Anda di halaman 1dari 10

PAKET PENYULUHAN

TUMOR
Di Ruang 27 RSUD Dr. Saiful Anwar Malang
















Oleh :
TIM PKRS










RUMAH SAKIT UMUM DR. SAIFUL ANWAR
MALANG
AGUSTUS, 2014


PAKET PENYULUHAN
TUMOR
Di Ruang 27 RSUD Dr. Saiful Anwar Malang











Disusun Oleh :
PSIK UB KELOMPOK 15
D3 KEPERAWATAN BANYUWANGI













RUMAH SAKIT UMUM DR. SAIFUL ANWAR
MALANG
AGUSTUS, 2014


SATUAN ACARA PENYULUHAN

1. Pokok Bahasan : Tumor
2. Sasaran : Pasien dan keluarga ruang 27 RSSA
3. Waktu dan Tempat
Tempat : Ruang 27, Rumah Sakit Dr. Saiful Anwar Malang
Waktu : Kamis, 21 Agustus 2014, Pukul 10.00 WIB
4. Alokasi Waktu : 30 menit
5. Pemberi Materi : PSIK UB dan D3 Keperawatan Banyuwangi
6. Metode : Ceramah dan diskusi
7. Media : Power point presentation
8. Latar Belakang :
Sebagian besar penderita tumor datang ke pelayanan kesehatan saat tumor sudah
mencapai stadium lanjut. Meningkatnya prevalensi penderita tumor di Indonesia
membutuhkan adanya pendidikan kesehatan yang diberikan kepada khalayak ramai.
Dengan tujuan masyarakat dapat mendeteksi secara dini adanya kemungkinan tumor
pada tubuh dan mengantisipasi berlanjutnya stadium tumor. Tumor yang tidak segera
ditangani akan dapat membawa pada kematian.
Keluarga pasien yang menderita tumor juga dapat mendapatkan pengetahuan
mengenai faktor resiko yang dimilikinya. Apabila faktor resiko tersebut tidak dikurangi
bukan tidak mungkin keluarga pasien lainnya juga dapat menderita tumor. Oleh karena
itulah kami mengadakan pendidikan kesehatan mengenai tumor secara umum.

9. Tujuan instruksional
a. Tujuan Umum
Setelah mengikuti penyuluhan selama 30 menit peserta mampu mengetahui dan
memahami tentang tumor.

b. Tujuan Khusus
Setelah diberikan penyuluhan, peserta dapat:
1) Mengetahui, memahami, dan menyebutkan pengertian tumor
2) Mengetahui, memahami, dan menyebutkan penyebab tumor
3) Mengetahui, memahami, dan menyebutkan macam-macam tumor
4) Mengetahui, memahami, dan menyebutkan tanda dan gejala tumor.
5) Mengetahui, memahami, dan menyebutkan penatalaksanaan tumor.
6) Mengetahui, memahami, dan menyebutkan komplikasi tumor.

10. Sub Pokok Bahasan
1) Pengertian tumor
2) Penyebab tumor
3) Macam tumor
4) Tanda dan gejala tumor
5) Penatalaksanaan tumor
6) Komplikasi tumor

11. Kegiatan Penyuluhan

Tahap Waktu Kegiatan Perawat Kegiatan Klien Metode Media
Pendahuluan 5 menit 1. Memberi salam
2. Memperkenalkan diri
3. Menjelaskan tujuan
penyuluhan dan pokok materi
yang akan disampaikan
4. Menggali pengetahuan pasien
tentang tumor
1. Menjawab
salam
2. Mendengarkan
dan
memperhatikan
3. Menjawab
pertanyaan
Ceramah
dan
Tanya
Jawab
-
Penyajian 15 menit Menjelaskan materi penyuluhan 1. Mendengarkan
dan
memperhatikan
2. Menganjukan
pertanyaan
Ceramah
dan
Tanya
Jawab
Power Point
Presentation
Penutup 10 menit 1. Penegasan materi
2. Meminta peserta untuk
menjelaskan kembali materi
yang telah disampaikan
dengan singkat menggunakan
bahasa peserta sendiri
3. Memberikan pertanyaan
kepada peserta tentang materi
yang telah disampaikan
4. Menutup acara dan
mengucapkan salam
1. Menjawab
pertanyaan
yang diberikan
oleh penyuluh
2. Membalas
salam
Tanya
Jawab


12. Evaluasi
a. Evaluasi struktur
- Jumlah peserta yang hadir dalam kegiatan penyuluhan minimal 5 orang.
- Penyuluhan menggunakan Power Point Presentation.
- Penyelenggaraan penyuluhan dilakukan di Ruang 27 RSSA Malang.
- Pengorganisasian dan persiapan kegiatan penyuluhan dilakukan pada hari
sebelumnya.

b. Evaluasi proses
a. Penyaji mampu menguasai materi penyuluhan yang diberikan.
b. Penyaji mampu menyampaikan materi dengan baik.
c. Peserta mendengarkan ceramah dengan baik dan sangat berkonsentrasi
terhadap materi yang disampaikan oleh pemberi penyuluhan.
d. Peserta antusias untuk bertanya dalam kegiatan penyuluhan dan menerima
penjelasan dari penyaji.
e. Peserta tidak meninggalkan tempat sebelum kegiatan penyuluhan selesai
dilaksanakan.
f. Tidak ada pasien/keluarga pasien yang mondar-mandir selama kegiatan
penyuluhan berlangsung.

c. Evaluasi hasil
Untuk mengevaluasi penyuluhan penatalaksanaan gagal jantung maka dilakukan
pretest dan post test dengan pertanyaan berikut :
1. Apa pengertian tumor?
2. Apa penyebab terjadinya tumor?
3. Sebutkan macam-macam tumor.
4. Bagaimana tanda dan gejala terserang tumor?
5. Bagaimana penatalaksanaan pasien dengan tumor?
6. Apa saja komplikasi yang dapat terjadi akibat tumor?

13. Media
Power Point Presentation

14. Materi
(terlampir)



MATERI PENYULUHAN

1. Pengertian tumor
Tumor adalah massa abnormal jaringan yang pertumbuhannya berlebihan dan tidak
terkoordinasikan dengan pertumbuhan jaringan normal serta terus tumbuh demikian
walaupun rangsangan yang memicu perubahan tersebut telah berhenti (Kumar et al.,
2007).
Neoplasma adalah kumpulan sel abnormal yang terbentuk oleh sel-sel yang tumbuh
terus menerus secara tidak terbatas, tidak berkoordinasi dengan jaringan sekitarnya dan
tidak berguna bagi tubuh.

2. Penyebab dan faktor resiko tumor
a. Perilaku, yaitu merokok dan makan makanan yang banyak mengandung lemak dan
daging yang diawetkan, obesitas, alkoholik, gaya hidup kurang gerak. Pajanan
lingkungan (asbes, radon, tar) berkontribusi pada sebagian kecil tumor.
b. Hormonal, yaitu tingginya kadar estrogen yang dapat menyebabkan kanker payudara
dan endometrium.
c. Usia. Secara umum, frekuensi kanker meningkat seiring pertambahan usia. Hal ini
terjadi akibat akumulasi mutasi somatik yang disebabkan oleh berkembangnya
neoplasma ganas. Menurunnya kompetensi imunitas yang menyertai penuaan juga
mungkin berperan.
d. Keturunan
Saat ini terbukti bahwa pada banyak jenis kanker, terdapat tidak saja
pengaruh lingkungan, tetapi juga predisposisi herediter. Bentuk herediter kanker
dapat dibagi menjadi tiga kategori.
Sindrom kanker herediter, pewarisan satu gen mutannya akan sangat
meningkatkan risiko terjangkitnya kanker yang bersangkutan. Predisposisinya
memperlihatkan pola pewarisan dominan autosomal.
Kanker familial, kanker ini tidak disertai fenotipe penanda tertentu. Contohnya
mencakup karsinoma kolon, payudara, ovarium, dan otak. Kanker familial tertentu
dapat dikaitkan dengan pewarisan gen mutan. Contohnya keterkaitan gen BRCA1
dan BRCA2 dengan kanker payudara dan ovarium familial.
Sindrom resesif autosomal gangguan perbaikan DNA. Selain kelainan
prakanker yang diwariskan secara dominan, sekelompok kecil gangguan resesif
autosomal secara kolektif memperlihatkan ciri instabilitas kromosom atau DNA
(Kumar et al., 2007).
e. Karsinogenesis
Dalam kondisi normal, pembelahan, poliferasi, dan diferensiasi sel dikontrol
secara ketat (Price et al., 2006). Kerusakan genetik nonletal merupakan hal sentral
dalam karsinogenesis. Kerusakan atau mutasi genetik semacam ini mungkin didapat
akibat pengaruh lingkungan, seperti zat kimia, radiasi, atau virus, atau diwariskan
dalam sel germinativum (Kumar et al., 2007; Price et al., 2006).

3. Macam tumor
Karakteristik Tumor jinak Tumor ganas
Diferensiasi / anaplasia Berdiferensiasi baik,
struktur mungkin khas
jaringan asal
Sebagian tidak
memperlihatkan diferensiasi
disertai anaplasia, struktur
sering tidak khas
Laju pertumbuhan Biasanya progresif dan
lambat, mungkin berhenti
tumbuh atau menciut,
gambaran mitotic jarang
dan normal
Tidak terduga dan mungkin
cepat atau lambta,
gambatan mitotic mungkin
banyak dan abnormal
Invasi local Biasanya kohesif dan
ekspansil, massa berbatas
tegas yang tidak
menginvasi atau
menginfiltrasi jaringan
normal di sekitarnya
Invasif local, menginfiltrasi
jaringan normal di
sekitarnya; kadang-kadang
mungkin tampak kohesif
dan ekspansil tetapi dengan
invasi mikroskopik
Metastasis Tidak ada Sering ditemukan, semakin
besar dan semakin kurang
berdiferensiasi tumor
primer, semakin besar
kemungkinan metastasis
Sifat - Tumor local dan tidak
mempunyai kemampuan
untuk menginfiltrasi,
menginvasi jaringan
sekitarnya
- Berbatas jelas dengan
jaringan sekitarnya
- Tidak bermetastasis

- Bentuk tidak teratur
- Konsistensi padat dan
keras
- Kapsul tidak jelas atau
tidak ada
- Batas tidak tegas
- Hipervaskularisasi atau
neovaskularisasi
- Rapuh dan mudah
berdarah
- Ada bagian yang
nekrosis atau
menunjukkan ulserasi
- Ada infiltrasi atau
perlengketan ke organ
sekitar
Sumber : Kumar, et al. 2007

4. Tanda dan gejala tumor
a. Adanya benjolan yang mudah digerakkan
b. Pertumbuhan amat lambat
c. Paralisis fasial unilateral
d. Penekanan organ sekitar
e. Gangguan dan rasa sakit waktu menelan
f. Suara serak
g. Sulit bernafas
h. Gangguan penglihatan, pendengaran
i. Kakeksia (penurunan secara umum lemak dan protein tubuh)
j. Anemia
k. Keletihan
l. Gangguan oksigenasi jaringan

5. Penatalaksanaan tumor
a. Pembedahan
Tindakan : mengurangi ukuran tumor, mencegah metastasis jika dilakukan sejak dini,
diagnosis
Efek merugikan : nyeri, deformitas
b. Radiasi
Tindakan : mengganggu pembelahan sel, menstimulasi apoptosis, menghentikan
siklus sel
Efek merugikan : mencederai dan menyebabkan kematian sel normal, depresi
sumsum tulang, deskuamasi kulit
c. Kemoterapi
Tindakan : Tindakan ganda terhadap sel untuk menghentikan progresi siklus sel,
dapat melibatkan terapi kombinasi.
Efek merugikan : mencederai dan membunuh sel normal, anoreksia, nausea,
depresi sumsum tulang.

6. Komplikasi tumor
a. Infeksi. Dikaitkan dengan keadaan malnutrisi, supresi imun, komplikasi
pembedahan
b. Perdarahan. Resiko ini minimum, namun hati- hati dalam mengamankan hemostatis
dan penggunaan drain setelah operasi.
c. Trauma pada nervus laringeus rekurens. Ia menimbulkan paralisis sebagian atau
total (jika bilateral) laring. Pengetahuan anatomi bedah yang kuat dan ke hati-
hatian pada saat operasi harus diutamakan
d. Edema Serebral. Peningkatan cairan otak yang berlebih yang menumpuk disekitar
lesi sehingga menambah efek masa yang mendesak (space-occupying). Edema
Serebri dapat terjadi ekstrasel (vasogenik) atau intrasel (sitotoksik).
e. Hidrosefalus. Peningkatan intracranial yang disebabkan oleh ekspansin massa
dalam rongga cranium yang tertutup dapat di eksaserbasi jika terjadi obstruksi pada
aliran cairan serebrospinal akibat massa.





























DAFTAR PUSTAKA

Sampepajung, Daniel. Onkologi Umum. Makassar : Bagian Ilmu Bedah FK Universitas
Hasanuddin.
Corwin, Elizabeth J. 2009. Patofisiologi : Buku Saku / Elizabeth J Corwin. Alih Bahasa : Nike
Budhi Subekti. Editor edisi Bahasa Indonesia : Egi Komara Yudha et all. Ed. 3.
Jakarta : EGC.
Doengoes, Marylin E. dkk. 2000. Rencana Asuhan Keperawatan. Jakarta : EGC.
Boughman, Diane C. 2000. Keperawatan Medikal Bedah : Buku Saku untuk Brunner dan
Suddarth. Jakarta : EGC.
Brashers, Valentina L. 2007. Aplikasi Klinis Patofisiologi : Pemeriksaan & Manajemen.
Jakart : EGC.