Anda di halaman 1dari 13

A.

LATAR BELAKANG
Selama ini sektor publik tidak luput dari tudingan sebagai sarang korupsi, kolusi,
nepotisme, inefisiensi dan sumber pemborosan negara. Keluhan birokrat tidak mampu
berbisnis ditujukan untuk mengkritik buruknya kinerja perusahaan-perusahaan sektor
publik. Pemerintah sebagai salah satu organisasi sektor publik pun tidak luput dari
tudingan ini. Pemerintah merupakan lembaga yang menjalankan roda pemerintahan yang
sumber legitimasinya berasal dari masyarakat. Oleh karena itu, penyelenggara
pemerintahan harus mampu mempertanggungjawabkan keperayaan yang telah diberikan
oleh masyarakat.
Oleh karena itu, audit pemerintahan diperlukan untuk menjamin kualitas, profesionalisme
dan akuntabilitas publik serta !alue for money dalam menjalankan akti!itasnya serta
untuk menjamin dilakukannya pertanggungjawaban publik oleh organisasi sektor publik.
"isisi lain, #eknologi komputer telah berkembang sangat epat, bahkan lebih epat dari
perkiraan sebagian besar orang, dan sangat berpengaruh terhadap kehidupan modern.
"alam kehidupan sehari $ hari komputer digunakan untuk aplikasi yang sebelumnya
tidak terbayangkan. Sejak tahun %&'(-an sudah la)im sebuah kantor bisnis maupun
pemerintahan menggunakan komputer sebagai alat bantu dalam kegiatannya. *ahkan
pada era %&+(-an ketika komputer mikro mulai membanjiri pasaran, komputer dapat
ditemukan hampir disegala tempat, di perkotaan, di sekolah, di pasar swalayan, hingga di
rumah $ rumah keluarga.
B. RUMUSAN MASALAH
C. PEMBAHASAN
1. AUDIT SEKTOR PEMERINTAH
,udit sektor publik adalah pemeriksaan terhadap pemerintah yang dilakukan untuk
mengetahui pertanggungjawaban -akuntabilitas. atas pengelolaan dana masyarakat (public
money) yang bertujuan untuk membandingkan hasil penapaian program, fungsi atau
kegiatan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.
JENIS- JENIS AUDIT PEMERINTAH
*erdasarkan // 0o. %1 #ahun 2((3 dan SPK0, terdapat tiga jenis audit keuangan negara,
yaitu4
1. Audit keuanan, merupakan audit atas laporan keuangan yang bertujuan untuk
memberikan keyakinan yang memadai (reasonable assurance), apakah laporan
keuangan telah disajikan seara wajar, dalam semua hal yang material sesuai dengan
prinsip akuntansi yang berlaku umum di 5ndonesia atau basis akuntansi komprehensif
selain prinsip akuntansi yang berlaku umum di 5ndonesia. ,udit keuangan adalah audit
yang menjamin bahwa sistem akuntansi dan pengendalian keuangan berjalan seara
efisien dan tepat serta transaksi keuangan diotorisasi serta diatat seara benar.
2. Audit kine!"a, meliputi audit ekonomi, efisiensi, dan efekti!itas, pada dasarnya
merupakan perluasan dari audit keuangan dalam hal tujuan dan prosedurnya. ,udit
kinerja memfokuskan pemeriksaan pada tindakan-tindakan dan kejadian-kejadian
ekonomi yang menggambarkan kinerja entitas atau fungsi yang diaudit. ,udit kinerja
merupakan suatu proses yang sistematis untuk memperoleh dan menge!aluasi bukti
seara obyektif, agar dapat melakukan penilaian seara independen atas ekonomi dan
efisiensi operasi, efektifitas dalam penapaian hasil yang diinginkan dan kepatuhan
terhadap kebijakan, peraturan dan hukum yang berlaku, menentukan kesesuaian antara
kinerja yang telah diapai dengan kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya
*erikut adalah jenis - jenis audit kinerja.
1. Audit P!#!a$ %Audit E&ekti'ita()
,udit program menakup penentuan atas 4
%. #ingkat penapaian hasil program yang diinginkan atau manfaat yang telah
ditetapkan oleh undang-undang atau badan lain yang berwenang.
2. 6fekti!itas kegiatan entitas, pelaksanaan program, kegiatan, atau fungsi
instansi yang bersangkutan
7. #ingkat kepatuhan entitas yang diaudit terhadap peraturan perundang-
undangan yang berkaitan dengan pelaksanaan program8kegiatannya.
*. Audit Ek#n#$i dan E&i(ien(i %Manae$ent and O+e!ati#na, Audit)
,udit ekonomi dan efisiensi berfungsi untuk4
%. ,pakah entitas telah memperoleh, melindungi, dan menggunakan sumber
dayanya -seperti karyawan, gedung, ruang, dan peralatan kantor. seara hemat
dan efisien.
2. ,pa yang menjadi penyebab timbulnya pemborosan dan efisiensi.
7. ,pakah entitas tersebut telah mematuhi peraturan perundang-undangan yang
berkaitan dengan penghematan dan efisiensi.
3. Audit denan tu"uan te!tentu, merupakan pemeriksaan yang tidak termasuk dalam
pemeriksaan keuangan dan pemeriksaan kinerja8audit operasional. Sesuai dengan
definisinya, jenis audit ini dapat berupa semua jenis audit selain audit keuangan dan
audit operasional. "engan demikian dalam jenis audit tersebut termasuk diantaranya
audit ketaatan dan audit in!estigatif.
1.,udit Ketaatan
,udit ketaatan adalah audit yang dilakukan untuk menilai kesesuaian antara
kondisi8pelaksanaan kegiatan dengan peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
2.,udit 5n!estigatif
,udit in!estigatif adalah audit yang dilakukan untuk membuktikan apakah
suatu indikasi penyimpangan8keurangan apakah memang benar terjadi atau
tidak terjadi.
STANDAR UMUM
a. Kualifikasi. Staf melaksanakan audit harus seara kolektif, memiliki keakapan
profesional yang memadai untuk tugas yang disyaratkan.
b. "alam semua hal yang berkaitan dengan pekerjaan audit harus independen, bebas
dari gangguan indepedensi yang bersifat pribadi dan yang diluar pribadinya, yang
dapat mempengaruhi independensinya, serta harus dapat mempertahankan sikap
dan penampilan yang independen.
c. "alam pelaksanaan audit dan penyusunan pelaporannya, auditor wajib
menggunakan kemahiran profesionalnya seara ermat dan seksama.
d. 9emiliki sistem pengendalian intern yang memadai, dan sistem pengendalian mutu
tersebut harus di re!iew oleh pihak lain yang kompeten.
STANDAR PEKERJAAN LAPANGAN AUDIT KINERJA
1. Perenanaan
Perenanaan harus direnanakan seara memadai.
*. Super!isi
Staf harus diawasi -disuper!isi. dengan baik.
-. Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.
,uditor harus meranang audit tersebut untuk memberikan keyakinan yang
memadai mengenai kepatuhan tersebut. "alam semua audit kinerja, auditor harus
waspada terhadap situasi atau transaksi yang dapat merupakan indikasi adanya
unsure pembuatan melanggar hukum atau penyalahgunaan wewenang.
.. Pengendalian manajemen.
,uditor harus benr-benar memahami pengendalian manajemen yang rele!an
dengan audit.
STANDAR PELAPORAN AUDIT KINERJA
%. *entuk
,uditor harus membuat laporan audit seara tertulis untuk dapat
mengkomunikasikan hasil setiap audit.
2. Ketepatan waktu
,uditor harus menerbitkan laporan untuk menyediakan informasi yang dapat
digunakan seara tepat waktu oleh manajemen dan pihak lain yang berkepentigan
7. 5si laporan
a. #ujuan, :ingkup, 9etodologi ,udit
b. ;asil ,udit
,udit harus melaporkan temuan audit yang signifikan
c. <ekomendasi
,uditor harus menyamaikan rekomendasi untuk melakukan tindakan
perbaikan atas bidang yang bermasalh dan untuk meningkatkan pelaksanaan
kegiatan entitas audit
d. Pernyataan Standar ,udit
,uditor harus melaporkan bahwa audit melaksanakan berdasarkan S,P
Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.
e. Ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan penyalahgunaan
wewenang.
f. Pelaporan seara langsung tentang unsur perbuatan melanggar.
g. Pengendalian manajemen.
h. #anggapan pejabat yang bertanggungjawab.
i. hasil8prestasi kerja yang patut dihargai.
j. ;al yang memerlukan penelaahan lebih lanjut.
k. 5nformasi istimewa dan rahasia.
3. Penyajian pelaporan.
:aporan harus lengkap, akurat, objektif, meyakinkan, serta jelas dan ringkas.
1. "istribusi pelaporan.
=Pejabat yang berwenang dalam organisasi pihak yang diaudit.
=Kepada pejabat yang berwenang dalam organisasi pihak yang meminta audit.
=Pejabat lain yang mempunyai tanggungjawab atas pengawasan seara hokum atau
pihak yang bertanggungjawab untuk melakukan tindak lanjut berdasarkan temuan
dan rekomendasi audit.
= Kepada pihak lain yang diberi wewenang oleh entitas yang diaudit untuk
menerima laporan tersebut
STANDAR PEKERJAAN LAPANGAN UNTUK AUDIT KEUANGAN
Komunikasi auditor, auditor harus mengkomunikasikan informasi kpd auditee,
orang- orang yang mengontrak atau meminta jasa auditee mengenai sifat serta luas
renana pengujian dan pelaporan ketaatan pada hukum dan peraturan serta
pengendalian intern atas pelaporan keuangan.
Tindak lanjut audit. ,uditor harus menindaklanjuti temuan dan rekomendasi
material yang sudah diketahui dari audit sebelumnya.
Ketidaktaatan yang bukan tindakan ilegal. ,uditor harus meranang audit untuk
memberikan keyakinan bahwa salah saji material yang ditimbulkan oleh
ketidaktaatan pada ketentuan kontrak, yang berdampak langsung dan material
terhadap penentuan jumlah dalam laporan keuangan akan terdeteksi. >ika ada
informasi tertentu yang menarik perhatian auditor, yang memberikan bukti adanya
kemungkinan ketidaktaatan yang akan mempunyai dampak material tidak lansung,
maka auditor harus menerapkan prosedur audit yang seara khusus diarahkan
untuk memastikan apakah ketidaktaatan itu sudah terjadi.
Pendokumentasian penilaian resiko pengendalian untuk asersi- asersi yang secara
signifikan tergantung pada sistem informasi terkomputerisasi. "alam
merenanakan audit, auditor harus mendokumentasikan dalam kertas kerja4 -%.
dasar untuk menilai resiko pengendalian pada tingkat maksimum atas asersi- asersi
yang berhubungan dengan saldo akun, kelas transaksi dan komponen
pengungkapan yang material dalam laporan keuangan jika asersi tersebut seara
signifikan tergantung pada sistem informasi yang terkomputerisasi, dan -2.
pertimbangan bahwa prosedur audit yang direnanakan telah diranang untuk
menapai tujuan audit serta untuk memperkeil resiko audit hingga ketingkat yang
dapat diterima.
Kertas kerja. *erisi informasi yang menukupi agar memungkinkan seorang
auditor berpengalaman yang tidak mempunyai hubungan sebelumnya dengan
auditor untuk mengetahui seara pasti dari kertas kerja itubukti pendukung
kesimpulan dan pertimbangan auditor yang signifikan.
STANDAR PELAPORAN UNTUK AUDIT KEUANGAN
Ketaatan pada GAGAS. :aporan audit harus menyatakan bahwa audit telah
dilakukan sesuai dengan standar auditing pemerintah yang berlaku umum.
Ketaatan pada hukum dan peraturan serta pengendalian intern. :aporan mengenai
laporan keuangan harus -%. menguraikan ruang lingkup pengujian auditor atas
ketaatan pada hukum dan peraturan serta pengendalian internal dan menyajikan
hasil pengujian itu. ,tau -2. mengau kelaporan terpisah yang memuat informasi
tersebut. ,uditor juga harus melaporkan penyimpangan, tindakan ilegal,dan
ketidaktaatan material lainnya, serta kondisi yang dapat dilaporkan dalam
pengendalian internal atas pelaporan keuangan.
nformasi istime!a dan rahasia. >ika informasi tertentu dilarang untuk
diungkapkan kepada umum,maka laporan auditor harus menyatakan sifat informasi
yang tidak diantumkan itu serta persyaratan yang mengharuskan dilakukan
tindakan itu.
Pembagian laporan. :aporan audit tertulis harus diserahkan oleh organisasi audit
kepada pejabat yang tepat dari auditee dan kepada pejabat yang tepat dari
organisasi yang mengharuskan atau mengatur dilakukannya audit termasuk
organisasi pendanaan eksternal. Selain itu laporan juga harus diserahkan kepada
pejabat lain yang mempunyai kewenangan pengawasan legal atau yang mungkin
bertanggungjawab untuk mengambil tindakan berdasarkan temuan dan
rekomendasi audit, serta pihak lain yang diberi kewenangan untuk menerima
laporan tersebut.
*. KOMPUTER AUDIT
Pene!tian PDE
Seara sederhana komputer dapat diartikan sebagai seperangkat alat elektronik yang
dapat dipakai untuk memproses data8 fakta. Pemrosesan data seara elektronik
tersebut sering disebut dengan P"6 -Pemrosesan "ata 6lektronik. atau 6"P
-6letroni "ata Proessing..
PENGENDALIAN INTERN
Pengawasan intern untuk system 6"P bertujuan membantu menapai keseluruhan
tujuan pengawasan intern termasuk didalamnya kegiatan manual, mekanis maupun
program omputer yang terlibat dalam pemrosesan data dalam 6"P.
"ari sisi lain pengawasan intern 6"P dapat dibagi dua4
%. Pengendalian /mum 4 pengendalian menyeluruh yang berdampak terhadap
lingkungan 6"P yang terdiri atas4
a. Pengendalian organisasi dan manajemen?
b. Pengendalian terhadap pengembangan dan pemeliharaan sistem aplikasi?
. Pengendalian terhadap operasi sistem?
d. Pengendalian terhadap perangkat lunak sistem?
e. Pengendalian terhadap entri data dan program.
2. Pengendalian ,plikasi 4 pengendalian khusus atas aplikasi akuntansi yang meliputi4
a. Pengendalian atas masukkan?
b. Pengendalian atas pengolahan data dan file data komputer?
. Pengendalian atas keluaran?
d. Pengendalian masukkan, pengolahan, dan keluaran dalam sistem online
/ntuk mempermudah e!aluasi atas pengendalian intern, maka pengendalian intern
dalam lingkungan 6"P dikelompokkan sebagai berikut.
%. Pengendalian umum terdiri atas 4
a. Pengendalian organisasi
b. Pengendalian administratif
. Pengendalian pengembangan dan pemeliharaan sistem
d. Pengendalian hardware dan software
e. Pengendalian dokumentasi
f. Pengendalian keamanan
2. Pengendalian ,plikasi
a. Pengendalian input
b. Pengendalian pemrosesan
. Pengendalian output
PENGENDALIAN UMUM
a. Pengendalian organisasi
Pengendalian ini bertujuan untuk memenuhi pengendalian intern berupa 4
a. Pemisahan tugas yang memadai untuk menegah adanya ketidakookan
fungsi personel 6"P dalam departemen dan antar departemen 6"P dengan
pemakai
b. Penegahan akses tidak sah terhadap peralatan komputer, program, dan file
data oleh karyawan 6"P maupun pemakai.
*eberapa hal yang harus diperhatikan dalam pengendalian ini adalah 4
a. Penggabungan antara fungsi sistem analis, pemrogram, dan operasi dalam satu
orang akan menyebabkan mudahnya orang tersebut melakukan dan
menyembunyikan kesalahan
b. "epartemen 6"P harus berdiri independen dari departemen pemakai, dengan
demikian manajer 6"P harus melapor pada orang8 atasan yang tidak terlibat
langsung dalam otorisasi transaksi untuk pemrosesan komputer
. Personel 6"P seharusnya tidak mengotorisasi atau menandatangani transaksi
atau mempunyai hak atas hasil aset.
>ika perenanaan organisasi tidak menyediakan pemisahan tugas atas fungsi $ fungsi
tersebut, auditor akan menghadapi masalah serius mengenai kebenaran dan kewajaran
dari hasil pemrosesan komputer.
b. Pengendalian Administratif
9anfaat dan tujuan pengendalian intern yang ingin diapai dari pengendalian ini
adalah sebagai berikut.
a. 9emberikan kerangka untuk menapai tujuan sistem informasi seara
keseluruhan, memberikan arah pengembangan sistem informasi, dan
menggambarkan sumber $ sumber daya yang diperlukan melalui pembuatan
renana induk.
b. 9enyediakan seperangkat prosedur yang menggambarkan tindakan $ tindakan
yang harus diambil dalam keadaan darurat, misalnya jika sistem komputer gagal,
rusak, atau benana lainnya melalui pembuatan renana tidk terduga
. 9enyediakan pelatihan dan pengarahan bagi karyawan, penyaringan dan seleksi
karyawan sehingga menghasilkan personel komputer yang andal dan kompeten
d. 9emberikan kesatuan standar dalam pengembangan, operasi dan pemeliharaan
sistem komputer sehingga kekeauan dan kegagalan dapat ditekan.
c. Pengendalian pengembangan dan pemeliharaan sistem
Pengendalian pengembangan sistem berhubungan dengan4
a. <e!iew, pengujian, dan pengesahan sistem baru
b. Pengendalian atas perubahan program
. Prosedur dokumentasi
d. Pengendalian "ard!are dan Soft!are
Kategori dari pengendalian ini, meliputi 4
a. "ual read, input data akan dibaa dua kali dan kedua baaan tersebut
dibandingkan
b. Parity hek, data diproses oleh komputer dengan menggunakan aturan bit
-binariy digit ( atau %.
. 6ho hek, tes eho merupakan pemidahan data yang diterima de!ie output
kembali ke unit sumber untuk dibandingkan dengan data asli
d. <ead after write , komputer membaa ulang data setelah diatat dalam storage
atau output de!ie, dan menguji data dengan membandingkannya pada sumber
asli.
/ntuk menapai hasil maksimum dari pengendalian ini, ada dua persyaratan utama
yang harus dipenuhi
a. ;arus ada program penegahan yag dibangun dalam hardware
b. Pengendalian atas perubahan sistem software harus sejalan dengan
pengembangan sistem dan pengendalian dokumentasi yang dijelaskan di atas
e. Pengendalian dokumentasi
Pengendalian dokumentasi berhubungan dengan dokumen dan atatan yang
diranang oleh perusahaan untuk menggambarkan akti!itas pemrosesan komputer.
"okumentasi yang dimaksud meliputi 4
a. Penjelasan dan flow hart dari sistem dan program
b. 5nstruksi operasi untuk operator komputer
. Prosedur pengendalian yang harus diikuti oleh operator dan pemakai
d. /raian dan sampel dari input dan output yang diterima
f. Pengendalian keamanan
a. Pengendalian akses atas file dan program
PENGENDALIAN APLIKASI
@ang termasuk dalam kategori ini adalah 4
Pengendalian input
Pengendalian pemrosesan
Pengendalian output
#. Pengendalian input
Pengendalian input didesain untuk memberikan jaminan bahwa data yang diterima
untuk diproses telah 4
a. "iotorisai seara sah, setiap pemasukkan transaksi harus diotorisasi dan disetujui
sehubungan dengan otorisasi manajemen umum dan khusus
b. "iubah kedalam bentuk yang dapat dibaa oleh komputer, pengendalian ini
dilakukan untuk memastikan bahwa -a. data telah dimasukkan dengan benar dan
-b. data yang dikon!ersi adalah !alid dan sah
. "apat dipertanggungjawabkan
d. 9elalui koreksi kesalahan, kloreksi dan perbaikan kembali data yang salah sangat
!ital dalam keakuratan atatan akuntansi
e. Pengendalian pemrosesan
$. Pengendalian pemrosesan
Pengendalian pemrosesan mempunyai banyak bentuk, tetapi kebanyakan telah
diprogram dalam software aplikasi yang digunakan, antara lain4
a. Programmed heks untuk mendeteksi hilang atau tidak terprosesnya data
b. Programmed heks untuk untuk menguji perhitungan aritmatika
. Programmed heks untuk menjamin ketepatan posting
%. Pengendalian output
Prosedur pengendalian output4
%. Penyeleksian segera atas output untuk mendeteksi kesalahan yang terjadi
2. Output harus segera diserahkan ke bagian kontrol dan didistribusikan oleh orang $
orang yang berwenang kepada pemakai output yang berhak
7. Output ontrol total direkonsiliasi dengan dengan input ontrol total untuk
memastikan bahwa tidak ada data yang hilang atau ditambah selama proses atau
transmisi data
3. Semua formulir yang penting seperti faktur tagihan, pembayaran harus
dipranomori dan dipertanggungjawabkan
1. Outpun yang sangat sensitif, yang tidak boleh diketahui oleh karyawan pusat
komputer, harus dihasilkan oleh alat output yang diletakkan pada tempat yang
aman, diluar komputer
A. 9enetapkan prosedur yang menghubungkan pemakai jasa komputer dengan data
ontrol group, untuk memberikan feedbak melalui kesalahan yang sudah terjadi.
KONSEP / KONSEP PEMERIKSAAN PDE
;al yang harus diperhatikan dalam setiap pemeriksa4
%. Sikap sebagian orang yang merasa takut kehilangan pekerjaan
2. Sikap sebagian orang yang menganggap bahwa komputer adalah peralatan yang
erdas, sehingga menganggap bahwa hasil kerja komputer tidak pernah salah
7. Penyalahgunaan komputer oleh orang $ orang yang lebih ahli, seperti analis dan
pemrogram
3. Pengrusakan dan sabotase dari orang $ orang yang tidak bertanggungjawab
"alam melaksanakan 6"P audit, seorang auditor dapat memutuskan apakah ia akan
menggunakan komputer atau tidak. ,da tiga metode yang sering digunakan, yakni 4
#. Audit Around The &omputer
"ata input diseleksi dan diuji, dibandingkan dengan hasil outputnya, jika ook , sah
dan akurat, maka pengendalian intern dapat dikatakan berjalan dengan baik.
$. Audit Through The &omputer
,uditing melalui komputer lebih ditekankan pada pengujian sistem komputer
daripada pengujian output komputer. Keunggulan metode ini adalah bahwa auditor
memiliki kemampuan yang besar dan efektif dalam melakukan pengujian terhadap
sistem komputer, hasil kerjanya lebih dapat diperaya dan sistem memiliki
kemampuan untuk menghadapi perubahan lingkungan. Kelemahannya sistem ini
terletak pada biaya yang sangat besar dan memerlukan tenaga ahli yang
berpengalaman.
%. Audit !ith The &omputer
,udit dilakukan dengan menggunakan komputer dan software untuk
mengoptimalaisasi prosedur pelaksanaan audit. 9etode ini lebih sulit dan kompleks
dari kedua metode diatas, serta biayanya paling besar. ,kan tetapi jika kemampuan
dan keahlian yang dimiliki, hasilnya akan lebih tepat.
Pene!tian Pe$e!ik(aan PDE
Pemeriksaan P"6 bertujuan untuk memberikan opini terhadap sistem informasi yang
terkomputerisasi.
#ahapan $ tahapan prosedur dalam melakukan pemeriksaan P"64
%. Perenanaan pemeriksaan
2. Peninjauan pendahuluan
7. ,nalisis ,plikasi
3. Penilaian Pengendalian 5ntern
1. Pelaporan
#eknik $ #eknik Pemeriksaan P"6
%. Pengujian dengan "ata Simulasi
2. Pemanfaat Basilitas Pengujian Seara #erpadu
7. Simulasi Pararel
3. Pemasangan 9odul8 Program Pemeriksaan
1. Pemakaian Perangkat :unak khusus untuk Pemeriksaan
A. 9etode #raing
'. 9etode Pemetaan
Ke0u!anan da,a$ O!ani(a(i PDE
Keurangan komputer adalah keurangan yang berkaitan dengan segala kegiatan
komputer, yang meliputi manipulasi data dan program serta perangkat keras.
9anipulasi data dan program dapat berupa pengrusakan, sabotase, penyadapan, dan
penyisipan -penambahan., pengubahan, penghapusan, dan pemalsuan.
PEMERIKSAAN PDE
ORGANISASI
Perbaikan
Pengaman
Aset - Aset
Perbaikan
Integritas
Data
Perbaikan
Eekti!itas
Sistem
Perbaikan
Eesiensi
Sistem
/ntuk mendeteksi adanya suatu keurangan, pemeriksa wajib mengetahui
kemungkinan terjadinya suatu keurangan., siapa yang mungkin melakukannya dan
gejala $ gejalanya. #indakan berjaga $ jaga untuk menegah terjadinya suatu
keurangan dapat dilaksanakan jika hal $ hal di atas telah diketahui. >ika gejala telah
diketahui pemeriksa dapat meranang program pemeriksaan dan menelusuri semua
gejala keurangan yang diamati.
HUBUNGAN AUDIT DENGAN KOMPUTER
"alam S,S 0o.3+ ada 7 tahap yang diikuti dalam pelaksanaan audit untuk
perusahaan yang menggunakan omputer ini4
%. 9empelajari struktur dan prosedur umum perusahaan
2. 9empelajari system akuntansi dan kaitannya dengan system pengawasan
intern perusahaan
7. 9erenanakan pemeriksaan saldo dan transaksi
LANGKAH / LANGKAH AUDIT EDP
1. 1a(e Pe$e!ik(aan Penda2uu,uan
"alam fase ini auditor melakukan pemeriksaan terhadap susunan, struktur,
prosedur, dan ara kerja omputer yang dipakai perusahaan.
*. 1a(e +e$e!ik(aan 3an Mendetai,
"alam fase ini akuntan berusaha untuk mendapatkan informasi lebih
dalam untuk memahami system pengawasan yang dianut oleh system
omputer perusahaan tersebut.
-. 1a(e Penu"ian Ke(e(uaian
"alam fase ini akuntan dapat menggunakan omputer ,ssisted 6!idene
Colletion #ehniDues untuk menilai keberadaan dan keperayaan kita
terhadap system pengawasan tersebut.
.. 1a(e Penu"ian Ke4ena!an Bukti
#ujuan pengujian kebenaran bukti ini adalah mendapatkan bukti yang
ukup kompeten sehingga auditor dapat memberikan pertimbangan akhir
apakah kerugian material dapat terjadi atau tidak selama memptoses data
di omputer.
5. Peni,aian Se0a!a U$u$ Ata( Ha(i, Te(tin6 Penu"ian
Setelah dilakukan pengujian kebenaran bukti maka akuntan diharapkan
telah dapat memberikan penilaian apakah bukti yang diperoleh dapat atau
tidak mendukung informasi yang di audit.
APLIKASI KOMPUTER PADA AUDIT SAMPLING
Penggunaan omputer pada audit sampling belum meluas. ;al ini disebabkan karena
belum banyaknya Software yang tersedia dan kalaupun ada harganya relati!e mahal.
*eberapa hal yang dapat dilakukan omputer dalam auditing adalah sebagai berikut4
%. ,uditing Sampling
"alam auditing samling ini omputer dapat berperan dalam hal4
9enghitung parameter sampling
9emilih sample
9enilai hasil sample
2. Simulasi
"isini omputer digunakan dalam menilai software yang dimiliki oleh
langganan.auditor dapat merekap speifiation sheet yang menggambarkan
bagaimana proses kerja system omputer klien. "engan pengetahuan ini maka
auditor dapat bekerja melalui system tersebut.
7. Pengumpulan data yag akan diuji
"alam pengumpulan data ini biasanya dilakukan melalui atatan tagged yang
digunakan bersama dengan integrated #est Baility- 5#B..
3. Pemeriksaan ,nalitys
UTILIT7 PROGRAM
Software system yang digunakan dalam mengumpulkan bukti disebut utility program.
Sebagian besar program untuk audit di desain khusus yang dapat digunakan dalam
omputer 5*9 -ompletible with 5*9..
*eberapa alasan yang menyebabkan orang tidak menggunakan generali)ed audit
software tetapi utility software adalah4
%. Sulit dan mahalnya generali)ed software
2. Keterbatasan generali)ed soft ware
7. Perhitungan efisiensi utility program lebih efisien
*eberapa hal yang dapat dibantu oleh utility program adalah sebagai berikut4
%. Penyortiran data
2. 9erge file
7. 9engkopi file
3. 9enghapus file
1. "ump files
*eberapa ontoh bagaimana utility program dapat membantu generali)ed audit
software adalah4
%. >ika software auditor umum dimaksudkan untuk membandingkan data dari dua
file maka file tersebut harus di sortir dalam urutan yang sama
2. Software audit umum ini hanya dapat membaa sejumlah tertentu file seara
serentak
7. Software audit umum mungkin tidak dapat melampaui struktur data network
D. KESIMPULAN
>enis- jenis audit yang perlu dilakukan dalam audit pemerintahan antara lain4
%. ,udit keuangan
2. ,udit kinerja, serta
7. ,udit dengan tujuan tertentu.
K#$+ute! audit8
Pengendalian intern pemrosesan data elektronik
%. pengendalian umum
2. pengendalian aplikasi

>enis pemeriksaan8 audit dengan komputer4
#. Audit Around The &omputer
$. Audit Through The &omput
%. Audit !ith The &omputer
#ahapan $ #ahapan Prosedur "alam 9elakukan Pemeriksaan P"64
%. Perenanaan Pemeriksaan
2. Peninjauan Pendahuluan
7. ,nalisis ,plikasi
3. Penilaian Pengendalian 5ntern
1. Pelaporan