Anda di halaman 1dari 14

MANAJEMEN KELAS

A. Pengertian
Manajemen merupakan istilah yang maknanya sangat luas.
Manajemen bisa dimasukkan sebagai sebuah seni sehingga
pengertiannya bisa dimaknai sebagai sebuah kemampuan atau
keahlian yang berhubungan dengan aktiftas manusia. Sisi lain
manajemen adalah ketika memasukkannya menjadi bagian ilmu
pengetahuan maka manajemen diartikan sebagai suatu teknik
atau cara yang digunakan untuk mengimplementasikan berbagai
data atau fakta serta teori akan sesuatu.
Pendapat Frederic W. Taylor bisa dipaparkan disini
menyangkut prinsip-prinsip manajemen jika ditinjau dari sisi
pembelajaran. Prinsip tersebut memuat empat hal penting yaitu
!. Seseorang yang mempelajari manajemen harus dapat me-
mahami tentang deskripsi tugas apa yang harus dikerjakan-
nya serta mampu mengembangkan cara mencapai hasil
yang optimal.
". Pembelajar manajemen harus mampu pula menemukan ca-
!
ra-cara penyelesaikan suatu tugas # aktiftas yang paling e-
fektif yang kemudian dituangkan dalam suatu standar baku
prosedur operasional kegiatan.
$. Pembelajar manajemen harus mampu bekerja sama dengan
orang lain untuk menyelesaikan suatu tugas # aktiftas serta
dapat membimbing timnya dalam memahami standar opera
sional kegiatan yang telah ditetapkan.
%. Pembelajar manajemen juga harus dapat membuat ukuran
standar pencapaian hasil kegiatan disesuaikan dengan situa
si dan kondisi yang berlaku saat itu &''( "))*+.
,ata -kelas. yang dimaui disini sebenarnya sangat rancu
jika hanya menggunakan defnisi kata yang sebagaimana tertulis
tersebut. ,arena sebenarnya yang diinginkan dalam pembahasan
kali ini adalah kelas dalam pemahaman sebagai -ruang kelas.
sebagai bagian dari suatu sekolah. Sehingga pendefnisiannya
pun mengarah pada pengertian ruang kelas yang dalam bahasa
inggrisnya menjadi sebuah kata baku -classroom.. Secara
sederhana istilah ini menggambarkan suatu ruangan bagian dari
"
sekolah baik formal maupun informal yang didalamnya terdapat
proses pembelajaran serta pelaku pembelajaran itu sendiri yakni
guru dan murid.
!
Manajemen kelas merupakan kemampuan( keterampilan
dan sistematika pembelajaran untuk menciptakan iklim belajar
yang baik dengan terlebih dahulu memahami kondisi fsik( sosio
emosional maupun organisasionalnya yang bertujuan agar
terjadinya interaksi dua arah yang memunculkan take and give
&saling memberi dan menerima+ antara pendidik dan peserta
didik.
Pada dasarnya suatu manajemen yang baik harus didukung
dengan adanya kinerja pendidik yang baik pula. /alam hal ini
kinerja pendidik merupakan kemampuan dan usaha pendidik
untuk melaksanakan tugas pembelajaran sebaik-baiknya dalam
perencanaan program pembelajaran. ,etika seorang pendidik
kinerjanya sudah baik( maka pendidik tersebut akan memiliki
perilaku yang mengarah ke produkti0itas manajemen pendidik.
Produkti0itas manajemen mencakup sikap mental patriotic yang
memandang hari depan secara optimis dengan berakar pada
! /isarikan dari pemahaman classroom menurut situs pencari internet yang
beralamat di http##111.ans1ers.com ( diakses pada 2 3pril ")!! pukul
)".)) W45
$
keyakinan diri bah1a hari ini adalah lebih baik dari hari kemarin
dan hari esok adalah lebih dari hari ini.
"
B. Tujuan
Secara garis besar manajemen kelas memiliki beberapa
tujuan yang pada intinya merupakan suatu proses pengelolaan
seorang pendidik di dalam kelas. Tujuan tersebut antara lain
!. Me1ujudkan situasi kelas yang baik. Seorang pendidik harus
mampu mengelola bagaimana kelas itu menjadi hidup
atau interaktif( sehingga
pembelajaran terkesan aktif( kreatif( edukatif atau bahkan
menyenangkan &P3,6M+.
". Menghilangkan hambatan kegiatan belajar mengajar. Salah
satu hambatan dalam kegiatan belajar mengajar adalah
kurang pro aktifnya sis1a( dalam hal ini pendidik harus
mampu merangsang minat belajar sis1a.
$. Mengelola fasilitas kegiatan belajar mengajar dengan baik.
Pendidik dengan berbagai cara harus mampu memanfaatkan
"
Muchdarsyah, Produktivitas Apa dan Bagaimana, Bumi Aksara, Jakarta, 2008, hal.1.
%
fasilitas yang ada dalam pembelajaran( seperti dengan
adanya alat peraga.
%. Membina dan membimbing sis1a sesuai karakteristik budaya
dan sifat indi0idunya.
$
Sebuah tujuan apapun tidak akan tercapai tanpa adanya
usaha. /alam hal ini peran pendidik sangat menentukan dalam
proses pencapaian tujuan manajemen kelas tersebut.
Sebuah penelitian tentang seberapa pentingnya peran
pendidik &guru+ dalam sebuah proses pembelajaran
menyebutkan bah1a pencapaian hasil pembelajaran sis1a
&peserta didik+ akan lebih optimal jika guru mampu menjadi
sosok yang dapat mengarahkan sis1a melalui strategi
pembelajaran yang sesuai untuk belajar lebih efektif dan efsien.
Meskipun di sisi lain( kemampuan sis1a juga tidak terlepas dari
proses pembelajaran itu sendiri. ,etika dua faktor ini yakni guru
dan kemampuan sis1a dibandingkan( maka ternyata peran guru
dapat meningkatkan persentase pencapaian hasil hingga hampir
$
attah, !andasan Mana"emen Pendidikan, #osda $arya, Bandung, 200%, hal. &'.
7
mencapai 7)8 dibandingkan proses pembelajaran yang hanya
mengandalkan kemampuan sis1a saja.
%
C. Kegiatan Manajemen Kelas
Manajemen kelas merupakan suatu rangkaian kegiatan
pengelolaan kelas yang tentunya memiliki cara dalam mengatur
kegiatan tersebut. /alam hal ini kegiatan pengelolaan terbagi
dalam beberapa kegiatan yaitu mengatur manusia dari segi
tingkah laku( disiplin( perhatian( minat atau gairah belajar dan
kerjasama dalam suatu kelompok.
/alam menga1ali kegiatan kelas( hendaknya pendidik dan
peserta didik terlebih dulu menyepakati aturan dan prosedur
kegiatan yang berlaku selama proses pembelajaran. 3turan dan
prosedur tersebut dapat disusun sedemikian rupa sehingga
setiap indi0idu akan merasa nyaman baik sebelum( selama
maupun sesudah proses pembelajaran. Salah satu contoh aturan
yang bisa diterapkan terlihat pada bagan di ba1ah ini
7
% 9asil penelitian ini dapat dilihat pada buku :lassroom Management thats
Works( ;obert <. Mar=ano( 3S:/->S3( "))$
7 /isarikan atas bacaan yang tertulis pada (and)ook o* +lassroom
Management thats ,orks( ;obert <. Mar=ano et al( 3S:/->S3( "))7
?
:ontoh bagan aturan pembelajaran
Hak setiap orang dalam ruang
kelas
!. Setiap sis1a punya hak untuk
diperlaku-
kan secara terhormat
". @uru juga memiliki hak untuk
dihargai
dan diperlakukan terhormat
$. Setiap indi0idu memiliki hak
untuk mera
sa nyaman dalam lingkungan
belajar
%. Setiap indi0idu menunjukkan
perilaku
terpuji dalam lingkungan
belajar
Menjadikan ruang kelas
naman
!. Memperhatikan saat ada yang
berbicara
". Melaksanakan sesuai petunjuk
yang ada
$. Perlengkapan diri sesuai
dengan hal
yang akan dipelajari saat itu
%. Telah berada di tempat belajar
saat 1ak
tu telah menunjukkan mulai
belajar
7. 3ktif selama proses
pembelajaran
?. 5erfkir sebelum bertindak
Selain itu kegiatan pengelolaan dalam manajemen kelas
mengarah pada fasilitas pendukung proses pembelajaran dikelas(
seperti 0entilasi udara( pencahayaan( adanya kenyamanan(
posisi tempat duduk dan bagaimana sis1a ditempatkan dalam
tempat duduk. 9al ini mustahil berhasil kalau tidak adanya
pengelolaan yang didasari oleh manajemen yang baik( maka
setidaknya pendidik harus memiliki dasar dari manajemen itu
agar dapat meciptakan pembelajaran di kelas yang kondusif dan
interaktif.
Pengelolaan kelas akan berhasil jika di dalamnya memiliki
daya dukung yang baik. /alam hal ini pengelolaan kelas yang
A
baik dipengaruhi oleh beberapa factor pendukung( seperti
dengan adanya kondisi fsik yang meliputi ruangan kegiatan
pembelajaran( adanya tempat duduk yang baik( pengaturan
cahaya dan 0entilasinya atau dengan pengaturan posisi tempat
untk barang. 9al lain yang mempengaruhi adalah kondisi sosio
emosional yang intinya meliputi tipe leadership#kepemimpinan
pendidik( sikap dan suara pendidik atau pembinaan hubungan
baik yakni dengan adanya buku laporan pendidikan.
Selain itu dalam manajemen kelas terdapat beberapa
aspek yang mendukung terciptanya pengelolaan yang baik( yaitu
pendidik dapat mengecek kejadiran atau mengabsen(
mengumpulkan( memeriksa dan menilai hasil pekerjaan peserta
didik( adanya pendistribusian alat-alat dan bahan ajar(
in0entarisir informasi dari peserta didik( mencatat dan
pemeliharaan arsip-arsip juga menyampaikan materi
pembelajaran dan pemberian tugas.
!. E"aluasi Pem#elajaran di kelas
5eberapa prinsip dalam suatu e0aluasi pembelajaran
dikemukakan sebagai berikut
!. ;umuskan tujuan-tujuan instruksional secara khusus
sehingga sasaran e0aluasinya lebih tepat.
2
". 3dakanlah e0aluasi secara berkelanjutan sesuai dengan
aspek yang telah dipelajari saat itu.
$. Pergunakanlah soal-soal obyektif dalam praktek pelajaran
karena penilaiannya akan lebih obyektif pula.
%. /alam memberikan nilai hindari faktor-faktor penyerta
lainnya( seperti ucapan seorang peserta didik selama di
ruang kelas ataupun bentuk tulisannya yang sulit terbaca
atau sebaliknya tulisan yang sangat rapi dan mudah dibaca.
7. Sifat soal e0aluasi hendaknya memenuhi unsur 0aliditas
&mengukur apa yang telah diajarkan dan apa yang
diharapkan dapat diketahui oleh peserta didik+ dan
reliabilitas &soal-soal yang serupa dapat memberikan hasil
yang sama untuk semua peserta didik di kemudian hari+.
?
E. Masala$ Manajemen Kelas dan Pen%ega$anna
Setiap kegiatan yang dimunculkan dalam
penyelenggaraannya akan selalu menemukan masalah. Masalah
tersebut dapat muncul dari dari dalam penyelenggara atau dapat
muncul juga dari luar penyelenggara. Masalah yang muncul
? /isarikan dari modul perkuliahan Mana"emen $elas )agi para guru dan
calon guru( /rs.'.3. 3metembun( 4,4P 5andung( !*2!.
*
dalam manajemen kelas banyak bersifat naturant 6Bect yakni
efek dari
alam seperti dari lingkungan sekitar( kemudian substansif
maupun kontekstual.
>ntuk mencegah masalah-masalah tersebut( ada dua
usaha yang dapat dilakukan yaitu dengan bersifat prefentif
seperti dengan peningkatan kesadaran diri sebagai pendidik
maupun peserta didik( peningkatan kesadaran peserta didik(
sikap polos dan tulus pendidik( mengenal alternati0e pengelolaan
dan menciptakan kontrak sosial.
,emudian usaha yang bersifat korektif atau penyembuhan
yaitu dengan mengidentifkasi suatu masalah yang muncul(
kemudian menganalisa dan menilai alternatif-alternatif
pemecahan masalah tersebut sehingga mendapatkan balikan
dari permasalahan yang dipecahkan.
>saha-usaha pencegahan itu dapat dilakukan kerjasama
dari seluruh ci0itas yang berada di dalam kelas. Sehingga usaha
ini tidak akan berhasil ketika salah satu pihak tidak
mendukungnya bahkan sampai tidak mau melakukannya.
&. Penutup
!)
Manajemen ,elas dilakukan sebagai bentuk tanggung
ja1ab pendidik dalam mencapai hasil pembelajaran yang lebih
optimal. Penerapan manajemen kelas telah dilakukan sejak hari
pertama memulai proses pembelajaran di ruang kelas. <ika hari
pertama telah memberikan kesan yang mendalam( maka peserta
didik diyakini akan mampu mengikuti proses pembelajaran
selanjutnya dengan efektif dan efsien.
Pendidik menjadi faktor penting dalam keberhasilan suatu
proses pembelajaran di ruang kelas. 9al ini menuntut setiap
pendidik menjadi indi0idu yang berkepribadian terpuji.
Sebagaimana ucapan salah seorang ahli pendidikan 5ro1n
-he impact o* your personality on the childs results in his
)ehaviour .$epri)adian pendidik akan )erim)as pada perilaku
yang ditun"ukkan oleh peserta didik/
Kepustakaan
!. 6ncyclopedia of Management( ?th edition( @ale 6ngage
Cearning( "))*.
". http##111.ans1ers.com ( diakses pada 2 3pril ")!!(
pukul )".)) W45
$. Muchdarsyah( Produkti0itas 3pa dan 5agaimana( 5umi
3ksara( <akarta( "))2.
!!
%. Fattah( Candasan Manajemen Pendidikan( ;osda ,arya(
5andung( "))?.
7. :lassroom Management thats Works( ;obert <. Mar=ano(
3S:/->S3( "))$.
?. (and)ook o* +lassroom Management thats ,orks( ;obert
<. Mar=ano et al( 3S:/->S3( "))7.
A. Mana"emen $elas )agi para guru dan calon guru( /rs.'.3.
3metembun( 4,4P 5andung( !*2!.
!"
/ipresentasikan pada perkuliahan Manajemen Pendidikan
tanggal !7 3pril ")!!
!. Pertanyaan dari 5pk. 3gus
/isebutkan beberapa kriteria bagaimana kita mengkondisikan
suasana kelas tetapi tadi belum menemukan prespektif
mengenai gambaran kelas yang ideal( misalnya apakah kelas itu
harus me1ah sehingga menunjang keberhasilan peserta didik.
9al kedua menyangkut ungkapan dari 5ro1n tentang
kepribadian pendidik untuk keberhasilan peserta didik
/ija1ab oleh 5pk. ;a=na Fahman
,ondisi ruang kelas disesuaikan dengan situasional saat proses
pembelajaran berlangsung( misalnya
!. Pengaturan posisi duduk
". Pemisahan antara peserta didik disesuaikan dengan jenis
kelamin
$. 3gar bisa lebih kondusif dan terjadinya interaksi yang baik
/ija1ab oleh 5pk. 3de 'asrullah
!. Perlu adanya kinerja pendidik yang sudah siap dengan tugas-
tugasnya sebagai pengajar sehingga jangan sampai ketika akan
mulai proses pembelajaran
". Pertanyaan kedua dari 5pk. ,holil
Masalah kepribadian bertitik tolak tidak hanya pada pendidik saja
tapi juga perlu diperhatikan bagaimana kepribadian peserta
didik( kenyataan bah1a peserta didik juga cenderung memiliki
semangat yang rendah apakah bisa dianggap sebagai indikator
berhasil atau tidaknya manajemen kelas.
/ija1ab oleh 3de 'asrullah
<ika hal seperti ini terjadi maka sebetulnya ini kesempatan bagi
para pendidik untuk menge0aluasi diri. ,eikhlasan menjadi faktor
penting terhadap interaksi antara peserta didik dan pendidik.
>ntuk mensiasatinya bisa diupayakan melalui P3,6M.
!$
/ija1ab oleh ;a=na Fahman
,embali kepada diri kita sebagai pendidik dalam menyampaikan
materi( hal ini bisa dimungkinkan karena
a. sis1a takut kepada gurunya karena tugas yang dianggap
terlalu berat( sehingga seorang pendidik harus mengetahui
kapasitas peserta didik sampai sebatas apa. 5pk ;a=na Fahman
menceritakan ilustrasi pengalaman ketika mengajar di dua
sekolah yang berbeda latar belakangnya. Pada salah satu
sekolah didapati peserta didik yang standar kemampuannya di
ba1ah rata-rata( sehingga dibutuhkan kejelian dari pendidik.
b.
!%