Anda di halaman 1dari 10

SOAL TOKSIKOLOGI

Referensi soal: Idries AM. Pedoman Ilmu Kedokteran Forensik. Jakarta: Binarupa Aksara, 1997.

Petunjuk menjawab soal:
Jika tersedia lima pilihan A, B, C, D dan E, maka pilihlah salah satu jawaban yang paling
tepat
Jika tersedia empat pilihan (1), (2), (3) dan (4) maka pilihan jawaban dengan syarat
sebagai berikut
OPSI A Jika jawaban (1), (2) dan (3) benar
OPSI B Jika jawaban (1) dan (3) benar
OPSI C Jika jawaban (2) dan (4) benar
OPSI D Jika hanya jawaban (4) benar
OPSI E Jika semuanya benar
Jika tersedia soal menjodohkan silahkan dipilih jawaban di samping soal

NO JWBN SOAL PILIHAN JAWABAN
1. D Tujuan dari pemeriksaan forensik dalam kasus
keracunan adalah

a. Mencari penyebab
kematian
b. Mencari identifikasi
korban
c. Mengetahui mengapa
suatu peristiwa terjadi
d. Jawaban a dan c benar
e. Semua jawaban benar

2. B Dalam pasal berapa keracunan ini disebutkan..

a. Pasal 123 KUAHP
b. Pasal 133 (1) KUHAP
c. Pasal 134 (2) KUHAP
d. Pasal 20 KUHAP
e. Pasal 170 KUHAP

3. C Racun menurut Taylor adalah..

a. Suatu zat yang bekerja
dalam tubuh secara
kimiawi dan secara
faali.
b. Suatu zat yang
menyebabkan
gangguan fungsi tubuh
dan dapat berakhir
dengan kematian.
c. Setiap bahan atau zat
yang dalam jumlah
relative kecil, bila
masuk ke dalam tubuh,
akan menimbulkan
reaksi kimiawi yang
akan menyebabkan
penyakit atau
kematian.
d. Jawaban a dan b benar
e. Semua jawabab benar

4. E Bagaimana racun dapat masuk ke dalam tubuh..

a. Peroral
b. Inhalasi
c. Pereakta atau
pervagina
d. Jawaban a dan c benar
e. Jawabab a,b,dan c
benar

5. A Berdasarkan kecepatan kerjanya racun yang
paling lambat menimbulkan efek adalah yang
masuk melalui..

a. Melalui kulit yang
sehat
b. Inhalasi
c. Rectal atau vagina
d. Oral
e. Injeksi

6. E Berdasarkan kecepatan kerjanya racun yang
paling cepat menimbulkan efek adalah yang
masuk melalui..

a. Melalui kulit yang
sehat
b. Inhalasi
c. Rectal atau vagina
d. Oral
e. Injeksi

7. C Yang termasuk racun dalam rumah tangga
adalah..

a. Pestisida
b. Herbisisda
c. Desinfektan
d. Narkotika
e. Amigdala

8. D Mekanisme kerja racun dalam tubuh manusia
terdiri dari..

a. Racun yang bekerja
local atau setempat
b. Racun yang bekerja
secara sistemik
c. Racun yang bekerja
secara lokal dan
sistemik
d. Jawaban a,b, dan c
benar
e. Jawaban a dan c benar

9. E Pemeriksaan toksikologi diperlukan pada
keadaan..

a. Kasus kematian
mendadak
b. Kasus perkosaan
c. Kasus kecelakaan
transportasi
d. Kasus kematian
setelah tindakan medis
e. Semua jawaban benar

10. E Kriteria diagnostik pada keracunan..

a. Anamnesa kontak
antara penderita
dengan racun
b. Adanya tanda-tanda
serta gejala yang
sesuai dengan tanda
dan gejala dari
keracunan bahan racun
yang diduga.
c. Dari sisa benda bukti
memang racun yang
dimaksud.
d. Analisa kimia atau
pemeriksaan
toksikologi harus
dibuktikan
e. Semua jawaban benar

11. E Kriteria diagnostic pada kasus keracunan yang
terpenting dan tidak boleh tidak, harus dikerjakan
adalah ..

a. Anamnesa kontak
antara penderita
dengan racun
b. Dari bedah mayat
dapat ditemukan
adanya perubahan atau
kelainan yang sesuai
dengan keracunan dari
jenis racun yang
diduga.
c. Dari sisa benda bukti
memang racun yang
dimaksud.
d. Analisa kimia atau
pemeriksaan
toksikologi harus
dibuktikan
e. Jawaban b dan d benar

12. A Yang harus diperhatikan pada pemeriksaan luar
pada korban keracunan adalah

a. Pakaian, warna bercak,
bau, distribusinya
b. kaku mayat
c. Bau busuk
d. Bau harum
e. Kelim jelaga

13. B Warna dari lebam mayat yang disebabkan
keracunan sianida..
a. Cherry red
b. Merah terang
c. Cokelat kebiruan
d. Kuning kemerahan
e. Merah keunguan

14. A Warna dari lebam mayat yang disebabkan
nkeracunan karbon monoksida..

a. Cherry red
b. Merah terang
c. Cokelat kebiruan
d. Kuning kemerahan
e. Merah keunggulan

15. C Skin blisters merupakan tanda yan terjadi pada
keracunan..

a. Yodium
b. Zat-zat korosif
c. Narkotika, barbiturate,
dan karbon monoksida
d. Sianida
e. Aniline

16. E Bahan pengawet yang dapat dipergunakan untuk
sampel padat..

1. Alcohol absolute
2. Larutan garam jenuh
3. Natrium fluoride 1%
4. Natrium benzoate dan
fenil merkuri nitrat

17. B Pada pengawetan sampel padat dan organ dapat
digunakan larutan..

1. Alcohol
2. NaF 1%
3. Larutan garam jenuh
4. Campuran NaF dengan
Na sitrat

18. C Pada pengawetan sampel cair menggunakan
larutan

1. Alcohol
2. NaF 1%
3. Larutan garam jenuh
4. Campuran NaF dengan
Na sitrat

19. D Larutan pengawet berupa natrium benzoate
digunakan untuk mengawtkan

1. Organ
2. Bahan padat
3. Bahan cair
4. Urin

20. E Pada keracunan zat striknin didapatkan cirri
khusus berupa..

1. Tubuh korban
melengkung
2. Opistotonus
3. Emperostotonus
4. Pleurostotonus

21. C Pada keracunan zat dibawah ini terjadi perubahan
warna urin menjadi hijau kecoklatan atau hijau
gelap,zat apa yang dimaksud..

1. Asam pikrat pekat
2. Fenol
3. Sulfat
4. Salisilat

22. C Pada keracunan zat dibawah ini terjadi perubahan
warna urin menjadi merah anggur,zat apa yang
dimaksud..

1. Asam pikrat pekat
2. Keracunan sulfat
kronis
3. fenol
4. barbital

23. E Pada keracuanan yang disebabkan zat korosif
didapatkan kelainan darilambung berupa..

1. Mukosa lambung
mengkerut
2. Mukosa bewarna
cokelat atau hitam
3. Tampak
psudomembran
4. Mukosa kering dan
hangus terbakar.

24. E Pada pemeriksaan dalam, apa saja kelaianan yang
dicari pada lambung jika racun tersebut tertelan..

1. Hiperemi
2. Perlunakan
3. Ulserasi
4. Perforasi

25. A skin blisters merupkan tanda keracunan pada..

1. Keracunan Narkotika
2. Keracunan barbiturate
3. Keracunan karbon
monoksida
4. Keracunan sianida

PASANGKANLAH SOAL DIBAWAH INI MENURUT JAWABAN YANG BENAR
26. E Pada keracunan aniline lebam mayat bewarna A. 500 gram
27. H Pengambilan sampel hati sebanyak B. Keracunan fosfor dan
tembaga
28. A Pengambilan sampel otak sebanyak C. Merah-kuning
kecokelatan
29. G Pada kasus khusus dapat diambil sampel dari
jaringan sekitar suntikan dalam radius
D. Masing-masing
sebanyak 10 gram
30. D Kuku dan rambut yang dibuat sampel sebanyak E. Slaty
31. B Kelainan kulit menjadi kuning terjadi pada
keracunan
F. Perdarahan pada otot
32. J Kelainan kulit menjadi kuning terjadi pada
keracunan
G. 5-10 sentimeter
33. F Pada keracunan zat yang mengganggu trombosit
akan tampak
H. 500 gram
34. C Keracunan asam pikrat pekat warna urin menjadi I..Merah cokelat atau
cokelat kehitaman
35. I Keracunan yang mengakibatkan terbentuknya
met-Hb urin menjadi bewarna
J. Keracunan yodium
36. E Di bawah ini merupakan gejala keracunan arsen
adalah:
1. Ada dermatitis exfoliata
pada seluruh tubuh
2. Desquamasi anemia
3. Aplastic anemia
4. Toxic jaundice pada
hepar
37. B Tes kimia untuk diagnosa keracunan arsenikum
yang didasarkan atas pembentukan gas arsine
(AsH3) yang terbentuk dari reaksi Arsen dengan
hidrogen yang dihasilkan dari reaksi Zn sebagai
reduktor dengan susunan Asam sulfat merupakan
reaksi
a. Reinsch test
b. Marsh test
c. Gutzeit test
d. Paper chromatpgraphy
38. A Berapa dosis fatal dari Merkuri?

a. 200-500 mg
b. 100-500 mg
c. 500-1000 mg
d. 0-100 mg
39. D Di bawah ini merupakan kelainan post mortem
dari keracunan arsine, kecuali

a. Toxic jaundice
b. Degenerasi hepar
c. Pembesaran limfa
d. Paru-paru kolaps
40. D Analisis kimia keracunan mercuri yang dilakukan
dengan metode chromatography dan
spectrophometry adalah bagian dari teknik
pemeriksaan

a. Reinsch test
b. Mikro test
c. Metode titrasi dithizone
d. Cara
instrumental/kuantitatif
41. E Berikut ini bahan/specimen yang harus diambil 1. Empedu
2. Darah
pada korban keracunan fatal adalah

3. Jaringan lemak di
bawah kulit
4. Otak

42. D Wadah penempatan specimen toksikologi harus
memuat, kecuali.

1. Nomor identitas korban
2. Tanggal pengambilan
bahan
3. Dokter yang mengambil
4. Nama pelaku

43. A Pengawet yang dapat digunakan pada keracunan
alkohol

1. Es batu
2. NaF
3. Es kering
4. Alkohol

44. E Contoh racun organik yang bersifat basa, yaitu

1. Codein
2. Kinina
3. Phenothiazine
4. Strychine

45. A Jumlah jaringan lemak di bawah kulit yang harus
diambil untuk pemeriksaan toksikologi adalah

a. 200 gram
b. 100 gram
c. 50 gram
d. 500 gram

46. E Yang termasuk dalam racun alkaline corrosive
adalah golongan basa kuat organik misalnya

a. Susu
b. Bensin
c. Formalin
d. H2so4
e. Ammonia

47. C Dosis letal kalium hidroksida diperkirakan

a. 20-25 mg
b. 3-5 mg
c. 200mg-28,5 gr
d. 1-1,2 mg
e. 3 mg

48. A Kematian pada keracunan Hidroksida timbul
dalam waktu

a. 3 jam
b. 20 menit
c. 3 menit
d. 15 mrnit
e. 20 menit

49. A Pada keracunan fenol dosis letalis antara

a. 14 gram
b. 14 mg
c. 12 ml
d. 10 ml
e. 3 ml

50. A Pada keracunan phenol kematian terjadi setelah ..

a. 2-12 jam
b. 1 jam
c. 30 menit
d. 15 menit
e. 10 menit

51. B Contoh racun korosif adalah

1. Asam sulfat pekat
2. Karbon monoksida
3. Natrium hidroksida
pekat
4. Arsen
52. D Daya kerja racun dalam tubuh dipengaruhi oleh
banyak faktor, yaitu . . .
1. Dosis
2. Umur
3. Keadaan umum korban
4. Benar semua
53. A Apabila keracunannya per oral dapat terjadi luka
etsa pada . . .

1. Mulut
2. Gaster
3. Pharynx
4. Kulit
54. D
Hati merupakan tempat detoksifikasi racun-racun
. . .

1. Korosif
2. Arsenikum
3. Logam berat
4. Semua benar
55. C Perubahan-perubahan patologis berupa
degenerasi parenchym degenerasi lemak ataupun
degenerasi hidropic akan tampak pada ginjal
akibat keracunan . . .
1. Sulfunamida
2. Alkohol
3. Asrenikum
4. phosphor
56. E Metode yang sering digunakan dalam proses
deteksi toksikologi yakni...

1. Color test/spot test
2. Microdiffusion
Analysis
3. Chromatography
4. Ultra Violet
Spectrophotometry
57. D Untuk menunjukkan bahwa racun telah
mengalami absorbsi terutama telah mengalami
metabolisme (biotransformasi) yang berarti telah
masuk dalam sirkulasi darah menuju setiap organ
tubuh, maka analisa harus dilakukan terhadap...
1. Urine
2. LCS
3. Saluran Pernafasan
4. Darah
58. B Apabila ada kasus mati karena keracunan yang
diduga karena peristiwa yang merupakan tindak
pidana, penyidik berwenang mendatangkan orang
ahli dan mengajukan permintaan keterangan ahli
1. Pasal 7 ayat (1)
KUHAP
2. Pasal 8 ayat (8)
KUHAP
kepada orang yang mempunyai keahlian dalam
hal tersebut diatas, merupakan kesimpulan dari...
3. Pasal 133 ayat (1)
KUHAP
4. Pasal 222 KUHAP

59. A Seorang yang memiliki keahlian khusus dalam
hal racun menurut Pasal 1 butir 28 KUHAP
adalah...

a. Ahli toksikologi
b. Ahli bedah
c. Ahli tanatologi
d. Ahli penyakit dalam
60. A Interpretasi blood / tissue level dibagi sebagai...


1. Dosis normal/terapi
2. Dosis toksik
3. Dosis letalis
4. Dosis paten
61. E Preparat yang diambil pada korban keracunan
methanol adalah :


a.urin
b.otak
c.lambung
d.organ-organ viscera
e.semua benar

62. E Salah satu sumber gas CO2 adalah , kecuali :


a.gua-gua dalam
b.gas gunung berapi
c.sumur tua
d.tambang
e.ruangan berpendingin
udara

63. A Sebab kematian keracunan gas CO2 adalah
karena :

a.asfiksia
b.henti jantung
c.edem paru
d.edem trakea
e.viscera congesti

64. E
Macam-macam tes kimia CO2 secara kuantitatif
adalah :

a.gravimetri
b.volumetri
c.chromatografi gas
d.Titrasi larutan basa
e.semua benar
65. E Efek yang terjadi apabila terpajan CO selama 2-3
jam dengan konsentrasi 0,02 % adalah :

a.dizziness
b.nausea
c.sinkop
d.collaps
e.headache frontal
66. A Jenis insektisida yang berasal dari tumbuh-
tumbuhan:
a. Derris
b. Organophospahte
c. Carbamate
d. Dinitrophenol
e. Chlorinated
Hydrocarbon
67. A Jenis insektisida sintetis, kecuali: a. Derris
b. Organophospahte
c. Carbamate
d. Dinitrophenol
e. Chlorinated
Hydrocarbon
68. A Warna khas lebam mayat: a. Cherry red
b. Blueberry
c. Biru
d. Merah
e. kuning
69. E Golongan Chlorinated Hydrocarbon: a. DDT
b. Dieldrin
c. Metoxychlor
d. A,b,dan c salah
e. A,b, dan c benar
70. A Letal dose DDT adalah.. a. 20 gram
b. 30 gram
c. 5 gram
d. 10 gram
e. 2 gram