Anda di halaman 1dari 13

MAKALAH PEDIATRIK

MENTAL RETARDASI DAN AUTISME


BAB II
PEMBAHASAN
A. Definisi Retardasi Mental
Keterbelakangan Mental atau lazim disebut Retardasi Mental (RM) adalah
suatu keadaan dimana keadaan dengan Intelegensia yang kurang (subnormal) sejak
masa perkembangan (sejak lahir atau sejak masa anak-anak). Biasanya terdapat
perkembangan mental yang kurang secara keseluruhan, tetapi gejala utama ialah
Intelegensi yang terbelakang. Retardasi Mental disebut juga Olig!renia (oligo =
kurang atau sedikit dan fren = jiwa) atau "una Mental. Keadaan tersebut ditandai
dengan !ungsi kecerdasan umum yang berada diba#ah rata$rata dan disertai dengan
berkurangnya kemampuan untuk menyesuaikan diri atau berprilaku adapti!.
Retardasi Mental sebenarnya bukan suatu penyakit #alaupun retardasi mental
merupakan hasil dari prses %atlgik di dalam tak yang memberikan gambaran
keterbatasan terhadap Intelektualitas dan !ungsi &dapti!. Retardasi Mental ini dapat
terjadi dengan atau tanpa gangguan ji#a maupun gangguan !isik lainnya.
%ada kenyataannya I' (Intelligence Quotient) bukanlah merupakan satu$
satunya patkan yang dapat dipakai untuk menentukan berat ringannya Retardasi
Mental. Melainkan harus dinilai berdasarkan sejumlah besar keterampilan spesi!ik
yang berbeda. %enilaian tingkat kecerdasan harus berdasarkan semua in!rmasi yang
tersedia, termasuk temuan Klinis, %rilaku &dapti! dan hasil "es %sikmetrik. (ntuk
diagnsis, yang pasti harus ada penurunan tingkat kecerdasan yang mengakibatkan
berkurangnya kemampuan adaptasi terhadap tuntutan dari lingkungan ssial biasa
sehari$hari. %ada pemeriksaan !isik pasien dengan Retardasi Mental dapat ditemukan
berbagai macam perubahan bentuk !isik, misalnya perubahan bentuk kepala)
Mikrse!ali, *idrse!ali, dan +indrm ,#n. -ajah pasien dengan Retardasi Mental
sangat mudah dikenali seperti *ipertelrisme, lidah yang menjulur keluar, gangguan
pertumbuhan gigi dan ekspresi #ajah tampak tumpul. +ebagai kriteria dan bahan
pertimbangan dapat dipakai juga kemampuan untuk dididik atau dilatih dan
kemampuan ssial atau kerja. "ingkatannya mulai dari tara! yang Ringan, "ara!
+edang, "ara! Berat, dan "ara! +angat Berat. . Retardasi mental mengenai .,/ kali
lebih banyak pada laki$laki dibandingkan dengan perempuan
Retardasi Mental Ringan
I' sekitar /0$// sampai 10. +ekitar 2/ 3 dari rang yang terkena Retardasi Mental.
%ada umumnya anak$anak dengan Retardasi Mental Ringan ini tidak dapat dikenali
sampai anak tersebut menginjak tingkat pertama atau kedua diseklah.
Retardasi Mental Sedang
I' sekitar 4/$50 sampai /0$//
Retardasi Mental Berat
I' sekitar 60$6/ sampai 4/$50.
Retardasi Mental Sangat Berat
I' diba#ah 60 atau 6/.
B. Penyea
Beberapa %enyebab Retardasi Mental yaitu
A!iat Infe!si dan"ata# Int$!si!asi.
,alam Kelmpk ini termasuk keadaan Retardasi Mental karena kerusakan jaringan
tak akibat in!eksi Intrakranial, cedera *ipksia (kekurangan ksigen), cedera pada
bagian kepala yang cukup berat, In!eksi sitmegal7irus ba#aan, 8nse!alitis,
"ksplasmsis kngenitalis, 9isterisis, In!eksi *I:, karena serum, bat atau zat
tksik lainnya.
A!iat R#da%a!sa dan ata# Sea &isi! Lain.
Rudapaksa sebelum lahir serta juga trauma lain, seperti sinar ;, bahan kntrasepsi dan
usaha melakukan abrtus dapat mengakibatkan kelainan Retardasi Mental, %emakaian
alkhl, kkain, am!etamin dan bat lainnya pada ibu hamil, Keracunan metilmerkuri,
Keracunan timah hitam juga dapat mengakibatkan Retardasi Mental.
A!iat 'angg#an Meta$lis(e) Pert#(#*an ata# 'i+i.
+emua Retardasi Mental yang langsung disebabkan leh gangguan Metablisme
(misalnya gangguan metablime lemak, karbhidrat dan prtein), +indrma Reye,
,ehidrasi hipernatremik, *iptirid kngenital, *ipglikemia (diabetes melitus yang
tidak terkntrl dengan baik), pertumbuhan atau gizi termasuk dalam kelmpk ini
hal$hal seperti K#ashirkr, Marasmus, Malnutrisi dapat mengakibatkan Retardasi
Mental.
A!iat Kelainan %ada Kr$($s$(
Kelainan ini bisa diartikan dengan kesalahan pada jumlah Krmsm (+indrma
,#n), de!ek pada Krmsm (sindrma < yang rapuh, sindrma &ngelman,
sindrma %rader$-illi), dan "ranslkasi Krmsm.
A!iat Kelainan 'eneti! dan Kelainan Meta$li! ,ang Dit#r#n!an.
+eperti =alaktsemia, %enyakit "ay$+achs, >enilketnuria, +indrma *unter,
+indrma *urler, +indrma +an!ilipp, 9eukdistr!i metakrmatik,
&drenleukdistr!i, +indrma 9esch$?yhan, +indrma Rett, +klersis tuberse
A!iat Penya!it -ta! ,ang Nyata .P$stnatal/.
,alam kelmpk ini termasuk Retardasi Mental akibat ?eplasma (tidak termasuk
pertumbuhan sekunder karena rudapaksa atau peradangan) dan beberapa reaksi sel$sel
tak yang nyata, tetapi yang belum diketahui betul etilginya (diduga herediter).
Reaksi sel$sel tak ini dapat bersi!at degenerati!, in!iltrati!, radang, prli!erati!,
sklertik atau reparati!.
A!iat Penya!it"Pengar#* Pranatal ,ang Tida! 0elas.
Keadaan ini diketahui sudah ada sejak sebelum lahir, tetapi tidak diketahui
etilginya, termasuk &nmali Kranial %rimer dan ,e!ek Kgenital yang tidak
diketahui sebabnya.
A!iat Pre(at#ritas dan Ke*a(ilan 1anita diatas 23 ta*#n.
Kelmpk ini termasuk Retardasi Mental yang berhubungan dengan keadaan bayi
pada #aktu lahir berat badannya kurang dari 6/00 gram dan@atau dengan masa hamil
kurang dari 42 minggu. +erta behubungan pula dengan kehamilan anak pertama pada
#anita &dlesen dan diatas 50 tahun.
A!iat 'angg#an 0i4a Berat.
(ntuk membuat diagnsa ini harus jelas telah terjadi gangguan ji#a yang berat itu,
dan tidak terdapat tanda$tanda patlgi tak.
A!iat De%ri5asi Psi!$s$sial dan Ling!#ngan
Retardasi Mental dapat disebabkan leh !akr$!aktr Bimedik maupun +sibudaya
seperti Kemiskinan, +tatus eknmi rendah, +indrma depri7asi. Anthnya
=angguan gizi yang terglng berat dan berlangsung lama diba#ah dan sebelum
umur 5 tahun sangat memepengaruhi perkembangan tak dan dapat mengakibatkan
Retardasi Mental. ?amun keadaan gangguan =izi ini dapat diperbaiki dengan
memperbaiki gizi sebelum usia menginjak umur B tahun, namun tetap saja intelegensi
yang rendah itu sudah sukar ditingkatkan #alaupun anak itu dibanjiri dengan
makanan bergizi.
6. Pen7ega*an Dan Peng$atan
(ntuk mendiagnsa Retardasi Mental pada seserang dengan tepat, perlu diambil
&namnesa dari rang tua dengan sangat teliti mengenai kehamilan, persalinan dan
perkembangan anak. Bila mungkin dilakukan juga pemeriksaan %siklgik, bila perlu
diperiksa juga di labratrium, diadakan e7aluasi pendengaran dan bicara. Obser7asi
%sikiatrik dikerjakan untuk mengetahui adanya gangguan %sikiatrik disamping
Retardasi Mental itu sendiri. %encegahan %rimer pada rang dengan Retardasi Mental
dapat dilakukan dengan pendidikan kesehatan pada masyarakat, perbaikan keadaan
+si$8knmi, Knseling =enetik dan "indakan Kedkteran (seperti pera#atan
%renatal yang baik, pertlngan persalinan yang baik, kehamilan pada #anita
&dlesen dan diatas 50 tahun dikurangi dan pencegahan peradangan tak pada anak$
anak). %encegahan +ekunder meliputi diagnsa dan pengbatan dini peradangan tak,
%erdarahan +ubdural, Kranistensis (sutura tengkrak menutup terlalu cepat, dapat
dibuka dengan KranitmiC pada Mikrse!ali yang Kgenital, perasi tidak
menlng)
%encegahan "ersier merupakan pendidikan penderita atau latihan khusus sebaiknya
diseklah luar biasa. ,apat diberi ?eurleptika kepada yang gelisah, *iperakti! atau
,ektrukti! .Knseling kepada rang tua dilakukan secara >leksibel dan %ragmatis
dengan tujuan antara lain membantu mereka dalam mengatasi >rustrasi leh karena
mempunyai anak dengan Retardasi Mental. Orang tua sering menghendaki anak diberi
bat, leh karena itu dapat diberi penerangan bah#a sampai sekarang belum ada bat
yang dapat membuat anak menjadi pandai, hanya ada bat yang dapat membantu
pertukaran Dat (Metablisme) sel$sel tak.
Kasus)
&ldi berusia B tahun dia mengalami reterdasi mental di karenakan se#aktu ibunya
mengandung, ibunya sering mengknsumsi minuman beralkhl dan merkk,
sehingga ketika ia lahir ia cacat. Ia sering sekali tidak bias menangkap pelajaran yang
di sampaikan leh gurunya di seklah, tidak bisa berssialisasi dengan temannya di
lingkungan maupun di seklahnya. ,ia tidak mampu ntuk melakukan perkerjaan yang
berat, segala sesuatunya ia harus di Bantu leh rang$rang terdekatnya. Baik itu
mandi, B&B maupun menggunakan pakaian.
D. Diagn$sis
(ntuk mendiagnsa retardasi mental dengan tepat, perlu diambil anamnesa
dari rang tua dengan teliti mengenai kehamilan, persalinan dan perkembangan anak.
Bila mungkin dilakukan juga pemeriksaan psiklgik, bila perlu diperiksa juga di
labratrium, diadakan e7aluasi pendengaran dan bicara. Obser7asi psikiatrik
dikerjakan untuk mengetahui adanya gangguan psikiatrik disamping retardasi mental.
"ingkat kecerdasan intelegensia bukan satu$satunya karakteristik, melainkan harus
dinilai berdasarkan sejumlah besar keterampilan spesi!ik yang berbeda. %enilaian
tingkat kecerdasan harus berdasarkan semua in!rmasi yang tersedia, termasuk
temuan klinis, prilaku adapti! dan hasil tes psikmetrik. (ntuk diagnsis yang pasti
harus ada penurunan tingkat kecerdasan yang mengakibatkan berkurangnya
kemampuan adaptasi terhadap tuntutan dari lingkungan ssial biasa sehari$hari. %ada
pemeriksaan !isik pasien dengan retardasi mental dapat ditemukan berbagai macam
perubahan bentuk !isik, misalnya perubahan bentuk kepala) mikrse!ali, hidrse!ali,
dan sindrm d#n. -ajah pasien dengan retardasi mental sangat mudah dikenali
seperti hipertelrisme, lidah yang menjulur keluar, gangguan pertumbuhan gigi dan
ekspresi #ajah tampak tumpul.
Kriteria diagn$sti! retardasi (ental (en#r#t DSM8I98TR yait# : ;
.. >ungsi intelektual yang secara signi!ikan diba#ah rata$rata. I' kira$kira 10 atau
diba#ahnya pada indi7idu yang dilakukan test I'.
6. =angguan terhadap !ungsi adapti! paling sedikit 6 misalnya kmunikasi,
kemampuan menlng diri sendiri, berumah tangga, ssial, pekerjaan, kesehatan
dan keamanan.
4. Onsetnya sebelum berusia .2 tahun
Diagn$sis Banding
&nak$anak dari keluarga yang sangat melarat dengan depri7asi rangsangan yang berat
(retardasi mental ini re7ersibel bila diberi rangsangan yang baik secara dini). Kadang$
kadang anak dengan gangguan pendengaran atau penglihatan dikira menderita
retardasi mental. Mungkin juga gangguan bicara dan Ecerebral palsyF membuat anak
kelihatan terbelakang, biarpun intelegensianya nrmal. =angguan emsi dapat
menghambat kemampuan belajar sehingga dikira anak itu bdh. Eearly in!antileF dan
skiz!renia anak juga sering menunjukkan gejala yang mirip retardasi mental.
E. PEN'ERTIAN ANAK AUTIS
%engertian anak autis telah banyak dikemukakan leh beberapa ahli. +ecara
har!iah autisme berasal dari kata auts Gdiri dan ismeG paham@aliran. &utisme dari
kata aut (sendiri), +ecara etimlgi ) anak autis adalah anak yang memiliki
gangguaan perkembangan dalam dunianya sendiri.
+eperti kita ketahui banyak istilah yang muncul mengenai gangguan perkembangan )
H &utism G autisme yaitu nama gangguan perkembangan kmunikasi, ssial, perilaku
pada anak (9e Kanner I &sperger, .J54).
H &utist G autis ) &nak yang mengalami ganguan autisme.
H &utistic child G anak autistik ) Keadaan anak yang mengalami gangguan autisme.
H &utistic disrder G gangguan autisticG anak$anak yang mengalami gangguan
perkembangan dalam criteria ,+M$I: ( ,iagnstic and +tatictical Manual$I:).
9e Kanner (*andj,6004) autisme merupakan suatu jenis gangguan perkembangan
pada anak, mengalami kesendirian, kecenderungan menyendiri.
Ahaplin (6000) mengatakan )
(.) cara berpikir yang dikendalikan leh kebutuhan persnal atau diri sendiri
(6) menanggapi dunia berdasarkan penglihatan dan harapan sendiri
(4) Keyakinan ekstrim dengan !ikiran dan !antasi sendiri.
&merican %sych) autisme adalah ganguan perkembangan yang terjadi pada anak yang
mengalami kndisi menutup diri. =angguan ini mengakibatkan anak mengalami
keterbatasan dari segi kmunikasi, interaksi ssial, dan perilaku E+umber dari
%edman %elayanan %endidikan Bagi &nak &ustistikF. (&merican %sychiatic
&ssciatin 6000)
&nak autistic adalah adanya B gejala@gangguan, yaitu dalam bidang Interaksi scialC
Kmunikasi (bicara, bahasa, dan kmunikasi)C %erilaku, 8msi, dan %la bermainC
=angguan sensrisC dan perkembangan terlambat atau tidak nrma. %enampakan
gejala dapat mulai tampak sejak lahir atau saat masih kecil (biasanya sebelum usia 4
tahun) (%#er, .J24). =angguan autisme terjadi pada masa perkembangan sebelum
usia 4B bulan E+umber dari %edman %engglngan ,iagntik =angguan Ki#aF
(%%,=K III)
&utisme adalah suatu kndisi yang mengenai seserang sejak lahir ataupun saat masa
balita, yang membuat dirinya tidak dapat membentuk hubungan scial atau
kmunikasi yang nrmal. *al ini mngekibatkan anak tersebut terislasi dari manusia
lain dan masik dalam dunia repetiti7e, akti7itas dan minat yang bsesi!. (Barn$
Ahen, .JJ4). Kadi anak autisme merupakan anak yang mengalami gangguan
perkembangan yang sangat kmpleks yang dapat diketahui sejak umur sebelum 4
tahun mencakup bidang kmunikasi, interaksi ssial serta perilakunya.
,itinjau dari segi pendidikan ) anak autis adalah anak yang mengalami gangguan
perkembangan kmunikasi, ssial, perilaku pada anak sesuai dengan kriteria ,+M$I:
sehingga anak ini memerlukan penanganan@layanan pendidikan secara khusus sejak
dini.
,itinjau dari segi medis ) anak autis adalah anak yang mengalami gangguan@kelainan
tak yang menyebabkan gangguan perkembangan kmunikasi, ssial, perilaku sesuai
dengan kriteria ,+M$I: sehingga anak ini memerlukan penanganan@terapi secara
klinis.
,itinjau dari segi psiklgi ) anak autis adalah anak yang mengalami gangguan
perkembangan yang berat bisa ketahui sebelum usia 4 tahun, aspek kmunikasi ssial,
perilaku, bahasa sehingga anak perlu adanya penanganan secara psiklgis.
,itinjau dari segi ssial anak autis adalah anak yang mengalami gangguan
perkembangan berat dari beberapa aspek kmunikasi, bahasa, interaksi ssial,
sehingga anak ini memerlukan bimbingan ketrampilan ssial agar dapat
menyesuaikan dengan lingkungannya.
Kadi &nak &utisme merupakan salah satu gangguan perkembangan !ungsi tak yang
bersi!at per7asi7e (inc) yaitu meliputi gangguan kgniti!, bahasa, perilaku,
kmunikasi, dan gangguan interaksi ssial, sehingga ia mempunyai dunianya sendiri
&. 'E0ALA8'E0ALA ANAK AUTIS
=ejala anak autis antara lain)
.. Interaksi ssial
"idak tertarik untuk bermain bersama teman
9ebih suka menyendiri
"idak ada atau sedikit kntak mata, atau menghindar untuk bertatapan
+enang menarik$narik tangan rang lain untuk melakukan apa yang inginkan
6. Kmunikasi
%erkembangan bahasa lambat
+enang meniru atau membe
&nak tampak seperti tuli, sulit berbicara
Kadang kata yang digunakan tidak sesuai artinya
Mengceh tanpa arti berulang$ulang
Bicara tidak dipakai untuk alat berkmunikasi
4. %la Bermain
"idak bermain seperti anak$anak pada umumnya
+enang akan benda$benda yang berputar
"idak bermain sesuai !ungsi mainan
"idak kreati!, tidak imajinati!
,apat sangat lekat dengan benda tertentu
5. =angguan +ensris
Bila mendengar suara keras langsung menutup telinga
+ering menggunakan indera pencium dan perasanya
,apat sangat sensiti! terhadap sentuhan
"idak sensiti! terhadap rasa sakit dan rasa takut
/. %erkembangan "erlambat
"idak sesuai seperti anak nrmal, keterampilan ssial, kmunikasi dan kgnisi
,apat mempunyai perkembangan yang nrmal pada a#alnya, kemudian menurun
bahkan sirna
B. =ejala Muncul
=ejala di atas dapat dimulai tampak sejak lahir atau saat masih kecil
%ada beberapa anak sekitar umur /$B tahun gejala tampak agak kurang
'. KLASI&IKASI ANAK AUTISME
Menurut Latim (6006) klasi!ikasi anak autis dikelmpkkan menjadi tiga,antara lain )
.. &utisme %ersepsi ) dianggap autisme yang asli karena kelainan sudah timbul
sebelum lahir. Ketidakmapuan anak berbahasa termasuk pada penyimpangan
reaksi terhadap rangsangan dari luar, begitu juga ketidakmampuan anak
bekerjasama dengan rang lain, sehingga anak bersikap masa bdh.
6. &utisme Reaksi ) terjadi karena beberapa permasalahan yang menimbulkan
kecemasan seperti rangtua meninggal, sakit berat, pindah rumah@ seklah dan
sebagainya. &utisme ini akan memumculkan gerakan$gerakan tertentu berulang$
ulang kadang$kadang disertai kejang$kejang. =ejala ini muncul pada usia lebih
besar B$1 tahun sebelum anak memasuki tahapan berpikir lgis.
4. &utisme yang timbul kemudian ) terjadi setelah anak agak besar, dikarenakan
kelainan jaringan tak yang terjadi setelah anak lahir. *al akan mempersulit dalam
hal pemberian pelatihan dan pelayanan pendidikan untuk mengubah perilakunya
yang sudah melekat.
H. PEN,EBAB AUTISME
%enyebab autis antara lain)
"erjadinya kelainan struktur sel tak yang disebabkan 7irus rubella, t;plasma,
herpes, jamur, pendarahan, keracunan makanan.
>aktr genetik (ada gen tertentu yang mengakibatkan kerusakan pada sistem limbic
(pusat emsi)
>aktr sensry interpretatin errrs
+ampai sekarang belum terdeteksi !aktr yang menjadi penyebab tunggal timbulnya
gangguan autisme. ?amun demikian ada beberapa !aktr yang di mungkinkan dapat
menjadi penyebab timbulnya autisme. berikut)
<. Menurut "eri %sikssial
Beberapa ahli (Kanner dan Brun Bettelhem) autisme dianggap sebagai akibat
hubungan yang dingin, tidak akrab antara rang tua (ibu) dan anak. ,emikian juga
dikatakan, rang tua@pengasuh yang emsinal, kaku, bsesi!, tidak hangat bahkan
dingin dapat menyebabkan anak asuhnya menjadi autistik.
;. "eri Bilgis
>aktr genetic) Keluarga yang terdapat anak autistik memiliki resik lebih tinggi
dibanding ppulasi keluarga nrmal.
%ranatal, ?atal dan %st ?atal yaitu) %endarahan pada kehamilan a#al, bat$
batan, tangis bayi terlambat, gangguan pernapasan, anemia.
?eur anatmi yaitu) =angguan@dis!ungsi pada sel$sel tak selama dalam
kandugan yang mungkin disebabkan terjadinya gangguan ksigenasi, perdarahan,
atau in!eksi.
+truktur dan Bikimia#i yaitu) Kelainan pada cerebellum dengan cel$sel %urkinje
yang jumlahnya terlalu sedikit, padahal sel$sel purkinje mempunyai kandungan
sertinin yang tinggi. ,emikian juga kemungkinan tingginya kandungan dapmin
atau piid dalam darah.
=. Keracunan lgam berat misalnya terjadi pada anak yang tinggal dekat tambanga
batu bara, dlsb.
2. =angguan pencernaan, pendengaran dan penglihatan. Menurut data yang ada B0 3
anak autistik mempunyai sistem pencernaan kurang sempurna. ,an kemungkinan
timbulnya gejala autistik karena adanya gangguan dalam pendengaran dan
penglihatan
%erbedaan antara gangguan perkembangan satu dengan yang lain )
.. gangguan autis untuk kasus yang berat dan memenuhi kriteria ,+M I: atau IA,$
.0
6. %,,$?O+ (%er7asi7e ,e7elpmental ,isrder nt Other#ise +peci!ied) untuk
kasus yang tidak menunjukkan kriteria lengkap ,+M$I: untuk gangguan autis
namun gangguan interaksi dan kmunikasi merupakan ganggun primer. Bila
menggunakan istilah autisme atipik dijelaskan istilah tersebut berasal dari
klasi!ikasi IA,$.0 yang mempunyai arti sama dengan %,,$?O+
4. M+,, (Multisystem ,e7elpmental ,isrder) untuk kasus$kasus yang
menunjukkan bah#a gangguan interaksi ssial dan kmunikasi bukan hal primer,
namun diduga merupakan hal sekunder akibat gangguan pemrsesan sensris dan
perencanaan gerak mtris.
I. MA6AM8MA6AM TERAPI PENUN0AN' BA'I ANAK AUTIS
&nak autisme dapat dilatih melalui terapi sesuai dengan kndisi dan kebutuhan anak
antara lain)
.. "erapi -icara) (ntuk melancarkan tt$tt mulut agar dapat berbicara lebih baik.
6. "erapi Okupasi ) untuk melatih mtrik halus anak.
4. "erapi Bermain ) untuk melatih mengajarkan anak melalui belajar sambil bermain.
5. "erapi medikamentsa@bat$batan (drug therapy) ) untuk menenangkan anak
melalui pemberian bat$batan leh dkter yang ber#enang.
/. "erapi melalui makan (diet therapy) ) untuk mencegah@mengurangi tingkat
gangguan autisme.
B. +ensry Integratin therapy ) untuk melatih kepekaan dan krdinasi daya indra
anak autis (pendengaran, penglihatan, perabaan)
1. &uditry Integratin "herapy ) untuk melatih kepekaan pendengaran anak lebih
sempurna.
2. Bimedical treatment@therapy ) untuk perbaikan dan kebugaran kndisi tubuh agar
terlepas dari !aktr$!aktr yang merusak (dari keracunan lgam berat, e!ek
casmrphine dan gliadrphine, allergen, dsb)
J. *ydr "herapy ) membantu anak autistik untuk melepaskan energi yang
berlebihan pada diri anak melalui akti!itas di air.
.0. "erapi Musik ) untuk melatih auditri anak, menekan emsi, melatih kntak mata
dan knsentrasi.
0. BENTUK LA,ANAN PENDIDIKAN ANAK AUTISME
%endidikan untuk anak autistik usia seklah bisa dilakukan di berbagai penempatan.
Berbagai mdel antara lain)
.. Kelas transisi
Kelas ini diperuntukkan bagi anak autistik yang telah diterapi memerlukan layanan
khusus termasuk anak autistik yang telah diterapi secara terpadu atau struktur.
Kelas transisi sedapat mungkin berada di seklah reguler, sehingga pada saat
tertentu anak dapat berssialisasi dengan anak lain. Kelas transisi merupakan kelas
persiapan dan pengenalan pengajaran dengan acuan kurikulum +, dengan
dimdi!ikasi sesuai kebutuhan anak.
6. %rgram %endidikan Inklusi
%rgram ini dilaksanakan leh seklah reguler yang sudah siap memberikan
layanan bagi anak autistik. (ntuk dapat membuka prgram ini seklah harus
memenuhi persyaratan antara lain)
=uru terkait telah siap menerima anak autistik
"ersedia ruang khusus (resurse rm) untuk penanganan indi7idual
"ersedia guru pembimbing khusus dan guru pendamping.
,alam satu kelas sebaiknya tidak lebih dari 6 (dua) anak autistik.
4. %rgram %endidikan "erpadu
%rgram %endidikan "erpadu dilaksanakan diseklah reguler. ,alam kasus@#aktu
tertentu, anak$anak autistik dilayani di kelas khusus untuk remedial atau layanan
lain yang diperlukan. Keberadaan anak autistik di kelas khusus bisa sebagian
#aktu atau sepanjang hari tergantung kemampuan anak.
5. +eklah Khusus &utis
+eklah ini diperuntukkan khusus bagi anak autistik terutama yang tidak
memungkinkan dapat mengikuti pendidikan di seklah reguler. &nak di seklah ini
sangat sulit untuk dapat berknsentrasi dengan adanya distraksi sekeliling mereka.
%endidikan di seklah di!kuskan pada prgram !ungsinal seperti bina diri, bakat,
dan minat yang sesuai dengan ptensi mereka.
/. %rgram +eklah di Rumah
%rgram ini diperuntukkan bagi anak autistik yang tidak mampu mengikuti
pendidikan di seklah khusus karena keterbatasannya. &nak$anak autistik yang nn
7erbal, retardasi mental atau mengalami gangguan serius mtrik dan auditrinya
dapat mengikuti prgram seklah di rumah. %rgram dilaksanakan di rumah
dengan mendatangkan guru pembimbing atau terapis atas kerjasama seklah,
rangtua dan masyarakat.
B. %anti Rehabilitasi &utis.
&nak autistik yang kemampuannya sangat rendah, gangguannya sangat parah dapat
mengikuti prgram di panti (griya) rehabilitasi autistik. %rgram dipanti
rehabilitasi lebih ter!kus pada pengembangan)
%engenalan diri
+ensri mtr dan persepsi
Mtrik kasar dan halus
Kemampuan berbahasa dan kmunikasi
Bina diri, kemampuan ssial
Ketrampilan kerja terbatas sesuai minat, bakat dan ptensinya.
,ari beberapa mdel layanan pendidikan di atas yang sudah eksis di lapangan
adalah Kelas transisi, seklah khusus autistik dan panti rehabilitasi.