Anda di halaman 1dari 8

BAGAIMANA CARA PEMELIHARAAN HARDWARE DESKTOP

DAN SOFTWARE

Pemeliharaan terhadap komputer memang bukan merupakan suatu hal yang repot, karena
pada masa sekarang servicenya dapat kita temukan dimana dan kapan pun, namun
demikian kegiatna ini merupakan hal yang harus diperhatikan bagi pemilik komputer baik itu
desktop maupun sejenis laptop / notebook, karena hal itu akan sangat berpengaruh
terhadap aktifitas kerja kita. Apabila komputer terawat dengan baik dan sering dilakukan
maka komputer tidak akan cepat rusak, tetapi apabila pengguna mengabaikannya niscaya
yang kita miliki / gunakan akan mudah dan cepat rusak. Sama halnya dengan kita, dalam hal
pemeliharaan terhadap komputer minimal dilakukan satu minggu sekali, tetapi akan lebih
baik lagi apabila dilakukan setiap sudah di pakai.

Secara garis besar pemeliharaan komputer di bagi menjadi dua bagian, yaitu sebagai
berikut.
1. Perawatan pada hardware, adalah pemeliharaan perangkat-perangkat keras yang ada
pada komponen-komponen computer, seperti motherboard, harddisk, cd room,
Keyboard, Printer dan yang lainnya.
2. Perawatan secara software merawat perangkat lunak / program yang ada di dalam
computer, seperti , secaning komputer dengan anti virus, mendefrag harddisk,
membuang sampah-sampah sisa penginstalan, dll.

Adapun permasalahan yang sering muncul akibat kurangnya perhatian terhadap
pemeliharaan pada komputer adalah sebagai berikut.:
Komputer sering hang
Harddisk tidak terdeteksi
Komputer tidak masuk windows
VGA Card tidak terdeteksi
Penanggulangan masalah tersebut adalah: Melakukan perawatan secara berkala baik
secara hardware maupun secara software. Perawatan komputer adalah menjaga
komponen-komponen komputer baik itu berupa hardware maupun berupa software dari
hal-hal yang dapat membahayakan komputer. Dengan perawatan yang maksimal, baik itu
perawatan secara hardware ataupun perawatan secara software komputer akan terlindungi
dari hal-hal yang dapat membahayakan atau merusak komputer itu sendiri.

Perawatan komputer perlu di lakukan secara berkala, minimal di lakukan setiap satu minggu
satu kali, tapi akan lebih baik bila di lakukan setiap selesai menggunakan. Karena setiap
selesai mengoperasikan software aplikasi pasti ada file-file sampah yang tersimpan di
harddisk dan akan mengakibatkan komputer menjadi lambat yang akan akan mengganggu
pekerjaan user.

Manfaat perawatan computer, yaitu:
1. Komputer selalu segar dan sehat.
2. Tidak cepat rusak,.
3. User puas dalam mengoprasikannya.
4. Pekerjaan user tidak akan terganggu.
Tujuan perawatan computer, yaitu:
1. Supaya komputer tidak cepat rusak.
2. Supaya komputer selalu cepat bersih.
3. Supaya pekerjaan pengguna tidak terganggu dari hal-hal yang tidak di inginkan.
4. Menghemat biaya, karena dengan perawatan yang berkala komputer akan jarang
untuk di servis.
Perlu kita pahami bahwa apabila kita paham dan mau coba untuk melihara komputer
khususnya untuk bagian perangkat keras (hardware) kita perlu menyiapkan barang-barang
seperti di bawah ini. Namun pada kesempatan ini saya hanya menyampaikan bagaimana
caranya kita memelihara Perangkat Hardware pada komputer jenis Desktop dengan asumsi
relative lebih mudah dibanding Laptop.
Obeng
Obeng merupakan peralatan penting bagi para teknisi komputer, karena dengan alat inilah
teknisi mampu membuka dan melepas komponen dalam PC.
Tang
Jenis tang untuk keperluan teknisi dalam melakukan perawatan komponen PC adalah tang
cucut dan tang kombinasi. Tang cucut banyak digunakan untuk memegang kepala skrup
atau jumper yang kecil. Sedangkan untuk tang kombinasi digunakan untuk memotong kabel
dan keperluan lainnya.
Adapun bahan dan alat pendukung lainny auntuk pemeliharaan Komputer, diantaranya:
Penyedot debu mini (dapat kita beli di toko-toko aksesoris komputer)
Kain Kering atau Tisu
Cairan Pembersih / Cleaner
CD Cleaner
Penyedot Debu Mini
Penyedot debu mini hampir sama dengan kuas yang digunakan untuk menghilangkan debu.
Namun penyedot debu lebih mudah dan lebih bersih. Pada ujung penyedot debu mini
dilengkapi dengan sikat dengan ukuran yang beragam dimaksudkan untuk menyesuaikan
luas sempitnya sudut-sudut pada komponen. Alat ini sangat tepat digunakan untuk
membersihkan rangkaian di mainboard dan di sudut-sudut casing komputer.
Kain Kering Atau Tisu dan Cairan Pembersih
Kain kering atau tisu digunakan untuk membersihkan kotoran cair yang mungkin akibat
softdrink, tinta atau air hujan yang masih segar atau belum mengering. Kotoran cair sangat
berbahaya jika tidak segera dibersihkan karena jenis kotoran ini dapat menghantarkan arus
sehingga dapat mengakibatkan hubungan pendek atau kerusakan fatal pada komponen PC.
Sedangkan Cairan pembersih digunakan untuk membersihkan noda atau kotoran yang
sudah mengering seperti percikan dari tinta printer.
CD Cleaner
CD cleaner prinsip kerjanya sama dengan disk cleaner yaitu dengan menggosok bagian yang
berdebu atau kotor dengan cairan pembersih dengan memanfaatkan putaran. Beda cd
cleaner dengan disk cleaner hanya terletak pada bentuknya yaitu pada cd cleaner
menggunakan sikat kecil atau sirip yang dipasang pada disk.

Di bawah ini akan saya coba untuk menuliskan tahapan atau langkah-langkah dalam
Pemeliharaan Komputer baik untuk Hardware maupun Sofware yang sering atau perlu
mendapat perhatian lebih.

1. Langkah-Langkah Perawatan Komputer secara Hardware.
a. Casing
Casing dapat diibaratkan dengan bangunan atau rumah, dari sebuah komputer, sehingga
kekuatan dan keindahan sebuah komputer secara fisik terletak pada casing PC. Pada casing
PC biasanya terdapat power supply, fan dan led indikator beserta saklar atau tombol-tombol
power dan reset.
Permasalahan yang sering terjadi dalam case komputer adalah debu yang terbawa oleh fan
casing komputer itu sendiri atau sarang serangga. Kotoran tersebut selain menggangu
keindahan juga dapat berdampak jelek pada fan dan komponen lain pada motherboard.
Sehingga perlu dilakukan pembersihan secara rutin.
Alat yang digunakan untuk membersih kan case komputer cukup dengan kuas atau dengan
penyedot debu mini. Untuk bagian sudut terutama bagian depan perlu diperhatikan
pengkabelan yang mudah lepas akibat hentakan terutama pada bagian kabel untuk tombol
saklar. Pada bagian belakang yang perlu dibersihkan adalah pada bagian ventilasi atau
tempat fan. Karena disinilah debu semua mengumpul akibat hembusan angin yang dibawa
oleh fan.


b. CD-Rom dan CD-RW
CD-Rom atau CD-RW merupakan alat yang umum digunakan saat ini untuk membaca dan
menulis data ke CD. CD-Rom dan CD-RW merupakan komponen yang sangat murah
dibandingkan dengan data yang dapat disimpannya. Masalah yang sering mengganggu pada
CD-Rom dan CD-RW terletak pada optik atau lensanya. Langkah yang digunakan untuk
membersihkan optic atau lensa dari debu atau kotoran lain adalah dengan menggunakan CD
cleaner. Prinsip kerja dari CD cleaner mirip dengan disk cleaner, hanya bentuknya saja yang
berbeda.
Langkah-langkah pembersihannya adalah sebagai berikut:
- Operasikan sistem komputer
- Masukkan CD cleaner,
CD cleaner akan berputar dan sikat atau sirip yang melekat pada disk atau piringan akan
menyikat optic atau lensa pada CD-Rom atau CD-RW.
c. Hard Disk
Hard disk merupakan komponen yang penting dalam sebuah komputer, karena sistem
operasi dan semua program beserta data-data tersimpan dalam harddisk. Hard disk
merupakan barang yang mudah rusak. Untuk melakukan perawatan dilakukan dari sisi
hardware dan software.
Untuk perawatan hard disk dari sisi hardware, perlu ditambahkan sebuah fan untuk
mengurangi panas pada hard disk. Fan ini sangat direkomendasikan untuk hard disk dengan
kecepatan 7200 rpm ke atas. Selain itu perlu diperhatikan pengaturan kabel data agar
sirkulasi udara dapat berjalan lancar.
Untuk perawatan dari sisi software, cukup dengan tool-tool yang telah tersedia ketika
menginstall sistem operasi. Tool tersebut meliputi scandisk, dan disk defragmenter. Selain
tool tersebut juga terdapat tool yang digunakan untuk melakukan low-level format. Low
level format digunakan untuk melakukan konfigurasi ulang pada hard disk meliputi
pengaturan head, cylender, dan sector. Low level format merupakan format dari segi fisik.
Untuk masing-masing merk hard disk memiliki program tersendiri untuk low level format.
Untuk merk Seagete mengggunakan SGATFMT4, Quantum menggunkan zerrofill atau zdisk,
maxtor dengan mud dan untuk western digital dengan wd_diag.
Scandisk adalah tool yang digunakan untuk memeriksa struktur file sistem, tabel lokasi file
(file allocation table), dan dapat untuk mengetahui ada tidaknya bad sector. Scandisk akan
berjalan dengan otomatis setiap start jika komputer tidak dimatikan dengan benar atau
terjadi kegagalan listrik.
Disk defragmenter adalah tool yang digunakan untuk mengatur struktur atau tata letak file
sehingga akan mengurangi fragmentasi sebuah space hard disk. Disk defragmenter perlu
dilakukan secara berkala hal ini akan meningkatkan performa sistem dan ruang hard disk.

d. VGA Card
VGA card atau sering disebut display adapter adalah komponen komputer yang difungsikan
untuk mengolah grafik untuk ditampilkan ke dalam layar monitor. Masalah yang sering
timbull dalam VGA card adalah panas yang berlebihan, sehingga untuk mengurangi panas
yang berlebihan perlu diperhatikan heatsink dan fan nya.
Sebagai perawatannya perlu dilakukan pembersihan dari debu atau kotoran yang lain.
Untuk membersihkan fan dan heatsink cukup dengan kuas kecil karena fan pada VGA card
juga kecil, sehingga harus disesuaikan dengan ukuran fan nya. Selain itu VGA card sering
bermasalah pada fan yang berisik atau berbunyi dengan keras. Masalah ini bersumber pada
fan yang tidak kencang atau putaran fan tidak stabil. Selain itu juga dapat disebabkan
dudukan fan yang tidak kuat sehingga tidak dapat menopang fan dengan baik. Untuk
mengatasi hal ini dapat dilakukan dengan membersihkan, dan mengencangkan posisi fan
dengan tepat sesuai dengan posisinya.
e. Memori
RAM merupakan komponen primer dalam sebuah komputer. RAM bertindak sebagai media
penyimpan sementara pada sistem. Besar kecil nya kapasitas RAM tergantung dari
kebutuhan sistem yang akan digunakan oleh program. Semakin besar kapasitas RAM maka
akan semakin cepat dan stabil program tersebut dijalankan. RAM bermacam macam
jenisnya diantaranya yang masih beredar adalah sebagai berikut:
EDO RAM (banyak dijumpai pada komputer lama dan mulai jarang ditemukan), SDRAM, DDR
SDRAM, dan RDRAM. Antara jenis-jenis tersebut berbeda bentuk fisik dan slot pad
motherboard nya. RAM perlu dilakukan perawatan agar selalu bekerja dengan optimal.
Gangguan pada RAM terletak pada konektor atau kaki-kakinya, dimana jika RAM sering
dilepas dan tersentuh oleh tangan dapat menyebabkan korosi bahkan RAM dapat rusak
akibat listrik statis.
Untuk membersihkan RAM dari korosi akibat sentuhan tangan dapat dilakukan dengan
menggunakan cairan pembersih atau cukup dengan karet penghapus dengan cara
menggosokan pada kaki RAM. Selain itu juga perlu diperhatikan pemasangan pada slot
RAM, perlu dipastikan RAM tertancap dengan sempurna karena jika tidak, maka selain RAM
tidak terdeteksi oleh sistem juga dapat mengakibatkan kerusakan RAM.
f. Motherboard.
Motherboard merupakan atau termasuk Hardware (komponen yang nyata bisa dilihat).
Dimana disana terdapat beberapa Slot dan lain sebagainya. Dimana Slot itu merupakan letak
dari komponen-komponen yang lain seperti RAM,Sound card dll. Dan sangat rentan sekali
terhadap kotoran misal debu. Debu merupakan partikel kecil seperti tanah yang sangat
halus sekali yang terbawa oleh angin. Meskipun sangat kecil ukurannya,tapi apabila
dibiarkan terus menerus akan menjadi sebuah masalah yang besar, misal pengerasan debu
itu sendiri dan terhambatnya sirkulasi udara. Didalam CPU termasuk isinya Debu sangat
mengaggu sekali kinerja CPU itu sendiri. Debu juga menyebabkan Suhu yang ada di dalam
CPU meningkat drastis. sehingga menggangu kinerja CPU/Komputer itu sendiri. Sehingga
perlu penanganan khusus pada masalah Debu ini.
Pada Motherboard, Debu juga menjadi musuh baginya.Knapa tidak, seperti yang saya
utarakan tadi yaitu dapat meningkatkan suhu dan menghambat kinerja komponen itu
sendiri. Merawat Motherboard,,, Bagaimana caranya?? humt.....pengen tau yach...oke deeh.
aku kasih tau. menurut pengalaman saya "Bagaimana Sich caranya merawat
Motherboard".... Dalam 1 Bln sekali atau bahkan hanya 2 Minggu sekali saya selalu
menggecek keaadaan CPU saya yaitu bagian dalamnya terutama Motherboard, sebelum
Melakukan perawatan Motherboard, maka terlebih dahulu kita siapkan alat-alat nya :
Kuas
Tisu/Kain halus ini kadang diperlukan kadang tidak
penyedot Debu Mini bisa juga menggunakan Kompresor.
Langkah-langkahnya:
1. Bersihkan Seluruh bagian Motherboard dengan Kuas
2. Setelah itu Gunakan Penyedot Debu Mini atau Kompresor agar Debu yang tersisa
bisa hilang. Kompres atau sedot semua bagian Motherboard sampai benar-benar
bersih.
3. Kain halus digunakan apabila terdapat debu yang sulit dihilangkan yaitu
debu/Kotoran yang sudah mengering. Caranya yaitu Semprot Kain halus atau Tisu
dengan Cairan Pembersih, Setelah itu usapkan pada bagian komponen yang terkena
debu (Debu yang sudah mengering).
4. Setelah semua dikira bersih, kemudian pasang kembali Motherboard kedalam CPU
kembali.
5. Pasang kembali Card-card seperti Ram dll dan Power Spplynya..(Seperti biasa).
6. Gunakanlah Uninterruptible Power Supply (UPS) dan stavolt sebagai pengaman
tegangan listrik sehingga tidak terjadinya pengaruh terhadap kinerja mainboard
apabila terjadi perubahan tegangan listrik secara tiba-tiba.
7. Saat membersihkan agar selalu memperhatikan ada atau tidaknya baut-baut yang
tertinggal di dalam mainboard, apabila ada segera angkat dari tempatnya untuk
menghindari terjadinya hubungan pendek (korslet).
8. Jangan membiarkan komputer tidak digunakan/tidak dihidupkan dalam kurun waktu
yang cukup lama. Usahakan sekurang-kurangnya 3 kali gunakan/dihidupkan dalam
seminggu.






2. Langkah-Langkah Perawatan Komputer pada Software
Memelihara dan merawat perangkat lunak komputer merupakan tugas yang tidak dapat
diabaikan oleh setiap pengguna dan/atau pemilik komputer. Meskipun terkesan sepele,
namun beberapa pengetahuan dasar dalam merawat dan mengelola komputer belum
sepenuhnya dikuasai. Padahal dengan merapikan dan merawat secara rutin perangkat
komputer, dapat menjaga stabilitas bahkan meningkatkan kinerja komputer yang ada.

Pemeliharaan Perangkat Lunak (Software)
Hidup dan matikan komputer sesuai prosedur yang benar. Pada sistem operasi
Windows, lakukan selalu proses Shutdown sehingga saat menghidupkan kembali
komputer tidak terjadi masalah dengan sistem operasi.
Gunakan program bantu anti virus. Dan secara berkala lakukan scanning terhadap
file-file yang ada pada komputer sehingga kemungkinan keberadaan virus dapat
terdeteksi lebih dini. Sebaiknya kurangi transfer dengan media disket.
Lakukan backup data secara berkala. Hal ini berguna untuk menjaga kemanan data,
mengurangi penggunaan kapasitas media penyimpan dan memudahkan
endistribusian data jika dibutuhkan.
Untuk keamanan data gunakan selalu UPS dan Stavolt agar jika sewaktu-waktu aliran
listrik padam, masih ada cukup waktu untuk menyimpan pekerjaan lalu melakukan
Shut Down sesuai prosedur.
Lakukan penataan disk (hard disk drive) secara rutin. Karena seperti telah diuraikan
di muka, proses hapus tulis pada media penyimpan (hard diskdrive), mengakibatkan
susunan atau struktur file menjadi tidak teratur. Gunakan program bantu seperti
Scandisk dan Defrag.
Sebaiknya tidak melakukan instalasi sistem aplikasi yang tidak dibutuhkan walaupun
komputer masih mampu. Semakin padat sistem konfigurasi perangkat lunak pada
sistem operasi, akan memperiambat kinerja komputer.

File Sampah denga menggunakan Software CCLEANER
Yang dimaksud dengan file sampah di sini adalah file yang tidak diperlukan lagi dalam sistem
ini. Periksa dan hapus dengan software ccleaner. Lakukan langkah-langkah di bawah ini:
Membuang sampah-sampah sisa penginstalan dengan ccleaner
Buka software ccleaner
2.2.1 ccleaner
Klik cleaner
2.2.2 ngecleaner
Klik analisis
2.2.3 menganalisis
Lalu klik run cleaner
2.2.4 menghapus
Lalu klik kembali analisis
2.2.5 ngecek
Selesai, semua file sampah telah terhapus.

Menyehatkan Komputer
Tidak hanya bersih, komputer juga perlu sehat. Untuk itu lakukan perawatan dengan
fasilitas yang tersedia pada komputer. Ikuti langkah-langkah berikut:
Klik kanan pada icon My Komputer dan pilih Explore
Klik kanan ikon hard disk drive [C], lalu pilih [Properties]
Klik tab [General] Disini akan teriihat kapasitas hard disk drive, baik yang sudah terisi
maupun yang masih kosong.
Klik tombol [Disk Cleanup] maka secara otomatis komputer akan mencari semua file
yang harus dibuang dari drive [C]
Muncul kotak dialog Disk Cleanup for System (C): dengan daftar file yang bisa
dihapus dari sejumlah folder.
Pastikan memberi tanda centang pada semua kotak File for Delete, lalu klik [OK]. Jika
muncul kotak dialog konfirmasi, klik [Yes]
Kembali ke kotak dialog Properties hard disk drive, klik tab [Tools]. Periksa apakah
ada kerusakan sistem atau tidak dengan meng-klik [Check Now] pada menu Error
Checking.
Muncul kotak dialog Chek Disk System (C), beri tanda centang pada kedua pilihan
[chek disk option]kemudian klik tombol [Start].
Sekarang rapikan susunan file di hard disk drive. Balik ke kotak dialog Properties hard
disk drive, dan klik [Tools], [Defragment Now]. Tujuannya adalah mengumpulkan ke
grupnya masing-masing seluruh file-file yang tercecer sehingga sistem lebih mudah,
cepat, dan lancara saat membuka aplikasi dan file. Tunggu sampai proses selesai.