Anda di halaman 1dari 35

STATUS ILMU PENYAKIT DALAM

SMF PENYAKIT DALAM


RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BUDHI ASIH
Nama Mahasiswa : Andrew Leonardo p TandaTanan:
NIM : !"!#!$#!%&
Do'(er Pem)im)in : Dr# S*'aenah She)*)a'ar Sp# P
IDENTITAS PASIEN
Nama lengkap : Tn. K Jenis kelamin : Laki-laki
Umur : 54 tahun Suku bangsa : Jawa
Status perkawinan : Menikah Agama : slam
!eker"aan : !e#agang !en#i#ikan : SMA
Alamat : $i#ara %ina& Jatinegara Tanggal masuk 'S : () *kt+ber ,-)(

A# ANAMNESIS
.ilakukan se/ara aut+anamnesis pa#a tanggal 0 N+1ember ,-)(& Jam ),.(- 2$
Ke+*han U(ama:
.emam se"ak 3 hari sebelum masuk 'S
Riwa,a( Pen,a'i( Se'aran:
!asien #atang #engan keluhan #emam se"ak 3 hari sebelum masuk 'S. .emam naik
turun #an tinggi #i malam hari #isertai menggil& pasien "uga mengeluhkan mual muntah #an
n4eri pa#a persen#ian. !asien "uga men#erita batuk ber#ahak se"ak 3 bulan terakhir. !enurunan
berat ba#an& keringat malam #isangkal. !asien belum pernah memeriksakan kesehatan4a ke
#+kter
Riwa,a( Pen,a'i( Dah*+*
5 - 6 %a/ar 5 - 6 Malaria 5 - 6 $atu 7in"al 8 Saluran Kemih
5 - 6 %a/ar air 5 - 6 .isentri 5 - 6 $urut 5 9ernia 6
5 - 6 .i:teri 5 - 6 9epatitis 5 - 6 !en4akit !r+stat
5 - 6 $atuk 'e"an 5 - 6 Ti:us Ab#+minalis 5 - 6 2asir
5 ; 6 %ampak 5 - 6 Skir+:ula 5 - 6 .iabetes
5 ; 6 n:luen<a- "arang 5 - 6 Si:ilis 5 - 6 Alergi
5 - 6 T+nsilitis 5 - 6 7+n+re 5 - 6 Tum+r
5 - 6 Kh+rea 5 - 6 9ipertensi 5 - 6 !en4akit !embuluh
5 - 6 .emam 'ematik Akut 5 - 6 Ulkus =entrikuli 5 - 6 !er#arahan *tak
5 - 6 !neum+nia 5 - 6 Ulkus .u+#eni 5 - 6 !sik+sis
5 - 6 !leuritis 5 - 6 7astritis 5 - 6 Neur+sis
5 -6 Tuberkul+sis 5 - 6 $atu >mpe#u
Riwa,a( Ke+*ara
H*)*nan Um*r
-(ah*n.
/enis Ke+amin Keadaan Keseha(an Pen,e)a)
Menina+
Kakek Ti#ak ngat
Ti#ak ngat
Laki-laki
Laki-laki
Meninggal
Meninggal
Ti#ak ngat
Ti#ak ngat
Nenek Ti#ak ngat
Ti#ak ngat
!erempuan
!erempuan
Meninggal
Meninggal
Ti#ak ngat
Ti#ak ngat
A4ah Ti#ak ngat Laki-laki Meninggal Sakit
bu 05 !erempuan Sehat
Sau#ara 4?
45
Laki-laki
!erempuan
Sehat
Sehat
Anak ,,
)?
Laki-laki
!erempuan
Sehat
Sehat
Ada'ah Kera)a( Yan Menderi(a:
Pen,a'i( Ya Tida' H*)*nan
Alergi
Asma bu
,
Tuberkul+sis
Arthritis
'ematisme
9ipertensi A4ah
Jantung A4ah
7in"al A4ah
Lambung
ANAMNESIS SISTEM
%atatan keluhan tambahan p+siti: #isamping "u#ul-"u#ul 4ang bersangkutan
K*+i(
5 - 6 $isul 5 - 6 'ambut 5 - 6 Keringat malam
5 - 6 Kuku 5 - 6 Kuning 8 kterus 5 - 6 Sian+sis
5 - 6 7atal 5 - 6 !ete/hiae
Kepa+a
5 - 6 Trauma 56 Sakit kepala
5 - 6 Sink+p 5 - 6 N4eri pa#a sinus
Ma(a
5 - 6 N4eri 5 - 6 'a#ang
5 - 6 $engkak 5 - 6 7angguan penglihatan
5 - 6 Kuning 8 kterus 5 - 6 Keta"aman penglihatan
Te+ina
5 - 6 N4eri 5 - 6 7angguan pen#engaran
5 - 6 Sekret 5 - 6 Kehilangan pen#engaran
5 - 6 Tinitus
(
Hid*n
5 - 6 Trauma 5 - 6 7e"ala pen4umbatan
5 - 6 N4eri 5 - 6 7angguan pen/iuman
5 - 6 Sekret 5 - 6 !ilek
5 - 6 >pistaksis
M*+*(
5 - 6 $ibir kering 5; 6 Li#ah k+t+r
5 - 6 7usi sariawan 5 - 6 7angguan penge/ap
5 - 6 Selaput 5 - 6 St+matitis
Tenoro'an
5 - 6 N4eri tengg+r+kan 5 - 6 !erubahan suara
Leher
5 - 6 $en"+lan 5 - 6 N4eri leher
Dada -/an(*n0Par*.
5 - 6 N4eri #a#a 56 Sesak na:as
5 - 6 $er#ebar 5 - 6 $atuk #arah
5 - 6 *rt+pn+e 56 $atuk ber#ahak
A)domen -Lam)*n0Us*s.
5 - 6 'asa kembung 5 - 6 2asir
56 Mual 5 - 6 Men/ret
56 Muntah 5 - 6 Tin"a #arah
5 - 6 Muntah #arah 5 - 6 Tin"a berwarna #empul
5 - 6 Sukar menelan 5 - 6 Tin"a berwarna hitam
4
5 - 6 N4eri !erut 5 - 6 $en"+lan
5 - 6 !erut membesar 5 - 6 N4eri Suprapubik
Sa+*ran Kemih 0 A+a( 'e+amin
5 - 6 .isuria 5 - 6 Ken/ing nanah
5 - 6 Stranguria 5 - 6 K+lik
5 - 6 !+liuria 5 - 6 *liguria
5 - 6 !+lakisuria 5 - 6 Anuria
5 - 6 9ematuria 5 - 6 'etensi urin
5 - 6 Ken/ing batu 5 - 6 Ken/ing menetes
5 - 6 Ng+mp+l 5ti#ak #isa#ari65 - 6 !en4akit !r+stat
Sara1 dan 2(o(
5 - 6 Anestesi 5 - 6 Sukar mengingat
5 - 6 !arestesi 5 - 6 Ataksia
5 - 6 *t+t lemah 5 - 6 9ip+ 8 hiperesthesi
5 - 6 Ke"ang 5 - 6 !ingsan
5 - 6 A:asia 5 - 6 Ke#utan
5 - 6 Amnesia 5 - 6 !using 51ertig+6
5 - 6 Lain-lain : Mialgia 5 - 6 7angguan bi/ara 5.isartri6
E's(remi(as
5 - 6 $engkak 5 - 6 .e:+rmitas
5 - 6 N4eri sen#i 5 - 6 Sian+sis
BERAT BADAN
$erat ba#an sekarang 5Kg6 : @ 3- kg
Riwa,a( Im*nisasi
56 9epatitis 56 $%7 56 %ampak 56 .!T
56 !+li+ 56 Tetanus
*S ti#ak ingat #engan pasti.
5
Riwa,a( Ma'anan
Arekuensi 8 9ari : ( kali sehari
Jumlah 8 9ari : Ti#ak menentu
=ariasi 8 9ari : $er1ariasi
Na:su makan : Agak menurun se"ak ) minggu terakhir
Pendidi'an
56 S. 56 SLT! 56 SLTA 5 6 Sek+lah Ke"uruan
5 6 Aka#emi 5 6 Uni1ersitas 5 6 Kursus 5 6 Ti#ak sek+lah
Kes*+i(an
Keuangan : Ti#ak a#a
!eker"aan : Ti#ak a#a
Keluarga : Ti#ak a#a
Lain-lain : Ti#ak a#a
B# PEMERIKSAAN FISIK
S(a(*s 3enera+is
Kea#aan Umum : $aik& tampak sakit se#ang
Kesa#aran : %+mp+s Mentis
Tekanan .arah : )4-8?- mm9g
Na#i : ?? B8menit
Suhu : (?
+
%
!erna:asaan : ,- B8menit
Kea#aan gi<i : $aik
Tinggi $a#an : @ )5- /m
$erat $a#an : @ 3- kg
MT : ,3.33 kg8m,
Sian+sis : Ti#ak a#a
U#ema umum : Ti#ak C Lingkar !erut : ?3 /m
3
9abitus : !4knikus
%ara ber"alan : !asien bisa ber"alan
M+bilitas 5 akti: 8 pasi: 6 : Akti:
Umur menurut taksiran pemeriksa : Sesuai umur pasien
K*+i(
2arna : Saw+ matang
>::l+resensi : Ti#ak a#a !etekie : Ti#ak a#a
Jaringan !arut : Ti#ak a#a !igmentasi : Merata
!ertumbuhan rambut : Merata Lembab8Kering : Lembab
Suhu 'aba : 9angat !embuluh #arah : Tak Melebar
Keringat : A#a Turg+r : $aik
Lapisan Lemak : Merata kterus : Ti#ak a#a
*e#em : Ti#ak a#a Lain-lain : Ti#ak a#a
Ke+en4ar 3e(ah Benin
Subman#ibula : Ti#ak teraba membesar
Suprakla1ikula : Ti#ak teraba membesar
Lipat paha : Ti#ak teraba membesar
Leher : Ti#ak teraba membesar
Ketiak : Ti#ak teraba membesar
Kepa+a
>kspresi wa"ah : Tampak kesakitan Simetri muka : Simetris
'ambut : 9itam& merata !embuluh #arah temp+ral : Teraba

Ma(a
>B+phthalamus : Ti#ak a#a >n+pthalamus : Ti#ak a#a
Kel+pak : Ti#ak +#em Lensa : Jernih
0
K+n"ungti1a : Anemis -8- =isus : $aik
Sklera : kterik -8- 7erakan Mata : Ti#ak a#a hambatan
Lapangan penglihatan : Lapang pan#ang luasTekanan b+la mata : N+rmal8palpasi
Nistagmus : Ti#ak a#a
Te+ina
Tuli : -8- Selaput pen#engaran : utuh
Lubang : Lapang !en4umbatan : -8-
Serumen : 5;8;6 minimal !en#arahan : -8-
%airan : -8-
M*+*(
$ibir : sian+sis 5-6& lembab T+nsil : T)-T) tenang
Langit-langit : ti#ak a#a kelainan $au pernapasan : ti#ak a#a
7igi geligi : /aries 5-6& *9 baik Trismus : ti#ak a#a
Aaring : ti#ak hiperemis Selaput len#ir : ti#ak a#a
Li#ah : ti#ak tampak papil atr+:i& li#ah tampak k+t+r
Leher
Tekanan =ena Jugularis 5J=!6 : 5@, /m 9,*
Kelen"ar Tir+i# : ti#ak tampak membesar
Kelen"ar Lim:e kanan : ti#ak tampak membesar
Dada
$entuk : Simetris
!embuluh #arah : Ti#ak melebar
$uah #a#a : Simetris
Par* 5 Par*
Pemeri'saan Depan Be+a'an
Inspe'si Kiri Simetris saat statis #an #inamis Simetris saat statis #an #inamis
Kanan Simetris saat statis #an #inamis Simetris saat statis #an #inamis
?
Pa+pasi Kiri - Ti#ak a#a ben"+lan
- =+/al :remitus simetris
- Ti#ak a#a ben"+lan
- =+/al :remitus simetris
Kanan - Ti#ak a#a ben"+lan
- =+/al :remitus simetris
- Ti#ak a#a ben"+lan
- =+/al :remitus simetris
Per'*si Kiri S+n+r #i seluruh lapang paru S+n+r #i seluruh lapang paru
Kanan S+n+r #i seluruh lapang paru S+n+r #i seluruh lapang paru
A*s'*+(asi Kiri - Suara na:as 1esikuler
- 2hee<ing 5-6& '+nki 5-6
- Suara na:as 1esikuler
- 2hee<ing 5-6& '+nki 5-6
Kanan - Suara na:as 1esikuler
- 2hee<ing 5-6& '+nki 5;6
- Suara na:as 1esikuler
- 2hee<ing 5-6& '+nki 5;6
/an(*n
nspeksi : Ti#ak tampak pulsasi i/tus /+r#is
!alpasi : Ti#ak a#a thrill& i/tus /+r#is ti#ak teraba
!erkusi :
$atas kanan : Sela iga = linea parasternalis kanan.
$atas kiri : Sela iga =& )/m sebelah me#ial linea mi#kla1ikula kiri.
$atas atas : Sela iga linea parasternal kiri.
Auskultasi: $un4i "antung - n+rmal reguler& 7all+p 5-6& Murmur 5-6.
Pem)*+*h Darah
Arteri Temp+ralis : Teraba pulsasi
Arteri Kar+tis : Teraba pulsasi
Arteri $rakhialis : Teraba pulsasi
Arteri 'a#ialis : Teraba pulsasi
Arteri Aem+ralis : Teraba pulsasi
Arteri !+plitea : Teraba pulsasi
Arteri Tibialis !+steri+r : Teraba pulsasi
Arteri .+rsalis !e#is : Teraba pulsasi

Per*(
nspeksi : Simetris& tampak membesar& ti#ak a#a lesi& ti#ak a#a
bekas +perasi& ti#ak ter#apat #ilatasi 1ena
D
Auskultasi : $ising usus (B8menit
!alpasi .in#ing perut : Supel& ti#ak a#a #e:ens muskular& ti#ak teraba a#an4a
massa 8 ben"+lan& ti#ak ter#apat n4eri tekan
9ati : Ti#ak #apat #iraba
Limpa : Ti#ak #apat #iraba
7in"al : $all+tement ti#ak #apat #inilai& n4eri ketuk %=A 5 - 6
Lain-lain : -
!erkusi : Ter#engar bun4i timpani #i keempat kua#ran ab#+men
Ano(a 3era'
Lenan Kanan Kiri
*t+t
T+nus : n+rm+t+ni n+rm+t+ni
Massa : ti#ak a#a ti#ak a#a
Sen#i : bebas bebas
7erakan : akti: akti:
Kekuatan : ;5 ;5
*e#em : ti#ak a#a ti#ak a#a
T*n'ai dan Ka'i Kanan Kiri
Luka : ti#ak a#a ti#ak a#a
=arises : ti#ak a#a ti#ak a#a
*t+t
T+nus : n+rm+t+ni n+rm+t+ni
Massa : ti#ak a#a ti#ak a#a
Sen#i : bebas bebas
7erakan : akti: akti:
Kekuatan : ;5 ;5
*e#em : - -
Re1+e's
)-
6# PEMERIKSAAN PENUN/AN3
LA$*'AT*'UM !AT*L*7 KLNK
9asil !emeriksaan Lab #ari 'SU. $u#hi Asih
9asil lab tanggal ()-)--,-)(
9emat+l+gi
9em+gl+bin : )(&D g8#L
Leuk+sit : 4&-8UL
9emat+krit : "" 7
Tr+mb+sit : )0- 8UL
Kimia Klinik 9ati
S32T : 89 mU0d+
S3PT : 9!: mU0d+
Metab+lisme Karb+hi#rat
7.S : )-0 mg8#L
7in"al
Ureum : )? mg8#L
%reatinin : -&4- mg8#L
>lektr+lit
Na : )4( mm+l8L
K : (&5 mm+l8L
Pemeri'saan Kanan Kiri
$i/eps !+siti: !+siti:
Tri/eps !+siti: !+siti:
!atella !+siti: !+siti:
A/hilles !+siti: !+siti:
Kremaster - -
'e:leks !at+l+gis - -
))
%l : )-? mm+l8L
M*N*S>'*L*7
M*N*S>'*L*7 TE!9*. A>=>'
S.T4phi * negati:
S.T4phi A* negati:
S.T4phi $* negati:
S.T4phi %* negati1e
S#T,phi H 90"%!
A+t+ r+ntgen th+raB !A5, N+1ember ,-)(6
Kesan:. $r+nk+pnen+m+ni
.engan tampak ber/ak eksu#at #i l+bus me#ia kanan
),
D# RIN3KASAN
!asien #atang #engan keluhan #emam se"ak 3 hari sebelum masuk 'S. .emam naik
turun #an tinggi #i malam hari #isertai menggil& pasien "uga mengeluhkan mual muntah #an
n4eri pa#a persen#ian. !asien "uga men#erita batuk ber#ahak se"ak 3 bulan terakhir. !enurunan
berat ba#an& keringat malam #isangkal. !asien belum pernah memeriksakan kesehatan4a ke
#+kter
!a#a pemeriksaan :isik #i#apat r+ngki #i bagian paru kanan #an pa#a gambaran r+ntgen
ter#apat ber/ak eksu#at #i l+bus me#ial kanan

E# DIA3N2SIS KER/A
; Demam Ti1oid
; Bron'opne*moni
)(
F# DIA3N2SIS BANDIN3 DAN DASAR DIA3N2SIS
). T$ paru
.asar 4ang men#ukung:
- A#an4a batuk 4ang lama #engan #ahak kuning 4ang kental.
- A#an4a sesak na:as.
.asar 4ang ti#ak men#ukung
- A+t+ r+ntgen th+raB 4ang n+rmal.
.
Pemeri'saan ,an dian4*r'an:
). Tes :ungsi paru #engan spir+metri atau !eak Al+w Meter untuk menentukan a#an4a
+bstruksi "alan na:as #engan rasi+ A>=)8A=% F 05G atau !>A F )5- liter8menit.
,. !emeriksaan A7. untuk mengetahui apakah a#a k+mplikasi #ari sesak na:as.
3# REN6ANA PEN3EL2LAAN
Non<Farma'o+ois
- $atasi kegiatan :isik agar ti#ak /apek.
- *lah raga )-,kali8minggu
Farma'o+ois
- !ara/etam+l (B)
- Ambr+B+l s4r (B)
- Aml+#ipin )B)-mg
- Karnesartan )B)3mg
- $i+/urli1 (B)
- Le1+:l+Ba/in )B5--
- 'antin in" ,B)
- %e:triaB+n )B,gr
- %a gluk+nas ,B)
)4
H# PEN6E3AHAN
. !rimer :
9in#ari paparan #ebu& u#ara #ingin #an p+lusi.
Men"aga kebersihan tempat ti#ur.
*lahraga teratur.
. Sekun#er :
Minum +bat se/ara teratur #an k+ntr+l ke #+kter.
I# PR23N2SIS
A# 1itam : #ubia a# b+nam
A# :un/ti+nam : #ubia a# b+nam
A# sanati+nam : #ubia a# b+nam
Bronkopneumonia
PENDAHULUAN
)5
!neum+nia merupakan pen4akit 4ang sering ter"a#i #an setiap tahunn4a
men4erang sekitar )G #ari seluruh pen#u#uk Amerika. Meskipun telah a#a
kema"uan #alam bi#ang antibi+tik& pneum+nia tetap merupakan pen4ebab
kematian terban4ak keenam #i Amerika Serikat. Mun/uln4a +rganisme n+s+k+mial
5#i#apat #ari rumah sakit6 4ang resisten terha#ap antibi+tik& #itemukann4a
+rganisme-+eganisme 4ang baru 5seperti Legi+nella6& bertambahn4a "umlah
pe"amu 4ang lemah #a4a tahan tubuhn4a #an a#an4a pen4akit seperti A.S
semakin memperluas spektrum #an #era"at kemungkinan pen4ebab-pen4ebab
pneum+nia& #an ini "uga men"elaskan mengapa pneum+nia masih merupakan
masalah kesehatan 4ang men/+l+k. $a4i #an anak ke/il lebih rentan terha#ap
pen4akit ini karena resp+n imunitas mereka masih belum berkembang #engan baik.
!neum+nia seringkali merupakan hal 4ang terakhir ter"a#i pa#a +rang tua #an
+rang 4ang lemah akibat pen4akit kr+nik tertentu. !asien peminum alk+h+l& pas/a
be#ah& #an pen#erita pen4akit perna:asan kr+nik atau in:eksi 1irus "uga mu#ah
terserang pen4akit ini.
)
!neum+nia a#alah ra#ang parenkim paru. Keban4akan kasus pneum+nia
#isebabkan +leh mikr++rganisme& tetapi a#a se"umlah pen4ebab n+nin:eksi 4ang
ka#ang-ka#ang perlu #ipertimbangkan. !neum+nia #ig+l+ngkan atas #asar anat+mi
seperti pneum+nia l+baris& pneum+nia l+bularis 5br+nk+pneum+nia6 #an
pneum+nia interstitialis 5br+nki+litis6. Tetapi& klasi:ikasi pneum+nia in:eksius atas
#asar eti+l+gi #ugaan atau 4ang terbukti se/ara #iagn+stik atau terapeutik lebih
rele1an.
,&(&0
!nem+nia a#alah pr+ses in:eksi akut 4ang mengenai "aringan paru-paru 5al1e+li6.
Ter"a#in4a pnem+nia pa#a anak seringkali bersamaan #engan pr+ses in:eksi akut
pa#a br+nkus 5biasa #isebut br+n/h+pneum+nia6.
4
$r+nk+pneum+nia a#alah pera#angan paru& biasan4a #imulai #i br+nki+li
terminalis. $r+nk+pneum+nia a#alah nama 4ang #iberikan untuk sebuah in:lamasi
paru-paru 4ang biasan4a #imulai #i br+nki+lus terminalis. $r+nki+lus terminalis
men"a#i tersumbat #engan eksu#at muk+purulen membentuk ber/ak-ber/ak
k+ns+li#asi #i l+bulus 4ang bersebelahan. !en4akit ini seringn4a bersi:at sekun#er&
mengikuti in:eksi #ari saluran na:as atas& #emam pa#a in:eksi spesi:ik #an
pen4akit 4ang melemahkan sistem pertahanan tubuh. !a#a ba4i #an +rang-+rang
4ang lemah& !neum+nia #apat mun/ul sebagai in:eksi primer.
5&3
DEFINISI
)3
!neum+nia br+nk+pneum+nia& pneum+nia 4ang #itan#ai ber/ak-ber/ak in:eksi
pa#a berbagai tempat #i paru. $isa kanan maupun kiri 4ang #isebabkan 1irus atau
bakteri #an sering ter"a#i pa#a ba4i atau +rang tua.
?
EPIDEMI2L23I
$er#asarkan Sur1ei Kesehatan 'umah Tangga 5SK'T6 se"ak )D?3 sampai era ,---
an hampir ?- sampai D- persen kematian balita akibat serangan S!A #an
pnem+nia.
4
Angka ke"a#ian tertinggi #itemukan pa#a usia kurang #ari 4 tahun #an mengurang
#engan meningkatn4a umur. !neum+nia l+baris hampir selalu #isebabkan +leh
!neum+/+//us& #itemukan pa#a +rang #ewasa #an anak besar& se#angkan
$r+nk+pneum+nia lebih sering #i"umpai pa#a anak ke/il #an ba4i.
(
!neum+nia merupakan pen4akit 4ang sering ter"a#i #an setiap tahunn4a
men4erang sekitar )G pen#u#uk amerika. Meskipun telah a#a kema"uan #alam
bi#ang antibi+tik& pneum+nia tetap sebagai pen4ebab terban4ak #ari kematian #i
Amerika.
)
ETI2L23I
!en4ebab br+nk+pneum+nia 4ang biasa #i"umpai a#alah :akt+r in:eksi 5tersering6 :
- $akteri : !neum+k+kus& Strept+k+kus& Sta:il+k+kus& 9em+:ilus in:luen<a&
M4/+ba/terium tuber/ul+sa.
- =irus : 'espirat+r4 S4n/titial =irus& A#en+1irus& %4t+megal+ 1irus&
=irus in:uen<a $.
- Jamur : 9ist+plasm+sis& %an#i#a albi/ans& Aspergillus spe/ies #ll.
4
KLASIFIKASI
Menurut buku !neum+nia K+muniti& !e#+man .iagn+sis #an !enatalaksanaan #i
n#+nesia 4ang #ikeluarkan !erhimpunan .+kter !aru n#+nesia& ,--(
men4ebutkan tiga klasi:ikasi pneum+nia.
). $er#asarkan klinis #an epi#emi+l+gis:
). !neum+nia k+muniti 5community-acquired pneumonia6.
)0
,. !neum+nia n+s+k+mial& 5hospital-acquired pneumonia/nosocomial
pneumonia6.
(. !neum+nia aspirasi.
4. !neum+nia pa#a pen#erita immunocompromised.
,. $er#asarkan bakteri pen4ebab:
). !neum+nia bakteri8tipikal. .apat ter"a#i pa#a semua usia. $eberapa
bakteri mempun4ai ten#ensi men4erang sese+rang 4ang peka&
misaln4a klebsiella pa#a pen#erita alk+h+lik& staph4ll+/+//us pa#a
pen#erita pas/a in:eksi in:luen<a. !neum+nia Atipikal #isebabkan
m4/+plasma& legi+nella& #an /halam4#ia.
,. !neum+nia 1irus.
(. !neum+nia "amur& sering merupakan in:eksi sekun#er. !re#ileksi
terutama pa#a pen#erita #engan #a4a tahan lemah
5immunocompromised6.
(. $er#asarkan pre#ileksi in:eksi:
). !neum+nia l+baris& pneum+nia 4ang ter"a#i pa#a satu l+bus
5per/abangan besar #ari p+h+n br+nkus6 baik kanan maupun kiri.
,. !neum+nia br+nk+pneum+nia& pneum+nia 4ang #itan#ai ber/ak-
ber/ak in:eksi pa#a berbagai tempat #i paru. $isa kanan maupun kiri
4ang #isebabkan 1irus atau bakteri #an sering ter"a#i pa#a ba4i atau
+rang tua.
(. !neum+nia interstisial.
PAT23ENESIS
!neum+/+//us masuk ke #alam paru melalui "alan perna:asan se/ara per/ikan
5#r+plet6. !neum+k+kus umumn4a men/apai al1e+li lewat per/ikan mukus atau
sali1a. L+bus bagian bawah paru paling sering terkena e:ek gra1itasi.
)&(
Agen-agen mikr+ba 4ang men4ebabkan !neum+nia memiliki ( bentuk transisi
primer :
). Aspirasi sekret 4ang berisi mikr++rganisme pat+gen 4ang telah berk+l+nisasi
pa#a +r+:aring
,. nhalasi aer+s+l 4ang in:eksius
(. !en4ebaran hemat+gen #ari bagian ekstrapulm+nal
Aspirasi #an inhalasi agen-agen in:eksius a#alah #ua /ara tersering 4ang
men4ebabkan pneum+nia& sementara pen4ebaran /ara hemat+gen lebih "arang
ter"a#i. Akibatn4a& :akt+r-:akt+r pre#isp+sisi termasuk "uga berbagai #e:isiensi
)?
mekanisme pertahanan sistem perna:asan. K+l+nisasi basilus gram negati: telah
men"a#i sub"ek penelitian akhir-akhir ini.
)
Mekanisme #a4a tahan traktus respirat+rius bagian bawah sangat e:isien untuk
men/egah in:eksi 4ang ter#iri #ari :
). Susunan anat+mis r+ngga hi#ung
,. Jaringan lim:+i# #i nas+:aring
(. $ulu getar 4ang meliputi sebagian besar epitel traktus respirat+rius #an
sekret lain 4ang #ikeluarkan +leh sel epitel tersebut
4. 'e:leks batuk
5. 'e:leks epigl+tis 4ang men/egah ter"a#in4a aspirasi sekret 4ang terin:eksi
3. .rainase sistem lim:atis #an :ungsi men4aring kelen"ar lim:e regi+nal
0. Aag+sit+sis aksi lim:+sit #an resp+n imun+hum+ral terutama g A
?. Sekresi en<im-en<im #ari sel-sel 4ang melapisi trake+-br+nkial 4ang beker"a
sebagai anti mikr+ba 4ang n+n spesi:ik.
$ila pertahanan tubuh ti#ak kuat maka mikr++rganisme #apat melalui "alan na:as
sampai ke al1e+li 4ang men4ebabkan ra#ang pa#a #in#ing al1e+li #an "aringan
sekitarn4a.
(
Setelah itu mikr++rganisme tiba #i al1e+li mementuk suatu pr+ses pera#angan
4ang meliputi empat sta#ium& 4aitu:
)&(&0

A# S(adi*m I -= 5 9% 4am per(ama0'ones(i.
.isebut hiperemia& menga/u pa#a resp+n pera#angan permulaan 4ang berlangsung
pa#a #aerah baru 4ang terin:eksi. 9al ini #itan#ai #engan peningkatan aliran #arah
#an permeabilitas kapiler #i tempat in:eksi. 9iperemia ini ter"a#i akibat pelepasan
me#iat+r-me#iat+r pera#angan #ari sel-sel mast setelah pengakti:an sel imun #an
/e#era "aringan. Me#iat+r-me#iat+r tersebut men/akup histamin #an pr+staglan#in.
.egranulasi sel mast "uga mengakti:kan "alur k+mplemen. K+mplemen beker"a
sama #engan histamin #an pr+staglan#in untuk melemaskan +t+t p+l+s 1askuler
paru #an peningkatan permeabilitas kapiler paru. 9al ini mengakibatkan
perpin#ahan eksu#at plasma ke #alam ruang interstitium sehingga ter"a#i
pembengkakan #an e#ema antar kapiler #an al1e+lus. !enimbunan /airan #i antara
kapiler #an al1e+lus meningkatkan "arak 4ang harus #itempuh +leh +ksigen #an
karb+n#i+ksi#a maka perpin#ahan gas ini #alam #arah paling berpengaruh #an
sering mengakibatkan penurunan saturasi +ksigen hem+gl+bin.
B# S(adi*m II -=> 4am )eri'*(n,a.
)D
.isebut hepatisasi merah& ter"a#i sewaktu al1e+lus terisi +leh sel #arah merah&
eksu#at #an :ibrin 4ang #ihasilkan +leh pen"amu 5h+st6 sebagai bagian #ari reaksi
pera#angan. L+bus 4ang terkena men"a#i pa#at +leh karena a#an4a penumpukan
leuk+sit& eritr+sit #an /airan& sehingga warna paru men"a#i merah #an pa#a
perabaan seperti hepar& pa#a sta#ium ini u#ara al1e+li ti#ak a#a atau sangat
minimal sehingga anak akan bertambah sesak. Sta#ium ini berlangsung sangat
singkat& 4aitu selama 4? "am.
6# S(adi*m III -" 5 > hari.
.isebut hepatisasi kelabu 4ang ter"a#i sewaktu sel-sel #arah putih mengk+l+nisasi
#aerah paru 4ang terin:eksi. !a#a saat ini en#apan :ibrin terakumulasi #i seluruh
#aerah 4ang /e#era #an ter"a#i :ag+sit+sis sisa-sisa sel.
!a#a sta#ium ini eritr+sit #i al1e+li mulai #ires+rbsi& l+bus masih tetap pa#at
karena berisi :ibrin #an leuk+sit& warna merah men"a#i pu/at kelabu #an kapiler
#arah ti#ak lagi mengalami k+ngesti.
D# S(adi*m I? -& 5 9% hari.
.isebut "uga sta#ium res+lusi 4ang ter"a#i sewaktu resp+n imun #an pera#angan
mere#a& sisa-sisa sel :ibrin #an eksu#at lisis #an #iabs+rbsi +leh makr+:ag sehingga
"aringan kembali ke strukturn4a semula.
3AMBARAN KLINIS
$r+nk+pneum+nia biasan4a #i#ahului +leh in:eksi saluran na:as bagian atas selama
beberapa hari. Suhu #apat naik se/ara men#a#ak sampai (DH4-I% #an mungkin
#isertai ke"ang karena #emam 4ag tinggi. Anak sangat gelisah& #ispnu& perna:asan
/epat #an #angkal #isertai perna:asan /uping hi#ung #an sian+sis #i sekitar hi#ung
#an mulut. $atuk biasan4a ti#ak #i"umpai #i awal pen4akit& anak akan men#apat
batuk setelah beberapa hari& #imana pa#a awaln4a berupa batuk kering kemu#ian
men"a#i pr+#ukti:.
!a#a br+nk+pneum+nia& hasil pemeriksaan :isik tergantung pa#a luasn4a #aerah
4ang terkena. !a#a perkusi t+raks sering ti#ak #i"umpai a#an4a kelainan. !a#a
auskultasi mungkin han4a ter#engar r+nki basah gelembung halus sampai se#ang.
$ila sarang br+nk+pneum+nia men"a#i satu 5k+n:luens6 mungkin pa#a perkusi
ter#engar suara 4ang mere#up #an suara perna:asan pa#a auskultasi ter#engar
,-
mengeras. !a#a sta#ium res+lusi r+nki #apat ter#engar lagi. Tanpa peng+batan
biasan4a pr+ses pen4embuhan #apat ter"a#i antara ,-( minggu.
(
PEMERIKSAAN LAB2RAT2RIUM
).
7ambaran #arah menun"ukkan leuk+sit+sis& biasan4a )5.--- H 4-.--- 8 mm
(
#engan pergeseran ke kiri. Jumlah leuk+sit 4ang ti#ak meningkat
berhubungan #engan in:eksi 1irus atau m4/+plasma.
,.
Nilai 9b biasan4a tetap n+rmal atau se#ikit menurun.
(.
!eningkatan L>..
4.
Kultur #ahak #apat p+siti: pa#a ,- H 5- G pen#erita 4ang ti#ak #i+bati.
Selain kultur #ahak& biakan "uga #apat #iambil #engan /ara hapusan
tengg+r+k 5thr+at swab6.
5.
Analisa gas #arah 5A7.A6 menun"ukkan hip+ksemia #an hiperkarbia. !a#a
sta#ium lan"ut #apat ter"a#i asi#+sis me4ab+lik.
(&0
DIA3N2SIS
.iagn+sis #itegakkan ber#asarkan riwa4at pen4akit #an pemeriksaan :isik 4ang
sesuai #engan ge"ala #an tan#a 4ang #iuraikan sebelumn4a #isertai pemeriksaan
penun"ang. !a#a br+nk+pneum+nia& ber/ak-ber/ak in:iltrat #i#apati pa#a satu atau
beberapa l+bus. A+t+ r+ntgen #apat "uga menun"ukkan a#an4a k+mplikasi seperti
pleuritis& atelektasis& abses paru& pneum+t+raks atau perikar#itis. 7ambaran ke arah
sel p+lim+r:+nuklear "uga #apat #i"umpai.
.iagn+sis eti+l+gi #ibuat ber#asarkan pemeriksaan mikr+bi+l+gi ser+l+gi& karena
pemeriksaan mikr+bi+l+gi ti#ak mu#ah #ilakukan #an bila #apat #ilakukan kuman
pen4ebab ti#ak selalu #apat #itemukan. *leh karena itu 29* menga"ukan
pe#+man #iagn+sa #an tata laksana 4ang lebih se#erhana. $er#asarkan pe#+man
tersebut pneum+nia #ibe#akan ber#asarkan :
!neum+nia sangat berat :
J bila ter"a#i sian+sis sentral #an anak ti#ak sanggup minum& maka anak harus
#irawat #i rumah sakit #an #iberi antibi+tika.
!neum+nia berat :
J bila #i"umpai a#an4a retraksi& tanpa sian+sis #an masih sanggup minum& maka
anak harus #irawat #i rumah sakit #an #iberi antibi+tika.
,)
!neum+nia :
J bila ti#ak a#a retraksi tetapi #i"umpai perna:asan 4ang /epat :
- K 3- B8menit pa#a anak usia F , bulan
- K 5- B8menit pa#a anak usia , bulan H ) tahun
- K 4- B8menit pa#a anak usia ) H 5 tahun
$ukan !neum+nia :
J han4a batuk tanpa a#an4a tan#a #an ge"ala seperti #iatas& ti#ak perlu #irawat
#an ti#ak perlu #iberi antibi+tika.
(&4
DIA3N2SA BANDIN3
). $r+nki+litis
,. T$ !aru
PENATALAKSANAAN
Sebaikn4a peng+batan #iberikan ber#asarkan eti+l+gi #an u"i resistensi tetapi hal
ini ti#ak #apat selalu #ilakukan #an memakan waktu 4ang /ukup lama& maka
#alam praktek #iberikan peng+batan p+li:ragmasi seperti penisilin #iambah #engan
kl+ram:enik+l atau #iberi antibi+tik 4ang mempun4ai spektrum luas seperti
ampi/illin. !eng+batan #iteruskan sampai anak bebas #emam selama 4 H 5 hari.
(
!eng+batan #an penatalaksaann4a meliputi :
(&0
$e# rest
Jumlah /airan #isesuaikan #engan berat ba#an #an kenaikan suhu.
K+reksi gangguan keseimbangan asam basa #an elektr+lit
!emberian antibi+tik sesuai biakan atau berikan :
Untuk kasus pneum+nia /+mmunit4 base :
- Ampisilin )-- mg8kg$$8hari #alam 4 kali pemberian
,,
- Kl+ram:enik+l 05 mg8kg$$8hari #alam 4 kali pemberian
Untuk kasus pneum+nia h+spital base :
- Se:+taksim )-- mg8kg$$8hari #alam , kali pemberian
- Amikasin )--)5 mg8kg$$8hari #alam , kali pemberian
Antipiretik : para/etam+l )--)5 mg8kg$$8B beri
Muk+litik : Ambr+B+l )&,-)&3 mg8kg$$8, #+sis8+ral
Jika sesak ti#ak terlalu hebat& #apat #imulai makanan enteral bertahap
melalui selang nas+gastrik #engan :ee#ing #rip. Jika sesakn4a berat maka
pasien harus #ipuasakan.
Tabel pemilihan antibi+tika ber#asarkan eti+l+gi :
(
Mikr++rganisme
Strept+k+kus #an
Sta:il+k+kusM. !neum+nia
9. n:luen<a
Klebsiella #an !. Aerugin+sa
!eni/ilin 7 5-.----)--.--- unit8hari =
atau!eni/ilin !r+kain 3.---.--- unit8hari
M atau
Ampi/ilin )---,-- mg8kg$$8hari atau
%e:triaks+n 05-,-- mg8kg$$8hari
>ritr+misin )5 mg8kg$$8hari
Kl+ram:enik+l 5--)-- mg8kg$$8hari
Se:al+sp+rin
K2MPLIKASI
.engan penggunaan antibi+tika& k+mplikasi hampir ti#ak pernah #i"umpai.
K+mplikasi 4ang #apat #i"umpai a#alah emp4ema #an +titis me#ia akut.
K+mplikasi lain seperti meningitis& perikar#itis& +ste+mielitis& perit+nitis lebih
"arang #ilihat.
(
PR23N2SIS
,(
.engan pemberian antibi+tika 4ang tepat #an a#ekuat maka m+rtalitas #apat
#iturunkan sampai kurang #ari )G. M+rtalitas bisa lebih tinggi #i#apatkan pa#a
anak-anak #engan kea#aan malnutrisi energi pr+tein #an 4ang #atang terlambat
untuk peng+batan
,4
Bronkopneumonia
PENDAHULUAN
!neum+nia merupakan pen4akit 4ang sering ter"a#i #an setiap tahunn4a
men4erang sekitar )G #ari seluruh pen#u#uk Amerika. Meskipun telah a#a
kema"uan #alam bi#ang antibi+tik& pneum+nia tetap merupakan pen4ebab
kematian terban4ak keenam #i Amerika Serikat. Mun/uln4a +rganisme n+s+k+mial
5#i#apat #ari rumah sakit6 4ang resisten terha#ap antibi+tik& #itemukann4a
+rganisme-+eganisme 4ang baru 5seperti Legi+nella6& bertambahn4a "umlah
pe"amu 4ang lemah #a4a tahan tubuhn4a #an a#an4a pen4akit seperti A.S
semakin memperluas spektrum #an #era"at kemungkinan pen4ebab-pen4ebab
pneum+nia& #an ini "uga men"elaskan mengapa pneum+nia masih merupakan
masalah kesehatan 4ang men/+l+k. $a4i #an anak ke/il lebih rentan terha#ap
pen4akit ini karena resp+n imunitas mereka masih belum berkembang #engan baik.
!neum+nia seringkali merupakan hal 4ang terakhir ter"a#i pa#a +rang tua #an
+rang 4ang lemah akibat pen4akit kr+nik tertentu. !asien peminum alk+h+l& pas/a
be#ah& #an pen#erita pen4akit perna:asan kr+nik atau in:eksi 1irus "uga mu#ah
terserang pen4akit ini.
)
!neum+nia a#alah ra#ang parenkim paru. Keban4akan kasus pneum+nia
#isebabkan +leh mikr++rganisme& tetapi a#a se"umlah pen4ebab n+nin:eksi 4ang
ka#ang-ka#ang perlu #ipertimbangkan. !neum+nia #ig+l+ngkan atas #asar anat+mi
seperti pneum+nia l+baris& pneum+nia l+bularis 5br+nk+pneum+nia6 #an
pneum+nia interstitialis 5br+nki+litis6. Tetapi& klasi:ikasi pneum+nia in:eksius atas
#asar eti+l+gi #ugaan atau 4ang terbukti se/ara #iagn+stik atau terapeutik lebih
rele1an.
,&(&0
!nem+nia a#alah pr+ses in:eksi akut 4ang mengenai "aringan paru-paru 5al1e+li6.
Ter"a#in4a pnem+nia pa#a anak seringkali bersamaan #engan pr+ses in:eksi akut
pa#a br+nkus 5biasa #isebut br+n/h+pneum+nia6.
4
$r+nk+pneum+nia a#alah pera#angan paru& biasan4a #imulai #i br+nki+li
terminalis. $r+nk+pneum+nia a#alah nama 4ang #iberikan untuk sebuah in:lamasi
paru-paru 4ang biasan4a #imulai #i br+nki+lus terminalis. $r+nki+lus terminalis
men"a#i tersumbat #engan eksu#at muk+purulen membentuk ber/ak-ber/ak
k+ns+li#asi #i l+bulus 4ang bersebelahan. !en4akit ini seringn4a bersi:at sekun#er&
mengikuti in:eksi #ari saluran na:as atas& #emam pa#a in:eksi spesi:ik #an
pen4akit 4ang melemahkan sistem pertahanan tubuh. !a#a ba4i #an +rang-+rang
4ang lemah& !neum+nia #apat mun/ul sebagai in:eksi primer.
5&3
,5
DEFINISI
!neum+nia br+nk+pneum+nia& pneum+nia 4ang #itan#ai ber/ak-ber/ak in:eksi
pa#a berbagai tempat #i paru. $isa kanan maupun kiri 4ang #isebabkan 1irus atau
bakteri #an sering ter"a#i pa#a ba4i atau +rang tua.
?
EPIDEMI2L23I
$er#asarkan Sur1ei Kesehatan 'umah Tangga 5SK'T6 se"ak )D?3 sampai era ,---
an hampir ?- sampai D- persen kematian balita akibat serangan S!A #an
pnem+nia.
4
Angka ke"a#ian tertinggi #itemukan pa#a usia kurang #ari 4 tahun #an mengurang
#engan meningkatn4a umur. !neum+nia l+baris hampir selalu #isebabkan +leh
!neum+/+//us& #itemukan pa#a +rang #ewasa #an anak besar& se#angkan
$r+nk+pneum+nia lebih sering #i"umpai pa#a anak ke/il #an ba4i.
(
!neum+nia merupakan pen4akit 4ang sering ter"a#i #an setiap tahunn4a
men4erang sekitar )G pen#u#uk amerika. Meskipun telah a#a kema"uan #alam
bi#ang antibi+tik& pneum+nia tetap sebagai pen4ebab terban4ak #ari kematian #i
Amerika.
)
ETI2L23I
!en4ebab br+nk+pneum+nia 4ang biasa #i"umpai a#alah :akt+r in:eksi 5tersering6 :
- $akteri : !neum+k+kus& Strept+k+kus& Sta:il+k+kus& 9em+:ilus in:luen<a&
M4/+ba/terium tuber/ul+sa.
- =irus : 'espirat+r4 S4n/titial =irus& A#en+1irus& %4t+megal+ 1irus&
=irus in:uen<a $.
- Jamur : 9ist+plasm+sis& %an#i#a albi/ans& Aspergillus spe/ies #ll.
4
KLASIFIKASI
Menurut buku !neum+nia K+muniti& !e#+man .iagn+sis #an !enatalaksanaan #i
n#+nesia 4ang #ikeluarkan !erhimpunan .+kter !aru n#+nesia& ,--(
men4ebutkan tiga klasi:ikasi pneum+nia.
4. $er#asarkan klinis #an epi#emi+l+gis:
,3
). !neum+nia k+muniti 5community-acquired pneumonia6.
,. !neum+nia n+s+k+mial& 5hospital-acquired pneumonia/nosocomial
pneumonia6.
(. !neum+nia aspirasi.
4. !neum+nia pa#a pen#erita immunocompromised.
5. $er#asarkan bakteri pen4ebab:
). !neum+nia bakteri8tipikal. .apat ter"a#i pa#a semua usia. $eberapa
bakteri mempun4ai ten#ensi men4erang sese+rang 4ang peka&
misaln4a klebsiella pa#a pen#erita alk+h+lik& staph4ll+/+//us pa#a
pen#erita pas/a in:eksi in:luen<a. !neum+nia Atipikal #isebabkan
m4/+plasma& legi+nella& #an /halam4#ia.
,. !neum+nia 1irus.
(. !neum+nia "amur& sering merupakan in:eksi sekun#er. !re#ileksi
terutama pa#a pen#erita #engan #a4a tahan lemah
5immunocompromised6.
3. $er#asarkan pre#ileksi in:eksi:
). !neum+nia l+baris& pneum+nia 4ang ter"a#i pa#a satu l+bus
5per/abangan besar #ari p+h+n br+nkus6 baik kanan maupun kiri.
,. !neum+nia br+nk+pneum+nia& pneum+nia 4ang #itan#ai ber/ak-
ber/ak in:eksi pa#a berbagai tempat #i paru. $isa kanan maupun kiri
4ang #isebabkan 1irus atau bakteri #an sering ter"a#i pa#a ba4i atau
+rang tua.
(. !neum+nia interstisial.
PAT23ENESIS
!neum+/+//us masuk ke #alam paru melalui "alan perna:asan se/ara per/ikan
5#r+plet6. !neum+k+kus umumn4a men/apai al1e+li lewat per/ikan mukus atau
sali1a. L+bus bagian bawah paru paling sering terkena e:ek gra1itasi.
)&(
Agen-agen mikr+ba 4ang men4ebabkan !neum+nia memiliki ( bentuk transisi
primer :
4. Aspirasi sekret 4ang berisi mikr++rganisme pat+gen 4ang telah berk+l+nisasi
pa#a +r+:aring
5. nhalasi aer+s+l 4ang in:eksius
3. !en4ebaran hemat+gen #ari bagian ekstrapulm+nal
Aspirasi #an inhalasi agen-agen in:eksius a#alah #ua /ara tersering 4ang
men4ebabkan pneum+nia& sementara pen4ebaran /ara hemat+gen lebih "arang
,0
ter"a#i. Akibatn4a& :akt+r-:akt+r pre#isp+sisi termasuk "uga berbagai #e:isiensi
mekanisme pertahanan sistem perna:asan. K+l+nisasi basilus gram negati: telah
men"a#i sub"ek penelitian akhir-akhir ini.
)
Mekanisme #a4a tahan traktus respirat+rius bagian bawah sangat e:isien untuk
men/egah in:eksi 4ang ter#iri #ari :
D. Susunan anat+mis r+ngga hi#ung
)-.Jaringan lim:+i# #i nas+:aring
)). $ulu getar 4ang meliputi sebagian besar epitel traktus respirat+rius #an
sekret lain 4ang #ikeluarkan +leh sel epitel tersebut
),.'e:leks batuk
)(.'e:leks epigl+tis 4ang men/egah ter"a#in4a aspirasi sekret 4ang terin:eksi
)4..rainase sistem lim:atis #an :ungsi men4aring kelen"ar lim:e regi+nal
)5.Aag+sit+sis aksi lim:+sit #an resp+n imun+hum+ral terutama g A
)3.Sekresi en<im-en<im #ari sel-sel 4ang melapisi trake+-br+nkial 4ang beker"a
sebagai anti mikr+ba 4ang n+n spesi:ik.
$ila pertahanan tubuh ti#ak kuat maka mikr++rganisme #apat melalui "alan na:as
sampai ke al1e+li 4ang men4ebabkan ra#ang pa#a #in#ing al1e+li #an "aringan
sekitarn4a.
(
Setelah itu mikr++rganisme tiba #i al1e+li mementuk suatu pr+ses pera#angan
4ang meliputi empat sta#ium& 4aitu:
)&(&0

A# S(adi*m I -= 5 9% 4am per(ama0'ones(i.
.isebut hiperemia& menga/u pa#a resp+n pera#angan permulaan 4ang berlangsung
pa#a #aerah baru 4ang terin:eksi. 9al ini #itan#ai #engan peningkatan aliran #arah
#an permeabilitas kapiler #i tempat in:eksi. 9iperemia ini ter"a#i akibat pelepasan
me#iat+r-me#iat+r pera#angan #ari sel-sel mast setelah pengakti:an sel imun #an
/e#era "aringan. Me#iat+r-me#iat+r tersebut men/akup histamin #an pr+staglan#in.
.egranulasi sel mast "uga mengakti:kan "alur k+mplemen. K+mplemen beker"a
sama #engan histamin #an pr+staglan#in untuk melemaskan +t+t p+l+s 1askuler
paru #an peningkatan permeabilitas kapiler paru. 9al ini mengakibatkan
perpin#ahan eksu#at plasma ke #alam ruang interstitium sehingga ter"a#i
pembengkakan #an e#ema antar kapiler #an al1e+lus. !enimbunan /airan #i antara
kapiler #an al1e+lus meningkatkan "arak 4ang harus #itempuh +leh +ksigen #an
karb+n#i+ksi#a maka perpin#ahan gas ini #alam #arah paling berpengaruh #an
sering mengakibatkan penurunan saturasi +ksigen hem+gl+bin.
,?
B# S(adi*m II -=> 4am )eri'*(n,a.
.isebut hepatisasi merah& ter"a#i sewaktu al1e+lus terisi +leh sel #arah merah&
eksu#at #an :ibrin 4ang #ihasilkan +leh pen"amu 5h+st6 sebagai bagian #ari reaksi
pera#angan. L+bus 4ang terkena men"a#i pa#at +leh karena a#an4a penumpukan
leuk+sit& eritr+sit #an /airan& sehingga warna paru men"a#i merah #an pa#a
perabaan seperti hepar& pa#a sta#ium ini u#ara al1e+li ti#ak a#a atau sangat
minimal sehingga anak akan bertambah sesak. Sta#ium ini berlangsung sangat
singkat& 4aitu selama 4? "am.
6# S(adi*m III -" 5 > hari.
.isebut hepatisasi kelabu 4ang ter"a#i sewaktu sel-sel #arah putih mengk+l+nisasi
#aerah paru 4ang terin:eksi. !a#a saat ini en#apan :ibrin terakumulasi #i seluruh
#aerah 4ang /e#era #an ter"a#i :ag+sit+sis sisa-sisa sel.
!a#a sta#ium ini eritr+sit #i al1e+li mulai #ires+rbsi& l+bus masih tetap pa#at
karena berisi :ibrin #an leuk+sit& warna merah men"a#i pu/at kelabu #an kapiler
#arah ti#ak lagi mengalami k+ngesti.
D# S(adi*m I? -& 5 9% hari.
.isebut "uga sta#ium res+lusi 4ang ter"a#i sewaktu resp+n imun #an pera#angan
mere#a& sisa-sisa sel :ibrin #an eksu#at lisis #an #iabs+rbsi +leh makr+:ag sehingga
"aringan kembali ke strukturn4a semula.
3AMBARAN KLINIS
$r+nk+pneum+nia biasan4a #i#ahului +leh in:eksi saluran na:as bagian atas selama
beberapa hari. Suhu #apat naik se/ara men#a#ak sampai (DH4-I% #an mungkin
#isertai ke"ang karena #emam 4ag tinggi. Anak sangat gelisah& #ispnu& perna:asan
/epat #an #angkal #isertai perna:asan /uping hi#ung #an sian+sis #i sekitar hi#ung
#an mulut. $atuk biasan4a ti#ak #i"umpai #i awal pen4akit& anak akan men#apat
batuk setelah beberapa hari& #imana pa#a awaln4a berupa batuk kering kemu#ian
men"a#i pr+#ukti:.
!a#a br+nk+pneum+nia& hasil pemeriksaan :isik tergantung pa#a luasn4a #aerah
4ang terkena. !a#a perkusi t+raks sering ti#ak #i"umpai a#an4a kelainan. !a#a
auskultasi mungkin han4a ter#engar r+nki basah gelembung halus sampai se#ang.
,D
$ila sarang br+nk+pneum+nia men"a#i satu 5k+n:luens6 mungkin pa#a perkusi
ter#engar suara 4ang mere#up #an suara perna:asan pa#a auskultasi ter#engar
mengeras. !a#a sta#ium res+lusi r+nki #apat ter#engar lagi. Tanpa peng+batan
biasan4a pr+ses pen4embuhan #apat ter"a#i antara ,-( minggu.
(
PEMERIKSAAN LAB2RAT2RIUM
3.
7ambaran #arah menun"ukkan leuk+sit+sis& biasan4a )5.--- H 4-.--- 8 mm
(
#engan pergeseran ke kiri. Jumlah leuk+sit 4ang ti#ak meningkat
berhubungan #engan in:eksi 1irus atau m4/+plasma.
0.
Nilai 9b biasan4a tetap n+rmal atau se#ikit menurun.
?.
!eningkatan L>..
D.
Kultur #ahak #apat p+siti: pa#a ,- H 5- G pen#erita 4ang ti#ak #i+bati.
Selain kultur #ahak& biakan "uga #apat #iambil #engan /ara hapusan
tengg+r+k 5thr+at swab6.
)-.
Analisa gas #arah 5A7.A6 menun"ukkan hip+ksemia #an hiperkarbia. !a#a
sta#ium lan"ut #apat ter"a#i asi#+sis me4ab+lik.
(&0
DIA3N2SIS
.iagn+sis #itegakkan ber#asarkan riwa4at pen4akit #an pemeriksaan :isik 4ang
sesuai #engan ge"ala #an tan#a 4ang #iuraikan sebelumn4a #isertai pemeriksaan
penun"ang. !a#a br+nk+pneum+nia& ber/ak-ber/ak in:iltrat #i#apati pa#a satu atau
beberapa l+bus. A+t+ r+ntgen #apat "uga menun"ukkan a#an4a k+mplikasi seperti
pleuritis& atelektasis& abses paru& pneum+t+raks atau perikar#itis. 7ambaran ke arah
sel p+lim+r:+nuklear "uga #apat #i"umpai.
.iagn+sis eti+l+gi #ibuat ber#asarkan pemeriksaan mikr+bi+l+gi ser+l+gi& karena
pemeriksaan mikr+bi+l+gi ti#ak mu#ah #ilakukan #an bila #apat #ilakukan kuman
pen4ebab ti#ak selalu #apat #itemukan. *leh karena itu 29* menga"ukan
pe#+man #iagn+sa #an tata laksana 4ang lebih se#erhana. $er#asarkan pe#+man
tersebut pneum+nia #ibe#akan ber#asarkan :
!neum+nia sangat berat :
J bila ter"a#i sian+sis sentral #an anak ti#ak sanggup minum& maka anak harus
#irawat #i rumah sakit #an #iberi antibi+tika.
!neum+nia berat :
(-
J bila #i"umpai a#an4a retraksi& tanpa sian+sis #an masih sanggup minum& maka
anak harus #irawat #i rumah sakit #an #iberi antibi+tika.
!neum+nia :
J bila ti#ak a#a retraksi tetapi #i"umpai perna:asan 4ang /epat :
- K 3- B8menit pa#a anak usia F , bulan
- K 5- B8menit pa#a anak usia , bulan H ) tahun
- K 4- B8menit pa#a anak usia ) H 5 tahun
$ukan !neum+nia :
J han4a batuk tanpa a#an4a tan#a #an ge"ala seperti #iatas& ti#ak perlu #irawat
#an ti#ak perlu #iberi antibi+tika.
(&4
DIA3N2SA BANDIN3
(. $r+nki+litis
4. T$ !aru
PENATALAKSANAAN
Sebaikn4a peng+batan #iberikan ber#asarkan eti+l+gi #an u"i resistensi tetapi hal
ini ti#ak #apat selalu #ilakukan #an memakan waktu 4ang /ukup lama& maka
#alam praktek #iberikan peng+batan p+li:ragmasi seperti penisilin #iambah #engan
kl+ram:enik+l atau #iberi antibi+tik 4ang mempun4ai spektrum luas seperti
ampi/illin. !eng+batan #iteruskan sampai anak bebas #emam selama 4 H 5 hari.
(
!eng+batan #an penatalaksaann4a meliputi :
(&0
$e# rest
Jumlah /airan #isesuaikan #engan berat ba#an #an kenaikan suhu.
K+reksi gangguan keseimbangan asam basa #an elektr+lit
!emberian antibi+tik sesuai biakan atau berikan :
Untuk kasus pneum+nia /+mmunit4 base :
()
- Ampisilin )-- mg8kg$$8hari #alam 4 kali pemberian
- Kl+ram:enik+l 05 mg8kg$$8hari #alam 4 kali pemberian
Untuk kasus pneum+nia h+spital base :
- Se:+taksim )-- mg8kg$$8hari #alam , kali pemberian
- Amikasin )--)5 mg8kg$$8hari #alam , kali pemberian
Antipiretik : para/etam+l )--)5 mg8kg$$8B beri
Muk+litik : Ambr+B+l )&,-)&3 mg8kg$$8, #+sis8+ral
Jika sesak ti#ak terlalu hebat& #apat #imulai makanan enteral bertahap
melalui selang nas+gastrik #engan :ee#ing #rip. Jika sesakn4a berat maka
pasien harus #ipuasakan.
Tabel pemilihan antibi+tika ber#asarkan eti+l+gi :
(
Mikr++rganisme
Strept+k+kus #an
Sta:il+k+kusM. !neum+nia
9. n:luen<a
Klebsiella #an !. Aerugin+sa
!eni/ilin 7 5-.----)--.--- unit8hari =
atau!eni/ilin !r+kain 3.---.--- unit8hari
M atau
Ampi/ilin )---,-- mg8kg$$8hari atau
%e:triaks+n 05-,-- mg8kg$$8hari
>ritr+misin )5 mg8kg$$8hari
Kl+ram:enik+l 5--)-- mg8kg$$8hari
Se:al+sp+rin
K2MPLIKASI
.engan penggunaan antibi+tika& k+mplikasi hampir ti#ak pernah #i"umpai.
K+mplikasi 4ang #apat #i"umpai a#alah emp4ema #an +titis me#ia akut.
K+mplikasi lain seperti meningitis& perikar#itis& +ste+mielitis& perit+nitis lebih
"arang #ilihat.
(
(,
PR23N2SIS
.engan pemberian antibi+tika 4ang tepat #an a#ekuat maka m+rtalitas #apat
#iturunkan sampai kurang #ari )G. M+rtalitas bisa lebih tinggi #i#apatkan pa#a
anak-anak #engan kea#aan malnutrisi energi pr+tein #an 4ang #atang terlambat
untuk peng+batan
((
(4
(5