Anda di halaman 1dari 2

Dalam Orasi, Pendukung Prabowo Ajak Massa Bakar

Kantor "Metro TV"


Jumat, 15 Agustus 2014 | 14:05 WIB
KOMPAS.com/Abba Gabrillin
Seorang pendukung dari Gardu Prabowo, Akbar Husein, saat berorasi di depan Gedung Mahkamah Konstitusi, Jalan
Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (15/8/2014).
Saksi Ahli Prabowo
Sebut Ada 19 Juta
Pemilih "Oplosan"
Saksi Ahli Nilai DPKTb di
Pilpres Melonjak Patut
Disyukuri
Hak Pemilih Harus
Didahulukan daripada
Kualitas Data Pemilih
Saksi Ahli Jokowi:
Pemilih DPKTb Tidak
Bisa Dibatasi
Berdasarkan Jumlah
Kertas Suara
Terkait
188
JAKARTA, KOMPAS.com Dalam orasi di depan Gedung Mahkamah
Konstitusi, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (15/8/2014),
pendukung Prabowo Subianto bernama Akbar Husein dari Gardu Prabowo
mengajak pendukungnya untuk membakar kantor Metro TV.
Massa Prabowo ini datang untuk memberi dukungan dalam sidang lanjutan
gugatan hasil pilpres, di Mahkamah Konstitusi (MK).
"Kalau perlu, Senin besok kita serbu kantor Metro TV, kita bakar
kantornya," ujar Akbar saat berorasi di atas mobil bak terbuka, dalam unjuk
rasa di depan Gedung MK.
Dalam orasinya, Akbar mengatakan bahwa Metro TV terus-menerus
menyiarkan pemberitaan yang merugikan kubu Prabowo Subianto-Hatta
Rajasa.
"Selama ini perjuangan kita selalu dibuat dalam berita yang miring di Metro
TV. Apa kalian siap menyerbu Metro TV, kawan-kawan?" ujar pria yang
mengenakan peci hitam dan berseragam coklat tersebut.
Bahkan, dalam orasi itu, Akbar sempat mengucapkan kata-kata kasar yang
ditujukan kepada pemilik Metro TV.