Anda di halaman 1dari 4

Kalau cinta Katakan Saja

Mmm, cowok itu keren banget ya, udah jago motret nah sekarang jago main basket pula..
batinku saat melihat cowok yang sejak MOPD aku naksir saat pertama kali liat dia. Gak
nyangka kalo di SMA ini aku bakalan ketemu cowok kaya dia
Namaku Riani Alissa Aquino biasa dipanggil Riani, hari ini adalah hari pertamaku disekolah
baru, aku adalah anak daerah yang merantau ke Kota. Sebagian orang melihatku aneh,
karena ada yang bilang dandananku kekanak-kanakan. Beda dengan disini yang dandanan
cewek-cewek modisnya minta ampun -_-
Hei Ni, kok bengong? tiba-tiba ada yang menepuk bahuku, refleks aku melihat kesamping,
lamunanku langsung buyar
Eh, nggak kok balasku, saat mengetahui kalo cewek itu adalah Sofi sahabat terbaikku.
oh iya kesana yuk, liat papan pengumuman ajak Sofi. Aku hanya mengangguk, dan
mengikuti Sofi menuju papan pengumuman. Ternyata aku dan Sofi sekelas.
2 minggu bersekolah, akhirnya aku mengetahui cowok keren yang aku suka itu, namanya
Ferdi kakak tingkat ku disekolah, 2 tahun lebih tua dari ku. Tak banyak info yang bisa aku
dapat, bahkan untuk sekedar berkenalan pun aku tak berani. Tapi yasudahlah, aku pun tak
terlalu berharap banyak pikirku.
Sof, aku suka sama cowok, tapi aku juga gak tau harus gimana aku memulai pembicaraan
dengan Sofi sepulang sekolah dikamarku.
Emang siapa Ni? Temen sekelas? Balas Sofi
Nggak, bukan dia kakak tingkat kita, 2 tahun diatas kita, yang waktu itu aku tunjukin, yang
lagi motret, trus pas dia lagi main basket jelasku pada Sofi
Mmmm, yang itu ya Ni, iya keren sih, tapi apa dia gak punya cewek? Biasanya sih cowok
keren kan banyak yang suka Ni, apalagi dia photographer
iya juga ya Sof, ya aku juga kan gak cantik, tapi ya sudahlah, mungkin aku cuma bisa kagum
sama dia. Lirih ku
Tenang Ni, aku punya sodara ya seangkatan sama dia, tapi aku juga gak tau dia satu kelas
apa ngga, ntar aku coba tanyain ya Ni
Makasih ya Sof, kamu emang sahabat terbaik aku dan Sofi pun saling berpelukan hangat.
Melalui sodara Sofi akhirnya aku banyak tau tentang Kak ferdi, tapi keinginanku terhenti
begitu juga dengan harapanku, ternyata Kak ferdi udah punya pacar, alhasil aku pun tak
berani mendekati Kak Ferdi.
2 tahun mengagumi Kak Ferdi, tanpa pernah berkenalan hahha entahlah dia sadar atau
nggak kalo aku itu ada satu sekolah sama dia hahha. Tak terasa aku udah kelas 3, ada
beberapa cowok yang mendekatiku selama sekolah, namun cuma satu yang bisa sedikitnya
menggantikan Kak Ferdi di hatiku, namanya Ardi, Ardi sangat baik, hingga aku memutuskan
untuk berpacaran dengan Ardi. Awal-awalnya Ardi memang baik, care, sangat mengerti aku,
dia mengerti tentang kesukaan aku terhadap Jepang, Anime Jepang, yang bagi sebagian
orang kelakuan dari para Otaku itu sangatlah aneh. tapi, hampir satu tahun aku berpacaran
dengan Ardi, Ardi banyak berubah, dia mulai membenci kebiasaanku, dan dia lebih sering
sibuk dengan dunianya, dengan teman-temannya. Aku pun merasa tidak nyaman dengan sikap
Ardi.
Siang itu iseng-iseng aku buka Twitter, aku liat ada kakak tingkat yang aku kenal saling
mention dengan Kak ferdi. Langsung saja aku follow Kak Ferdi. Semoga saja didunia nyata
aku gak punya kesempatan, mungkin saja didunia maya aku bisa seenggaknya saling sapa
dengan dia pikirku. Lama aku menjadi stalker Kak Ferdi, dan aku tahu, kalo sekarang Kak
ferdi lagi jomblo, jujur seneng banget hahha
Dan hal yang paling aku inget, waktu itu Kak Ferdi ngeRT tweet aku, rasanya tuh seneng
banget, tapi itu awal aku mulai deket sama Kak Ferdi. Tidak cukup di twitter aku juga sering
ngobrol dengan Kak Ferdi di sosial media yang lain. Lama deket sama Kak Ferdi,
permasalahan aku dengar Ardi, mulai bisa aku lupakan.
Apa mungkin aku harus putus aja sama Ardi? Tapi kalo aku putus sama Ardi, belum tentu
juga Kak Ferdi mau sama aku?. Pemikiran itu sering sekali terlintas dipikiranku. Tapi ya
sudahlah aku jalani saja, gimana pun itu, meski entah kenapa aku selalu merasa kalo hatiku
akan merasakan sakit hati.
Hingga akhirnya aku udah beres ujian, hubunganku dengan Kak Ferdi juga semakin baik, ada
panggilan akrab dari ku untuknya, aku manggil dia mas karena dia orang Jawa. Dan dengan
alasan aku ingin merayakan keberhasilanku menyelesaikan Ujian Sekolah, aku mengajak Kak
Ferdi untuk nonton ke Bioskop, meski ternyata, Kak Ferdi juga bareng sama temen-
temennya, tapi jujur aku merasa ini pengalaman paling spesialku bersamanya. Dan aku selalu
menganggap kalo itu Kencan Pertama ku bersama Kak Ferdi.
Entah kenapa, hubunaganku bersama Kak ferdi semakin dekat, tapi hubunganku bersama
Ardi semakin jauh, mungkin sekarang udah saat nya aku lepas dari Ardi, hingga akhirnya
hubungan kami pun berakhir. Apa aku harus tetep teguh mencintai Kak ferdi? Meski
setelah lama dekat dengan Kak Ferdi rasa-rasanya Kak Ferdi tak punya perasaan yang sama
denganku pikirku sambil memajang foto-foto Kak ferdi dikamarku, yang sengaja aku ambil
di akun FB nya hehehhe
Kak Ferdi sering membicarakan wanita-wanita cantik yang ia suka, dan dengan pura-pura aku
selalu mendukung Kak Ferdi dalam mencari wanita yang ia mau, padahal sebenarnya aku
sakit tiap kali Kak Ferdi menceritakan wanita cantik.
Mmmm, andai saja aku terlahir jadi wanita yang cantik, mungkin Kak Ferdi akan
menyukaiku. Kadang aku menjadi tidak bersyukur dengan Karunia Tuhan. Perasaanku tak
pernah berubah sejak pertama kali melihat Kak Ferdi hingga sekarang. Aku tetap menyukai
Kak Ferdi.
Lama aku berpikir, apakah aku harus jujur dengan perasaanku kepada Kak Ferdi, atau aku
harus terus memendam perasaanku kepada Kak Ferdi dan merasa sakit jika harus melihat
Kak Ferdi dengan wanita lain. Pemikiran itu terus saja menempel dan susah untuk aku
pecahkan. Namun, setelah bertanya kepada banyak orang aku pun memberanikan diri untuk
menungkapkan perasaanku kepada Kak Ferdi. Lewat SMS aku pun ungkapkan perasaanku
Aku suka sama mas, aku tau mas gak suka sama aku, aku gak cantik bahkan aku aneh
menurut mas hahha tapi semakin kita deket, perasaan itu semakin kuat mas
Sikap jujurku memang ditanggapi baik oleh Kak Ferdi, ia sangat menghargai kejujuranku,
meski apa yang telah aku duga memang benar, Kak Ferdi tak pernah menyukaiku. Meski aku
udah persiapin ini semua, tetap saja hatiku sangat sakit, saat Kak Ferdi menolakku,
adakalanya aku menangis sendiri dikamar, sambil memikirkan Kak Ferdi. Ingin rasanya,
menghilangkan Kak Ferdi didalam pikiranku, bahkan terkadang aku berpikir lebih baik
menjauhi Kak Ferdi, tapi aku sudah terlanjur janji kepadanya, kalo aku akan bersikap biasa
saja setelah peristiwa ini, tetap dekat bersamanya.
Memang berat sih, beberapa kali komunikasi dengan Kak Ferdi aku merasa canggung, entah
kenapa, meski aku berusaha melupakan perasaan ini, jujur aku selalu berharap. Kak Ferdi
orang yang aku langsung suka saat pertama kali melihatnya, orang yang teguh aku cintai,
meski memang aku tak yakin dengan perasaannya.
Meski terkadang aku merasa sakit, didepannya aku selalu berusaha bersikap cuek, dan
melupakan apa yang telah terjadi antara aku dan Kak Ferdi. Mungkin Kak Ferdi akan selalu
menjadi mas ku, bukan menjadi pacar atau yang lainnya. Meski aku akan selalu manyukai
Kak Ferdi. Lewat Kak Ferdi aku jadi tahu sesuatu, aku jadi belajar banyak, dan itu semua
berkat Kak Ferdi

When you love someone just be brave to say
That you want him, to be with you
When you hold your love dont ever let it go
Or you will lose your chance, to make your dreams come true
(Endah feat Resa When you love someone)