Anda di halaman 1dari 6

PROPOSAL RESIDENSI PROGRAM MAGISTER

PROGRAM STUDI KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA


FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA
Kampus C, Jalan Mulyorejo, Surabaya 60115 Telp. (031) 5920948, Fax. 5924618



A. LATAR BELAKANG
Kejadian gawat darurat dapat diartikan sebagai keadaan dimana seseorang
membutuhkan pertolongan segera karena apabila tidak mendapatkan pertolongan
dengan segera maka dapat mengancam jiwanya atau menimbulkan kecacatan
permanen. Keadaan gawat darurat yang sering terjadi di masyarakat antara lain
keadaan seseorang yang mengalami henti napas, henti jantung, tidak sadarkan diri,
kecelakaan, cedera, misalnya patah tulang, kasus stroke, kejang, keracunan dan korban
bencana. Unsur penyebab kejadian gawat darurat antara lain karena terjadinya
kecelakaan lalu lintas, terjatuh dari ketinggian, terjepit, terpotong/teriris benda tajam,
penyakit, kebakaran maupun bencana alam (Media Aesculapius, 2007).
Menurut American Hospital Association (AHA) dalam Herkutanto (2007),
keadaan gawat darurat adalah suatu kondisi dimana berdasarkan respon dari
pasien, keluarga pasien, atau siapa pun yang berpendapat pentingnya membawa
pasien ke rumah sakit untuk diberi perhatian/tindakan medis dengan segera.
Kondisi yang demikian berlanjut hingga adanya keputusan yang dibuat oleh
pelayanan kesehatan yang profesional bahwa pasien berada dalam kondisi yang
baik dan tidak dalam kondisi mengancam jiwa. Penderita gawat darurat adalah
penderita yang oleh karena suatu penyebab (penyakit, trauma, kecelakaan,
tindakan anestesi) yang bila tidak segera ditolong akan mengalami cacat,
kehilangan organ tubuh atau meninggal (Sudjito, 2007).
Pertolongan pertama merupakan pertolongan secara cepat dan bersifat
sementara waktu yang diberikan pada seseorang yang menderita luka atau
terserang penyakit mendadak. Pertolongan ini menggunakan fasilitas dan peralatan
yang tersedia pada saat itu dan tempat yang dibutuhkan. Tujuan yang penting dari
pertolongan pertama adalah memberikan perawatan yang akan menguntungkan
PROPOSAL RESIDENSI PROGRAM MAGISTER
PROGRAM STUDI KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA
FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA
Kampus C, Jalan Mulyorejo, Surabaya 60115 Telp. (031) 5920948, Fax. 5924618


pada orang-orang tersebut sebagai persiapan terhadap penanganan lebih lanjut
(Skeet, 1995).
Dalam kehidupan sehari-hari keterampilan melakukan tindakan pertolongan
pertama diperlukan untuk mengantisipasi keadaan-keadaan darurat akibat kecelakaan
atau penyakit-penyakit akut (mendadak). Tindakan pertolongan pertama yang tepat,
cepat dan benar akan memberikan hasil akhir yang lebih baik bagi korban (pasien) :
menghemat biaya perawatan dan pengobatan, waktu penyembuhan yang lebih cepat,
kemungkinan timbulnya kecacatan yang lebih kecil.
Untuk mampu melakukan tindakan pertolongan pertama yang tepat, cepat dan
benar diperlukan suatu pelatihan pertolongan pertama bagi semua orang, karena
kecelakaan sangat mungkin terjadi di mana saja, kapan saja, baik di rumah, di tempat
kerja ataupun di jalan raya. Di perusahaan kemampuan melakukan tindakan
pertolongan pertama yang baik oleh karyawan yang ditunjuk sebagai anggota tim P3K
akan menghindarkan perusahaan dari kerugian yang lebih besar. Karena akan
mengurangi jam kerja yang hilang akibat dari kecelakaan yang ditimbulkan, menekan
biaya pengobatan karena cedera yang ditangani dengan baik akan lebih cepat proses
penyembuhannya dan lain-lain.
PT. TPS adalah perusahaan yang bergerak dibidang pelayanan jasa pengiriman
barang melalui laut, baik domestik maupun internasional yang sangat berkomitmen
dalam penerapan sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja. Di dalam
operasional perusahaan terdapat banyak potensi bahaya terjadinya kecelakaan kerja
dan potensi bahaya lainnya terkait kesehatan dan keselamatan kerja. Dan itu merata di
area operasional petikemas. Sehingga manajemen perusahaan yang sangat konsen
terhadap penerapan SMK3 ini selalu peduli, kreatif dan inovatif dalam membuat
program tentang pencegahan bahaya kecelakaan kerja untuk menurunkan angka
keparahan kecelakaan kerja tersebut. Dalam hal pencegahan potensi bahaya yang
terkait dengan kesehatan dan keselamatan kerja di tempat kerja. Misalnya
PROPOSAL RESIDENSI PROGRAM MAGISTER
PROGRAM STUDI KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA
FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA
Kampus C, Jalan Mulyorejo, Surabaya 60115 Telp. (031) 5920948, Fax. 5924618


dilakukannya pelatihan pertolongan pertama gawat darurat; first aid training yang
sudah dilakukan sebelumnya. Namun upaya pelatihan P3K ini harus terus dilakukan,
lebih baik jika dilakukan sesering mungkin untuk terus menyegarkan kembali ilmu dan
keterampilan yang sudah didapatkan dan yang terpenting lagi bahwa jumlah personil
yang terlatih tentang P3K terus bertambah jumlahnya, yang pada akhirnya nanti PT. TPS
memiliki personil operasioanal yang hampir semua bahkan keseluruhan telah
mendapatkan pengetahuan dan keterampilan tentang P3K, yang tentunya akan
berkontribusi pada penurunan angka kecelakaan dan penurunan tingkat keparahan dari
suatu kecelakaan, tentunya akan berdampak kepada produktifitas kerja yang terus
meningkat, perusahaan akan untung lebih besar, sehingga kesejahteraan akan terus
tercapai. Olehnya itu sangat penting dilakukan pelatihan tentang pertolongan pertama
kasus gawat darurat kepada petugas.
Di dalam pelatihan pertolongan pertama peserta akan mendapatkan
pengetahuan dan keterampilan tentang tindakan-tindakan pertolongan pertama melalui
ceramah, peragaan serta simulasi. Sehingga jika dihadapkan pada situasi darurat yang
sesungguhnya peserta tidak akan mengalami kebingungan di dalam melakukan tindakan
pertolongan pertama.

B. TUJUAN UMUM :
Setelah dilakukan pelatihan, peserta diharapkan mampu dan memahami cara
pertolongan pertama pada kasus gawat darurat.

C. TUJUAN KHUSUS :
- Peserta mampu mengenali kasus-kasus gawat darurat
- Peserta mampu melakukan inistial assesment pada kasus kecelakaan
- Peserta mampu melakukan komunikasi yang baik pada saat penanganan kasus gawat
darurat
PROPOSAL RESIDENSI PROGRAM MAGISTER
PROGRAM STUDI KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA
FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA
Kampus C, Jalan Mulyorejo, Surabaya 60115 Telp. (031) 5920948, Fax. 5924618


- Peserta mampu melakukan pertolongan pertama pada keadaan gawat darurat
- Peserta mampu melakukan evakuasi dengan benar pada kasus kecelakaan

D. DASAR PERATURAN PERUNDANGAN :
- Undang-undang No.1 tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja
- Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI No.PER-15/MEN/VIII/2008
tentang Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan di Tempat Kerja
- Keputusan Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan
No.Kep.53/DJPPK/VIII/2009

E. SASARAN PELATIHAN :
- Petugas yang terlibat langsung dalam tugas operasional/rutinitas di PT. TPS (vendor
yang belum pernah mendapatkan pelatihan tentang kegawatdaruratan sebelumnya).
Personil 25 orang yang tersebar merata di semua area operasional PT. TPS.

F. MATERI PELATIHAN :
1. Materi pelatihan bisa disesuaikan dengan risiko yang dihadapi oleh klien. Secara
umum materi yang akan disampaikan adalah :
a. Dasar-dasar pertolongan pertama
b. Pemeriksaan primer dan pemeriksaan sekunder
c. Teknik memanggil bantuan medis
d. Penunjang Hidup Dasar/Basic Life Support : Resusitasi Jantung dan Paru (CPR)
e. Syok dan pingsan
f. Luka perdarahan: memar, perdarahan luar, perdarahan dalam, luka bakar
g. Cedera tulang dan sendi : terkilir, dislokasi sendi, patah tulang
h. Alat dan perlengkapan pertolongan pertama.
i. Pembalutan dan pembidaian
j. Keracunan, termasuk gigitan dan sengatan binatang berbisa
PROPOSAL RESIDENSI PROGRAM MAGISTER
PROGRAM STUDI KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA
FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA
Kampus C, Jalan Mulyorejo, Surabaya 60115 Telp. (031) 5920948, Fax. 5924618


k. Penyakit-penyakit darurat : serangan jantung, stroke, epilepsi, diare
l. Gangguan akibat suhu ekstrem : kelelahan panas, heat stroke, hypothermia
m. Teknik evakuasi dan transportasi korban
n. Simulasi

G. METODE PELATIHAN :
Materi pelatihan akan disampaikan dengan :
- Ceramah/kuliah - Peragaan
- Diskusi/tanya jawab Simulasi

H. ALAT PERAGA YANG DIBUTUHKAN :
- Tandu sekop (Scoop strecher)
- Brangkar (Wheeled strecher)
- Neck Collar
- Long spine board
- KED (Kendrick Extrication Device)
- Manikin dan alat resusitasi set

I. TEMPAT PELATIHAN :
- Di gedung PT. TPS

J. WAKTU PELAKSANAAN PELATIHAN :
- Hari : Kamis
- Tanggal : 28 Agustus 2014
- Pukul : 09.00 10.00 waktu setempat

K. PEMATERI :
- Pemateri dalam pelatihan pertolongan pertama ini adalah mahasiswa residensi
program Magister Kesehatan dan Keselamatan Kerja - Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Airlangga.
PROPOSAL RESIDENSI PROGRAM MAGISTER
PROGRAM STUDI KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA
FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA
Kampus C, Jalan Mulyorejo, Surabaya 60115 Telp. (031) 5920948, Fax. 5924618