Anda di halaman 1dari 13

Nora Fitria Tu 17120060016 Anesthesi General pada Laparoskopi Appendiktomi

LAPORAN KASUS ANESTESI


I. IDENTITAS PASIEN
Nama : Ny. !
Tempat"Tan##al Lahir : $akarta% 16 $uli 1&60
A#ama : 'slam
(sia : )0 tahun
$enis *elamin : +erempuan
,tatus : !enikah
+eker-aan : '.u rumah tan##a
Alamat : /itra 0aya 1lok 2) No.13% Tan#eran#
Tan##al !asuk 0, : 1& 4kto.er 2010
II. EVALUASI PRE-ANESTESI
1. Anamnesis 5Autoanamnesis 1& 4kto.er 20106
*eluhan (tama
Nyeri perut kanan.
0i7ayat +enyakit ,ekaran#
+asien datan# ke A88ident 9 mer#en8y (nit ,iloam 2ospital Lippo
:illa#e pada tan##al 1& 4kto.er 2010% pukul 02.00 den#an keluhan nyeri
perut kanan. *eluhan sudah dirasakan se-ak pa#i hari 1 hari se.elumnya%
a7alnya nyeri dirasakan di uluhati% pasien -u#a muntah 2 kali% tidak ada
#an##uan .uan# air .esar dan ke8il.
0i7ayat +enyakit ;ahulu
+asien tidak pernah men#alami keluhan yan# sama se.elumnya. +asien
memiliki ri7ayat #astritis% hipertensi terkontrol 5konsumsi Nor<as8
=
>amlodipine .esylate 51?)m#66. 0i7ayat dia.etes dan asma di.antah.
0i7ayat +enyakit *eluar#a
Terdapat ri7ayat hipertensi dan dia.etes. Tidak ditemukan adanya ri7ayat
asma.
0i7ayat Aler#i
>
0i7ayat *e.iasaan
+asien tidak merokok dan men#konsumsi alkohol.
0i7ayat 4perasi ,e.elumnya
1
Nora Fitria Tu 17120060016 Anesthesi General pada Laparoskopi Appendiktomi
ksisi FA! 5Fi.roadenoma !ammae6 @ A tahun yan# lalu.
0i7ayat Anestesi
Anestesi umum
,tatus ,osial
1aik
,tatus konomi
!enen#ah ke atas
2. Pemeriksaan Fisik
- *eadaan (mum : sakit sedan#
- *esadaran : 8ompos mentis
- ,kala nyeri : 7"10
- Tekanan ;arah : 1A0"30 mm2#
- Nadi : 7B?"menit
- 00 : 22?"menit
- ,uhu : B6%6
0
/
- Tin##i 1adan : 1)6 8m
- 1erat 1adan : 66 k#
- $alan napas% #i#i #eli#i dalam .atas normal.
3. Pemeriksaan Penunjan
/T>s8an 7hole a.domen 51& 4kto.er 20106: su##esti<e appendisitis akut
5appendiks mem.esar den#an dindin# a#ak mene.al dan tampak Cekalit di
dalamnya6
La.oratorium 51& 4kto.er 20106:
o 2. : 1)%1 #r"dl
o 2t : A)D
o E1/: 1&%)& "Fl
o +latelet: 267.000
o 1lood 0andom Glu8ose : 110 m#"dl
!. +, A,A 2
". Terapi +re>anestesi: puasa 6 -am pre>operatiC
'nCus 0L
III. INTRAOPERATIF #1$ Ok%&'er 2(1()
- Tindakan 4perasi : Laparoskopi appendiktomi
- Tindakan Anestesi : Anestesi umum
2
Nora Fitria Tu 17120060016 Anesthesi General pada Laparoskopi Appendiktomi
- +osisi : ,upine
- 4.at Anestesi : 1. !idaGolam: 0%1> 0%A m#"k#11 ': B m#
2. Fentanyl: 2>1)0 m8#"k#11 ': 100 m8#
B. +ropoCol: 1%)>2%) m#"k#11 ': 1)0 m#
A. 0o8uronium: 0% A)> 0%& m#"k#11 ': B0 m#

> 'ntu.asi : 1. Larin#oskop #rade: 1
2. Tu.e: oral 7%) 8uCC 5H6
B. 1enda Asin# ;alam ,aluran +ernapasan: #uedel
> :entilasi :
> /ir8uit
> '++:
> Gas Flo7 : 42 2 L+!
> T: : )00 ml
> 00 : 12 ?" menit
> ,a4
2
: 100D
> T/4
2
: BA mm2#
> :olatile a#ent : ;esClurane )D
> ': Line : tan#an kiri No.20G
> Artery Line : >
> *eseim.an#an /airan : 'nput: kristaloid: 1000 mL
1lood loss: 20 mL
> Tekanan ;arah : > +asien masuk den#an tekanan darah 160"3) mm2# 517.006
> ,etelah induksi% tekanan darah .erkisar 1A0"6) mm2# 517.106
hin##a operasi selesai 51&.006
> ;enyut $antun# : &0 kali"menit
> 00 : 12 kali"menit.
3
Nora Fitria Tu 17120060016 Anesthesi General pada Laparoskopi Appendiktomi
> 4.at 0e<erse : 1. Atropin
=
: 0%01> 0%02 m#"k#11 0%) m#
2. +rosti#min
=
5neosti#mine6 0%) m#
> 4.at Lain : 1. +elastin
=
5imipenem )00 m#% 8ilastatin )00 m#6
2. 0antin
=
5ranitidine6 )0 m#
B. Nasea
=
5ramosetron 2/l6 0%B m#
A. !etroCusin
=
5metronidaGole6 )00 m#
). ;ynastat
=
5pare8o?i.6 A0 m#
6. Torasi8
=
5ketorola8 tromethamine6 B0 m#
IV. POST OPERATIF
- +asien masuk ruan# pemulihan dan setelah itu di.a7a ke kamar 1ethsaida
- 4.ser<asi tanda> tanda <ital dalam .atas normal
,p4
2
: 100 D
*esadaran: 8ompos mentis
T;: 1A0"&0 mm2#
Nadi: 32?"min
- 0L )00 mL" 3 -am no. '''
- 1aIuinor
=
58iproClo?a8in 2/l6 )00 m# +4 no.J
- 4mepraGole 20 m# +4 no.J
- Torasi8
=
5ketorola8 tromethamine6 10 m# +4 no. J
- !akan dan minum -ika .isin# usus 5H6
- +asien menin##alkan rumah sakit pada tan##al 21 4kto.er 2010
4
Nora Fitria Tu 17120060016 Anesthesi General pada Laparoskopi Appendiktomi
TIN*AUAN PUSTAKA
APPENDISITIS AKUT
1
Appendisitis akut adalah peradan#an pada appendiks <ermiCormis yan# ter-adi se8ara
akut. Appendiks merupakan ta.un# pan-an#% sempit 5sekitar 6& 8m6% men#hasilkan lendir 1>
2 ml"hari. Lendir itu se8ara normal di8urahkan dalam lumen dan selan-utnya dialirkan ke
sekum. 1ila ada ham.atan dalam pen#aliran lendir terse.ut maka dapat mempermudah
tim.ulnya appenditis. 2in##a saat ini Cun#si appendiks .elum diketahui den#an pasti.
E%i&+&i
1
Appendisitis akut umumnya dise.a.kan oleh inCeksi .akteri. Namun terdapat .anyak
sekali Caktor pen8etus ter-adinya penyakit lainnya% di antaranya o.struksi yan# ter-adi pada
lumen appendiks. 4.struksi pada lumen appendiks .iasanya dise.a.kan karena adanya
tim.unan tin-a yan# keras 5Cekalit6% hiperplasia -arin#an limCoid% parasit% .enda asin# dalam
tu.uh% dan neoplasma. Kan# palin# serin# menye.a.kan o.struksi lumen appendiks adalah
Cekalit dan hiperplasia -arin#an limCoid.
Pa%&enesis
2
Appendisitis .iasanya dise.a.kan oleh penyum.atan lumen appendiks oleh
hyperplasia Colikel limCoid% Cekalit% .enda asin#% striktur karena Ci.rosis aki.at peradan#an
se.elumnya% atau neoplasma. 4.struksi terse.ut menye.a.kan mukus yan# diproduksi
5
Nora Fitria Tu 17120060016 Anesthesi General pada Laparoskopi Appendiktomi
men#alami .endun#an. !akin lama mukus terse.ut makin .anyak% namun elastisitas dindin#
appendiks memounya keter.atasan sehin##a menye.a.kan penin#katan tekanan intralumen.
Tekanan yan# menin#kat terse.ut akan men#ham.at aliran limCe yan# menye.a.kan edema%
diapedesis .akteri% dan ulserasi mukosa. +ada saat inilah ter-adi appendisitis akut Cokal yan#
ditandai den#an nyeri epi#astrium.
1ila sekresi mukus terus .erlan-ut% tekanan akan terus menin#kat. 2al terse.ut akan
menye.a.kan o.struksi <ena% edema .ertam.ah% dan .akteri akan menem.us dindin#.
+eradan#an yan# tim.ul meluas dan men#enai peritoneum setempat sehin##a menim.ulkan
nyeri di kuadran kanan .a7ah. *eadaan ini dise.ut den#an appendisitis supuratiC akut.
1ila kemudian aliran arteri ter#an##u% akan ter-adi inCark dindin# appendiks yan#
diikuti den#an #an#rene. ,tadium ini dise.ut den#an appendisitis #an#renosa. 1ila dindin#
yan# telah rapuh itu pe8ah% akan ter-adi appendisitis perCorasi.
1ila semua proses di atas .er-alan lam.at% omentum dan usus yan# .erdekatan akan
.er#erak ke arah appendiks hin##a tim.ul suatu massa lokal yan# dise.ut inCiltrate
appendikularis. +eradan#an appendiks terse.ut dapat men-adi a.ses atau men#hilan#.
+ada anak>anak% karena omentum le.ih pendek dan appendiks le.ih pan-an#% dindin#
appendiks le.ih tipis. *eadaan terse.ut ditam.ah den#an daya tahan tu.uh yan# masih
kuran# memudahkan ter-adinya perCorasi. ,edan#kan pada oran# tua% perCorasi mudah ter-adi
karena telah ada #an##uan pem.uluh darah.
6
Nora Fitria Tu 17120060016 Anesthesi General pada Laparoskopi Appendiktomi
N,eri A--en.isi%is
1
Nyeri dari <isera serin#kali se8ara .ersamaan dilokalisasi di dua daerah permukaan tu.uh
karena nyeri di-alarkan melalui nyeri alih <iseral dan nyeri lan#sun# parietal.
!ekanisme :
1. 'mpuls nyeri yan# .erasal dari appendiks akan mele7ati sera.ut>sera.ut nyeri <iseral
saraC simpatik dan selan-utnya akan masuk ke medulla spinalis kira>kira setin##i
thorakal J sampai thorakal J' dan dialihkan ke daerah sekelilin# um.ilikus
5menim.ulkan rasa pe#al dan kram6.
2. ;imulai di peritoneum parietal tempat appendi? meradan# yan# melekat pada dindin#
a.domen. 'ni menye.a.kan nyeri ta-am di peritoneum yan# teriritasi di kuadran kanan
.a7ah a.domen.
/am'aran K+inis
102
Ada .e.erapa #e-ala a7al yan# khas yakni nyeri yan# dirasakan se8ara samar 5nyeri
tumpul6 di daerah sekitar pusar 5um.ilikus atau perium.ilikus6 yan# .erhu.un#an den#an
muntah. *emudian nyeri itu akan .erpindah ke perut kanan .a7ah den#an tanda>tanda yan#
khas pada appendisitis akut yaitu nyeri pada titik !8 1urney. Nyeri perut ini akan .ertam.ah
sakit apa.ila ter-adi per#erakan seperti .atuk% .ernapas dalam% .ersin% dan disentuh daerah
yan# sakit. Nyeri saat .atuk kemun#kinan dise.a.kan oleh penin#katan tekanan intra>
a.domen. Nyeri yan# .ertam.ah saat ter-adi per#erakan dise.a.kan karena adanya #esekan
antara <isera yan# meradan# sehin##a menim.ulkan ran#san#an peritoneum.
,elain nyeri% #e-ala appendisitis akut lainnya adalah demam dera-at rendah% mules%
konstipasi atau diare% perut mem.en#kak% dan ketidakmampuan men#eluarkan #as.
+eradan#an pada apendiks dapat meran#san# penin#katan peristaltik dari usus sehin##a dapat
menye.a.kan diare. 'nCeksi dari .akteri akan dian##ap se.a#ai .enda asin# oleh mukosa usus
sehin##a se8ara otomatis usus akan .erusaha men#eluarkan .akteri terse.ut melalui
penin#katan peristaltik. Ge-ala>#e-ala ini .iasanya meman# menyertai apendisitis akut namun
kehadiran #e-ala>#e-ala ini tidak terlalu pentin# dalam menam.ah kemun#kinan appendisitis
dan .e#itu -u#a ketidakhadiran #e-ala>#e-ala ini tidak akan men#uran#i kemun#kinan
appendisitis..
Pemeriksaan Fisik .an Penunjan
Pemeriksaan 1isi k2
7
Nora Fitria Tu 17120060016 Anesthesi General pada Laparoskopi Appendiktomi
'nspeksi : pada apendisitis akut serin# ditemukan adanya a.dominal s7ellin#% sehin##a pada
inspeksi .iasa ditemukan distensi perut.
+alpasi : +ada daerah perut kanan .a7ah serin#kali .ila ditekan akan terasa nyeri dan .ila
tekanan dilepas -u#a akan terasa nyeri 51lum.er# si#n6. Nyeri perut kanan .a7ah merupakan
kun8i dari dia#nosis appendisitis akut. Terkadan# dokter akan melakukan pemeriksaan 8olok
du.ur untuk menentukan letak apendiks .ila letaknya sulit diketahui. $ika saat dilakukan
8olok du.ur kemudian terasa nyeri maka kemun#kinan apendiks penderita terletak didaerah
pel<is.
Pemeriksaan -enunjan 2
+emeriksaan penun-an# dapat dilakukan den#an pemeriksaan la.oratorium dan pemeriksaan
radiolo#i. +emeriksaan la.oratorium yan# .iasa dilakukan pada pasien yan# didu#a
apendisitis akut adalah pemeriksaan darah len#kap dan test protein reakti<e 5/0+6. +ada
pemeriksaan darah len#kap se.a#ian .esar pasien .iasanya ditemukan -umlah leukosit diatas
10.000 dan neutroCil diatas 7) D. +ada pemeriksaan /0+ ditemukan -umlah serum yan#
mulai menin#kat pada 6>12 -am setelah inClamasi -arin#an. +emeriksaan radiolo#i yan# .iasa
dilakukan pada pasien yan# didu#a appendisitis akut antara lain adalah ultrasono#raCi dan
/T>s8an. +ada pemeriksaan ultrasono#araCi ditemukan .a#ian meman-an# pada tempat yan#
ter-adi inClamasi pada apendiks. ,edan# pada pemeriksaan /T>s8an ditemukan .a#ian yan#
menyilan# den#an appendi8alith serta perluasan dari apendiks yan# men#alami inClamasi
serta adanya pele.aran dari 8ae8um.
Dian&sis
1

;ia#nosis appendisitis akut harus dilakukan se8ara 8ermat dan teliti. *esalahan dia#nosis
le.ih serin# ter-adi pada 7anita daripada laki>laki. 2al ini dise.a.kan karena pada 7anita
serin# tim.ul nyeri yan# menyerupai appendisitis akut% mulai dari alat #enital 5karena proses
o<ulasi% menstruasi6% radan# di pan##ul atau penyakit kandun#an lainnya. 2al ini serin#
men-adi penye.a. terlam.atnya dia#nosis sehin##a le.ih dari separuh penderita .aru dapat
didia#nosis setelah perCorasi.
(ntuk men#uran#i kesalahan dia#nosis% saat .erada di rumah sakit dilakukan
o.ser<asi pada penderita tiap 1>2 -am. ;ari hasil pemeriksaan la.oratorium% didapatkan
penin#katan -umlah sel darah putih yan# mele.ihi normal.
Ta%aLaksana
1
8
Nora Fitria Tu 17120060016 Anesthesi General pada Laparoskopi Appendiktomi
1ila dia#nosis sudah pasti% maka terapi yan# palin# tepat adalah tindakan operatiC.
Ada dua teknik operasi yan# .iasa di#unakan :
1. 4perasi ter.uka : satu sayatan akan di.uat 5sekitar ) 8m6 di .a#ian .a7ah kanan
perut. ,ayatan akan le.ih .esar -ika appendisitis sudah men#alami perCorasi.
2. Laparoskopi : sayatan di.uat sekitar 1>A .uah. ,atu di dekat pusar% yan# lainnya di
seputar perut. Laparoskopi dilakukan den#an kamera yan# akan dimasukkan melalui
sayatan terse.ut. *amera akan merekam .a#ian dalam perut kemudian ditampakkan
pada monitor. Gam.aran yan# dihasilkan akan mem.antu -alannya operasi dan
peralatan yan# diperlukan untuk operasi akan dimasukkan melalui sayatan di tempat
lain. +en#an#katan appendiks% pem.uluh darah% dan .a#ian dari appendiks yan#
men#arah ke usus .esar akan diikat.
PE34A5ASAN
+ada kasus di atas% dilakukan tindakan laparoskopi appendiktomi den#an anestesi
umum 5anestesi #eneral6. Anestesi umum dipilih untuk laparoskopi den#an pertim.an#an
.ah7a tindakan laparoskopi ini akan menim.ulkan ketidaknyaman 5sesak napas dan nyeri
pundak yan# .erasal dari iritasi diaCra#ma6 .a#i pasien -ika pasien sadar 5anestesi re#ional6
dan men8e#ah #erakan pasien yan# ti.a>ti.a..
B
Tindakan laparoskopi dilakukan den#an 8ara memasukkan #as ke dalam ron##a
a.domen 5pneumoperitoneum6 untuk men#em.an#kan ron##a a.domen sehin##a area ker-a
di dalam ron##a a.domen men-adi le.ih luas. Gas yan# di#unakan adalah /4
2
5insuClasi
/4
2
6 karena tidak men##an##u sistemik% mudah diserap% mudah dikeluarkan oleh tu.uh
5diCusi atau pertukaran #as6% dan tidak men#endap 5sehin##a resiko ter-adinya em.oli udara
san#at ke8il se.a. tin##i dera-at kelarutannya6.
+neumoperitoneum menin#katkan tekanan intra>a.domen yan# akan menekan
diaCra#ma ke arah 8ephalad% pengembangan paru menjadi terhambat sehin##a diCusi /4
2
ke
luar terham.at pula. 1ila di.iarkan terus>menerus% kondisi ini akan menye.a.kan hiperkar.ia
dan hipoksia. 2iperkar.ia akan meran#san# sistem saraC simpatis% yan# akan menin#katkan
tekanan darah% denyut -antun#% dan kemun#kinan disritmia. *ondisi ini harus di8e#ah den#an
8ara men-a#a keseim.an#an antara 4
2
dan /4
2
% yaitu den#an mem.erikan 4
2
tin##i%
respiratory rate tin##i 5hiper<entilasi6% dan <olume tidal yan# tidak terlalu .esar 5karena -ika
9
Nora Fitria Tu 17120060016 Anesthesi General pada Laparoskopi Appendiktomi
<olume tidal .esar namun tidak disertai den#an kemampuan pen#em.an#an paru yan# 8ukup
maka dapat ter-adi pneumotoraks6. $ika hiperkar.ia sudah ter-adi% kondisi ini dapat
dikompensasi den#an menin#katkan <olume tidal atau respiratory rate sehin##a ter-adi
penin#katan tekanan intra>thora8i8% yan# akan diikuti den#an penin#katan tekanan rata>rata
arteri pulmonal.
Tekanan insuClasi /4
2
yan# tidak terlalu tin##i .iasanya menye.a.kan sedikit
penin#katan atau tidak sama sekali dari denyut -antun#% tekanan <ena sentral% atau 8urah
-antun#. Tekanan insuClasi yan# tin##i 8enderun# menye.a.kan penekanan or#an>or#an di
sekitarnya% antara lain kolaps <ena utama a.domen 5inCerior <ena 8a<a6 dan aorta
a.dominalis% yan# akan menye.a.kan penurunan venous return% yan# akan diikuti den#an
penurunan 8urah -antun# pada .e.erapa pasien.
B
*arena itu% se.elum penekanan oleh /4
2
.erlan#sun#% <askuler harus terisi penuh sehin##a men-a#a aliran darah .alik a#ar adekuat.
/aranya adalah den#an pem.erian inCus 8airan.
+ada saat laparoskopi% .iasanya pasien diposisikan pada posisi Trendelen.ur# 5head-
down position6% posisi ini menye.a.kan or#an>or#an di ron##a a.domen dan diaCra#ma
.erpindah ke arah 8ephalad yan# akan menyebabkan pasien sesak napas jika pasien sadar
pada anestesi regional.
B
Tindakan laparoskopi -u#a memerlukan relaksasi otot a#ar visualisasi menjadi lebih
baik dan tekanan insuflasi yang diperlukan lebih rendah% sehin##a diperlukan relaksan otot.
0elaksan otot ini .eker-a pada otot ran#ka% sehin##a ter-adi kelumpuhan otot pernapasan% otot
interostalis% a.dominalis% dan relaksasi otot>otot ekstremitas. *ondisi ini tidak memungkinkan
pasien untuk bernapas spontan karena otot pernapasan lumpuh% sehin##a diperlukan teknik
<entilasi yan# men-amin Gat anestesi inhalasi dan 42 masuk ke trakea den#an .enar.
A
*arena .anyaknya risiko yan# .erhu.un#an den#an terham.atnya pernapasan dan
<askular% maka perlu dilakukan anamnesa pre>operatiC yan# tepat men#enai penyakit sistemik
atau penyakit tertentu yan# men##an##u Cun#si paru>paru maupun -antun#.
3anajemen Pre-O-era%i1
10
Nora Fitria Tu 17120060016 Anesthesi General pada Laparoskopi Appendiktomi
,e.elum tindakan laparoskopi% ada .e.erapa hal yan# harus dilakukan untuk
men8e#ah eCek>eCek insuClasi /4
2

yan# tidak diin#inkan ke or#an>or#an sekitarnya% seperti
penekanan ke #as ke arah 8ephalad menekan diaCra#ma% ke kaudal menekan <esika urinaria%
ke anterior menekan peritoneum% dan ke posterior menekan <ena 8a<a inCerior dan aorta
a.dominalis. Cek penekanan yan# dapat di8e#ah adalah kolaps <ena 8a<a inCerior yan# dapat
menye.a.kan penurunan venous return dan 8urah -antun#. (ntuk men8e#ahnya% maka
pem.uluh>pem.uluh darah terse.ut harus diisi terle.ih dahulu den#an inCus 8airan sehin##a
pem.uluh darah memiliki tahanan 5tidak o.struksi karena penekanan6. +ada pasien ini
di.erikan inCus 0L.
3anajemen In%ra-O-era%i1
Tindakan laparoskopi di.utuhkan anestesi umum 5anestesi #eneral6 karena tindakan
ini memerlukan insuClasi /4
2
dan relaksasi otot yan# tidak memun#kinkan pasien untuk
.ernapas spontan. 4leh karena itu% untuk men-amin adekuatnya diCusi /4
2
ke luar tu.uh%
respiratory rate harus diatur men##unakan me8hani8al <entilator den#an 00 yan# 8epat
5hiper<entilasi6 dan <olume tidal yan# tidak terlalu .esar.
+em.erian o.at>o.at untuk pasien ini selama operasi adalah se.a#ai .erikut :
- 3i.a6&+am B m# untuk sedasi% menenan#kan pasien 5an?iolitik6% dan
men8iptakan amnesia.
- Pr&-&1&+ 51%)2%) m#"k#11: 1)0 m# 6 sedasi% menurunkan reCleks
saluran napas% inhi.isi transmisi sinaps melalui eCek terhadap reseptor
GA1A% pemulihan 8epat% menurunkan rasa muntah dan mual% memiliki eCek
.ronkodilatasi.
- R&7ur&nium 50%A)>0.& m#"k#11: B0m#6 relaksan otot non>depolarisasi
durasi ker-a sedan# 560 menit6. ;ipilih karena onsentya 8epat 51>B menit6.
- Fen%an,+ 52>10 m8#"k#: 100 m8#6 .eker-a pada reseptor 5palin# eCektiC
untuk men#hasilkan anal#esia6% terdapat eCek depresi napas% penurunan
denyut -antun#% dan aliran darah ke otak.
11
Nora Fitria Tu 17120060016 Anesthesi General pada Laparoskopi Appendiktomi
- Des1+urane 5)D6 tidak mudah larut dalam -arin#an dan darah% induksi dan
pemulihan 8epat% ditam.ahkan untuk memperdalam proses anesthesia serta
mempunyai eCek .ronkodilatasi.
- Pe+as%in= 5imipenem )00 m# dan 8ilastatin )00 m#6 )00 m# anti.iotik
proCilaksis spektrum luas.
- Ran%in
8
5ranitidine>)0 m#6 dan Nasea 5ramosetron 2/l>0%B m#6 anti
mual>muntah% di.erikan karena serin# ter-adi mual dan muntah paska operasi
terutama karena pen##unaan opioid.
- D,nas%a%
8
5pare8o?i.>A0 m#6 /4J>2 inhi.itor yan# di.erikan se8ara
in-eksi% di.erikan se.a#ai anal#esia untuk men#hilan#kan nyeri paska
operasi.
- T&rasi7
8
5ketorola8 tromethamine>B0m#6 N,A';
- !etroCusin
=
5metronidaGole6 )00 m# anti.iotik
O'a%-&'a% re9erse ,an .iunakan2 +rosti#min
=
5Neosti#mine>antikolinesterase6
0%) m# dan Atropin 0%) m# 5antikoliner#ik6.
3anajemen P&s%-O-era%i1
+asien post>laparaskopi harus diamati peru.ahan hemodinamiknya% karena peru.ahan
hemodinamik san#at mun#kin ter-adi aki.at pneumoperitoneum.
+asien post>laparoskopi .iasanya akan men#alami mual dan muntah karena distensi
dari ron##a peritoneum dan untuk men#atasinya pasien dapat di.erikan anti>mual dan anti>
muntah. +asien -u#a akan merasakan nyeri pada .ahu aki.at iritasi diaCra#ma% nyeri ini dapat
.erlan#sun# selama A hari% hal ini dapat diatasi den#an pem.erian anal#esik. (ntuk
men8e#ah ter-adinya inCeksi% dapat pula di.erikan anti.iotik proCilaksis.
12
Nora Fitria Tu 17120060016 Anesthesi General pada Laparoskopi Appendiktomi
DAFTAR PUSTAKA
1. Ashari '. Appendisitis Akut. ;ikutip dari:
http:""777.ir7anashari.8om"2007"06"appendisitis>akut.html
2. !ans-oer AriC% et al. *apita ,elekta *edokteran. d.B% 8et. 1. $akarta: !edia
Aes8ulapius. 2000.
B. !or#an G% !ikhail !,% !urray !$. /lini8al Anesthesiolo#y% Third edition. !8Gra7>
2ill% 2006
A. ,udar7aty K. General Anestesi pada Laparoskopi Appendiktomi. ;ikutip dari:
http:""777.Ckumye8ase.net"7iki"inde?.phpL
pa#eMGN0ALHAN,T,'H+A;AHLA+A04,/4+'HA++N;'/T4!'
13