Anda di halaman 1dari 9

RANGKAIAN DIGITAL

LAPORAN PRAKTIKKUM
RANGKAIAN COUNTER SINKRON
Percobaan ke 3
Tanggal Percobaan : 24 April 2014



Oleh :
Abdurrochman (131331001)
Adinda Aulia Larasati (131331003)
1A1 TEKNIK TELEKOMUNIKASI


PROGRAM STUDI TEKNK TELEKOMUNIKASI
JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
POLITEKNIK NEGERI BANDUNG
2014
I. Tujuan
1. Mampu memahami prinsip kerja counter sinkron.
2. Mampu merancang counter sinkron dengan IC JK-Flipflop.

II. Alat dan Komponen
o Power supply DC 5V ---1 buah
o Papan percobaan dan jumper ---seperlunya
o Potensiometer 5 k ---1 buah
o Kapasitor 470 F 6V ---1 buah
o IC 7413 ---1 buah
o IC 7473 ---2 buah
o LED ---5 buah
o Resistor 330 ---5 buah

III. Landasan Teori
Counter merupakan rangkaian logika pengurut, karena counter membutuhkan karakteristik
memori, dan pewaktu memegang peranan yang penting. Counter digital mempunyai
karakteristik penting yaitu sebagai berikut :
1. Jumlah hitungan maksimum (modulus N-counter)
2. Menghitung ke-atas atau ke-bawah (up atau down - counter)
3. Operasi asinkron atau sinkron
4. Bergerak bebas atau berhenti sendiri
Sebagaimana dengan rangkaian sekuensial yang lain, untuk menyusun counter digunakan flip-
flop. Counter dapat digunakan untuk menghitung banyaknya clock-pulsa dalam waktu yang
tersedia (pengukuran frekuensi), Counter dapat juga digunakan untuk membagi frekuensi dan
menyimpan data.
Counter Sinkron
Counter merupakan aplikasi dari Flip-flop yang mempunyai fungsi menghitung. Proses
penghitungan yang dilakukan Counter secara sekuensial, baik menghitung naik (Up Counting)
maupun turun (Down Counting).
Berdasarkan pemberian trigger di masing-masing flip-flop penyusun rangkaian Counter,
dikenal 2 macam Counter : Counter Sinkron (Synchronous Counter) dan Counter Asinkron
(Asynchronous Counter).
Pada Counter Sinkron, sumber clock diberikan pada masing-masing input Clock dari Flip-flop
penyusunnya, sehingga apabila ada perubahan pulsa dari sumber, maka perubahan tersebut
akan men-trigger seluruh Flip-flop secara bersama-sama.

Contoh Up Counter Sinkron 3 bit
Up dan Down Counter
Sebuah Counter disebut sebagai Up Counter jika dapat menghitung secara berurutan mulai dari
bilangan terkecil sampai bilangan terbesar. Contoh : 0-1-2-3-4-5-6-7-0-1-2-
Sedangkan Down Counter adalah Counter yang dapat menghitung secara berurutan dari
bilangan terbesar ke bilangan terkecil. Contoh : 7-6-5-4-3-2-1-0-7-6-...










IV. Langkah Percobaan
o Buatlah clock dengan menggunakan Multivibrator Astable dengan IC 7413.



o Buatlah counter sinkron menggunakan IC JK-FF dengan hitungan 0-3-6-0-3-6-...
1. Buatlah persamaannya dengan karnaugh map atau yang lain.
2. Gambarkan skema rangkaiannya.
3. Realisasikan rangkaian tersebut pada protoboard.
4. Catat hasil percobaan ke jurnal dan sertakan time diagram hasil pengamatan.
o Buatlah counter sinkron menggunakan IC JK-FF dengan hitungan 1-4-7-1-4-7-...
1. Lakukan langkah yang sama dengan counter sinkron (0-3-6).



V. Hasil Percobaan

Tabel eksitasi JK-FF
QA QB J K
0 0 0 D
0 1 1 D
1 0 d 1
1 1 d 0

Ket : d = dont care



o Counter sinkron (0-3-6)
Tabel Kebenaran :
QA QB QC JA KA JB KB JC KC
0 0 0 0 d 1 d 1 d
0 0 1 d d d d d d
0 1 0 d d d d d d
0 1 1 1 d d 0 d 1
1 0 0 d d d d d d
1 0 1 d d d d d d
1 1 0 d 1 d 1 0 d
1 1 1 d d d d d d

Persamaan yang didapatkan : JA=QB, KA=1, JB=1, KB=QA, JC=QA, KC=1
Skema rangkaian :









Tabel hasil percobaan :
CLK Output Binary Output Decimal

000 0
011 3
110 6
000 0
011 3
... ...

Time diagram :








o Counter sinkron (1-4-7)
Tabel kebenaran :
QA QB QC JA KA JB KB JC KC
0 0 0 d d d d d d
0 0 1 1 d 0 d d 1
0 1 0 d d d d d d
0 1 1 d d d d d d
1 0 0 d 0 1 d 1 d
1 0 1 d d d d d d
1 1 0 d d d d d d
1 1 1 d 1 d 1 d 0

Persamaan yang didapatkan : JA=1, KA= QB, JB= QA, KB=1, JC=1, KC= QA
Skema rangkaian :








Tabel hasil percobaan :
CLK Output Binary Output Decimal

001 1
100 4
111 7
001 1
100 4
... ...

Time diagram :



VI. Analisis Data
o Pada counter sinkron (0-3-6)
Sesuai dengan IC yang dipakai rangkaian akan bekerja pada clock negative edge trigger.
Dari persamaan yang didapatkan dan diimplementasikan ke rangkaian terbukti
perhitungan dengan urutan 0-3-6-0-3-6-0-...
o Pada counter sinkron (1-4-7)
Sesuai dengan IC yang dipakai rangkaian akan bekerja pada clock negative edge trigger.
Dari persamaan yang didapatkan dan diimplementasikan ke rangkaian terbukti
perhitungan dengan urutan 1-4-7-1-4-7-1-...
VII. Simpulan
Pada rangkaian counter sinkron masing-masing IC akan bekerja secara bersamaan karena
clock-nya saling terhubung menjadi satu titik, kemudian rangkaian akan bekerja pada kondisi
clock negative edge trigger. Melalui koneksi antar input dan output IC dihasilkan hitungan
yang diinginkan.