Anda di halaman 1dari 16

Peramalan Produksi

Dalam Manajemen
Operasional



Kelompok 3
Ana Dewi
Muzairiyah Amir
Umi Ermawati

Definisi Peramalan
Peramalan adalah proses untuk memperkirakan
beberapa kebutuhan dimasa datang yang
meliputi kebutuhan dalam ukuran kuantitas,
kualitas, waktu dan lokasi yang dibutuhkan
dalam rangka memenuhi permintaan barang
ataupun jasa.
Peramalan adalah seni dan ilmu untuk
memprediksi masa depan.
Peramalan adalah tahap awal, dan hasil
ramalan merupakan basis bagi seluruh tahapan
pada perencanaan produksi.
PERAMALAN
Kebutuhan Peramalan dalam
Manajemen Produksi dan
Operasi
Manajemen Operasi/produksi menggunakan
hasil-hasil peramalan dalam pembuatan
keputusan-keputusan yang menyangkut
pemilihan proses, perencanaan kapasitas,
layout fasilitas dan untuk berbagai keputusan
yang bersifat continue berhubungan dengan
perencanaan, schedulling dan persediaan.
Peramalan

Tujuan peramalan ekonomi adalah
untuk mengurangi resiko atau
ketidakpastian yang dihadapi
perusahaan dalam pengambilan
keputusan operasional jangka pendek
dan dalam perencanaan untuk
pertumbuhan jangka panjang
JENIS-JENIS PERAMALAN
Berdasarkan horizon waktu, peramalan
dapat dikelompokkan dalam tiga bagian,
yaitu peramalan jangka panjang,
peramalan jangka menengah, peramalan
jangka pendek.
Peramalan jangka panjang, yaitu yang
mencakup waktu lebih besar dari 24
bulan, misalnya peramalan yang
diperlukan dalam kaitannya dengan
penanaman modal, perencanaan untuk
kegiatan litbang.

Peramalan jangka menengah,
yaitu antara 3-24 bulan, misalnya
peramalan untuk perencanaan
penjualan, perencanaan dan
anggaran produksi.

Peramalan jangka pendek, yaitu
untuk jangka waktu kurang dari 3
bulan, misalnya peramalan dalam
hubungannya dengan
perencanaan pembelian material,
penjadwalan kerja, dan
penugasan.

Teknik/pendekatan peramalan dapat
kelompokan menjadi

1. Teknik Kualitatif
2. Teknik kuantitatif,
Dalam beberapa situasi kombinasi
beberapa Teknik dapat lebih sesuai dr pd
menggunakan satu metode
Teknik-Teknik Peramalan
a. Teknik Kualitatif
Bersifat subyektif/judgemental

1. Juri Opini eksekutif
2. Metode Delphi
3. Gabungan tenaga penjualan
4. Survei pasar
menggabungkan faktor seperti intuisi, emosi,
pengalaman pribadi, dan sistem nilai pengambil
keputusan untuk meramal. Meski demikian metode
ini masih menggunakan model statistik sebagai
bahan masukan.
1. Juri Opini eksekutif

Pendekatan ini berdasar pendapat dari sekelompok kecil eksekutif tingkat
atas.
Karena pendapatnya lebih dari satu orang maka diharapkan lebih akurat.
Kelemahannya: Ketepatan sangat tergantung masukan individu dan dapat bias.

Keuntungannya: Paling sederhana
2. Metode Delphi
Teknik yang menggunakan suatu prosedur yang sistematik untuk mendapat
suatu konsensus pendapat-pendapat dari suatu kelompok ahli. Biasanya
dengan menyebar kuesioner kepada responden.
Keuntungannya:
Dapat menggambarkan keadaan di masa datang lebih akurat dan profesional
sehingga peramalan diharapkan mendekati aktual.
3. Gabungan tenaga penjualan
8/23/2014 11
Tenaga penjual merupakan sumbangan informasi yang baik tentang
permintaan konsumen. Tiap tenaga penjual meramalkan tingkat penjualan
di daerah, lalu digabung pada tingkat propinsi kemudian digabung hingga
tingkat nasional untuk mencapai peramalan menyeluruh.
4. Survei pasar
Masukan dari konsumen/konsumen potensial terhadap rencana
pembelian di masa datang.Peralatan peramalan yang berguna bila ada
kekurangan data historik/data tak reliabel. Digunakan untuk meramal
permintaan jangka panjang dan penjualan produk baru.
Kelemahannya: Mahal dan sulit.
b.Pendekatan Kuantitatif
Peramalan kuantitatif (quantitative
forecast) menggunakan model
matematis yang beragam dengan data
masa lalu dan variabel sebab akibat
untuk meramalkan permintaan.
1. Pendekatan Naif
2. Metode Rata-rata Bergerak
3. Penghalusan Eksponensial
4. Proyeksi Trend
5. Analisis Regresi Linear

Pendekatan Naif
teknik peramalan yang mengasumsikan
permintaan, di periode mendatang sama dengan
permintaan terkini. Terbukti untuk beberapa jenis
produk, pendekatan naif (naive approach) ini
merupakan model peramalan objektif yang paling
efektif dan efesien dari segi biaya.
Metode Rata-rata Bergerak
metode peramalan yang menggunakan rata-rata
dari sejumlah (n) data priode terakhir untuk
meramalkan periode mendatang. Rata-rata
bergerak berguna jika kita dapat mengasumsikan
bahwa permintaan pasar akan stabil sepanjang
masa yang kita ramalkan.

Penghalusan Eksponensial
teknik peramalan rata-rata bergerak dengan pembobotan dimana
data diberi bobot oleh sebuah fungsi eksponensial.
Proyeksi Tren
metode peramalan time-series yang mnyesuaikan sebuah garis
tren pada sekumpulan data masa lalu, dan kemudian diproyeksikan
dalam garis untuk meramalkan masa depan.
. Analisis Regresi Linier
model matematis garis lurus yang menjelaskan hubungan
fungsional antara variabel bebas dan variabel terikat
Bentuk umum persamaan regresi linier sederhana sebagai berikut :
Y = a + bX
Dimana :
Y = variabel tidak bebas (yang diramalkan)
X = variabel bebas
a = nilai daripada Y jika X = 0
b= perubahan rata-rata Y terhadap perubahan per unit X

Terima Kasih
Wassalamualaikum Wr.Wb
Persyaratan Penggunaan
Metode Kuantitatif:
1. Tersedia informasi tentang masa lalu.
2. Informasi tersebut dapat di kuantitatifkan
dalam bentuk data numerik.
3. Dapat diasumsikan bahwa beberapa aspek
pola masa lalu akan terus berlanjut di masa
mendatang.

Anda mungkin juga menyukai