Anda di halaman 1dari 7

1

PERENCANAAN ELEMEN
SRPMK THD KOMBINASI
LENTUR DAN AKSIAL
ISWANDI IMRAN
KK Rekayasa Struktur, FTSL
Institut Teknologi Bandung
Persyaratan Kolom
L
A A
c
2
c
1
1
c 300 mm
300 mm c
2
c jika c
2 1
, maka
0.4
c
c
2
1
'
1 , 0
c g
f A Menerima beban aksial terfaktor yang lebih besar daripada
2
Strong Column Weak Beam
Beam Sway Mechanism
3
Sambungan Lewatan
Persyaratan
Kekangan
4
Rasio Rasio Volume Volume Tulangan Tulangan Spiral Spiral
s D
A
c
sp
s
4
Core Volume
Spiral Volume
= =
Rasio Tulang Spiral,
s

=
s D
D A
4 1

: dari
2
c
c sp
s

5
Tulangan Pengekang
Contoh Tulangan Transversal pada Kolom
x
x
6d
b
( >75mm)
6d
b
x 350 mm
x x x
dua pengikat silang berurutan yang mengikat
tulangan longitudinal yang sama harus
mempunyai kait 90
o
yang dipasang selang-
seling
Tul transversal berupa sengkang tunggal atau tumpuk. Pengikat silang yang
diameter dan spasinya sama dengan sengkang tertutup boleh dipergunakan.
6
Tul. tidak diperlihatkan
Penyaluran tul terbesar
300 mm
Tul kekangan dipasang
sepanjang tinggi kolom
Detailing Kolom yang Menumpu
Elemen Kaku yang Tidak Menerus
Diluar daerah l
o
harus dipasang tulangan
spiral atau sengkang tertutup dengan spasi
sumbu-ke-sumbu tidak lebih daripada nilai
terkecil dari enam kali diameter tulangan
longitudinal kolomatau 150 mm.
7
Perencanaan Geser
P
u
M
pr3
V
e
V
e
P
u
M
pr4
H
H
M M
V
pr pr
e
4 3
+
= Untuk kolom:
Mpr kolom tidak perlu > Mpr balok yang merangka pada
hubungan balok-kolom. Ve tidak boleh lebih kecil daripada nilai
hasil analisis struktur.
Geser rencana, Ve, harus ditentukan berdasarkan gaya maksimum yang dapat
terjadi pada muka hub balok-kolom pada setiap ujung komponen struktur