Anda di halaman 1dari 14

Komplikasi Tumor Otak

I Nyoman Yesaya Cavin


Fak. Kedokteran Univ. Kristen
Indonesia
Didasarkan Atas
Gejala efek massa tumor
Lokasi / daerah tumor tersebut

Gejala Efek Massa
Peningkatan tekanan intrakranial
Nyeri Kepala, terutama pada pagi hari
Vertigo, terutama tumor berada pada infratentorial
Muntah proyektil
Gangguan kepribadian
Mudah lelah
Kurang perhatian
Menarik diri
Lamban dalam bersikap / masa bodoh
Gangguan emosi yang labil
Mudah marah
Tidak bisa diam
Kejang umum, terutama pada daerah supratentorial
Gejala Efek Massa
Gangguan okuler
dilatasi / edema papil sampai atrofi papil
gangguan lapangan pandang
Diplopia
Gangguan Visus
Gangguan Vital-Sign
Bradikardia
Hipertensi Systelik
tachypnoe
Gejala Kerusakan Fokal
Dibagi Atas:
Lesi Supratentorial
Lesi Lobus Frontalis
Lesi Lobus Parietalis
Lesi Lobus Temporalis
Lesi Lobus Oksipitalis
Lesi Hipotalamus
Lesi Pada Sinus Kavernosus

Lesi Infratentorial
Lesi Batang Otak
Lesi Serebelum

Lesi Lobus Frontalis
Kelemahan lengan, tungkai, dan wajah kontralateral
Afasia motorik
Perubahan kepribadian
Tingkah laku
Anti sosial
Kehilangan pengendalian diri
Kehilangan kemampuan
Penurunan intelegensi
Dimensia, jika korpus kalosum kena

Jika lesi pada lobus frontalis akan mengakibatkan sindroma foster-
kennedy dengan gejal:
Anosmia ipsilateral
Atrofi papil ipsilateral
Papil edema kontralateral
Perubahan kepribadian
Lesi Lobus Parietalis
Gangguan sensibilitas
Ketajaman perabaan
Topognosis
Gangguan lapang pandang (quadianopsia homonim inferior)
Disorientasi kiri-kanan, finger agnosia, akalkulia, agrafia, lesi pada
dominan girus supramarginalis
Apraksia dan agnosia, lesi pada hemisfer non dominan girus
angularis
Lesi Lobus Temporalis
Afasia sensorik wirnicke
Gangguan lapang pandang (quadianopsia homonim posterior)

Lesi Lobus Oksipitalis
Gangguan lapang pandang (hemianopsia homonim)

Lesi Hipotalamus
Gangguan fungsi endokrin
Gangguan regulasi tempratur tubuh
Gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit

Lesi Sinus Kavernosus
Melibatkan gangguan pada:
Nervus III Okulomotorius
Nervus IV Trokhlearis
Nervus VI Abdusen
Menyebabkan antara lain:
Perubahan sikap bola mata :
Ptosis
Strabismus
Nistagmus
Eksoftalmus
Enoftalmus
Diplopia
Deviasi konjugee
Pergerakan bola mata
Pupil yang terganggu (bentuk, ukuran, reflek abnormal)
Lesi Infratentorial
Gejala lesi batang otak akan mengganggu:
saraf otak (N III N XII)
Gangguan Jaras motorik
Gangguan sensorik alternans
Tremor
Hiccup (kecegukan)
Penurunan kesadaran

Gejala lesi serebelum:
Gangguan koordinasi
Gangguan keseimbangan
Tremor intension
nistagmus
Referensi
Buku Ajar Ilmu Penyakit Saraf, Univ.
Airlangga
Neurologi Klinis Dasar, Dian Rakyat 2012
Terima Kasih