Anda di halaman 1dari 1

Terapi yang dapat digunakan untuk amebiasis intestinal merupakan obat yang tidak diabsorpsi

dengan baik dalam usus, sehingga dapat membunuh stadium trofozoit dan kista yang berada
pada lumen usus.
1. Paromomisin
Merupakan obat golongan aminoglikosida yang dihasilkan dari Streptomyces
rimosus var. paromomycinus.. Obat ini hanya membunuh stadium yang berada dalam
lumen usus. Pemberiannya harus hati- hati pada penderita dengan kelainan ginjal. Dosisnya
adalah 25 35 mg/ kgbb/ hari, terbagi dalam 8 jam, selama 7 hari. Tidak dianjurkan dalam
penggunaan jangka panjang karena toksik.
2. Iodoquinol
Termasuk golongan hidrosikuinolin. Tidak boleh diberikan pada penderita gangguan fungsi
ginjal. Dosisnya 3 kali 650 mg perhari selama 20 hari. Merupakan amebisid luminal yang
bekerja di lumen.
3. Dioksanid furoat
Merupakan obat pilihan untuk E. histolystica yang berada dalam lumen. Efek samping yang
sering ditemukan adalah kembung. Mual, muntah, diare kadang- kadang terjadi. Dosisnya 3
kali 500 mg perhari selama 10 hari.


Darpus:
Departeman Parasitologi, FKUI, Jakarta. Parasitologi Kedokteran. Editor Inge Sutanto.
Jakarta: Balai Penerbit FKUI; 2009: 115- 6.