Anda di halaman 1dari 2

BAB IV

PENUTUP
1. Kesimpulan kasus skenario
Dari gejala, tanda, dan hasil pemeriksaan pasien dalam skenario, diagnosis banding
yang mungkin pada penyakit mata merah dengan visus menurun adalah keratitis,
uveitis, hyphema, hypopyon, dan glaukoma sudut tertutup akut.
Untuk menentukan penyakit atau kelainan yang diderita pasien, diperlukan
pemeriksaan lanjutan seperti pemeriksaan tekanan intra okuler.
Dalam kasus ini, dokter merujuk pasien ke dokter spesialis mata karena
kompetensinya hanya sampai tingkat kompetensi 3A yaitu dokter mampu embuat
diagnosis klinik berdasarkan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan-pemeriksaan
tambahan yang diminta oleh dokter misalnya pemeriksaan laboratorium sederhana
atau !-ray". Dokter dapat memutuskan dan memberi terapi pendahuluan, serta
mrujuk ke spesialis yang relevan bukan kasus ga#at darurat".
$. Kendala
Kurangnya referensi yang lengkap dan valid untuk membahas kasus skenario.
%ahasis#a kurang memahami beberapa istilah dan kalimat dalam skenario, sehingga
menimbulkan beberapa penafsiran yang berbeda antara mahasis#a yang satu dengan
yang lain.
Kasus dalam skenario yang masih sangat luas sangat memungkinkan banyak
diagnosis banding, sehingga mahasis#a kesulitan menguasai semua kelainan mata
dengan lengkap.
&erjadi perbedaan pendapat antar beberapa mahasis#a, dikarenakan adanya
perbedaan referensi.
3. 'aran
%ahasis#a sebaiknya memahami tujuan pembelajaran dari setiap skenario.
%ahasis#a sebaiknya mengetahui kompetensi dokter umum untuk kasus-kasus
kelainan pada mata.
'ebaiknya dilakukan persamaan persepsi terlebih dahulu saat diskusi, sehingga di
akhir diskusi dapat ditarik kesimpulan yang lebih pasti.