Anda di halaman 1dari 2

PERJANJIAN SEWA-MENYEWA

Yang bertanda tangan di bawah ini :


1. Nama Satmyartiasari (Bu RT) dalam hal ini bertindak untuk diri sendiri, berkedudukan di
Gg. Raden Saleh Rt. 05/16 Kel. Empang, Bogor selanjutnya disebut yang menyewakan;
2. Nama Lisda Euis Susanti pekerjaan Ibu Rumah Tangga Alamat (sesuai KTP) Komplek
TNI AL No. 43A Rt.04/09 Kel. Gandaria Utara, Kebayoran Baru. dalam hal ini bertindak
untuk diri sendiri, selanjutnya disebut penyewa;
Dengan ini menerangkan bahwa pihak yang menyewakan adalah pemilik sah sebuah rumah yang
terletak di jalan Gg. Raden Saleh Rt. 05/16 Kel. Empang, Bogor bermaksud menyewakan
rumahnya kepada penyewa dan penyewa bersedia menyewa rumah tersebut dari pihak yang
menyewakan berdasarkan ketentuan-ketentuan sebagai berikut :
Pasal 1
(1) Sewa rumah ditetapkan sebesar Rp. 2.500.000,- (Dua Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) untuk
jangka waktu sewa 6 bulan terhitung sejak tanggal penandatanganan surat perjanjian ini.
(2) Pembayaran sewa rumah dilakukan secara tunai, pembayaran oleh penyewa kepada yang
menyewakan dengan diberikan tanda terima yang sah (kuitansi) segera setelah selesai
penandatanganan perjanjian ini.

Pasal 2
(1) Jika terjadi pembatalan perjanjian ini sebelum jangka waktu sewa berakhir atas kehendak
penyewa sendiri, penyewa tidak dapat menuntut pengembalian uang sewa atau ganti kerugian
apapun dari yang menyewakan.
(2) Selama jangka waktu sewa, baik sebagian ataupun seluruh jangka waktu sewa tersebut,
penyewa tidak dibenarkan dan dilarang mengalihsewakan rumah tersebut kepada pihak lain
(pihak ketiga), dengan ancaman pembatalan perjanjian disertai dengan pembayaran ganti
kerugian kepada yang menyewakan.

Pasal 3
(1) Selama waktu sewa, penyewa wajib merawat, memelihara, dan menjaga rumah yang disewa
itu dengan sebaik-baiknya atas biaya yang ditanggung oleh penyewa sendiri.
(2) Jika terjadi kerusakan-kerusakan kecil, atau kerusakan sebagai akibat perbuatan penyewa
atau orang yang berada di bawah pengawasannya, maka semua biaya perbaikan dibebankan
dan menjadi tanggung jawab penyewa sendiri.
(3) Jika terjadi kerusakan berat karena kesalahan konstruksi, bencana alam, maka tanggung
jawab pemilik rumah.
(4) Selama waktu sewa, penyewa tidak boleh mengubah, menambah, mengurangi bentuk
bangunan rumah yang sudah ada, dengan ancaman membayar ganti kerugian kepada yang
menyewakan.

Pasal 4
(1) Penyewa wajib membayar sendiri biaya pemakaian telepon, aliran listrik, air PAM, Pajak
Bumi dan Bangunan pada rumah yang disewanya itu.
(2) Jika terjadi kerugian akibat kelalaian memenuhi kewajiban dalam ayat (1), penyewa
bertanggung jawab mengganti kerugian tersebut.

Pasal 5
(1) Jika penyewa ingin memperpanjang jangka waktu sewa, maka selambat-lambatnya dalam
waktu tiga bulan sebelum perjanjian ini berakhir, penyewa telah memberitahukan dan
memusyawarahkan dengan pihak yang menyewakan.
(2) Setelah jangka waktu sewa berakhir sedangkan penyewa tidak memperpanjang waktu sewa,
maka penyewa wajib segera mengosongkan rumah tersebut dalam keadaan baik dan
menyerahkan kunci rumah kepada pihak yang menyewakan.
(3) Penyewa boleh mengangkat peralatan yang dipasangnya dengan biaya sendiri pada rumah
tersebut tanpa merusak rumah, dan jika karena pembongkaran peralatan itu timbul kerusakan,
maka penyewa bertanggung jawab membayar biaya perbaikannya.
Pasal 6
Semua perselisihan yang timbul dari perjanjian ini kedua belah pihak setuju menyelesaikannya
secara musyawarah untuk mufakat, dengan mengindahkan kelayakan dan kepatutan.

Demikianlah surat perjanjian ini dibuat di Bogor pada hari Minggu tanggal 29 September 2013,
setelah dibaca dan dipahami isinya kemudian ditandatangani oleh kedua belah pihak.

Yang menyewakan Penyewa




.. .