Anda di halaman 1dari 7

STRUKTUR KAYU

STRUKTUR KAYU BY. ALEX_K (2008) 1

BY. ALEX_K (2008)

PENDAHULUAN

Keuntungan;

§ Kayu adalah salah satu bahan material struktur yang sudah lama dikenal oleh masyarakat kita dan mudah didapatkan di Indonesia

§ Bila di bandingkan dengan material struktur lain, material kayu memiliki berat jenis yang ringan dan proses pengerjaannya dapat dilakukan dengan peralatan yang sederhana dan ringan.

§ Sebagai bahan dari alam, kayu dapat terurai secara sempurna sehingga tidak ada istilah limbah pada konstruksi kayu

Kerugian;

§ Sifat kayu tidak homogen disertai dengan cacat-cacat alam seperti searah serat, spiral, diagonal, mata kayu

§ Beberapa kayu bersifat kurang awet dalam keadaan tertentu

§ Kayu dapat memuai dan menyusut dengan perubahan-perubahan kelembaman dan meskipun tetap elastis

§ Mudah terbakar

Pendahuluan - <cont’d>

§ Sifat tidak homogen dari Kayu disebabkan oleh pola pertumbuhan batang dan kondisi lingkungan yang tidak sama

§ Sifat-sifat fisis dan mekanis kayu berbeda pada arah longitudinal, radial dan tangensial

§ Perbedaan sifat fisis dan mekanis dalam ketiga arah ini menyebabkan kayu tergolong sebagai bahan yang ortho- tropik

§ Kekuatan kayu pada arah longitudinal lebih besar dibandingkan dengan arah radial dan tangensial

yang ortho- tropik § Kekuatan kayu pada arah longitudinal lebih besar dibandingkan dengan arah radial dan

BAGIAN-BAGIAN KAYU

§ Bagian luar kayu disebut kulit (bark) merupakan lapisan yang padat dan cukup kasar

§ Pada bagian sebelah dalam kulit terdapat lapisan tipis yang disebut dengan lapisan kambium, lapisan ini merupakan tempat pertumbuhan sel- sel kayu

§ Di sebelah dalam lapisan kambium terdapat bagian kayu lunak yang berwarna keputih- putihan disebut kayu gubal (sapwood), bagian ini berfungsi sebagai penghantar zat-zat makanan dari akar menuju daun dan dapat pula berfungsi sebagai tempat penyimpanan bahan makanan

§ Pertumbuhan sel-sel kayu ini disertai dengan munculnya struktur seperti cincin yang disebut dengan cincin tahunan (annual ring). Pohon kayu yang mengalami pertumbuhan cepat ditandai dengan cincin tahunan yang lebih lebar

tahunan (annual ring). Pohon kayu yang mengalami pertumbuhan cepat ditandai dengan cincin tahunan yang lebih lebar
tahunan (annual ring). Pohon kayu yang mengalami pertumbuhan cepat ditandai dengan cincin tahunan yang lebih lebar
tahunan (annual ring). Pohon kayu yang mengalami pertumbuhan cepat ditandai dengan cincin tahunan yang lebih lebar

4

MACAM-MACAM PENGGUNAAN KAYU

MACAM-MACAM PENGGUNAAN KAYU 5

5

Perkembangan jenis kayu hasil fabrikasi – (Non-struktur)

§ Particle board (Chipboard) Kayu dihancurkan menjadi serbuk kasar dan serbuk tersebut dipadatkan dengan mesin menjadi papan
§ MFC (Melamine Face Chipboard) Particle board yang permukaannya dilapisi oleh bahan melamin supaya tahan air
§ MDF (Medium Density Chipboard) Terbuat dari kayu yang dihancurkan sampai menjadi bubur yang halus, kemudian dicampurkan dengan bahan kimia yang berfungsi sebagai perekat lalu dikompres dan dikeringkan dengan suhu tinggi. MDF lebih halus dari particle board
§ HDF (Height Density Chipboard) Mirip dengan MDF tapi dikompres dan dikeringkan dengan suhu yang lebih tinggi sehinggan menghasilkan panel yang lebih kuat dalam menahan beban. Panel HDF biasanya digunakan untuk bahan pelapis lantai
§ Blockboard Terdiri dari potongan kayu kecil (4-5 cm), kayu tersebut di padatkan menjadi lembaran papan
§ Teakblock Kayu blockboard yang diberi lapisan terluar dari irisan kayu jati (teak)
§ Kayu lapis (Plywood) Sejumlah lapisan tipis kayu yang dilem dengan mesin membentuk papan. Tiap-tiap lapisan kayu dipasang berselang-seling serat kayunya supaya lebih kuat

6

dilem dengan mesin membentuk pa pan. Tiap-tiap lapisan kayu dipasang berselang-seling serat kayunya supaya lebih kuat

Kayu laminasi (Glue laminated timber)

§ Kayu laminasi diperoleh dengan cara merekatkan papan- papan kayu yang memiliki ketebalan 20 – 40 mm dengan bahan perekat tertentu dan pada tekanan tertentu

§ Tinggi dan panjang kayu laminasi dapat dibuat sesuai dengan kebutuhan, sehingga dapat digunakan sebagai balok pada jembatan atau konstruksi berbentang panjang

§ Papan kayu pada struktur balok laminasi umumnya memiliki kekuatan yang berbeda sesuai dengan distribusi tegangan pada cross section

§ Papan kayu pada bagian dekat garis netral (bagian tengah dari cross-section) memiliki kekuatan yang lebih rendah dari pada papan yang terletak jauh dari garis netral