Anda di halaman 1dari 22

Pembimbing:

dr. Wisnubroto, Sp. THT-KL



Oleh :
Henokh Efrad Saputro (2008.04.0.0019)
Keradangan non bakterial mukosa cavum
timpani yang disertai cairan yang tidak
purulen (serous / mukus) dengan keadaan
membran timpani yang utuh

Otitis media efusa
Otitis media sekretoria
Otitis media musinosa
Otitis media nonsupuratif
Glue ear
Otitis
Media
OM
Supuratif
OM
non-
Supuratif
OM
Spesifik
OM
Tuber-
kulosa
OMS
Akut
(OMA)
OM
Adhesiva
OM
Serosa
Akut
OMS
Kronik
OM
Serosa
Kronik
OM
Sifilitika
Gangguan fungsi Tuba Eustachius
Disebabkan oleh faktor-faktor antara lain :
1. M. tensor palatini yang inadekuat
2. Edema mukosa TE
3. Obstruksi ostium tuba oleh hipertrofi adenoid
4. Infiltrasi TE oleh tumor ganas nasofaring
Obstruksi TE
mendadak (e.c :
sekret pilek akibat
alergi / ISPA)
Ventilasi
terganggu
Cavum
Tymphani
vaccum (p: -)
Pe permeabilitas
PD, limfe, sel
(edema), dan
kelenjar
Transudasi
cairan dalam
cavum tymphani
OMSA




Berbagai etiologi

Menyumbat lumen tuba
(Tekanan menjadi negatif)

Udema mukosa, transudasi cairan dalam cavum timpani

S UMBATAN MENETAP
(Tekanan negatif dalam waktu lama)

Metaplasi epitel columnar cilia
(enzym+produk metabolisme+mediator inflamasi)


Meningkatnya aktivitas kelenjar goblet (mukous)

Cairan menjadi seromusinus (bisa jadi granuloma kolestrol)

OMSK
Klasifikasi OMS Akut
(Dewasa >>)
OMS Kronik
(Anak-anak >>)
Etiologi Ggg Tuba Eustachius
MENDADAK
Ggg Tuba Eustachius
LAMA dan BERULANG
Faktor Predesposisi Barotrauma, ISPA
(virus), alergi
Hipertrofi adenoid,
adenoiditis, tumor NF,
sinusitis, alergi
Onset terbentuknya
sekret
Mendadak Perlahan-lahan
Sekret/ Nyeri Serous (encer) / (+) Mukous (kental)
GLUE EAR / (-)
Prognosis Reversibel Partially reversibel
ANAMNESA :
Telinga terasa penuh seperti tersumbat
Pendengaran menurun
Displacusis Binauralis
Rasa seperti ada cairan yang bergerak
Tinitus, vertigo, pusing
Keluhan adenoiditis dan sinusitis (+)
Nyeri (+) terutama pada barotrauma

Pemeriksaan Fisik

Otoskopi:
Membrana tympani retraksi (RC -)
Tampak air fluid level
(air bubbles)

Tes garputala audiogram
Tuli konduksi


Otitis media supuratif akut (tipe kataral)

Otitis Media Purulenta
Akut
Otitis Media Serosa
Akut
1. Definisi



2. Etiologi
3. Jenis sekret
4. Diagnosa:
a. Anamnesa



Inflamasi akut
supurative pada mukosa
telinga tengah dan
mastoid
Infeksi
Mukopurulen (bernanah)


Riwayat ISPA
Otalgia
Tinitus
Pendengaran menurun
Inflamasi akut non bakterial
pada mukosa telinga tengah


Non Infeksi
Serosa/mukous


Riwayat ISPA / Barotrauma
Otalgia
Tinitus
Pendengaran menurun
b. Pemeriksaan
Fisik



5. Terapi
MAE Bersih, sekret
mukopus (+)
MT: Hiperemi, Retraksi/
Bombans, Perforasi

Decongestan
Antibiotik

Miringotomi
MAE Bersih
MT: Retraksi, Hiperemia,
Ruptur


Decongestan

Miringotomi

Medikamentosa: (1-2 minggu)
Tetes hidung (dekongestan) : vasokonstriktor
Perasat valsava
Analgetik
Anti histamin


Pembedahan:
Miringotomi

Anamnesa:
Perasaan tuli lebih menonjol

Pemeriksaan Fisik
Otoskopi:
Membrana tympani tampak utuh, retraksi,
lebih suram, kuning kemerahan atau keabu-
abuan

Tes Garputala:
Tuli Konduksi
(AC 40-50 dB)


Otitis Media kronis
Timpanosklerosis
Mastoiditis kronis

TAHAP I (Simptomatis):
Pembedahan: Miringotomi dan pemasangan
ventilating tube (Gromet)
Medikamentosa: Dekongestan oral atau lokal

TAHAP II (Kausatif):
Adenotonsilektomi
Perawatan alergi
Irigasi sinus