Anda di halaman 1dari 8

8/15/2014 Kontroversi Kenaikan Harga BBM Forum Kwik Kian Gie Mari Kita Berdiskusi

http://kwikkiangie.com/v1/2012/03/kontroversi-kenaikan-harga-bbm/ 1/8
PENGANTAR
Dalam paparan ini say a memberlakukan peny ederhaan atau simplifikasi dengan maksud untuk memperoleh
gambaran y ang sangat jelas tentang esensiny a saja.
Maka say a mengasumsikan bahwa semua miny ak mentah Indonesia dijadikan satu jenis BBM saja, y aitu bensin
Premium. Metode ini sering digunakan untuk memperoleh gambaran tentang esensi atau inti permasalahanny a.
Metode ini dikenal dengan istilah method of decreasing abstraction, terutama kalau dilanjutkan dengan
peny empurnaan dengan cara memasukkan semua detil dari data dan keny ataan, y ang dikenal dengan istilah putting
the flesh on the bones.
Cara perhitungan y ang say a lakukan dan dijadikan dasar untuk paparan hari ini terny ata 99% sama dengan
perhitungan oleh Pemerintah y ang tentuny a sangat mendetil dan akurat.
Dengan data dan asumsi y ang sama, Pemerintah mencantumkan kelebihan uang tunai sebesar Rp. 96,8 trily un, dan
say a tiba pada kelebihan uang tunai sebesar Rp. 97 ,955 trily un.
PERMASALAHAN
Kepada masy arakat diberikan gambaran bahwa setiap kali harga miny ak mentah di pasar internasional meningkat,
dengan sendiriny a pemerintah harus mengeluarkan uang ekstra, dengan istilah untuk membay ar subsidi BBM y ang
membengkak.
Harga miny ak mentah di pasar internasional selalu meningkat. Sebabny a karena miny ak mentah adalah fosil y ang
tidak terbarui (not renewable). Setiap kali miny ak mentah diangkat ke permukaan bumi, persediaan miny ak di dalam
perut bumi berkurang. Pemakaian (konsumsi) miny ak bumi sebagai bahan baku BBM meningkat terus, sehingga
permintaan y ang meningkat terus berlangsung bersamaan dengan berkurangny a cadangan miny ak di dalam perut
bumi. Hal ini membuat bahwa permintaan senantiasa meningkat sedangkan berbarengan dengan itu, penawaranny a
senantiasa meny usut.
Sejak lama para pemimpin dan cendekiawan Indonesia berhasil di-brainwash dengan sebuah doktrin y ang
mengatakan : Semua miny ak mentah y ang dibutuhkan oleh penduduk Indonesia harus dinilai dengan harga
internasional, walaupun kita mempuny ai miny ak mentah sendiri. Dengan kata lain, bangsa Indonesia y ang
mempuny ai miny ak harus membay ar miny ak ini dengan harga internasional.
Harga BBM y ang dikenakan pada raky at Indonesia tidak selalu sama dengan ekuiv alen harga miny ak mentahny a.
Bilamana harga BBM lebih rendah dibandingkan dengan ekuiv alen harga miny ak mentahny a di pasar internasional,
dikatakan bahwa pemerintah merugi, memberi subsidi untuk perbedaan harga ini. Lantas dikatakan bahwa subsidi
sama dengan uang tunai y ang harus dikeluarkan oleh pemerintah, sedangkan pemerintah tidak memilikiny a. Maka
APBN akan jebol, dan untuk menghindariny a, harga BBM harus dinaikkan.
Pikiran tersebut adalah pikiran y ang sesat, ditinjau dari sudut teori kalkulasi harga pokok dengan metode apapun
juga. Peny esatanny a dapat dituangkan dalam angka-angka y ang sebagai berikut.
Harga bensin premium y ang Rp. 4.500 per liter sekarang ini ekuiv alen dengan harga miny ak mentah sebesar US$
8/15/2014 Kontroversi Kenaikan Harga BBM Forum Kwik Kian Gie Mari Kita Berdiskusi
http://kwikkiangie.com/v1/2012/03/kontroversi-kenaikan-harga-bbm/ 2/8
69,50 per barrel. Harga y ang berlaku US$ 1 05 per barrel. Lantas dikatakan bahwa pemerintah merugi US$ 35,50 per
barrel. Dalam rupiah, pemerintah merugi sebesar US$ 35,50 x Rp. 9.000 = Rp. 31 9.500 per barrel. Ini sama dengan
Rp. 2009, 43 per liter (Rp. 31 9.500 : 1 59). Karena konsumsi BBM Indonesia sebany ak 63 mily ar liter per tahun,
dikatakan bahwa kerugianny a 63 mily ar x Rp. 2009,43 = Rp. 1 26,59 trily un per tahun. Maka kalau harga bensin
premium dipertahankan sebesar Rp. 4.500 per liter, pemerintah merugi atau memberi subsidi sebesar Rp. 1 26,59
trily un. Uang ini tidak dimiliki, sehingga APBN akan jebol.
Pikiran y ang didasarkan atas perhitungan di atas sangat meny esatkan, karena sama sekali tidak memperhitunkan
keny ataan bahwa bangsa Indonesia memiliki miny ak mentah sendiri di dalam perut buminy a.
Pengadaan BBM oleh Pertamina berlangsung atas perintah dari Pemerintah. Pertamina diperintahkan untuk
mengadakan 63 mily ar liter bensin premium setiap tahunny a, y ang harus dijual dengan harga Rp. 4.500 per liter.
Maka perolehan Pertamina atas hasil penjualan bensin premium sebesar 63.000.000.000 liter x Rp. 4.500 = Rp.
283,5 trily un.
Pertamina disuruh membeli dari:
Pemerintah 37,7808 milyar liter dengan harga Rp. 5.944/liter = Rp. 224,5691tr
Pasar internasional 25,21 92 mily ar liter dengan harga Rp. 5.944/liter = Rp. 1 49,903 tr
Jumlahny a 63 mily ar liter dengan harga Rp. 5.944/liter = Rp. 37 4,47 21 tr
Biay a LRT 63 mily ar liter @Rp. 566 Rp. 35,658 tr
Jumlah Pengeluaran Pertamina Rp. 410,13 tr
Hasil Penjualan Pert 63 mily ar liter @ Rp. 4.500 Rp. 283,5 tr
PERTAMINA DEFISIT/TEKOR/KEKURANGAN TUNAI
Rp. 126,63 tr.
Tabel di atas menunjukkan bahwa setelah menurut dengan patuh apa saja y ang diperintahkan oleh Pemerintah,
Pertamina kekurangan uang tunai sebesar Rp. 1 26,63 trily un.
Pemerintah menambal defisit tersebut dengan membayar tunai sebesar Rp. 126,63 trilyun yang katanya
membuat jebolnya APBN, karena uang ini tidak dimiliki oleh Pemerintah.
Ini jelas bohong di siang hari bolong. Kita lihat baris paling atas dari Tabel denga huruf tebal (bold), bahwa
Pemerintah menerima hasil penjualan miny ak mentah kepada Pertamina sebesar Rp. 224,569 trily un. Jumlah
penerimaan oleh Pemerintah ini tidak pernah disebut-sebut. Yang ditonjol-tonjolkan hany a tekorny a Pertamina
sebesar Rp. 1 26,63 trily un y ang harus ditomboki oleh Pemerintah.
Kalau jumlah penerimaan Pemerintah dari Pertamina ini tidak disembuny ikan, maka hasilny a adalah:
Pemerintah menerima dari Pertamina sejumlah
Rp. 224,569 trily un
8/15/2014 Kontroversi Kenaikan Harga BBM Forum Kwik Kian Gie Mari Kita Berdiskusi
http://kwikkiangie.com/v1/2012/03/kontroversi-kenaikan-harga-bbm/ 3/8
Pemerintah menomboki tekorny a Pertamina sejumlah
(Rp. 1 26,63 trily un)
Per saldo Pemerintah kelebihan uang tunai sejumlah
Rp. 97 ,939 trily un
Perhitungan selengkapnya dapat di-download di sini.
TEMPATNYA DALAM APBN
Kalau memang ada kelebihan uang tunai dalam Kas Pemerintah, di mana dapat kita temukan dalam APBN 201 2 ?
Di halaman 1 y ang say a lampirkan, y aitu y ang dirinci ke dalam :
Pos DBH (Dana Bagi Hasil) sejumlah
Rp. 45,3 trily un
Pos Net Migas sejumlah
Rp. 51 ,5 trily un
Jumlahny a Rp. 96,8 trily un
Sumber :
Perhitungan Bp. Anggito Abimanyu dan Perhitungan Bp. Anthony Budiawan
8/15/2014 Kontroversi Kenaikan Harga BBM Forum Kwik Kian Gie Mari Kita Berdiskusi
http://kwikkiangie.com/v1/2012/03/kontroversi-kenaikan-harga-bbm/ 4/8
Perbedaan sejumlah Rp. 1 ,1 trily un disebabkan karena Pemerintah menghitungny a dengan data lengkap y ang
mendetil.
Say a menghitungngy a dengan peny ederhanaan/simplifikasi guna memperoleh esensi perhitungan bahwa
Pemerintah melakukan kehohongan publik. Bedany a toh terny ata sama sekali tidak signifikan, y aitu sebesar Rp. 1 ,1
trily un atau 1 ,1 4 % saja.
SUBSIDI BUKAN PENGELUARAN UANG TUNAI
Dalam pembicaraan tentang BBM, kata subsidi BBM y ang paling bany ak dipakai. Kebany akan dari elit bangsa kita,
8/15/2014 Kontroversi Kenaikan Harga BBM Forum Kwik Kian Gie Mari Kita Berdiskusi
http://kwikkiangie.com/v1/2012/03/kontroversi-kenaikan-harga-bbm/ 5/8
baik y ang ada di dalam pemerintahan maupun y ang di luar mempuny ai pengertian y ang sama ketika mereka
mengucapkan kata subsidi BBM.
Ketika mulut mengucapkan dua kata subsidi BBM, otakny a mengatakan perbedaan antara harga miny ak mentah
internasional dengan harga y ang dikenakan kepada bangsa Indonesia. Ketika mulut mengucapkan Subsidi bensin
premium sebesar Rp. 2.009 per liter, otakny a berpikir : Harga miny ak mentah USD 1 05 per barrel setara dengan
dengan Rp. 6.509 per liter bensin premium, sedangkan harga bensin premium hany a Rp. 4.500 per liter.
Mengapa para elit itu berpikir bahwa harga miny ak mentah y ang milik kita sendiri harus ditentukan oleh mekanisme
pasar y ang dikoordinasikan oleh NYMEX di New York ?
Karena mereka sudah di-brain wash bahwa harga adalah y ang berlaku di pasar internasional pada saat
mengucapkan harga y ang bersangkutan. Maka karena sekarang ini harga miny ak mentah y ang ditentukan dan
diumumkan oleh NYMEX sebesar USD 1 05 per barrel atau setara dengan bensin premium seharga Rp. 6.509 per liter,
dan harga y ang diberlakukan untuk bangsa Indonesia sebesar Rp. 4.500 per liter, mereka teriak : Pemerintah merugi
sebesar Rp. 2.009 per liter. Karena konsumsi bangsa Indonesia sebany ak 63 mily ar liter per tahun, maka Pertamina
merugi Rp. 1 26,567 trily un per tahun.
Selisih ini disebut subsidi, dan lebih kony ol lagi, karena lantas mengatakan bahwa subsidi ini sama dengan uang
tunai y ang harus dikeluarkan.
UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2001 TENTANG MINYAK DAN GAS BUMI
Pikiran hasil brain washing tersebut berakar dalam UU nomor 22 tahun 2001 . Pasal 28 ay at 2 berbuny i : Harga
bahan bakar miny ak dan gas bumi diserahkan pada mekanisme persaingan usaha y ang sehat dan wajar. Ini berarti
bahwa raky at harus membay ar miny ak y ang milikny a sendiri dengan harga y ang ditentukan oleh NYMEX di New
York. Kalau hargany a lebih rendah dikatakan merugi, harus mengeluarkan tunai y ang tidak dimiliki dan membuat
APBN jebol.
Seperti y ang baru say a katakan tadi pikiran seperti itu tidak benar. Yang benar ialah pengeluaran uang tunai untuk
pemompaan miny ak sampai ke atas muka bumi (lifting) ditambah dengan pengilangan sampai menjadi BBM (refining)
ditambah dengan pengangkutan sampai ke pompa-pompa bensin (transporting), seluruhny a sebesar USD 1 0 per barrel.
Dengan kurs y ang 1 USD = Rp. 9.000, uang tunai y ang dikeluarkan untuk menghasilkan 1 liter premium sebesar Rp.
566.
BAGAIMANA UUD HARUS DITAFSIRKAN TENTANG KEBIJAKAN MINYAK?
Menurut UUD kita harga BBM tidak boleh ditentukan oleh siapapun juga kecuali oleh hikmah kebijaksanaan y ang
sesuai dengan kepatutan, day a beli masy arakat dan nilai strategisny a bagi sektor-sektor kehidupan ekonomi lainny a.
Mengapa ? Karena BBM termasuk dalam Barang y ang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang
bany ak.
PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI
Itulah sebabny a Mahkamah Konstitusi meny atakan pasal 28 ay at (2) dari UU nomor 22 tahun 2001 tentang Migas
bertentangan dengan UUD RI. Putusanny a bernomor 002/PUU-I/2003 y ang berbuny i : Harga bahan bakar miny ak
8/15/2014 Kontroversi Kenaikan Harga BBM Forum Kwik Kian Gie Mari Kita Berdiskusi
http://kwikkiangie.com/v1/2012/03/kontroversi-kenaikan-harga-bbm/ 6/8
dan gas bumi diserahkan pada persaingan usaha y ang sehat dan wajar dari Undang-Undang nomor 22 tahun 2001
tentang Miny ak dan Gas Bumi bertentangan dengan Undang-Undang dasar Republik Indonesia.
Peraturan Pemerintah Nomor 36 tahun 2004 pasal 72 ayat (1)
Brain washing begitu berhasilny a , sehingga Putusan MK ini disikapi dengan Peraturan Pemerintah nomor 36 Tahun
2004. Pasal 7 2 ay at (1 ) berbuny i : Harga bahan bakar minyak dan gas bumi, kecuali gas bumi untuk rumah
tangga dan pelanggan kecil,diserahkan pada persaingan usaha yang wajar, sehat dan transparan.
Ini benar-benar keterlaluan. UUD, MK dilecehkan dengan PP.
Jelas Pemerintah telah berpikir, berucap dan bertinak y ang bertentangan dengan UUD kita dalam kebijakanny a
tentang BBM. Toh tidak ada konsekuensiny a apa-apa. Toh Pemerintah akan memberlakukanny a dengan merujuk
pada Undang-Undang y ang telah diny atakan bertentangan dengan Konstitusi.
APA MAKSUD DAN DAMPAK DARI MEMPERTAHANKAN BERLAKUNYA UU NO. 22 TAHUN 2001 ?
Maksudny a jelas, y aitu supay a mendarah daging pada raky at Indonesia bahwa mereka harus membay ar harga BBM
(bensin) dengan harga y ang ditentukan oleh NYMEX. Bahkan setiap hari harga BBM harus bergejolak sesuai dengan
fluktuasi harga miny ak mentah y ang diumumkan oleh NYMEX setiap beberapa menit sekali.
Harian Kompas tanggal 1 7 Mei 2008 memuat perny ataan Menko Boediono (y ang sekarang menjabat Wakil Presiden)
y ang berbuny i : Pemerintah akan meny amakan harga bahan bakar miny ak atau BBM untuk umum di dalam negeri
dengan harga miny ak di pasar internasional secara bertahap mulai tahun 2008..dan Pemerintah ingin
mengarahkan kebijakan harga BBM pada mekanisme penyesuaian otomatis dengan harga dunia.
Harian Indopos tanggal 3 Juli 2008 mengutip Presiden SBY y ang mengatakan :Jika harga miny ak USD 1 50 per
barrel, subsidi BBM dan listrik y ang harus ditanggung APBN Rp. 320 trily un. Kalau (harga miny ak) USD 1 60, gila
lagi. Kita akan keluarkan (subsidi) Rp. 254 trily un hany a untuk BBM.
Jelas bahwa Presiden SBY sudah tery akinkan bahwa y ang dikatakan dengan subsidi memang sama dengan uang tunai
y ang harus dikeluarkan. Hal y ang sama sekali tidak benar, seperti y ang diuraikan di atas tadi.
SHELL SUDAH MENJALANKAN HARGA BBM NAIK TURUN OTOMATIS DENGAN NAIK TURUNNYA
HARGA MINYAK DI PASAR INTERNASIONAL
Barang siapa membeli bensin dari pompa Shell akan mengalami bahwa harga naik turun. Kemarin, tanggal 1 8 Maret
201 2 harga bensin super Shell Rp. 9.550 per liter.
Harga Rp. 9.550 dikurangi dengan biay a LTR sebesar Rp. 566 = Rp. 8.984 per liter. Dengan kurs 1 USD = Rp. 9.000,
harga ini setara dengan harga miny ak mentah USD 0,9982 per liter atau USD 1 59 miny ak mentah per barrel. Harga
miny ak mentah di pasar internasional USD 1 05 per barrel. Shell mengambil untung dari raky at Indonesia sebesar
USD 54 per barrel atau USD 0,34 per liter, y ang sama dengan Rp. 3.057 per literny a. Ini kalau miny ak mentahny a
dibeli dari pasar internasional dengan harga USD 1 05 per barrel. Tetapi kalau miny ak mentahny a berasal dari
bagianny a dari kontrak bagi hasil, bay angkan berapa untungny a !!
8/15/2014 Kontroversi Kenaikan Harga BBM Forum Kwik Kian Gie Mari Kita Berdiskusi
http://kwikkiangie.com/v1/2012/03/kontroversi-kenaikan-harga-bbm/ 7/8
PEMERINTAH BERANGGAPAN BAHWA PENENTUAN HARGA BBM KEPADA RAKYATNYA SENDIRI
HARUS SAMA DENGAN YANG DILAKUKAN OLEH SHELL
Sekarang menjadi lebih jelas lagi bahwa Pemerintah merasa dan berpendapat (sadar atau tidak sadar) bahwa
Pemerintah harus mengambil untung y ang sama besarny a dengan keuntungan y ang diraih oleh Shell dari raky at
Indonesia, bukan menutup defisit BBM dalam APBN, karena defisitny a tidak ada. Sebalikny a, y ang ada surplus atau
kelebihan uang tunai.
BENSIN PERTAMAX DARI PERTAMINA SUDAH MEMBERI UNTUNG SANGAT BESAR KEPADA
PERTAMINA
Harga bensin Pertamax Rp. 9.650 per liter. Dikurangi dengan biay a LTR sebesar Rp. 566 menjadi setara dengan harga
miny ak mentah sebesar Rp. 9.084/liter. Dengan kurs 1 USD = Rp. 9.000, per literny a menjadi USD 1 ,0093, dan per
barrel (x 1 59) menjadi USD 1 60,48. Untuk bensin Pertamax, Pertamina sudah mengambil untung sebesar USD 55,48
per barrelny a.
Nampakny a Pemerintah tidak rela kalau untuk bensin premium keuntunganny a tidak sebesar ini juga.
MENGAPA RAKYAT MARAH ?
Kita saksikan mulai marakny a demonstrasi menolak kenaikan harga bensin premium. Bukan hany a karena kenaikan
y ang akan diberlakukan oleh Pemerintah memang sangat memberatkan, tetapi juga karena raky at dengan cara pikir
dan bahasany a sendiri mengerti bahwa y ang dikatakan oleh Pemerintah tidak benar.
Bany ak y ang menany akan kepada say a : Kita puny a miny ak di bawah perut bumi kita. Kenapa kok menjadi sedih
kalau hargany a meningkat ? Orang puny a barang y ang hargany a naik kan seharusny a lebih senang ?
Dalam hal miny ak dan bensin, dengan kenaikan harga di pasar internasional bukankah kita harus berkata :
Untunglah kita puny ak miny ak sendiri, sehingga harus mengimpor sedikit saja.
ADAKAH NEGARA YANG MENJUAL BENSINNYA ATAS DASAR KEBIJAKANNYA SENDIRI, TIDAK OLEH
NYMEX ?
Ada. Fuad Bawazir mengirimkan sms kepada say a dengan data tentang negara-negara y ang menjual bensinny a
dengan harga y ang ditetapkanny a sendiri, y aitu :
Venezuela : Rp. 585/liter
Turkmenistan : Rp. 936/liter
Nigeria : Rp. 1 .1 7 0/liter
Iran : Rp. 1 .287 /liter
Arab Saudi : Rp. 1 .404/liter
Ly bia : Rp. 1 .636/liter
Kuwait : Rp. 2.457 /liter
Quatar : Rp. 2.57 5/liter
Bahrain : Rp. 3.1 59/liter
8/15/2014 Kontroversi Kenaikan Harga BBM Forum Kwik Kian Gie Mari Kita Berdiskusi
http://kwikkiangie.com/v1/2012/03/kontroversi-kenaikan-harga-bbm/ 8/8
Uni Emirat Arab : Rp. 4.300/liter
KESIMPULAN
Kesimpulan dari paparan kami ialah :
Pemerintah telah melanggar UUD RI
Pemerintah telah mengatakan hal y ang tidak benar kepada raky atny a, karena mengatakan mengeluarkan uang
tunai sebesar Rp. 1 26 tr, sedangkan keny ataanny a kelebihan uang tunai sebesar Rp. 97 ,955 trily un.
Dengan menaikkan premium menjadi Rp. 6.000 per liter, Pemerintah ingin memperoleh kelebihan y ang lebih besar
lagi, y aitu sebesar Rp. 1 92,455 trily un, bukan sekedar menutup bolongny a APBN.
Pertamina sudah mengambil keuntungan besar dari raky at Indonesia dalam hal bensin Pertamax dan Pertamax
Plus. Nampakny a tidak rela hany a memperoleh kelebihan uang tunai sebesar Rp. 97 ,955 trily un dari raky atny a.
Mauny a sebesar Rp. 1 92,455 trily un dengan cara menaikkan harga bensin premium menjadi Rp. 6.000 per liter.
Pemerintah menuruti (comply) dengan aspirasi UU no. 22 tahun 2001 y ang menghendaki supay a raky at Indonesia
merasa dan berpikir bahwa dengan sendiriny a kita harus membay ar bensin dengan harga dunia, agar dengan
demikian semua perusahaan miny ak asing bisa memperoleh laba dengan menjual bensin di Indonesia, y ang
notabene miny ak mentahny a dari Indonesia sendiri.Bukankah Shell, Petronas, Chev ron sudah mempuny ai pompa-
pompa bensin ?