Anda di halaman 1dari 15

JURNAL HASIL PENELITIAN

Hermayanti (141201000349), Survey Pemetaan Pasar Pelayanan Kesehatan Unit Rawat Inap Di Rumah Sakit
Khusus Daerah Ibu Dan Anak (RSKDIA) Siti Fatimah Kota Makassar Tahun 2013
1
JURNAL PENELITIAN
SURVEY PEMETAAN PASAR PELAYANAN KESEHATAN UNIT RAWAT INAP
DI RUMAH SAKIT KHUSUS DAERAH IBU DAN ANAK (RSKDIA)
SITI FATIMAH KOTA MAKASSAR
TAHUN 2013
MAPPING SURVEY OF THE HEALTH CARE MARKET IN THE INPATIENT UNIT
OF THE HOSPITAL SPECIALITY AREAS (RSKDIA)
SITI FATIMAH MAKASSAR
IN 2013



Hermayanti (14120100415)
Wardiah Hamzah, SKM., M. KES (Pembimbing I)
Fairus Prihatin Idris, SKM., M. KES (Pembimbing II)



PEMINATAN ADMINISTRASI KEBIJAKAN KESEHATAN
PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT
FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA
MAKASSAR
2013
JURNAL HASIL PENELITIAN


Hermayanti (141201000349), Survey Pemetaan Pasar Pelayanan Kesehatan Unit Rawat Inap Di Rumah Sakit
Khusus Daerah Ibu Dan Anak (RSKDIA) Siti Fatimah Kota Makassar Tahun 2013
2
SURVEY PEMETAAN PASAR PELAYANAN KESEHATAN UNIT RAWAT INAP
DI RUMAH SAKIT KHUSUS DAERAH IBU DAN ANAK (RSKDIA)
SITI FATIMAH KOTA MAKASSAR
TAHUN 2013




PENULIS
Hermayanti (14120100415)
Wardiah Hamzah, SKM., M. KES (Pembimbing I)
Fairus Prihatin Idris, SKM., M. KES (Pembimbing II)



NAMA INSTANSI

*) Mahasiswa Kesehatan Masyarakat FKM UMI
**) Staf Pembimbing FKM UMI





PEMINATAN ADMINISTRASI KEBIJAKAN KESEHATAN
PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT
FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA
MAKASSAR
2013

JURNAL HASIL PENELITIAN


Hermayanti (141201000349), Survey Pemetaan Pasar Pelayanan Kesehatan Unit Rawat Inap Di Rumah Sakit
Khusus Daerah Ibu Dan Anak (RSKDIA) Siti Fatimah Kota Makassar Tahun 2013
3
SURVEY PEMETAAN PASAR PELAYANAN KESEHATAN UNIT RAWAT INAP
DI RUMAH SAKIT KHUSUS DAERAH IBU DAN ANAK (RSKDIA)
SITI FATIMAH KOTA MAKASSAR
TAHUN 2013
ABSTRAK
Sebuah rumah sakit harus memiliki kemampuan untuk memahami kebutuhan dan keinginan
konsumen. Oleh karena itu, rumah sakit perlu mensegmentasikan masyarakat konsumennya
dalam kelompok-kelompok yang homogen untuk kemudian menentukan satu atau beberapa
segmenpasar tersebut yang dapat dilayani secara optimal sesuai kemampuan dan ketersediaan
sumber daya yang dimiliki.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemetaan pasar rumah sakit berdasarkan
karakteristik masyarakat pengguna jasa layanan kesehatan di RSKDIA St. Fatimah Makassar.
Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Survey Deskriptif dengan
jumlah sampel 4743 responden. Data diperoleh dengan melihat data pasien selama tahun 2013
yang ada di ruang partus dan ruang perawatan anak.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa segmen pasar pengguna layanan kesehatan di
RSKDIA St. Fatimah Makassar berdasarkan Karakteristik Geografi dalam ruang partus paling
banyak yang berada dalam kota Makassar (95,50%) dan berada diluar kota Makassar (4,50%),
sedangkan untuk ruang perawatan anak yang berada dalam kota Makassar (96,10) dan yang
berada diluar kota Makassar (3,90%). Sedangkan hasil penelitian berdasarkan karakteristik
Demografi dalam ruang partus mayoritas responden adalah yang bekerja sebagai IRT (89,40%)
sedangkan yang paling sedikit adalah Dokter dan Apoteker (0,05%), kelompok umur yang
paling banyak yakni umur 25-31 tahun (53,70%) sedangkan yang paling sedikit yakni kelompok
umur 39-45 tahun (2,50%) ,mayoritas responden memeluk Agama Islam (93,60) sedangkan
yang paling sedikit adalah yang memeluk Agama Hindu (0,10%), suku Makassar (63,50%),
sedangkan paling sedikit suku Luwu dan Palu (0,01%), Pendidikan mayoritas responden yang
berpendidikan SMA/sederajat (50,30%), sedangkan yang paling sedikit adalah responden yang
berpendidikan S2 (0,20%), Jaminan yang dominan digunakan responden adalah JAMKESDA
yakni 3325 orang (89,20%) sedangkan yang paling sedikit adalah responden yang
menggunakan JAMKESMAS (0,80%), untuk ruang perawatan anak adalah paling banyak yang
menggunakan layanan kesehatan diruang perawatan yang memiliki umur 1-12 bulan (49,10%),
sedangkan yang paling sedikit kelompok umur 145-166 bulan, Jenis kelamin Laki-laki (57,10)
dan Perempuan (42,90%), Jaminan kesehatan yang paling banyak digunakan yakni
JAMKESDA yakni 932 orang (91,90%), sedangkan yang paling sedikit adalah responden yang
menggunakan JAMKESMAS (0,50%).
Disarankan sebaiknya pihak rumah sakit memperhatikan agar lebih meningkatan
segmentasi pasar untuk menarik pasien dalam penggunaan layanan kesehatan yang bukan
hanya berasal dari dalam kota Makassar tetapi juga berasal dari luar kota Makassar dan
memperhatikan dalam penulisan data pasien. Bagi peneliti selanjutnya, diharapkan untuk
melakukan penelitian lebih lanjut mengenai strategi pemasaran Rumah Sakit Khusus Daerah
Ibu dan Anak dengan menambahkan Variabel Pasar sasaran (Target Market) dan penentuan
produk (Positioning) sampai pada bauran pemasaran (Marketing Mix).
Daftar Pustaka: 30 (2002-2012)
Kata Kunci: Survey Pemetaan, Segmentasi Pasar

JURNAL HASIL PENELITIAN


Hermayanti (141201000349), Survey Pemetaan Pasar Pelayanan Kesehatan Unit Rawat Inap Di Rumah Sakit
Khusus Daerah Ibu Dan Anak (RSKDIA) Siti Fatimah Kota Makassar Tahun 2013
4
MAPPING SURVEY OF THE HEALTH CARE MARKET IN THE INPATIENT UNIT
OF THE HOSPITAL SPECIALITY AREAS (RSKDIA)
SITI FATIMAH MAKASSAR
IN 2013
ABSTRACT
A hospital must have the ability to understand the needs and desires of consumers .
Therefore , hospitals need to segment the consumer society in homogeneous groups and then
specify one or more of these can be served segmenpasar optimally match the capabilities and
availability of its resources .
This study aims to determine the mapping of the hospital market based on the
characteristics of people who use health care services at St. RSKDIA . Fatimah Makassar . This
type of research is a quantitative research approach is descriptive survey with a sample of 4743
respondents . Data obtained by viewing patient data for the year 2013 is in the room parturition
and child care spaces .
The results showed that the market segment of health care users in RSKDIA St . Fatimah
Makassar by Geography Characteristics of parturition in most space within the city of Makassar
( 95.50 % ) and are outside the city of Makassar ( 4.50 % ) , whereas for child care spaces are
located in the city of Makassar ( 96.10 ) and the are outside the city of Makassar ( 3.90 % ) .
While the results of studies based on Demographic characteristics in space parturition majority
of respondents are working as IRT ( 89.40 % ) while the least is Doctors and Pharmacists ( 0.05
% ) , the age group that is most age 25-31 years ( 53 , 70 % ) while the least the age group 39-
45 years ( 2.50 % ) , the majority of respondents embraced Islam ( 93,60 ) while the least was
that hug Hinduism ( 0.10 % ) , Makassar tribe ( 63.50 % ) , while the least rate Luwu and Palu (
0.01 % ) , the majority of respondents were educated Education high School / equivalent ( 50.30
% ) , while the least educated respondents are S2 ( 0.20 % ) , guarantee that the respondents
are predominantly used JAMKESDA the 3325 people ( 89.20 % ) while the least is the use
JAMKESMAS respondents ( 0.80 % ) , for child care spaces is at most that use diruang health
care services that have a lifespan 1-12 months ( 49.10 % ) , while the least 145-166 months age
group , Gender Male ( 57.10 ) and women ( 42.90 % ) , health insurance is the most widely
used JAMKESDA the 932 people ( 91.90 % ) , while the least is the use JAMKESMAS
respondents ( 0.50 % ) .
Suggested the hospital should pay attention to more and improved market segmentation to
attract patients in the use of health care services not only from the city of Makassar , but also
come from outside the city of Makassar and pay attention to the writing of patient data . For
further research , are expected to conduct further research on the marketing strategy of the
Regional Special Hospital Maternal and Child by adding variable target market ( Target Market )
and the determination of the product ( Positioning ) to the marketing mix ( Marketing Mix ) .
Bibliography: 30 (2002-2012)
Keywords: Survey Mapping, Market Segmentation

JURNAL HASIL PENELITIAN


Hermayanti (141201000349), Survey Pemetaan Pasar Pelayanan Kesehatan Unit Rawat Inap Di Rumah Sakit
Khusus Daerah Ibu Dan Anak (RSKDIA) Siti Fatimah Kota Makassar Tahun 2013
5
PENDAHULUAN
Organisasi rumah sakit merupakan
organsasi yang unik dan kompleks. Unik
karena rumah sakit terdapat proses yang
menghasilkan jasa perhotelan sekaligus
jasa medis dan perawatan dalam bentuk
pelayanan kepada pasien yang rawat inap
maupun berobat jalan. Kompleks karena
terdapat permasalahan yang sangat rumit.
Rumah sakit merupakann suatu organisasi
padat karya dengan latar belakang
pendidikan berbeda. Di dalamnya ada
berbagai macam fasilitas pengobatan dan
berbagai macam peralatan kemudian,
orang yang dihadapi adalah orang-orang
beremosi labil, tegang, dan emosional
karena sedang dalam keadaan sakit,
termasuk keluarga pasien (Supriyanto &
Ernawaty, 2010).
Dewasa ini paradigma jasa pelayanan
rumah sakit telah mengalami perubahan
mendasar dari suatu system yang berpijak
pada dasar kemanusiaan menjadi sebuah
lembaga usaha yang mempunyai misi
social. Perubahan ini menetapkan rumah
sakit pada posisi kontrdiktif, pada satu sisi
rumah sakit dituntut untuk memberikan
pelayanan kesehatan yang terbaik dalam
memenuhi fungsi sosialnya, dan pada sisi
lain rumah sakit harus dikeloloa dengan
menerapkan prinsip bisnis modern guna
mendapatkan keuntungan bagi
keberlanjutan pelayanannya (Romeo
dkk,2008).
Segmentasi pasar mempunyai tujuan
untuk memuaskan kebutuhan pelanggan,
memastikan retensi pelanggan dan
loyalitas pelanggan. Segmentasi
memberikan peluang bagi perusahaan
untuk menyesuaikan produk atau jasa
dengan permintaan pembelian secara
efektif. Kepuasan konsumen dapat
dtingkatkan dengan pemfokusan segmen
(Nugroho & Setiadi, 2002). Dengan
demikian, maka rumah sakit akan
mendapatkan beberapa manfaat yaitu: 1)
alokasi sumber daya lebih efisien, 2)
rumah sakit dapat memilih sasaran yang
lebih menarik, 3) rumah sakit lebih
memahami kebutuhan dan keinginan
pasar, dan 4) rumah sakit lebih memahami
situasi persaingan terutama dalam
menghadapi pesaing yang menawarkan
produk yang sama ataupun yang
bersubtitusi secara dekat (Romeo
dkk,2009).
Pertama, karena penurunan jumlah
kunjungan memberikan indikasi adanya
ketidakpuasan pelanggan, dan hal ini
terjadi apabila apa yang menjadi
kebutuhan, keinginan atau harapan
pelanggan tidak dapat dipenuhi
(Supriyanto dan Ernawati, 2010).
Mengingat pasar pelayanan kesehatan
rumah sakit sangat heterogen dimana
keinginan dan kebutuhan masyarakat akan
pelayanan kesehatan tidak sama. Kondisi
ini akan sangat menyulitkan bagi rumah
sakit dalam menentukan jenis pelayanan
kesehatan mana dan kepada golongan
masyarakat dengan karakteristik seperti
apa yang dapat dilayani secara optimal,
untuk itu diperlukan segmentasi
pasar(Romeo, dkk).
Kedua, adanya persaingan yang
kompetitif dengan rumah sakit dan fasilitas
pelayanan kesehatan dalam
memperebutkan pasar karena letaknya
yang berdampingan dengan beberapa
rumah sakit pesaingnya yaitu RSIA Pertiwi
JURNAL HASIL PENELITIAN


Hermayanti (141201000349), Survey Pemetaan Pasar Pelayanan Kesehatan Unit Rawat Inap Di Rumah Sakit
Khusus Daerah Ibu Dan Anak (RSKDIA) Siti Fatimah Kota Makassar Tahun 2013
6
yang meningkat dari 6.328 pasien ditahun
2011 menjadi 6.695 ditahun 2012.
Menghadapi kondisi diatas, RSKDIA Siti
Fatimah Makassar harus memiliki
kemampuan untuk memahami kebutuhan
dan keinginan konsumen dengan cara
yang lebih efektif dan efisien dibandingkan
dengan pesaingnya.
Dalam konteks ini tidak mungkin rumah
sakit untuk dapat memuaskan semua
kebutuhan dan keinginan masyarakat,
mengingat keterbatasan rumah sakit
dalam kepemilikan sumber daya. Oleh
karena itu, rumah sakit perlu
mensegmentasikan masyarakat
konsumennya dalam kelompok- kelompok
yang homogen untuk kemudian
menentukan satu atau beberapa segmen
pasar tersebut yang dapat dilayani secara
optimal sesuai kemampuan dan
ketersediaan sumber daya yang dimiliki.
Berdasarkan uraian tersebut peneliti
merasa tertarik melakukan penelitian ini
METODE PENELITIAN
Jenis Penelitian
Jenis penelitian yang dilakukan adalah
penelitian yang menggunakan pendekatan
survey deskriptif untuk mengidentifikasi
dan menjelaskan karakteristik segmentasi
pasar pengguna jasa pelayanan di Rumah
Sakit Khusus Daerah Ibu dan Anak Siti
Fatimah Makassar
Lokasi Penelitian
Penelitian ini dilaksanakan di Rumah
Sakit Khusus Daerah Ibu dan Anak
(RSKDIA) Siti Fatimah Jl. Gunung Merapi
No. 75 Kota Makassar.
Populasi
Populasi penelitian ini adalah semua
pasien rawat inap di RSKDIA Siti Fatimah
Makassar mulai Januari hingga Desember
pada tahun 2013. Dengan rata-rata
kunjungan pasien rawat inap yaitu 4743
orang.
HASIL PENELITIAN
Pengumpulan data dilaksanakan di
Rumah Sakit Khusus Daerah Ibu dan Anak
Siti Fatimah Makassar mulai tanggal 12
Januari 6 Februari pada ruang partus
dan ruang perawatan anak dengan cara
mengambil data responden tahun 2013.
Hasil penelitian disajikan dalam bentuk
table distribusi responden pervariabel
sebagai berikut:
Tabel Distribusi Frekuensi
Tabel 1. Distribusi Responden Berdasarkan Ruang
Rawat Inap di Rumah Sakit Khusus Daerah Ibu dan
Anak Siti Fatimah Tahun 2013

Ruang Perawatan
Jumlah
(n)
Persen
(%)
Ruang Partus
Ruang Perawatan Anak
3729
1014
78,63
21,37
Total 4743 100%
Sumber: Data Sekunder RSKDIA St. Fatimah, 2013
Hasil penelitian pada ruang inap
menunjukkan bahwa dari 4743 responden,
jumlah responden yang ada diruang partus
sebanyak 3729 orang (78,63%)sedangkan
yang ada diruang perawatan anak
sebanyak 1014 orang (21,37%).
Adapun uraian responden di ruang
partus dan ruang perawatan anak sebagai
berikut:
Ruang Partus
Karasteritik Geografi
JURNAL HASIL PENELITIAN


Hermayanti (141201000349), Survey Pemetaan Pasar Pelayanan Kesehatan Unit Rawat Inap Di Rumah Sakit
Khusus Daerah Ibu Dan Anak (RSKDIA) Siti Fatimah Kota Makassar Tahun 2013
7
Gambaran segmentasi geografi
responden pada penelitian ini adalah
karakteristik yang terdiri dari lokasi tempat
tinggal
Tabel 2. Distribusi Responden Berdasarkan Lokasi
Tempat Tinggal Pada Ruang Partusdi Rumah Sakit
Khusus Daerah Ibu dan Anak Siti Fatimah Tahun
2013
Lokasi Tempat
Tinggal
Jumlah
(n)
Persen
(%)
Dalam Kota Makassar
Luar Kota Makassar
3562
167
95,50
4,50
Total 3729 100%
Sumber: Data Sekunder RSKDIA St. Fatimah, 2013
Karasteristik Demografi
Pekerjaan
Tabel 3. Distribusi Responden Berdasarkan
Pekerjaan Pada Ruang Partus Di Rumah Sakit
Khusus Daerah Ibu Dan Anak Siti Fatimah Tahun
2013
Pekerjaan Jumlah (n) Persen (%)
IRT
Mahasiswa/Pelajar
Wiraswasta
Pegawai Swasta
PNS
Bidan
Dokter
Guru
Honorer
Dosen
Wartawan
Perawat
Apoteker
3333
31
187
4
89
11
1
8
54
5
5
2
3
89,40
0,80
5,00
0,10
2,40
0,30
0,05
0,20
1,40
0,10
0,10
0,10
0,10
Total 3729 100%
Sumber: Data Sekunder RSKDIA St. Fatimah, 2013
Tabel pada hasil penelitian variable
pekerjaan menunjukkan bahwa mayoritas
pekerjaan responden adalah Ibu Rumah
Tangga (IRT) yakni 3333 (89,40%),
sedangkan paling sedikit responden
bekerja sebagai dokter dan apoteker
hanya 1 orang (0,05%)
Umur
Tabel 4. Distribusi Responden Berdasarkan Umur
Pada Ruang Partus Di Rumah Sakit Khusus
Daerah Ibu Dan Anak Siti Fatimah Tahun 2013
Kelompok Umur (Tahun)
Jumlah
(n)
Persen
(%)
<20 Tahun
20 35 Tahun
36- 50 Tahun
>50 Tahun
513
2733
483
0
13,80
73,30
48,20
0
TotaL 3729 100%
Sumber: Data Sekunder RSKDIA St. Fatimah, 2013
Hasil penelitian variable Umur pada
ruang partus menunjukkan bahwa dari
3729 responden, sebagian besar berada
pada kelompok umur 20 35 tahun yakni
2733 orang (73,30%), sedangkan
kelompok umur yang terkecil adalah
kelompok umur >50 tahun (0,0%).
Agama
Tabel 5. Distribusi Responden Berdasarkan Agama
Pada Ruang Partus Di Rumah Sakit Khusus
Daerah Ibu Dan Anak Siti Fatimah Tahun 2013
Agama Jumlah (n) Persen (%)
Islam
Kristen
Katolik
Hindu
3491
198
38
2
93,60
5,30
1,00
0,10
Total 3729 100%
Sumber: Data Sekunder RSKDIA St. Fatimah, 2013
JURNAL HASIL PENELITIAN


Hermayanti (141201000349), Survey Pemetaan Pasar Pelayanan Kesehatan Unit Rawat Inap Di Rumah Sakit
Khusus Daerah Ibu Dan Anak (RSKDIA) Siti Fatimah Kota Makassar Tahun 2013
8
Variable Agama pada ruang partus
berdasarkan hasil penelitian menunjukkan
bahwa dari 3729 responden sebagian
besar beragama islam yakni 3491 orang
(93,60%), sedangkan yang paling sedikit
beragama hindu 2 orang (0,10%)
Suku
Tabel 6. Distribusi Responden Berdasarkan Suku
Pada Ruang Partus Di Rumah Sakit Khusus
Daerah Ibu Dan Anak Siti Fatimah Tahun 2013
Suku Jumlah (n) Persen (%)
Makassar
Ambon
Luwu
Manado
NTB
Bali
Palu
Bugis
Toraja
Jawa
NTT
Mandar
Enrekang
Selayar
Mamuju
2369
7
1
7
5
2
1
946
188
94
36
37
5
28
3
63,50
0,20
0,01
0,20
0,10
0,10
0,01
25,40
5,00
2,50
1,00
1,00
0,01
0,80
0,10
Total 3729 100%
Sumber: Data Sekunder RSKDIA St. Fatimah, 2013
Hasil Penelitian pada tabel 5.8
menunjukkan bahwa dari 3729 responden
sebagian responden merupakan suku
Makassar asli yakni 2369 orang (63,50%),
sedangkan yang paling sedikit yakni
berasal dari suku Luwu dan Palu yakni
masing masing 1 orang (0,01%)

Pendidikan
Tabel 7. Distribusi Responden Berdasarkan
Pendidikan Pada Ruang Partus Di Rumah Sakit
Khusus Daerah Ibu Dan Anak Siti Fatimah Tahun
2013
Pendidikan Jumlah (n) Persen (%)
Tidak Sekolah
SD/Sederajat
SMP/Sederajat
SMA/Sederajat
Diploma
S1
S2
20
570
796
1875
158
301
9
0,50
15,30
21,30
50,30
4,20
8,10
0,20
Total 3729 100%
Sumber: Data Sekunder RSKDIA St. Fatimah, 2013
Berdasarkan hasil penelitian pada
ruang partus menunjukkan bahwa dari
3729 responden berpendidikan
SMA/sederajat yakni 1875 orang (50,30%),
sedangkan yang paling sedikit adalah
responden yang berpendidikan S2 yakni 9
orang (0,20%).
Jaminan Pelayanan Kesehatan
Tabel 8. Distribusi Responden Berdasarkan
Jaminan Pelayanan Kesehatan Pada Ruang Partus
Di Rumah Sakit Khusus Daerah Ibu Dan Anak Siti
Fatimah Tahun 2013
Jaminan Pelayanan
Kesehatan
Jumlah
(n)
Persen
(%)
UMUM
JAMKESDA
ASKES
JAMPERSAL
JAMKESMAS
150
3325
117
108
29
4,00
89,20
3,10
2,90
0,80
Total 3729 100%
Sumber: Data Sekunder RSKDIA St. Fatimah, 2013
Berdasarkan hasil penelitian pada
ruang partus menunjukkan bahwa dari
JURNAL HASIL PENELITIAN


Hermayanti (141201000349), Survey Pemetaan Pasar Pelayanan Kesehatan Unit Rawat Inap Di Rumah Sakit
Khusus Daerah Ibu Dan Anak (RSKDIA) Siti Fatimah Kota Makassar Tahun 2013
9
3729 responden sebagian besar
responden menggunakan Jaminan
Kesehatan Daerah (JAMKESDA) yakni
3325 orang (89,20%), sedangkan yang
paling sedikit yakni responden yang
menggunakan Jaminan Kesehatan
Masyarakat (JAMKESMAS) yakni 29 orang
(0,80%).
Ruang Perawatan Anak
Karasteristik Geografi
Gambaran segmentasi geografi
responden pada penelitian ini adalah
karakteristik yang terdiri dari lokasi tempat
tinggal.
Tabel 9. Distribusi Responden Berdasarkan Lokasi
Tempat Tinggal Pada Ruang Perawatan Anak di
Rumah Sakit Khusus Daerah Ibu dan Anak Siti
Fatimah Tahun 2013
Lokasi Tempat Tinggal
Jumlah
(n)
Persen
(%)
Dalam Kota Makassar
Luar Kota Makassar
974
40
96,10
3,90
Total 1014 100%
Sumber: Data Sekunder RSKDIA St. Fatimah, 2013
Berdasarkan hasil penelitian pada
tabel 9 menunjukkan bahwa dari 1014
responden di ruang perawatan anak,
jumlah responden yang tinggal dalam kota
Makassar yakni 974 orang (96,10%),
sedangkan responden yang tinggal diluar
kota makassar yakni 40 orang (3,90%).
Karasteristik Demografi
Umur
Tabel 10. Distribusi Responden Berdasarkan Umur
Pada Ruang Perawatan Anak Di Rumah Sakit
Khusus Daerah Ibu Dan Anak Siti Fatimah Tahun
2013
Kelompok Umur
Jumlah
(n)
Persen
(%)
Anak
Baduta
Balita
Bayi
91
316
173
434
8,97%
31,16%
17,06%
42,80%
Total 1014 100%
Sumber: Data Sekunder RSKDIA St. Fatimah, 2013
Berdasarkan hasil penelitian pada
variable umur pada ruang perawatan anak
diperoleh hasil bahwa dari 3729
responden, sebagian besar berada pada
kelompok umur bayi yakni 434 orang
(42,80%), sedangkan kelompok umur yang
terkecil adalah kelompok umur anak yakni
91 orang (8,97%).
Jenis Kelamin
Tabel 11. Distribusi Responden Berdasarkan Jenis
Kelamin Pada Ruang Perawatan Anak Di Rumah
Sakit Khusus Daerah Ibu Dan Anak Siti Fatimah
Tahun 2013
Jenis Kelamin Jumlah (n) Persen (%)
Laki-Laki
Perempuan
579
435
57,10
42,90
Total 1014 100%
Sumber: Data Sekunder RSKDIA St. Fatimah, 2013
Tabel 11. berdasarkan hasil penelitian
pada ruang perawatan anak menunjukkan
bahwa dari 1014 responden jenis kelamin
laki- laki lebih banyak yakni 579 orang
(57,10%), sedangkan untuk responden
perempuan yakni 435 orang (42,90%).
Jaminan
Tabel 12. Distribusi Responden Berdasarkan
Jaminan Pada Ruang Perawatan Anak Di Rumah
Sakit Khusus Daerah Ibu Dan Anak Siti Fatimah
Tahun 2013
JURNAL HASIL PENELITIAN


Hermayanti (141201000349), Survey Pemetaan Pasar Pelayanan Kesehatan Unit Rawat Inap Di Rumah Sakit
Khusus Daerah Ibu Dan Anak (RSKDIA) Siti Fatimah Kota Makassar Tahun 2013
10
Jaminan Jumlah (n) Persen (%)
UMUM
JAMKESDA
ASKES
JAMPERSAL
JAMKESMAS
47
932
23
7
5
4,60
9,90
2,30
0,70
0,50
Total 1014 100%
Sumber: Data Sekunder RSKDIA St. Fatimah, 2013
Hasil penelitian berdasarkan variable
Jaminan pada Tabel 12. menunjukkan
bahwa dari 1014 responden sebagian
besar responden menggunakan Jaminan
Kesehatan Daerah (JAMKESDA) yakni
932 orang (91,90%), sedangkan yang
paling sedikit yakni responden yang
menggunakan Jaminan Kesehatan
Masyarakat (JAMKESMAS) yakni 5 orang
(0,50%).
PEMBAHASAN
Karasteristik Geografi
Hasil penelitian menunjukkan bahwa
pasien pada ruangan partus yang tinggal
dalam kota makassar yakni 3562 orang
(95,50%) sedangkan yang berasal dari luar
kota Makassar yakni 167 orang (4,50%).
Sedangkan pasien yang berasal dari luar
kota Makassar umumnya berasal dari Kab.
Gowa dan Maros. Sedangkan untuk hasil
penelitian di ruang perawatan anak
menunjukkan bahwa pasien yang tinggal
dalam kota Makassar yakni 974 orang
(96,10%) sedangkan yang berasal dari luar
kota kota Makassar yakni 40 orang
(3,90%). Adapun responden yang berasal
dari luar kota Makassar umumnya berasal
dari kab. Gowa, Takalar dan Kab. Maros.
Hasil penelitian yang ada pada ruang
partus dan ruang perawatan anak dapat
dikatakan bahwa mayoritas pengguna
layanan kesehatan di Rumah Sakit Khusus
Daerah Ibu dan Anak St. Fatimah kota
Makassar berasal dari dalam kota
Makassar. Hal itu dikarenakan letak rumah
sakit yang berada dalam kota Makassar.
Seperti yang dipaparkan dalam teori Azwar
bahwa kunjungan pasien tergantung letak
tempat tinggal responden. Responden
lebih cenderung memilih tempat pelayanan
kesehatan yang jaraknya tidak jauh dari
tempat tinggal mereka
Karakteristik Demografi
Ruang Partus
Pekerjaan
Berdasarkan karakteristik pekerjaan,
mayoritas pekerjaan pasien adalah Ibu
Rumah Tangga/IRT sebanyak 3333 orang
(89,40%), sedangkan yang paling sedikit
yang berprofesi sebagai Dokter dan
Apoteker masing-masing 1 orang (0,05%).
Dari hasil penelitian ini sejalan dengan
penelitian yang dilakukan oleh Suci
Ramadhani, 2008) di Rumah Sakit Pertiwi
yang menunjukkan bahwa mayoritas
responden yang menggunakan jasa
layanan kesehatan pada Rumah Sakit
Pertiwi yang berprofesi sebagai Ibu Rumah
Tangga sebanyak 112 orang (61,50%),
sedangkan yang paling sedikit adalah
Petani sebanyak 1 orang (0,50%).
Hasil penelitian yang dilakukan pada
RSKDIA St. Fatimah dapat disimpulkan
bahwa mayoritas pengguna jasa layanan
kesehatan bekerja sebagi Ibu Rumah
Tangga (IRT). Ini dikarenakan responden
pada ruang partus secara keseluruhan
adalah perempuan dan mayoritas bekerja
sebagai Ibu Rumah Tangga/IRT.
JURNAL HASIL PENELITIAN


Hermayanti (141201000349), Survey Pemetaan Pasar Pelayanan Kesehatan Unit Rawat Inap Di Rumah Sakit
Khusus Daerah Ibu Dan Anak (RSKDIA) Siti Fatimah Kota Makassar Tahun 2013
11
Umur
Variable umur pada hasil penelitian ini
diperoleh bahwa mayoritas pasien berada
pada kelompok umur 20-35 tahun yakni
2733 orang (73,30%), sedangkan
kelompok umur paling sedikit adalah
kelompok umur >50 tahun yakni (0,0%).
Penyebab dari hasil penelitian tersebut
dikarenakan RSKDIA St. Fatimah adalah
rumah sakit khusus untuk Ibu dan Anak
sehingga mayoritas pasien yang
memanfaatkan jasa rumah sakit ini adalah
pasien dengan usia produktif. Usia normal
wanita produktif yakni 15 45 tahun,
karena pada usia tersebut organ tubuh
wanita yang disebut dengan Rahim telah
mampu untuk menghasilkan indung telur
didalam rahimnya dan berproduksi
Carolina Salim, (2007) dalam Wahyuni
(2008). Sedangkan disaat usia 39 -45
tahun sesorang memiliki resiko tinggi
sehingga kurang memenfaatkan jasa
layanan di Rumah Sakit Khusus Ibu dan
Anak terlebih untuk melahirkan. Hasil
penelitian pada ruang perawatan anak
diperoleh bahwa responden mayoritas
berada pada kelompok umur bayi yakni
434 orang (49,10%), sedangkan kelompok
umur paling sedikit adalah kelompok umur
anak yakni 91 orang(0,30%). Hasil ini
sejalan dengan penelitian Grossman
dalam Trisantie (1972), yang menyatakan
bahwa umur seseorang berpengaruh
terhadap derajat kesehatan dan hal itu
terlihat pada hasil penelitian bahwa umur
1-12 bulan yang masih termasuk dalam
kategori bayi yang sangat rentan terhadap
sakit seperti demam.
Agama
Pada tabel hasil penelitian terlihat
bahwa dari 3729 pasien yakni sekitar 2491
orang (93,60%) yang memeluk agama
islam dan yang paling sedikit yakni pasien
yang memeluk agama hindu sekitar 2
orang (0,10%).
Hasil penelitian di RSKDIA St. Fatimah
dapat disimpulkan bahwa mayoritas
responden yang menggunakan layanan
kesehatan adalah yang beragama islam.
Hal tersebut dikarenakan penduduk di
Sulawesi Selatan memang mayoritas
beragama Islam. Sehingga responden
yang ada diruang rawat inap RSKDIA St.
Fatimah dikatakan bahwa mayoritas
beragama Islam.
Persentase tersebut dapat dikatakan
mewakili seluruh populasi karena
mayoritas penduduk di Sulawesi Selatan
beragama Islam.
Suku
Berdasarkan hasil penelitian pada
ruang partus menunjukkan bahwa pasien
yang memanfaatkan pelayanan kesehatan
pada RSKDIA St. Fatimah Kota Makassar
mayoritas suku Makassar yakni 2369
orang (63,50%), sedangkan yang paling
sedikit adalah suku Luwu dan Palu yakni
masing-masing 1 orang (0,01%).
Menurut Akbar dalam (Haerawati,
2011) mengatakan bahwa suku tidak
mempengaruhi seseorang dalam
memanfaatkan pelayanan kesehatan,
karena responden yang memanfaatkan
pelayanan kesehatan melihat mana yang
paling dekat dengan tempat tinggal
mereka. Adapun responden yang bersuku
bugis sebagian besar juga tinggal di dalam
kota Makassar. Dari hasil penelitian
JURNAL HASIL PENELITIAN


Hermayanti (141201000349), Survey Pemetaan Pasar Pelayanan Kesehatan Unit Rawat Inap Di Rumah Sakit
Khusus Daerah Ibu Dan Anak (RSKDIA) Siti Fatimah Kota Makassar Tahun 2013
12
tersebut jelas bahwa sebagian besar
responden merupakan suku Makassar asli
karena letak RSKDIA St. Fatimah yang
berada dalam Kota Makassar.
Pendidikan
Berdasarkan hasil penelitian di
RSKDIA St. Fatimah menunjukkan tingkat
pendidikan pasien sebagian besar
SMA/sederajat sebanyak 1875 orang
(50,30%), sedangkan paling sedikit pasien
dengan tingkat pendidikan S2 sebanyak 9
orang (0,20%). Sejalan dengan penelitian
yang dilakukan oleh (Suci Ramadhani,
2008) yang menunjukkan bahwa tingkat
pendidikan responden sebagian besar
SMA/sederajat yakni 86 orang (47,30%),
sedangkan yang paling sedikit adalah
responden yang tidak tamat SD yakni 5
orang (2,70%).
Menurut Lukito 2003 dalam (Haerawati
2011), pemanfaatan masyarakat terhadap
berbagai fasilitas pelayanan kesehatan
sangat dipengaruhi oleh tingkat
pendidikan. Semakin tinggi tingkat
pendidikan, maka akan semakin mudah
sesorang untuk memahami sebuah
perubahan khususnya dalam bidang
kesehatan. Pendidkan seseorang akan
mempengaruhi sikap dan perilakunya
dalam tindakan penggunaan fasilitas
rumah sakit.
Jaminan Pelayanan Kesehatan
Kedua hasil penelitian tersebut dapat
disimpulkan bahwa yang memanfaatkan
layanan kesehatan di RSKDIA St. Fatimah
dan RSU Daya mayoritas menggunakan
Jaminan Kesehatan Daerah (JAMKESDA).
Hal ini disebabkan karena RSKDIA St.
Fatimah merupakan rumah sakit
Pemerintah dan menerima semua jenis
Jaminan Kesehatan.
Inilah yang menjadi penyebab
sehingga banyak responden yang
memakai jaminan kesehatan daerah.
Sejalan dengan penelitian yang dilakukan
oleh (Reski, 2008) mengatakan bahwa
factor-faktor yang berperan sebagai
pengguna jaminan kesehatan karena
adanya dukungan pemerintah daerah,
serta siapnya aparat yang menangani
program jaminan kesehatan daerah
(JAMKESDA) terhadap pemberi pelayanan
kesehatan.
Jenis Kelamin
Pada ruang perawatan anak
menunjukkan bahwa pasien yang
memanfaatkan pelyanan pada RSKDIA St.
Fatimah sebagian besar berjenis kelamin
laki-laki yakni 579 orang (57,10%)
sedangkan perempuan sebanyak 435
orang (42,90%).
Seperti pada hasil penelitian bahwa
mayoritas responden yan dirawat di rumah
sakit adalah laki-laki. Hal ini disebabkan
karena cara berpikir laki-laki dan
perempuan berbeda, laki-laki orangnya
lebih tegas dalam hal mengambil
keputusan termasuk tentang kesehatan.
Dibanding dengan perempuan yang selalu
ragu dan menuruti perasaannya. Jadi
ketika seorang laki-laki merasa
membutuhkan perawatan, tentu saja
mereka akan memanfaatkan pelayana
kesehatan.
KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
JURNAL HASIL PENELITIAN


Hermayanti (141201000349), Survey Pemetaan Pasar Pelayanan Kesehatan Unit Rawat Inap Di Rumah Sakit
Khusus Daerah Ibu Dan Anak (RSKDIA) Siti Fatimah Kota Makassar Tahun 2013
13
Segmen pasar di Rumah Sakit Khusus
Daerah Ibu dan Anak Siti Fatimah Kota
Makassar berdasarkan Karakteristik
Geografi yang ada dalam ruang partus
yang berada dalam kota Makassar
(95,50%) dan yang berada diluar kota
Makassar (4,50%), sedangkan untuk ruang
perawatan anak yang berada dalam kota
Makassar (96,10) dan yang berada diluar
kota Makassar sebanyak (3,90%).
Segmen pasar di Rumah Sakit Khusus
Daerah Ibu dan Anak Siti Fatimah
Makassar berdasarkan Karakteristik
Demografi yang ada dalam ruang partus
adalah yang memiliki pekerjaan IRT
(89,40) umur 25-31 tahun (53,70%),
Agama Islam (93,60), suku Makassar
(63,50%), Pendidikan SMA/sederajat
(50,30%), Jaminan Kesehatan Daerah
(89,20%), sedangkan untuk ruang
perawatan anak adalah yang memiliki
umur 1-12 bulan (49,10%), Jenis kelamin
Laki-laki (57,10) dan Perempuan (42,90%),
Jaminan Kesehatan Daerah (91,90%).
Saran
Sebaiknya pihak rumah sakit
memperhatikan secara teliti dalam
mempertimbangkan segmentasi yang telah
dilakukan, agar dapat menarik pasien
untuk menggunakan layanan kesehatan
bukan saja dalam area Kota Makassar
tetapi juga yang ada diluar kota Makassar
serta pelayanan yang diberikan
disesuaikan dengan karakteristik pasien
dan tepat sasaran.
Bagi pihak rumah sakit sebaiknya
memperhatikan secara teliti dalam menulis
data pasien seperti yang terjadi dalam
penulisan data diruang partus khusus
untuk pekerjaan pasien. Bagi peneliti
lainnya, diharapkan untuk melakukan
penelitian lebih lanjut mengenai strategi
pemasaran Rumah Sakit Khusus Daerah
Ibu dan Anak dengan menambahkan
Variabel Pasar sasaran (Target Market)
dan penentuan produk (Positioning)
sampai pada bauran pemasaran
(Marketing Mix).
DAFTAR PUSTAKA
Aditama, TY. 2002. Manajemen
Adminstrasi Rumah Sakit. Jakarta: UI
Press.
Alfiany, Ninin. 2009. Gambaran
Segmentasi Pasar pada Instalasi
Rawat Inap RSU Tenriawaru
Watampone. Skripsi tidak diterbitkan.
Makassar: FKM UNHAS.
AL Quran dan Terjemahannya,1990.
Departemen Agama Republik
Indonesia, Jakarta
Anonim. 2013. Profil RSIA Pertiwi
MakassarTahun 2013. Makassar
Anonim. 2013. Profil RSKDIA Siti Fatimah
Makassar Tahun 2013. Makassar
Asiah, Nur. 2009. Kualitas Pelayanan
Pasien Rawat Inap Rumah Sakit Umum
Daerah Syekh Yusuf Kecamatan
Somba Opu Kabupaten Gowa Tahun
2009. Skripsi tidak diterbitkan.
Makassar, FKM UMI.
Azwar, Azrul. 1996. Pengantar
Administrasi Kesehatan Edisi Ketiga.
Tangeran : Binarupa Aksara.
Darniati, Rini Rahayu. 2010. Mutu
Pelayanan Kesehatan Pada Pasien
Rawat Inap di RSU Daerah Unaaha
Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara
2010. Makassar, FKM Unhas
FKM UMI, 2013. Panduan Penulisan
Proposal Penelitian dan Skripsi.
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Muslim Indonesia,
Makassar.
JURNAL HASIL PENELITIAN


Hermayanti (141201000349), Survey Pemetaan Pasar Pelayanan Kesehatan Unit Rawat Inap Di Rumah Sakit
Khusus Daerah Ibu Dan Anak (RSKDIA) Siti Fatimah Kota Makassar Tahun 2013
14
Hartono, Bambang. 2010. Manajemen
Pemasaran untuk Rumah Sakit.
Jakarta: PT Rineka Cipta
Idris, Haerawati. 2011. Segmentasi Pasar
Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit
Islam Faisal Kota Makassar. Tesis tidak
diterbitkan. Makassar: program
Pascasarjana Universitas Hasanuddin.
KEPMENKES RI Nomor 66 tahun 1987
tentang Rawat Inap.
Kotler, Philip dan Keller K. Lane, 2009.
ManajemenPemasaranEdisi 12.
Erlangga, Jakarta.
Lupiyoadi, Rambat & Hamdani A. 2006.
Manajemen Pemasaran Jasa. Edisi 2.
Salemba Empat: Jakarta.
Mangkunegara, Anwar P. 2002. Perilaku
Konsumen Edisi Revisi. PT Refika
Aditama: Bandung.
Mangopo, S.D, Kuntjoro, dan Musyirwan,
MS. 2005.Strategi dan Perbaikan Mutu
Berdasarkan Analisis Kepuasan
Karyawan Instansi yang Bekerjasama
denga RS Bethesda Yogyakarta. Jurnal
Manajemen Pelayanan Kesehatan,
Volume 08/Nomor 01 Maret/2005.
Pusat Manajemen Pelayanan
Kesehatan Fakultas Kedokteran UGM:
Yogyakarta.
Mubarak, Wahit Iqbal & Chayatin, Nurul.
2009. Ilmu kesehatan Masyarakat:
Teori dan Aplikasi. Jakarta: Salemba
Medika.
Muninjaya, Gde AA. 2011. Manajemen
kesehatan Edisi Ketiga. Jakarta: ECG.
Musfiqon. 2012. PanduanLengkap.
MetodologiPenelitianPendidikan.
PrestasiPustaka, Jakarta
Osinta, Rombe. 2012. Analisis Profil
Segmen Pasar Pengguna Jasa
Pelayanan Kesehatan Di Rumah Sakit
Daerah Daya Kota Makassar Tahun
2012. Skripsi tidak diterbitkan.
Makassar: FKM Unhas.
Romeo.P,Palutturi,
Darmawansyah&Hamzah,A.
AnalisisPenetapanPasarSasaranRuma
hSakit Stella Maris Makassar Tahun
2008. (Online). Jurnal Manajemen



Pelayanan Kesehatan, vol. No.3
September 2009: 156-
161.(http://www..jmpkOnline.net/image
s/jurnal/volume_12_No_03_sept_2009.
pdf) diakses pada tanggal 22
November 2013.
Simamora, Bilson.2003
AnalisisMultivariatPemasaran. PT
gramediaPustakaUtama, Jakarta.
Singarimbun, M. 2011.
MetodePeneltianSurvai. Jakarta:
Pustaka LP3ES
(Online).(http://lilikmaryanto.wordpress.
com/2011/06/24/pengertian-jenis-
kegunaan-tujuan-survey/)diakses pada
tanggal 28 November 2013.
Suci, Ramadhani. 2008. Analisis
Segmentasi Pasar Pelayanan
Kesehatan Di Unit Rawat Inap Rumah
Sakit Pertiwi Tahun 2008. Skiripsi tidak
diterbitkan. Makassar: FKM UNHAS
Supriyanto, S & Ernawaty. 2010.
Pemasaran Industri Jasa Kesehatan.
Surabaya: Andi Offset: Yogyakarta.
Tisnantoro, Laksono, 2005. Memahami
Penggunaan Ilmu Ekonomi Dalam
Manajemen Rumah Sakit. Gadjah
Mada University Press: Yogyakarta.
Tjiptono F. 2009. Service Marketing.
Yogyakarta: Karang Waru.
Undang Undang RI No.44 Tahun 2009
Tentang Rumah Sakit.
Wahyuni, Sri & Putri, Iga. 2008. Taktik
Pemasaran dalm Upaya Meningkatkan
Pemanfaatan Ruang Rawat Inap
Utama RSB Puri Bunda. (Online).
Jurnal Administrasi Kebijakan
JURNAL HASIL PENELITIAN


Hermayanti (141201000349), Survey Pemetaan Pasar Pelayanan Kesehatan Unit Rawat Inap Di Rumah Sakit
Khusus Daerah Ibu Dan Anak (RSKDIA) Siti Fatimah Kota Makassar Tahun 2013
15
Kesehatan Vol. 6, No. 3, September-
Desember 2008 159:165.
(isjd.pdii.lipi.go.id/admin/jurnal/6308159
165.pdf) diakses pada tanggal 20
Februari 2014.