Anda di halaman 1dari 4

8/22/2014 Perencanaan Kota Indonesia: Beberapa Pengertian Stakeholder

http://perencanaankota.blogspot.com/2013/11/beberapa-pengertian-stakeholder.html 1/4
Perencanaan Kota Indonesia, Teori, Konsep, dan Perencanaan Kota Serta Permasalahan Kota Kota di Indonesia
Perencanaan Kota Indonesia
Home Daftar Isi File Skripsi-Tesis Facebook File Kampus
Beberapa Pengertian Stakeholder
Istilah stakeholder telah dipakai oleh banyak pihak dalam hubungannnya dengan berbagai
ilmu atau konteks, misalnya manajemen bisnis, ilmu komunikasi, pengelolaan sumberdaya
alam, sosiologi, dan lain-lain. Lembaga-lembaga publik telah menggunakan secara luas
istilah stakeholder ini ke dalam proses-proses pengambilan dan implementasi keputusan.
Menurut Freeman (dalam Bryson, 2001), stakeholder dalam lingkup bisnis merupakan kelompok atau individu yang
dipengaruhi dan mempengaruhi masa depan perusahaan yaitu pelanggan, pekerja, pemilik, pemerintah, lembaga keuangan
dan kritikus. Sedangkan dalam konteks organisasi, baik di pemerintahan maupun swasta. Bryson (2001), mendefinisikan
stakeholder sebagai individu, kelompok atau organisasi apapun yang dapat melakukan klaim atau perhatian terhadap
sumber daya atau hasil organisasi atau dipengaruhi oleh hasil itu.
Dari sekian banyak stakeholder tidak semuanya harus mendapat perhatian yang sama. Perhatian hanya perlu diberikan
kepada stakeholder utama, karena kunci keberhasilan dalam organisasi publik maupun swasta adalah bagaimana organisasi
tersebut dapat menjamin kepuasan stakeholder utama (pimer) ini (Bryson, 2001). Berdasarkan konsepsi di atas,
pemahaman terhadap stakeholder akan berguna untuk mengetahui secara jelas tentang siapakah stakeholder utama,
bagaimana kepentingan mereka, apa yang akan mereka dukung serta strategi dan taktik yang diperlukan untuk
menghadapinya (Kaufman dalam Bryson, 2001). Selanjutnya dalam upaya melibatkan stakeholder, Soesilo (2000),
mengingatkan:
..... mereka yang paling utama harus diputuskan adalah siapa stakeholder utama kita ?. Penentuan ini sangat penting,
sebab dalam manajemen sektor publik, kita sering memiliki stakeholder yang banyak dan sering tujuan utamanya saling
bertentangan. Bila kita tidak mengetahui, maka kita akan terombang ambing dalam kebingungan......

Identifikasi Stakeholder
Tujuan kegiatan ini adalah mengidentifikasi dan mengkategorisasi stakeholder baik yang berkaitan dengan dampak, manfaat
dan kepentingan. Identifikasi dilakukan dengan memetakan masalah dan lokasi sehingga ditemukan masyarakat sebagai
stakeholder utama, kemudian mengaitkan masalah baik dari segi kepentingan, pemihakan dan kewenangan yang dimiliki
oleh aktor-aktor baik pemerintah maupun non pemerintah.
Pemetaan Masalah dan Stakeholder
Pemetaan ini merupakan pendalaman dari kegiatan identifikasi stakeholder, yang dilakukan melalui wawancara dan diskusi
terfokus. Informasi yang dikumpulkan menyangkut isu yang relevan dengan kebijakan, program, dan proyek, pemahaman
stakeholder, sikap, alasan dan kepentingan mereka, jaringan mereka, posisi dan kekuatan pengaruh serta usulan-usulan
mereka.
Search
Air Bersih Sampah dan Sanitasi (7)
Best Practices (29)
dari Media
untuk Kita (26) Ekonomi
Regional (5) Embed File (13) Good Governance
(7) Jalan dan Transportasi
(35)
Kawasan Industri (20)
Kawasan Perkotaan (19) Kawasan Pesisir (22)
Kebencanaan (6) Kebijakan dan Peraturan (19)
Kerjasama Antar Daerah (5)
Kesejahteraan Masyarakat (17)
Lingkungan (15) Metode Analisis
(9) Pariwisata (18)
Pembangunan
Berkelanjutan (13) Pemberdayaan Masyarakat (5)
Pengembangan Wilayah (10) Peran
Serta Masyarakat (22) Peremajaan Kota (9)
Perencanaan Kota (35)
Perkembangan Kota (21) Permukiman
Kumuh (12)
Perumahan dan Permukiman (17)
Profil Kota dan Kabupaten (6)
Reklamasi Pantai (7) Rencana Tata Ruang (18)
Ruang Publik (7) Ruang Terbuka Hijau (RTH) (14)
Sarana Prasarana (14)
Sejarah dan Budaya Kota (13)
Tanah
dan Lahan (11) Tata Guna Lahan (14) Teori Lokasi (9)
Tinjauan Teori (44)
Age-fri endl y Ci ti es (1)
American Palnning Association (APA) (3) Analisis SWOT (2) Banjir
dan Genangan (4) Corporate Soci al
Responsi bi l i ty (CSR) (1) Dampak Pembangunan (2)
Desa Wi sata (1) Ef ektivitas (2)
Evaluasi (4)
Hutan (4) Implementasi (2)
Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) (4) Kamus
Penataan Ruang (3) Kawasan Beri kat (Bonded Zone) (1) Kawasan
Budidaya (3) Kawasan Li ndung (1)
Kawasan Perdagangan dan Jasa (3) Kawasan Perdesaan (3)
Kemiskinan (3) Kerjasama Pemerintah
dan Swasta (2) Kota
Pusaka (2) Kota Sehat (4) Kota Tambang (1) Kumpulan Abstrak
Penelitian (2) Lai n Lai n (1)
Mobi l i tas Penduduk (1) Musrenbang (1) Pasar
(4) Pel estari an Bangunan dan Li ngkungan (PBL) (1)
Penataan
Ruang (3) Pencemaran (2)
Perizinan Pemanf aatan
Lahan (IMB) (3)
Permukiman Nelayan (3) Persepsi (1) Perubahan Ikl i m
(Cl i mate Change) (1) PKL
(1) Pulau Pulau Kecil (3) Regenerasi
Kota (1)
Ruang
Terbuka Non Hijau (2) Rumah Susun (1)
Smart City (4) Smart Growth
(3) Stakehol der (1) Sungai (3) SymbioCity (2) Taman Kota (1)
Terminal (4) Transmigrasi (3) Zonasi
(2)
Pengertian Tata
Pemerintahan Yang Baik
(Good Governance)
Reklamasi Pantai:
Pengertian dan Tujuan
Reklamasi Pantai
Beberapa Konsep
tentang Kesejahteraan
Konsep Dasar dan
Langkah dalam Analisis
SWOT
Beberapa Teori Tentang
Implementasi Program
atau Kebijakan
Manfaat dan Dampak
Reklamasi Pantai
Ruang Terbuka Hijau
Memiliki Tiga Fungsi
Penting
Tujuan Perencanaan dan
Pembangunan Kawasan
Industri (Industrial
Estate)
Kebijakan dan Strategi
Nasional Perumahan
dan Permukiman
(KSNPP)
Pengertian Teori
Popular Posts
Lainnya

Blog Berikut
8/22/2014 Perencanaan Kota Indonesia: Beberapa Pengertian Stakeholder
http://perencanaankota.blogspot.com/2013/11/beberapa-pengertian-stakeholder.html 2/4
Newer Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)
Labels: Stakeholder, Tinjauan Teori
Kategori Stakeholder
Berdasarkan kekuatan, posisi penting, dan pengaruh stekholder terhadap suatu isu, stakeholder dapat diketegorikan
kedalam beberapa kelompok. Ramirez dalam Buckles, D, 1999 (dalam http://www.suarapublik.org/Artikel/index.html),
mengelompokkan stakeholder kedalam stakeholder primer, sekunder dan stakeholder kunci. Sebagai gambaran,
pengelompokan tersebut dapat dikemukakan kelompok stakeholder sebagai berikut :
a. Stakeholder primer
Stakeholder primer merupakan stakeholder yang memiliki kaitan kepentingan secara langsung dengan suatu kebijakan,
program dan proyek. Mereka harus ditempatkan sebagai penentu utama dalam proses pengambilan keputusan.
b. Stakeholder sekunder
Stakeholder sekunder adalah stakeholder yang tidak memiliki kaitan kepentingan secara langsung terhadap suatu kebijakan,
program, dan proyek pemerintah (publik), tetapi memiliki kepedulian dan keprihatinan sehingga mereka turut bersuara dan
berpengaruh terhadap keputusan legal pemerintah.
c. Stakeholder kunci
Stakeholder kunci merupakan stakeholder yang memiliki kewenangan secara legal dalam hal pengambilan keputusan.
Daftar Pustaka:
Bryson, John, M 2001. Perencanaan Strategis bagi Organisasi Sosial. Edisi Bahasa Indonesia. Pustaka Pelajar Offset,
Yogyakarta.
Buckles, D, 1999. Cultivating Peace, Conflict and Collaboration in Natural Resource Management. WBI Washinton, DC,
USA.
Soesilo, 2000. Reformasi Pembangunan dengan Langkah-Langkah Manajemen Strategik. UI, Jakarta.
Sumber:
Tesis Agus Suyatno, Persepsi Stakeholder Terhadap Dampak Kebijakan Kawasan Berikat Pulau Batam Dari Aspek Fisik,
Sosial Dan Ekonomi (Magister Perencanaan Kota dan Daerah (MPKD-UGM Tahun 2005)
Tabel Pemetaan Stakeholder (Stakeholder mapping)
251 people like this. Sign Up to see what your f riends like. Like Share

Recommend this on Google
Post a Comment
Create a Link
No comments:
Links to this post
Evaluasi dalam
Penelitian
Perencanaan Kota Indonesia
Karakteristik Industri
Dalam pelaksanaannya karakter industri dapat berupa
kompleks industri, estet indsutri, lahan peruntukkan
industri, kawasan berikat, permukiman industri kecil,
sentra industri kecil dan sarana industri kecil. Adapun
pengertianmasing-masing bentuk lokasi industri tersebut
sesuai dengan hasil rapat ker...
Kebijakan Pengembangan Kawasan Industri
Pengembangan kawasan merupakan salah satu upaya
dalam rangka pembangunan wilayah atau daerah dan
sumber daya (alam, manusia, buatan dan teknologi)
secara optimal, efisien, dan efektif. Pengembangan
kawasan ini dilakukan dengan cara menggerakkan
kegiatan ekonomi dan mengakumulasikan berbagai
kegiatan...
Dasar Penentuan Lokasi Industri
Pendekatan kebijakan industrialisasi tidak terlepas dari
paradigma pertumbuhan (growth paradigm.) yang
berorientasi pada produski (production centered
development), di mana industrialisasi dianggap sebagai
motor penggerak dari produksi Nasional. Bahkan para ahli
ekonomi mengemukakan bahwa industri m...
Efektivitas Implementasi IMB
Secara etimologis efektivitas berasal dari kata
effectiveness yang berarti taraf sampai yaitu sejauhmana
suatu kelompok mencapai tujuannya (Soekanto, 1983 : 96).
Menurut Emerson bahwa efektivitas adalah pengukuran
dalam arti tercapainya sasaran dan tujuan yang telah
ditentukan sebelumnya (Emerson, d...
Perijinan Pemanfaatan Lahan Kota Tangerang (Tahun
2003)
Perizinan pemanfaatan lahan adalah salah satu bentuk
pengendalian penggunaan lahan yang bertujuan untuk
menjaga agar penggunaan lahan dapat berlangsung
sesuai dengan fungsi lahan yang telah ditetapkan dalam
rencana tata ruang kota yang disepakati antara rakyat dan
pemerintah; merupakan kebijakan ope...
Pengendalian Pemanfaatan Lahan Kota
Sebagaimana maksud pembangunan berkelanjutan yaitu
pembangunan yang mampu memenuhi kebutuhan masa
kini tanpa mengabaikan kemampuan generasi mendatang
dalam memenuhi kebutuhan mereka, bahwa
pembangunan yang membutuhkan sumber daya tidak
terbatas dihadapkan pada ketersediaan sumber daya yang
serba ter...
Paradigma Foley dalam Penataan Ruang Kota
Untuk menghindari pergeseran pemanfaatan ruang, maka
rencana pemanfaatan ruang yang disusun perlu
akomodatif terhadap kepentingan pasar, serta
mempertimbangkan kepentingan umum. Faktor yang
penting yang mendasari hal tersebut mencakup
pertimbangan kesehatan dan keselamatan
mempertimbangkan aturan da...
Pengertian Kota Menurut Bintarto (1977) dan Branch (1995)
Untuk menentukan suatu batasan atau definisi kota
tidaklah mudah. Terdapat beberapa pandangan tentang
kota. Bintarto (1977) mengatakan bahwa kota dapat
diartikan sebagai suatu sistem jaringan kehidupan
manusia yang ditandai dengan kepadatan yang tinggi dan
diwarnai dengan strata sosial ekonomi yang ...
Pengertian dan Paradigma pembangunan
Pengertian Pembangunan Pembangunan merupakan
usaha yang dilakukan untuk menuju suatu keadaan yang
lebih baik di masa yang akan datang. Pada tataran sebuah
negara, maka pembangunan merupakan upaya yang
dilaksanakan untuk membawa rakyat kepada keadaan
yang lebih maju, sejahtera dan mandiri. Mengutip p...
Deskripsi Program Pengembangan Prasarana Perdesaan
(P2D)
Program P2D merupakan kelanjutan dari pelaksanaan
kegiatan Pembangunan Prasarana Pendukung Desa
Tertinggal (P3DT), melalui penguatan proses
pemberdayaan masyarakat dengan penyediaan prasarana
pendukung pembangunan sosial ekonomi perdesaan.
Sedangkan prasarana yang dibangun meliputi 3 (tiga)
kategori...
Konsep Implementasi
Implementasi sebagai suatu konsep, dijelaskan oleh Lane
(1995) dalam Firmansyah (2003) bahwa secara formal
pengertian dari implementasi dapat dibagi dalam dua
bagian yaitu Implementation = F (intention, output, and
outcome), artinya implementasi merupakan suatu fungsi
yang terdiri atas maksud dan tu...
Konsep Pengukuran Efektivitas
Efektivitas adalah jawaban dari pertanyaan apakah hasil
yang diinginkan telah tercapai (Dunn, 2003). Di bagian lain
dia menjelaskan bahwa efektivitas berkenaan dengan
apakah suatu alternatif mencapai hasil (akibat) yang
diharapkan atau mencapai tujuan dari diadakannya
tindakan, dan berhubungan erat ...
Konsep Evaluasi
Menurut kamus besar Bahasa Indonesia, evaluasi adalah
penilaian hasil. Bryant dan White (1989) mendefinisikan
evaluasi adalah upaya untuk mendokumentasikan dan
menilai tentang apa yang terjadi dan mengapa hal itu
terjadi atau dengan kata lain evaluasi adalah upaya untuk
mengetahui hubungan atau kait...
Last Posting
8/22/2014 Perencanaan Kota Indonesia: Beberapa Pengertian Stakeholder
http://perencanaankota.blogspot.com/2013/11/beberapa-pengertian-stakeholder.html 3/4
Konsep Partisipasi Masyarakat
Partisipasi menurut Khairuddin (2000), berarti mengambil
bagian. Selanjutnya Hoofsteede (1971) dalam Khairuddin
(2000), menyatakan bahwa partisipasi berarti ambil bagian
dalam suatu tahap atau lebih dari suatu proses. Lebih
lanjut Hoofsteede membagi partisipasi menjadi 3 (tiga)
tingkatan, yaitu :Par...
Pendekatan Pembangunan Bertumpu pada Masyarakat
Menurut Sumodiningrat (1999), paradigma pembangunan
secara keseluruhan sejak Repelita VI bergeser ke arah
tercapainya pembangunan yang berpusat pada manusia
(people centered development). Pelaksanaan paradigma
tersebut telah dituangkan dalam kebijaksanaan arah baru
pembangunan nasional yang mensyara...
Sikap Penerimaan Masyarakat
Menurut La Pierre, dalam Azwar (1995) ada 3 tahapan
respon yang muncul dalam mengetahui sikap masyarakat
yaitu :Respon kognitif (respon perseptual dan pernyataan
mengenai apa yang diyakini) merupakan representasi apa
yang dipercayai oleh individu si pemilik sikap.Respon
afektif (respon syaraf simp...
Pengertian Sosio-Spasial
Sosio berasal dari bahasa Inggris socios/social yang
artinya perhimpunan/masyarakat sedangkan
spasial/spatial berarti hal yang berhubungan dengan
ruang/tempat (Echols & Shadily,1992). Jadi pengertian
sosio-spasial adalah sesuatu yang berkaitan dengan
aktivitas masyarakat dalam pemanfaatan ruang ya...
Pengelompokan Industri
Chenery dan Watanabe (dalam Arsyad, 1993 dikutip dari
Hasvia,2000:22), lebih jauh membedakan industri ke
dalam 4 kelompok, yaitu :Kelompok industri yang hanya
menghasilkan barang setengah jadi saja sedangkan
prosesing akhir dilanjutkan di tempat lain.Industri yang
bisa menghasilkan barang jadi. Ind...
Teori Pemilihan Lokasi Industri
Berdasarkan pengembangan dari pendapat Robinson
dalam Daldjoeni (1997:58) ada sejumlah faktor yang ikut
menentukan keberadaan lokasi industri, yaitu:Faktor
geografis; termasuk lokasi bahan baku, suplai air,
dll.Faktor sosial-budaya; termasuk suplai tenaga kerja,
daerah pemasaran, aktivitas ekonomi...
Pengertian Lahan dan Perubahan Guna Lahan
Pengertian LahanPengertian lahan menurut Jayadinata
(1999:10) merupakan tanah yang sudah ada
peruntukannya dan umumnya dimiliki dan dimanfaatkan
oleh perorangan atau lembaga untuk dapat diusahakan.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); Menurut
Chapin dan Kaiser (1979, dalam Pri...
Faktor-faktor Penyebab Terjadinya Pelanggaran
Pemanfaatan Ruang
Menurut Budihardjo (1997: 28), bahwa lemahnya kekuatan
hukum yang mendukung penataan ruang dan pengelolaan
wilayah sangat berpengaruh pada implementasi produk
pengendalian tata ruang, karena adanya tekanan dari
kekuasaan dari penguasa atau dari pejabat kalangan atas.
Di Indonesia legalisasi produk p...
Perijinan Pemanfaatan Ruang
Perijinan pemafaatan ruang adalah salah satu bentuk
pengendalian pemanfaatan ruang yang bertujuan agar
pemanfaatan ruang dapat berjalan sesuai dengan fungsi
ruang yang ditetapkan dalam rencana tata ruang yang telah
disepakati oleh pemerintah dan masayarakat, yang
merupakan kebijakan operasional pema...
Cara Pengendalian Guna Lahan Perkotaan
Green (1981:28), membagi bentuk pengendalian
penggunaan lahan ke dalam 2 (dua) kelompok bahasan
yaitu pengendalian perencanaan (planning control) dan
pengendalian bangunan (building control).1. Pengendalian
Perencanaan (planning control)Pengendalian
perencanaan (planning control) menurutnya dapat be...
Tata Guna Lahan Perkotaan
Pengertian LahanTejoyuwono (1986: 28-29), mengatakan
bahwa lahan adalah merupakan keseluruhan kemampuan
muka daratan beserta segala gejala di bawah
permukaannya yang bersangkut paut dengan
pemanfaatannya bagi manusia. Pengertian tersebut
menunjukan bahwa lahan merupakan suatu bentang alam
sebagai mo...
Program Pemberdayaan Eonomi Masyarakat Pesisir
(PEMP)
Program Pemberdayaan Eonomi Masyarakat Pesisir
adalah salah satu program unggulan dari Departemen
Perikanan dan Kelautan dalam rangka pengemangan dan
pemanfaatan potensi ekonomi di daerah secara
optimal. Program ini ditujukan untuk mengembangkan
masyarakat pesisir yang mata pencahariannya bersumber
...
Subscribe To
Posts
Comments
Followers


410,666
Total Pageviews

8/22/2014 Perencanaan Kota Indonesia: Beberapa Pengertian Stakeholder
http://perencanaankota.blogspot.com/2013/11/beberapa-pengertian-stakeholder.html 4/4
Join this site
with Google Friend Connect
Members (85) More
Already a member? Sign in
Follow by Email
Email address... Submit


Simple template. Powered by Blogger .