Anda di halaman 1dari 10

PENDAHULUAN

Cedera Kepala
mencakup 26% dari
seluruh jumlah
kecelakaan
Cedera kepala baik
terbuka maupun tertutup
dapat mengganggu
fungsi otak, yang pada
akhirnya mungkin dapat
menyebabkan kematian
atau meninggalkan
kecacatan
Cedera kepala dibagi
menjadi cedera kepala
ringan, sedang dan
berat untuk
memudahkan dalam
penanganannya
TINJAUAN PUSTAKA
Kehilangan kesadaran
Kehilangan memori tepat setelah terjadinya
trauma
Kelainan status mental setelah terjadinya
trauma (kebingungan, disorientasi,
pemikiran yang lambat dan lain-lain)
Defisit neurologis ( kelemahan, kehilangan
keseimbangan, perubahan penglihatan,
praxis, paresis atau plegia, kelainan
sensoris, afasia dan lain-lain) yang dapat
terjadi sementara atau presisten
Lesi intrakranial
TINJAUAN PUSTAKA
Komosio
Serebri
Kontusio
Serebri
Laserasio
Serebri
Lesi diffus
Lesi
Kerusakan
vaskuler otak
Lesi fokal
Ringan
Sedang
Berat
TINJAUAN PUSTAKA
Klasifikasi Tingkat Keparahan Cedera Otak
Kriteria Ringan Sedang Berat

Pencitraan

Normal

Normal atau abnormal

Normal atau abnormal

Kehilangan kesadaran

0-30 menit

>30 menit dan <24 jam

>24jam

Gangguan kesadaran /
perubahan status mental*

Sesaat-24 jam

>24 jam

Amnesia pasca trauma

0-1 hari

>1 dan <7 hari

>7 hari

Glascow Coma Scale
(paling baik dinilai <24
jam)

13-15

9-12

<9
Clinical Practice Guideline for Management of Concussion/Mild Traumatic Brain Injury.
Department of Veterants Affairs. Department of Defense. 2009
FISIOLOGI SEREBROVASKULER
Otak
80%
Darah
10%
LCS
10%
Isi Rongga Otak
FISIOLOGI SEREBROVASKULER
KURVA PENYESUAIAN OTAK
Mangat HS. Severe Traumatic Brain Injury. American Academy of Neurology.
2012
PATOFISIOLOGI CEDERA KEPALA
Cedera
Kepala
Cedera
Primer
Cedera
Sekunder