Anda di halaman 1dari 3

Merk Polymer Clay

Polymer clay merk apa yang saya pakai? Untuk sekarang kebanyakan saya pakai merk Modello dari
Lyra. Polymer clay ini harganya Rp 15 ribu per kotak/warna ukuran 60 gram dan tersedia di toko buku
Gramedia. Sayangnya jaringan toko buku besar itu hanya menyediakan polymer clay merk ini saja.
Untuk merk lain seperti Fimo, Sculpey atau Kato Anda harus mencari di toko-toko yang khusus
menjual peralatan clay atau membelinya lewat internet. Semua barang import, jadi harganya boleh
dibilang relatif tidak murah.
Merk Modello dari Lyra lumayan murah, tapi sayangnya kualitasnya kurang bagus (seperti kata
orang, ada harga ada barang). Pada saat mempersiapkan clay sebelum membentuk, dimana clay harus
ditekan-tekan seperti layaknya kita membuat adonan roti, clay ini cenderung gampang terpisah dan
menggumpal menjadi bagian yang kecil-kecil. Karena sifatnya ini membuat barang yang halus dan
tipis dari clay Modello hampir dapat dibilang tidak bisa. Lalu, setelah dibentuk dan dibakar di oven
dalam suhu 130 derajat Celsius selama maksimum 20 menit barang yang sudah jadi bersifat rapuh,
mudah patah. Waktu yang diperlukan untuk membakar tergantung dari ukuran benda yang kita buat
dari clay ini. Saya sendiri tidak pakai aturan baku, yang penting tidak boleh lebih lama dari 20 menit.
Membakarnya pakai oven yang menggunakan api, tidak bisa memakai mikrowave. Saya tidak tahu
bagaimana ceritanya kalau membakar dengan oven listrik, tidak pernah mencoba dan yang tertulis di
kotak pembungkusnya adalah membakar dengan oven api biasa.
Polymer clay merk Modello produksi Lyra, Jerman.
Baru-baru ini saya mencoba membakar
figurine mini yang sudah selesai dibentuk di
dalam panci khusus langsung di atas api
(tidak pakai oven). Hanya dalam waktu
kurang dari 5 menit semua figurine tersebut
terbakar seperti di samping.
Gosong kehitaman dan
beberapa hampir tidak
berbentuk lagi. Sedih,
semuanya terpaksa dibuang
dan harus mengulang dari awal.
Sekali lagi, figurine yang dihasilkan oleh merk tersebut bersifat rapuh, mudah patah. Karena harga
yang cukup terjangkau dan tersedia di jaringan toko buku besar seperti Gramedia, polymer clay merk
ini bolehlah dijadikan bahan untuk latihan atau bagi pemula. Mungkin kalau sudah mau lebih serius
lagi (dan ada modalnya, he he he) silakan mencoba merk lain yang jauh lebih terkenal seperti Fimo,
Sculpey atau Kato dan lain-lain. Harga jadi lebih mahal karena membeli secara online dari luar negeri
harus ditambah biaya handling & shipment.
Nah, itu pengalaman polymer clay yang
terbakar. Sekarang, foto dari kreasi saya
yang Alhamdulillah sukses. Kenalan dulu
sama ikan pausku. Foto di samping ikan
paus biru sedang didandanin, dikasih mata
supaya bisa melihat. Jangan lupa semburan
air di puncak kepalanya ...Smile for the
camera!
O ya, sebelum lupa, mengucapkan selamat beribadah puasa Ramadhan bagi mereka yang
menjalankannya.