Anda di halaman 1dari 10

Makanan apa yang disarankan untuk

penderita TBC ?
9 bulan lalu
(Penentu Putusan)
Lapor Penyalahgunaan
Sign in untuk Memilih Jawaban Terbaik
Jawaban (5)
Penjawab 1
PADA PENDERITA TBC DISARANKAN UNTUK MAKAN MAKANAN YANG
TIDAK MERANGSANG ADANYA LENDIR ...KARENA AKAN
MENGAKIBATKAN BATUK (MARANGSANG ADANYA BATUK )CONTOH
MAKANAN YANG MERANGSANG LENDIR ....MAKANAN YANG BERMINYAK ,
MAKANAN YANG BERGETAH .DAN MAKANAN YANG DISARANKAN
ADALAH TINGGI PROTEIN UNTUK PERBAIKAN JARINGAN YANG RUSAK
DAN MENINGKATKAN DAYA TAHAN TUBUH ( IKAN LAUT ATAU AIR
TAWAR ),
materi referensi:
TB PARU
o 9 bulan lalu
o Lapor Penyalahgunaan
Penjawab 2
Klik TUBERCULOSIS ( TBC ) di http://propolis-grt.blogspot.com
Dapatkan Info Lengkap dan Alternatif Untuk Penyakit TBC di Blog tsb
o 9 bulan lalu
o Lapor Penyalahgunaan
Penjawab 3
TIDAK ADA PANTANGAN KHUSUS, SEMUA MAKAKAN YANG HALAL BISA
DIMAKAN SESUAI DENGAN TAKARAN NORMAL DAN JANGAN LUPA
DISIPLIN MINUM OBAT DARI DOKTER, OKE ?
materi referensi:
pengalaman
o 9 bulan lalu
o Lapor Penyalahgunaan
Penjawab 4
Jangan makanan yang buat batuk... seperti nhindari gorengan.....
o 9 bulan lalu
o Lapor Penyalahgunaan
Penjawab 5
Apakah tanda-tanda bahwa seseorang terkena penyakit TBC?
Tanda-tanda orang yang dicurigai terkena penyakit TBC yaitu secara umum dapat dilihat
dari gejalanya terlebih dahulu yaitu, demam tidak terlalu tinggi yang berlangsung lama,
biasanya dirasakan malam hari disertai keringat malam. Kadang-kadang serangan demam
seperti influenza dan bersifat hilang timbul. Penurunan nafsu makan dan berat badan.
Batuk-batuk selama lebih dari 3 minggu (dapat disertai dengan darah). Perasaan tidak
enak (malaise), lemah. Dan untuk memberikan kepastian maka orang tersebut harus
diperiksa lebih lanjut, jadi tidak selalu bahwa orang batuk-batuk lama pasti menderita
TBC, harus dipastikan dengan pemeriksaan laboratorium dan foto rontgen.



Mengapa pengobatan TBC memerlukan waktu yang lama?

Karena bakteri TBC dapat hidup berbulan-bulan walaupun sudah terkena antibiotika
(bakteri TBC memiliki daya tahan yang kuat), sehingga pengobatan TBC memerlukan
waktu antara 6 sampai 9 bulan. Walaupun gejala penyakit TBC sudah hilang, pengobatan
tetap harus dilakukan sampai tuntas, karena bakteri TBC sebenarnya masih berada dalam
keadaan aktif dan siap membentuk resistensi terhadap obat. Kombinasi beberapa obat
TBC diperlukan karena untuk menghadapi kuman TBC yang berada dalam berbagai
stadium dan fase pertumbuhan yang cepat.

Bagaimana bila penderita TBC tidak mengkonsumsi obat secara teratur?

Hal ini akan menyebabkan tidak tuntasnya penyembuhan, sehingga dikhawatirkan akan
timbul resistensi bakteri TBC terhadap antibiotika sehingga pengobatan akan semakin
sulit dan mahal.
Bisakah penyakit TBC disembuhkan secara tuntas? Bagaimana caranya?

Penyakit TBC bisa disembuhkan secara tuntas apabila penderita mengikuti anjuran
tenaga kesehatan untuk minum obat secara teratur dan rutin sesuai dengan dosis yang
dianjurkan, serta mengkonsumsi makanan yang bergizi cukup untuk meningkatkan daya
tahan tubuhnya.
Apakah orang yang telah sembuh dari penyakit TBC dapat terjangkit kembali?

Dapat, karena setelah sembuh dari penyakit TBC tidak ada kekebalan seumur hidup. Jadi
bila telah sembuh dari penyakit TBC kemudian tertular kembali oleh kuman TBC, maka
orang tersebut dapat terjangkit kembali.
Apakah flek kecil di paru-paru pada anak balita sudah dapat dikatakan TBC?

Flek kecil di paru-paru balita pada umumnya memang disebabkan oleh TBC. Oleh karena
itu perlu diteliti apakah ada gejala-gejala klinis penyakit TBC atau tidak. Bila tidak ada
berarti pernah tertular penyakit TBC tapi karena daya tahan tubuhnya tinggi sehingga
tidak bergejala. Atau saat ini anak tersebut sudah sembuh dari penyakit TBC dan hanya
meninggalkan bekasnya saja di paru-paru.
Mungkinkan terkena penyakit TBC bila kita hidup di lingkungan yang bersih?

Kemungkinan kita tertular akan tetap ada, karena kita hidup tidak hanya di lingkungan
sekitar rumah kita saja, bisa saja suatu saat kita berada di sekolahan, bioskop, kantor, bus
yang belum tentu terbebas dari kuman TBC. Hidup di lingkungan yang bersih memang
akan memperkecil risiko terjangkit TBC.
Bagaimana efek terhadap janin bila ibu hamil sedang mengidap penyakit TBC?

Biasanya keadaan gizi penderita TBC kurang baik, sehingga hal ini dapat mempengaruhi
perkembangan bagi janin dalam kandungan. Ibu hamil tetap harus diberikan terapi
dengan obat TBC dengan dosis efektif terendah. Obat TBC yang diminum oleh ibu dapat
melewati plasenta dan masuk ke janin dan berdasarkan beberapa kepustakaan disebutkan
tidak memberikan efek yang terlampau berbahaya, akan tetapi pemantauan ketat pada
perkembangan janin harus tetap dilakukan. Setelah bayi dilahirkan dapat dipisahkan
terlebih dahulu dari ibu selama TBC masih aktif.
Bagaimana sikap kita bila di rumah terdapat anggota keluarga yang menderita penyakit
TBC?

Bawa pasien ke dokter untuk mendapatkan pengobatan secara teratur, awasi minum obat
secara ketat dan beri makanan bergizi. Sirkulasi udara dan sinar matahari di rumah harus
baik. Hindarkan kontak dengan percikan batuk penderita, jangan menggunakan alat-alat
makan/minum/mandi bersamaan.
Pola hidup bagaimana yang harus kita miliki agar terhindar dari penyakit TBC?

Pola hidup sehat adalah kuncinya, karena kita tidak tahu kapan kita bisa terpapar dengan
kuman TBC. Dengan pola hidup sehat maka daya tahan tubuh kita diharapkan cukup
untuk memberikan perlindungan, sehingga walaupun kita terpapar dengan kuman TBC
tidak akan timbul gejala. Pola hidup sehat adalah dengan mengkonsumsi makanan yang
bergizi, selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan hidup kita, rumah harus
mendapatkan sinar matahari yang cukup (tidak lembab), dll. Selain itu hindari terkena
percikan batuk dari penderita TBC.
o 9 bulan lalu


Apakah penyakit TBC membuat badan si
penderita jadi kurus?apa itu pengaruh dari
obatnya?
TBC
2 tahun lalu
Lapor Penyalahgunaan
by Look At Me
Anggota sejak:
01 Oktober 2009
Total poin:
426 (Tingkat 2)
Tambah Kontak
Blokir
Jawaban Terbaik - Dipilih oleh Suara Terbanyak
Tentunya kalaw tidak di obati badan akan kurus. Dan pastinya pengaruh obat akn menambah nafsu
makan yg tinggi, karena berupa vitamin. Berobat jalan akan ditempuh si penderita tbc. Biasanya selama
6 bulan. Kalau tidak selesai pengobatanya, tbc nya akan balik lagi, dan menjadi susah di sembuhkan.
Pengaruh yg paling utama, akn membuat badan gemuk secara tidak alami. Gemuk disini bukan berarti
gendut lhooo....
materi referensi:
Pernah dialami saudara saya.
2 tahun lalu
Lapor Penyalahgunaan
100% 1 Suara
Bukan jawaban yang benar? Coba Yahoo! Search
ans_qp_1
Cari di Yahoo! untuk
diet pasien
Cari
Saat ini tidak ada komentar untuk pertanyaan ini.
* Anda harus sign in ke Yahoo! Answers untuk memberikan komentar. Sign in or Daftar.
Jawaban Lain (5)
by misya
Anggota sejak:
05 September 2009
Total poin:
183 (Tingkat 1)
o Tambah Kontak
o Blokir
penyakit nya lah yg bikin penderita jadi kurus, dilihat dari gejalanya saja seperti
demam,melase,keringat malam, dan turunya nafsu makan...
bisa buat badan kurus ditambah lagi batuk purulen yg produktif plus nyeri dada....ini saja berati
aktifitas extrakan, sedangkan asupanya sedikit..klo pengaruh obatnya si bukan justru penyakit
tbc harus konsumsi obat dalam jangka waktu lama dan penderita harus menminunya dgn
teratur, krn basil resisten thd sebagian besar antibiotik dan mudah bermutasi bila terpajan
antibiotik....
o 2 tahun lalu
o Lapor Penyalahgunaan
0% 0 Suara
by Keke
Anggota sejak:
01 Juli 2009
Total poin:
2,218 (Tingkat 3)
o Tambah Kontak
o Blokir
Wini,

Di refrensi refrensi, tidak ada secara nyata yang menuliskan mengapa penderita TB itu jadi
kurus. Analisa yang dapat dikumpulkan masih berupaya dalam menghubungkan benang merah
symptom dengan gejala kurus. Adapun yang menjadi kemungkinan penyebab kurus antara lain :

a. no appetite, pada penderita TB, ada symptom nafsu makan menurun, sangat beralasan sekali
bila penderita tidak nafsu makan lebih dari satu bulan saja sudah bisa menurunkan berat badan.
Apalagi kalau sudh sakit berbulan-bulan.

b. chills, Menggigil, gerakan menggigil akan menghabiskan enersi yang banyak. Apalagi bila
asupan makanan yang kurang akan menambah nyata gejala kurus.

c. fever, demam yang berkepanjangan. Inipun akan menguras enersi, sehingga symtom ini juga
mempunyai kontribusi penyebab badan penderita TBC jadi kurus.

Dalam analisa obat obatan, tidak ada bukti bahwa obat-obat TBC mengakibatkan badan jadi
kurus.

salam,
keke
materi referensi:
http://www.hhs.gov/tb/
http://www.cdc.gov/socialdeterminants/do
o 2 tahun lalu
o Lapor Penyalahgunaan
0% 0 Suara
by monte
Anggota sejak:
19 Desember 2008
Total poin:
216 (Tingkat 1)
o Tambah Kontak
o Blokir
Penyakit TBC adalah merupakan suatu penyakit yang tergolong dalam infeksi yang disebabkan
oleh bakteri Mikobakterium tuberkulosa. Penyakit TBC dapat menyerang pada siapa saja tak
terkecuali pria, wanita, tua, muda, kaya dan miskin serta dimana saja. Di Indonesia khususnya,
Penyakit ini terus berkembang setiap tahunnya dan saat ini mencapai angka 250 juta kasus baru
diantaranya 140.000 menyebabkan kematian. Bahkan Indonesia menduduki negara terbesar
ketiga didunia dalam masalah penyakit TBC ini.

Gejala penyakit TBC digolongkan menjadi dua bagian, yaitu gejala umum dan gejala khusus.
Sulitnya mendeteksi dan menegakkan diagnosa TBC adalah disebabkan gambaran secara klinis
dari si penderita yang tidak khas, terutama pada kasus-kasus baru.

1. Gejala umum (Sistemik)
- Demam tidak terlalu tinggi yang berlangsung lama, biasanya dirasakan malam hari disertai
keringat malam. Kadang-kadang serangan demam seperti influenza dan bersifat hilang timbul.
- Penurunan nafsu makan dan berat badan.
- Batuk-batuk selama lebih dari 3 minggu (dapat disertai dengan darah).
- Perasaan tidak enak (malaise), lemah.

2. Gejala khusus (Khas)
- Tergantung dari organ tubuh mana yang terkena, bila terjadi sumbatan sebagian bronkus
(saluran yang menuju ke paru-paru) akibat penekanan kelenjar getah bening yang membesar,
akan menimbulkan suara "mengi", suara nafas melemah yang disertai sesak.
- Kalau ada cairan dirongga pleura (pembungkus paru-paru), dapat disertai dengan keluhan sakit
dada.
- Bila mengenai tulang, maka akan terjadi gejala seperti infeksi tulang yang pada suatu saat
dapat membentuk saluran dan bermuara pada kulit di atasnya, pada muara ini akan keluar
cairan nanah.
- Pada anak-anak dapat mengenai otak (lapisan pembungkus otak) dan disebut sebagai
meningitis (radang selaput otak), gejalanya adalah demam tinggi, adanya penurunan kesadaran
dan kejang-kejang.

Dari sini bisa kita simpulkan bahwa berat badan yang cenderung tidak naik alias pasien menjadi
kurus lebih disebabkan karena proses penyakitnya sendiri dan adanya gangguan dalam nafsu
makanan.
materi referensi:
www.infopenyakit.com
o 2 tahun lalu
o Lapor Penyalahgunaan
0% 0 Suara
by arek
Anggota sejak:
21 September 2007
Total poin:
2,441 (Tingkat 3)
o Tambah Kontak
o Blokir
pake herbal aja biar ga ngefek ke organ yg lain (ginjal)
o 2 tahun lalu
o Lapor Penyalahgunaan
0% 0 Suara
by Yunus
Anggota sejak:
28 Agustus 2009
Total poin:
1,092 (Tingkat 3)
o Tambah Kontak
o Blokir
Yang harus anda tanya bukan kurus nya yang terpenting pengobatan yang lebih efektif.
Penyakit TBC bukan penyakit mematikan, secara medis sdh bisa di obati tetapi hati2 dengan
obat2an kadang2 efeknya membuat organ lain jadi rusak terutama ginjal. ingin sembuh hub ke
email saya. Tks

5 Makanan Yang Boleh/Tidak Boleh Diberikan
Makanan Yang Boleh Diberikan
1. Sumber KH : beras dibubur/ ditim; kentang direbus;
macaroni direbus; roti dipanggang; krekers; tepung-
tepungan dibuat bubur/ pudding.
2. Sumber protein hewani : daging empuk, ayam, ikan
direbus, ditumis, diungkep, dipanggang; telur direbus,
ditim, diceplok air, didadar, dicampur dalam makanan
dan minuman.
3. Sumber protein nabati : tempe, tahu ditim, direbus,
ditumis, pindakas.
4. Lemak : margarine dan mentega; minyak dalam jumlah
terbatas untuk menumis, mengoles dan setup.
5. Sayuran : sayuran rendah serat dan sedang seperti:
kacang panjang, buncis muda, bayam, labu siam,
tomat masak, wortel direbus, dikukus, ditumis.
6. Buah-buahan : semua sari buah; buah segar yang
matang (tanpa kulit dan biji) dan tidak banyak
menimbulkan gas seperti: papaya, pisang, jeruk,
avokad, nenas.
7. Bumbu : garam, salam, laos, kunyit, kunci dalam
jumlah terbatas.
8. Minuman teh encer.
Makanan Yang Tidak Boleh Diberikan
1. Sumber KH : beras ketan, beras tumbuk/ merah, roti
whole wheat, jagung, ubi, singkong, talas, tarcis,
dodol dan kue-kue lainyang manis dan gurih.
2. Sumber protein hewani : daging berserat kasar (liat)
serta daging, ikan, ayam yang diawet, digoreng; daging
babi; telur ceplok/ digoreng.
3. Sumber protein nabati : kacang merah serta kacang-
kacangan kering seperti kacang tanah, kacang hijau,
kacang kedelai, dan kacang tolo.
4. Lemak : minyak untuk menggoreng, lemak hewani,
kelapa dan santan.
5. Sayuran : sayuran berserat tinggi seperti daun singkong,
daun katuk, daun papaya, daun dan buah melinjo,
oyong, pare serta semua sayuran yang dimakan
mentah.
6. Buah-buahan : buah-buahan yang dimakan dengan kulit,
seperti apel, jambu biji dan pir serta jeruk yang
dimakan dengan kulit ari; buah yang menimbulkan gas
seperti, nanas, kedondong, durian, nangka.
7. Bumbu : cabe, bawang, merica, cuka, dan sebaginya
yang tajam
8. Minuman kopi dan the kental; minuman yang
mengandung soda dan alcohol.