Anda di halaman 1dari 17

CASE

DERMATITIS NUMULARIS
PEMBIMBING

Dr.Hedi Hendrawan, Sp.KK

NAMA KELOMPOK
MUHAMMAD OKY. F (110.2008.164)
ADE PUTRI ASIAH (110.2009.005)
ANISA TRI ASTUTI (110.2009.034)
FEBRINA RIZKYA (110.2009.111)
RATNA SARI (110.2009.237)
RATRI RAMADIANINGTYAS(110.2009.238)
RIANI PUTRI (110.2009.243)

Identitas Pasien
Nama : Ny. S
Umur : 38 Tahun
Jenis Kelamin : Perempuan
Alamat : Sukamanah 3/10. Soreang kab. Bandung
Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga
Agama : Islam
Status Marital : Menikah

Anamnesis
Dilakukan secara autoanamnesis pada
tanggal 14 Agustus 2014.

Keluhan Utama :
Beruntus-beruntus kemerahan yang terasa
gatal di bagian kedua tungkai bawah.
Riwayat Penyakit Sekarang
Pasien datang ke Poliklinik Kulit RSUD Soreang
dengan keluhan beruntus-beruntus kemerahan pada
kedua kaki sejak 1 minggu SMRS. Pasien
mengatakan pertama kali timbul beruntusan tersebut
berukuran sebesar uang koin 500 rupiah kemudian
ukuran beruntusan tersebut semakin bertambah besar
dan bertambah banyak. Pasien mengatakan keluhan
beruntusan disertai dengan terasa gatal dan panas.
Pasien menyangkal adanya keluhan beruntusan
merah di anggota tubuh lain. Pasien tidak mengetahui
penyebab timbulnya beruntusan tersebut.
Riwayat Perjalanan Penyakit
Pasien mengatakan beruntusan ini terasa
gatal sehingga menyebabkan pasien
menggaruk dan dirasa bertambah banyak
pada kedua tungkai bawah. Pasien
mengatakan memiliki gigi yang bolong
pada gigi geraham sejak 1 tahun yang
lalu.
RPD dan RPK
Pasien mengatakan 1 tahun yang lalu
pernah mengalami keluhan yang sama
dan ditempat yang sama setelah makan
udang. Kemudian pasien berobat ke
dokter dan dinyatakan sembuh.
Riwayat gejala serupa pada keluarga tidak
ada.


Faktor etiologi, Predisposisi,
Presipitasi
Pasien mengaku terdapat gigi berlubang dan tidak
berobat ke Dokter gigi.
Pasien mengatakan 1 tahun yang lalu keluhan
beruntusan timbul setelah makan udang.

Riwayat Pengobatan
Pasien mengatakan sebelum datang ke RSUD soreang
sudah berobat ke Dokter umum dan di beri obat berupa
Salep namun pasien lupa nama obat tersebut selama 3
hari, namun keluhan tersebut tidak membaik.
Anamnesis Tambahan
Pasien menyangkal adanya riwayat penyakit DM,
Hipertensi, dan Gastritis.
Riwayat batuk dan pilek tidak ada.
Riwayat asma tidak ada
Riwayat sesak tidak ada
Riwayat gangguan psikis tidak ada
Riwayat sering merasa cemas tidak ada
Status Generalis
Keadaan Umum : Tampak Sakit Ringan
Kesadaran : Compos Mentis
TD : 120/80
N : 88x/mnt
R : 20x/mnt
T : 36,8 C

Status Gizi : BB : 65kg

TB : 160cm
BMI : 25.4 (kesan gizi lebih)
Status Generalis
Kepala : normocephal, CA (-), SI (-), THT dbn.
Gigi : Carries molar 2
Leher : KGB ttm, JVP tidak meningkat.
Thorax : B/G simetris, retraksi (-).
C/ BJ I-II reguler, murmur (-).
P/ VBS ki=ka, ronkhi (-).
Abd : datar, lembut, BU (+) normal,
H/L ttm.
Ext : akral hangat, CRT<2,
edema tungkai (-).

Status dermatologikus
Distribusi : Regioner
Ad Regio : Cruris dex-sin dan Dorsum
Pedis dex-sin
Lesi : multipel, diskret, Numular
bentuk tidak teratur ukuran
3x2x0.1cm & 4x3x0.1cm,
berbatas tegas dan kering
Efloresensi : makula eritema, krusta, skuama.


Ad Regio cruris dan dorsum
pedis dextra
Ad Regio cruris dan dorsum
pedis sinistra
Diagnosis
Diagnosis Banding :
Dermatitis Numularis
Dermatitis Kontak
Neurodermatitis

Usulan Pemeriksaan :
-

Diagnosis Kerja :
Dermatitis Numularis





Penatalaksanaan
Non-Medikamentosa :
- Merawat kesehatan gigi
- Menghindari stres psikis
- Istirahat yang cukup

Medikamentosa
Topikal :
Triamnisolon asetonid 0.1% dioleskan tipis-tipis 2x1
Sistemik :
Cetirizine tablet 10 mg 2x1 tablet (bila gatal)

Konsul dokter Gigi
Prognosis
Quo ad Vitam : ad bonam
Quo ad Functionam : ad bonam
Quo ad Sanationam : dubia ad bonam