Anda di halaman 1dari 12

MODUL 4

PERKEMBANGAN ANAK USIA MENENGAH

KARAKTERISTIK PERKEMBANGAN ANAK USIA SEKOLAH


MENENGAH

A. Perkembangan Fisik / Jasmani

Pada usia 11 – 13 tahun pertambahan tinggi badan anak wanita lebih cepat
dibanding dengan anak laki-laki, tetapi pada usia 14-15 tahun anak laki-laki akan
mengejarnya, sehingga pada usia 18-19 tinggi badan anaka laki-laki jauh dari
wanita.lebih tinggi sekitar 7 sampai 10 cm. Hal itu disebabkan pengaruh faktor luar,
seperti kondisi sosiak,ekonomi,pengaruh komposisi makanan.
Ciri kelamin primer berkenaan dengan perkembangan alat-alat produksi, baik pria
maupun wanita. Sedanngkan ciri-ciri kelamin skunder tumbuhnya bulu-bulu dipada
seluruh badan, perubahan suara, buah dada membesar, dan tumbuh jakun pada peria.
Perkembangan fisik pada masa remaja terjadi perkembangan hormon,
testosteron dan estrogen hormon ini tidak hanya mempengaruhi perkenbangan
seksual, tetapi juga pertumbuhan fisik. Testorone pertumbuhan otot dan tulang
sedangkan estrogenmerangsang pertambahan penyimpanan lemak di bawah kulit
sehingga membentuk kekuatan orang dewasa.

B. Perkembangan Intelektual

Anak usia sekolah dasar berpikir masih berkenaan dengan hal kongkrit sedangkan
pada usia SLTP mulai berkembang kepada berpikir abstrak.
Berkembangnya kemampuan berpikir formal oprasional pada remaja ditandai oleh
tiga hal penting, Pertama, anak mampu melihat kemungkinan-kemungkinan Kedua
anak telah mampu berpikir ilmiah,Ketiga mampu memadukan ide-ide secara logis.
Para remaja usia muda ( SLTP ) pemikiran masih diwarnai oleh fantasinya,
sedang remaja dewasa ( SLTA ) telah lebih realistis.
C. Pemikiran Sosial Dan Moralitas

Remaja awal telah mempunyai pemikiran-pemikiran logis, tetapi sering merasa


kebingungan antara pemikiran orang lain. Keadaan ini berkembang sikapsikap
egosentrisme yang berupa pemikiran subjektif logis tentang masalah-masalah sosial
yang dihadapi dalam masyarakat atau kehidupan pada umumnya.

D. Perkembangan Pemikiran Politik

Remaja telah mempunyai pemikiran-pemikiran politik lebih kompleks dari anak


sekolah dasar. Pandangan politiknya yang lebih ke abstrak. Politik ini
menggambarkanunsur-unsur kemampuan berpikir formal operasional dai Piegetndan
mengembangkan lebih tinggi dari bentuk pemikiran moral Kohlberg.

E. Perkembangan Agama Dan Keyakinan


Pada tahap usia SD pemikiran agama bersifat dogmatis dipengaruhi oleh
pemikiran bersifat kongkrit dan berkenaan sekitar kehidupannya.Lain halnya dengan
remaja sudah berkembang jauh didasaripemikiran rasional yang menyangkut hal-hal
gaib dan meliputi hal-hal luas.Faktor-faktor yang mempengaruhi anak usia sekolah
menengah bukan hal yang mudah pendapat Thomas Hobbes bahwa anak secara
alamiah berprilaku nakal, pengganggu, dsb.Sebaliknya Jean Jaques Rousseau secara
alamiah adalah baik sejak lahir naluriah anak mampu membedakan mana prilaku yang
baik mana yang buruk. Dalam perkembangan lebih lanjut pandangan perilaku anak
dipengaruhi faktor pembawaan (herediter) dikenal madzab nativisme, John Locke
anak sejak lahir baik atau buruknya tergantung pada pengalaman yang ia perolehyang
dikenal dengsn mazhab empirisme.
Empat tingkatan pengaruh lingkungan mencakup sistem mikro,meso,exo, dan
makro;
1. Pengaruh sistem mikro, yaitu lingkungan sehari-hari seperti sekolah, rumah,
termasuk lingkungan pergaulan dengan teman sebaya.
2. Pengaruh lingkungan sistem meso yaitu berkaitan antar variasi tingkatan
sistem yang melibatkan individu di dalamnya. Contoh penyalahgunaan obat
terlarang dikawasan anak sekolah menengah.
3. Pengaruh lingkungan exo adalah pengaruh institusi lingkungan yang lebih
besar seperti pengaruh sekolah, pengaruh media massa,bahkan pengaruh
lingkungan pemerintahan. Contohnya perilaku seks bebas dikalangan
pelajartelah melanda di kota-kota besar.
4. Pengaruh lingkungan makro atau luas berkaitan erat pengaruh kebudayaan.
Agama, pendidikan, politik dan keadaan sosial ekonomi terhadap
perkembangan individu.
Faktor dominan yang mempengaruhi proses perkembangan anak ada tiga yaitu :
faktor pembawaan, faktor lingkungan, dan faktor waktu.
Di gambarkan secara fungsional p = f ( H,E,T )
P adalah person, pribadi anak sekolah menengah sebagai perwujudan dari
perkembangan. F adalah fungsi, H atau pembawaan, E lingkungan sekitar individu,
dan T adalah Time yaitu saatnya peka atau kematangan.

KEGIATAN BELAJAR 2
PERBEDAAN INDIVIDU DAN KEBUTUHAN ANAK USIA SEKOLAH
MENENGAH

A. PERBEDAAN INDIVIDUAL PADA ANAK USIA SEKOLAH

Perbedaan individu siswa sekolah menengah dibedakan berdasarkan perbedaan dalam


kemampuan potensial, kecakapan yang masih terkandung dalam diri siswa yang
diperolehnya secara pembawaan,memiliki peluang untuk berkembang menjadi nyata
sedangkan kemampuan nyata adalah kecapan yang segera didemonstasikan dan di uji
sekarang juga,dari hasil usaha belajar yang telah dijalaninya.
1. Perbedaan dalam Itelegensi
Intelegensi adalah kemampuan umum seseorang dalam memecah kan masalah dengan
cepat, tepat dan mudah.( Dennis Child,1993:206 ).
Indikator intelegen menurut Whiterington (Abin Syamsudin M, 1996 ) antara lain:
a. Kemudahan dalam menggunakan bilangan
b. Efisiensi dalam berbahasa
c. Kecepatan dalam pengamatan
d. Kemudahan dalam mengingat
e. Kemudahan dalam memahami hubungan
f. Imajinasi
2. Perbedaan dalam kepribadian
Perbedaan dalam kepribadian siswa harus dipahami oleh guru.
Kepribadian berasal dari bahasa Inggris personality . Personality bersal dari personae
bahasa yunani yang artinya topeng. Keperibadian itu adalah perilaku yang
ditampilkan oleh seseorang dalam situasi tertentu. Kepribadian merupakan
keterpaduan seluruh ciri-ciri individu, pengertian kepribadian menurut Allport
(Sumadi Suryabrata, 1988:240) adalah organisasi dinamis dalam individu sebagai
sistem psikopis yang menentukan caranya yang khas dalam menyesuaikan diri dengan
lingkungan.

B. PERBEDAAN JENIS-JENIS KEBUTUHAN PADA ANAK


USIASEKOLAH MENENGAH
Murrai mencoba memilahkan kebutuhan sosial menjadi 20 kebutuhan yang
dijelaskan sebagai berikut:
1. Abasement Needs (n Aba), kebutuhan tidak berdaya apabila berbuat keliru
menerima cercaan orang lain, mendapat hukuman apabila mendapat kesalahan
merasa lebih baik menghindar dari perkelahian, merasa rendah diri.
2. Need for Achievement (n Ach), Kebutuhan berprestasi yaitu untuk melakukan
sesuatu dengan sungguh-sungguh, dorongan mencapai hasil terbaik
melaksanakan tugas menuntut keterampilan dan usaha dikenal otoritasnya
mengerjakan tugas sangat berarti dorongan menyelesaikan masalah yang rumit
ingin lebih baik dari orang lain.
3. Need for Aggression (n Agg), Kebetuhan melakukan tindakan kekerasan
mengancam orang lain secara terbuka melukai perasaan orang lain dorongan
membaca berita menjurus kepada kekerasan seperti pemerkosaan dan lain
lainnya.
4. Need for Affiliation (n A ff), kebutuhan berhubungan dengan orang lain
seperti teman sebaya, setua kawan berpartisipasi, dan membentuk
persahabatan baru .
5. Autonomi Needs (n Aut), kebutuhan bertindak secara mandiri bebas
menganbil keputusan melakukan sesuatu yang tidak bisa dilakukan orang lain.
6. Counteraction , kebutuhan mencari bentuk yang berbeda dari yang telah
mapan, sebagaio oposisi.
7. Defendance Need, kebutuhan pada diri sendiri.
8. Deference Need (n Def), kebutuhan meniru orang lain.
9. Need For Dominance (n Dom), kebutuhan mendominasi untuk menguasai
lingkungan.
10. Exhibition (n Exh),kebutuhan pamer diri agar mendapat perhatian orang lain.
11. Harmapoidance, kebutuhan menghindari ketidak nyamanan.
12. Infavoidance, kebutuhan menghindari kegagalan.
13. Nurtulance, kebutuan membantu orang laian yang membutuhkan.
14. Order, kebutuhan teratur dalam melakukan pekerjaan dengan rapih dan teratur.
15. Play, kebutuhan untuk bermain mencari kesenangan.
16. Rajektion, kebutuhan menolak orang lain.
17. Sentience, kebutuhan mencari dan menikmati sesuatu yang sensual.
18. Sex, kebutuhan yang menbangun hubungan yang bersifat erotis.
19. Succorance, kebutuhan untuk mendapatkan bantuan dari orang lain bila
mendapatkan kesulitan.
20. Understanding, kebutuhan untuk menganalisis jawaban sementara (hipotesis).

MODUL 5
PERKEMBANGAN ORANG DEWASA
KEGIATAN BELAJAR I
KARAKTERISTIK PERKEMBANGAN ORANG DEWASA
A. Perkembangan Fisik
Perkembangan fisik pada masa dewasa tinggi orang maksimal naik sekitar 2-3 cm
kecuali dengan latihan-latihan luar biasa. Pertambahan berat badan terjadi pada orng
dewasa karena faktor bawaan.
Usia dewasa muda merupakan usia secara fisik sangat sehat, kuat dengan cekatan
dengan tenaga yang cukup besar tetapi sangat dipengaruhi dengan kemampuan
ekonomi kebiasaan hidup serta pemeliharaan kesehatan, kemampuan ekonomi yang
rendah makanan kurang sehat dan tidak bergiji kebiasaan makan tidak teratur
merokok minuman keras, narkoba menurunkan kondisi kesehatan menimbulkan
penyakit mengancam kehidupan.
B. Perkembangan Intelek
Kemampuan intelektual catel dan horn kecerdasan dapat dibedakan menjadi 2
yaitu :
a. Proses memahami hubungan , pembentukan konsep-konsep, nalar dan
abstrak, yang tidak dapat mempengaruhi pendidikan dan kebudayaan
b. Penguasaan kecakapan yang khusus dipelajari
Tahap pemerolehan berlangsung pada anak dan remaja.
1. Anak remaja telah menguasaai keterampalan.
2. Tahap penguasaan
3. Tahap tanggung jawab
4. Tahap eksekutif
5. Tahap Reintegrasi
C. Perkembangan Moral
Ada tiga tingkatan perkembangan moral (menurut Kohl berg ) yaitu: tahap pra
konveksi, konveksi dan pasca konveksi telah dicapai pada usia adolesen
Menurut Giligan tahap-tahap perkembangan pada wanita dewasa :
Tahap 1. Orientasi terhadap keberadan diri.
Tahap 2. Kebaikan sebagai pengorbanan diri.
Tahap 3. Moralitas tidak berbuat kekerasan.

C. Pengembangan Karir
Pada adolesen banyak memanfaatkan waktu hidupnya,sampai dengan usia :
dewasa muda untuk mengikuti pendidikan lembaga-lembaga pendidikan perbedaan
yang mencolok karir pria dan wanita disebabkan karena adanya persepsi bahwa
derajat wanita lebih rendah dari pria. Fungsi wanita adalah mengurusi rumah tangga
di rumah tangga, pandangan seperti ini telah berubah bahwa wanita mempunyai
derajat yang sama dengan pria,wanita juga bisa berkarya diluar rumah.Realisasi
persamaan derajat kaum wanita dengan pria memangbelum tercapai, pertama ,masih
dalam proses, kedua dipengaruhi tingkat kemajuan yang dicapai kaum wanita sendiri.

KEGIATAN BELAJAR 2

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN ORANG


DEWASA
A. Kekuatan Fisik
Ada 7 kebiasaan hidup sehat yang perlu dilakukan oleh orang dewasa untuk
memelihara fisik, yaitu:
1. sarapan pagi,
2. makan secara teratur,
3. makan secukupnya untuk memelihara berat badan yang normal,
4. tidak merokok,
5. tidak meminum minuman yang mengandung alkohol,
6. olahraga secukupnya, dan
7. tidur secara teratur 7-8 jam setiap malam.
B. Kemampuan Motorik
Kemampuan motorik mempunyai hubungan yang positif dengan kondisi fisik
yang kuat dan kesehatan yang baik.
C. kemampuan Mental
Kemampuan mental dimiliki orang dewasa sangat penting kedudukannya dalam
menyesuaikan diri terhadap tugas-tugas perkembangan, jauh melebihi pentingnya
kemampuan motorik. Jelas menggambarkan adanya kemampuan mental yang baik
dalam masa dewasa awal ( Artur T. Jersid, (1976 ).
D. Motivasi Untuk Berkembang
Motivasi untuk berkembang memiliki peranan yang strategis dalam perkembangan
orang dewasa. Sebaliknya individu yang tidak memiliki motivasi untuk berkembang
menjadi orang dewasa cenderung mengabaikan tugas-tugas perkembangan orang
dewasa yang harus dikuasainya.
E. Model Peran
Faktor lingkungan orang dewasa sangat berpengaruh terhadap perkembangan
orang dewasa. Mempunyai model peran yang di teladaninya mereka memperoleh
motivasi untuk mencontoh perilaku sesuai ketentusn yang dianut oleh masyarakat
orang dewasa.

KEGIATAN BELAJAR 3
PERBEDAAN INDIVIDUAL ORANG DEWASA

A. PERBEDAAN DALAM MINAT


1. Minat Pribadi
Minat pribadi orang dewasa menyangkut kehidupan seseorang tertentu, dapat
menyebabkan bersifat egosentris.
a. Penampilan
Penampilan fisik yang diminati baik pria maupun dewasa meliputi tinggi
badan, dan berat badan serta raut wajah.
b. Pakaian dan Perhiasan
Mempunyai makna sebagai simbol status menentukan tinggi rendahnya
status seseorang dalam kelompoknya.Bahkan menjadi penentu tingkat sosial
ekonomi orang tersebut.
c. Uang
Orang dewasa lebih tertarik pada uang karena uang dapat memenuhi
kebutuhannya.
d. Agama
Banyak faktor yang ikut menentukan kuat tidaknya rasa keagamaan orang
dewasa secara umum adalah :
1. Jenis kelamin
2. kelas sosial
3. lokasi tempat tinggal
4. latar belakang keluarga
5. minat religius teman-teman
6. pasangan dari iman yang berbeda
7. kecemasan akan kematian
8. pola kepribadian
2. Minat Rekreasi
Ada beberapa sebab utama rekreasi menjadi masalah :
- Pertama sewaktu masih sekolah disediakan bagi mereka dengan biaya rendah.
- Kedua orang tua maupun guru-guru mendesak mereka agar mengikuti
berbagai bentuk rekreasi sebagian penting dari kehidupan.
- Ketiga sekolah memberikan bimbingan dan petunjuk-petunjuk serta
mengawasi kegiatan rekreasi sehingga anak memperoleh kepuasan yang
menyenangkan.
3.Minat Sosial
Beberapa faktor yang mempengaruhi minat dan aktivitas sosial orang dewasa adalah
sebagai berikut :
a. Moobilitas sosial
b.Status sosial ekonomi
c. Layanan tinggal dalam satu kelompok masyarakat
d. Kelas sosial
e. Lingkungan
f. Jenis kelamin
g. Umur kematangan seksual
h. Urutan kelahiran.

Witherington menunjukkan lebih terperinci manifestasi dari indikator-indikator


perilaku inteligen sebagai berikut:
1. Kemudahan dalam menggunakan bilangan
2. Efisien dalam berbahasa
3. Kecepatan dalam pengamatan
4. Kemudahan dalam mengingat
5. Kemudahan dalam memahami hubungan
6. Imajinasi

KEGIATAN BELAJAR 4
KEBUTUHAN-KEBUTUHAN ORANG DEWASA
Ada lima kebutuhan-kebutuhan orang dewasa menurut Maslow adalah
1. Kebutuhan yang bersifat biologis
2. Kebutuhan rasa aman
3. Kebutuha-kebutuhan sosial
4. Kebutuhan akan harga diri
5. Kebutuhan untuk berbuat yang terbaik.
Ada empat kebutuhan orang dewasa menurut Morgan yaitu ;
1. Kebutuhan untuk melakukan suatu aktifitas
2. Kebutuhan menyenangkan orang lain
3. Kebutuhan untuk mencapai hasil
4. Kebutuhan untuk mengatasi kesulitan.
Murray dan Edwads mengemukakan lima belas kebutuhan orang dewasa
1. Kebutuhan berprestasi untuk mencapai hasil yang baik
2. Kebutuhan rasa hormat
3. kebutuhan keteraturan
4. Kebutuhan memperlihatkandiri
5. Kebutuhan otonomi
6. Kebutuhan afiliasi
7. Kebutuhan intrasepsi
8. Kebutuhan berlindung
9. Kebutuhan donminan
10. Kebutuhan merendah
11. Kebutuhan memberikan bantuan
12. Kebutuhan perubahan
13. kebutuhan ketekunan
14. Kebutuhan heteroseksualitas
15. Kebutuhan agresi
1. Berikut adalah tugas-tugas perkembangan masa dewasa
a. mengembangkan sikap wawasan dan pengalaman nilai-nilai agama
b. Memperoleh atau memulai suatu pekerjaan,
c. Memilih pasangan
d. Mulai memasuki pernikahan
e. Belajar hidup berkeluarga
f. Mengasuh dan mendidik anak
g. Mengelola rumah tangga
h. Memperoleh kemampuan dan kemantapan karir
i. Mengambil tanggung jawab atau peran sebagai warga masyarakat
j. Mencari kelompok sosial yang menyenangkan
2. Tugas-tugas perkembangan masa dewasa madya
a. memantapkan pengalaman nilai-nilai agama
b. Mencapai tanggung jawab sosial sebagai warga negara
c. Membantu anak yang sudah remaja untuk belajar menjadi orang dewasa
d. Menerima dan menyesuaikan diri dengan pperubahan yang terjadi pada aspek
pisik.
e. Memantapkan keharmanisan hidup keluarga
f. Mencapai dan mempertahankan prestasi yang memuaskan dalam karir
g. Memantapkan peran-peran sebagai orang dewasa.
3. tugas-tugas perkembangan pada masa dewasa lanjut ( masa tua )
a. Lebih memantapkan diri dalam mengamalkan norma atau ajaran agama.
b. Mampu menyesuaikan diri dengan menurunnya kemampuan fisik dan
kesehatan.
c. Menyesuaikan diri dengan masa pensiun dan kekurangannya penghasil
keluarga.
d. Menyesuaikan diri dengan kematian pasangan hidup
e. Membentuk hubungan dengan orang lain yang sama
f. Memantapkan hubungan yang lebih harmonis dengan anggota kelurga (anak,
menantu, dan cucu.
DISUSUN OLEH : RISKA WULANDARI
NIM : 819 098 143
KELAS : 7A

UNIVERSITAS TERBUKA UPBJJ BOGOR


ROMBEL SUKANAGARA
CIANJUR