM MENGEVALUASI KOMPETENSI SISWA.
KOLOM EVALUASI: DIISI DENGAN BENTUK DAN JENIS EVALUASI
YANG AKAN DIGUNAKAN DALAM MENGEVALUASI KOMPETENSI
SISWA.
UNTUK ASPEK KOGNITIF, BENTUK SOAL DAPAT BERUPA
ESAY ATAUPUN BENTUK OBYEKTIF DENGAN BERBAGAI JENISNYA.
UNTUK ASPEK PSIKOMOOR DAN AFEKTIF, TERDIRI DARI EVALUASI
PROSES (DENGAN LEMBAR OBSERVASI) DAN EVALUASI HASIL
(DENGAN STANDAR HASIL TUNTUTAN KOMPETENSI).
KOLOM KETERANGAN: DIISI DENGAN HAL-HAL YANG BERKAITAN
DENGAN DOKUMEN RPP.
CONTOHNYA:
*
METODE-METODE APA YANG DIGUNAKAN DALAM SKENARIO
* METODE-METODE APA YANG DIGUNAKAN DALAM SKENARIO * MEDIA APA YANG DIGUNAKAN DALAM SETIAP RUMUSAN SKENARIO
* METODE-METODE APA YANG DIGUNAKAN DALAM SKENARIO * MEDIA APA YANG DIGUNAKAN DALAM SETIAP RUMUSAN SKENARIO

*

MEDIA APA YANG DIGUNAKAN DALAM SETIAP RUMUSAN SKENARIO

* SUMBER-SUMBER BELAJAR APA YANG DIJADIKAN REFERENSI DALAM RPP
*
SUMBER-SUMBER BELAJAR APA YANG DIJADIKAN REFERENSI
DALAM RPP
FORMAT KE BAWAH RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
FORMAT KE BAWAH
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
SMK PROGRAM KEAHLIAN : : STANDAR KOMPETENSI : KOMPETENSI DASAR : TUJUAN PEMBELAJARAN:
SMK
PROGRAM KEAHLIAN
:
:
STANDAR KOMPETENSI :
KOMPETENSI DASAR
:
TUJUAN PEMBELAJARAN:
1. INDIKATOR 2. LANGKAH/SKENARIO PEMBELAJARAN 3. HASIL PEMBELAJARAN 4. EVALUASI 5. MEDIA DAN SUMBER 6.
1. INDIKATOR
2. LANGKAH/SKENARIO PEMBELAJARAN
3. HASIL PEMBELAJARAN
4. EVALUASI
5. MEDIA DAN SUMBER
6. LAMPIRAN
1. INDIKATOR 2. LANGKAH/SKENARIO PEMBELAJARAN 3. HASIL PEMBELAJARAN 4. EVALUASI 5. MEDIA DAN SUMBER 6. LAMPIRAN
1. INDIKATOR 2. LANGKAH/SKENARIO PEMBELAJARAN 3. HASIL PEMBELAJARAN 4. EVALUASI 5. MEDIA DAN SUMBER 6. LAMPIRAN
Contoh: ALAT EVALUASI
Contoh: ALAT EVALUASI
Alat Evaluasi Proses
Alat Evaluasi Proses
NO Aspek yang Dinilai
NO
Aspek yang Dinilai
1. Persiapan . . 2. Proses Kerja . . 3. Sikap Kerja . .
1.
Persiapan
.
.
2.
Proses Kerja
.
.
3.
Sikap Kerja
.
.
Skor
Skor
Bobot
Bobot
Nilai
Nilai
Kinerja Mahasiswa Ya Tidak
Kinerja Mahasiswa
Ya
Tidak
. . 2. Proses Kerja . . 3. Sikap Kerja . . Skor Bobot Nilai Kinerja
. . 2. Proses Kerja . . 3. Sikap Kerja . . Skor Bobot Nilai Kinerja
. . 2. Proses Kerja . . 3. Sikap Kerja . . Skor Bobot Nilai Kinerja
. . 2. Proses Kerja . . 3. Sikap Kerja . . Skor Bobot Nilai Kinerja
ALAT EVALUASI HASIL
ALAT EVALUASI HASIL
Kinerja Mahasiswa
Kinerja
Mahasiswa
Ya
Ya
Tidak
Tidak
NO
NO
Aspek Yang Dinilai
Aspek Yang Dinilai
Skor
Skor
Bobot
Bobot

NilaiKinerja Mahasiswa Ya Tidak NO Aspek Yang Dinilai Skor Bobot Hasil Kerja: - Produk : -

Hasil Kerja: - Produk : - Bentuk - Ukuran
Hasil Kerja:
- Produk : - Bentuk
- Ukuran
Atau - Jasa : - Parameter spesifikasi
Atau
- Jasa :
- Parameter
spesifikasi
Waktu : …….( menit )
Waktu : …….( menit )
Bobot Nilai Hasil Kerja: - Produk : - Bentuk - Ukuran Atau - Jasa : -
Bobot Nilai Hasil Kerja: - Produk : - Bentuk - Ukuran Atau - Jasa : -
Hasil Kerja: - Produk : - Bentuk - Ukuran Atau - Jasa : - Parameter spesifikasi
Hasil Kerja: - Produk : - Bentuk - Ukuran Atau - Jasa : - Parameter spesifikasi

INSTRUMEN BAGI CALON GURU FPTK UPI

(SKALA 0 - 4) NO. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) NILAI 1. Penjabaran Kriteria Kinerja a.
(SKALA
0
-
4)
NO.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
NILAI
1.
Penjabaran Kriteria Kinerja
a. Kriteria kinerja dirumuskan berdasarkan aspek kompetensi (kognitif, psikomotor, afektif)
b. Kriteria kinerja dirumuskan menggunakan kata operasional (dapat diukur berupa hasil)
c. Kriteria kinerja menggambarkan pencapaian sasaran aspek kompetensi
d. Kriteria kinerja dirumuskan relevan dengan sasaran kompetensi
2.
Materi Pokok Pembelajaran
a. Materi ajar mengacu kepada kriteria kinerja
b. Materi ajar disusun secara sistematis
c. Materi ajar sesuai dengan pencapaian kompetensi
d. Materi ajar dirancang proporsional untuk satu standar kompetensi/kompetensi dasar
3.
Skenario Pembelajaran
a. Skenario disusun untuk setiap kriteria kinerja
b. Skenario mencerminkan komunikasi guru-siswa yang berorientasi berpusat pada siswa
c. Skenario menyiratkan dan atau menyuratkan penerapan metode dan media pembelajaran
d. Skenario disusun berdasarkan alokasi waktu yang proporsional
4.
Media Pembelajaran
a. Media disesuaikan dengan tuntutan kompetensi
b. Media relevan dengan sasaran kriteria kinerja
c. Media disesuaikan dengan kondisi kelas
d. Media disiapkan untuk mendukung perkembangan potensi siswa
5.
Evaluasi
a.
Mencantumkan bentuk dan jenis evaluasi
b.
Butir soal relevan dengan kriteria kinerja
c.
Butir soal menggambarkan tuntutan kompetensi
d.
Butir soal sesuai tuntutan waktu secara proporsional
Jumlah Nilai
Nilai RPP
PENAMPILAN MENGAJAR
PENAMPILAN MENGAJAR
1. Kemampuan Membuka Pelajaran a. Menarik perhatian siswa b. Memotivasi siswa c. Membuat kaitan materi
1.
Kemampuan Membuka Pelajaran
a. Menarik perhatian siswa
b. Memotivasi siswa
c. Membuat kaitan materi ajar sebelumnya dengan materi yang akan diajarkan
d. Memberi acuan materi ajar yang akan diajarkan
2.
Sikap Praktikan dalam Proses Pembelajaran
a. Kejelasan suara dalam komunikasi dengan siswa
b. Tidak melakukan gerakan dan atau ungkapan yang mengganggu perhatian siswa
c. Antusiasme mimik dalam penampilan
d. Mobilitas posisi tempat dalam kelas/ruang praktik
3.
Penguasaan Materi Pokok Pembelajaran
a. Materi ajar disampaikan sesuai dengan langkah-langkah yang direncanakan
b. Kejelasan menerangkan berdasarkan tuntutan aspek kompetensi (kognitif, psikomotor, afektif)
c. Kejelasan dalam memberikan contoh/ilustrasi sesuai tuntutan aspek kompetensi
d. Mencerminkan penguasaan materi ajar secara proporsional
4.
Implementasi Skenario Pembelajaran
a. Penyajian materi ajar relevan dengan apa yang tertuang dalam RPP
b. Proses pembelajaran mencerminkan komunikasi guru-siswa, dengan berpusat pada siswa
c. Antusias dalam menanggapi dan menggunakan respon dari siswa
d. Cermat dalam memanfaatkan waktu, sesuai alokasi yang direncanakan
5.
Penggunaan Media Pembelajaran
a. Memperhatikan prinsip penggunaan jenis media
b. Tepat saat penggunaan
c. Terampil dalam mengoperasionalkan
d. Membantu kelancaran proses pembelajaran
6.
Evaluasi
a.
Melakukan evaluasi berdasarkan tuntutan aspek kompetensi
b.
Melakukan evaluasi sesuai butir soal yang telah direncanakan dalam RPP
c.
Melakukan evaluasi sesuai alokasi waktu yang direncanakan
d.
Melakukan evaluasi sesuai dengan bentuk dan jenis yang dirancang
7.
Kemampuan Menutup Pelajaran
a. Meninjau kembali/menyimpulkan materi kompetensi yang diajarkan
b. Memberi kesempatan bertanya
c. Menugaskan kegiatan ko-kurikuler
d. Menginformasikan materi ajar berikutnya