Anda di halaman 1dari 2

Jenis pekerjaan : Pengukuran Kedalaman Air Laut

Tanggal : 21 Januari 2012


Area : Pelabuhan Khusus PT SMA - Samping Blok G-B
Pelanggan :
Pelaksana : PT. SEKUPANG MAKMUR ABADI
1 Persiapan Peralatan Kerja M L
2 Pemasangan lampu penerangan
saat malam hari.
H
3 Pengukuran Luas dan panjang garis
pantai di darat (pantai).
M L
4 Perjalanan menggunakan Boat
(Pancung)
H
5 Pengukuran kedalaman air laut
dari atas Boat (Pancung)
H * Pancung terguling karena hilang keseimbangan saat
pengukuran.
* Pancung terguling karena terhantam ombak.
* Personil terjatuh kelaut saat pengukuran karena
hilang keseimbangan.
* Pemeriksaan Boat (Pancung), pastikan pada waktu pemilihan sewa
Pancung dalam kondisi bagus baik mesin tempel maupun fisik Boat.
* Sebelum menaiki pancung pastikan telah mengenakan pelampung
(live Jacket) dengan benar, serta saat naik ke pancung satu per satu
untuk menjaga keseimbangan.
* Saat mengendarai Pancung perhatikan arus dan ombak, apabila
menghadapi ombak pelankan mesin.
* Seluruh Personil wajib mengenakan pelampung (live jacket) selama di
atas boat (pancung).
* Perhatikan ombak dan usahakan Boat (pancung) selalu seimbang.
* Petugas Safety dan Pengawas memastikan seluruh personil dalam
posisi yang aman, setiap ada kapal melintas kegiatan dihentikan untuk
mengantisipasi datangnya ombak.
Tenggelam
Fatalitry
Tenggelam
Fatalitry
Tingkat
Resiko
Job Safety Analysis (JSA)
NO
Urutan Kegiatan
(Uraikan langkah-langkah kerja dasar,
mis. Apa yang dilakukan pertama,
langkah selanjutnya)
Sumber atau Kondisi Bahaya
(Untuk setiap langkah kerja, potensi bahaya atau
kecelakaan atau pencemaran atau apa yang dapat terjadi?)
Tingkat
Resiko
Potensi Risiko/Sakit
(Resiko/sakit yang dapat
ditimbulkan dari kondisi
bahaya)
Tindakan Kerja yang Aman
(Untuk setiap potensi bahaya atau kecelakaan atau pencemaran, tanyakan
pada diri sendiri bagaimana pekerja dalam melakukan pekerjaannya dapat
menghindari potensi bahaya atau kecelakaan, atau apa yang harus dilakukan
atau tidak boleh dilakukan)
* Terjepit peralatan yang akan di pergunakan
* Tertimpa peralatan yang jatuh
Luka memar & Lecet * Bekerja menggunakan APD berupa sarung tangan dan sepatu safety
* Memastikan posisi kaki dan badan stabil pada waktu melakukan
pengangkatan.
* Terperosok ke bibir pantai yang terjal dan tanah
yang masih labil.
* Tersandung/menabrak batu karang di panti yang
tajam
Luka memar & Patah
Tulang
* Memastikan terlebih dahulu untuk mengenali wilayah kerja dan
kestabilan tanah, untuk turun ke pantai pilihlah rute/jalur yang landai
dan tanah yang stabil.
* Gunakan penerangan yang cukup dan wajib memakai sepatu boot
safety.
* Tersengat arus listrik pada waktu penyambungan
arus.
* Terbentur/menabrak benda karena gelap
Luka bakar
Fatality
* Melakukan log out & Tag out sebelum penyambungan arus
* Menggunakan senter / lampu mobil untuk memberikan penerangan
bantuan pada waktu mengistal kabel.
* Terpeleset saat menaiki pancung
* Pancung terguling karena hilang keseimbangan.
* Pancung terguling karena terhantam ombak.
* Pancung tenggelam karena terjadi kebocoran.
4 Pemasangan patok pengukur air di
laut.
H L
Form: 23-QHS-Rev. B
Disusun oleh :
Nama Jabatan Paraf Jabatan Paraf Nama
* Tersandung / menabrak batu karang tajam di laut
yang tidak nampak
* Terseret ombak yang datang tiba2 karena ada angin
atau kapal yang lewat.
Patah tulang, tenggelam,
Fatality
* Gunakan penerangan yang cukup dan sepatu safety berjenis boot
agar tidak kemasukan air laut.
* Gunakan pelampung yang diberi tali sehingga dapat diikatkan di
pinggir pantai.
* Petugas safety dan pengawas lapangan memperhatikan arus air laut
dan ombak, hentikan pekerjaan apabila ada kapal yang akan melintas.