Anda di halaman 1dari 73

.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


( RPP )

Satuan Pendidikan : SMP ISLAM AL AZHAR 1
Mata Pelajaran : Prakarya ( Kerajinan )
Kelas / Semester : VII / satu
Materi Pokok : Kerajinan dari bahan alam
Alokasi Waktu : 5 x pertemuan (10 JP)

A.Kompetensi Inti
1.Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya

2.Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli
(toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaannya

3.Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa
ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena
dan kejadian tampak mata

4.Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

B.Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

No. Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian
Kompetensi
1






2











3.







1.1 Menghargai keberagaman produk
kerajinan di daerah setempat sebagai anugerah
Tuhan




2.1 Menghargai rasa ingin tahu dan sikap
santun dalam menggali informasi tentang
keberagaman karya kerajinan daerah setempat
sebagai wujud cinta tanah air dan bangga pada
produk Indonesia







3.1 Memahami desain pembuatan dan
pengemasan karya bahan alam berdasarkan
konsep dan prosedur berkarya sesuai wilayah
setempat.




1.1.1. Menunjukkan rasa
syukur atas keberagaman
produk kerajinan di
daerah setempat sebagai
anugerah Tuhan dengan
rasa bangga

2.1.1 Menunjukkan rasa
antusias dalam menggali
informasi tentang
keberagaman karya
kerajinan daerah setempat
sebagai wujud cinta tanah
air dan bangga pada
produk Indonesia


3.1.1 Membuat desain
pengemasan karya
bahan alam
berdasarkan konsep
dan prosedur berkarya
sesuai wilayah
setempat.



4. 4.1. Mencoba membuat karya kerajinan dan pengemasan
dari bahan alam sesuai desain dan bahan alam yang
ada di wilayah setempat

























4.1.1.Menyebutkan alat-
alat yang
diperlukan dalam
pembuatan
kerajinan dari
bahan alam (tanah
liat)

4.1.2.Menyebutkan
bahan-bahan yang
diperlukan dalam
membuat
kerajinan dari
bahan alam (tanah
liat)

4.1.3.Menyiapkan alat
dan bahan dalam
membuat
kerajinan dari
bahan alam (tanah
liat)

4.1.4.Membuat kerajinan
dari bahan alam
sesuai dengan
disain yang dibuat



C.Tujuan Pembelajaran
Setelah peserta didik mengikuti serangkaian proses pembelajaran cara pembuatan
kerajinan dari bahan alam dengan tehnik pilin,diharapkan peserta didik dapat:
1. Menunjukkan rasa syukur atas keberagaman produk kerajinan di daerah setempat
sebagai anugerah Tuhan dengan rasa bangga
2. Menunjukkan rasa antusias dalam menggali informasi tentang keberagaman karya
kerajinan daerah setempat sebagai wujud cinta tanah air dan bangga pada produk
Indonesia


Pertemuan 1
1. Setelah proses pembelajaran, peserta didik, dapat menyebutkan minimal 3 alat yang
diperlukan dalam membuat kerajinan dari bahan alam dengan tehnik pilin
2. Setelah proses pembelajaran,peserta didik, dapat menyebutkan 2 bahan yang
diperlukan dalam membuat kerajinan dari bahan alam dengan tehnik pilin.
3. Setelah melakukan diskusi ,peserta didik, dapat menyiapkan minimal 2 alat untuk
membuat kerajinan dari bahan alam dengan tehnik pilin.
4. Setelah diskusi peserta didik, dapat menyiapkan 2 bahan untuk membuat kerajinan
engan dari bahan alam dengan tehnik pilin
5. Dengan menirukan cara memilin dan menyusun,peserta didik, dapat membuat 1
kerajinan dari bahan alam dengan tehnik pilin sesuai disain.


Pertemuan 2
1. Dengan mengamati karya yang dibuat,peerta didik dapat merapikan 1 buah karya
yang telah dibuatnya.
2. Dengan mengamati karya yang dibuatnya peserta didik dapat membandingkan dengan
2 karya temannya.
3. .Setelah diskusi peserta didik dapat menyebutkan minimal 3 alat yang diperlukan
dalam pembakaran gerabah.
4. Setelah diskusi,peserta didik dapat menyebutkan 2 bahan untuk pembakaran gerabah.
5. Setelah diskusi peserta didik dapat menyiapkan minimal 3 alat dalam pembakaran
gerabah.
6.Setelah diskusi peserta didik dapat menyiapkan minimal 3 bahan dalam pembakaran
gerabah.

Pertemuan 3
1. Setelah diskusi peserta didik dapat menyebutkan minimal 3 alat yang diperlukan
untuk pembakaran gerabah.
2. Setelah membaca langkah-langkah pembakaran gerabah, peserta didik dapat
menjelaskan cara pembakaran gerabah menggunakan tungku tradisional dengan
benar.
3. Setelah diskusi peserta didik dapat meletakkan gerabah ditungku pembakaran
dengan benar.
4. Setelah diskusi peserta didik dapat membakar gerabah dengan benar

Pertemuan 4
1. Setelah melakukan pembakaran gerabah, peserta didik dapat merapikan
karyanya dengan tekun.
2. Setelah melakukan pembakaran gerabah peserta didik dapat membandingkan
karyanya dengan karya 3 temannya.
3. Setelah diskusi peserta didik dapat menyebutkan minimal 3 alat yang diperlukan
dalam pengecatan gerabah.
4. Setelah diskusi peserta didik dapat menyebutkan minimal 3 bahan untuk proses
pengecatan gerabah.
5. Setelah diskusi peserta didik dapat menjelaskan cara pengecatan gerabah dengan
benar.



Pertemuan 5
1. Setelah diskusi, peserta didik dapat mengecat karya gerabah sesuai dengan
disain
2. Dengan melihat disain peserta didik dapat mengecat karya dengan kreasi
masing-masing.
3. Setelah pengecatan peserta didik dapat memberi lapisan pengkilap dengan benar.


D.Materi Pembelajaran

Pertemuan 1:

Membuat benda kerajinan dari tanah liat dengan tehnik pilin.

1.Alat-alat yang diperlukan dalam pembuatan kerajinan dari bahan tanah liat
dengan tehnik pilin:Spons,papan kayu,tempat air ( gelas plastik).

2.Bahan yang diperlukan untuk pembuatan kerajinan dari tanah liat dengan
tehnik pilin:tanah liat,air.

3.Membuat kerajinan dari tanah liat dengan tehnik pilin
Bahan:
1.Tanah liat
2.Air
Alat :
1.Spon
2.Papan kayu
3.Gelas plastik

Cara membuat:
1.Siapkan bahan dan alat diatas meja
2.Siapkan pula papan kayu untuk meletakan tanah liat dan buat lempengan
tanah liat sebagai dasar.


3.Ambil sedikit tanah liat dan buatlah pilinan sebesar pensil diatas papan kayu
sampai beberapa pilinan.


4.Kemudian susun pilinan satu per satu menjadi sebuah karya sesuai dengan
disain.


4. Usap dengan spon atau butsir pada tiap sambungan agar lebih rapi dan
tidak terlihat.




6. Setelah selesai,angin anginkan karya yang masih basah agar kering.

Pertemuan 2:
Koreksi karya gerabah sebelum dibakar
Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum gerabah dibakar:
- Usahakan gerabah sudah kering,tidak basah
- Tidak ada bagian yang pecah atau retak
- Perbaiki bagian yang masih perlu pembenahan
- Bersihkan sisa tanah liat yang menempel
Diskusi persiapan alat dan bahan untuk pembakaran gerabah
- Menentukan alat dan bahan untuk proses pembakaran
- Menentukan tempat pembakaran
- Membuat langkah kerja untuk proses pembakaran

Pertemuan 3
Pembakaran Gerabah
1. Alat dan bahan untuk pembakaran gerabah antara lain:
- kayu bakar kering atau kulit padi kering,atau daun kering,kompor gas.
- tungku pembakaran
- penjepit kayu
2. Cara pembakaran gerabah
- siapkan semua alat dan bahan
- letakkan gerabah yang akan dibakar diatas tungku dengan rapi dan tidak
bersentuhan
- letakkan kayu bakar menutupi semua gerabah dan tutup agar panasnya tidak
keluar
- Bakar selama kurang lebih 2 sampai 3 jam,usahakan api tidak mati.
- Setelah gerabah menjadi bara,biarkan api mati dengan sendirinya.
- Tunggu sampai dingin kira kira 6 jam dan gerabah sudah matang.
- Lakukan pembongkaran setelah gerabah dingin.



Pertemuan 4

Koreksi karya setelah pembakaran
Hal hal yang perlu diperhatikan setelah gerabah dibakar:
- Pilihlah gerabah yang tidak pecah atau retak
- Hilangkan sisa tanah liat atau kotoran yang menempel pada gerabah
- Pisahkan gerabah yang pecah,retak atau cacat
- Taruhlah gerabah yang akan dicat di tempat yang aman agar tidak
pecah.
Diskusi Cara pengecatan gerabah ,persiapan alat dan dan bahan untuk
pengecatan gerabah.
- Menentukan alat dan bahan yang akan digunakan dalam pengecatan
gerabah.
- Menentukan tempat dalam pengecatan gerabah
- Membuat langkah kerja cara pengecatan gerabah

Pertemuan 5

Pengecatan Gerabah
1.Alat yang diperlukan:
-amplas
-kuas
-kain lap
-gelas plastik
2.Bahan yang diperlukan:
-gerabah
-sendi
-cat tembok
-air
-akrilik
3.Cara mengecat gerabah
-siapkan bahan dan alat sebelum pengecatan
-Rapikan gerabah dengan membuang sisa gerabah yang menempel.
-gunakan amplas untuk menghaluskan gerabah
-Usap gerabah dengan kain lap agar debu tidak menempel.
-Kuaskan cat sesuai warna yang diinginkan atau sesuai disain.
-Rapikan karya dengan menggunakan cat pada bagian yang belum
dicat.
-Keringkan gerabah.
-Untuk mendapatkan kilap yang bagus kuaskan akrilik pada seluruh
gerabah.
-Keringkan di bawah sinar matahari



E.Metode Pembelajaran

1. Metode ilmiah (Scientific Methode)
2. Pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning)
3. Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Base Learning)

F.Sumber Belajar
Sumber belajar ditulis mengikuti acuan berikut:
1. Buku siswa:
Paresti, S. Dkk. 2013. Prakarya SMP/MTS Kelas 7. Jakarta: Dikbud, (hal 2-25).
2. Buku referensi
Paresti, S. Dkk. 2013. Buku Guru Prakarya SMP/MTS Kelas 7. Jakarta: Dikbud, (hal
18-48).
3. Situs internet
4. Buku referensi
Martono,2008,Ketrampilan Praktis SMPBdan MTS Berkreasi dengan bahan lunak dan
keras.
5. Narasumber
Pengrajin gerabah di Pundong ,Bantul,Yogyakarta

G.Media Pembelajaran
1.Media :CD ,photo hasil kerajinan,disain gambar
2.Alat dan bahan :Spons,papan kayu,gelas,tanah liat,air,plastik,kuas,
Gunting,cutter,penggaris,pensil,karton,lem,cat.

H.Langkah-langkah Pembelajaran

Pertemuan 1
1. Tahap Pendahuluan
a. Berdoa dan mengecek kehadiran peserta didik.
b. Motivasi
Peserta didik siap untuk mengikuti proses pembelajaran dengan diberi
motivasi dari guru tentang souvenir dari gerabah.

c. Apersepsi
Peserta didik menyiapkan bahan dan alat dengan mempertimbangkan
keselamatan kerja sebelum pembuatan gerabah dimulai.

d. Tujuan Pembelajaran
Guru menjelaskan tentang Praktek Pembuatan gerabah dengan tehnik
pilin

e .Cakupan Pembelajaran
Guru menjelaskan cakupan pembelajaran tentang Praktek pembuatan
gerabah tehnik pilin.

2. Kegiatan Inti
Mengamati:
Peserta didik mengamati proses pembuatan kerajinan dari tanah liat
dengan tehnik pilin.
Menanya:
Peserta didik diskusi cara memilin tanah liat sebelum membuat karya
Mencoba:
Peserta didik memilin tanah liat.
Menalar:
Peserta didik membuat model model pilinan dengan melihat temannya
Mencipta:
- Peserta didik membuat produk kerajinan sesuai disain yang sudah
disiapkan.
- Peserta didik menyelesaikan karya yang dibuat dengan bimbingan
guru.
Kegiatan Penutup
a. Simpulan
Peserta didik dengan dibimbing dan difasilitasi pendidik membuat
simpulan tentang pembuatan kerajinan dari bahan alam dengan tehnik
pilin.
Peserta didik diberikan arahan tentang pemahaman tehnik pilin
b. Evaluasi
Memberikan pertanyaan singkat kepada siswa tentang teknik pilin..
c. Refleksi
Meminta umpan balik pada siswa tentang kegiatan pembelajaran yang
telah berlangsung. Apakah pembelajaran menarik, menyenangkan dan
memberi wawasan lebih pada siswa.
d. Tindak Lanjut
Peserta didik diberi tugas membaca buku dan literatur lain yang
berkaitan teknik-tehnik pembuatan gerabah
e. Penutup
Berdoa dan atau salam untuk menutup kegiatan pembelajaran.


Pertemuan 2
1.Tahap Pendahuluan
a. Berdoa dan mengecek kehadiran peserta didik.
b. Motivasi
Peserta didik siap untuk mengikuti proses pembelajaran dengan
diberi motivasi dari guru

c. Apersepsi
Peserta didik menyiapkan bahan dan alat dengan
mempertimbangkan keselamatan kerja sebelum pembuatan
gerabah dimulai kemudian guru mengecek karya peserta didik.

d. Tujuan Pembelajaran
Guru menjelaskan tentang Praktek Pembuatan gerabah dengan
tehnik pilin yang akan dibakar.

e .Cakupan Pembelajaran
Guru menjelaskan cakupan pembelajaran tentang Praktek
pembuatan gerabah tehnik pilin yang akan dibakar dan diskusi
sebelum dibakar.



2.Kegiatan inti
Mengamati:
e. Peserta didik mengamati karya sendiri.
Menanya:
f. Peserta didik diskusi tentang bagian gerabah yang perlu dirapikan
Mencoba:
g. Peserta didik merapikan bagian-bagian gerabah yang belum sempurna
Menalar:
h. Peserta didik melakukan diskusi untuk pelaksanaan pembakaran
gerabah.

3.Kegiatan Penutup
a. Simpulan
Peserta didik dengan dibimbing dan difasilitasi pendidik membuat
simpulan tentang pembuatan gerabah tehnik pilin
Peserta didik diberikan arahan tentang pembuatan gerabah
dengan tehnik lain
b. Evaluasi
Memberikan pertanyaan singkat kepada siswa tentang teknik
pilin.
c. Refleksi
Meminta umpan balik pada siswa tentang kegiatan pembelajaran
yang telah berlangsung. Apakah pembelajaran menarik,
menyenangkan dan memberi wawasan lebih pada siswa.
d. Tindak Lanjut
Peserta didik diberi tugas membaca buku dan literatur lain yang
berkaitan teknik pembuatan gerabah dan diberi tugas untuk
membawa perlengkapan dalam pewarnaan gerabah
e. Penutup
Berdoa dan atau salam untuk menutup kegiatan pembelajaran.

Pertemuan 3
1.Tahap Pendahuluan
a. Berdoa dan mengecek kehadiran peserta didik.
b. Motivasi
Peserta didik siap untuk mengikuti proses pembelajaran dengan diberi
motivasi dari guru

c. Apersepsi
Peserta didik menyiapkan bahan dan alat dengan mempertimbangkan
keselamatan kerja sebelum pembakaran gerabah dimulai kemudian
guru mengecek tempat,alat dan karya peserta didik.

d. Tujuan Pembelajaran
Guru menjelaskan tentang Praktek Pembakaran gerabah.

e. Cakupan Pembelajaran
Guru menjelaskan cakupan pembelajaran tentang Praktek pembakaran
gerabah

2.Kegiatan inti
Mengamati:
-Peserta didik mengamati gerabah yang akan dibakar,ada yang cacat atau tidak
Menanya:
-Peserta didik menanyakan cara menyusun gerabah pada tungku pembakaran
Menyajikan:
-Peserta didik menyusun gerabah yang akan dibakar di dalam tungku
-Peserta didik menyusun kayu bakar dan menyiapkan alat bakar.
Mencipta:
-Peserta didik melaksanaan pembakaran gerabah.

3.Kegiatan Penutup
a. Simpulan
Peserta didik dengan dibimbing dan difasilitasi pendidik membuat
simpulan tentang pembakaran gerabah
Peserta didik diberikan arahan tentang pembakaran gerabah
b. Evaluasi
Memberikan pertanyaan singkat kepada siswa tentang pembakaran
gerabah.
c. Refleksi
Meminta umpan balik pada siswa tentang kegiatan pembelajaran yang
telah berlangsung. Apakah pembelajaran menarik, menyenangkan dan
memberiwawasan lebih pada siswa.
d. Tindak Lanjut
Peserta didik diberi tugas membaca buku dan literatur lain yang
berkaitan dengan pembakaran gerabah dan diber tugas membawa
perlengkapan untuk pengecatan gerabah
e. Penutup
Berdoa dan atau salam untuk menutup kegiatan pembelajaran.


Pertemuan 4
1.Tahap Pendahuluan
a. Berdoa dan mengecek kehadiran peserta didik.
b. Motivasi
Peserta didik siap untuk mengikuti proses pembelajaran dengan
diberi motivasi dari guru

c. Apersepsi
Peserta didik menyiapkan bahan dan alat dengan
mempertimbangkan keselamatan kerja sebelum gerabah
dicat,kemudian guru mengecek tempat,alat dan karya peserta
didik.

d. Tujuan Pembelajaran
Guru menjelaskan tentang gerabah setelah dibakar

e. Cakupan Pembelajaran
Guru menjelaskan cakupan pembelajaran tentang pembakaran
gerabah dan memperlakukan gerabah yang akan dicat

2.Kegiatan inti

Mengamati:
-Peserta didik mengamati gerabah yang telah dibakar cacat atau tidak
Menanya:
-Peserta didik diskusi tentang cara pengecatan gerabah
-Peserta didik merencanakan alat dan bahan dalam pengecatan gerabah
Mencoba:
-Peserta didik membuat langkah kerja cara pengecatan gerabah.
Menalar:
-Peserta didik merencanakan disain warna yang akan digunakan pada
gerabah

3.Kegiatan Penutup
a. Simpulan
Peserta didik dengan dibimbing dan difasilitasi pendidik membuat
simpulan tentang penanganan gerabah setelah dibakar.
Peserta didik diberikan arahan tentang pewarnaan gerabah
b. Evaluasi
Memberikan pertanyaan singkat kepada siswa tentang teknik
pembakaran.
c. Refleksi
Meminta umpan balik pada siswa tentang kegiatan pembelajaran yang
telah berlangsung. Apakah pembelajaran menarik, menyenangkan dan
memberiwawasan lebih pada siswa.
d. Tindak Lanjut
Peserta didik diberi tugas membaca buku dan literatur lain yang
berkaitan teknik pembakaran dan menugaskan peserta didik untuk
menyiapkan alat dan bahan untuk pewarnaan gerabah
e. Penutup
Berdoa dan atau salam untuk menutup kegiatan pembelajaran.



Pertemuan 5

1.Tahap Pendahuluan
a. Berdoa dan mengecek kehadiran peserta didik.
b. Motivasi
Peserta didik siap untuk mengikuti proses pembelajaran dengan diberi
motivasi dari guru

c. Apersepsi
Peserta didik menyiapkan bahan dan alat dengan mempertimbangkan
keselamatan kerja sebelum gerabah dicat kemudian guru mengecek
tempat,alat dan karya peserta didik.

d. Tujuan Pembelajaran
Guru menjelaskan tentang Praktek pengecatan gerabah.

e. Cakupan Pembelajaran
Guru menjelaskan cakupan pembelajaran tentang Praktek pengecatan
gerabah


1.Tahap Pendahuluan
-Berdoa.
-Presensi.
-Peserta didik menyiapkan bahan dan alat dengan mempertimbangkan
keselamatan kerja.
-Guru mengecek bahan dan alat yang sudah disiapkan peserta didik.
-Peserta didik menulis Tujuan Pembelajaran yang akan dicapai.
-Peserta didik siap untuk mengikuti proses pembelajaran dengan diberi
motivasi dari guru.

2.Kegiatan inti
Mengamati:
-Peserta didik mengamati gerabah yang akan di cat sesuai disain
Mencipta:
-Peserta didik melakukan pengecatan gerabah sesuai disain.
-Peserta didik merapikan gerabah sebelum diberi lapisan akrilik
-Peserta didik memberi lapisan akrilik
-Peserta didik melaksanakan penjemuran

3.Kegiatan Penutup
a. Simpulan
Peserta didik dengan dibimbing dan difasilitasi pendidik membuat
simpulan tentang pewarnaan gerabah.
Peserta didik diberikan arahan tentang pewarnaan gerabah dengan
bermacam tehnik
b. Evaluasi
Memberikan pertanyaan singkat kepada siswa tentang teknik
pewarnaan gerabah.
c. Refleksi
Meminta umpan balik pada siswa tentang kegiatan pembelajaran yang
telah berlangsung. Apakah pembelajaran menarik, menyenangkan dan
memberi wawasan lebih pada siswa.
d. Tindak Lanjut
Peserta didik diberi tugas membaca buku dan literatur lain yang
berkaitan dengan pewarnaan gerabah
e. Penutup
Berdoa dan atau salam untuk menutup kegiatan pembelajaran.

I.Penilaian
1. Sikap spiritual
a. Teknik : observasi
b. Bentuk instrumen : lembar observasi
c. Instrumen : Instrumen untuk guru Lampiran 1
d. Instrumen untuk peserta didik Lampiran 2
Kisi-kisi

Indikator Butir Penilaian
1. Cinta tanah air
2. Rasa syukur
3. Menjaga lingkungan hidup
1
2 - 3
4 - 5

2. Sikap sosial
a. Teknik : observasi
b,Bentuk nstrumen : lembar observasi
c,Instrumen : Instrumen untuk guru Lampiran 1
d, Instrumen observasi peserta didik Lampiran 3

e. Kisi-kisi

Indikator Butir Penilaian
1. Jujur
2. Kerjasama
3. Toleransi
1
2 - 3
4 - 5

3. Pengetahuan
b. Teknik Penilaian : Tes tertulis
c. Bentuk instrument : Tes uraian
d. Instrumen : Terlampir (Lampiran 4)
a. Kisi-kisi
Indikator Butir Penilaian
1. Mendiskripsikan
2. Menjelaskan
1
2
3. Memahami
4. Analisis
3
4 - 5
4. Keterampilan
a.Teknik : observasi
b.Bentuk instrument : lembar observasi
c. Instrumen : Terlampir (instrumen 5)
d. Kisi-kisi
Aspek Keterampilan Butir Penilaian
1. Ide/gagasan
2. Kreatifitas
3. Keseuaian prosedur kerja
4. Uji karya
5. Estetika
6. Bentuk pelaporan
7. Presentasi
8. Sikap
Soal uji kinerja
Lampiran 1
Pedoman Pengamatan Guru
Lembar Penilaian di atas disusun berdasarkan asumsi bahwa pembelajaran merupakan
aktifitas peserta didik yang mencakup aspek spiritual dan sosial.
Guru diharapkan untuk mengisi lembar observasi ini pada proses pembelajaran
berlangsung.

Contoh Lembar Observasi Penilaian Spiritual dan Sosial
No. Nama Peserta Didik
Butir penilaian
Spiritual Sosial
J
m
l

S
k
o
r



N
i
l
a
i

a
k
h
i
r

(
N
A
)

a
t
a
u



S
k
o
r

r
e
r
a
t
a

C
i
n
t
a

t
a
n
a
h

a
i
r

R
a
s
a

s
y
u
k
u
r

M
e
n
j
a
g
a

l
i
n
g
k
u
n
g
a
n

h
i
d
u
p

J
u
j
u
r

K
e
r
j
a
s
a
m
a

T
o
l
e
r
a
n
s
i

1 2 3 4 5 6
1
2
3
4
5
6
7
8
9
dst


Petunjuk pensekoran:
Skor 4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
Skor 3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan Skor kadang-
kadang tidak melakukan
Skor 2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak
melakukan
Skor 1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

Peserta didik memperoleh nilai :
Baik Sekali (A) : apabila memperoleh skor 19 - 24
Baik (B) : apabila memperoleh skor 13 - 18
Cukup (C) : apabila memperoleh skor 7 - 12
Kurang (D) : apabila memperoleh skor 1 - 6

Nilai Akhir = Jumlah Skor
Jumlah butir aspek yang dinilai











Lampiran 2
Contoh Lembar penilaian sikap spiritual dalam kerja kelompok
Berilah nilai untuk anggota kelompokmu! Berilah nilai 4 bila baik sekali, sebaliknya
berilah nilai 1 bila kurang atau sangat jelek! ! Jumlahkan hasil penilaian untuk
memperoleh nilai teman kalian!


No Nama Siswa No
Presensi
Hal yang dinilai
1 2 3 4 5 Jumlah
1
2
3
4

Keterangan : Hal yang dinilai
No Hal yang dinilai
1 Berdoa sebelum dan sesudah menjalankan sesuatu.
2 Bersyukur atas nikmat dan karunia Tuhan Yang Maha Esa.
3 Mensyukuri kemampuan manusia dalam mengendalikan diri
4 Mengucapkan syukur ketika berhasil mengerjakan sesuatu.
5 Menjaga lingkungan kegiatan praktik


Lampiran 2
Contoh Instrumen Sikap Sosial

Contoh Lembar penilaian antar teman dalam kerja kelompok
Berilah nilai untuk anggota kelompokmu! Berilah nilai 4 bila sangat baik, sebaliknya
berilah nilai 1 bila kurang atau sangat jelek! Jumlahkan hasil penilaian untuk
memperoleh nilai teman kalian!

No Nama Siswa No
Presensi
Hal yang dinilai
1 2 3 4 5 Jumlah
1
2
3
4

Keterangan : Hal yang dinilai
No Hal yang dinilai
1
Mengemukakan perasaan terhadap sesuatu apa adanya
2
Terlibat aktif dalam bekerja bakti membersihkan kelas atau
sekolah
3
Kesediaan melakukan tugas sesuai kesepakatan
4
Dapat menerima kekurangan orang lain
5
Mengemukakan perasaan terhadap sesuatu apa adanya




Lampiran 2. Contoh; Test Uraian.
Teknik Penilaian : Tes Tertulis
Bentuk Instrumen : Tes Uraian

CONTOH SOAL URAIAN
Petunjuk:
Berdoalah sebelum mengerjakan soal
Jawablah pada lembar jawaban yang telah disediakan
Selesaikan soal berikut dengan singkat dan jelas

A. Soal
1 .Sebutkan alat-alat yang diperlukan dalam pembuatan kerajinan dari tanah liat
dengan tehnik pilin.
....................................................................................................................................................
........................................................................................................................................
2 .Sebutkan bahan yang diperlukan dalam pembuatan kerajinan dari tanah liat
dengan tehnik pilin
....................................................................................................................................................
........................................................................................................................................
3 .Sebutkan alat alat yang diperlukan dalam pembakaran gerabah
....................................................................................................................................................
.......................................................................................................................................
4 .Sebutkan bahan yang diperlukan dalam pembakaran gerabah
....................................................................................................................................................
......................................................................................................................................
5. Sebutkan bahan yang diperlukan dalam pewarnaan gerabah
....................................................................................................................................................
.......................................................................................................................................


B. Kunci Jawaban
1.Alat-alat yang diperlukan dalam pembuatan kerajinan dari bahan tanah liat
dengan tehnik pilin: Spons,papan kayu,tempat air ( gelas plastik).

2.Bahan yang diperlukan untuk pembuatan kerajinan dari tanah liat dengan tehnik pilin:tanah
liat,air.

3,Alat alat yang diperlukan dalam pembakaran gerabah: tungku pembakaran,penjepit
,genteng
4,Bahan yang diperlukan dalam pembakaran gerabah :kayu bakar,daun kering,sekam padi,
5.Bahan yang diperlukan dalam pewarnaan gerabah :cat tembok,sendi,akrilik,air

Pedoman Penilaian:
A. Kriteria Pensekoran:
1. Setiap butir soal memiliki rentang skor 1-10
2. Total skor apabila semua jawaban benar adalah 50

B. Kriterian Penilaian:
a. Perolehan Skor 1 -12 ; nilai = 1
b. Perolehan Skor 13-25 ; nilai = 2
c. Perolehan Skor 26-38 ; nilai = 3
d. Perolehan Skor 39-50 ; nilai = 4


Lampiran 3. Instrumen Ketrampilan (Kinerja)
SOAL ATAU TUGAS UJI KINERJA
1. Buatlah Kerajinan dari bahan alam dengan tehnik pilin
2. Buatlah inovasi benda pakai dengan tehnik pilin
a. Ketentuan desain adalah sebagai berikut:
Bahan:
Bahan berasal dari tanah liat.
b. Waktu pengerjaan : 80 menit
c. Aspek yang dinilai :
Ide atau gagasan
Kinerja alat
Estetika
Sikap selama proses dan pembuatan produk








Contoh Lembar Observasi Penilaian Kinerja

Mata Pelajaran : Prakarya (Kerajinan)
Nama Proyek : Pembuatan kerajinan dari bahan lunak alami
Alokasi Waktu : 10 x 40 menit
Kelas/Semester : VII/ 1
Tahun Pelajaran : ...
ASPEK KINERJA YANG DINILAI
Proses Produk Sikap
No Nama siswa
I
d
e

g
a
g
a
s
a
n

K
r
e
a
t
i
v
i
t
a
s

K
e
s
e
u
a
i
a
n

m
a
t
e
r
i
,
















t
e
k
n
i
k

d
a
n

p
r
o
s
e
d
u
r

N
i
l
a
i

A
k
h
i
r




1

U
j
i

k
a
r
y
a

E
s
t
e
t
i
k
a

B
e
n
t
u
k

p
e
l
a
p
o
r
a
n

P
r
e
s
e
n
t
a
s
i

N
i
l
a
i

A
k
h
i
r




2

M
a
n
d
i
r
i

D
i
s
i
p
l
i
n

T
a
n
g
g
u
n
g

J
a
w
a
b

N
i
l
a
i

A
k
h
i
r




3

J
u
m
l
a
h

S
k
o
r

N
i
l
a
i

A
k
h
i
r

(
h
u
r
u
f
)

50% 35% 15%
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1
2
3
4
5
6


Keterangan Kriteria penilaian:
A. Pedoman pensekoran:
Skor terentang antara 1-4
1. Skor 1 , kategori Kurang
2. Skor 2, kategori Cukup
3. Skor 3, kategori Baik
4. Skor 4, Kategori Sangat baik

B. Pedoman penilaian:
Nilai Akhir 1 (NA 1) : Jumlah skor proses x 50%

Nilai Akhir 2 (NA 2) : Jumlah skor produk x 35%

Nilai Akhir 3 (NA 3) : Jumlah skor sikap x 15%


Nilai Akhir = NA 1+NA 2+NA3


C. Konversi nilai:
Nilai 0 - 1, huruf D
Nilai 1,1 - 2, huruf C
Nilai 2,1 - 3, huruf B
Nilai 3,1 - 4, huruf A

Jakarta, 17 Juli 2014
Mengetahui
Kepala SMP ISLAM AL AZHAR 1 Guru Mata
Pelajaran





Drs. Ruli Rusafni, M.Pd Beny Fachruri, S.Pd

















RENCANA PELAKSANA PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMP ISLAM AL AZHAR 1
Mata Pelajaran : Prakarya (Teknologi Rekayasa)
Kelas/semester : VII / satu
Materi Pokok : Membuat mainan dengan teknologi mekanik
Alokasi Waktu : 7 Pertemuan (14JP)

B. Kompetensi Inti:
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong
royong), santun, ercaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam
dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai,
memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar,
dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

C. Kompetensi Dasar dan Indikator
No Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
1.1 Menghargai keberagaman
produk rekayasa di daerah
setempat sebagai anugerah
Tuhan
1.1.1


1.1.2
Bersyukur kepada Tuhan atas anugerah
keberagaman produk mainan dengan teknologi
mekanik di daerah setempat.
Merefleksi tulisan tentang mainan di daerah
setempat.
2.1 Menunjukkan rasa ingin tahu dan
sikap santun dalam menggali
informasi tentang keberagaman
produk rekayasa daerah
setempat sebagai wujud cinta
tanah air dan bangga pada
produk Indonesia
2.1.1

2.1.1
Dalam menyampaikan pendapat dalam
berdiskusi dengan santun.
Menyatakan perbedaan pendapat secara sopan
saat berdiskusi dalam kelompok.

3.3 Memahami prosedur rekayasa
yang digunakan sebagai produk
sederhana dengan teknologi
mekanik
3.3.1

3.3.2
Mampu membuat desain inovatif mainan dengan
teknologi mekanik
Mampu menjelaskan desain mainan dengan
teknologi mekanik

3.4 Mengidentifikasi bahan, material
dan alat bantu yang digunakan
sebagai mainan dengan
teknologi mekanik yang ada di
daerah setempat dan daerah lain
3.4.1




3.4.2
Berdasarkan desain asli peserta didik mampu
menentukan kebutuhaan peralatan untuk
membuat produk mainan dengan teknologi
mekanik.
Berdasarkan pengamatan model mainan dengan
teknologi mekanik peserta didik dapat
menyimpulkan alat dan bahan mainan dengan
teknologi mekanik

4.4 Mencoba membuat mainan
menggunakan teknologi mekanik
4.4.1 Mendesain mainan dengan teknologi mekanik.
4.4.2 Mendeskripsikan alat dan bahan mainan dengan
teknologi mekanik.
4.4.3 Membuat langkah-langkah/prosedur kerja
pembuatan mainan dengan teknologi mekanik.
4.4.4 Merakit dan melakukan uji coba mainan dengan
teknologi mekanik.

D. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti serangkaian pembelajaran peserta didik akan:
1. Menunjukkan sifat syukur kepada Tuhan atas anugerah keberagaman produk mainan dengan
teknologi mekanik
2. Merefleksi tulisan tentang mainan dengan teknologi mekanik
3. Menyampaikan pendapat dalam diskusi dengan percaya diri
4. Menyampaikan pendapat dalam diskusi dengan sopan
Pertemuan pertama
Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran peserta didik dapat:
1. Membuat prosedur rekayasa yang digunakan sebagai produk sederhana mainan dengan
teknologi mekanik
2. Membuat gambar rangkaian mainan dengan teknologi mekanik dengan menghargai pendapat
peserta didik lain
3. Merencanakan berbagai bentuk desain produk alat berputar dengan benar

Pertemuan kedua
Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran peserta didik dapat:
1. Mempersiapkan alat yang dibutuhkan dalam membuat mainan dengan teknologi mekanik dengan
cermat.
2. Memahami fungsi alat dan bahan yang dibutuhkan dalam membuat mainan dengan teknologi
mekanik dengan percaya diri

Pertemuan ketiga
Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran peserta didik dapat:
1. Memutuskan langkah-langkah/ prosedur kerja membuat mainan dengan teknologi mekanik
2. Memasang dudukan motor DC pada tempat baterai.
3. Memasang dudukan roda pada tempat baterai.

Pertemuan keempat
Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran peserta didik dapat:
1. Merakit mainan dengan teknologi mekanik secara benar dan cermat .
2. Melakukan pengawatan dengan memperhatikan keselamatan kerja dengan tepat.

Pertemuan kelima
Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran peserta didik dapat:
1. Menguji hasil produk mainan dengan teknologi mekanik.
2. Membuat kemasan dengan kreatif.

E. Materi Pembelajaran.
Membuat mainan dengan teknologi mekanik
1. Perencanaan
Gambar rangkaian mainan dengan teknologi mekanik




-
B
+



S
1
S
2




Keterangan: B : Baterai
M : dinamo DC
S
1,
S
2, :
Saklar micro (limit switch)

2. Alat dan bahan mainan dengan teknologi mekanik.
a. Bahan
No Jenis Spesifikasi Jumlah
1 Baterai AA 1,5 V 2
2 Tempat baterai 2 x 1,5 V 1
3 Limit switch/Micro Switch 2
4 Dinamo (motor DC) mainan 3 V 2
5 Konektor (skun kabel) 2
6 Kabel tunggal merah 1 m
hitam 1 m
7 Tutup botol 4 cm 1
8 Klip kertas/ kawat secukupnya

M M
Fungsi bahan yang digunakan:
Baterai berfungsi sebagai sumber arus listrik
Micro switch berfungsi untuk saklar peka terhadap sentuhan
Motor DC berfungsi merubah energy listrik menjadi energy putar
Kabel tunggal berfungsi untuk menghubung bahan motor DC, micro switch, tempat baterai
Kabel berwarna merah untuk menghubung kutub baterai positif
Kabel berwarna hitam untuk menghubung kutub baterai negatif
Klip kertas untuk membuat antenna

b. Alat
No Jenis Jumlah
1 Tang kombinasi 1
2 Cutter, pemotong kuku dan gunting 1
3 Solder listrik 30 W 1
4 Timah (tenol) Secukupnya
5 Lem superglue/ lem bakar Secukupnya

Fungsi alat yang digunakan:
Tang kombinasi berfungsi untuk membengkokkan kawat dudukan motor DC, membengkokkan
dudukan roda belakang
Pemotong kuku/ cutter berfungsi untuk memotong kawat/ kabel
Solder listrik berfungsi untuk menyambung/ menyolder kawat dengan bantuan timah(tenol)
Lem superglue berfungsi mengelem micro switch pada tempat baterai.
Timah(tenol) bahan untuk menyambung kabel dengan motor DC, saklar micro(micro switch).

3. Langkah-langkah/prosedur kerja
Menyiapkan rangkaian mainan dengan teknologi mekanik.
Menyiapkan alat dan bahan mainan dengan teknologi mekanik.
Dalam langkah/prosedur keselamatan kerja yang diutamakan

4. Praktik membuat mainan dengan teknologi mekanik
Memasang dudukan motor pada tempat baterai
Memasang micro switch pada tempat baterai
Memasang antena pada skun kabel(konektor)
Memasang motor pada penompang
Merakit mainan dengan teknologi mekanik dengan menyolder.
Memasang skun kabel yang ada antenanya pada micro switch.

5. Uji coba dan membuat kemasan mainan dengan teknologi mekanik
Pasanglah baterai pada alat yang telah dirakit.

F. Metode Pembelajaran.
Metode saintifik
Pembelajaran kooperatif

G. Sumber Pembelajaran
1. Buku siswa:
Paresti, S. Dkk. 2013. Prakarya SMP/MTS Kelas 7. Jakarta: Dikbud, (hal 92-97).
2. Buku referensi
Paresti, S. Dkk. 2013. Buku Guru Prakarya SMP/MTS Kelas 7. Jakarta: Dikbud, (hal 109-119).
3. Moh. Ibnu Malik, S.T, 2006 : Pengantar Membuat Robot, Yogyakarta: Gava Media, (hal 13-18).

H. Media Pembelajaran
1. Gambar rangkaian mainan dengan teknologi mekanik
2. Robot Mekanik Sederhana (robot kecoak)

I. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran.
Pertemuan pertama
1. Pendahuluan (10 menit)
Berdoa, salam dan mengecek kehadiran peserta didik.
Apresiasi
Guru bertanya kepada peserta didik mengenai gambar simbol bahan pembuat mainan dengan
teknologi mekanik.
Motivasi
Guru bertanya mengenai hambatan yang mungkin ditemui peserta didik
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
Guru menjelaskan cakupan materi gambar rangkaian mainan dengan teknologi mekanik.

2. Kegiatan inti (60 menit)
Mengamati
Peserta didik mengamati keragaman produk rekayasa di daerah setempat sebagai anugerah
Tuhan
Peserta didik membaca dan mencari sumber belajar secara mandiri tentang sistem
perencanaan mainan dengan teknologi mekanik dengan jujur.
Menanya
Peserta didik membuat kelompok kecil (4 siswa) berdiskusi membuat rumusan bentuk desain
rangkaian mainan dengan teknologi mekanik
Mencoba
Peserta didik mengumpulkan data hasil rumusan bentuk desain rangkaian mainan dengan
teknologi mekanik

3. Penutup (10 menit)
a. Simpulan
Peserta didik dengan dibimbing dan difasilitasi pendidik membuat simpulan rumusan
mainan dengan teknologi mekanik
Peserta didik diberikan arahan tentang pemahaman gambar rangkaian mainan dengan
teknologi mekanik
b. Evaluasi
Memberikan pertanyaan singkat kepada peserta didik tentang gambar rangkaian maianan
dengan teknologi mekanik
c. Refleksi
Meminta umpan balik pada siswa tentang kegiatan pembelajaran yang telah berlangsung.
Apakah pembelajaran menarik, menyenangkan dan memberi wawasan lebih pada siswa.
d. Tindak Lanjut
Peserta didik diberi mencatat tugas-tugas kegiatan yang diberikan guru dan informasi
rencana pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.
e. Penutup
Berdoa dan atau salam untuk menutup kegiatan pembelajaran.

Pertemuan kedua
1. Pendahuluan (10 menit)
Berdoa, salam dan mengecek kehadiran peserta didik.
Apresiasi
Guru bertanya kepada peserta didik mengenai alat dan bahan pembuat mainan dengan
teknologi mekanik.
Motivasi
Guru bertanya mengenai hambatan yang mungkin menjadi masalah bagi peserta didik
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
Guru menjelaskan cakupan materi alat dan bahan mainan dengan teknologi mekanik.

2. Kegiatan inti (60 menit)
Mengamati
Peserta didik membaca dan mencari sumber belajar secara mandiri tentang alat dan bahan
mainan dengan teknologi mekanik dengan percaya diri.
Menanya
Peserta didik berkelompok untuk mengidentifikasi bahan mainan dengan teknologi mekanik

Peserta didik berdiskusi fungsi bahan mainan dengan teknologi mekanik
Mencoba
Peserta didik mencoba mainan dengan teknologi mekanik
Menalar
Peserta didik mengumpulkan data fungsi alat dan mainan dengan teknologi mekanik.



3. Penutup (10 menit)
a. Simpulan
Peserta didik dengan dibimbing dan difasilitasi pendidik membuat simpulan tentang alat
mainan dengan teknologi mekanik
Peserta didik diberikan arahan tentang bahan mainan dengan teknologi mekanik
b. Evaluasi
Memberikan pertanyaan singkat kepada peserta didik fungsi bahan mainan dengan
teknologi mekanik
c. Refleksi
Meminta umpan balik pada siswa tentang kegiatan pembelajaran yang telah berlangsung.
Apakah pembelajaran menarik, menyenangkan dan memberi wawasan lebih pada siswa.

d. Tindak Lanjut
Peserta didik mencatat tugas rumah untuk membuat tata letak bahan mainan dengan
teknologi mekanik.
e. Penutup
Berdoa dan atau salam untuk menutup kegiatan pembelajaran.

Pertemuan ketiga
1. Pendahuluan (10 menit)
Berdoa, salam dan mengecek kehadiran peserta didik.
Apresiasi
Guru bertanya kepada peserta didik mengenai langkah kerja pembuat mainan dengan
teknologi mekanik.
Motivasi
Guru bertanya mengenai hambatan yang mungkin menjadi masalah bagi peserta didik
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
Guru menjelaskan cakupan materi alat dan bahan mainan dengan teknologi mekanik.

2. Kegiatan inti (60 menit).
Mengamati
Peserta didik membaca dan mencari sumber belajar secara mandiri langkah/prosedur
pembuatan mainan dengan teknologi mekanik.
Menanya
Peserta didik berkelompok melakukan persiapan sesuai deskripsi tugas masing-masing untuk
membuat mainan dengan teknologi mekanik
Peserta didik merumuskan tata letak kawat dudukan motor mainan dengan teknologi mekanik
Mencoba
Peserta didik melakukan observasi tata letak dudukan motor yang dipasang pada tempat
baterai dengan benar dengan memperhatikan keselamatan kerja.
Peserta didik mengamati tata letak micro switch di atas tempat baterai
Menalar
Peserta didik secara kelompok merumuskan letak penompang roda pada tempat baterai
dengan benar dengan memperhatikan keselamatan kerja.
Peserta didik merumuskan letak micro switch pada tempat baterai.
Peserta didik merumuskan letak pemasangan antena pada skun kabel.

Mencipta
Peserta didik melakukan penyolderan antena pada skun kabel(konektor) dengan
memperhatikan keselamatan kerja


Peserta didik memotong kabel sekitar 10cm dan menyolder setiap kabel ke masing-masing
komponen dengan memperhatikan keselamatan kerja


Peserta didik memasang 2 buah saklar micro telah diberi kabel ke bagian bawah dudukan
baterai dengan membentuk seperti huruv V dengan memperhatikan keselamatan kerja


Peserta didik memasang 2 motor DC yang telah diberi sambungan kabel pada terminalnya
pada bagian bawah dudukan baterai.


Peserta didik memasang roda belakang dengan menggunakan klip kertas.




3. Penutup (10 menit).
a. Simpulan
Peserta didik dengan dibimbing dan difasilitasi pendidik membuat simpulan ketepatan
pemasangan 2 saklar micro kebagian bawah dudukan baterai membentuk seperti huruf V.
Peserta didik diberikan arahan pemahaman pemasangan motor DC.
b. Evaluasi
Memberikan pertanyaan singkat kepada peserta didik tentang teknik pemasangan bahan
mainan dengan teknologi mekanik.
c. Refleksi
Meminta umpan balik pada siswa tentang kegiatan pembelajaran yang telah berlangsung.
Apakah pembelajaran menarik, menyenangkan dan memberi wawasan lebih pada siswa.
d. Tindak Lanjut
Peserta didik mencatat tugas-tugas kegiatan yang diberikan guru dan informasi rencana
pembelajaran untuk pertemuan berikutnya
e. Penutup
Berdoa dan atau salam untuk menutup kegiatan pembelajaran

Pertemuan keempat
1. Pendahuluan (10 menit).
Berdoa, salam dan mengecek kehadiran peserta didik.
Apresiasi
Guru bertanya kepada peserta didik mengenai teknik dalam membuat mainan dengan
teknologi mekanik.
Motivasi
Guru bertanya mengenai hambatan yang mungkin menjadi masalah bagi peserta didik
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
Guru menjelaskan cakupan materi merakit mainan dengan teknologi mekanik dengan
mempertimbangkan keselamatan kerja. .

2. Kegiatan inti (60 menit).
Menalar
Peserta didik secara kelompok memperhatikan gambar rangkaian mainan dengan teknologi
mekanik.
Mencipta
Peserta didik secara kelompok melakukan perakitan/menyambung kabel pada mainan dengan
teknologi mekanik




Peserta didik berdiskusi fungsi kabel merah dan hitam yang dipergunakan merakit mainan
dengan teknologi mekanik
Peserta didik memasang antenna dari clip kertas pada saklar micro(micro switch)


.

3. Penutup ( 10 menit).
a. Simpulan
Peserta didik dengan dibimbing dan difasilitasi pendidik membuat simpulan ketepatan
pemasangan bahan mainan dengan teknologi mekanik.
Peserta didik diberikan arahan tentang pemahaman pemasangan kabel dalam merakit
produk mainan dengan teknologi mekanik
b. Evaluasi
Memberikan pertanyaan singkat kepada peserta didik fungsi kabel berwarna merah dan
kabel berwarna hitam
c. Refleksi
Meminta umpan balik pada siswa tentang kegiatan pembelajaran yang telah berlangsung.
Apakah pembelajaran menarik, menyenangkan dan memberi wawasan lebih pada siswa.
d. Tindak Lanjut
Peserta didik mencatat tugas-tugas kegiatan yang diberikan guru dan informasi rencana
pembelajaran untuk pertemuan berikutnya
e. Penutup
Berdoa dan atau salam untuk menutup kegiatan pembelajaran

Pertemuan kelima
1. Pendahuluan (10 menit).
Berdoa, salam dan mengecek kehadiran peserta didik.
Apresiasi
Guru bertanya kepada peserta didik sudah selesaikah mainan dengan teknologi mekanik.
Motivasi
Guru bertanya mengenai hambatan yang mungkin menjadi masalah bagi peserta didik
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
Guru menjelaskan cakupan materi uji coba mainan dengan teknologi mekanik dengan
mempertimbangkan keselamatan kerja. .
2. Kegiatan inti (60 menit).
Mengamati
Peserta didik mengecek rakitan mainan dengan teknologi mekanik dengan gambar rangkaian
mainan dengan teknologi mekanik
Mencoba
Peserta didik secara kelompok memasang baterai dengan memperhatikan kutub baterai.


Peserta didik mencoba mainan dengan teknologi mekanik


Peserta didik menutup mainan dengan teknologi mekanik dengan tutup botol yang dicat coklat
menyerupai warna kecoa.



3. Penutup (10 menit).
a. Simpulan
Peserta didik dengan dibimbing dan difasilitasi pendidik uji kelayakan produk.
Peserta didik diberikan arahan tentang pemahaman pemasangan baterai
b. Evaluasi
Memberikan pertanyaan singkat kepada peserta didik bagaimana cara mematikan mainan
dengan teknologi tanpa melepas baterai.
c. Refleksi
Meminta umpan balik pada siswa tentang kegiatan pembelajaran yang telah berlangsung.
Apakah pembelajaran menarik, menyenangkan dan memberi wawasan lebih pada siswa.
d. Tindak Lanjut
Peserta didik diberi tugas membaca buku dan literatur lain untuk mengembangkan produk
agar lebih sempurna
e. Penutup
Berdoa dan atau salam untuk menutup kegiatan pembelajara

J. Penilaian Hasil Belajar
Penilaian disusun berdasarkan KI dan KD dan disusun menjadi tabel kisi-kisi instrumen berikut:

No Aspek Indikator Butir yang dinilai
Penilaian
Teknik Instrumen
1 Spiritual Bersyukur kepada Tuhan
atas anugerah
keberagaman produk
mainan dengan teknologi
mekanik di daerah
setempat.
Merefleksi tulisan tentang
mainan di daerah
setempat.

Cinta tanah air
Rasa syukur
Percaya diri
Obser
vasi
Lembar
penilaian
ovservasi

Lamp. 1



2 Sosial menyajikan
(mempresentasikan) ide
atau gagasan
Menghargai
Kerjasama
Toleransi
3 Pengetahuan Mampu membuat desain Mendeain Test Soal test
inovatif mainan dengan
teknologi mekanik
Mampu menjelaskan
desain mainan dengan
teknologi mekanik
Berdasarkan desain asli
peserta didik mampu
menentukan kebutuhaan
peralatan untuk membuat
produk mainan dengan
teknologi mekanik.
Berdasarkan pengamatan
model mainan dengan
teknologi mekanik peserta
didik dapat menyimpulkan
alat dan bahan mainan
dengan teknologi mekanik

rangkaian
Menjelaskan
Analisis kebutuhan
Memahami

uraian
Lamp. 2
4 Ketrampilan Mendesain mainan
dengan teknologi mekanik.
Mendeskripsikan alat dan
bahan mainan dengan
teknologi mekanik.
Membuat langkah-
langkah/prosedur kerja
pembuatan mainan
dengan teknologi mekanik.
Merakit dan melakukan uji
coba mainan dengan
teknologi mekanik.
Ide/gagasan
Kreatifitas
Keseuaian
prosedur kerja
Uji karya
Estetika
Bentuk pelaporan
Presentasi
Obser
vasi
Lembar
penilaian
ovservasi

Lamp. 3

Jakarta, 17 Juli 2014
Mengetahui
Kepala SMP ISLAM AL AZHAR 1 Guru Mata Pelajaran





Drs. Ruli Rusafni, M.Pd Beny Fachruri, S.Pd























Lampiran 1
Pedoman Pengamatan
Lembar Penilaian di atas disusun berdasarkan asumsi bahwa pembelajaran merupakan aktifitas
peserta didik yang mencakup aspek spiritual dan sosial.
Guru diharapkan untuk mengisi lembar observasi ini pada proses pembelajaran berlangsung.

Contoh Lembar Observasi Penilaian Spiritual dan Sosial
No. Nama Siswa
Butir penilaian
Spiritual Sosial
J
m
l

S
k
o
r



N
i
l
a
i

a
k
h
i
r

(
N
A
)

a
t
a
u



S
k
o
r

r
e
r
a
t
a

C
i
n
t
a

t
a
n
a
h

a
i
r

R
a
s
a

s
y
u
k
u
r

P
e
r
c
a
y
a

d
i
r
i

M
e
n
g
h
a
r
g
a
i

K
e
r
j
a
s
a
m
a

T
o
l
e
r
a
n
s
i

1 2 3 4 5 6 7 8
1
2
3
4
5
6
7
8
9
dst


Skor terentang antara 1-4
Jumlah skor keseluruhan terentang antara 6 24.
Nilai 1 6 = Kurang
7 12 = Cukup
13 18 = Baik
19 24 = Sangat Baik
Lampiran 2. Contoh; Test Uraian.
Teknik Penilaian : Tes Tertulis
Bentuk Instrumen : Tes Uraian

CONTOH SOAL URAIAN
C. Soal
2. Gambarkan rangkaian mainan dengan teknologi mekanik
3. Jelaskan cara kerja rangkaian mainan dengan teknologi mekanik
4. Berikan contoh 5 alat yang dipakai untuk membuat mainan dengan teknologi mekanik
5. Berikan contoh 5 bahan yang dibutuhkan untuk membuat mainan dengan teknologi mekanik

D. Kunci Jawaban
1. Gambar rangkaian mainan dengan teknologi mekanik




-
B
+



S1 S2


Keterangan: B : Baterai
M : dinamo DC
S
1,
S
2, :
Saklar micro (limit switch)

2. Cara kerja rangkaian:
Jika baterai terpasang
Posisi S
1
, S
2
terhubung(on) dinamo DC berputar
Posisi S
1
terhubung(on) dan S
2
tidak terhubung(off) motor kiri berputar dan motor kanan tidak
berputar
Posisi S
1
tidak terhubung(off) dan S
2
terhubung(on) motor kanan berputar dan motor kiri tidak
berputar
S
1
, S
2
menggunakan saklar jenis saklar micro(micro switch)

3. Alat yang dipergunakan untuk membuat mainan dengan teknologi mekanik
Solder listrik
Tang kombinasi
Pemotong kuku
Timah(tenol)
Lem superglue/lakban
4. Bahan-bahan pembuat mainan dengan teknologi mekanik.
Motor DC
Saklar micro
Tempat baterai
Konektor
Kabel tunggal

Pedoman Penilaian:

C. Kriteria Pensekoran:
3. Setiap butir soal memiliki rentang skor 1-5
4. Total skor apabila semua jawaban benar adalah 20

D. Kriterian Penilaian:
e. Perolehan Skor 1-5 ; nilai = 1
f. Perolehan Skor 6-10 ; nilai = 2
g. Perolehan Skor 11-15 ; nilai = 3
h. Perolehan Skor 16-20 ; nilai = 4
Lampiran 3. Instrumen Ketrampilan (Kinerja)

SOAL ATAU TUGAS UJI KINERJA
1. Buatlah gagasan berupa desain mainan dengan teknologi mekanik
M
1
M
2. Buatlah inovasi mainan dengan teknologi mekanik
3. Buatlah laporan singkat tentang pengaruh letak 2 buah saklar micro dipasang menyerupai bentuk V

i. Ketentuan desain adalah sebagai berikut:
Bahan:
Baterai AA 1,5 V 2
Tempat baterai 2 x 1,5 V 1
Limit switch/Micro
Switch
2
Dinamo (motor DC)
mainan
3 V 2
Konektor (skun kabel) 2
Kabel tunggal merah 1 m
hitam 1 m
Tutup botol 4 cm 1
Klip/ kawat secukupnya
Laporan disusun mengikuti aturan penulisan ilmiah.

ii. Waktu pengerjaan : 300 menit
iii. Aspek yang dinilai :
Ide atau gagasan
Kinerja alat
Estetika
Pelaporan
Sikap selama proses dan pembuatan produk



Gambar 1. Contoh mainan dengan teknologi mekanik




















Contoh Lembar Observasi Penilaian Kinerja

Mata Pelajaran : Prakarya (Rekayasa)
Nama Proyek : Membuat mainan dengan teknologi mekanik
Alokasi Waktu : 10 x 40 menit
Kelas/Semester : VII/satu
Tahun Pelajaran : ...
ASPEK KINERJA YANG DINILAI
Proses Produk Sikap
No Nama siswa
I
d
e

g
a
g
a
s
a
n

K
r
e
a
t
i
v
i
t
a
s

K
e
s
e
u
a
i
a
n

m
a
t
e
r
i
,
















t
e
k
n
i
k

d
a
n

p
r
o
s
e
d
u
r

N
i
l
a
i

A
k
h
i
r




1

U
j
i

k
a
r
y
a

E
s
t
e
t
i
k
a

B
e
n
t
u
k

p
e
l
a
p
o
r
a
n

P
r
e
s
e
n
t
a
s
i

N
i
l
a
i

A
k
h
i
r




2

M
a
n
d
i
r
i

D
i
s
i
p
l
i
n

T
a
n
g
g
u
n
g

J
a
w
a
b

N
i
l
a
i

A
k
h
i
r




3

J
u
m
l
a
h

S
k
o
r

N
i
l
a
i

A
k
h
i
r

(
h
u
r
u
f
)

50% 35% 15%
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1
2
3
4
5
6


Keterangan Kriteria penilaian:
D. Pedoman pensekoran:
Skor terentang antara 1-4
5. Skor 1 , kategori Kurang
6. Skor 2, kategori Cukup
7. Skor 3, kategori Baik
8. Skor 4, Kategori Sangat baik

E. Pedoman penilaian:
Nilai Akhir 1 (NA 1) : Jumlah skor proses x 50%

Nilai Akhir 2 (NA 2) : Jumlah skor produk x 35%

Nilai Akhir 3 (NA 3) : Jumlah skor sikap x 15%


Nilai Akhir = NA 1+NA 2+NA3


F. Konversi nilai:
Nilai 0 - 1, huruf D
Nilai 1,1 - 2, huruf C
Nilai 2,1 - 3, huruf B
Nilai 3,1 - 4, huruf A










































RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMP ISLAM AL AZHAR 1
Mata Pelajaran : Prakarya (Teknologi Budidaya)
Kelas/Semester : VII/Satu
Materi Pokok : Budidaya Tanaman Sayuran
Alokasi Waktu : 8 Pertemuan (16 JP)

A. Kompetensi Inti
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli
(toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaannya.
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait
fenomena dan kejadian tampak mata.
4. Mencoba, mengolah, dan menyajikan dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis,
membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang
dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

B. Kompetensi Dasar
Peserta didik mampu:
No. Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
1. 1.1. Menghargai keberagaman hasil
budi-daya di daerah setempat
sebagai anugerah Tuhan.
1.1.1. Menunjukkan keberagaman
hasil budidaya tanaman
sayuran di daerah setempat
dengan rasa syukur.
1.1.2. Menunjukkan keunggulan hasil
budidaya tanaman sayuran di
daerah setempat.
2. 2.1. Menunjukkan rasa ingin tahu dan
si-kap santun dalam menggali
infor-masi tentang keberagaman
produk budidaya daerah
setempat sebagai wujud cinta
tanah air dan bangga pada
produk Indonesia.
2.1.1. Mendeskripsikan keberagaman
produk budidaya tanaman
sayuran daerah setempat
melalui paparan kalimat yang
santun dan mengan-dung rasa
ingin tahu untuk meng-gali
lebih jauh.
2.1.2. Mendeskripsikan keunggulan
tanaman sayuran di daerah
setempat dengan rasa bangga
akan produk Indonesia.
2.2. Menghayati perilaku jujur,
percaya diri, dan mandiri dalam
merancang dan melaksanakan
kegiatan budi-daya.
2.2.1. Merancang kegiatan budidaya
tana-man sayuran dengan
penuh percaya diri.
2.2.2. Mempresentasikan langkah-
lang-kah budidaya tanaman
sayuran secara mandiri
berdasarkan rancangan
budidaya yang telah disusun.
2.3.Menunjukkan kemauan
bertoleransi, disiplin dan
2.3.1. Menjelaskan penggunaan alat
dan bahan yang digunakan
bertanggung jawab da-lam
penggunaan alat dan bahan, serta
teliti dan rapi saat melakukan
berbagai kegiatan budidaya.
dalam budi-daya tanaman
sayuran secara teliti dan rapi.
2.3.2. Menunjukkan penggunaan alat
dengan benar, penuh
kedisiplinan, dan bertanggung
jawab agar alat terpelihara
dengan baik.
3. 3.1. Memahami konsep dan prosedur
bu-didaya tanaman sayuran
sesuai wilayah setempat.
3.1.1.Menjelaskan konsep budidaya
tanaman sayuran sesuai dengan
kondisi wilayah setempat.
3.1.2. Menjelaskan prosedur budidaya
tanaman dengan langkah-
langkah yang sistematis dan
benar.
3.1.3. Menjelaskan penggunaan alat
dan bahan yang digunakan
dalam budidaya tanaman
sayuran secara teliti dan rapi.
3.1.4. Menunjukkan penggunaan alat
dengan benar, penuh
kedisiplinan, dan ber-tanggung
jawab agar alat terpelihara
dengan baik.

4. 4.1.Mempraktikkan budidaya
tanaman sayuran berdasarkan
konsep dan prose-dur yang ada
di wilayah setempat.
4.1.1. Memilih tanaman sayuran yang
ada di wilayah setempat untuk
dibudidayakan.
4.1.2. Melakukan budidaya tanaman
sayuran yang ada di wilayah
setempat sesuai konsep dan
prosedur yang benar.
4.1.3. Menyusun laporan hasil praktik
budidaya tanaman sayuran
4.1.4. Mempresentasikan laporan hasil
praktik.
C. Tujuan Pembelajaran
Setelah peserta didik mengikuti serangkaian proses pembelajaran budidaya tanaman
sayuran,diharapkan peserta didik dapat:
3. Menunjukkan rasa syukur atas keberagaman budidaya tanaman sayuran di daerah
setempat sebagai anugerah Tuhan dengan rasa bangga
4. Menunjukkan rasa antusias dalam menggali informasi tentang keberagaman
budidaya tanaman sayuran daerah setempat sebagai wujud cinta tanah air dan
bangga pada produk Indonesia

1. Pertemuan 1
1.1.1.1. Berdasarkan pengamatan di daerah setempat, peserta didik dapat
mengidentifikasi minimal 5 jenis tanaman sayuran berdasarkan ciri-ciri
tanaman dan bagian yang dimanfaatkan.
1.1.1.2. Berdasarkan contoh-contoh tanaman sayuran yang telah diidentifikasi
sebelumnya, peserta didik dapat mendeskripsikan pengertian tanaman
sayuran dengan benar.
1.1.2.1. Berdasarkan pengamatan, peserta didik dapat menunjukkan minimal 3
keunggulan produk tanaman sayuran yang ada di daerah setempat.
1.1.2.2. Setelah berdiskusi, peserta didik dapat menjelaskan cara-cara budidaya
tanaman sayuran yang dapat menjadi produk unggulan, dengan tepat.
2.1.1.1. Berdasarkan pengamatan, peserta didik dapat menyatakan pendapat tentang
keberagaman produk budidaya tanaman sayuran daerah setempat dengan
kalimat yang santun.
2.1.1.2. Melalui penggalian lebih jauh dari berbagai sumber belajar (majalah, koran,
buku, dan internet), peserta didik dapat menunjukkan keberagaman produk
budidaya tanaman sayuran yang ada di dalam maupun di luar daerah
setempat dengan lengkap.
2.2.1.1. Setelah diskusi, peserta didik dapat menunjukkan keunggulan tanaman
sayuran di daerah setempat dibandingkan dengan keunggulan tanaman
sayuran di daerah lain sebagai produk Indonesia yang perlu dibanggakan,
dengan benar.
2.2.1.2. Setelah diskusi, peserta didik dapat mempresentasikan hasil diskusi
kelompok tentang salah satu contoh tanaman sayuran yang merupakan
produk unggulan di daerah setempat dengan penuh percaya diri.

2. Pertemuan 2
2.3.1.1. Setelah diskusi, peserta didik dapat menyebutkan alat dan bahan yang
digunakan dalam budidaya tanaman sayuran secara benar.
2.3.1.2. Setelah diskusi, peserta didik dapat menjelaskan penggunaan alat dan bahan
yang digunakan dalam budidaya tanaman sayuran dengan teliti dan rapi.
2.3.2.1. Setelah diskusi, peserta didik dapat mendemonstrasikan penggunaan alat
yang digunakan dalam budidaya tanaman sayuran dengan benar.
2.3.2.2. Dengan penuh disiplin dan rasa tanggung jawab, peserta didik dapat
menggunakan alat sesuai dengan kegunaannya agar alat terpelihara dengan
baik.
3. Pertemuan 3
3.3.1.1. Berdasarkan penggalian informasi dari berbagai sumber belajar, peserta
didik dapat menyebutkan berbagai konsep budidaya tanaman sayuran,
minimal 3 konsep.
3.3.1.2. Setelah diskusi, peserta didik dapat menjelaskan konsep budidaya tanaman
sayuran berdasarkan kesimpulan yang diambil dari konsep-konsep yang
diperoleh dari berbagai sumber belajar.
3.3.2.1. Berdasarkan penggalian informasi dari berbagai sumber belajar, peserta
didik dapat menjelaskan prosedur budidaya tanaman sayuran dengan benar.
3.3.2.2. Setelah diskusi, peserta didik dapat menuliskan langkah-langkah prosedur
budidaya tanaman sayuran secara sistematis dan benar.
4. Pertemuan 4
4.3.1.1. Berdasarkan pengamatan di wilayah setempat, peserta didik dapat
mengidentifikasi minimal 3 tanaman sayuran yang cocok untuk
dibudidayakan.
4.3.1.2. Berdasarkan pertimbangan kesesuaian dengan kondisi dan sumber daya
wilayah setempat, peserta didik dapat memilih tanaman sayuran yang cocok
untuk dibudidayakan.
4.3.2.1. Setelah diskusi, peserta didik dapat mempraktikkan budidaya tanaman
sayuran yang ada di wilayah setempat berdasarkan konsep dan prosedur
yang benar.
4.3.2.2. Setelah praktik budidaya tanaman sayuran, peserta didik dapat menyusun
laporan hasil praktik budidaya tanaman sayuran mulai dari perencanaan,
persiapan alat dan bahan, dan proses penananam tanaman sayuran hingga
tumbuh dengan baik selama jangka waktu yang ditentukan dengan penuh
tanggung jawab.
4.3.2.3. Setelah praktik budidaya tanaman sayuran , peserta didik dapat
mempresentasikan laporan hasil praktik melalui unjuk kerja secara
berkelompok de-ngan penuh percaya diri.

D. Materi Pembelajaran
1. Pertemuan 1
1.1. Pengertian Tanaman Sayuran
1.2. Jenis tanaman (deskripsi) sayuran di wilayah setempat dan lainnya
2. Pertemuan 2
1.3. Sarana Produksi Budidaya Tanaman Sayuran
3. Pertemuan 3
1.4. Teknik Budidaya Tanaman Sayuran
1.4.1. Pembibitan
1.4.2. Pengolahan Tanah
1.4.3. Penanaman
1.4.4. Pemeliharaan
1.4.5. Panen
1.4.6. Pasca Panen

2.1. Tahapan Budidaya Tanaman Sayuran
2.1.1. Perencanaan
2.1.2. Persiapan Alat dan Bahan
2.1.3. Proses Penanaman Tanaman Sayuran
4. Pertemuan 4
2.2. Praktik Budidaya Tanaman Sayuran

E. Metode Pembelajaran
1. Metode Ilmiah (Scientific Methode)
2. Pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning)
3. Pendekatan Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning)

F. Sumber Belajar
1) Buku siswa:
Paresti, S. Dkk. (2013). Prakarya SMP/MTS Kelas 7. Jakarta: Dikbud, (hal 102 -
131).
2) Buku referensi
Paresti, S. Dkk. (2013). Buku Guru Prakarya SMP/MTS Kelas 7. Jakarta: Dikbud, (hal
118 - 147).
Hariana, A. (2006). Seri Agrisehat 1-3: Tumbuhan Sayuran dan Khasiatnya. Jakarta:
Penebar Swadaya,
Syukur, Ch. dan Hernani. (2006). Budi Daya Tanaman Sayuran Komersia. Jakarta:
Penebar Swadaya,
3) Situs internet
(a) Anonim. (2009). Sembilan tanaman sayuran unggulan hasil uji klinis Badan POM
http://www.beritabumi.or.id diunduh tanggal 19 April 2013
(b) Anonim, 2009, Kandungan kimia sembilan tanaman sayuran unggulan.
http://www. beritabumi.or.id diunduh tanggal 19 April 2009
4) Lingkungan sekitar
Tempat Budidaya Tanaman Sayuran Idmira, Jalan Kaliurang Km. 16.
5) Narasumber
Pengelola Budidaya Tanaman Sayuran Idmira.
G. Media Pembelajaran
4. Media
a. Video Budidaya Tanaman Sayuran
b. Chart Bagan Teknik dan Tahapan Budidaya Tanaman Sayuran

2. Alat dan bahan
a. Garpu
b. Sekop
c. Cangkul
d. Gembor
e. Kored
f. Spayer


g. Benih
h. Pupuk
i. Pestisida
j. Media Tanam
H. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran

PERTEMUAN 1
1. Pendahuluan (10 menit)
a. Berdoa dan mengecek kehadiran peserta didik
b. Motivasi
Pernahkah kamu memperhatikan tanaman sayuran di sekitarmu? Banyaknya jenis
tanaman sayuran yang kamu jumpai? Apakah kamu pernah berpikir untuk
membudidayakannya, sehingga kamu atau anggota keluargamu dapat
memanfaatkannya?

c. Apersepsi
Jika kamu senang bercocok tanam berarti sudah dapat menjadi modal besar untuk
dapat membudidayakan tanaman sayuran. Nah dengan belajar materi budidaya
tanaman sayuran, kamu akan memperoleh ilmu pengetahuan tentang seluk beluk
budidaya tanaman sayuran.

d. Tujuan Pembelajaran
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran tentang pengertian dan jenis tanaman
sayuran di wilayah setempat dan lainnya pada pertemuan ini.

e. Cakupan pembelajaran
Guru menjelaskan cakupan pembelajaran tentang pengertian dan jenis tanaman
sayuran di wilayah setempat dan lainnya pada pertemuan ini.

2. Kegiatan Inti (60 menit)
a. Mengamati:
Untuk lebih nyata dalam memberi gambaran pada peserta didik tentang berbagai
jenis tanaman sayuran, serta untuk memotivasi peserta didik mempelajari bab ini,
maka peserta didik diminta melakukan pengamatan dengan cara membaca
berbagai sumber belajar (buku, majalah, koran, dan internet) agar dapat
mendeskripsikan pengertian dan keberagaman budidaya tanaman sayuran dan
melatih tanggung jawab, kemandirian dan bekerjasama.

b. Menanya
Melalui tanya jawab dengan peserta didik guru menggali pengetahuan peserta
didik tentang tanaman sayuran yang mereka kenal sebagai tanaman sayuran yang
dapat dibudi-dayakan.

c. Mengeksplorasikan/mengumpulkan data
Peserta didik diminta melakukan observasi tentang tanaman sayuran yang ada di
wilayah setempat agar dapat mengidentifikasi jenis-jenis tanaman sayuran
berdasarkan ciri-ciri tanaman dan bagian yang dimanfaatkan, menunjukkan
keunggulan produk tanaman sayuran, dan keberagaman produk budidaya
tanaman sayuran dengan benar. Penga-matan selanjutnya dilakukan oleh peserta
didik di luar sekolah untuk mengetahui lebih jelas langkah-langkah budidaya
tanaman sayuran.
d. Mengasosiasikan
Hasil pengamatan peserta didik dilaporkan dalam bentuk laporan tertulis
observasi yang berisi tentang jenis-jenis tanaman sayuran berdasarkan ciri-ciri
tanaman dan bagian yang dimanfaatkan, keunggulan produk tanaman sayuran,
dan keberagaman produk budidaya tanaman sayuran.

e. Mengkomunikasikan
Peserta didik diminta untuk mampu menjelaskan alat dan bahan yang digunakan
dalam budidaya tanaman sayuran dan mendemonstrasikan cara penggunaannya
dengan benar, teliti, dan rapi.

3. Penutup (10)
a. Simpulan
Peserta didik dengan dibimbing dan difasilitasi pendidik membuat simpulan
tentang pengertian dan jenis tanaman sayuran.
Peserta didik diberikan arahan tentang keberagaman budidaya tanaman sayuran
dan keunggulan tanaman sayuran di wilayah setempat.

b. Evaluasi
Memberikan pertanyaan singkat kepada peserta didik tentang pengertian dan
jenis tanaman sayuran.

c. Refleksi
Meminta umpan balik pada peserta didik tentang kegiatan pembelajaran yang
telah berlangsung. Apakah pembelajaran menarik, menyenangkan, dan memberi
wawasan lebih pada peserta didik.

d. Tindak Lanjut
Peserta didik diberi tugas membaca buku dan literatur lain yang berkaitan dengan
sarana produksi budidaya tanaman sayuran.

e. Penutup
Berdoa dan atau salam untuk menutup kegiatan pembelajaran.

PERTEMUAN 2
1. Pendahuluan (10 menit)
a. Berdoa dan mengecek kehadiran peserta didik
b. Motivasi
Kemarin kamu sudah mempelajari tentang jenis-jenis tanaman sayuran
berdasarkan ciri-ciri tanaman dan bagian yang dimanfaatkan, keunggulan
produk tanaman sayuran, keberagaman produk budidaya tanaman sayuran, dan
sarana produksi (alat dan bahan) budidaya tanaman sayuran. Apakah kamu
masih tertarik untuk mempelajari lebih lanjut mengenai tahapan budidaya
tanaman sayuran?

c. Apersepsi
Jika kamu penasaran untuk mengetahuinya, itu tandanya kamu pasti ingin
mencoba mempraktikkannya. Nah dengan belajar tahapan budidaya tanaman
sayuran, kamu akan memperoleh bekal yang cukup untuk mencoba di rumah,
minimal di halaman rumahmu.

d. Tujuan Pembelajaran
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran tentang Sarana Produksi Budidaya
Tanaman Sayuran pada pertemuan ini.
e. Cakupan pembelajaran
Guru menjelaskan cakupan pembelajaran tentang Sarana Produksi Budidaya
Tanaman Sayuran pada pertemuan ini.

2. Kegiatan Inti (60 menit)
a. Mengamati
Peserta didik melakukan pengamatan dengan cara membaca tentang sarana
produksi (alat dan bahan) budidaya tanaman sayuran melalui berbagai sumber
belajar (buku, majalah, koran, dan internet) agar dapat menjelaskan dengan benar
dan melatih tanggung jawab, kemandirian, dan bekerjasama.

a. Menanya
Melalui tanya jawab dengan peserta didik guru menggali pengetahuan peserta
didik tentang sarana produksi (alat dan bahan) budidaya tanaman sayuran.

c. Mengeksplorasikan/mengumpulkan data
Peserta didik mengidentifikasi sarana produksi (alat dan bahan) budidaya
tanaman sayuran yang ada di wilayah sekitar tempat tinggal melalui observasi.

d. Mengasosiasikan
Peserta didik mendemonstrasikan penggunaan alat yang digunakan dalam
budidaya tanaman sayuran dengan benar, penuh disiplin dan rasa tanggung
jawab, agar alat terpelihara dengan baik.

e. Mengkomunikasikan
Peserta didik dapat menanggapi dan mengomentari demonstrasi penggunaan alat
yang dilakukan oleh teman lain dengan penuh percaya diri.

3. Penutup (10 menit)
a. Simpulan
Peserta didik dengan dibimbing dan difasilitasi pendidik membuat simpulan
tentang sarana produksi budidaya tanaman sayuran.
Peserta didik diberikan arahan tentang penggunaan alat yang benar sesuai
dengan kegunaannya dan penggunaan bahan sesuai dengan tujuan budidaya.

b. Evaluasi
Memberikan pertanyaan singkat kepada peserta didik tentang sarana produksi
budidaya tanaman sayuran.
c. Refleksi
Meminta umpan balik pada peserta didik tentang kegiatan pembelajaran yang
telah berlangsung. Apakah pembelajaran menarik, menyenangkan, dan memberi
wawasan lebih pada peserta didik.

d. Tindak Lanjut
Peserta didik diberi tugas membaca buku dan literatur lain yang berkaitan
dengan teknik budidaya tanaman sayuran.
e. Penutup
Berdoa dan atau salam untuk menutup kegiatan pembelajaran

PERTEMUAN 3
1. Pendahuluan (10 menit)
a. Berdoa dan mengecek kehadiran peserta didik
b. Motivasi
Kemarin kamu sudah memahami bagaimana menggunakan alat dengan benar
dan bahan-bahan apa saja yang digunakan dalam budidaya tanaman sayuran.
Masih inginkah kamu mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana teknik
budidaya tanaman sayuran? Apakah kamu termasuk anak yang suka tantangan?
Kalau ya, maka harusnya kamu tertarik untuk mempelajari bab berikut ini,
karena berkaitan dengan keberanianmu mencoba berbagai teknik budidaya
tanaman sayuran?

c. Apersepsi
Peserta didik memperhatikan penjelasan tujuan pembelajaran yang disampaikan
guru dan materi yang akan dipelajari pada pertemuan ini.

d. Tujuan Pembelajaran
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran tentang Teknik dan Tahapan Budidaya
Tanaman Sayuran serta Proses Penanaman Tanaman Sayuran pada pertemuan
ini.

e. Cakupan pembelajaran
Guru menjelaskan cakupan pembelajaran tentang Teknik dan Tahapan Budidaya
Tanaman Sayuran serta Proses Penanaman Tanaman Sayuran pada pertemuan
ini.

2. Kegiatan Inti (60 menit)
a. Mengamati
Peserta didik melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak
tentang teknik budidaya tanaman sayuran di daerah setempat melalui berbagai
sumber belajar (buku, majalah, koran, dan internet) agar dapat menjelaskan
langkah-langkah teknik budidaya dengan benar dan melatih tanggung jawab,
kemandirian, dan bekerjasama.

b. Menanya
Melalui tanya jawab dengan peserta didik guru menggali pengetahuan peserta
didik tentang berbagai konsep dan prosedur budidaya tanaman sayuran secara
sistematis dan benar.
c. Mengeksplorasikan/mengumpulkan data
Peserta didik melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang
pengetahuan dan teknik budidaya tanaman sayuran agar terbangun rasa ingin
tahu, bersikap santun, bangga/cinta tanah air dan mensyukuri anugrah Tuhan.
d. Mengasosiasikan
Peserta didik dapat menuliskan langkah-langkah prosedur budidaya tanaman
sayuran dalam bentuk bagan yang meliputi pembibitan, pengolahan tanah,
penanaman, pemeliharaan, panen, dan pasca panen secara sistematis dan benar
bersama kelompok-nya.
e. Mengkomunikasikan
Peserta didik dapat mendiskusikan bagan prosedur budidaya tanaman sayuran
yang dibuatnya dengan kelompok lain.

3. Penutup (10 menit)
a. Simpulan
Peserta didik dengan dibimbing dan difasilitasi pendidik membuat simpulan
tentang teknik budidaya tanaman sayuran.
Peserta didik diberikan arahan tentang prosedur dan langkah-langkah budidaya
tanaman sayuran agar dapat menjadi bekal pada saat praktik budidaya nantinya.

b. Evaluasi
Memberikan pertanyaan singkat kepada peserta didik tentang teknik budidaya
tanam-an sayuran.

c. Refleksi
Meminta umpan balik pada peserta didik tentang kegiatan pembelajaran yang
telah berlangsung. Apakah pembelajaran menarik, menyenangkan, dan memberi
wawasan lebih pada peserta didik.

d. Tindak Lanjut
Peserta didik diminta membaca di rumah dan menggali informasi dari berbagai
sumber belajar yang dapat digunakan, seperti buku, majalah, koran, maupun
menelusuri dari internet, terutama yang berkaitan dengan kondisi tanah
(kesuburan, suhu, kelembaban, dan pH tanah) dari berbagai jenis tanaman yang
kemungkinan cocok dibudidayakan di wilayah setempat. Guru juga
memberitahu alat dan bahan yang harus dipersiapkan untuk praktik budidaya
tanaman sayuran di pertemuan berikutnya.

e. Penutup
Berdoa dan atau salam untuk menutup kegiatan pembelajaran.


PERTEMUAN 4
1. Pendahuluan (10 menit)
a. Berdoa dan mengecek kehadiran peserta didik
b. Motivasi
Kemarin kamu sudah mempelajari tentang prosedur budidaya tanaman sayuran
dan juga telah menelusuri informasi tentang bagaimana cara budidaya tanaman
sayuran. Apakah kamu menjadi tambah tertarik untuk mempraktikannya?

c. Apersepsi
Jika kamu penasaran untuk mengetahui lebih lanjut tentang budidaya tanaman
sayuran, tandanya kamu pasti ingin mencoba mempraktikannya. Nah pada
pertemuan kali ini kamu akan praktik bersama-sama dengan kelompokmu untuk
membudidayakan tanaman sayuran?

d. Tujuan Pembelajaran
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran tentang Praktik Budidaya Tanaman
Sayuran pada pertemuan ini.

e. Cakupan pembelajaran
Guru menjelaskan cakupan pembelajaran tentang Praktik Budidaya Tanaman
Sayuran pada pertemuan ini.

2. Kegiatan Inti (60 menit)
a. Mengamati
Peserta didik melakukan pengamatan dan menetapkan pilihan jenis tanaman
sayuran yang akan dibudidayakan sesuai dengan kondisi dan sumber daya
wilayah setempat dengan mengusahakan jenis tanaman sayuran yang berbeda
dengan kelompok lainnya.

b. Menanya
Melalui tanya jawab dengan peserta didik guru menggali argumentasi dan
alasan pemilihan tanaman sayuran untuk dibudidayakan dalam praktik.

c. Mengeksplorasikan/mengumpulkan data
Peserta didik melakukan kegiatan observasi lahan yang cocok untuk budidaya
dan pembelian bibit tanaman sayuran yang baik untuk dibudidayakan agar
budidaya benar-benar berhasil dengan baik.

d. Mengasosiasikan
Peserta didik mempraktikkan tahapan budidaya tanaman sayuran, pengolahan
tanah, penanaman, pemeliharaan dengan menggunakan sarana produksi dan
peralatan budidaya yang telah dipersiapkan dengan menunjukkan sikap
kerjasama dan toleran.


e. Mengkomunikasikan
Peserta didik secara berkelompok mempresentasikan hasil praktik penanaman
tanaman sayuran yang telah dibuat dalam bentuk laporan tertulis dengan penuh
percaya diri dan tanggung jawab.

3. Penutup (10 menit)
a. Simpulan
Peserta didik dengan dibimbing dan difasilitasi pendidik membuat simpulan
tentang hasil praktik budidaya tanaman sayuran.
Peserta didik diberikan komentar dan pembahasan atas ketidakberhasilan dari
kelompok-kelompok yang gagal dalam membudidayakan tanaman sayuran.

b. Evaluasi
Melakukan penilaian terhadap hasil praktik maupun presentasi peserta didik.

c. Refleksi
Meminta umpan balik pada peserta didik tentang kegiatan pembelajaran yang
telah berlangsung. Apakah pembelajaran menarik, menyenangkan, dan memberi
wawasan lebih pada peserta didik.

d. Tindak Lanjut
Peserta didik diberi tugas mendiskusikan kekurangan yang terjadi dari hasil
praktik budidaya tanaman sayuran yang telah dilakukan bersama kelompoknya.

e. Penutup
Berdoa dan atau salam untuk menutup kegiatan pembelajaran.


I. Penilaian

4. Sikap spiritual
d. Teknik : observasi
e. Bentuk instrumen : lembar observasi
f. Instrumen : Instrumen untuk guru Lampiran 1
g. Instrumen untuk peserta didik Lampiran 2
h. Kisi-kisi

Indikator Butir Penilaian
4. Cinta tanah air
5. Rasa syukur
6. Menjaga lingkungan hidup
1
2 - 3
4 5

5. Sikap sosial
e. Teknik : observasi
b. Bentuk nstrumen: lembar observasi
c. Instrumen : Instrumen untuk guruLampiran 1
Instrumen observasipeserta didikLampiran 3
d. Kisi-kisi
Indikator Butir Penilaian
4. Jujur
5. Kerjasama
6. Toleransi
1
2 - 3
4 5

6. Pengetahuan
a. Teknik Penilaian : Tes tertulis
b. Bentuk instrument : Tes uraian
c. Instrumen : Terlampir (Lampiran 4)
d. Kisi-kisi
Indikator Butir Penilaian
5. Mendiskripsikan
6. Menjelaskan
7. Memahami
8. Analisis
1
2
3
4 5

4. Keterampilan
a.Teknik : observasi
b.Bentuk instrument : lembar observasi
c. Instrumen : Terlampir (instrumen 5)
d. Kisi-kisi
Aspek Keterampilan Butir Penilaian
9. Ide/gagasan
10. Kreatifitas
11. Keseuaian prosedur kerja
12. Uji karya
13. Estetika
14. Bentuk pelaporan
15. Presentasi
16. Sikap
Soal uji kinerja



Jakarta, 17 Juli 2014
Mengetahui
Kepala SMP ISLAM AL AZHAR 1 Guru Mata Pelajaran





Drs. Ruli Rusafni, M.Pd Beny Fachruri, S.Pd














































Lampiran 1
Pedoman Pengamatan Guru
Lembar Penilaian di atas disusun berdasarkan asumsi bahwa pembelajaran merupakan
aktifitas peserta didik yang mencakup aspek spiritual dan sosial.
Guru diharapkan untuk mengisi lembar observasi ini pada proses pembelajaran
berlangsung.

Contoh Lembar Observasi Penilaian Spiritual dan Sosial
No
.
NamaPeserta
Didik
Butir penilaian
Spiritual Sosial
J
m
l
S
k
o
r

N
i
l
a
i
a
k
h
i
r

(
N
A
)

a
t
a
u
S
k
o
r
r
e
r
a
t
a

C
i
n
t
a

t
a
n
a
h

a
i
r

R
a
s
a

s
y
u
k
u
r

M
e
n
j
a
g
a

l
i
n
g
k
u
n
g
a
n

h
i
d
u
p

J
u
j
u
r

K
e
r
j
a
s
a
m
a

T
o
l
e
r
a
n
s
i

1 2 3 4 5 6
1
2
3
4
5
6
7
8
9
dst


Petunjuk pensekoran:
Skor 4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
Skor 3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan Skor kadang-
kadang tidak melakukan
Skor 2 = kadang-kadang, apabila kadang kadangmelakukan dan sering tidak
melakukan
Skor 1 = tidakpernah, apabilatidakpernahmelakukan

Pesertadidikmemperolehnilai :
BaikSekali (A) : apabila memperoleh skor 19 - 24
Baik (B) : apabila memperoleh skor 13 - 18
Cukup (C) : apabila memperoleh skor 7 - 12
Kurang (D) : apabila memperolehskor 1 - 6

Nilai Akhir = Jumlah Skor
Jumlah butir aspek yang dinilai

Lampiran 2
Contoh Lembar penilaian sikap spiritual dalam kerja kelompok
Berilah nilai untuk anggota kelompokmu! Berilah nilai 4 bila baik sekali, sebaliknya
berilah nilai 1bila kurang atau sangat jelek! ! Jumlahkan hasil penilaian untuk
memperoleh nilai teman kalian!


No Nama Siswa No
Presensi
Hal yang dinilai
1 2 3 4 5 Jumlah
1
2
3
4

Keterangan : Hal yang dinilai
No Hal yang dinilai
1 Berdoa sebelum dan sesudah menjalankan sesuatu.
2 Bersyukur atas nikmat dan karunia Tuhan Yang Maha Esa.
3 Mensyukuri kemampuan manusia dalam mengendalikan diri
4 Mengucapkan syukur ketika berhasil mengerjakan sesuatu.
5 Menjaga lingkungan kegiatan praktik


Lampiran 2
Contoh Instrumen Sikap Sosial

Contoh Lembar penilaian antar teman dalam kerja kelompok
Berilah nilai untuk anggota kelompokmu! Berilah nilai 4 bila sangat baik, sebaliknya
berilah nilai 1bila kurang atau sangat jelek! Jumlahkan hasil penilaian untuk
memperoleh nilai teman kalian!

No Nama Siswa No
Presensi
Hal yang dinilai
1 2 3 4 5 Jumlah
1
2
3
4

Keterangan : Hal yang dinilai
No Hal yang dinilai
1 Mengemukakan perasaan terhadap sesuatu apa adanya
2 Terlibat aktif dalam bekerja bakti membersihkan kelas atau sekolah
3 Kesediaan melakukan tugas sesuai kesepakatan
4 Dapat menerima kekurangan orang lain
5 Mengemukakan perasaan terhadap sesuatu apa adanya



Lampiran 3.
CONTOH TES PENGETAHUAN

Kisi-kisi:

No Indikator Teknik Bentuk
Instrumen

1.


2.

3.

4.

5.
Peserta didik dapat:
mengidentifikasi minimal 5 jenis tanaman
sayuran berdasarkan ciri-ciri tanaman dan
bagian yang dimanfaatkan.
mendeskripsikan pengertian tanaman sayuran
kangkung.
menyebutkan alat dan bahan yang digunakan
dalam budi-daya tanaman sayuran.
menuliskan teknik budidaya tanaman sayuran
secara sistematis.
mengidentifikasi minimal 3 tanaman sayuran
yang cocok untuk dibudidayakan.

Tes
tertulis

Tes
tertulis
Tes
tertulis
Tes
tertulis
Tes
tertulis

Tes uraian


Tes uraian

Tes uraian

Tes uraian

Tes uraian


Contoh soal uraian

1. Sebutkan 5 jenis tanaman sayuran berdasarkan ciri-ciri tanaman dan bagian yang
dimanfaatkan!
2. Deskripsikan pengertian tanaman sayuran kangkung!
3. Sebutkan alat dan bahan yang digunakan dalam budidaya tanaman sayuran!
4. Tuliskan langkah-langkah prosedur budidaya tanaman sayuran secara sistematis!
5. Amati tanaman sayuran yang ada di sekitarmu. Sebutkan 3 tanaman sayuran yang
cocok dibudidayakan di wilayah tempat tinggalmu!

Kunci Jawaban:
1. Berbagai tanaman sayuran berdasarkan bagian yang dimanfaatkannya:
a. Daun : slada
b. Tangkai daun : sledri
c. Akar : wortel
d. Umbi lapis : bawang merah
e. Bunga : kembang kool
2. Deskripsi tanaman sayuran kangkung
Tanaman kangkung (Ipomoea reptans) dapat tumbuh dengan baik di daerah
dataran rendah. Terdapat dua jenis kangkung yang biasa dibudidayakan yaitu
kangkung darat dan kangkung air. Kangkung air memiliki daun dan batang yang
lebih besar dibandingkan dengan kangkung darat. Kangkung dapat dipanen pada
hari ke-27 setelah tanam. Pemanenan dapat dicabut langsung atau dipotong
dengan menyisakan buku batang. Setelah dipotong, kangkung dapat tumbuh
kembali dan dipanen lagi.
3. Alat dan bahan yang digunakan dalam budidaya tanaman sayuran:
a. Alat alat yang digunakan dalam budidaya tanaman sayuran:
- Alat pengolahan tanah: garpu, sekop, cangkul
- Alat pemeliharaan tanaman: gembor, kored, sprayer
b. Bahan-bahan yang digunakan dalam budidaya tanaman sayuran:
- Benih atau bibit tanaman sayuran
- Pupuk
- Pestisida
- Media tanam
4. Teknik budidaya tanaman sayuran:
a. Pembibitan
b. Pengolahan tanah
c. Penanaman
d. Pemeliharaan
e. Panen
f. Pasca panen
5. Kangkung, sawi dan kacang panjang


Pedoman Penilaian:
E. Kriteria Pensekoran:
5. Setiap butir soal memiliki rentang skor 1-10
6. Total skor apabila semua jawaban benar adalah 50

F. Kriterian Penilaian:
i. Perolehan Skor 1 -12 ; nilai = 1
j. Perolehan Skor 13-25 ; nilai = 2
k. Perolehan Skor 26-38 ; nilai = 3
l. Perolehan Skor 39-50 ; nilai = 4
Contoh Lembar ObservasiPenilaian Kinerja

Mata Pelajaran : Prakarya (Budidaya Tanaman Sayuran)
NamaProyek : Budidaya tanaman sayuran kangkung
AlokasiWaktu : 2 x 40 menit
Kelas/Semester : VII/ 1
Tahun Pelajaran : ...
ASPEK KINERJA YANG DINILAI
Proses Produk Sikap
No Nama siswa
I
d
e

g
a
g
a
s
a
n

K
r
e
a
t
i
v
i
t
a
s

K
e
s
e
u
a
i
a
n
m
a
t
e
r
i
,
















t
e
k
n
i
k
d
a
n
p
r
o
s
e
d
u
r

N
i
l
a
i
A
k
h
i
r




1

U
j
i
k
a
r
y
a

E
s
t
e
t
i
k
a

B
e
n
t
u
k
p
e
l
a
p
o
r
a
n

P
r
e
s
e
n
t
a
s
i

N
i
l
a
i
A
k
h
i
r




2

M
a
n
d
i
r
i

D
i
s
i
p
l
i
n

T
a
n
g
g
u
n
g
J
a
w
a
b

N
i
l
a
i
A
k
h
i
r




3

J
u
m
l
a
h
S
k
o
r

N
i
l
a
i
A
k
h
i
r

(
h
u
r
u
f
)

50% 35% 15%
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1
2
3
4
5
6


Keterangan Kriteria penilaian:
G. Pedoman pensekoran:
Skor terentang antara 1-4
9. Skor 1 , kategori Kurang
10. Skor 2, kategori Cukup
11. Skor 3, kategori Baik
12. Skor 4, Kategori Sangat baik

H. Pedoman penilaian:
NilaiAkhir 1 (NA 1) :Jumlahskor proses x 50%

NilaiAkhir 2 (NA 2) :Jumlahskorproduk x 35%

NilaiAkhir 3 (NA 3) :Jumlahskorsikap x 15%


Nilai Akhir = NA 1+NA 2+NA3


I. Konversi nilai:
Nilai 0 - 1, huruf D
Nilai 1,1 - 2, huruf C
Nilai 2,1 - 3, huruf B
Nilai 3,1 - 4, huruf A




































RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMP ISLAM AL AZHAR 1
Mata Pelajaran : Prakarya (Pengolahan)
Kelas/Semester : VII/ Dua
Materi Pokok : Pengolahan Pangan Buah dan Sayuran
Alokasi Waktu : 8 Pertemuan (16 JP)

I. Kompetensi Inti
5. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
6. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi,
gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan
sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
7. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian
tampak mata.
8. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan mem-buat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah
dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

J. Kompetensi Dasar
Peserta didik mampu:
No. Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
1. 1.1. Menghargai keberagaman produk
pengolahan di daerah setempat
sebagai anugerah Tuhan.
1.1.1. Menunjukkan keberagaman
hasil pengelolaan buah dan
sayuran menjadi minuman
segar dan sehat di daerah
setempat dengan rasa syukur.
1.1.2. Menunjukkan pengelolaan
buah dan sayuran menjadi
minuman segar dan sehat di
daerah setempat.
2. 2.1 Menunjukkan rasa ingin tahu dan
sikap santun dalam menggali
informasi tentang keberagaman
produk pengolahan daerah setempat
sebagai wujud cinta tanah air dan
bangga pada produk Indonesia
2.2 Menghayati perilaku jujur, percaya
diri, dan mandiri dalam merancang
dan membuat produk pengolahan
2.1 Menunjukkan kemauan bertoleransi,
disiplin dan bertanggung jawab dalam
penggunaan alat dan bahan, serta teliti
dan rapi saat melakukan berbagai
kegiatan pembuatan produk
pengolahan


2.1.1. Mendeskripsikan keberagaman
pengelolaan buah dan sayuran
menjadi minuman segar dan
sehat daerah setempat melalui
paparan kalimat yang santun
dan mengandung rasa ingin
tahu untuk menggali lebih jauh.
2.1.2. Mendeskripsikan keunggulan
pengelolaan buah dan sayuran
menjadi minuman segar dan
sehat dengan rasa bangga akan
produk Indonesia.
3. 3.1 Memahami rancangan pembuatan,
penyajian dan pengemasan aneka
olahan pangan buah dan sayuran
menjadi minuman segar berdasarkan
konsep dan prosedur berkarya sesuai
3.1.1.Menjelaskan konsep
pengelolaan buah dan sayuran
menjadi minuman segar dan
sehat sesuai dengan kondisi
wilayah setempat.
3.2 Memahami manfaat dan proses
pembuatan, penyajian dan
pengemasan aneka olahan pangan
buah dan sayuran menjadi minuman
kesehatan yang ada di wilayah
setempat.
3.3 Memahami rancangan pembuatan,
penyajian dan pengemasan aneka
olahan pangan buah dan sayuran
menjadi makanan cepat saji yang
sehat berdasarkan konsep dan
prosedur berkarya sesuai wilayah
setempat.
3.4 Memahami manfaat dan proses
olahan non pangan dari hasil samping
bahan pangan nabati menjadi bahan
dasar kerajinan


wilayah setempat.
3.1.2. Menjelaskan prosedur
pengelolaan buah dan sayuran
menjadi minuman segar dan
sehat dengan langkah-langkah
yang sistematis dan benar.
3.1.3. Menjelaskan penggunaan alat
dan bahan yang digunakan
dalam pengelolaan buah dan
sayuran menjadi minuman
segar dan sehat secara teliti dan
rapi.
3.1.4. Menunjukkan penggunaan alat
dengan benar, penuh
kedisiplinan, dan ber-tanggung
jawab agar alat terpelihara
dengan baik.

4. 4.1 Mencoba membuat olahan pangan
buah dan sayuran menjadi minuman
segar sesuai rancangan dan bahan
yang ada di wilayah setempat
4.2 Mencoba membuat olahan pangan
buah dan sayuran menjadi minuman
kesehatan sesuai hasil analisis dan
bahan yang ada di wilayah setempat
4.3 Mencoba membuat olahan pangan
buah dan sayuran menjadi makanan
cepat saji yang sehat sesuai rancangan
dan bahan yang ada di wilayah
setempat
4.1 Mencoba membuat olahan non
pangan dari hasil samping bahan
pangan nabati menjadi bahan dasar

4.1.1. Memilih buah dan sayuran
menjadi minuman segar dan
sehat yang ada di wilayah
setempat untuk dibudidayakan.
4.1.2. Melakukan pengelolaan buah
dan sayuran menjadi minuman
segar dan sehat yang ada di
wilayah setempat sesuai konsep
dan prosedur yang benar.
4.1.3. Menyusun laporan hasil praktik
pengelolaan buah dan sayuran
menjadi minuman segar dan
sehat
4.1.4. Mempresentasikan laporan
hasil praktik.

K. Tujuan Pembelajaran
Setelah peserta didik mengikuti serangkaian proses pembelajaran Pengolahan Pangan
buah dan sayuran, diharapkan peserta didik dapat:
5. Menunjukkan rasa syukur atas keberagaman jenis buah dan sayuran di daerah
setempat sebagai anugerah Tuhan dengan rasa bangga
6. Menunjukkan rasa syukur atas keberagaman manfaat bagi kesehatan tubuh dari
hasil pengolahan pangan buah dan sayuran menjadi minuman sehat.
7. Menunjukkan rasa antusias dalam menggali informasi tentang keberagaman
budidaya tanaman sayuran daerah setempat sebagai wujud cinta tanah air dan
bangga pada produk Indonesia

1. Pertemuan 1 ( 10 Menit )
1.1.1.1. Berdasarkan pengamatan di daerah setempat, peserta didik dapat
mengidentifikasi minimal 5 jenis pangan buah dan sayuran berdasarkan ciri-
ciri buah dan sayuran yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh
1.1.1.2. Berdasarkan contoh-contoh buah dan sayuran yang telah diidentifikasi
sebelumnya, peserta didik dapat mendeskripsikan bentuk, warna dan
manfaat yang dihasilkan dari buah dan sayuran bagi kesehatan dengan
benar.
1.1.2.1. Berdasarkan pengamatan, peserta didik dapat menunjukkan minimal 3 jenis
buah yang banyak mengandung vitamin yang bermanfaat bagi kesehatan
tubuh manusia yang terdapat di daerah setempat.
1.1.2.2. Setelah berdiskusi, peserta didik dapat menjelaskan cara-cara pengolahan
buah dan sayuran yang dapat menyehatkan sayuran.
2.1.1.3. Berdasarkan pengamatan, peserta didik dapat menyatakan pendapat tentang
keberagaman jenis buah dan sayuran yang bermanfaat bagi kesehatan, yang
terdapat di daerah setempat.
2.1.1.4. Melalui penggalian lebih jauh dari berbagai sumber belajar (majalah, koran,
buku, dan internet), peserta didik dapat menunjukkan keberagaman jenis
buah dan sayuran yang ada di dalam maupun di luar daerah setempat
dengan lengkap.
2.2.1.3. Setelah diskusi, peserta didik dapat menunjukkan keunggulan manfaat dari
buah dan sayuran di daerah setempat dibandingkan dengan keunggulan
manfaat buah dan sayuran di daerah lain sebagai produk Indonesia yang
perlu dibanggakan, dengan benar.
2.2.1.4. Setelah diskusi, peserta didik dapat mempresentasikan hasil diskusi
kelompok tentang salah satu contoh buah dan sayuran yang dapat dijadikan
minuman sehat di daerah setempat dengan penuh percaya diri.

2. Pertemuan 2
2.3.1.3. Setelah diskusi, peserta didik dapat menyebutkan alat dan bahan yang
digunakan dalam pengolahan buah dan sayuran secara benar.
2.3.1.4. Setelah diskusi, peserta didik dapat menjelaskan penggunaan alat dan bahan
yang digunakan dalam pengolahan buah dan sayuran menjadi minuman
sehat dengan teliti dan rapi.
2.3.2.3. Setelah diskusi, peserta didik dapat mendemonstrasikan penggunaan alat
yang digunakan dalam pengolahan buah dan sayuran menjadi minuman
sehat dengan benar.
2.3.2.4. Dengan penuh disiplin dan rasa tanggung jawab, peserta didik dapat
menggunakan alat sesuai dengan kegunaannya agar alat terpelihara dengan
baik.

3. Pertemuan 3
3.3.1.3. Berdasarkan penggalian informasi dari berbagai sumber belajar, peserta
didik dapat menyebutkan berbagai konsep pengolahan buah dan sayuran
menjadi minuman sehat, minimal 3 konsep.
3.3.1.4. Setelah diskusi, peserta didik dapat menjelaskan konsep pengolahan buah
dan sayuran menjadi minuman sehat berdasarkan kesimpulan yang diambil
dari konsep-konsep yang diperoleh dari berbagai sumber belajar.
3.3.2.3. Berdasarkan penggalian informasi dari berbagai sumber belajar, peserta
didik dapat menjelaskan prosedur pengolahan buah dan sayuran menjadi
minuman sehat dengan benar.
3.3.2.4. Setelah diskusi, peserta didik dapat menuliskan langkah-langkah prosedur
pengolahan buah dan sayuran menjadi minuman sehat secara sistematis dan
benar.





4. Pertemuan 4
8.3.1.1. Berdasarkan pengamatan di wilayah setempat, peserta didik dapat
mengidentifikasi minimal 3 pengolahan buah dan sayuran menjadi
minuman sehat cocok untuk diolah.
8.3.1.2. Berdasarkan pertimbangan kesesuaian dengan kondisi dan sumber daya
wilayah setempat, peserta didik dapat memilih pengolahan buah dan
sayuran menjadi minuman sehat yang cocok untuk diolah.
4.3.2.4. Setelah diskusi, peserta didik dapat mempraktikkan pengolahan buah dan
sayuran menjadi minuman sehat yang ada di wilayah setempat berdasarkan
konsep dan prosedur yang benar.
4.3.2.5. Setelah praktik pengolahan buah dan sayuran menjadi minuman sehat,
peserta didik dapat menyusun laporan hasil praktik pengolahan buah dan
sayuran menjadi minuman sehat dari perencanaan, persiapan alat dan
bahan, dan proses pengolahan buah dan sayuran menjadi minuman sehat
yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh dengan penuh tanggung
jawab.
4.3.2.6. Setelah praktik budidaya tanaman sayuran , peserta didik dapat
mempresentasikan laporan hasil praktik melalui unjuk kerja secara
berkelompok dengan penuh percaya diri.

L. Materi Pembelajaran
1. Pertemuan 1
1.5. Mengenal jenis dan kandungan yang terdapat pada buah dan sayuran
1.6. Manfaat buah dan sayuran (deskripsi) di wilayah setempat dan lainnya
2. Pertemuan 2
1.7. Sarana produksi pengolahan buah dan sayuran menjadi minuman sehat
3. Pertemuan 3
1.8. Teknik pengolahan buah dan sayuran menjadi minuman sehat
1.8.1. Merebus
1.8.2. Mengukus
1.8.3. Mencampur
1.8.4. Menyaring
1.8.5. Tidak dimasak

2.1. Tahapan Budidaya Tanaman Sayuran
2.1.1. Perencanaan
2.1.2. Persiapan Alat dan Bahan
2.1.3. Proses Pengolahan buah dan sayuran menjadi minuman sehat.
4. Pertemuan 4
2.2. Praktik pengolahan buah dan sayuran menjadi minuman sehat

M. Metode Pembelajaran
4. Metode Ilmiah (Scientific Methode)
5. Pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning)
6. Pendekatan Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning)

N. Sumber Belajar
6) Buku siswa:
Paresti, S. Dkk. (2013). Prakarya SMP/MTS Kelas 7. Jakarta: Dikbud, (hal 102 -
131).
7) Buku referensi
Paresti, S. Dkk. (2013). Buku Guru Prakarya SMP/MTS Kelas 7. Jakarta: Dikbud, (hal
118 - 147).
Hariana, A. (2006). Seri Agrisehat 1-3: Tumbuhan Sayuran dan Khasiatnya. Jakarta:
Penebar Swadaya,
Syukur, Ch. dan Hernani. (2006). Budi Daya Tanaman Sayuran Komersia. Jakarta:
Penebar Swadaya,
8) Situs internet
(c) Anonim. (2009). Sembilan tanaman sayuran unggulan hasil uji klinis Badan POM
http://www.beritabumi.or.id diunduh tanggal 19 April 2013
(d) Anonim, 2009, Kandungan kimia sembilan tanaman sayuran unggulan.
http://www. beritabumi.or.id diunduh tanggal 19 April 2009
9) Lingkungan sekitar
Tempat pengolahan buah dan sayuran menjadi minuman sehat, Graha Indah
Pamulang Blok B5 No. 12 Bambu Apus Pamulang Tang-Sel Banten.
10) Narasumber
Pengelola pengolahan buah dan sayuran menjadi minuman sehat .

O. Media Pembelajaran
5. Media
a. Video pengolahan buah dan sayuran menjadi minuman sehat
b. Chart Bagan Teknik dan Tahapan pengolahan buah dan sayuran menjadi
minuman sehat

2. Alat dan bahan
a. Talenan
b. Pisau
c. Blender
d. Saringan
e. Sendok
f. Gelas kaca/plastik


g. Wortel
h. Tomat
i. Madu
j. Gula
k. Es batu
l. Air matang
P. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran

PERTEMUAN 1
2. Pendahuluan (10 menit)
f. Berdoa dan mengecek kehadiran peserta didik
g. Motivasi
Pernahkah kamu memperhatikan buah dan sayuran di sekitarmu? Banyaknya
jenis buah dan sayuran yang kamu jumpai? Apakah kamu pernah berpikir untuk
memengolahnya, sehingga kamu atau anggota keluargamu dapat
memanfaatkannya?

h. Apersepsi
Jika kamu senang menikmati minuman segar dan bervitamin berarti sudah dapat
menjadi modal besar untuk dapat pengolahan buah dan sayuran menjadi
minuman sehat. Nah dengan belajar materi pengolahan buah dan sayuran menjadi
minuman sehat, kamu akan memperoleh ilmu pengetahuan tentang seluk beluk
pengolahan buah dan sayuran menjadi minuman sehat.

i. Tujuan Pembelajaran
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran tentang manfaat dan jenis buah serta
sayuran di wilayah setempat dan lainnya pada pertemuan ini.



j. Cakupan pembelajaran
Guru menjelaskan cakupan pembelajaran tentang manfaat dan jenis buah serta
sayuran di wilayah setempat dan lainnya pada pertemuan ini.

2. Kegiatan Inti (60 menit)
a. Mengamati:
Untuk lebih nyata dalam memberi gambaran pada peserta didik tentang berbagai
jenis buah dan sayuran, serta untuk memotivasi peserta didik mempelajari bab ini,
maka peserta didik diminta melakukan pengamatan dengan cara membaca
berbagai sumber belajar (buku, majalah, koran, dan internet) agar dapat
mendeskripsikan manfaat dan jenis buah serta sayuran dalam pengolahan menjadi
minuman segar dan sehat, melatih tanggung jawab, kemandirian dan
bekerjasama.

b. Menanya
Melalui tanya jawab dengan peserta didik guru menggali pengetahuan peserta
didik tentang manfaat dan jenis buah yang mereka kenal sebagai minuman segar
dan sehat yang telah diolah.

c. Mengeksplorasikan/mengumpulkan data
Peserta didik diminta melakukan observasi tentang buah dan sayuran yang ada di
wilayah setempat agar dapat mengidentifikasi jenis-jenis buah dan sayuran
berdasarkan ciri-ciri buah dan sayuran dan bagian yang dimanfaatkan,
menunjukkan manfaat, dan keberagaman produk pengolahan buah dan sayuran
dengan benar. Pengamatan selanjutnya dilakukan oleh peserta didik di luar
sekolah untuk mengetahui lebih jelas langkah-langkah pengolahan buah dan
sayuran menjadi minuman segar dan sehat.
d. Mengasosiasikan
Hasil pengamatan peserta didik dilaporkan dalam bentuk laporan tertulis
observasi yang berisi tentang jenis-jenis buah dan sayuran berdasarkan ciri-ciri
buah dan sayuran serta bagian yang dimanfaatkan, manfaat produk minuman
sehat, dan keberagaman pengolahan buah dan sayuran menjadi minuman segar
dan sehat.

e. Mengkomunikasikan
Peserta didik diminta untuk mampu menjelaskan alat dan bahan yang digunakan
dalam pengolahan buah dan sayuran menjadi minuman segar dan sehat dan
mendemonstrasikan cara penggunaannya dengan benar, teliti, dan rapi.

3. Penutup (10)
a. Simpulan
Peserta didik dengan dibimbing dan difasilitasi pendidik membuat simpulan
tentang pengenalan jenis dan manfaat dari pengolahan minuman segar dan sehat.
Peserta didik diberikan arahan tentang keberagaman pengolahan buah dan
sayuran menjadi minuman segar dan sehat dan manfaat bagi kesehatan tubuh
yang terkandung di dalam minuman buah dan sayuran segar dan sehat, di
wilayah setempat.

b. Evaluasi
Memberikan pertanyaan singkat kepada peserta didik tentang manfaat dan jenis
buah dan sayuran.

c. Refleksi
Meminta umpan balik pada peserta didik tentang kegiatan pembelajaran yang
telah berlangsung. Apakah pembelajaran menarik, menyenangkan, dan memberi
wawasan lebih pada peserta didik.

d. Tindak Lanjut
Peserta didik diberi tugas membaca buku dan literatur lain yang berkaitan dengan
sarana pengolahan buah dan sayuran menjadi minuman segar dan sehat.

e. Penutup
Berdoa dan atau salam untuk menutup kegiatan pembelajaran.

PERTEMUAN 2
1. Pendahuluan (10 menit)
a. Berdoa dan mengecek kehadiran peserta didik
b. Motivasi
Kemarin kamu sudah mempelajari tentang manfaat dan jenis-jenis buah dan
sayuran berdasarkan ciri-ciri buah, sayuran dan bagian yang dimanfaatkan,
manfaat pengolahan buah dan sayuran menjadi minuman segar dan sehat,
keberagaman pengolahan buah dan sayuran menjadi minuman segar dan sehat,
dan sarana produksi (alat dan bahan) pengolahan buah dan sayuran menjadi
minuman segar dan sehat. Apakah kamu masih tertarik untuk mempelajari lebih
lanjut mengenai tahapan pengolahan buah dan sayuran menjadi minuman segar
dan sehat?

c. Apersepsi
Jika kamu penasaran untuk mengetahuinya, itu tandanya kamu pasti ingin
mencoba mempraktikkannya. Nah dengan belajar tahapan pengolahan buah dan
sayuran menjadi minuman segar dan sehat, kamu akan memperoleh bekal yang
cukup untuk mencoba di rumah, minimal di rumahmu.

d. Tujuan Pembelajaran
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran tentang Sarana pengolahan buah dan
sayuran menjadi minuman segar dan sehat pada pertemuan ini.
e. Cakupan pembelajaran
Guru menjelaskan cakupan pembelajaran tentang Sarana pengolahan buah dan
sayuran menjadi minuman segar dan sehat pada pertemuan ini.

2. Kegiatan Inti (60 menit)
b. Mengamati
Peserta didik melakukan pengamatan dengan cara membaca tentang sarana
produksi (alat dan bahan) pengolahan buah dan sayuran menjadi minuman segar
dan sehat melalui berbagai sumber belajar (buku, majalah, koran, dan internet)
agar dapat menjelaskan dengan benar dan melatih tanggung jawab, kemandirian,
dan bekerjasama.

b. Menanya
Melalui tanya jawab dengan peserta didik guru menggali pengetahuan peserta
didik tentang sarana produksi (alat dan bahan) pengolahan buah dan sayuran
menjadi minuman segar dan sehat.




c. Mengeksplorasikan/mengumpulkan data
Peserta didik mengidentifikasi sarana produksi (alat dan bahan) pengolahan buah
dan sayuran menjadi minuman segar dan sehat yang ada di wilayah sekitar
tempat tinggal melalui observasi.

d. Mengasosiasikan
Peserta didik mendemonstrasikan penggunaan alat yang digunakan dalam
pengolahan buah dan sayuran menjadi minuman segar dan sehat dengan benar,
penuh disiplin dan rasa tanggung jawab, agar alat terpelihara dengan baik.

e. Mengkomunikasikan
Peserta didik dapat menanggapi dan mengomentari demonstrasi penggunaan alat
yang dilakukan oleh teman lain dengan penuh percaya diri.

3. Penutup (10 menit)
f. Simpulan
Peserta didik dengan dibimbing dan difasilitasi pendidik membuat simpulan
tentang sarana produksi pengolahan buah dan sayuran menjadi minuman segar
dan sehat.
Peserta didik diberikan arahan tentang penggunaan alat yang benar sesuai
dengan kegunaannya dan penggunaan bahan sesuai dengan tujuan pengolahan
buah dan sayuran menjadi minuman segar dan sehat.

g. Evaluasi
Memberikan pertanyaan singkat kepada peserta didik tentang sarana
pengolahan buah dan sayuran menjadi minuman segar dan sehat.
h. Refleksi
Meminta umpan balik pada peserta didik tentang kegiatan pembelajaran yang
telah berlangsung. Apakah pembelajaran menarik, menyenangkan, dan memberi
wawasan lebih pada peserta didik.

i. Tindak Lanjut
Peserta didik diberi tugas membaca buku dan literatur lain yang berkaitan
dengan teknik pengolahan buah dan sayuran menjadi minuman segar dan sehat.
j. Penutup
Berdoa dan atau salam untuk menutup kegiatan pembelajaran

PERTEMUAN 3
1. Pendahuluan (10 menit)
a. Berdoa dan mengecek kehadiran peserta didik
b. Motivasi
Kemarin kamu sudah memahami bagaimana menggunakan alat dengan benar
dan bahan-bahan apa saja yang digunakan dalam pengelolaan buah dan sayuran
menjadi minuman segar dan sehat. Masih inginkah kamu mempelajari lebih
lanjut tentang bagaimana teknik pengelolaan buah dan sayuran menjadi
minuman segar dan sehat? Apakah kamu termasuk anak yang suka tantangan?
Kalau ya, maka harusnya kamu tertarik untuk mempelajari bab berikut ini,
karena berkaitan dengan keberanianmu mencoba berbagai teknik pengelolaan
buah dan sayuran menjadi minuman segar dan sehat?

c. Apersepsi
Peserta didik memperhatikan penjelasan tujuan pembelajaran yang disampaikan
guru dan materi yang akan dipelajari pada pertemuan ini.

f. Tujuan Pembelajaran
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran tentang Teknik dan Tahapan Budidaya
Tanaman Sayuran serta Proses pengelolaan buah dan sayuran menjadi
minuman segar dan sehat pada pertemuan ini.

g. Cakupan pembelajaran
Guru menjelaskan cakupan pembelajaran tentang Teknik dan Tahapan
pengelolaan buah dan sayuran menjadi minuman segar dan sehat serta Proses
Penanaman Tanaman Sayuran pada pertemuan ini.

2. Kegiatan Inti (60 menit)
a. Mengamati
Peserta didik melakukan pengamatan dengan cara membaca dan menyimak
tentang teknik pengelolaan buah dan sayuran menjadi minuman segar dan sehat
di daerah setempat melalui berbagai sumber belajar (buku, majalah, koran, dan
internet) agar dapat menjelaskan langkah-langkah teknik pengelolaan dengan
benar dan melatih tanggung jawab, kemandirian, dan bekerjasama.

b. Menanya
Melalui tanya jawab dengan peserta didik guru menggali pengetahuan peserta
didik tentang berbagai konsep dan prosedur pengelolaan buah dan sayuran
menjadi minuman segar dan sehat secara sistematis dan benar.
c. Mengeksplorasikan/mengumpulkan data
Peserta didik melakukan kegiatan observasi dengan teknik wawancara tentang
pengetahuan dan teknik pengelolaan buah dan sayuran menjadi minuman segar
dan sehat agar terbangun rasa ingin tahu, bersikap santun, bangga/cinta tanah
air dan mensyukuri anugrah Tuhan.
d. Mengasosiasikan
Peserta didik dapat menuliskan langkah-langkah prosedur pengelolaan buah
dan sayuran menjadi minuman segar dan sehat dalam bentuk bagan.
e. Mengkomunikasikan
Peserta didik dapat mendiskusikan bagan prosedur pengelolaan buah dan
sayuran menjadi minuman segar dan sehat yang dibuatnya dengan kelompok
lain.

3. Penutup (10 menit)
f. Simpulan
Peserta didik dengan dibimbing dan difasilitasi pendidik membuat simpulan
tentang teknik pengelolaan buah dan sayuran menjadi minuman segar dan sehat.
Peserta didik diberikan arahan tentang prosedur dan langkah-langkah
pengelolaan buah dan sayuran menjadi minuman segar dan sehat agar dapat
menjadi bekal pada saat praktik pengelolaan nantinya.

g. Evaluasi
Memberikan pertanyaan singkat kepada peserta didik tentang teknik
pengelolaan.

h. Refleksi
Meminta umpan balik pada peserta didik tentang kegiatan pembelajaran yang
telah berlangsung. Apakah pembelajaran menarik, menyenangkan, dan memberi
wawasan lebih pada peserta didik.

i. Tindak Lanjut
Peserta didik diminta membaca di rumah dan menggali informasi dari berbagai
sumber belajar yang dapat digunakan, seperti buku, majalah, koran, maupun
menelusuri dari internet,. Guru juga memberitahu alat dan bahan yang harus
dipersiapkan untuk praktik pengelolaan buah dan sayuran menjadi minuman
segar dan sehat di pertemuan berikutnya.

j. Penutup
Berdoa dan atau salam untuk menutup kegiatan pembelajaran.


PERTEMUAN 4
1. Pendahuluan (10 menit)
a. Berdoa dan mengecek kehadiran peserta didik
b. Motivasi
Kemarin kamu sudah mempelajari tentang prosedur pengelolaan buah dan
sayuran menjadi minuman segar dan sehat dan juga telah menelusuri informasi
tentang bagaimana cara pengelolaan buah dan sayuran menjadi minuman segar
dan sehat. Apakah kamu menjadi tambah tertarik untuk mempraktikannya?

c. Apersepsi
Jika kamu penasaran untuk mengetahui lebih lanjut tentang pengelolaan buah
dan sayuran menjadi minuman segar dan sehat, tandanya kamu pasti ingin
mencoba mempraktikannya. Nah pada pertemuan kali ini kamu akan praktik
bersama-sama dengan kelompokmu untuk pengelolaan buah dan sayuran
menjadi minuman segar dan sehat?

f. Tujuan Pembelajaran
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran tentang Praktik pengelolaan buah dan
sayuran menjadi minuman segar dan sehat pada pertemuan ini.

g. Cakupan pembelajaran
Guru menjelaskan cakupan pembelajaran tentang Praktik pengelolaan buah dan
sayuran menjadi minuman segar dan sehat pada pertemuan ini.

2. Kegiatan Inti (60 menit)
a. Mengamati
Peserta didik melakukan pengamatan dan menetapkan pilihan jenis tanaman
sayuran yang akan diolah sesuai dengan kondisi dan sumber daya wilayah
setempat dengan mengusahakan jenis buah dan sayuran yang berbeda dengan
kelompok lainnya.

b. Menanya
Melalui tanya jawab dengan peserta didik guru menggali argumentasi dan
alasan pemilihan buah dan sayuran agar menjadi minuman segar dan sehat.

c. Mengeksplorasikan/mengumpulkan data
Peserta didik melakukan kegiatan observasi buah dan sayuran yang cocok untuk
diolah dan pembelian buah dan sayuran menjadi minuman segar dan sehat yang
baik untuk diolah agar pengelolaan benar-benar berhasil dengan baik.



d. Mengasosiasikan
Peserta didik mempraktikkan tahapan pengelolaan buah dan sayuran menjadi
minuman segar dan sehat, yang telah dipersiapkan dengan menunjukkan sikap
kerjasama dan toleran.


e. Mengkomunikasikan
Peserta didik secara berkelompok mempresentasikan hasil praktik penanaman
tanaman sayuran yang telah dibuat dalam bentuk laporan tertulis dengan penuh
percaya diri dan tanggung jawab.

3. Penutup (10 menit)
f. Simpulan
Peserta didik dengan dibimbing dan difasilitasi pendidik membuat simpulan
tentang hasil praktik pengelolaan buah dan sayuran menjadi minuman segar dan
sehat.
Peserta didik diberikan komentar dan pembahasan atas ketidakberhasilan dari
kelompok-kelompok yang gagal dalam pengelolaan buah dan sayuran menjadi
minuman segar dan sehat.

g. Evaluasi
Melakukan penilaian terhadap hasil praktik maupun presentasi peserta didik.

h. Refleksi
Meminta umpan balik pada peserta didik tentang kegiatan pembelajaran yang
telah berlangsung. Apakah pembelajaran menarik, menyenangkan, dan memberi
wawasan lebih pada peserta didik.

i. Tindak Lanjut
Peserta didik diberi tugas mendiskusikan kekurangan yang terjadi dari hasil
praktik pengelolaan buah dan sayuran menjadi minuman segar dan sehat yang
telah dilakukan bersama kelompoknya.

j. Penutup
Berdoa dan atau salam untuk menutup kegiatan pembelajaran.


I. Penilaian

7. Sikap spiritual
i. Teknik : observasi
j. Bentuk instrumen : lembar observasi
k. Instrumen : Instrumen untuk guru Lampiran 1
l. Instrumen untuk peserta didik Lampiran 2
m. Kisi-kisi

Indikator Butir Penilaian
7. Cinta tanah air
8. Rasa syukur
9. Menjaga lingkungan hidup
1
2 - 3
4 - 5

8. Sikap sosial
f. Teknik : observasi
d. Bentuk nstrumen: lembar observasi
e. Instrumen : Instrumen untuk guruLampiran 1
Instrumen observasipeserta didikLampiran 3
e. Kisi-kisi
Indikator Butir Penilaian
7. Jujur
8. Kerjasama
9. Toleransi
1
2 - 3
4 - 5

9. Pengetahuan
e. Teknik Penilaian : Tes tertulis
f. Bentuk instrument : Tes uraian
g. Instrumen : Terlampir (Lampiran 4)
h. Kisi-kisi
Indikator Butir Penilaian
9. Mendiskripsikan
10. Menjelaskan
11. Memahami
12. Analisis
1
2
3
4 - 5

4. Keterampilan
a.Teknik : observasi
b.Bentuk instrument : lembar observasi
c. Instrumen : Terlampir (instrumen 5)
d. Kisi-kisi
Aspek Keterampilan Butir Penilaian
17. Ide/gagasan
18. Kreatifitas
19. Keseuaian prosedur kerja
20. Uji karya
21. Estetika
22. Bentuk pelaporan
23. Presentasi
24. Sikap
Soal uji kinerja


Jakarta, 17 Juli 2014
Mengetahui
Kepala SMP ISLAM AL AZHAR 1 Guru Mata Pelajaran





Drs. Ruli Rusafni, M.Pd Beny Fachruri, S.Pd









Lampiran 1
Pedoman Pengamatan Guru
Lembar Penilaian di atas disusun berdasarkan asumsi bahwa pembelajaran merupakan
aktifitas peserta didik yang mencakup aspek spiritual dan sosial.
Guru diharapkan untuk mengisi lembar observasi ini pada proses pembelajaran
berlangsung.

Contoh Lembar Observasi Penilaian Spiritual dan Sosial
No
.
NamaPeserta
Didik
Butir penilaian
Spiritual Sosial
J
m
l
S
k
o
r

N
i
l
a
i
a
k
h
i
r

(
N
A
)

a
t
a
u
S
k
o
r
r
e
r
a
t
a

C
i
n
t
a

t
a
n
a
h

a
i
r

R
a
s
a

s
y
u
k
u
r

M
e
n
j
a
g
a

l
i
n
g
k
u
n
g
a
n

h
i
d
u
p

J
u
j
u
r

K
e
r
j
a
s
a
m
a

T
o
l
e
r
a
n
s
i

1 2 3 4 5 6
1
2
3
4
5
6
7
8
9
dst


Petunjuk pensekoran:
Skor 4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
Skor 3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan Skor kadang-
kadang tidak melakukan
Skor 2 = kadang-kadang, apabila kadang kadangmelakukan dan sering tidak
melakukan
Skor 1 = tidakpernah, apabilatidakpernahmelakukan

Pesertadidikmemperolehnilai :
BaikSekali (A) : apabila memperoleh skor 19 - 24
Baik (B) : apabila memperoleh skor 13 - 18
Cukup (C) : apabila memperoleh skor 7 - 12
Kurang (D) : apabila memperolehskor 1 - 6

Nilai Akhir = Jumlah Skor
Jumlah butir aspek yang dinilai

Lampiran 2
Contoh Lembar penilaian sikap spiritual dalam kerja kelompok
Berilah nilai untuk anggota kelompokmu! Berilah nilai 4 bila baik sekali, sebaliknya
berilah nilai 1bila kurang atau sangat jelek! ! Jumlahkan hasil penilaian untuk
memperoleh nilai teman kalian!


No Nama Siswa No
Presensi
Hal yang dinilai
1 2 3 4 5 Jumlah
1
2
3
4

Keterangan : Hal yang dinilai
No Hal yang dinilai
1 Berdoa sebelum dan sesudah menjalankan sesuatu.
2 Bersyukur atas nikmat dan karunia Tuhan Yang Maha Esa.
3 Mensyukuri kemampuan manusia dalam mengendalikan diri
4 Mengucapkan syukur ketika berhasil mengerjakan sesuatu.
5 Menjaga lingkungan kegiatan praktik


Lampiran 2
Contoh Instrumen Sikap Sosial

Contoh Lembar penilaian antar teman dalam kerja kelompok
Berilah nilai untuk anggota kelompokmu! Berilah nilai 4 bila sangat baik, sebaliknya
berilah nilai 1bila kurang atau sangat jelek! Jumlahkan hasil penilaian untuk
memperoleh nilai teman kalian!

No Nama Siswa No
Presensi
Hal yang dinilai
1 2 3 4 5 Jumlah
1
2
3
4

Keterangan : Hal yang dinilai
No Hal yang dinilai
1 Mengemukakan perasaan terhadap sesuatu apa adanya
2 Terlibat aktif dalam bekerja bakti membersihkan kelas atau sekolah
3 Kesediaan melakukan tugas sesuai kesepakatan
4 Dapat menerima kekurangan orang lain
5 Mengemukakan perasaan terhadap sesuatu apa adanya



Lampiran 2.
CONTOH TES PENGETAHUAN

Kisi-kisi:

No Indikator Teknik Bentuk
Instrumen

1.


2.
3.


4.


5.
Peserta didik dapat:
mengidentifikasi minimal 5 jenis buah dan
sayuran berdasarkan ciri-ciri buah, sayuran dan
bagian yang dimanfaatkan.
mendeskripsikan Manfaat wortel dan tomat.
menyebutkan alat dan bahan yang digunakan
dalam pengolahan buah dan sayuran menjadi
minuman segar dan sehat.
menuliskan teknik pengolahan buah dan sayuran
menjadi minuman segar dan sehat secara
sistematis.
mengidentifikasi minimal 3 buah dan sayuran
yang cocok untuk diolah.

Tes
tertulis

Tes
tertulis
Tes
tertulis
Tes
tertulis
Tes
tertulis

Tes uraian


Tes uraian

Tes uraian

Tes uraian

Tes uraian


Contoh soal uraian

1. Sebutkan 5 jenis buah dan sayuran untuk diolah menjadi minuman segar dan sehat,
berdasarkan ciri-ciri buah, sayuran dan bagian yang dimanfaatkan!
2. Deskripsikan manfaat minuman segar dan sehat yang terbuat dari bahan wortel dan
tomat untuk kesehatan tubuh!
3. Sebutkan alat dan bahan yang digunakan dalam pengolahan buah dan sayuran
menjadi minuman segar dan sehat!
4. Tuliskan langkah-langkah prosedur pengolahan buah dan sayuran menjadi
minuman segar dan sehat secara sistematis!
5. Amati buah dan sayuran yang ada di sekitarmu. Sebutkan 3 buah dan sayuran yang
cocok diolah menjadi minuman segar dan sehat di wilayah tempat tinggalmu!

Kunci Jawaban:
1. Berbagai buah dan sayuran berdasarkan bagian yang dimanfaatkannya:
a. Buah : Tomat
b. Akar : Wortel
c. Daun : Jambu Biji
d. Umbi lapis : bawang merah
e. Bunga : kembang kool
6. Deskripsi manfaat minuman segar dan sehat yang terbuat dari bahan wortel dan
tomat untuk kesehatan tubuh!
2. Wortel dan tomat merupakan pangan sayuran yang sangat bermanfaat untuk
kesehatan tubuh manusia. Wortel dan tomat dapat dijadikan minuman segar dan
sehat yang memiliki banyak kandungan vitamin yang berguna untuk kesehatan
tubuh manusia.
3. Alat dan bahan yang digunakan dalam budidaya tanaman sayuran:
a. Alat alat yang digunakan dalam budidaya tanaman sayuran:
- Alat pengolahan : Talenan, pisau, blender, saringan dan
sendok
- Alat penyajian : gelas kaca/plastik, sedotan.
b. Bahan-bahan yang digunakan dalam pengolahan buah dan sayuran menjadi
minuman segar dan sehat :
- Wortel
- Tomat
- Madu
- Gula
- Es Batu
- Air matang
4. Teknik pengolahan minuman segar dan sehat:
a. Perencanaan
b. Persiapan
c. Pengolahan/pembuatan
d. Evaluasi produk
5. Tomat, wortel dan jambu biji.


Pedoman Penilaian:
G. Kriteria Pensekoran:
7. Setiap butir soal memiliki rentang skor 1-10
8. Total skor apabila semua jawaban benar adalah 50

H. Kriterian Penilaian:
m. Perolehan Skor 1 -12 ; nilai = 1
n. Perolehan Skor 13-25 ; nilai = 2
o. Perolehan Skor 26-38 ; nilai = 3
p. Perolehan Skor 39-50 ; nilai = 4
Contoh Lembar ObservasiPenilaian Kinerja

Mata Pelajaran : Prakarya (Pengolahan Pangan Sayuran dan Buah)
NamaProyek : Pengolahan pangan sayuran dan buah menjadi minuman segar dan sehat.
AlokasiWaktu : 2 x 40 menit
Kelas/Semester : VII/ 1
Tahun Pelajaran : 2013/2014

ASPEK KINERJA YANG DINILAI
Proses Produk Sikap
No Nama siswa
I
d
e

g
a
g
a
s
a
n

K
r
e
a
t
i
v
i
t
a
s

K
e
s
e
u
a
i
a
n
m
a
t
e
r
i
,
















t
e
k
n
i
k
d
a
n
p
r
o
s
e
d
u
r

N
i
l
a
i
A
k
h
i
r




1

U
j
i
k
a
r
y
a

E
s
t
e
t
i
k
a

B
e
n
t
u
k
p
e
l
a
p
o
r
a
n

P
r
e
s
e
n
t
a
s
i

N
i
l
a
i
A
k
h
i
r




2

M
a
n
d
i
r
i

D
i
s
i
p
l
i
n

T
a
n
g
g
u
n
g
J
a
w
a
b

N
i
l
a
i
A
k
h
i
r




3

J
u
m
l
a
h
S
k
o
r

N
i
l
a
i
A
k
h
i
r

(
h
u
r
u
f
)

50% 35% 15%
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1
2
3
4
5
6


Keterangan Kriteria penilaian:
J. Pedoman pensekoran:
Skor terentang antara 1-4
13. Skor 1 , kategori Kurang
14. Skor 2, kategori Cukup
15. Skor 3, kategori Baik
16. Skor 4, Kategori Sangat baik

K. Pedoman penilaian:
NilaiAkhir 1 (NA 1) :Jumlahskor proses x 50%

NilaiAkhir 2 (NA 2) :Jumlahskorproduk x 35%

NilaiAkhir 3 (NA 3) :Jumlahskorsikap x 15%


Nilai Akhir = NA 1+NA 2+NA3


L. Konversi nilai:
Nilai 0 - 1, huruf D
Nilai 1,1 - 2, huruf C
Nilai 2,1 - 3, huruf B
Nilai 3,1 - 4, huruf A