Anda di halaman 1dari 26

FAKHRURRAZI (1102090065)

Pembimbing : dr. M. Akram Chalid


Supervisor : DR. dr. Djoko Widodo, Sp.BS

DIBAWAKAN DALAM RANGKA TUGAS KEPANITERAAN KLINIK
BAGIAN ILMU BEDAH
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS HASANUDDIN
MAKASSAR
2014
CASE PRESENTATION
EPIDURAL
HEMATOMA
IDENTITAS PASIEN
Nama : Nursiah
JK : Perempuan
Tgl Lahir : 3 Januari 1983
Umur : 31 thn 6 bln
No. RM : 671846
MRS : 13 Juli 2014
Ruangan : L III BD K3 B3
Jaminan : JKN
ANAMNESIS
KU : Penurunan kesadaran
AT : Dialami sejak 1 jam yang lalu sebelum
pasien masuk rumah sakit Andi Makassau Pare-
Pare akibat terjatuh dan terbentur di aspal ketika
mengendarai sepeda motor. Tidak terdapat
riwayat mual dan muntah menyemprot, pasien
tidak memiliki riwayat kejang. Ada riwayat
penurunan kesadaran. Kemudian pasien langsung
dirujuk ke RS Wahidin.
MT : Pasien sedang mengendarai sepeda
motor dan menggunakan helm, tiba-tiba ditabrak
oleh mobil truk dari arah samping, pasien terjatuh
dengan kepala membentur aspal.
PEMERIKSAAN FISIS
PRIMARY SURVEY
A : Clear
B : Pernapasan 22x/menit, dada mengembang
simetris kiri=kanan, bunyi napas vesikuler,
tipe thoracoabdominal
C : TD 110/80 mmHg, Nadi 84 x/menit reguler,
kuat angkat
D : GCS 9 (E
2
M
5
V
1
), pupil anisokor 3 mm/4 mm,
RC +/+
E : Suhu 36,9C
SECONDARY SURVEY
Regio periorbita dextra et sinistra
I : hematoma periorbita (+), oedema (+)
P : nyeri tekan (+), krepitasi (-)
Regio zygomaticum dextra
I : hematoma periorbita (+), oedema (+)
P : nyeri tekan (+), krepitasi (-)
PEMERIKSAAN PENUNJANG
PARAMETER NILAI NILAI RUJUKAN
WBC 10,2 x 10
3
/uL 4,00 10,0
RBC 2,13 x 106/uL 4,00 6,00
HGB 6,6 gr/dL 12 16
HCT 19,5 % 37,0 48,0
PLT 69 x 10
3
/Ul 150 400
CT 830 4 10
BT 3,00 1 7
PT 12,6 control 9,5 10 14
INR 1,00
APTT 20,8 control 24,9 22,0 30,0
PARAMETER NILAI NILAI RUJUKAN
HBsAg (ICT) Non Reactive Non Reactive
Anti HCV (ICT) Non Reactive Non Reactive
GDS 158 mg/dL 140
Ureum 17 mg/dL 10 50
Kreatinin 0,40 mg/dL L (<1,3), P(<1,1)
SGOT 15 U/L <38
SGPT 10 U/L <41
Natrium 144 mmol/l 136 145
Kalium 3,8 mmol/l 3,5 5,1
Klorida 120 mmol/l 97 111
Albumin 1,6 mmol/l 3,5 - 5,0
KESAN
Bone window :
fraktur os parietal
sinistra
Brain window :
EDH frontoparietalis
sinistra disertai
herniasi subfalcine,
hematosinus dan
hematoma subgaleal
region frontoparitalis
CT SCAN KEPALA

RESUME
Seorang perempuan usia 31 tahun dirujuk dari
rumah sakit Andi Makassau Pare-Pare dengan keluhan
kesadaran menurun yang dialami sejak 1 jam sebelum
masuk rumah sakit akibat kecelakaan kecelakaan lalu
lintas, mual (-), muntah (-), kejang (-), riwayat pingsan
(+).
Dari pemeriksaan fisis ditemukan GCS 9
(E
2
M
5
V
1
), pupil anisokor 3 mm / 4 mm, hematom
dan nyeri tekan pada regio periorbita dextra et sinistra
serta pada regio zygomaticum dextra.
Hasil pemeriksaan laboratorium ditemukan
anemia (HB 6,6 gr/dL) dan trombositopenia (69 x
10
3
/Ul), pasien juga mengalami hipoalbuminemia (1,6
gr/dL), tidak ada gangguan perdarahan, fungsi hepar
dan ginjal. Hasil CT-Scan kepala ditemukan kesan EDH
regio frontoparietalis sinistra disertai herniasi
subfalcine, hematosinus, sematoma subgaleal region
frontoparietalis sinistra, dan fraktur os parietalis sinistra.
DIAGNOSIS
TCS GCS 9 (E
2
M
5
V
1
)
Epidural hematoma regio frontoparietalis
sinistra
PENATALAKSANAAN
O2 10 lpm via NRM
Head up 30
o

IVFD RL 28 tetes/menit
Antibiotik : Ceftriaxon 1 gr/12 jam/IV
H
2
antagonis : Ranitidin 50 mg/8 jam/IV
Analgetik : Ketorolac 30 mg/8 jam/IV
Cito Craniectomy
DISKUSI
DEFINISI
Epidural hematom adalah suatu keadaan dimana
terjadi akumulasi darah pada ruang antara
tulang tengkorak dan lapisan menings
(duramater)
ANATOMI
ETIOLOGI
Trauma kepala 80%
Sumber Perdarahan akibat robeknya:
Arteri meningea media
Vena emmisaria
Sinus Venosus Duralis
Arteri/Vena diploica

PATOFISIOLOGI

TRAUMA KEPALA
FRAKTUR OS
CRANIUM
RUPTUR
ARTERI/VENA
AKUMULASI DARAH
DI RUANG EPIDURAL
MENDESAK
PARENKIM OTAK
TIK MENINGKAT
GEJALA KLINIS
Lucid Interval 2-3 jam
Sindrom herniasi (Kesadaran menurun,
midriasis ipsilateral, hemiparese)
Refleks cahaya langsung/tidak langsung (-)
Refleks patologis pada daerah kontralateral
PEMERIKSAAN RADIOLOGI
FOTO POLOS KEPALA


Fraktur impresi
dan linier pada
tulang parietal,
frontal dan
temporal
CT SCAN

Densitas hiperdens, berbatas
tegas, midline terdorong ke
sisi kontralateral
fraktur tulang frontal kanan
di anterior sutura coronalis
MRI


massa hiperintens
bikonveks yang
menggeser posisi
duramater, berada
diantara tulang
tengkorak dan
duramater
PENATALAKSANAAN
Terapi
Oksigenasi yang adekuat
Cairan jalur intravena untuk pertahankan
fungsi vital seperti RL 28 tpm
Elevasi kepala 30
0
dari tempat tidur setelah
memastikan tidak ada cedera spinal.

MEDIKAMENTOSA :
- Mannitol 20% (dosis 1-3 mg/kgBB/hari)
- Barbiturat : dosis diawali dengan 10 mg/kgBB
dalam 30 menit dan kemudian dilanjutkan
dengan 5 mg/ kgBB setiap 3 jam
- Analgetik : ketorolac 30 mg/iv
- Antibiotik parenteral : Ceftriaxone 1 gr/12
jam/IV


TERAPI OPERATIF
Volume hematom > 30 ml ( kepustakaan lain >
44 ml)
Keadaan pasien memburuk
Pendorongan garis tengah > 5 mm
fraktur tengkorak terbuka, dan fraktur
tengkorak depres dengan kedalaman >1 cm

PROGNOSIS
Prognosis hematoma epidural biasanya
baik, karena kerusakan otak secara menyeluruh
dapat dibatasi. Angka kematian berkisar antara
7-15% dan kecacatan pada 5-10% kasus.
Prognosis sangat buruk pada pasien yang
mengalami koma sebelum operasi.

TERIMA KASIH