Anda di halaman 1dari 3

Gingham Check

biarpun aku sangat menyukai dirimu walaupun aku sangat menyukai dir
imu
ku menghindarimu ku slalu menyembunyikannya
ku berjalan dan mendorong spedaku kau yang berjalan mendorong sepe
da
tertawa sakan tak ada masalah tertawa lepas dengan polosnya
jalanan di depan laut sampai ke tempat kerja
tempat kerja part time mu di jalan tepi pantai
sinar mentari membuatku kesal sang matahari menggoda
gieng gaem ceek gieng gaem check
yang engkau kenakan baju lengan pendek
baju lengan pendek oh manis sekali yang dirimu pakai tampak sangat
keren
bahagia namun menyedihkan <<< rasa sayang dan kepedihan
hatiku terasa berantakan <<< hati ini berpola kotak-kotak
gieng gaem ceek gieng gaem check
sperti pattern cinta pola dari cinta
biru putih biru mana yang benar blue white blue mana yang kupili
h
mampukah ku mengungkapkannya apakah ku ungkapkan saja
membingungkan bagaikan gingham check prasaan bimbang ini gingham chec
k
laut di depan mata laut di dekat mata
yang memilih jawabnya dengan warna birunya
hanyalah satu warna biru menceritakan sgalanya
hanya sebuah kata simple saja satu kata sangat sederhana
dulu ku tak mampu ungkapkannya namun tidak dapat aku ucapkan
karna aku penakut karna aku penakut
dengan keadaan sekarang hubungan ini saja
aku sudah mrasa puas aku sudah bahagia
gieng gaem check gieng gaem check
summer yang berlalu musim pun berganti
cardigan yang kau kenakan itu mulai dari kapan cardigan dipaka
i
sudah mungkin terus berjalan meskipun bukan berarti bisa
di jalur ini tuk selamanya menjalani ini sampai kapanpun
gieng gaem check gieng gaem check
kini datang cinta -----> batas waktu cinta
yes or no yes tak dapat memilih ----> yes no yes lewatpun tak apa
karna engkau sangat berharga karna kau teramat penting
ku akan terus menunggumu <<____ sampai tahun depanpun
gingham check gingham check
laut yang berkilauan lautan pun berkilauan
memantulkan smua memantulkan cahaya
rasa yang bercampur menjadi satu perasaanku yang bercampur ini
cahya dan kegelapan sinar dan bayangan
Sakura no Hanabiratachi
Dari jendela kelas terpancar sinar mentari yang indah
Ke kalender musim semi yang kan berlalu
Saat ku pandang demo kelas semua teman sekelasku
Memakai seragam namun tampak dewasa
Semuanya kan pergi menuju masa depannya masing-masing
Diubun nya itu terlihat membentang sayap mimpi
[REFF]
Disaat kelopak bunga sakura bermekaran
Disuatu tempat lonceng harapan mulai menggema
Memberikan kebebasan dan keberanian
Hari esok pada kita
Disaat kelopak bunga sakura bermekaran
Disuatu tempat seseorang pasti sedang berdoa
Pintu menuju kedunia yang baru
Harusnya kau buka dengan tangan sendiri
[Intro]
Kita bertengkar kita menelfon dan kita pun pernah menangis
Hari-hari itu sangat aku rindukan
S'lama ini kesedihan dan kegembiraan bagai jalan
Disaat apapun tak pernah sendirian
Di album foto buku angkatan ku memperlihatkan senyuman
Mengantarkan pergi musim yang berlalu , selamat tinggal...
[REFF]
Kelopak bunga airmata pun terus menetes
Jatuh melewati pipi kemudian mulai pergi
Kutatap langit biru terbentang luas
Menarik napas dalam
Kelopak bunga airmata pun terus menetes
Dengan indahnya sejumlah dengan kenangan yang ada
Tangan kedewasaan didepan matamu
Ayo naiki bersama lambaikan tangan
[ Back to REFF ]
Versi bagus nih:
Di dekat salah satu jendela tergantung sebuah kalender
menandakan waktu yang masih tersisa
di dalam kelas kulihat smua teman2 se kelasku..e
(ntah) mengapa merekah terlihat dewasa
dengan masa depan masing2
kita MEmulai perjalanan ini (KITA)
dan di punggung kita
ter kembang sayap haarapan
setiap kali bunga sakura (pun) bermekaran
di suatu tempat lonceng harapan puun bergema
selalu percaya hari esok
kita melangkah dengan berani
setiap kali bunga sakura (pun) bermekaran
di suatu tempat seseorahang tengah berdoa
hingga sampai (UNTUK) datangnya harihi esok
yang kita gapai dengan usaha
kita sendiri
ada kalanya kita bertengkar dan (JUGA) menangis bersama
namun sekarang, kurindu semua itu
di saat suka maupun duka tlah kita lalui bersama
di stiap saatnya ku tak pernah sendiri
(DI) dalam foto kelulusan kita
(A)kut(MEN)unjukkan senyumanku
namun di saat musim berganti
sayonara
setiap kali airmata menetes keluar
kuterus berjalan dan membiarkannya berjatuhan
kutarik nafasku dalam2
dan meliihat kelangit yang biru
setiap kali air mata menetes keluar
mengingatkanku akan setiap memori terindah
dan juga impian di depan mata(KU)
dan bersama kita pasti
bisa menggapainya