Anda di halaman 1dari 46

SENAM LANTAI

Standar Kompetensi Melakukan berbagai ketrampilan senam berdasarkan konsep yang benar dan memiliki nilai- nilai yang terkandung didalamnya.

Kompetensi Dasar Melakukan senam lantai dengan benar

Bahan Ajar

A. Jenis-Jenis Gerakan Senam Lantai

1. Guling ke Depan Tungkai Bengkok

Cara melakukan guling ke depan tungkai bengkok sebagai berikut :

a. Sikap permulaan jongkok, pantat agak tinggi, dan kedua lengan lurus ke depan.

b. Luruskan tungkai, badan condong ke depan, tangan menumpu pada matras selebar bahu, tarik dagu ke dada, kemudian tengkuk pada matras

c. Mengguling ke depan mulai dari tengkuk, punggung, dan kaki.

d. Saat punggung mengenai matras, bengkokkan tungkai, tarik paha ke dada, tangan menolak, gerakan mengguling diteruskan hingga berakhir pada sikap jongkok, tangan melekat pada tulang kering dan pandangan lurus ke depan.

2. Guling ke Depan Tungkai Lurus Cara melakukan guling ke depan tungkai lurus adalah:

a. Sama dengan cara melakukan guling ke depan tungkai ditekuk, tetapi saat punggung mengenai matras tangan menolak, tungkai lurus dan paha dekat dengan dada

b. Kemuaian lemparkan tungkai kedepan diikuti tolakan tangan, tumpuan tangan disamping paha dekat pantat, badan condong kedepan, dagu dekat dada berakhir pada sikap berdiri badan bungkuk.

Kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan saat guling kedepan yaitu :

a. Kedua tangan yang bertumpu tidak tepat (dibuka terlalu lebar atau terlalu sempit, terlalu jauh atau terlalu dekat)

b. Tumpuan. salah satu atau kedua tangan kurang kuat, sehingga keseimbangan badan kurang sempurna dan akibatnya badan jatuh ke samping.

c. Bahu tidak diletakkan di atas matras saat tangan dibengkokkan.

d. Saat gerakan berguling ke depan kedua tangan tidak ikut menolak.

Cara memberi bantuan guling ke depan:

a. Pegang kepala bagian belakang (membantu menekukkan) pelaku.

b. Membantu mendorong punggung pelaku saat akan duduk.

c. Membantu mengangkat panggul dengan menempatkan tangan di sisi kedua paha.

d. Membantu menekukkan kepala pelaku dan menempatkannya di lantai antara kedua tangan.

3. Guling ke Belakang (Back roll)

Posisi awal guling ke belakang :

a. Posisi jongkok, kedua kaki rapat, dan tumit diangkat.

b. Kepala menunduk dan dagu rapat ke dada.

c. Kedua tangan berada disamping telinga dan telapak tangan menghadap ke atas.

Gerakan selanjutnya adalah:

a. Jatuhkan pantat ke belakang, badan tetap bulat.

b. Pada saat punggung menyentuh matras, kedua lutut cepat ditarik ke belakang kepala.

c. Pada saat kedua ujung kaki menyentuh matras di belakang kepala, kedua telapak tangan menekan matras hingga tangan lurus dan kepala terangkat.

d. Ambil sikap jongkok, dengan lurus ke depan sejajar bahu, lalu berdiri.

Kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan saat guling kebelakang :

a. Penempatan tangan terlalu jauh kebelakang, tidak bisa menolak

b. Keseimbangan tubuh kurang baik saat mengguling kebelakang, hal ini disebabkan karena sikap tubuh kurang bulat

c. Salah satu tangan yang menumpu kurang bulat, atau bukan telapak tangan yang digunakan untuk menumpu diatas matras.

d. Posisi mengguling kurang sempurna. Hal ini disebabkan karena kepala menoleh ke samping.

e. Keseimbangan tidak terjaga karena mendarat dengan lutut (seharusnya telapak kaki)

Cara memberi bantuan guling kebelakang :

a. Menopang dan mendorong pinggang pelaku kearah guling kebelakang dan membawanya ke arah guling

b. Membantu mengangkat panggul dan membawa kearah guling

4.

Kayang

Kayang adalah suatu bentuk atau sikap badan telentang yang membusur bertumpu pada kedua tangan dan kedua kaki dengan lutut. Gerakan kayang adakn mudah dilakukan apabila :

a. memiliki kekuatan otot perut, punggung dan paha.

b. Memiliki kelentukan persendian bahu, ruas-ruas tulang belakang, dan persendian

panggul

c. Memiliki kekuatan lengan dan bahu untuk menopang

Sikap kayang dapat dilakukan dari sikap tidur dan berdiri :

a. Kayang dari sikap tidur

1)

Sikap awal :

a) tidur telentang

b) kedua lutut ditekuk, kedua tumit rapat pada pinggul,

c) kedua siku ditekuk dan telapak tangan melekat pada matras/lantai, ibu jari disamping telinga

2)

Gerakan ;

a) Badan diangkat keatas, kedua tangan dan kaki lurus

b) Masukkan kepala diantara 2 tangan

b. Kayang dari sikap berdiri

1)

Sikap awal

a) berdiri tegak

b) kedua tangan disamping kaki

2)

Gerakan ;

a) Secara bersama-sama/satu tangan diayunkan kebelakang, kepala

tengadah dan badan melenting kebelakang

b) tahan dan usahakan kedua telapak tangan menyentuh dan menapak pada

matras/lantai Kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan saat melakukan kayang yaitu :

a. Jarak kedua tangan dan kaki terlalu jauh

b. Siku-siku bengkok disebabkan kekakuan persendian siku dan bahu

c. Badan kurang melengkung (membusur), disebabkan kurang lemas/lentuknya bagian punggung dan kekakuan pada otot perut

d. Sikap kepala yang terlalu menengadah

e. Kurang keseimbangan

Cara memberi bantuan dalam gerakan kayang :

a. Posisi penolong disamping anak yang melakukan garakan kayang

b. Membantu mengangkat dan agak membawa punggung/bahu pelaku

c. Membantu menopang punggung/bahu pelaku dan membawanya perlahan

kebawah.

5. Sikap Lilin Sikap lilin adalah sikap yang dibuat dari sikap semula tidur telentang kemudian mengangkat kedua kaki (rapat) lurus ke atas dengan kedua tangan menopang pinggang

a. Sikap awal Tidur telentang dengan lengan di samping badan dan pandangan ke atas, kedua tangan memegang pinggang merapat lantai atau matras. Gerakan:

Kedua kaki rapat diangkat lurus ke atas, punggung, tungkai, serta jari-jarinya menuju ke atas, sedang yang menjadi landasan adalah seluruh pundak dan dibantu oleh kedua lengan yang mendorong pinggul bagian belakang. Siku menempel pada lantai atau matras. Kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan saat melakukan sikap lilin yaitu :

a. Pinggang hanya ditopang dengan ibu jari

b. Kedua kaki condong kebelakang, sehingga berat untuk ditopang dan tidak dapat bertahan dalam waktu yang lama

c. Kedua kaki condong kedepan

d. Penempatan siku-siku tangan terlalu keluar dari garis lebar badan

e. Tidak/kurang bertumpu pada pundak

Cara memberi bantuan dalam gerakan sikap lilin :

a. Membantu menahan dan adak mengangkatnya.

Pegang/tempatkan tangan disisi pinggul pelaku

b. Memegang pergelangan kedua kaki pelaku saat telah meluruskan kedua kaki tersebut keatas.

c. Mengangkat dan menempatkan kedua tangan penopang lebih kearah punggung

6. Guling Lenting (Neckspring) Guling lenting adalah suatu gerakan melenting badan ke atas depan yang disebabkan oleh lemparan kedua kaki dan tolakan kedua tangan. Tolakan tersebut dimulai dari sikap setengah guling ke belakang atau setengah guling ke depan dengan kedua kaki rapat dan lutut lurus.

Cara melakukan guling lenting :

a. Sikap permulaan berbaring telentang atau duduk berlunjur.

b. Sikap kaki diangkat ke belakang seperti hendak melakukan gerakan guling ke belakang, tungkai lurus, kaki dekat kepala, lengan bengkok, dan tangan menumpu di samping, di mana kepala ibu jari dekat telinga.

c. Melecutkan kaki ke depan dan tangan melakukan tolakan hingga badan melayang dan membusur.

d. Mendarat dengan kedua kaki rapat, dorong panggul ke depan, dan badan membusur lengan lurus ke atas.

Kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan saat melakukan guling lenting yaitu:

a. Pada saat kedua kaki dilecutkan, kedua lutut bengkok.

b. Kedua kaki tidak rapat (terbuka).

c. Badan kurang melenting, atau terlalu melenting (membusur).

d. Tolakan tangan kurang kuat.

Cara memberi bantuan dalam gerakan guling lenting:

a. Membantu melemparkan kedua kaki ke arah atas depan.

b. Membantu menarik tangan pelaku ke arah depan atas.

c. Membantu menahan pelakupada punggung.

7. Berdiri dengan Kepala (Headstand)

Berdiri dengan kepala adalah sikap tegak dengan bertumpu pada kepala dan ditopang oleh kedua tangan.

a. Sikap permulaan membungkuk bertumpu pada dahi dan tangan. Dahi dan tangan membentuk segitiga sama sisi.

b. Angkat tungkai ke atas satu per satu bersamaan. Untuk menjaga agar badan tidak mengguling ke depan, panggul ke depan, dan punggung membusur.

c. Berakhir pada sikap badan tegak, dan tungkai rapat lurus ke atas.

Kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan : saat melakukan headstand yaitu: :

a. Penempatan kedua tangan dan kepala tidak membentuk titik-titik segitiga sama

sisi.

b. Kekakuan pada leher, sendi bahu, perut, pinggang, dan paha.

c. Otot-otot leher, sendi bahu, perut, pinggang, dan paha kurang kuat.

d. Akibat dari poin b dan c diatas menyebabkan kurangnya koordinasi dan

keseimbangan

e. Alas dasar/lantai tempat kepala bertumpu terlalu keras sehingga menimbulkan

rasa sakit.

f. Terlalu cepat/kuat pada saat menolak

g. Sikap tangan yang salah, yaitu jari tangan tidak menghadap kedepan

Cara memberi bantuan dalam gerakan headstand yaitu :

Karena panggul menjadi titik berat yang utama dalam bentuk sikap berdiri dengan kepala, maka bantuan yang utama adalah :

a. Mengangkat dan menarik panggul

b. Menopang panggul bagi pelaku yang dapat memindahkan panggul kedepan

c. Memegang dan menahan kedua kaki pelaku, pegang pada ujung pergelangan kaki dan belakang paha atau panggul

8. Berdiri Atas Tangan (Handstand)

Cara melakukan gerakan handstand yaitu:

a. Berdiri tegak kaki diceraikan ke muka dan belakang.

b. Bungkukkan badan, tangan menumpu selebar bahu, lengan lurus, pandangan agak ke depan, pantat diangkat setinggi-tinginya, tungkai ke depan bengkok, sedang tungkai belakang lurus.

c. Ayunkan tungkai belakang ke atas diikuti tungkai yang lain.

d. Kedua tungkai rapat clan lurus, membentuk satu garis dengan badan dan lengan.

e. Pertahankan keseimbangan.

Kesalahan-kesalahan yang sering terjadi saat melakukan gerakan handstand yaitu :

a. Pinggang terlalu melenting

b. Kepala kurang menengadah

c. Siku-siku bengkok

d. Penempatan tangan dilantai kurang atau terlalu lebar.

e. Arah jari tangan tidak kedepan dan jari tangan terlalu rapat

f. Ayunan kaki keatas kurang baik (terlalu atau kurang kedepan dan lutut

diobengkokkan)

g. Pada saat melemparkan kaki keatas bahu mundur kebelakang dan kepala kurang menengadah

h. Menegangkan otot leher, bahu atau pinggang, sehingga menghambat gerakan.

i. Kurang usaha mempertahankan sikap handstand untuk beberapa saat, sehingga cepat roboh.

j. Waktu roboh melepaskan tangan tumpuan atau tidak menekuk kepala (untuk mengguling ke depan).

Cara memberikan bantuan handstand yaitu:

a. Menopang/menahan panggul, belakang paha, kedua pergelangan kaki, dan bahu si pelaku.

b. Bantuan dengan menopang pada bahu dilakukan untuk pelaku yang bahu, lengan, dan tangannya belum cukup kuat.

c. Bagi siswa yang belum dapat atau sukar melempar/mengayun satu kaki ke atas, dapat dilakukan pada tembok dengan dibantu mengangkat satu kaki.

B. Rangkaian Latihan Senam Lantai Unsur-unsur gerakan senam lantai terdiri dari mengguling, melompat, berputar di udara, serta menumpu dengan tangan atau kaki untuk mempertahankan sikap seimbang Bentuk-bentuk latihannya merupakan gerakan dasar senam perkakas. Pada dasarnya latihan bagi pesenam baik putra maupun putri adalah sama, tetapi pada putri dimasukkan unsur balet. :

Berikut rangkaian latihan senam lantai :

1. Latihan Rangkaian Guling Depan dan Guling ke Belakang ;

2. Latihan Rangkaian Handstand dan Guling ke Depan

3.

Latihan Rangkaian Sikap Lilin, Guling ke Belakang dan Headstand

4. Latihan Rangkaian Kayang dan Handstand

5. Latihan Rangkaian Guling Depan dan Guling Lenting

C. Penilaian dalam Senam Lantai Kriteria penilaian dalam senam lantai adalah :

1. Waktu untuk perlombaan senam lantai adalah 50 sampai 70 detik untuk pesenam putra dan untuk putri waktu yang dibutuhkan 70 sampai 90 detik.

2. Stopwatch tidak boleh dimatikan walaupun pesenam dalam keadaan jatuh

3. Unsur yang terkandung pada gerakan senam lantai yaitu : ketangkasan, keseimbangan, kelincahan, keluwesan, lompatan, berputar dan salto bulat kedepan.

D. Kegunaan Senam Manfaat yang diperoleh dari olahraga senam yaitu :

1. Memberikan rangsangan pertumbuhan tubuh

2. Mengembangkan sikap dan gerak yang wajar

3. Memperbaiki dan mencegah pengaruh buruk di sekolah

4. Mempertebal rasa kebangsaan

5. Memupuk keberanian dan kepercayaan diri

6. Memupuk rasa tanggung jawab terhadap kesehatan diri sendiri dan masyarakat

7. Memupuk kesanggupan bekerja sama

Tugas Kelompok

1.

Diskusikan kesalahn-kesalahan yang sering dilakukan saat melakukan guling

depan,

temukan cara

memperbaikinya !

Jawab

setelah

:

ditemukan kesalahan-kesalahan

tersebut coba

2.

Mengapa dalam latihan gerakan senam lantai sebaiknya menguasai terlebih dahulu gerakan guling depan dan guling belakang sebelum mempelajari gerakan yang lain ?

Jawab

:

Tugas Mandiri Praktikan gerakan-gerakan dibawah ini dengan teknik yang baik dan benar !

1. Roll depan dengan teknik yang benar

2. Roll belakang dengan teknik yang benar

3. Kayang dari sikap tidur

4. Kayang dari sikap berdiri

5. Sikap lilin setiap bangun

Uji Kompetensi Siswa Petunjuk

1. Bacalah Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar pada bagian awal dengan baik dan cermat

2. Bacalah dan pahami Bahan Ajar diatas ! Perhatikan dan pelajari ilustrasi gambarnya !

3. Diskusikan dengan teman Anda dan buatlah ikhtisar dari Bahan Ajar diatas !

4. Pelajari kembali Tugas Kelompok serta Tugas Mandiri dengan teliti dan cermat

5. Pelajari referensu lain yang sesuai dengan Bahan Ajar, kemudian buatlah rangkuman

6. Kerjakan Uji Kompetensi Siswa dibawah ini dengan teliti dan cermat

7. Setelah dapat melalui Uji Kompetensi Siswa, lanjutkan ke kompetensi dasar selanjutnya.

Tagihan Tes tertulis

I. Berilah tanda silang (x) pada huruf a, b, c, d atau e didepan jawaban yang tepat !

1. Gerakan berguling kebelakang dalam senam lantai dikenal dengan istilah

a. handstand

b. handspring

d. forward roll e. Headstand

c.

backroll

2. Kata gymnastic berasal dari bahasa Yunani yang berarti

a. terbuka

d. senam

b. telanjang

e. Aktivitas

c. berdiri

3. Senam sering disebut dengan istilah

a. gymnastic

b. gymnasium

c. akrobatik

d. salto e. Kelentukan tubuh

4. Senam yang gerakkannya tanpa menggunakan alat dan dilakukan diatas matras disebut senam

a. alat

b. perlombaan

c. ketangkasan

d. lantai e. Pembentukan

5. Sikap permulaan pada latihan guling depan tungkai bengkok adalah

a. jongkok membelakangi matras, tangan lurus kedepan

b. tegak membelakangi matras, tangan disamping badan

c. sikap jongkok pantat agak tinggi, dan kedua tangan lurus kedepan

d. membungkuk bertumpu pada dahi dan tangan dimana dahi dan tangan membentuk segitiga sama kaki

e. berdiri atas kepala

6. Waktu yang diperlukan untuk perlombaan senam lantai putra adalah

detik

a. 50 – 60

d.

70 – 80

b. 50 – 70

e.

70 – 90

c. 60 - 70

7. Waktu yang diperlukan untuk perlombaan senam lantai putri adalah

detik

a. 50 – 60

d.

70 – 80

b. 50 – 70

e.

70 – 90

c. 60 - 70

8. Senam lantai adalah senam yang dilakukan di

a. mana saja

b. gedung olahraga

c. dalam aula

d. lapangan e. Lantai atau matras

9. Dibawah ini yang bukan unsur-unsur gerakan senam lantai adalah

a. kelincahan

d. kekuatan

b. ketangkasan

e. Kecepatan

c. keindahan

10. Gerakan guling ke belakang titik tumpunya berpusat pada

a. tangan

b. kepala

d. kedua kaki e. punggung

c.

tengkuk

11. Ukuran matras untuk perlombaan senam lantai yaitu

meter

a. 10 x 10

d.

13 x 13

b. 11 x 11

e.

14 x 14

c. 12 x 12

12. Gerakan handstand berguna untuk melatih

a. kekuatan

b. dorongan

c. kelentukan

d. daya tahan e. Keseimbangan

13. Sikap permulaan sewaktu melakukan lenting tengkuk adalah

a. jongkok

b. membungkuk

c. tengkurap

d. berbaring telentang e. Berdiri

14. Tempat melakukan perlombaan senam pada zaman Yunani Kuno dinamakan

a. gelora

d. gymnasium

b. gelanggang

e. Gymnastic

c. aula

15. Induk organisasi senam nasional adalah

a. PBVSI

d. Percasui

b. PSSI

e. Perbasi

c. Persami

16. Induk organisasi olahraga senam internasional adalah

a. FIBA

d. FIG

b. FITA

e. FISA

c. FIFA

17. Posisi awal latihan kayang adalah

a. tidur telentang

b. tidur telungkup

c. berdiri tegak

d. duduk berlunjur e. Merentangkan kedua tangan

18. Tujuan latihan push up adalah melatih kekuatan otot

a. tangan

b. lengan

c. lengan dan bahu

d. perut

e. Punggung

19. Dibawah ini merupakan gerakan pada senam lantai, kecuali

a. berguling

d. melenting

b. melompat

e. Tiarap

c. berputar di udara

20. Kesalahan yang sering dilakukan dalam senam lantai adalah

a. meletakkan tangan pada matras

b. handstand langsung ke sikap kayang

c.

kayang langsung berdiri

d. lengan bengkok

e. lengan lurus

21. Senam lantai sering disebut dengan istilah latihan bebas, karena

a. seringnya melakukan gerakan bebas

b. pada waktu melakukan gerakan atau latihan, pesenam tidak membawa atau

menggunakan alat

c. pesenam membawa alat atau benda untuk latihan

d. pesenam sering melakukan gerakan akrobatik

e. pesenam bebas bergerak tanpa dibatasi waktu

22. Posisi orang yang akan melakukan pertolongan dalam gerakan guling depan berada di

a. depan yang pelaku d. sebelah kanan matras

b. belakang pelaku

c. samping yang melakukan guling

e. Sebelah kiri matras

23. Sikap lilin yang benar adalah kedua tungkai harus

a. lurus keatas

b. dibengkokkan

c. ditekuk sedikit

d. direnggangkan e. Dilipat diatas

24. Posisi kaki saat melakukan berdiri dengan tangan *handstand) adalah

a. rapat diatas

b. lurus diatas

c. terbuka diatas

d. rapat dan lurus keatas e. Terbuka dibawah

25. Hal-hal

yang

tidak

perlu

diperhatikan

sebelum

melakukan

berdiri

dengan

tangan

(Handstand)

 

a. lakukan pemanasan lebih dahulu

 

b. perbanyak latihan kelentukan

c. perbanyak latuihan kekuatan otot lengan

d. lakukan gerakan perlahan-lahan

e. pada permulaan lakukan dengan teman

II. Isilah titik-titik dibawah ini dengan jawaban yang tepat !

 

1. Senam yang dilakukan diatas matras disebut senam Jawab

 

:

2. Induk organisasi senam nasional adalah Jawab

 

:

Jawab

:

4. Sikap berdiri dengan tangan dalam senam disebut Jawab

:

5. Headstand merupakan gerakan senam dengan berdiri diatas Jawab

:

6. Menurut sejarahnya senam berasal dari Negara Jawab

:

7. Tempat untuk melakukan latihan senam pada zaman Yunani Kuno adalah Jawab

:

8. Ukuran matras untuk senam lantai adalah Jawab

:

9. Waktu yang disediakan untuk melakukan gerakan dalam perlombaan senam putra adalah

.

Jawab

.

.

:

10. Waktu yang disediakan untukl melakukan gerakan dalam perlombaan senam putri adalaj .

. Jawab

.

:

11. Tumpuan saat melakukan gerakan guling ke depan adalah Jawab

:

12. Sikap badan telentang membusur bertumpu pada kedua tangan dan kaki disebut Jawab

:

13. Sikap yang diawali dari sikap tidur kemudian mengangkat kedua kaki (rapat) lurus keatas dengan kedua tangan menopang pinggang disebut Jawab

:

14. Gerakan handstand yang baik dilakukan pada alas yang Jawab

:

 

Jawab

:

III. Jawablah pertanyaan-pertanyaan dibawah ini dengan uraian yang jelas dan tepat !

1. Jelaskan yang dimkasud dengan senam lantai ! Jawab

:

2. Sebutkan unsur-unusr kesegaran jasmani pada senam lantai ! Jawab

:

3. Sebutkan unsur-unsur gerakan pada senam lantai Jawab

:

4. Sebutkan 4 jenis gerakan senam lantai Jawab

:

5. Sebutkan 4 macam kegunaan dari senam Jawab

:

6. Jelaskan kesalahan-kesalagan dalam melakukan handstand ! Jawab

:

7. Jelaskan cara memberikan bantuan dalam latihan guling belakang ! Jawab

:

8. Jelaskan pengertian kayang dalam senam lantai Jawab

:

9. Sebutkan hal-hal yang memudahkan seseorang dalam melakukan kayang ! Jawab

:

10. Sebutkan kesalahan-kesalahan yang dapat terjadi dalam melakukan guling depan Jawab

:

Program Remedial

Jawablah pertanyaan-pertanyaan dibawah ini dengan uraian yang jelas dan tepat !

1.

Sebutkan unsur kebugaran jasmani yang dibutuhkan dalam gerakan kayang ! Jawab

:

2. Jelaskan sejarah gerakan dalam senam Jawab

:

3. Sebutkan 6 jenis gerakan senam lantai Jawab

:

4. Sebutkan 3 nomor senam yang diperlombakan selain senam lantai Jawab

:

5. Jelaskan cara melakukan geralakan kayang dari sikap tidur Jawab

:

6. Jelaskan cara melakukan gerakan guling kedepan dengan tungkai lurus Jawab

:

7. Jelaskan cara melakukan gerakan sikap lilin Jawab

:

8. Jelaskan cara melakukan gerakan berdiri atas kepala Jawab

:

9. Jelaskan cara melakukan gerakan berdiri atas tangan Jawab

:

10. Jelaskan perbedaan latihan bagi pesenam putra dengan pesenam putri Jawab

:

Program Pengayaan

Buatlah kliping tentang hasil-hasil perlombaan senam (sumber dapat diperoleh dari majalah, koran, buku atau sumber lainnya)

Buatlah ulasan untuk tiap=-tiap artikel

SENAM IRAMA

Standar Kompetensi Melakukan berbagai aktivitas ritmik, hasil kreasi rangkaian, dan koordinasi gerak berirama yang berdasarkan konsep yang benar dan memiliki nilai-nilai yang terkandung didalamnya.

Kompetensi Dasar Melakukan salah satu bentuk senam irama

Bahan Ajar :

A. Pengertian Senam Irama dan Sejarah Perkembangannya Senam irama adalah gerakan senam yang dilakukan dengan irama musik atau

latihan bebas yang dilakukan secara berirama. Senam irama dapat dilakukan dengan atau tanpa menggunakan alat Alat yang yang biasa digunakan dalam senam irama yaitu bola, tali, tongkat, simpai, dan gada. Perbedaan senam irama dengan senam biasa yaitu pada senam irama kita menambahkan ritme. Tekanan yang harus diberikan pada senam irama adalah :

1. Irama Irama yang sudah banyak dikenal oleh siswa antara lain 2/3, 3/4, 4/4, dan sebagainya

2. Kelentukan tubuh (flexibilitas)

Prinsip kelentukan tubuh dalam gerakan senam irama akan diperoleh dengan suatu latihan yang tekun dan dalam waktu yang lama.

3. Kontinuitas gerakan Kontinuitas berupa rangkaian gerak yang tidak terputus. Rangkaian gerak ini diperoleh dari gerak-gerak senam yang sudah disusun dalam bentuk rangkaian yang siap ditampilkan. Menurut perkembangannya, senam irama dibagi menjadi 3 macam aliran.

Perkembangan senam irama meliputi :

1.

Senam irama yang berasal dari sandiwara dipelopori oleh Delsartes, seorang sutradara

2. Senam irama yang berasal dari seni musik dipelopori oleh Jacques Dalcrose seorang guru musik.

3. Senam irama yang berasal dari seni tari (balet), dipelopori oleh Rudolf Von Laban seorang bangsa Hongaria.

B. Jenis-jenis Latihan Senam yang Harus Dikuasai

1. Macam-macam langkah

Ada beberapa jenis latihan senam yang harus dikuasai dalam senam irama. Jenis latihan senam tersebut meliputi :

a. Langkah biasa (looppas)

b. Langkah rapat (bijtrekpas)

c. Langkah tiga (wallspas)

d. Langkah ganti (wisselpas)

e. Langkah keseimbangan (balanpas)

f. Langkah silang (kruispas)

g. Langkah depan (galoppas)

h. Langkah samping (zjipas)

i. Langkah putar silang (draipas)

j. Langkah lingkar (huppelpas)

k. Langkah pantul (kaatpas)

2. Macam-macam Loncat

a. Loncat biasa (loopsprong)

b. Loncat rapat (bijtresprong)

c. Loncat depan (galopsprong)

d. Loncat silang (kruisprong)

e. Loncat samping (zijsprong)

f. Loncat ganti (wisselsprong)

g. Loncat lingkar (huppelsprong)

h. Loncat pantul (kaatsprong)

i. Loncat putar silang (draisprong)

j. Loncat ayun (swingingsprong)

Dari macam-macam langkah tersebut dapat diuraikan sebagai berikut :

1. Langkah Biasa (Looppas) Cara melakukan :

a. Sikap permulaan tegak, langkahkan kaki kiri, kedua lengan lepas di samping badan.

b. Hitungan “satu”, langkahkan kaki kanan kedepan dengan meletakkan tumit terlebih dahulu didepan telapak kaki kiri, berikutnya baru ujung jari kaki yang terakhir.

c. Hitungan “dua” ganti kaki kiri yang dilangkahkan demikian seterusnya

d. Perlu diingat dalam melangkahkan lutut harus mengeper

e. Gunakan irama 2/4, ¾ atau 4/4.

2. Langkah Rapat (Bijtrekpas) Cara melakukan langkah rapat (bijtrekpas) yaitu ;

a. Sikap permulaan tegak, langkah kaki kiri.

b. Hitungan “satu”, langkahkan kaki kiri kedepan

c. Hitungan “dua”, langkahkan kaki kanan dan letakkan telapak kanan sejajar dengan kaki kiri, lutut mengeper

d. Berikutnya kaki kanan dilangkahkan, kaki kiri diletakkan sejajar dengan kaki kanan, lututu mengeper, dan seterusnya

e. Gunakan irama ¾ atau 4/4

3. Langkah Tiga (Wallspas) Cara melakukan langkah tiga (wallspas)

a. Sikap permulaan tegak, langkahkan kaki kanan

b. Hitungan “satu”, langkahkan kaki kanan lebar kedepan

c. Hitungan “dua”, langkahkan kaki kiri setengah langkah dan angkat tumit

d. Hitungan “tiga”, langkahkan kaki kanan setengah langkah dan angkat tumit

e. Selanjutnya ganti mulai kaki kiri

f. Pandangan kedepan, lutut tidak ditekuk.

g. Pandangan kedepan, lutut tidak ditekuk

h. Gunakan irama ¾

a. Sikap permulaan tegak langkahkan kaki kanan

b. Hitungan "satu", langkahkan kaki kanan ke depan.

c. Hitungan "dua", tepat saat mengucapkan "du" putar kaki kiri dan bersama- sama dengan "a" letakkan kaki kiri dan langkahkan kaki kanan ke depan dengan cepat.

d. Langkah berikutnya dimulai dari kaki kiri.

e. Gunakan irama 4/4 atau 2/4.

5. Langkah Keseimbangan (Balanspas) Cara melakukan langkah keseimbangan (Balanspas)

a. Sikap permulaan tegak, langkahkan kaki kiri

b. Hitungan “satu”, langkahkan kaki kiri kedepan

c. Hitungan “dua” kaki kanan menyusul dan sebelum kaki kanan menap[ak (masih angkat tumit) kaki kiri mundur diikuti kaki kanan merapat tetapi tidak ada saat berhenti.

d. Irama ¾ atau 4/4

6. Langkah Depan (Galoppas) Untuk mempermudah latihan langkah depan, sebaiknya menguasai langkah rapat lebih dahulu. Cara melakukan langkah depan :

a. Sikap permulaan tegak langkahkan kaki kanan

b. Hitungan “dua” kaki kiri menyusul dan bersama-sama kaki kanan melangkah lagi (satu hep-dua)

c. Selanjutnya langkahkan kaki kiri disusul langkah kaki, kemudian langkah kaki kiri lagi.

d. Irama ¾ atau 4/4

1.

Sikap Permulaan (SP) tegak, langkah kaki kiri, kedua lengan lurus kedepan

a. Hitungan 1, yaitu kedua tangan kebelakang

b. Hitungan 2, ayunkan kembali kedepan

c. Hitungan 3 dan 4, putarkan kedua lengan melalui bawah disamping badan

d. Hitungan 5, 6, dan 7, latihan sama tetapi dengan arah kebalikannya

e. Ingat lutut selalu ngeper.

f. Gunakan irama 2/4

g. Lakukan 6 x 8 hitungan. Perhatikan gambar berikut!

2. Sikap permulaan tegak, anjur kaki kiri, kedua lengan ke samping kanan

a. Hitungan 1 dan 2: putar kedua lengan di depan badan.

b. Hitungan 2 : kedua lengan di samping kiri, kaki kanan diangkat lurus ke samping.

c. Hitungan 3 dan 4: putar kembali ke arah kebalikannya.

d. Irama 4/4.

e. Lakukan 6 x 8 hitungan.

Perhatikan gambar berikut!

3. Sikap Permulaan tegak, anjur kaki kiri ke samping kiri, kedua lengan kesamping kanan

a. Hitungan 1 dan 2 putar kedua lengan satu setengah lingkaran dimuka badan disertai galoppas kekiri, putar badan ½ kekiri .

b. Hitungan 3, ayun lurus kaki kemuka bersama-sama, ayun kedua lengan ke belakang

c. Hitungan 4, kaki kiri letakkan kedua lengan ke samping kiri

d. Hitungan 5, 6, 7 dan 8 latihan sama arah kebalikannya

e. Irama 4/4

f. Lakukan 6 x 8 hitungan

Perhatikan gambar berikut !

4. Sikap permulaan tegak, langkah kaki kiri, kedua lengan disamping

a. Hitungan 1, langkahkan kaki kiri kedepan, ayun kedua lengan keatas

b. Hitungan 2, angkat paha kiri, tekuk tungkai bawah kaki kiri menunjuk ke bawah membentuk sudut 90 0 , ayun kedua lengan ke belakang.

c. Hitungan3, letakkan kembali kaki kiri, kedua lengan lurus keatas

d. Hitungan 4, kembali ke sikap permulaan

e. Hitungan 5, 6, 7 dan 8 latihan sama dengan arah kebalikannya

f. Irama 4/4

Perhatikan gambar berikut :

5. Sikap permulaan tegak, langkah kaki kiri kedua lengan dipinggang

a. Hitungan 1, ayunkan kaki kiri lurus kedepan

b. Hitungan 2, letak lutut kiri

c. Hitungan 3, ayunkan kembali kaki kiri lurus kedepan

d. Hitungan 4, turunkan kembali kaki kiri ke sikap semula

e. Hitungan 5, 6, 7 dan 8 latihan sama dengan arah kebalikannya

f. Irama 4/4

g. Lakukan 6 x 8 hitungan

Perhatikan gambar berikut

6. Sikap permulaan tegak, langkah kaki kiri kedua lengan di pinggang

a. Hitungan 1, ayunkan kaki kid urns ke samping kiri

b. Hitungan 2, tekuk lutut kiri

c. Hitungan 3, ayunkan kembali kaki kiri lurus ke samping kiri.

d. Hitungan 4, turunkan kembali kaki kiri ke sikap semula.

e. Hitungan 5, 6, 7, dan 8, latihan sama dengan arah kebalikannya.

f. Irama 4/4

g. Lakukan 6 x 8 hitungan

D. Rangkaian Senam Irama Menggunakan Alat (GadaITongkat)

dengan

Latihan

senam

gada/tongkat

termasuk

Iatihan

peregangan

dan

pengembangan daya tahan umum, serta penguatan kaki dan tungkai.

1.

Ukuran Gada

Pada umumnya gada dibuat dari kayu yang halus, dicat merah, cokelat, hitam, atau warna asli kayu. Zaman sekarang, gada ada yang terbuat dari plastik. Berat gada kurang lebih 12 ons, dengan panjang 40 - 50 cm. Kepala gada menyerupai sebuah kelereng yang berdiameter maksimum 3 cm. Bagian leher merupakan bagian terkecil dengan diameter 2,2 cm,

2

Cara Memegang Gada Ada 3 macam cara memegang gada yaitu:

a.

Reguler grips Reguler grips yaitu cara memegang gada/ tongkat dengan satu atau kedua tangan dan telapak tangan menghadap ke bawah.

b.

Reverse grips Reverse grips yaitu cara memegang gada/tongkat dengan satu atau kedua tangan dan telapak tangan menghadap ke atas.

c.

Mixed grips Mixed grips atau cara campuran/gabungan, yaitu cara memegang tongkat dengan tangan yang satu menghadap ke bawah dan telapak tangan yang satu menghadap ke atas.

3.

Latihan Gerakan Senam Irama dengan Gada

Latihan gerakan senam irama dengan gada meliputi :

a. Sikap permulaan tegak, anjur kaki kiri, kedua lengan di samping kanan dengan

memegang gada/tongkat

1)

Hitungan 1: ayunkan kedua lengan ke kiri melewati depan badan.

2)

Hitungan 2: ayunkan ke kanan.

3) Hitungan 3, dan 4: ayunkan kembali kiri dan putar ke kanan melewati

4)

depan kepala, berakhir pada hitungan ke-4 lengan di samping kiri. Hitungan 5, 6, 7, dan 8: latihan sama dengan arah kebalikannya.

5)

Irama 2/4 atau 4/4. 6) Lakukan 6 x 8 hitungan.

b. Sikap permulaan tegak, langkah kaki kiri, kedua lengan lurus ke depan

memegang gadaltonykat

1)

Hitungan 1: ayunkan kedua lengan ke samping kiri belakang.

2)

Hitungan 2: ayunkan kedua lengan ke samping kanan belakang.

3)

Hitungan 3: ayunkan kembali kedua lengan ke samping kiri belakang.

4) Hitungan 4: kedua lengan diayunkan ke atas samping kiri, kaki kiri maju serong ke kiri sehingga sikap kaki kuda-kuda.

5)

Hitungan 5, 6, 7 dan 8 latihan sama dengan arah kebalikannya

6)

Irama 2/4 atau 4/4

7)

Lakukan 6 x 8 hitungan

Perhatikan gambar

c. Sikap permulaan tegak, langkah kaki kiri, kedua lengan lurus ke samping kanan memegang gada/tongkat.

1)

Hitungan 1 ; ayunkan kedua tangan kesamping kiri

2)

Hitungan 2 ; ayunkan kedua lengan kesamping kanan

3)

Hitungan 3; ayunkan kembali kedua lengan kesamping kiri

4)

Hitungan 4; meliukan badan ke kanan, kedua tangan diatas

5)

Hitungan 5, 6, 7 dan 8; latihan sama dengan arah kebalikannya

6)

Irama 2/4 atau 4/4

7)

Lakukan 6 x 8 hitungan

Perhatikan gambar berikut :

Tugas Kelompok Pada senam Irama kelentukan tubuh, kontinuitas gerakan, serta gerakan yang sesuai dengan irama sangat berpengaruh pada penilaian. Jelaskan gerakan-gerakan senam pada tabel di bawah ini! Diskusfkan bersama kelompok Anda !

No.

Jenis Gerakan

Cara Melakukan

1.

Langkah biasa

 

2.

Langkah rapat

 

3.

Langkah keseimbangan

 

Tugas Mandiri Petunjuk :

1. Bacalah Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar pada bagian awal dengan baik dan cermat

2. Bacalah dan pahami Bahan Ajar diatas ! Perhatikan dan pelajari ilustrasi gambarnya !

3. Diskusikan dengan teman Anda dan buatlah ikhtisar dari Bahan Ajar diatas !

4. Pelajari kembali Tugas Kelompok serta Tugas Mandiri dengan teliti dan cermat

5. Pelajari referensu lain yang sesuai dengan Bahan Ajar, kemudian buatlah rangkuman

6. Kerjakan Uji Kompetensi Siswa dibawah ini dengan teliti dan cermat

7. Setelah dapat melalui Uji Kompetensi Siswa, lanjutkan ke kompetensi dasar selanjutnya.

Tugas Tes Tertulis Berilah tanda silang (x) pada huruf a, b, c, d atau e didepan jawaban yang tepat !

1. Salah satu alat yang biasa digunakan dalam senam irama adalah gada. Ukuran

panjang gada adalah

cm

a.

40 – 50

d.

70 – 80

b.

50 – 60

e.

80 – 90

c.

60 - 70

2. Bagian gada yang berbetuk sebuah kelerang disebut dengan bagian

a.

leher

d. tumit

b.

badan

e. Kaki

c.

kepala

3. Cara memegang gada dengan telapak tangan menghadap kebawah dinamakan

a. mixed grips

b. supinasi grips

c. over grips

4. Untuk

memudahkan

langkah

berlatih

langkah

d. reverse grips e. Reguler grips

depan

sebaiknya

lebih

dahulu

mempelajari

a. rapat

d. samping

b. maju

e. Biasa

c. mundur

5. Mixed grips merupakan cara memegang gada

a. dengan satu tangan

d.

dengan tangan kanan

b. dengan dua tangan

e.

Dengan tangan kiri

c. dari atas

6. Ada bermacam-macam latihan loncat, salah satu diantaranya adalah

a. loorsprong

b. draispas

c. looppas

d. balansprong e. Wallpas

7. Gerakan senam yang dilakukan dalam iarama musik atau latihan bebas dilakukan secara berirama dengan menggunakan alat yang dipegang adalah senam

a. alat

b. aerobic

c. ritmik

d. kesegaran jasmani e. lantai

8. Di bawah ini adalah alat yang digunakan pada senam ritmik, kecuali

a. bola

b. tali

c. simpai

d. gada e. palang sejajar

a. Jerman

d. Denmark

b. Belanda

e. Hongaria

c. Swedia

10. Berikut ini yang bukan merupakan penilaian dalam unsur gerakan senam irama adalah

a. irama

b. berat tubuh

c. bentuk tubuh

d. kontinuitas gerakan e. kelentukan tubuh

11. Senam irama yang berasal dari seni musik dipelopori oleh

a. P.H.Ling

b. Delsartes

c. Jacques Dalcrose

d. Rudolf Van Laban e. Niels Bukh

12. Senam ritmik biasanya dilakukan oleh atlet

a. remaja

d. putri

b. anak-anak

e. Putra

c. dewasa

13. Berikut merupakan gerakan senam, irama menggunakan gada, kecuali

a. mengayun

d. melingkar

b. melempar

e. Merayap

c. menangkap

14. Berta gada yang digunakan untuk latihan senam irama yaitu

a. 8

b.

10

c.

12

d.

14

e.

16

15. Alat bantu yang dipergunakan pada senam irama adalah

a. balok

b. palang tunggal

c. kuda-kuda

d. palang sejajar e. Tongkat

16. Senam irama yang berasal dari sandiwara dipelopori oleh

a. P.H.Ling

b. Delsartes

c. Jacques Dalcrose

d. Rudolf Van Laban e. Niels Bukh

17. Prinsip senam iarama yaitu gerakan dilakukan dengan urutan sebagai berikut :

a. ringan, sedang, berat, terberat

b. ringan, berat, ringan, berat

c. terberat, berat, sedang, ringan

d. sedang, berat, ringan, terberat e. Ringan, berat, sedang, ringan

18. Berikut bukan merupakan gerakan dasar senam irama adalah

a. berlutut

d. langkah

b. berenang

e. Loncat

c. berbaring

19. Bahan untuk membuat gada yang digunakan dalam senam irama adalah

a. nilon

d. serat manila

b. sutra

c. kayu

e. Bahan sejenis sutra

20.

Dibawah ini adalah macam-macam langkah dalam senam irama, kecuali langkah

a. rapat

 

d. luar biasa

 

b. keseimbangan

 

e. Depan

c. biasa

 

21.

Tekanan yang harus diberikan pada senam irama adalah

 

a. kecepatan gerak

 

d. kekuatan

 

b. kelentukan tubuh

e. Ketegangan otot

c. normalisasi

 

22.

Menurut perkembangannya senam irama dibagi menjadi

 

aliran

a.

1

b.

2

c.

3

d.

4

e.

5

23.

Senam irama yang berasal dari seni sandiwara dipelopori oleh

 

a. Delsartes

 

d. P.H. Ling

 

b. Jacques Dalcrose

 

e. Gutrmuth

c. Rudolf Van Laban

 

24.

Latihan langkah pada senam irama adalah salah satunya adalah looppas. Nama lain

dari looppas adalah langkah

 

a. rapat

 

d. samping

 

b. maju

e. Biasa

c. mundur

 

25.

Nama lain dari langkah keseimbangan adalah

 

a.

loopsprong

d. balansprong

 

c.

Looppas

e. Wallspas

II.

Isilah titik-titik dibawah ini dengan jawaban yang tepat !

 

1.

Pelopor senam irama yang berasal dari sandiwara bernama

2.

Pelopor senam irama yang berasal dari seni musik bernama

3.

Pelopor senam irama yang berasal dari seni tari bernama

 

4.

Senam yang dilakukan denagn diiringi musik dan emmegang alat disebut

5.

Prinsip latihan senam irama dimulai dari gerakan yang

 

6.

Selain irama dan kelentukan tubuh, tekanan yang harus diberikan dalam latihan senam irama adalah

7.

Senam irama menurut perkembangannya dibagi menjadi

 

aliran

8.

Letak perbedaan senam irama senam biasa yaitu pada senam irama terdapat

9.

Arah ayunan tali pada senam irama selain pada bidang vertikal dan laterial yaitu

bidang

Program Remedial

Jawablah pertanyaan-pertanyaan dibawah ini dengan uraian yang jelas dan tepat !

1. Bagaimanakah cara melakukan galoppas ?

Jawab

:

2. Sebutakn 4 macam alat yang digunakan dalam senam irama !

Jawab

:

3. Jelasakn unsur-unsur penilaian dalam senam irama !

Jawab

:

4. Jelaskan 3 aliran dalam senam irama !

Jawab

:

5. Sebutkan 4 jenis latihan senam irama yang harus dikuasi !

Jawab

:

6. Sebutkan 4 macam langkah dalam senam irama !

Jawab

:

7. Sebutkan 4 macam loncat dalam senam irama !

Jawab

:

8. Sebutkan 2 bahan gada yang digunakan dalam senam lantai !

Jawab

:

9. Jelaskan urutan gerakan latihan senam irama sesuai dengan prinsip yang benar !

Jawab

:

10. Jelaskan perbedaan senam biasa dengan senam irama !

Jawab

:

Program pengayaan Berikut ini merupakan gambar dalam senam ritmik. Diskusikan dengan kelompok Anda dan penjelasan dari gambar gerakan pada tabel dibawah ini !

No.

Jenis Gerakan

Cara Melakukan

1.

   

2.

   

3.

   

RENANG GAYA BEBAS

Standar Kompetensi Memperagakan teknik-teknik gaya renang permainan di air, dan upaya penyelematan di air, berdasarkan konsep yang benar dan memiliki nilai-nilai yang terkandung didalamnya.

Kompetensi Dasar Melakukan teknik salah satu gaya renang

Bahan Ajar

A. Ukuran Kolam Renang Ukuran kolam renang berdasarkan ketentuan FINA yaitu :

a. Panjang kolam 50 m

b. Lebar kolam 21 m

c. Dinding harus vertical dan sejajar

d. Lintasan berjumlah 8 buah

e. Lebar setiap lintasan 2,50 m

f. Suhu air berkisar 23 – 45 o C

g. Kedalaman air minimum 1,8 m

h. Tempat start tidak boleh licin dan kemiringannya tidak boleh lebih dari 10 o .

i. Garis tanda lintasan dapat dibuat didasar kolam untuk memberi petunjuk kepada perenang

B. Teknik Mengapung

Teknik mengapung sebaiknya dilakukan di kolam yang dangkal atau setinggi lutut. Cara melakukan :

1. Kedua tangan memegang betis/lutut, lalu duduk/jongkok dalam air (tetap pada kolam dangkal/setinggi lutut)

3.

Kemudian jongkok dengan kepala didalam air, dengan kedua tangan memegang

betis/kaki.

4. Badan telungkup diatas permukaan air dengan kedua tangan dan kaki lurus segaris

dengan tubuh dan emnahan nafas beberapa detik.

5. Lakukan gerakan tersebut 2 sampai 4 kali

C. Teknik Meluncur

1. Teknik Meluncur dalam Renang Cara melakukannya yaitu :

a. Berdiri dipinggir kolam rapat dengan tembok kolam

b. Salah satu kaki ditekuk dengan telapak kaki diletakkan pada dinding tembok

kolam

c. Kedua tangan lurus kedepan dengan telapak tangan menghadap kebawah dan badan bungkuk diatas permukaan air

d. Kemudian tolakkan kaki tumpu. Kaki lurus segaris dengan badan dan tangan meluncur kedepan. Gerakan ini diulang beberapa kali sampai dapat melakukannya dengan baik.

2. Meluncur dengan Gerakan Kaki Cara melakukannya yaitu :

a. Masuk kekolam yang dangkal setinggi dada

b. Berdiri dipinggir kolam yang dangkal dan mengahadp kedinding kolam

c. Salah satu tangan memegang pada pegangan yang ada pada tembok, tangan yang satu bertumpu pada dinding kolam dibawah

d. Kedua kaki dan kedua tangan lurus segaris dengan tubuh dan tubuh dalam sikap tertelungkup keatas permukaan air

e. Posisi badan (seluruh anggota badan) dalam keadaan rileks/santai (tidak tegang)

f. Posisi badan harus horizontal agar tahanan air tidak terlalu besar.

g. Kaki diusahakan selalu sejajar dan gerakannya harus vertical tidak boleh keluar dari permukaan air

h. Gerakan kaki mulai dari pangkal paha, memukul air ke atas dan kebawah.

3.

Hal-hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Berenang

Hal-hal yang harus diperhatikan sebelum berenang adalah:

a. Demi keselamatan, para pemula hendaklah selalu dalam pengawtisan yang

ketat dari pelatih/pembimbing.

b. Para pemula menunggu perintah/petunjuk yang diberikan oleh pelatih/ pembimbing.

c. Melakukan pemanasan untuk mencegah terjadinya kejang otot pada waktu

berenang. Otot-otot yang harus diregangkan pada saat ; melakukan pemanasan, antara lain :

1)

otot lengan,

2)

otot leher,

3)

otot pinggang,

4)

otot punggung clan perut,

5)

otot kaki.

d. Setelah melakukan peregangan, mandilah pada air pancuran yang disediakan sebelum masuk ke kolam renang.

e. Latihlah irama kaki terlebih dahulu sebelum melakukan benty}c-bentuk latihan lainnya.

f. Sebagai penenangan,pelatih/pembimbing memberikan evaluasi dengan membetulkan gerakan-gerakan yang kurang benar.

4. Hal-hal yang Harus Diperhatikan Setelah Berenang Hal-hal yang perlu diperhatikan setelah berenang yaitu:

Membasuh mata agar jauh dari kotoran. Jika telinga kemasukan air, meloncat-loncatlah agar air bisa keluar. Keringkan pakaian renang di tempat yang teduh (tidak panas). Istirahat yang cukup. Makan yang cukup.

5. Hal-Hal yang Dilarang dalam Renang Berikut hal-hal yang dilarang dalam renang :

Mendorong teman dari pinggir kolam. Dilarang berenang di tempat yang dalam sebelum menguasai teknik berenang. Meloncat dari pinggir kolam ke tempat ramai di mana orang-orang berkumpul. Meloncat di daerah kolam yang dangkal dengan posisi menukik. Membasuh muka di pinggir kolam hingga memungkinkan tergelincir ke dalamnya.

D. Teknik Renang Gaya Bebas 1. Posisi Badan

Posisi badan pada renang gaya bebas adalah datar (sedatar mungkin dengan

permukaan air)

sehingga tahanan air dapat ditekan sekecil

atau

stream line,

mungkin. Kunci posisi badan yang baik terletak pada sikap kepala dalam renang. Dengan kata lain, kepala merupakan kemudi dari posisi badan. Bila kepala terangkat, maka bagian bawah dari badan akan turun yaitu pinggang dan kaki. Oleh sebab itu, harus dijaga agar kepala tidak diangkat, tetapi menoleh ke samping ketika akan mengambil napas.

2. Gerakan Kaki Gerakan kaki pada renang gaya bebas mempunyai fungsi utama sebagai stabilisator dan sebagai alat untuk menjadikan kaki tetap tinggi dalam keadaan stream line, sehingga tahanan air menjadi lebih kecil.

Prinsip gerakan kaki pada renang gaya bebas yaitu:

a.

Gerakan kaki dilakukan dengan naik turun pada bidang yang vertikal, bergantian antara kaki kanan dan kaki kiri.

b.

Gerakan dimulai dari pangkal paha, dan pada gerakan menendang (ke bawah) tertekuk pada lutut, untuk kemudian diluruskan pada akhir tendangan.

c.

Pada saat tendangan dilakukan, telapak kaki bergerak, dan kaki lurus. Pada akhir dari tendangan kaki dalam keadaan bengkok. Jadi, telapak kaki dari plantar fleksi ke dorso fleksi.

d.

Gerakan kaki ke atas dilakukan dengan sikap yang lurus. Amplitudo gerakan (jarak maksimal antara satu kaki dengan kaki yang lain) kira-kira 25 - 40 cm.

e.

Kekuatan gerakan yaitu tendangan kebawah dilakukan dengan keras, sedangkan pada waktu kaki keatas dilakukan dengan agak pelan (rileks)

3. Gerakan Lengan

Gerakan lengan pada lengan gaya bebas terdiri dari 2 gerakan yaitu :

Gerakan recovery yaitu gerakan lengan selama diluar air, artinya memindahkan telapak tangan saat keluar dari air untuk dibawa kedepan kepala dan masuk kedalam air. Gerakan mendayung, terdiri atas gerakan tarikan (pull) dan gerakan dorongan (push). Gerakan ini dimulai dari saat ujung jari tangan menyentuh air sampai lengan selesai melakukan dayungan dan keluar dari air. Tarikan lengan dimulai dari pelan kearah cepat, sehingga tarikan menghasilkan dorongan yang efektif. Tarikan lengan merupakan tarikan garis “S” dibawah permukaan

air.

4. Pernapasan

Pernapasan pada renang gaya bebas sangat mempengaruhi posisi badan untuk stream line. Pada waktu mengambil napas, harus ada irama antara lengan, tendangan kaki, dan gerakan badan. Teknik bagi perenang dengan mengambil napas ke arah kanan (menoleh ke kanan) sebagai berikut:

Waktu berenang, permukaan air berada di antara garis rambut dan kening dengan posisi yang enak untuk kepala. Putar kepala (menoleh) ke arah lengan untuk mengambil napas, pada saat lengan kanan melaksanakan dayungan (lengan kanan di dalam air). Pada saat dorongan lengan kanan, mulut berada di luar permukaan air, mengambil napas melalui mulut, dengan dibuka lebar-lebar pada ketinggian permukaan yang ditimbulkan oleh kepala karena melaju ke depan. Pada saat recovery lengan kanan, kepala menoleh ke arah bawah daa mata melihat arah kolam. Pengeluaran napas dilakukan tepat sebelum kepala diputar untuk mengambil napas kembali

E. Lomba Renang Gaya Bebas Jarak 12,5 - 25 Meter

1. Start Renang Gaya Bebas Perlombaan renang dimulai dengan start. Sikap start untuk renang gaya bebas, gaya dada, dan gaya kupu-kupu dilakukan di atas balok start dengan badan dibungkukkan ke muka dan kedua lutut ditekuk. Adapun start untuk gaya punggung dilakukan di dalam air, menghadap ke dinding, dan kedua lengan memegang stang atau pegangan start gaya punggung. Kedua lutut ditekuk di antara kedua lengan dan kaki bertumpu pada dinding kolam di dalam air. Start untuk gaya bebas, gaya dada, dan gaya kupu-kupu hampir sama. Perbedaannya adalah pada sudut masuknya dalam air. Pada gaya bebas dan gaya kupu-kupu sudut masuknya ke air kira-kira 15 derajat, sedangkan untuk gaya dada, sudut masuknya lebih tajam yaitu 20 derajat, Hal ini memungkinkan perenang masuk lebih - dalam ke air dan berada dalam posisi yang lebih baik untuk melakukan tarikan lengan dan kaki yang panjang sebelum muncul ke permukaan air.

Teknik gerakan start renang gaya bebas adalah:

a. Dengan sikap melakukan start, kedua ujung-ujung jari kaki dikaitkan pada bibir balok start, lakukan sikap membungkuk di mana kedua lengan berada lurus ke belakang, sedangkan pandangan mata diarahkan kedepan.

b. Bungkukkan tubuh mendekati air, sikap lengan diayun kebelakang

c. Ayunkan lengan bergerak kedepan sehingga tubuh terdorong maju

d. Dengan dorongan ayunan itu tubuh akan condong kepermukaan air

e. Saat tubuh melayang, lengan dan kaki diusahakan dalam sikap yang lurus

f. Sikap tubuh ketika masuk ke air lurus.

2. Pembalikan Renang Gaya Bebas Tiap perenang harus dapat membalik kekiri maupun ke kanan dengan cepat. Bila tangan kiri yang menyentuh dinding, maka ia harus memutar badan ke jurusan kanan. Tangan kiri tersebut ditempatkan pada dinding kolam agak ke kanan, dengan jari-jari menghadap kearah kanan bawah. Dengan menggunakan kecepatan

maju ke depan, pantat dan kedua kaki diputar kedinding, sedangkan tangan yang menyentuh dinding tadi ditekukkan. Segera setelah ini tangan dilepaskan dari dinsing dan diluruskan kemuka, kedua kaki diluruskan dengan kuat, menolak dinding kolam untuk meluncur kedepan. Teknik pembalikan renang gaya bebas terdiri dari :

a. Teknik pembalikan renang gaya bebas tanpa salto Kaki ditarik menekati dinding kolam Kedua kaki menyentuh dinding kolam, salah satu lengan dalam sikap menyamping lurus Serentak dengan tolakan kedua belah kaki dari dinding kolam, kedua lengan siap diluruskan kedepan Bersamaan dengan kaki depan lepas landas, kedua belah lengan sudah berada lurus didepan walaupun masih dalam posisi menyamping Dengan ledakan kaki yang kuat menorong tubuh menjadi telungkup.

b. Teknik pembalikkan gaya bebas dengan salto Cara melakukannya yaitu :

Kira-kira satu jangkauan lengan menjelang tempat berbalik, salah satu lengan berada disamping tubuh

Dengan ayunan tangan dan kepala ditundukkan hingga dada, serentak kedua belah lutut ditarik kearah perut Melalui hentakan punggung, kaki dan ayunan kedua belah lengan, tubuh akan berputar Perputaran tubuh akan berakhir setelah kedua belah telapak kaki sampai pada dinding kolam dengan sikap telentang Bersamaan dengan tolakan kaki badan diputar hingga sikap telungkup Posisi tubuh telungkup dan sikap lengan lurus setelah lepas landas.

3. Peraturan Perlombaan Renang Gaya Bebas Berikut peraturan perlombaan renang gaya bebas :

a. Seorang perenang yang berenang sendirian harus menyelesaikan seluruh jarak renang untuk mendapatkan kualifikasi

b. Seorang perenang harus finish dalam lintasan yang sama seperti pada waktu start.

c. Dalam nomor pertandingan, seorang perenang harus melakukan sentuhan fisik dengan ujung kolam atau lintasan waktu melakukan pembalikan. Pembalikan harus dilakukan dari dinding dan tidak diperkenankan mengambil langkah dari dasar kolam.

d. Berdiri didasar kolam sewaktu nomor pertandingan gaya bebas atau sewaktu bagian renang gaya bebas dari nomor pertandingan gaya ganti, tidak akan menyebabkan perenanng terkena diskualifikasi.

e. Mengganggu perenang lain dengan menyebarang kelintasan lain untuk mengganggu dengan cara lain menyebabkan perenang terkena diskualifikasi.

f. Tidak seorang perenang pun diperkenankan menggunakan atau memakai suatu alat yang dapat menyokong kecepatan, daya apung atau daya tahan sewaktu dalam perlombaan.

F. Nomor-nomor Lomba Renang

1. Gaya Ganti Perorangan Nomor lomba renang yang termasuk kelompok gaya ganti renang perorangan adalah :

a. Gaya kupu-kupu

b. Gaya punggung

c. Gaya dada

2.

Gaya ganti estafet

Nomor gaya ganti estafet adalah :

a. Gaya punggung

b. Gaya dada

c. Gaya kupu-kupu

d. Daya bebas

Nomor dan jarak yang diperlombakan pada olahraga renang :

Gaya Dalam Renang

 

Putra

 

Putri

Gaya bebas

100

m, 200m

100

m dan 200 m

400m, 1500m

400

m dan 800 m

Gaya dada

100

m dan 200m

100

m dan 200 m

Gaya kupu-kupu

100

m dan 200 m

100

m dan 200 m

Gaya punggung

100

m dan 200 m

100

m dan 200 m

Gaya ganti perorangan

200

m dan 400 m

200

m dan 400 m

Gaya ganti estafet

4

x

100 m

4 x 100 m

4

x

200 m

G. Peraturan Perlombaan

Susunan penempatan perenang pada tiap seri sampai babak final, meliputi :

1. Susunan Penempatan Perenang

a. Pada waktu pendaftaran, semua peserta harus mencatumkan waktunya, bagi

perenang yang tidak mencantumkan waktunya dianggap memiliki waktu terjelek.

Untuk tiap-tiap nomor pertandingan disusun daftar dengan urutan waktu terbaik

sampai dengan yang terjelek.

b. Pada seri perenang dengan waktu terbaik akan ditempatkan pada seri yang

terakhir, yang kedua tercatat pada waktu sebelum akhir, demikian seterusnya

hingga seri pertama.

c. Perenang-perenang kedua dalam tiap seri disusun dari perenang-perenang

berikutnya dengan cara yang sama, yaitu mulai dari seri terakhir sampai

kepada seri pertama, dan demikianlah cara irli diteruskan untuk seluruh

perenang hingga semuanya terbagi dalam seri-seri. Dalam seri-seri

penempatan perenang pa , -ia lintasan (8 lintasan) diatur sebagai berikut :

1)

2) perenang no. 2 pada lintasan 5,

3) perenang no. 3 pada lintasan 3,

4) perenang no. 4 pada lintasan 6,

5) perenang no. 5 pada lintasan 2,

6) perenang no. 6 pada lintasan 7,

7) perenang no. 7 pada lintasan 1,

8) perenang no. 8 pada lintasan 8.

perenang tercepat (no. 1) pada lintasan 4

2.

Petugas Perlombaan

Petugas perlombaan yang disetujui FINA minimal terdiri dari :

a. Ketua pertandingan berjumlah 1 orang

b. Pemberi syarat start (starter), berjumlah 1 orang

c. Pengambil waktu utama (chief time keeper) berjumlah 1 orang

d. Pengambil-pengambil waktu (time keeper), berjumlah 1 orang

e. Juri utama (chief judge), berjumlah 1 orang

f. Juru-juru kedatangan (finishing judge) berjumlah 3 orang per lintasan

g. Pengawasan pembalikan (inspector of tums) berjumlah 1 orang pe rlintasan

h. Juri-juri gaya (judges of strokes) berjumlah 2 orang

i. Pembawa acara (announcer) berjumlah 1 orang

j. Pencatat hasil (recorder) berjumlah 1 orang

k. Pengatur peserta (clerk of course) berjumlah 1 orang

Untuk perlombaan yang lain, sekurang-kurangnya terdiri dari :

a. Ketua pertandingan berjumlah 1 orang

b. Pemberi isyarat start (starter), berjumlah 1 orang

c. Pengambil-pengambil waktu (time keeper), berjumlah 1 orang

d. Juri-juri kdatangan (finishing judge) berjumlah 3 orang per lintasan

e. Pengawas pembalikan dan gaya, berjumlah 1 orang per lintasan

f. Pencatat hasil, berjumlah 1 orang

Tugas Kelompok Mengapa olahraga renang dapat mempengaruhi peredaran darah, pernafasan, kekuatan otot dan unsur kejiwaan ? Diskusikan dengan kelompok Anda dan tulislah hasilnya pada kolom dibawah ini ! Jawab :

Tugas Mandiri Lakukan latihan renang gaya bebas mulai dari sikap meluncur sampai pada koordinasi antara gerakan lengan, gerakan kaki dan pernafasan !

Uji Kometensi

1. Bacalah Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar pada bagian awal dengan baik dan cermat

2. Bacalah dan pahami Bahan Ajar diatas ! Perhatikan dan pelajari ilustrasi gambarnya !

3. Diskusikan dengan teman Anda dan buatlah ikhtisar dari Bahan Ajar diatas !

4. Pelajari kembali Tugas Kelompok serta Tugas Mandiri dengan teliti dan cermat

5. Pelajari referensu lain yang sesuai dengan Bahan Ajar, kemudian buatlah rangkuman

6. Kerjakan Uji Kompetensi Siswa dibawah ini dengan teliti dan cermat

7. Setelah dapat melalui Uji Kompetensi Siswa, lanjutkan ke kompetensi dasar selanjutnya.

Tagihan Tes Tertulis !

1. Labar kolam renang adalah

meter

a. 10

d.

25

b. 15

e.

50

c. 21

2. Induk organisasi renang nasional adalah

a. Persani

d. PRSI

b. Perisai

e. FIBA

c. Percasi

3. Panjang kolam renang untuk perlombaan resmi adalah

.meter

a. 10

d.

25

b. 15

e.

50

c. 21

4. Standar kedalaman kolam untuk perlombaan renang adalah

meter

a. 1,00

d. 1,80

b. 1,25

e. 2,00

c. 1,50

5. Induk organisasi renang Internasional adalah

a. PSSI

d. FINA

b. FITA

e. FIBA

c. FIVA

6. Gerakan yang terdiri dari pull, push dan recovery adalah teknik gerakan pada

a. posisi badan

b. gerakan kaki

c. Gerakan lengan

d. pengambilan nafas e. Koordinasi

7. Berikut merupakan gaya dalam renang adalah kecuali gaya

a. dada

d. kupu-kupu

b. punggung

e. Kuda-kuda

8.

Gaya renang yang paling rinagn untuk menempuh jarak yang jauh yaitu gaya

a.

dada

d. kupu-kupu

b.

punggung

e. Campuran

c.

bebas

9. Pada kejuaraan renang gaya estafet putra, masing-masing tim/regu terdiri dari

orang

a. 1

c.

10. Jumlah lintasn kolam renang untuk perlombaab resmi sebanyak

c.

11. Perenang pertama pada perlombaan renang gaya ganti beregu menggunakan gaya

b.

b.

2

6

3

7

d.

d.

4

8

e.

e.

5

9

lintasan

a. 5

a. dada

d. kupu-kupu

b. punggung

e. Katak

c. bebas

12. Lebar lintasan kolam renang untuk perlombaan resmi adalah

a. 2,1

b. 2,5

d.

e.

3,5

5,0

meter

13. Jarak yang diperlombakan untuk renang gaya bebas putra adalah

a. 200

b. 300

c. 500

d.

e. 800

600

meter

14. Pada perlombaan renang gaya ganti estafet putra 4 x 100 m, setiap perenang

menempuh jarak sepanjang

meter

a. 100

d. 400

b. 200

e. 500

c. 300

15. Jarak lomba renang gaya bebas untuk putri yaitu

meter

a. 200

d. 600

b. 300

e. 1.500

c. 500

16. Istilah lain dari renang gaya bebas adalah

a. back crowl

b. dolphin

c. dada

d. lumba-lumba e. crawl

17. Renang estafet gaya ganti untuk putra menempuh jarak

meter

a. 4 x 50

d.

4 x 400

b. 4 x 200

e.

4 x 500

c. 4 x 300

18. Perenang ketiga pada perlombaan renang ganti estafet memakai gaya

a. dada

b.

punggung

d. bebas e. Lumba-lumba

e. Kupu-kupu

19.

Teknik pengambilan napas pada renang gaya bebas dilakukan dengan

a. menunduk

b. menengadah

c. injak-injak air

d. menoleh kanan/kiri e. Mengangkat kepala/dada keatas

20.

Orang yang bertugas memberangkatkan perenang adalah

 

a. timer

d. umpire

b. starter

e. Linesman

c. scorer

II.

Islah titik-titik dibawah ini dengan jawaban yang tepat !

1.

Renang termasuk jenis olahraga

2.

Nama induk organisasi renang nasional yaitu

 

3.

Nama induk organisasi renang internasional yaitu

4.

Panjang kolam renang menurut ketentuan FINA adalah

5.

Lebar kolam renang yang memenuhi syarat yaitu

6.

Lintasan kolam renang yang dapat digunakan untuk melaksanakan perlombaan berjumlah

7.

Olahraga renang dapat digunakan untuk terapi penyakit

 

8.

Lebar lintasan pada kolam renang standar adalah

9.

Kedalaman air pada kolam renang yang memenuhi syarat perlombaan minimal

10.

Jarak yang ditempuh pada lomba renang gaya ganti estafet putri adalah

11.

Start dari dalam air, digunakan untuk renang gaya

 

12.

Pada start renang gaya dada, sudut masuknya ke air adalah

derajat

13.

Perenang tercatat dalam lomba renang hendaknya ditempatkan pada lintasan

14.

Petugas dalam lomba renang yang bertugas memberi isyarat start disebut

15.

Gaya pertama yang digunakan dalam lomba renang gaya ganti perorangan adalah

III.

Jawablah pertanyaan-pertanyaan dibawah ini dengan uraian yang jelas dan tepat !

1.

Sebutkan 4 gaya dalam olahraga renang ! Jawab :

2.

Uraikan urutan gaya pada lomba renang estafet (gaya ganti beregu) Jawab :

3.

Apakah induk organisasi renang nasional ? Tulislah kepanjangannya ! Jawab :

4.

bagaimana urutan gaya pada lomba renang gaya ganti perorangan ? Jawab :

5.

Sebutkan jarak yang ditempuh pada lomba renang gaya bebas putra ! Jawab :

Jawab :

7. Sebutkan hal-hal yang dilarang dalam renang ! Jawab :

8. Sebutkan jarak yang diperlombaan untuk nomor gaya bebas putra ! Jawab :

9. Sebutkan jarak yang diperlombakan untuk nomor gaya dada putri Jawab :

10. Sebutkan jarak yang diperlombakan untuk nomor gaya ganti estafet putra ! Jawab :

Program Pengayaan Uraiakan teknik-teknik dasar dalam renang gaya bebas berikut ini !

Renang Gaya Bebas

Posisi Tubuh

Gerak Lengan

Gerak Kaki

Pernafasan

KESEHATAN

Standar Kompetensi Menerapkan budaya hidup sehat

Kompetensi Dasar

1. Menganalisa bahaya penggunaan narkoba

2. memahami berbagai peraturan perundangan tentang narkoba

Materi Pokok Narkoba adalah istilah s~ngkatan dari narkotika dan obat-obat berbahaya; yang

sering pula disebut NAZA (NarkotiKa. Alkohol, dan Zat Adiktif), atau NAPZA (Narkotika, Alkohol, Psikotoprika, clan Zat Adiktif). Sedangkan kata Narkotika sendiri berasal dari kata Yunani yaitu narke, yang berarti beku, lumpuh atau dungu.

A. Menganalisa Bahaya Penggunaan Narkoba Apa yang dimaksud dengan penyalahgunaan obat? Penyalahgunaan obat artinya memakai obat tanpa indikasi medis atau tanpa petunjuk dokter karena penyakitnya atau hal lain yang dianjurkan dokter. Yang paling banyak disalahgunakan adalah narkotika, psikotropika dan bahan adiktif lainnya yang dapat menimbulkan ketagihan atau kecanduan dan ketergantungan yang populer disebut dengan narkoba. Tanpa indikasi (kegunaan) yang dianjurkan dokter atau dosis yang tidak tepat akan berbahaya bagi kesehatan manusia clan bahkan dapat menimbulkan kematian tiba-tiba. Jika generasi muda ditata dari sekarang maka bangsa ini tidak akan menjadi

rusak nantinya. Sebenarnya setiap manusia diberi fitrah untuk selalu mendekakan diri kepada Tuhan YME, dengan bekal tuntunan agama maka kita tidak akan mudah terombang-ambing ditengah derasnya arus era globalisasi. Masalah penyalahgunaan narkoba ini tidak-hanya tanggung jawab dari satu pihak saja, tetapi juga tanggung jawab bersama yang harus mendapatkan perhatian khusus dari semua elemen masyarakat yang tentunya dimulai dari keluarga. Apabila setiap individu menyadari akan bahaya narkoba, maka penyalahgunaan ini dapat diatasi dari akan berkurang terhadap pengaruh di masyarakat maupun generasi muda. Hal-hal atau ciri-ciri (yang umum negatif ) yang perlu diwaspadai oleh para orangtua, terhadap perilaku anaknya terutama pada usia remaja yang paling berisiko dalam penyalahgunaan narkoba adalah sebagai berikut :

1. Remaja yang ingin memperlihatkan bahwa mereka sudah mampu untuk mandiri dan tidak takut bahaya.

2. Remaja yang tidak berminat pada tujuan akademis, apalagi tentang agama.

3. Remaja yang merasa dirinya tidak diterima di masyarakat.

5.

Remaja yang merasa dirinya tidak mendapat dukungan orangtua, dan yang oleh temantemannya (yang keliru/ negatif), sering dianjurkan agar mereka mau mencari pelipur hati atau kepuasan, dengan menggunakan narkotika.

B.

Memahami Berbagai Peraturan Perundangan Tentang Narkoba Menurut keterangan berdasarkan UU R.I. No. 22 tahun 1997, Narkotika adalah: Zat atau obat yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran; juga dapat menyebabkan hitangnya rasa, atau mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbujkan ketergantungan.

. Berdasarkan Undang-Undang No. 22 tahun 1997 tentang Narkotika dan Undang- undang No. 5 tahun 1997 tentang Psikotropika bahwa narkoba tidak diperbolehkan untuk disalahgunakan dan diedarkan secara gelap. Itu berarti bahwa narkoba boleh digunakan dan boleh diedarkan. Masih menurut kedua undang-undang tersebut bahwa narkoba boleh

digunakan dan boleh diedarkan dalam dunia pengobatan dan pengembangan ilmu pengetahuan. Namun sekarang ini banyak jenis-jenis obat dan zat yang tergolong narkoba yang tidak dikenal dalam dunia pengobatan dan dunia pengembangan ilmu pengetahuan yang disalahgunakan dan diedarkan secara gelap. Di dalam isi dari Undang-undang No.22 tahun 1997 tentang Narkoba di dalamnya terdapat 104 Pasal dan XVI Bab. KetergantUngan terhadap narkotik (ketagihan) dapat menimbulkan gangguan kesehatan jasmani, kesehatan jiwa, dan kesehatan sosial. Oleh karena itu, narkotik sebagai obat harus diawasi oleh Pemerintah, agar tidak disalahgunakan. Dengan demikian, apabila ada yang kedapatan mempunyai, me`Tnakai, menyimpan, atau mempergunakan narkotika ini akan ditindak dan diberikan sanksi sesuai dengan perundang- undangan. Bahaya narkoba membayangi anak dari usia teramat muda. Untuk itu diperlukan sejumlah langkah yang perlu dilakukan oleh orang tua untuk mengurangi risiko anak menyalahgunakan narkoba :

1. Mempelajari masalah narkoba itu sendiri dan mengajarkan kepada anak masalah narkoba. Jangan abaikan fakta bahwa narkoba memberikan rasa nikmat pada tahap awal dilanjutkan pada jangka panjang.

2. Jangan pernah bertindak sebagai penceramah dan lebih bijak jika orang tua justru mengawalinya dengan bertanya kepada anak tentang narkoba.

3. Melarang pemakaian narkoba dalam berbagai bentuk, sebagai aturan dalam keluarga.

4. Melatih keterampilan berkata "tidak" terhadap narkoba.

5. Mengawasi persahabatan yang dibina anak.

Uji Kompetensi

A. Silanglah (x) pada huruf a, b, c, d atau e didepan jawaban yang dianggap paling benar !

1. Yang tidak termasuk ciri-ciri perilaku remaja penyalahgunaan Narkoba adalah

a. remaja yang ingin memperlihatkan bahwa mereka sudah mampu untuk mandiri dan tidak takut bahaya

b. remaja yang tidak berminat pada tujuan akademis, apalagi tentang agama

c. remaja yang meras dirinya tidak diterima di masyarakat

d. remaja yang tidak punya konsep jelas, tentang apa yang disebut benar dan apa yang disebut salah

e. remaja yang dirinya kurang sehat dan senang berfoya-foya

2. Undang-undang yang mengatur tentang Narkoba adalah

a. Undang-undang No. 22 tahun 1997

b. Undang-undang No. 21 tahun 1997

c. Undang-undang No. 15 tahun 1997

d. Undang-undang No. 51 tahun 1997

e. Undang-undang No. 5 Tahun 1997

3. Undang-undang No. 5 tahun 1997 mengatur tentang

a. narkoba

b. narkotika

c. alkohol

d. psikotropika e. Obat-obat terlatang

4. Dampak yang terjadi akibat penyalah gunaan Narkotika, kecualai

a. gangguan kesehatan jasmani

b. gangguan kesehatan jasmani

c. gangguan kesehatan sosial

d. gangguan moral e. Sehat jasmani dan rohani

5. Dibawah ini jenis obat yang tergolong Narkotika, kecuali

a. heroin

d. ngelem

b. morphin

e. Kodein

c. candu

6. Yang termasuk ciri-ciri orang yang ketagihan rokok, kecuali

a. cemas

b. gelisah

c. cepat marah

d. stress dalam kerja e. Murung

7. Jenis narkotika dan obat-obatan berbahaya sering disebut

a. ganja

d. napza

b. candu

e. Naza

c. narkoba

8. Dibawah ini merupakan sifat-sifat umum obat-obatan yang tergolong narkoba, kecuali

a. mematikan rasa nyeri yang membandel

b. mendatangkan rasa malas

c.

kesegaran jasmani meningkat

d. pusing-pusing dan mengantuk

e. mematikan semangat

9.

Narkotika berasal dari kata narke yang berarti

a. beku dan lumpuh

d. beku dan cair

b. dungu dan bodoh

e. Obat terlarang

c. pusing dan ngantuk

10.

Memakai obat tanpa indikasi medis atau tanpa petunjuk dokter karena penyakitnya atau hal lain yang dianjurkan dokter, disebut

a. penyalahgunaan obat

d. kelebihan dosisi

b. ketagihan obat

e. Pemakai obat

c. minum obat

11.

Jenis narkoba yang penggunaannya menyerupai rorok adalah

a. ganja

d. inex

b. sabu-sabu

e. Putaw

c. kokain

12.

Jenis narkotika yang penggunaannya dengan menggunakan injeksi adalah

a. sabu-sabu

d. putauw

b. ganja candu

e. Inex

c. morfin

13.

Jenis narkotika yang diambil dari daun adalah

a. kokain

d. heroin

b. ekstasi

e. Morfin

c. putauw

14.

Candu diambil dari

a. daunnya

d. bijinya

b. batangnya

e. Getah buahnya

c. buahnya

15.

Dibawah ini yang bukan merupakan hasil olahan candu adalah

a. kokain

d. heroin

b. ekstasi

e. Morfin

c. putauw

B.

Jawablah pertanyaan-pertanyaan dibawah ini dengan singkat dan benar !

1.

Apa yang dimasud dengan narkoba ? Jawab :

2.

Sebutkan sifat-sifat umum obat-obatan yang tergolong narkoba ! Jawab :

4.

Sebutkan jenis-jensi narkoba ! Jawab :

5. Apa yang dimaksud dengan penyalahgunaan obat / Jawab :

Perbaikan Jawablah pertanyaan-pertanyaan dibawah ini dengan singkat dan benar !

1. Kata narkotika berasal dari kata Yunani yaitu Jawab :

2. NAZA adalah dingkatan dari Jawab :

3. Cairan yang dihasilkan dari proses peragian (fermentasi) oleh sel ragi (mikro- organisme) adalah Jawab :

4. Zat atau obat yang berpotensi menimbulkan ketergantungan seperti lem kayu, tipex yaitu Jawab :

5. Heroin, alkohol, ngelem dan tembakau termasuk golongan Jawab :

Jawablah pertanyaan-pertanyaan dibawah ini dengan singkat dan benar !

1. Jelaskan yang dimaksud kecanduan narkotika ! Jawab :

2. Yang dimaksud sakau adalah Jawab :

3. Bagaimana sikap kamu jika berteman dengan seorang pengguna narkoba Jawab :

4. Sebutkan hasil olahan opium ! Jawab :

5. Sebutkan dua jenis narkotika yang diambil dari daun suatu tumbuhan ! Jawab :