Anda di halaman 1dari 9

SATUAN ACARA PENYULUHAN

KESIAPSIAGAAN BENCANA GEMPA BUMI




Disusun Oleh:


YANUAR YOSTAN ALI AKBAR
2012.01.040

PROGAM STUDI D3 KEPERAWATAN
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
Institute of Health science
BANYUWANGI
2014


SATUAN ACARA PENYULUHAN
(SAP)

Tema : Gangguan Akibat Kekurangan Yodium
Sasaran : Siswa Siswi Kelas 4 SDN 2 Panderejo, Banyuwangi
Hari/ Tanggal : Jumat, 15 Agustus 2014
Tempat : SDN 2 Panderejo, Banyuwangi
Waktu : 30 menit

1. ANALISA DATA
Kekurangan yodium termasuk kekurangan unsure gizi dimana status gizi
sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan fisik, mental, peningkatan produktifitas kerja
yang selanjutnya akan berpengaruh pada kwalitas manusia sebagai sumberdaya
pembangunan.
Siswa dan Siswi kelas 4 SDN 2 Panderejo, Banyuwangi sebagian besar kurang
mengerti dan memahami tentang Gangguan Akibat Kekurangan Yodium, karena
sebagian besar siswa dan siswi belum mengetahui dan memahami tentang Gangguan
Akibat Kekurangan Yodium. Oleh karena itu kami sebagi mahasiswa STIKES
Banyuwangi akan mengadakan penyuluhan tentang Gangguan Akibat Kekurangan
Yodium.

2. TUJUAN PENYULUHAN
1. Tujuan Umum
Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan, siswa dan siswi kelas 4 SDN 2
Karangrejo diharapkan dapat mengetahui dan memahami tentang Gangguan Akibat
Kekurangan Yodium meliputi pengertian garam beryodium, manfaat, berapa jumlah
konsumsi garam yang dianjurkan, cara mendapatkan garam beryodium, garam
beryodium yang baik dan dapat meningkatkan konsumsi garam beryodium yang
memenuhi syarat.
.
2. Tujuan Khusus
Setelah melakukan penyuluhan peserta diharapkan mampu:
1. Menyebutkan pengertiaan garam beryodium !
2. Menyebutkan manfaat garam beryodium !
3. Menyebutkan berapa jumlah konsumsi garam yang dianjurkan !
4. Menyebutkan cara mendapatkan garam beryodium !
5. Mengetahui cara menyimpan garam beryodium dengan benar !
6. Mengetahui garam beryodium yang baik !.


3. POKOK BAHASAN
1. Pengertian garam beryodium
2. Manfaat garam beryodium
3. Macam-macam Gangguan Akibat Kekurangan Yodium
4. Jumlah komsumsi garam yang dianjurkan
5. Cara mendapatkan garam beryodium
6. Cara menyimpan garam beryodium dengan benar
7. Garam beryodium yang baik

4. METODE
1. Ceramah
2. Tanya jawab

5. ALAT BANTU
Leaflet
Power Point , Gambar

6. KEGIATAN
No Kegiatan Waktu Kegiatan Penyuluhan Kegiatan Audien
1. Pembukaan 5
menit
1. Mengucapkan salam.
2. Memperkenalkan diri.
3. Menyampaikan tujuan.
4. Menyampaikan pokok bahasan pada
audien.
5. Menanyakan pada siswa & siswi ttg garam
beryodium
1. Menjawab salam
2. Memperhatikan
3. Memperhatikan
4. Memperhatikan
5. Menjawab
Pertanyaan

2. Isi 10
menit
1. Menjelaskan pengertian garam
beryodium
1.Memperhatikan

2.Memperhatikan
2. Menyebutkan manfaat garam
beryodium
3. Menyebutkan jumlah garam
beryodium yang dianjurkan untuk
dikonsumsi
4. Menyebutkan cara mendapatkan garam
beryodium
5. Mengetahui cara menyimpan garam
beryodium yang benar
6. Mengetahui cirri-ciri garam beryodium
yang baik
7. Memberikan kesempatan kepada
peserta untuk bertanya
8. Menjelskan hal-hal yang kurang
dimengerti oleh peserta

3.Memperhatikan


4.Memperhatikan

5.Memperhatikan

6.Memperhatikan
7.Menjawab

8.Memperhatikan

3. Pertanyaan 10
menit
1. Tanya jawab.
2. Memberikan kesempatan kepada
audien lain untuk menanggapi.
3. Memberikan kesempatan pada audien
untuk bertanya.
4. Memberikan kesempatan pada audien
untuk bertanya lagi.
1.Menjawab
2.Menjawab

3.Bertanya

4.Bertanya
4. Penutup 5
menit
1. Memberikan kesempatan kepada audien
yang belum paham.
2. Memberikan kesimpulan dan saran.
3. Memberikan salam.
4. Memberikan motivasi pada audien utk
selalu meningkatkan konsumsi garam
yodium
5. Memberikan Leafleat pada siswa dan siswi.
1. Menjawab

2. Mendengarkan
3. Menjawab
4. Mendengarkan


5. Memperhatikan
Total waktu 30 menit

7. EVALUASI
Pada tahap evaluasi ini diberikan tanya jawab secara lisan kepada audien meliputi:
1. Jelaskan pengertiaan garam beryodium menurut bahasanya sendiri !
2. Sebutkan manfaat garam beryodium !
3. Sebutkan berapa jumlah konsumsi garam yang dianjurkan !
4. Sebutkan cara mendapatkan garam beryodium !
5. Jelaskan cara menyimpan garam beryodium dengan benar menurut bahasanya sendiri!
6. Jelaskan garam beryodium yang baik menurut bahasanya sendiri !.














































MATERI PENYULUHAN
GANGGUAN AKIBAT KEKURANGAN YODIUM

A. Pengertian garam beryodium
Garam beryodium adalah garam yang telah diperkaya dengan yodium yang
dibutuhkan tubuh untuk pertumbuhan dan kecerdasan. Garam beryodium yang
digunakan sebagai garam konsumsi harus memenuhi Standar Nasional Indonesia.
B. Manfaat garam beryodium
Garam beryodium dapat mencegah terjadinya gangguan akibat
kekurangan yodium ( GAKY ) yang terbagi atas :
Tingkat ringan
Pembesaran kelenjar gondok sehingga keindahan yaitu kecantikan berkurang.
Tingkat sedang
Pembesaran kelenjar gondok
Cepat lelah dan tidak tahan kerja
Datang bulan tidak teratur
Keguguran pada ibu hamil.
Tingkat berat
Bayi lahir kretin. Kretin adalah keadaan dimana terdapat dua atau
lebih kelainan sbb :
Pembesaran kelenjar gondok
Gangguan perkembangan mental
Gangguan pendengaran (dapat sampai tuli)
Gangguan pertumbuhan
Gangguan saraf penggerak
Mata juling

C. Macam-macam Gangguan Akibat Kekurangan Yodium
1. Pada Anak dan Remaja
Gondok dan Gangguan Fungsi Mental
Gangguan Perkembangan Fisik
2. Pada Dewasa
Gondok dan segala Komplikasinya
Hipotiroid
Gangguan Fungsi Mental
3. Dampak GAKY
Terhadap Pertumbuhan
Pertumbuhan yang tidak normal.
Pada keadaan yang parah terjadi kretinisme
Keterlambatan perkembangan jiwa dan kecerdasan
Tingkat kecerdasan yang rendah
Mulut menganga dan lidah tampak dari luar
Kelangsungan Hidup
Waniata hamil didaerah Endemik Gangguan Akibat Kekurangan Yodium
akan mengalami berbagai gangguan kehamilan antara lain :
Abortus
Bayi Lahir mati
Hipothryroid pada Neonatal
Pertumbuhan Sosial
Dampak social yang ditimbulkan oleh GAKY berupa terjadinya gangguan
perkembangan mental, lamban berpikir, kurang bergairah sehingga orang semacam
ini sulit dididik dan di motivasi.
Perkembangan Eokonomi
Gaky akan mengalami gangguan metabolisme sehingga badannya akan
merasa dingin dan lesu sehingga akan berakibatnya rendahnya produktivitas kerja,
yang akan mempengaruhi hasil pendapatan keluarga.


D. Jumlah komsumsi garam yang dianjurkan
a. Setiap orang dianjurkan mengkomsumsi garam beryodium sekitar satu sendok teh
setiap hari
b. Dalam kondisi tertentu ,dimana keringat keluar berlebihan, dianjurkan untuk
mengkomsumsi garam beryodium 2 sendok tEH sehari .
c. Bagi seorang yang menderita Hipertensi (darah tinggi)atau yang harus mengulangi
komsumsi garam, tetap mengkomsumsi garam beryodium. Tetapi dalam jumlah
sedikit dan dianjurkan mengkomsumsi makanan dari laut yang kaya akan yodium
seperti ikan, udang, genggang laut.
d. Kebutuhan yodium,yaitu:
1. Anak 40 120 mikrogram/hari
2. Dewasa 150 mikrogram/hari
3. Ibu hamil 175 mikrogram/hari
4. Ibu menyusui 200 mikrogram/hari

E. Cara mendapatkan garam beryodium
Garam beryodium dapat dibeli di :
Warung / took terdekat
Pasar
Koperasi unit desa ( KUD ) dan di tempat lainnya.

F. Cara menyimpan garam beryodium dengan benar
Disimpang dalam wadah yang tertutup rapat dan kering
Diletakkan ditempat yang sejuk, jauhkan dari panas api dan hindari dari sinar
matahari secra langsung
Gunakan sendok yang kering untuk mengambil garam
Tutup kembali wadah dengan baik setiap mengambil garam

G. Garam beryodium yang baik
Pada waktu memberi bacalah label pada kemasan garam disimpan dalam wadah
yang tertutup yang baik. Garam bertodium dikemas dalam plastic.tertutup rapat dan tidak
bocor. Pada kemasan harus tertera tulisan garam Beyodium.






DAFTAR PUSTAKA


DEPKES RI,Gangguan Akibat Kekurangan Yodium, Jakarta 1996
Sumber Jurnal:Internet
Djoko Kartono, dkk. Jurnal GAKY Indonesia Vol. 5, N0; 1 April 2006. Indikator Total
Goiter Rate (TGR) Anak Sekolah Sebagai Dasar Kebijakan Program GAKY di
Indonesia.