Anda di halaman 1dari 12

10/5/2010

1
Biologi & Mikrobiologi
Lingkungan
Eko Heryadi, S.Hut.,MP.,M.Sc
e.heryadi@gmail.com
Biologi & Mikrobiologi Lingkungan
Manfaat Mata Kuliah :
Memberikan manfaat kepada mahasiswa tentang
biologi dan mikrobiologi lingkungan, hubungan
mikrobiologi dan pencemaran, serta industri
mikrobiologi
Tujuan Instruksional Umum
Setelah mengikuti matakuliah ini diharapkan
mahasiswa mengetahui :
Pengertian dan perkembangbiakan Bakteri, Virus
dan Jamur
Mikrobia dan pencemaran
Mikrobiologi limbah
Mikrobiologi tanah dan udara
10/5/2010
2
Tujuan Instruksional Khusus
Mahasiswa mengetahui dan memahami asas-
asas :
Mikrobiologi dan Industri Mikrobiologi
Bakteri , Virus, dan Jamur
Mikroba dan Pencemaran
Mikrobiologi Limbah
Mikrobiologi Tanah
Mikrobiologi Udara
Referensi
Waites et al, 2005, Industrial Microbiology: An
Introduction, Blacwell Science
Kimball, J.W, 1983, Biology, Penerbit Erlangga
Stansfield et al, 2006, Biologi Molekuler dan Sel,
Schaum Outlines
Albert B et al, 1994, Biologi Molekuler Sel
Mengenal Sel, Gramedia
Yuwono, T, 2006, Bioteknologi Pertanian,
Gajahmada University Press
Ilmu Biologi
Mempelajari Kehidupan (Learn of Life) Hakikat Hidup
Mencari Kebenaran (Searching the Truth) tidak mutlak dan
tidak dapat dipercaya begitu saja
Mempelajari hubungan makhluk hidup dengan lingkungannya
Merupakan penyelidikan tentang kejadian/masalah yang
perlu dimengerti dan dipecahkan, dapat menimbulkan
masalah baru dan perasaaan ingin memecahkan masalah
Mempelajari masa lalu, masa kini, dan masa yang akan
datang
Kelakuan kita (Habits), kesehatan (Health), teknologi dan
sebagainya untuk masa depan kita
Habits, Health and Technologies for our Future
10/5/2010
3
Cabang Cabang Ilmu Biologi
Anatomi
Morfologi
Taksonomi
Fisiologi
Sitologi
Ekologi
Parasitologi
Genetika
Mikrobiologi
Mempelajari struktur dalam organisme
Mempelajari bentuk dan struktur luar organisme
Mempelajari klasifikasi makhluk hidup
Mempelajari kefaalan dalamtubuh organisme
Mempelajari susunan dan fungsi Sel
Mempelajari interaksi makhluk hidup dengan
lingkungannya
Mempelajari parasit penyebab penyakit pada
manusia
Mempelajari sifat menurun pada makhluk hidup
Mempelajari mikroorganisme
Cabang Cabang Ilmu Biologi
Anatomi
Morfologi
Taksonomi
Fisiologi
Sitologi
Ekologi
Parasitologi
Genetika
Mikrobiologi
Mempelajari struktur dalam organisme
Mempelajari bentuk dan struktur luar organisme
Mempelajari klasifikasi makhluk hidup
Mempelajari kefaalan dalamtubuh organisme
Mempelajari susunan dan fungsi Sel
Mempelajari interaksi makhluk hidup dengan
lingkungannya
Mempelajari parasit penyebab penyakit pada
manusia
Mempelajari sifat menurun pada makhluk hidup
Mempelajari mikroorganisme
I. DEFINISI MIKROBIOLOGI
Mikrobiologi:
Telaah mengenai organisme hidup berukuran mikroskopis yang meliputi: virus,
bakteri, archaea, protozoa, algae, dan fungi
beberapa mikroba (algae dan fungi) yang berukuran cukup besar dan dapat dilihat
dengan mata telanjang, tetapi masih dimasukan dalam kajian mikrobiologi, karena:
teknik yang sama (isolasi, sterilisasi, penumbuhan pada media
artifisial) digunakan untuk mempelajarinya
10/5/2010
4
II. SEJARAH MIKROBIOLOGI
POKOK BAHASAN
A. PENEMUAN MIKROORGANISME
B. KONFLIK GENERASI SPONTAN
C. TEKNIK KULTUR MURNI
D. PERANAN MIKROORGANISME
I. SEJARAH MIKROBIOLOGI
Antony van Leeuwenhoek (1632-1723)
Ilmuwan pertama yang melihat dan mendeskripsikan mikroorganisme secara akurat
pada tahun 1660.
A. PENEMUAN MIKROORGANISME
I. SEJARAH MIKROBIOLOGI
POKOK BAHASAN
A. PENEMUAN MIKROORGANISME
B. KONFLIK GENERASI SPONTAN
C. TEKNIK KULTUR MURNI
D. PERANAN MIKROORGANISME
I. SEJARAH MIKROBIOLOGI
10/5/2010
5
spontaneous generation
Organisme hidup berasal materi mati atau materi dekomposisi (Aristoteles
1400)
Francesco Redi (1626-1697)
Menunjukkan bahwa belatung pada daging busuk berasal dari telur lalat
bukan berasal dari daging itu sendiri
B. KONFLIK GENERASI SPONTAN
I. SEJARAH MIKROBIOLOGI
John Needham(1713-1781)
setelah daging dipanaskan dan dibiarkan mendingin
akan muncul mikroorganisme
Lazzaro Spallanzani (1729-1799)
menunjukkan bahwa setelah daging dalam labu dipanaskan dan kemudian ditutup
rapat-rapat tidak memunculkan mikroorganisme, karena udara yang membawa benih
kultur tidak dapat masuk ke labu.
I. SEJARAH MIKROBIOLOGI
B. KONFLIK GENERASI SPONTAN
Louis Pasteur (1822-1895)
Kaldu daging dalam labu leher angsa dan dipanaskan dan
setelah dingin udara dibiarkan masuk melalui leher angsa
tabung
Debu udara tidak dapat masuk
Hasil: tidak ada pertumbuhan mikroorganisme
I. SEJARAH MIKROBIOLOGI
B. KONFLIK GENERASI SPONTAN
John Tyndall (1820-1893)
Menunjukkan bahwa debu membawa mikroorganisme
Jika debu tidak ada maka kaldu nutrin tetap steril walaupun
terdedah udara
10/5/2010
6
POKOK BAHASAN
A. PENEMUAN MIKROORGANISME
B. KONFLIK GENERASI SPONTAN
C. TEKNIK KULTUR MURNI
D. PERANAN MIKROORGANISME
I. SEJARAH MIKROBIOLOGI
Kultur murni:
kultur yang hanya mengandung spesies tunggal
Teknik pengenceran (Pasteur dkk)
Untuk memperoleh kultur tunggal dilakukan pengenceran
Metode streak plate (Robert Koch, 1843-1910)
Untuk memperoleh kultur tunggal dilakukan streak pada medium padat
(agar)
Agar: agen pemadat (gelling) yang digunakan sampai sekarang
C. TEKNIK KULTUR MURNI
I. SEJARAH MIKROBIOLOGI
POKOK BAHASAN
A. PENEMUAN MIKROORGANISME
B. KONFLIK GENERASI SPONTAN
C. TEKNIK KULTUR MURNI
D. PERANAN MIKROORGANISME
I. SEJARAH MIKROBIOLOGI
10/5/2010
7
D. PERANAN MIKROORGANISME
I. SEJARAH MIKROBIOLOGI
1) Hubungan Mikroorganisme dan Penyakit
2) Perkembangan Teknik untuk Mempelajari Patogen Mikroba
3) Kajian Imunologis
4) Mikrobiologi Industri dan Ekologi Mikroba
D. PERANAN MIKROORGANISME
I. SEJARAH MIKROBIOLOGI
Agostino Bassi (1773-1856)
penyakit ulat sutra (silkworm) disebabkan oleh jamur
M. J. Berkeley ( 1845)
penyakit pada kentang disebabkan oleh jamur
Louis Pasteur
Penyakit pada ulat sutra yang disebabkan protozoa
Joseph Lister
Secara tidak langsung membuktikan bahwa mikroba adalah agen penyebab
penyakit
Mengembangkan sistem operasi (pembedahan) yang dirancang untuk
mencegah mikroba menginfeksi luka operasi
Lebih sedikit pasien mengalami infeksi pascaoperasi
1) Hubungan Mikroorganisme dan Penyakit
I. SEJARAH MIKROBIOLOGI
D. PERANAN MIKROORGANISME
Robert Koch (1843-1910),
Mengetahui hubungan antara Bacillus anthracis dan anthrax
Kochs Postulates:
1) Isolate bakteri dari cairan tubuh pasien diinokulasi (streak) pada nutrin
agar dan mengamati bentuk sel di bawah mikroskop. In vitro.
2) Propagate menumbuhkan koloni hasil isolasi pada media nutrin. In vitro.
3) Inoculate menginokulasikan mikroba yang dicurigai sebagai patogen ke
hewan sehat dan menimbulkan gejala (symptoms) penyakit yang sama. In
vivo.
4) Reisolate langkah 1 diulang. In vitro
1) Hubungan Mikroorganisme dan Penyakit
10/5/2010
8
I. SEJARAH MIKROBIOLOGI
D. PERANAN MIKROORGANISME
2) Perkembangan Teknik untuk Mempelajari Patogen Mikroba
Koch and his associates:
Mengembangkan teknik, reagen, dan materi lain untuk mengkultur
bakteri patogen pada media padat
Teknik memungkinkan untuk mengisolasi kultur murni
Charles Chamberland (1851-1908)
Membuat filter bakterial untuk memisahkan bakteri dan mikroba yang
berukuran lebih besar;
Teknik ini mengarahkan penemuan virus sebagai agen penyebab
penyakit
I. SEJARAH MIKROBIOLOGI
D. PERANAN MIKROORGANISME
3) Kajian Imunologis
Edward Jenner ( 1798)
Menggunakan prosedur vaksinasi untuk melindungi individu dari cacar (smallpox)
Louis Pasteur (1880)
Mengembangkan vaksin lain: kolera ayam, antrax, dan rabies
Emil von Behring (1854-1917) and Shibasaburo Kitasato (1852-1931)
menemukan antitoksin diphtheria
Elie Metchnikoff (1845-1916)
menemukan sel fagosit dalam darah yang berperan dalam imunitas (kekebalan)
Louis Pasteur
Fermentasi alkohol adalah hasil aktivitas mikroba
Fermentasi dapat berlangsung aerob dan anaerob
pasteurisasi untuk mengawetkan anggur selama penyimpanan
Sergei Winogradsky (1856-1953)
bakteri tanah dapat mengoksidasi besi, belerang, dan amonia untuk mendapatkan
energi
Fiksasi nitrogen anerob dan dekomposisi selulosa
Martinus Beijerinck (1851-1931)
Mengisolasi bakteri penambat nitrogen aerobik dan bakteri pereduksi sulfat
I. SEJARAH MIKROBIOLOGI
D. PERANAN MIKROORGANISME
4) Mikrobiologi Industri dan Ekologi Mikroba
10/5/2010
9
III. Anggota Dunia Mikroba
Prokariot
Morfologi relatif sederhana dan tidak memiliki
nukleus
Eukariot
morfologi relatif kompleks dan mempunyai
nukleus
Pada umumnya organisme dapat
diklasifikasikandalam 5 kingdom:
Monera (Prokariotae), Protista, Fungi, Hewan
dan Tanaman;
Mikrobiologi hanya mengkaji: monera,
protista, dan fungi, dan juga virus
Sel
Prokariot
Eukariot
10/5/2010
10
IV. Cakupan Mikrobiologi
Mikroorganisme adalah organisme hidup yang
pertama kali di planet bumi, hidup di mana pun
selama kehidupan memungkinkan, lebih banyak
dibandingkan organisme lain, dan mungkin
penyusun terbesar komponen biomasa bumi
Seluruh ekosistem tergantung pada aktivitas
mikroorganisme, dan mikroorganisme
mempengaruhi masyarakat manusia
Mikrobiologi mempunyai imbas terhadap
banyak bidang di antaranya kedokteran,
pertanian, ilmu pangan, ekologi, genetika,
biokimia, dan biologi molekuler
Mikrobiologiwan dapat mendalami tipe
organisme spesifik:
1. Virologiwan-viruses
2. Bakteriologiwan-bacteria
3. Phycologiwan atau Algologiwan-algae
4. Mikologiwan-Jamur
5. Protozoologiwan-protozoa
Mikrobiologiwan mungkin tertarik pada berbagai
karakter dan aktivitas mikroorganisme:
1. Morfologi Mikroba
2. Sitologi Mikroba
3. Fisiologi Mikroba
4. Ekologi Mikroba
5. Genetika dan Biologi Molekuler Mikroba
6. Taksonomi Mikroba
10/5/2010
11
Mikrobiologiwan dapat mengfokuskan pada
aplikasi mikroorganisme:
1. Mikrobiologi Kedokteran, termasuk imunologi
2. Mikrobiologi Pangan
3. Mikrobiologi Kesehatan Masyarakat
4. Mikrobiologi Pertanian
5. Mikrobiologi Industri
The Future of Microbiology
Mikrobiologi telah dan akan terus berpengaruh terhadap
masyarakat.
Ahli mikrobiologi di masa depan akan:
1. Mencoba untuk memahami secara lebih baik dan
mengendalikan penyakit yang telah ada, yang
muncul, dan muncul kembali.
2. Mengkaji ketekaitan antara agen infeksi dengan
penyakit kronis.
3. Mempelajari lebih mendalamtentang pertahanan
inang dan interaksi inang-patogen
4. Mengembangkan aplikasi baru mikroba dalam
bidang industri, pertanian, dan pengendalian
lingkungan
The Future of Microbiology
5. Masih mengungkap banyak mikroba yang belum
dapat diidentifikasi dan dikultivasi
6. Mencoba memahami secara lebih baik
bagaimana mikroba berinteraksi dan
berkomunikasi
7. Menganalisis dan menafsirkan data yang terus
meningkat dari kajian genom Melanjutkan
penggunaan mikroba sebagai sistem model untuk
menjawab pernyataan fundamental dalam bidang
biologi
8. Memperkirakan dan mengkomunikasikan
dampak potensial penemuan dan teknologi baru
terhadap masyarakat
10/5/2010
12
Sekian