Anda di halaman 1dari 12

MAKALAH JUAL BELI DALAM ISLAM

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Atas dasar pemenuhan kebutuhan sehari hari, maka terjadilah suatu kegiatan
yang di namakan jual beli !ual beli menurut bahasa artinya menukar sesuatu dengan
sesuatu, sedang menurut syara" artinya menukar harta dengan harta menurut #ara$#ara
tertentu %&a'ad( )edangkan riba yaitu memiliki sejarah yang sangat panjang dan
prakteknya sudah dimulai semenjak banga *ahudi sampai masa !ahiliyah sebelum
Islam dan a+al$a+al masa ke$Islaman Padahal semua agama )ama+i mengharamkan
riba karena tidak ada kemaslahatan sedikitpun dalam kehidupan bermasyarakat Allah
),- ber.irman/

"#

& '

'


-
. (

/
0

!
2
-


-
#

"

Maka disebabkan kezaliman orang-orang Yahudi, Kami haramkan atas mereka


(memakan makanan) yang baik-baik (yang dahulunya) dihalalkan bagi mereka, dan
karena mereka banyak menghalangi (manusia) dari jalan Allah, dan disebabkan
mereka memakan riba, padahal sesungguhnya mereka telah dilarang daripadanya,
dan karena mereka memakan harta orang dengan jalan yang batil. Kami telah
menyediakan untuk orang-orang yang kafir di antara mereka itu siksa yang pedih.
(! an-"isaa# $%&-$%$)
6

8 )

9 4

"

:#

'<"

>

'

'<"

'

"

"#

/
0

0 .

>

'

B C

'rang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti
berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan
mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat),
sesungguhnya jual-beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan
jual-beli dan mengharamkan riba. (!. Al-(a)arah * +,-)
B. Rumus Masalah
a Pengertian jual beli dan riba
b Landasan hukum jual beli dan riba
# Hukum jual beli dan riba
d 0a#am$ma#am jual beli dan riba
BAB II
!UAL BELI DAN 1IBA
1. JUAL BELI
A. Pengertian Jual Beli
!ual beli menurut bahasa artinya menukar sesuatu dengan sesuatu, sedang
menurut syara" artinya menukar harta dengan harta menurut #ara$#ara tertentu %&a'ad(
234
!ual beli se#ara lugha+i adalah saling menukar !ual beli dalam bahasa Arab
dikenal dengan istilah al$bay" )e#ara termin5l5gy jual beli adalah suatu transaksi
yang dilakukan 5leh pihak penjual dengan pihak pembeli terhadap sesuatu barang
dengan harga yang disepakatinya 0enurut syari"at islam jual beli adalah pertukaran
harta atas dasar saling merelakan atau memindahkan hak milik dengan ganti yang
dapat dibenarkan
!ual$beli atau bay"u adalah suatu kegiatan tukar$menukar barang dengan
barang yang lain dengan #ara tertentu baik dilakukan dengan menggunakan akad
maupun tidak menggunakan akad264 Intinya, antara penjual dan pembeli telah
mengetahui masing$masing bah+a transaksi jual$beli telah berlangsung dengan
sempurna
B. Landasan Hukum Jual Beli
Landasan )yara"/ !ual beli di syariatkan berdasarkan Al$7ur"an, )unnah, dan
Ijma" *akni/284
a Berdasarkan Al$7ur"an diantaranya/
9
: ;
< =
>
?@A
>
B
@
< C
>
D: E
>
F
>
C
>
D: E
>
F
>
G
:
E
>
H
>
F
>
Artinya/ I Allah menghalalkan jual beli dan mengharamkan ribaJ %Al$
Ba'arah / 6KL(
MF
>
<NO
;
P@ O
;
Q
>
RS
>
T
>
U
V
B< W
;
X
;
B
>
<N
>
Y
@
H
>
Z[\B
:
< G
>
]
>
^
>
9
: ;
< W
@
X
;
B
>
RY
_
R?
>
`\
Artinya/ I dan janganlah kamu berikan hartamu itu kepada 5rang yang b5d5h dan
harta itu dijadikan Allah untukmu sebagai p5k5k penghidupanJ %An$Nisa/L(
<Na
;
Y
>
b M <Nc
;
d
;
e
@
O> W
@
X
;
B
>
<N
>
Y
@
H
>
W
@
X
;
a>?@f
>
G
\
g\ RA
>
B
@
Rf
\
Mh
\
i@ H
>
i> NX
;
O> j
_
k
>
Rl
>
O\ m@ n
>
o
p
<D
>
O> W
@
X
;
a
@
Y\ MF
>
<Nc
;
[
;
q
@
O>
Rr
>
RS
>
rVH
>
m> rs\B
:
<
W
@
X
;
U
>
T
;
t
@
H
>
h i: h
\
i> Rd
>
W
@
X
;
f
\
Ru
_
?E\ k
>
Artinya/
I.ai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan harta sesamamu dengan
jalan yang batil, ke/uali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama
suka diantara kamu. 0an janganlah kamu membunuh dirimu, sesungguhnya Allah
adalah Maha 1enyayang kepadamu2. (An-"isa* +3).
b Berdasarkan )unnah
1asulullah )a+ Bersabda/
4dari 5ifa#ah bin 5afi# ra.* bah6asannya "abi !a6. 0itanya* pen/arian apakah
yang paling baik7 (eliau menja6ab* 48alah orang yang bekerja dengan tangannya
dan tiap-tiap jual beli yang bersih2. (..5 Al-(azzar dan disahkan .akim).
1asulullah )a+, bersabda/
4sesungguhnya jual beli itu hanya sah jika suka sama suka (saling meridhoi)
(.5. 8bnu .ibban dan 8bnu Majah).
# Bardasarkan Ijma"
Ulama telah sepakat bah+a jual$beli diperb5lehkan dengan alasan bah+a manusia
tidak akan mampu men#ukupi kebutuhan dirinya, tanpa bantuan 5rang lain Namun
demikian, bantuan atau harta milik 5rang lain yang dibutuhkannya itu, harus diganti
dengan barang lainnya yang sesuai
. Rukun dan Pelaksanaan Jual Beli
Dalam menetapkan rukun jual$beli, diantara para ulama terjadi perbedaan
pendapat 0enurut Ulama Hana.iyah, rukun jual$beli adalah ijab dan 'abul yang
menunjukkanpertukaran barang se#ara rida, baik dengan u#apan maupun perbuatan
Adapun rukun jual$beli menurut !umhur Ulama ada empat, yaitu/2v4
a Bai" %penjual(
b 0ustari %pembeli(
# )highat %ijab dan 'abul(
d 0a"'ud &alaih %benda atau barang(
D. S!arat Jual"#eli
-ransaksi jual$beli baru dinyatakan terjadi apabila terpenuhi tiga syarat jual$beli,
yaitu2L4/
a Adanya dua pihak yang melakukan transaksi jual$beli
b Adanya sesuatu atau barang yang dipindahtangankan dari penjual kepada pembeli
# Adanya kalimat yang menyatakan terjadinya transaksi jual$beli %sighat ijab 'abul(
)yarat yang harus dipenuhi 5leh penjual dan pembeli adalah/
a Agar tidak terjai penipuan, maka keduanya harus berakal sehat dan dapat
membedakan %memilih(
b Dengan kehendaknya sendiri, keduanya saling merelakan, bukan karena terpaksa
# De+asa atau baligh
)yarat benda dan uang yang diperjual belikan sebagai berikut/
a Bersih atau su#i barangnya
-idak syah menjual barang yang najis seperti anjing, babi, kh5mar dan lain$lain yang
najis
b Ada man.aatnya/ jual beli yang ada man.aatnya sah, sedangkan yang tidak ada
man.aatnya tidak sah, seperti jual beli lalat, nyamuk, dan sebagainya
# Dapat dikuasai/ tidak sah menjual barang yang sedang lari, misalnya jual beli kuda
yang sedang lari yang belum diketahui kapan dapat ditangkap lagi, atau barang yang
sudah hilang atau barang yang sulit mendapatkannya
d 0ilik sendiri/ tidak sah menjual barang 5rang lain dengan tidak seiwinnya, atau
barang yang hanya baru akan dimilikinya atau baru akan menjadi miliknya
e 0estilah diketahui kadar barang atau benda dan harga itu, begitu juga jenis dan
si.atnya !ual beli benda yang disebutkan si.atnya saja dalam janji %tanggungan(,
maka hukumnya b5leh
E. Hukum Jual Beli
)e#ara asalnya, jua$beli itu merupakan hal yang hukumnya mubah atau
dib5lehkan )ebagaimana ungkapan Al$Imam Asy$)ya.ixi rahimahullah / dasarnya
hukum jual$beli itu seluruhnya adalah mubah, yaitu apabila dengan keridhaan dari
kedua$belah pihak ye#uali apabila jual$beli itu dilarang 5leh 1asulullah )A, Atau
yang maknanya termasuk yang dilarang beliau )A,2z4
$. Ma%am & ma%am Jual Beli
0erut para jumhur ulama jual beli dapat ditinjau dari beberapa segi, di lihat
dari segi hukumnya, jual beli ada dua ma#am yaitu /
3( !ual beli yang sah,adalah jual beli yang telah memenuhi ketentuan syara", baik rukun
maupun syaratnya, syarat jual beli antara lain /
3 Barangnya su#i
6 Berman.aat
8 0ilik penjual %dikuasainya (
v Bisa di serahkan
L Di ketahui keadaannya
6( !ual beli yang batal, adalah jual beli yang tidak memenuhi salah satu syarat dan rukun
sehingga jual beli menjadi rusak %.asid( Dengan kata lain, menurut jumhur ulama,
rusak dan batal memiliki arti yang sama Adapun ulama hana.iyah membagi hukum
dan si.at jual beli menjadi sah, batal, dan rusak
8( !ual beli yang di larang dalam islam
!ual beli yang dilarang dalam islam sangatlah banyak menurut jumhur ulama
Berkenaan dengan jual beli yang di larang dalam islam, ,ahbah Al$!uhalili
meringkasnya sebagai berikut /
3 -erlarang )ebab Ahliah %Ahli Akad (
Ulama telah sepakat bah+a jual beli dikateg5rikan sahih apabila dilakukan 5leh
5rang yang baligh, berakal, dan dapat memilih, dan mampu ber$tasharru. se#ara bebas
dan baik 0ereka yang di pandang tidak sah jual belinya adalah berikut ini /
a !ual beli 5rang gila
Ulama .i'ih sepakat bah+a jual beli 5rang gila tidak sah Begitu pula sejenisnya,
seperti 5rang mabuk, sakal5r, dan lain$lain
b !ual beli anak ke#il
0enurut ulama .i'ih jual beli anak ke#il di pandang tidak sah, ke#uali dalam perkara
perkara yang ringan atau sepele 0enurut ulama )ya.i"iyah, jual beli anak mimayyiw
yang belum baligh, tidak sah sebab tidak ada ahliyah
Adapun menurut ulama 0alikiyyah, Hana.iyyah, dan Hanabilah, jual beli
anak$anak ke#il dianggap sah jika diiwinkan +alinya 0ereka antara lain beralasan,
salah satu #ara untuk melatih kede+asaan adalah dengan #ara memberikan
keleluasaan untuk jual beli, juga pengamalan atas .irman Allah, yang artinya/
4dan ujilah anak yatim itu sampai mereka /ukup umur untuk ka6in.
Kemudian jika menurut pendapat mereka telah /erdas (pandai memelihara harta),
maka serahkanlah kepada mereka hartanya.2 %7) An$Nisa" /z(
# !ual beli 5rang buta
!ual beli 5rang buta di kateg5rikan sahih munurut jumhur ulama jika barang yang
dibelinya diberi si.at % diterangkan si.at$si.atnya ( 0enurut )a.i"iyah, jual beli 5rang
buta tidak sah sebab ia tidak dapat membedakan barang yang jelek dan yang baik
d !ual beli terpaksa
0enurut ulama )a.i"iyah dan Hanabilah, jual beli ini tidak sah , sebab tidak ada
keridaan ketika akad
e !ual beli .udhul
Adalah jual beli milik 5rang tanpa seiwinnya 0unurut Hana.iyah dan 0alikiyah, jual
beli di tangguhkan sampai ada iwin pemilik 0enurut )a.i"iyah dan Hanabilah, jual
beli .udhul tidak sah
. !ual beli 5rang yang terhalang
0aksudnya adalah terhalang karena keb5d5han, bangkrut ataupun sakit
6 -erlarang )ebab 0a"'ud Alaih % barang jualan (
)e#ara umum, ma"'ud alaih adalah harta yang di jadikan alat pertukaran 5lah
5rang yang akad, yang biasa di sebut mabi" %barang jualan( dan harga
a !ual$beli benda yang tidak ada atau di kha+atirkan tidak ada
b !ual$beli barang yang tidak dapat di serahkan
# !ual$beli gharar ataui di sebut juga dengan jual beli yang tidak jelas %majhul)
d !ual$beli barang yang najis dan yang terkena najis
e !ual$beli barang yang tidak ada ditempat akad %ghaib(, tidak dapat dilihat
8 -erlarang sebab syara"
a !ual$beli riba
b !ual$beli barang yang najis
Barang yang diperjual belikan harus su#i dan berman.aat untuk manusia -idak b5leh
%haram( berjual beli barang yang najis atau tidak berman.aat seperti/ arak, bangkai,
babi, anjing, berhala, dan lain$lain
Nabi sa+ Bersabda {
%iR|?}B< ~<Fk( C
\
Ra>@
>
<F
>
D
\
r@
\
a
@
\ B
@
<F
>
\ [>?@u
>
B
@
<F
>
D
\
u@ > B<
@
=
>
?@f> CD: E
>
BR]O 9
>
< i <\ 4 K 2
Artinya / I Nabi bersabda / Allah ta"ala melarang jual beli arak, bangkai, babi, anjing,
dan berhalaJ%bukhari dan muslim(
# !ual$beli dengan uang dari barang yang diharamkan
d !ual$beli barang dari hasil pen#egatan barang
e !ual$beli +aktu ibadah sh5lat jum"at, berdasarkan 7) Al !umu"ah ayat , yaitu/
Artinya *
.ai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat 9um:at, Maka
bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli;$<,-=. yang
demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.
. !ual$beli anggur untuk dijadikan khamar
g !ual$beli induk tanpa anaknya yang masih ke#il
h !ual$beli barang yang sedang dibeli 5leh 5rang lain
i !ual$beli memakai syarat
'. RIBA
A. Pengertian Ri#a
0enurut etim5l5gi, riba berarti 4 Azziyadah2(tambahan(, seperti arti kata riba
pada surah Al$haj ayat L, yang artinya / I kemudian yami turunkan air diatasnya,
hiduplah bumi itu dan suburlah
1iba se#ara bahasa adalah sesuatu yang bertambah dari p5k5knya, sedangkan
menurut syara" adalah akad yang terjadi dengan penukaran tertentu baik bentuk
barang sejenis maupun uang yang berlebih ketika pengembaliannya sesuai dengan
jatuh temp5nya 241iba menurut bahasa artinya lebih atau bertambah Dan dimaksud
disini menurut syara"/ Iakad yang terjadi dalam penukaran barang$barang yang
tertentu, tidak diketahui sama atau tidaknya menurut aturan syara", atau terlambat
menerimanya
B. Landasan hukum
3 Berdasar kan Al$7ur"an
a )ebagaimana yang terdapat dalam surah Ali Imran ayat 8, yang artinya/
4.ai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat
ganda dan bertak6alah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat keberuntungan2.
>irman Allah *
G
:
E
>
H
>
F
>
9
: ;
< =
>
?@A>B
@
< C
>
D: E
>
F
>
C
>
D: E
>
F
>
Artinya/ I padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan ribaJ %Al$
Ba'arah /6KL(
b Dan dalam surah Al$ Ba'arah/ 6K$6K yang artinya/
4.ai orang-orang yang beriman, berta)6alah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba
(yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman. Maka jika kamu tidak
mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah bah6a Allah dan 5asul-"ya
akan memerangimu. 0an jika kamu bertobat (dari pengambilan riba), maka bagimu
pokok hartamu, kamu tidak menganiaya dan tidak pula dianiaya2.
6 Hadist
)abda Nabi )A, *ang artinya/ dari !abir, 45asulullah !a6. ?elah melaknat atau
mengutuk orang yang makan riba, 6akilnya, penulisnya, dan dua saksinya2.
(5i6ayat Muslim).
. Hukum Ri#a
1iba hukumnya haram, berdasarkan .irman Allah dan sabda Nabi )a+ yang telah
disebutkan diatasBeberapa pendapat lain mengenai hukum riba, antara lain yaitu {24
3 1iba adalah bagian dari K d5sa besar yang telah ditetapkan 5leh 1asulullah )A,
)ebagaimana hadits berikut ini /
/
>
R`
>
9
:
\ <
>
N; k
>
Rr> m: ; RY
>
F
>
/ <NB
;
R`
>
\ Rq
>
f
\
Nu; B
@
< =
>
A@U: B< <NA;a\[>^@ < /
>
R`
>
WcF ?cn 9< c Z

A
\
a
:
B< m@ n> j> D
>
r@D
>
; Zf
\
H
>
m@ n>

;
s
@
`
>
F
>
\ E@
:
B< C
>
N
@
r> ZB

N
>
[
:
B<F
>
W
\
?[\?>B
@
<
\
RY
>
G
;
d
@
H
>
F
>
Rf>D B< G
;
d
@
H
>
F
>

>
B
@
Rf
\
M
:
h 9
: ;
< C
>
D: E
>
Z[\B
:
<
\
T
@
a
:
B< G
;
[
@
`
>
F
>
D; @ U B<F
>
9
:
\ R
>
f
\

;
D@ }

B<
\ ?@c
>
n>

T>[
:
Y; \ Ra>Y\ P@ u; B
@
< \ \R|> B
@
< \ Ra>
>
@ u; B
@
<
0ari Abi .urairah ra berkata bah6a 5asulullah !A@ bersabda,A9auhilah oleh kalian
tujuh hal yang men/elakakanA. 1ara shahabat bertanya,AApa saja ya 5asulallah7A.
A!yirik kepada Allah, sihir, membunuh nya6a yang diharamkan Allah ke/uali dengan
hak, makan riba, makan harta anak yatim, lari dari peperangan dan menuduh zina.
(.5. Muttafa) alaihi).
6 -idak ada d5sa yang lebih sadis diperingatkan Allah ),- di dalam Al$7uran, ke#uali
d5sa memakan harta riba Bahkan sampai Allah ),- mengumumkan perang kepada
pelakunyaHal ini menunjukkan bah+a d5sa riba itu sangat besar dan berat
\ B\N; k
>
F
>
9
:
\ < m> Y\
p
D@
>
f
\
<Nt
;

>
e
@

>
<Nc
;
]
>
T
@
O> W
@
B
>
i@
\

>
m> ?a\Y\ P@ Y; W
@
[
;
a
@
d
;
i@ h Rf>D B< m@ Y\ Z
>
q\f> RY
>
<Fk;
>
F
>
9
:
< <Nq
;
O
:
< <Na
;
Y
>
b m> rs\B
:
< RS: rH
>
Rr>
i> Nu; c
>

@
O
;
M
>
F
>
i> Nu; c\
@
O> M
>
W
@
X
;
B\<N
>
Y@ H
>
; FQ
;
k; W
@
X
;
c
>

>
W
@
[
;
A@O
;
i@ h
\
F
>
.ai orang-orang yang beriman, bertak6alah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba
jika kamu orang-orang yang beriman.Maka jika kamu tidak mengerjakan , maka
ketahuilah, bah6a Allah dan 5asul-"ya akan memerangimu. 0an jika kamu
bertaubat , maka bagimu pokok hartamuB kamu tidak menganiaya dan tidak dianiaya.
(!. Al-(a)arah * +,C-+,3)
8 As$)arakhsy berkata bah+a se5rang yang makan riba akan mendapatkan lima d5sa
atau hukuman sekaligus *aitu At$-akhabbut, Al$0ah'u, Al$Harbu, Al$yu.ru dan Al$
yhuludu .in$Naar
At$-akhabbut / yesurupan seperti kesurupannya syetan
Al$0ah'u / Dimusnahkan 5leh Allah keberkahan hartanya
Al$Harbu / Diperangi 5leh Allah ),-
Al$yu.ru / dianggap ku.ur dari perintah Allah ),- Dan dianggap keluar dari agama
Islam apabila menghalalkannya-api bila hanya memakannya tanpa mengatakan
bah+a riba itu halal, dia berd5sa besar
Al$yhuludu .in$Naar / yaitu kekal di dalam neraka, sekali masuk tidak akan pernah
keluar lagi dari dalamnya Nauwu bila
D. Ma%am" ma%am Ri#a
Al$Hana.i mengatakan bah+a riba itu terbagi menjadi dua, yaitu riba Al$adhl
dan riba An$Nasax)edangkan Imam As$)ya.ixi membaginya menjadi tiga, yaitu riba
Al$adhl, riba An$Nasax dan riba Al$*addDan Al$0uta+ally menambahkan jenis
keempat, yaitu riba Al7ardh )emua jenis riba ini diharamkan se#ara ijmax
berdasarkan nash Al 7urxan dan hadits Nabi %Aw a+'ir Ala I'liraa. al yabaair 5l 6
him 6L(234
)e#ara garis besar bisa dikel5mp5kkan menjadi dua besar, yaitu riba hutang$
piutang dan riba jual$beliyel5mp5k pertama terbagi lagi menjadi riba 'ardh dan riba
jahiliyah)edangkan kel5mp5k kedua, riba jual$beli, terbagi menjadi riba .adhl dan
riba nasi"ah
3 1iba 7ardh
)uatu man.aat atau tingkat kelebihan tertentu yang disyaratkan terhadap yang
berhutang %mu'taridh(
6 1iba *ad
!ual beli dengan mengakhirkan penyerahan yakni ber#erai beraiantara dua 5rang yang
akad sebelum timbang serah terima
8 1iba adhl
1iba .adhl adalah riba yang terjadi dalam masalah barter atau tukar menukar benda
Namun bukan dua jenis benda yang berbeda, melainkan satu jenis barang namun
dengan kadar atau takaran yang berbeda Dan jenis barang yang dipertukarkan itu
termasuk hanya tertentu saja, tidak semua jenis barangBarang jenis tertentu itu
kemudian sering disebut dengan barang riba+i
Harta yang dapat mengandung riba sebagaimana disebutkan dalam hadits
naba+i, hanya terbatas pada emas, perak, gandung, terigu, kurma dan garam saja
Dari Ubadah bin )hamait berkata bah+a 1asulullah )A, bersabda/J Emas
dengan emas, perak dengan perak, gandum dengan gandum, terigu dengan terigu,
k5rma dengan k5rma, garam dengan garam harus sama beratnya dan tunai !ika
jenisnya berbeda maka juallah sekehendakmu tetapi harus tunai %H1 0uslim(
Di luar keenam jenis barang itu tentu b5leh terjadi penukaran barang sejenis
dengan kadar dan kualitas yang berbeda Apalagi bila barang itu berlainan
jenisnya-entu lebih b5leh lagi
Emas / Barter emas dengan emas hukumnya haram, bila kadar dan ukurannya
berbeda 0isalnya, emas 3 gram 6v karat tidak b5leh ditukar langsung dengan emas
6 gram 68 karat ye#uali setelah dik5nersikan terlebih dahulu masing$masing
benda itu
Perak / Barter perak dengan perak hukumnya haram, bila kadar dan ukurannya
berbeda 0isalnya, perak 3 gram dengan kadar yang tinggi tidak b5leh ditukar
langsung dengan perak6 yang kadarnya lebih rendah ye#uali setelah dik5nersikan
terlebih dahulu masing$masing benda itu
andum / Barter gandum dengan gandum hukumnya haram, bila kadar dan
ukurannya berbeda 0isalnya, 3 yg gandum kualitas n5m5r satu tidak b5leh
ditukar langsung dengan 3L kg gandum kuliatas n5m5r dua ye#uali setelah
dik5nersikan terlebih dahulu masing$masing benda itu
-erigu / Demikian juga barter terigu dengan teriguhukumnya haram, bila kadar dan
ukurannya berbeda 0isalnya, 3 yg terigu kualitas n5m5r satu tidak b5leh ditukar
langsung dengan 3L kg terigu kuliatas n5m5r duaye#uali setelah dik5nersikan
terlebih dahulu masing$masing benda itu
yurma / Barter kurma dengan kurma hukumnya haram, bila kadar dan ukurannya
berbeda 0isalnya, 3 yg kurma aj+a %kurma nabi( tidak b5leh ditukar langsung
dengan 3 kg kurma 0esir ye#uali setelah dik5nersikan terlebih dahulu masing$
masing benda itu
v 1iba Nasi"ah
1iba Nasi"ah disebut juga riba !ahiliyah Nasixah bersal dari kata nasax yang
artinya penangguhan )ebab riba ini terjadi karena adanya penangguhan
pembayaranInilah riba yang umumnya kita kenal di masa sekarang ini Dimana
sese5rang memberi hutang berupa uang kepada pihak lain, dengan ketentuan bah+a
hutang uang itu harus diganti bukan hanya p5k5knya, tetapi juga dengan tambahan
pr5sentase bunganya 1iba dalam nasixah mun#ul karena adanya perbedaan,
perubahan, atau tambahan antara yang diserahkan saat ini dengan yang diserahkan
kemudian
5nt5h / Ahmad ingin membangun rumah Untuk itu dia pinjam uang kepada
bank sebesar 3vv juta dengan bunga 38 pertahun)istem peminjaman seperti ini,
yaitu harus dengan syarat harus dikembalikan plus bunganya, maka transaksi ini
adalah transaksi riba+i yang diharamkan dalam syariat Islam
BAB III
)I0PULAN
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bah+a /
!ual beli se#ara lugha+i adalah saling menukar !ual beli dalam bahasa Arab
dikenal dengan istilah al$bay" )e#ara termin5l5gy jual beli adalah suatu transaksi
yang dilakukan 5leh pihak penjual dengan pihak pembeli terhadap sesuatu barang
dengan harga yang disepakatinya 0enurut syari"at islam jual beli adalah pertukaran
harta atas dasar saling merelakan atau memindahkan hak milik dengan ganti yang
dapat dibenarkan
Adapun rukun jual$beli menurut !umhur Ulama ada empat, yaitu/
e Bai" %penjual(
. 0ustari %pembeli(
g )highat %ijab dan 'abul(
h 0a"'ud &alaih %benda atau barang(
1iba se#ara bahasa adalah sesuatu yang bertambah dari p5k5knya, sedangkan
menurut syara" adalah akad yang terjadi dengan penukaran tertentu baik bentuk
barang sejenis maupun uang yang berlebih ketika pengembaliannya sesuai dengan
jatuh temp5nya
1iba terbagi kepada v bagian /
3 1iba .adhli
6 1iba 'adi
8 1iba yad
v 1iba nasa"
Da(tar Pustaka
1asyid )ulaiman, 63, >i)ih 8slam,)inar Baru Algensind5, Bandung
*unus 0ahmud, Naimi Nadlrah, 633, >i)ih Muamalah, 1atu !aya, 0edan
)ya.e"i 1a#hmat, 6z, >i)ih Muamalah untuk D8", !?A8", 1?A8!, 0an Dmum,
Pustaka )etia, Bandung
Imran Ali, 633, >ikih, ?aharah, 8badah, Muamalah, 0edia Perintis, Bandung
05h, 1i.a"i, 3K, 8lmu >i)ih 8slam Eengkap, -5ha Putra, )emarang
05h 1i.a"i, dkk, 3K, ?erjemah Khulashah Kifayatul Akhyar, -5ha Putra
)emarang
DEF 05h 1i.a"i,8lmu >i)ih 8slam Eengkap,-5ha Putra,)emarang/3K, hal v6
DGF Ali Imran,>ikih ?aharah, 8badah Muamalah, ipta Pustaka 0edia Perintis,
Bandung/633
DHF 1ahmat )ya.e"i,>i)ih Muamalah untuk D8",!?A8", 1?A"8!, dan Dmum, Pustaka
)etia, Bandung/6z, hal/ Kv$KL
DIF Ibid, hal/ Kz)
DJF 0ahmud *unus, dan Nadlrah Naimi,>i)ih Muamalah, P 1atu !aya, 0edan/
633, hal 3v$3L
DKFLihat al-Fqihul Islami wa Adillatuhu oleh Dr. Wahbah Az-zuhaili jilid 4 halaman 364
DLF05h 1i.a"i,dkk, ?erjamah khulasah kifayatul akhyar, #-5ha putra ,)emarang,
3K, hal 3v
DMF Ali Imran, 5p#it hal 3z6
DNF )ulaiman 1asjid, >i)ih 8slam, )inar Baru Algensind5, Bandung, 63, hal 66
DEOF 05h 1i.a"i, dkk p#it, hal 6z6