Anda di halaman 1dari 11

JAMINAN

KESEHATAN
NASIONAL
PERMENKES No. 19/2014 TTG
PENGGUNAAN DANA KAPITASI JKN
UNTUK JASA PELAYANAN KESEHATAN
DAN DUKUNGAN BIAYA OPERASIONAL
PADA FKTP MILIK PEMERINTAH
DAERAH
KEMKES
Disampaikan Oleh:
Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan
Pada Acara Pemantapan Komitmen Pemda Dalam
Pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) 2014
SAMARINDA, 18 JUNI 2014
JAMINAN
KESEHATAN
NASIONAL
2
KEMENKES
SISTEMATIKA
1.RUANG LINGKUP PENGATURAN
2.PEMANFAATAN DANA KAPITASI JKN
3.JASA PELAYANAN KESEHATAN
4.BIAYA OPERASIONAL PELAYANAN KESEHATAN
5.PEMBINAAN DAN PENGAWASAN
6.PENUTUP
JAMINAN
KESEHATAN
NASIONAL
RUANG LINGKUP PENGATURAN
KEMENKES
3
DASAR
PENYUSUNAN
Pelaksanakan ketentuan Pasal 12 ayat (5)
Peraturan Presiden Nomor 32 Tahun 2014 tentang
Pengelolaan dan Pemanfaatan Dana Kapitasi
Jaminan Kesehatan Nasional Pada Fasilitas
Kesehatan Tingkat Pertama Milik Pemerintah
Daerah
RUANG
LINGKUP
Pengaturan penggunaan dana kapitasi Jaminan
Kesehatan Nasional (JKN) untuk jasa pelayanan
kesehatan dan dukungan biaya operasional
ditujukan bagi Fasilitas Kesehatan Tingkat
Pertama (FKTP) milik pemerintah daerah yang
belum menerapkan pola pengelolaan keuangan
badan layanan umum daerah (BLUD).
JAMINAN
KESEHATAN
NASIONAL
PEMANFAATAN DANA KAPITASI
KEMENKES
4
PENETAPAN PEMANFAATAN DITETAPKAN SETIAP TAHUN DENGAN
KEPUTUSAN KEPALA DAERAH ATAS USULAN KEPALA SKPD DINKES
DANA KAPITASI JKN FKTP DIMANFAATKAN SELURUHNYA:
BIAYA JASA PELAYANAN KES
DUKUNGAN BIAYA OPERASIONAL PELAY KES
Sekurang-kurangnya 60% dari
penerimaan Dana Kapitasi
Selisih dari Kapitasi yang diterima dg Jaspel
yang ditetapkan
Pasal 3
Penetapan dengan mempertimbangkan:
a. kebutuhan obat, alat kesehatan, dan bahan medis habis pakai;
b. kegiatan operasional pelayanan kesehatan dalam rangka mencapai
target kinerja di bidang upaya kesehatan perorangan; dan
c. besar tunjangan yang telah diterima dari Pemerintah Daerah.
JAMINAN
KESEHATAN
NASIONAL
JASA PELAYANAN KESEHATAN (1)
KEMENKES
5
JASA PELAYANAN KESEHATAN UNTUK JASA
TENAGA KESEHATAN & NON KESEHATAN YG MELAKUKAN PELAYANAN DI FKTP
Pasal 4
Variabel jenis ketenagaan dan/atau jabatan, dinilai sebagai berikut:
a. tenaga medis, diberi nilai 150;
b. tenaga apoteker atau tenaga profesi keperawatan (Ners), diberi nilai 100;
c. tenaga kesehatan setara S1/D4, diberi nilai 60;
d. tenaga non kesehatan minimal setara D3, tenaga kesehatan setara D3, atau tenaga
kesehatan dibawah D3 dengan masa kerja lebih dari 10 tahun, diberi nilai 40;
e. tenaga kesehatan di bawah D3, diberi nilai 25; dan
f. tenaga non kesehatan di bawah D3, diberi nilai 15
PEMBAGIAN JASPEL DITETAPKAN DENGAN MEMPERTIMBANGKAN
a. JENIS KETENAGAAN DAN/ATAU JABATAN
b. KEHADIRAN
JAMINAN
KESEHATAN
NASIONAL
JASA PELAYANAN KESEHATAN(3)
KEMENKES
6
P
a
s
a
l
4
Tenaga yang merangkap tugas administratif sebagai Kepala
FKTP, Kepala Tata Usaha, atau Bendahara Dana Kapitasi
JKN diberi tambahan nilai 30
Variabel kehadiran sebagaimana dimaksud pada ayat (2)
huruf b dinilai sebagai berikut:
a. hadir setiap hari kerja, diberi nilai 1 poin per hari; dan
b. terlambat hadir atau pulang sebelum waktunya yang
diakumulasi sampai dengan 7 (tujuh) jam, dikurangi 1
poin
Ketidak hadiran akibat sakit dan/atau penugasan ke luar
oleh Kepala FKTP dikecualikan dalam penilaian kehadiran
JAMINAN
KESEHATAN
NASIONAL
BIAYA OPERASIONAL PELAYANAN
KESEHATAN (1) KEMENKES
7
DUKUNGAN OPERASIONAL PELAYANAN KESEHATAN:
a. obat, alat kesehatan dan bahan medis habis pakai; dan
b. kegiatan operasional pelayanan kesehatan lainnya
Pengadaan obat, alat kesehatan, dan bahan medis habis
pakai sebagaimana dimaksud pada huruf a, dapat
dilakukan melalui SKPD Dinas Kesehatan, dengan
mempertimbangkan ketersediaan obat, alat kesehatan dan
bahan medis habis pakai yang dialokasikan oleh
pemerintah dan pemerintah daerah
P
a
s
a
l
5
JAMINAN
KESEHATAN
NASIONAL
BIAYA OPERASIONAL PELAYANAN
KESEHATAN (2) KEMENKES
8
KEGIATAN OPERASIONAL PELAYANAN KESEHATAN LAINNYA:
a. Upaya kesehatan perorangan berupa kegiatan promotif, preventif,
kuratif dan rehabilitatif lainnya
b. Kegiatan kunjungan rumah dalam rangka upaya kesehatan
perorangan;
c. Operasional untuk Puskesmas keliling;
d. Bahan cetak atau alat tulis kantor;
e. administrasi keuangan dan sistem informasi
Penggunaan Dana Kapitasi untuk dukungan biaya
operasional pelayanan kesehatan sebagaimana dimaksud
dilaksanakan sesuai dengan ketentuan perundang-
undangan
P
a
s
a
l
5
JAMINAN
KESEHATAN
NASIONAL
PEMBINAAN DAN PENGAWASAN
KEMENKES
9
Pembinaan dan pengawasan pelaksanaan
Peraturan Menteri ini dilakukan oleh Kepala
Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan Kepala
FKTP secara berjenjang dan secara fungsional
oleh Aparatur Pengawas Instansi Pemerintah
(APIP) Kabupaten/Kota sesuai ketentuan
peraturan perundang-undangan.
JAMINAN
KESEHATAN
NASIONAL
PENUTUP
KEMENKES
10
1. Dana Kapitasi JKN seluruhnya dimanfaat untuk Jasa
Pelayanan dan Dukungan Biaya Operasional Pelayanan
Kesehatan.
2. Pemanfaatan Dana Kapitasi JKN ditetapkan setiap tahun
dengan Keputusan Kepala Daerah atas usulan Kepala SKPD
Dinas Kesehatan
3. Jasa pelayanan kesehatan dimanfaatkan untuk pembayaran
jasa tenaga kesehatan dan non kesehatan yang memberikan
pelayanan di FKTP.
4. Pengelolaan dan Pemanfaatan Dana Kapitasi FKTP harus
dilaksanakan secara efektif, efisien, transparan dan akuntable
JAMINAN
KESEHATAN
NASIONAL
11
KEMENTERIAN KESEHATAN
TERIMA KASIH