Anda di halaman 1dari 3

Riwayat Hidup

Saya terlahir dalam sebuah keluarga Hamba Tuhan atau lebih sering dikenal
dengan Pendeta. Kehidupan saya mengalami berbagai macam warna, banyak faktor yang
mempengaruhi kejadian kejadian dalam hidup saya,seperti status saya sebagai anak
pendeta maupun status saya sebagai anak bungsu.
Kehiupan saya mulai terasa diwarnai oleh berbagai macam hal ketika saya berusia
tahun,dan saya duduk di bangku S!. Saya mengalami berbagai pengalaman, setahun
pertama yaitu di bangku kelas satu S!, saya selalu mendapat peringkat tiga besar. "rang
tua sayapun selalu bangga dengan prestasi yang saya raih. #palagi engan kepandaian
saya,saya dapat memiliki banyak teman teman baru yang baik pada saya. Selanjutnya
saya menikmati masa masa kecil saya, dngan teman teman baru, lingkungan yang baru
dan sahabat sahabat yang baru. $asa masa kepolosan saya diisi dengan berbagai hal yang
membanggakan terutama prestasi saya. Hingga saat ini saya serinf tersenyum ketika
mengingatnya.
Semua berjalan begitu baik hingga saya duduk di bangku kelas % S!,saya merasa
tidak cocok dengan wali kelas saya yang merupakan guru baru di sekolah saya yang
katanya dia pernah memukul muridnya di sekolah yang lama hingga pingsan. Saya sangat
tidak suka dengan kenagkihannya. !an saya juga tidak tahu mengapa, untuk yang
pertama kalinya selama saya duduk di bangku sekolah saya tidak bisa mendapat
peringkat, bahkan tidak untuk &' besar. Saya amat sangat kecewa,dan hal ini membuat
diri saya semakin benci dengan walikelas saya.
!uduk di kelas enam S! dengan umur &( tahun, saya ingin sekali memajukan
semangat belajar saya yang sempat terbengkalai saat kelas lima kemarin. Kebetulan wali
kelas saya kali ini merupakan guru yang tegas,dan disiplin. )eliau memacu semangat
saya hingga dalam ujian akhir nasional saya memperoleh *+$ yang memuaskan dan
mendapat paigam penghargaan prestasi masuk lima besar di sekolah saya. Kebahagiaan
saya tambah lengkap ketika saya berhasil di terima di salah satu S$P negri terfa,orite di
kota saya. Saya amat sangat bersyukur. !engan memasuki dunia S$P,saya juga mulai
memasuki masa masa puber yang saya sering dengar kebanyakan remaja akan mencari
jati dirinya. Saya pun tidak ingin ketinggalan, meski saya aktif dalam berbagai acara dan
kegiatan di sekolah, saya tidak meninggalkan study sya dan saya masih bisa
mempertahankan prestasi saya.
$asa masa puber yang paling saya rasakan ketika saya berada di umur &- ketika
duduk di bangku kuliah. !i saat saat ini saya mulai beraksi mencari jati diri dengan
mempunyai banyak teman dari berbagai macam kalangan, dari anak S$P,S$# ataupun
anak anak kuliahan. Saya merasa bangga dan bahagia sekali dengan pergaulan saya,
karena saya mersa meskipun saya bergaul dengan beberapa teman yang nakal,saya tetap
bisa menjaga diri dengan jauh dari hal hal seperti merokok, minum minuman keras, dll.
$eski saya bergaul dengan begitu banyak teman dan kalangan, saya tidak melupakan
study saya juga, dalam ujian pra.ebta atau try.out, saya sering mendapat nilai bahasa
inggri tertinggi di kelas,dan pelajaran lain dengan hasil memuaskan. )egitu juga ketika
/#*, saya dapat lulus dengan nilai rata rata 0 pas. Singkat cerita saya berhasil diterima
di S$# swasta fa,orite di $alang sesuai keinginan saya.
$asa masa muda saya yang P#12*3 indah benar benar saya alami ketika saya
duduk di bangku S$# kelas ( tepatnya saat saya berumur & tahun. !i situ saya bisa
memasuki jurusan 2P# seperti yang saya inginkan untuk cita cota saya sejak kecil yaitu
menjadi dokter. 2kelas ini juga saya menemukan shabat sahabat yang benar benar dekat
dengan saya. Kami membentuk kelompok yang kami sebut sebagai 456,beranggotakan 7
orang. Kami amat sangat dekat sekali, karena semua anggota kami adalah anak
perantauan atau berasal dari daerah yang berbeda beda. Setiap hari dan hampir setiap saat
kami menghabiskan waktu bersama, makan,belajar,les,jalan dan lain sebagainya, dan
lebih tepatnya hal hal yang kami lakukan tidak ada yang negatif sehingga saya merasa
amat sangat nyaman dengan mereka semua. Saya merasa berada di dalam komunitas
yang benar, meskipun beberapa teman sekelas kami ada yabg tidak terlalu suka dengan
kami karena iri mungkin, tapi kami selalu menanggapi semua deng senyuman dan tetap
menjaga hubungan baik kami engan teman teman lainya. Pada masa ini saya benar benar
menikmati apa yang oarng sering bilang dengan 8masa masa S$# adalah masa masa
paling indah dan tak terlupakan8. 9a, saya setuju dengan pendapat tersebut karena saya
benar benar mengalami, meskipun terkadang banyak hal hal yang membuat terjadi
perselisihan tetapi itu merupakan warna warna dalah masa masa S$# saya. Sampai
kapanpun saya tidak akan melupakan masa ini terutama teman teman 456,
:ia,6ath,#dit,9ordan,9udhi,!aniel dan saya. $eskipun kelas tiga kami terpisah kelas,
tapi kami tetap selalu dekat dan pergi bersama sama.
Saat umur saya beranjak &7 tahun, saya benar benar mengalami titik balik di mana
saya mengalami kekecewaan terhadap orang orang terdekat saya kecuali papa saya.
)anyak hal yang sulit untuk dijelaskan karna saya juga tidak mengerti knapa rasa kecewa
saya terhadap keluarga saya dan sesorang yang slama ini menjalin hubungan dengan saya
terjadi bersamaan. #tau mungkin ini memang diijinkan Tuhan terjadi dalam hidup saya.
Saya selalu bertanya kepda Tuhan setiap saya merasakan sakit yang mendalam,tapi entah
kenapa sampai sekarangpun saya belum mendapat jawaban atas pertanyaan saya. 9ang
saya tahu hanya, apabila semua ini terjadi , berarti Tuhan punya rencana di hidup saya.
Titik balik saya segera saya atasi dengan keinginan saya kuliah kedokteran, sya
pun mencoba berbagai kemungkinan yang akhirnya membawa saya memasuki
/ni,ersitas Kristen Krida ;acana ini. Saa sangat ingin membuktikan kepada orang orang
bahwa tidak selamanya anak seorang pendeta hanya bisa meneruskan orangtuanya, tetapi
saya juga harus buktikan bahwa saya bisa berprestasi dan bisa mencapai cita.cita dengan
baik. Harapa saya yang terbesar saat ini adalh bisa membuat Papa saya bangga dan
bahagia memiliki anak seperti saya.